Kapolsek Metro Gambir bersama Tiga Pilar, Hadiri Deklarasi Damai pemilu 2019

Kapolsek Metro gambir Menghadiri Deklarasi Damai Pemilu tahun 2019 di kecamatan gambir, Kegiatan Ini di hadiri sekitar 60 orang.

Bertempat di Lantai V Kantor Kecamatan Gambir Jakarta Pusat telah berlangsung giat Deklarasi Kampanye Damai 2019 oleh Panitia Pemilihan Kecamatan Gambir (PPK Gambir) diPimpin Kamaludin (Ketua PPK Gambir) pada  Senin tanggal (08 /10/2018) sekitar Pkl. 15.40 Wib

Hadir dalam kegiatan tersebut, antara lain :
1. AKBP JOHANNES KINDANGEN S.IK., M.SI (Kapolsek Metro Gambir)
2. Lettu Inf Jemy Christian (Wadanramil Gambir)
3. Bapak Fauzi (Camat Gambir)
4. LURAH SE – Kecamatan. Gambir
5. M. Dahlan (KPU Kota Jakarta Pusat)
6. Hafif (KPU Kota Jakarta Pusat)
7. Kamaludin (Ketua PPK Gambir) beserta anggota
8. Sukardi (Ketua Panwascam Gambir) beserta anggota
9. Pengurus PPS Se – Kecamatan Gambir
10. Perwakilan 16 Parpol Tingkat Kec. Gambir ( 11 Perwakilan Parpol yang hadir)
11. FKDM Kec. Gambir
12. Satpol PP Kec. Gambir
13. Dishub Kec. Gambir

Deklarasi  dimulai dengan menyanyikan Lagu Indonesia Raya dan Pembacaan Doa dilanjutkan Pembacaan doa dipimpin oleh Sukanta

Dalam Deklarasi damai ini ketua PPk gambir memberikan sambutan pertama, menurut Kamaludin (Ketua PPK Gambir) dirinya  terimakasih kepada Kecamatan Gambir yang telah memfasilitasi kegiatan Deklarasi Kampanye Damai
”  Kami sebagai penyelenggara Pemilu 2019 berharap agar pelaksana melaksanakan kegiatan Kampanye secara Damai dan  Kami membuka Posko sampai tanggal 28 Oktober 2018 mengenai pelaporan DPT di tingkat Kecamatan Gambir” Ucap Kamaludin.

Sedangkan AKBP Johannes Kindangen, S.IK., M.Si (Kapolsek Metro Gambir) mengatakan bahwa kemarin kegiatan Deklarasi tingkat Kota ”  Kita harus sepakat bahwa harus sama sama menjaga ketertiban selama Kampanye , pada saat Pemilihan Legislatif maupun Pemilihan Presiden dan Mari jalin hubungan baik pada saat massa Kampanye , serta Saya (Polri) , Danramil Gambir , dan Camat Gambir siap menjaga Kamtibmas selama kegiatan Akbar Pemilu 2019″ Ungkap AKBP Johannes Kindangen, S.IK., M.Si.

Selanjut nya  Fauzi (Camat Gambir) mengatakan  Mari kita sama sama mendukung acara ini yaitu Deklarasi Damai Pemilu 2019 dan  Kegiatan ini sebagai Komitmen kita bersama , namun yang perlu di garis bawahi adalah bagaimana sesungguhnya upaya kita untuk mewujudkan semua ini.
”  momentum ini saya berharap kepada kawan kawan Kepengurusan Partai tingkat Kecamatan untuk menjunjung tinggi Keharmonisan dalam menjaga wilayah Kecamatan Gambir serta
Salah satu bentuk Sinergi bisa saja masing masing kepengurusan Partai membuat WhatsApp Grup untuk sama sama memberikan informasi di wilayah Kecamatan Gambir” Tutur Camat Gambir ini.


Dan Perwakilan Dari Koramil gambir Lettu Inf Jemy Christian (Wadanramil Gambir) Mengungkapkan bahwa ” Pertama Tama saya meminta maaf dikarenakan  Danramil Gambir tidak bisa mengikuti kegiatan ini dan saya yang mewakili Beliau dan Seperti yang sudah di sampaikan sebelumnya oleh Camat dan  Kapolsek mari sama sama menjaga situasi yang kondusif ” Kata Lettu Inf Jemy Christian.

Pembicara Terakhir Sukardi (Ketua Panwascam Gambir) menyikapi bahwa :
dirinya  dari Panwascam sebagai Wasit dalam pelaksanaan Pemilu dan Para pelaksana kami mengharapkan pada saat Kampanye harus ada izin kepada pihak Kepolisian dan tembusan kepada kami.
”  Posko Posko kemenangan jangan di pasang di Musholla atau Masjid karena sampai saat ini saya masih menemukan 2 Spanduk di Kebon Kelapa dan Petojo Utara selanjutnya Untuk DPT yang belum terdaftar agar segera di daftar dikarenakan sering terjadi polemik DPT pada saat pelaksanaan pencoblosan” Pangkasnya.

Setelah Selesai Sambutan ,Di sesi akhir acara di lakukan Deklarasi Damai Partai Politik Peserta Pemilihan Umum Tahun 2019 Kecamatan Gambir. Adapun isi nya”  Kami Partai Politik Peserta Pemilihan Umum tahun 2019 tingkat Kecamatan Gambir Kota Administrasi Jakarta Pusat beserta pelaksana kampanye dan para pendukung, berjanji :

1. Mewujudkan pemilihan umum yang langsung, umum, bebas, rahasia, jujur dan adil
2. Melaksanakan kampanye pemilihan umum yang aman, tertib dan berintegritas tanpa Hoax, politisasi Sara dan politik uang
3. Melaksanakan kampanye berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku

” Selanjutnya dilakukan Penandatanganan Deklarasi Damai oleh Perwakilan Partai Politik tingkat Kec. Gambir dan Kegiatan ini ditutup dengan Foto Bersama” Ungkap AKBP JOHANNES KINDANGEN S.IK., M.SI. ( lisin/ls).

 

Satresnarkoba Polres Jakbar Santuni Anak Yatim Piatu di Kota Bambu Selatan Palmerah

Satuan Reserse Unit 1 Narkoba Polres Metro Jakarta Barat mendatangi Yayasan Lembaga Dakwah Islam Mawaddah Wa Rohmah yang berlokasi di Jalan Kota Bambu No 12 A RT 05/08 Kota Bambu Selatan, Palmerah Jakarta Barat. Kedatangan mereka bukan untuk menangkap pelaku peredaran narkoba, melainkan memberikan santunan kepada anak yatim piatu, Senin (09/10/18)

Ustad H. Sulaiman, selaku penceramah mengatakan, sodaqoh kepada anak yatim piatu tidak akan berkurang rezekinya, bahkan akan bertambah

Jadi, janganlah takut untuk bersodaqoh, bila kita ada rezeki jangan ragu untuk berbagi kepada anak yatim piatu,” Katanya

Sementara itu, dalam sambutannya, Kepala Unit 1 Satres Narkoba Polres Metro Jakarta Barat AKP Indra Mulato SIK mengucapkan rasa terima kasihnya yang sudah diterima dengan baik atas kedatangan jajaran Kepolisian dari satuan narkoba.

“Kami titip ke adik-adik agar belajar. Jangan lupa shalat dan jangan lupa do’akan kami dalam bertugas semoga selamat dan amanah. Yang terpenting jauhi narkoba,” Katanya

Selesai memberikan sambutannya, AKP Indra Mulato bersama jajarannya membagikan santunan kepada anak yatim piatu yang berada di Yayasan Lembaga Dakwah Islam Mawaddah Wa Rohmah. ( lisin/ls),

PERCEPAT BANTUAN TSUNAMI PALU KOLINLAMIL KERAHKAN KRI TELUK MANADO 537

Jakarta, 8 Oktober 2018 ——- Kolinlamil siap menggerakan kapal perangnya untuk mendukung pergeseran bantuan bencana alam yang saat ini dibutuhkan. KRI Teluk Manado 537 melaksanakan embarkasi mengangkut bantuan dari instansi pemerintah, swasta maupun masyarakat untuk bencana tsunami masyarakat Palu, Sigi dan Donggala. Kapal perang jenis Frosch-I/Type 108 berangkat mengangkut bantuan sosial Palu, Senin (8/10).

Saat ini di dermaga Kolinlamil, Tanjung Priok, KRI Teluk Manado 537 telah siap untuk mengangkut bahan bantuan sosial Palu sesuai perintah Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. menindaklanjuti perintah langsung dari Presiden Joko Widodo.

KRI Teluk Manado 537 yang dikomandani Letkol Laut (P) Andik Irwanto, M.Tr (Hanla) mengangkut 8 Truck Mabes TNI (ex Halim) berupa barang campuran (pakaian, makanan,air mineral) sejumlah 136.305 ton, Babek Kostrad 2 truk ransum (ABC T2) 701 koli, barang milik mantan Wakil Gubernur Sulawesi Tengah berupa barang kontak (makanan dan air mineral) 250 koli dan barang milik Athan Dubes Moskow berupa Tenda 4 set.

Dengan dikerahkannya kekuatan kapal perang milik TNI AL yang salah satunya dari Kolinlamil, diharapkan dapat mempercepat proses pemulihan pasca bencana tsunami, sehingga masyarakat korban tsunami dapat beraktifitas kembali seperti sediakala.

KRI Teluk Manado 537 adalah salah satu kapal perang TNI Angkatan Laut jenis LST yang aktif dalam melaksanakan tugas operasi Serpas di bawah pembinaan Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil).

KRI Teluk Manado 537 dibangun oleh VEB Peenewerft, Wolgast, Jerman Timur pada tahun 1977 untuk Angkatan Laut Jerman Timur dengan nomor lambung 633.

Kapal berjenis Frosch-I/Type 108 ini kemudian dibeli pemerintah untuk TNI Angkatan Laut dan masuk armada pada tahun 1995. KRI Teluk Manado (537) bertugas sebagai armada pendarat bagi pasukan Marinir TNI AL dan juga sebagai kapal pengangkut logistik dan saat ini KRI Teluk Manado 537 berada di jajaran Satuan Lintas Laut Militer (Satlinlamil Jakarta) Komando Lintas Laut Militer.

KRI Teluk Manado memiliki berat 1,900 ton. Dengan dimensi 90,70 meter x 11,12 meter x 3,4 meter.

Kapal armada pendarat dan pengangkut logistik ini (KRI Teluk Manado 537) dibekali senjata pertahanan diri berupa 1 kanon laras ganda kaliber 37 mm Model 1939, 1 Meriam Bofors 40/70 berkaliber 40 mm dengan kecepatan tembakan 120 – 160 rpm, jangkauan 10 Km untuk target permukaan terbatas dan target udara serta 2 kanon laras ganda kaliber 25 mm. ( lisin).

Polresta Depok tangkap Pelaku Pembunuhan Pelajar Tsanawiyah Di sawangan

Timsus Polresta Depok dan Polsek Sawangan  depok mengungkap  Dalam waktu kurang dari 24 jam tersangka pembunuh pelajar Tsanawiyah (setingkat SMP) di Sawangan, Depok, Jawa Barat Pelaku dicokok di tempat persembunyiannya di daerah Cipete Jakarta Selatan.

Ahmad Rivai alias Papay (19 tahun), warga Cinangka, ditangkap anggota timsus dibawah pimpinan Kapolsek Sawangan Kompol Suprasetyo sekira pukul 23.00 WIB di rumah kakaknya, Ida, di daerah Cipete, Jakarta Selatan.

Pelaku diamankan setelah ada keterangan sejumlah saksi. Menurut Zayadi (55 tahun), Ketua RT, identitas pelaku diketahui dari rekaman cctv milik satu perumahan di lokasi yang memperlihatkan korban berjalan berdua dengan pelaku ke tempat pembunuhan di semak-semak pinggir Kali Cinangka .

“Dari rekaman CCTV itu diketahuilah identitas pelaku yang ternyata masih keponakan orang tua korban dan tinggal tidak jauh dari lokasi penemuan jasad korban,” ujarnya saat diwawancarai wartawan, Senin (8/10/2018) sore.

Diceritakan Zayadi, pelaku mengaku telah membuang pisau yang diduga untuk menghabisi korban di pinggir kali dan telah ditemukan setelah polisi bersama warga menyisir lokasi pembunuhan.

Sementara itu keseharian pelaku yang dikenal Zayadi, sebagai sosok yang tertutup dan pria pegangguran.

“Sudah setahun setelah keluar kerja dari buruh pabrik di daerah Pondok Cabe Tangsel, kini menganggur. Selain itu tidak ada kerjaan lagi dan lebih banyak di rumah. Jika lagi banyak uang suka nongkrong bersama teman-temannya yang bisa dikatakan nakal,”ungkapnya.

Antara pelaku dengan korban masih ada hubungan keluarga. Sewaktu mendengar pelaku diamankan orang tua pelaku sempat syok. “Pelaku anak yatim dan sekolah hanya sampai SMP setelah ditinggal meninggal sama sang ibu tinggal bersama bapaknya dan keempat saudaranya. Keluarga pelaku dikenal kurang mampu dan kerja bapaknya sebagai tukang ojek di wadas,”tambahnya.

Diduga salah bergaul dengan teman-temannya, Papay ini diketahui juga diduga sebagai pengguna narkoba . “Dari informasi yang beredar luas di masyarakat kalau motif pelaku menghabisi korban ingin menguasai HP Xiaomi korban yang rencananya nanti akan digunakan untuk membeli narkoba jenis sabu untuk digunakan bersama-sama teman tongkrongan,”paparnya.

Bapak tiga anak ini menyebutkan salah satu teman pelaku sebulan kemudian juga sudah ditangkap karena kasus jambret dan kepemilikan sabu. “Semenjak ibunya Nur Paid meninggal sejak usia 9 tahun sempat diasuh panti asuhan selama setahun.”

Sementara itu, Bapak korban bernama Sumarno akrab dipanggil Marno ini membenarkan bahwa pelaku merupakan keponakannya.

Terpisah Kapolresta Depok, Kombes Pol Didik Sugiarto mengatakan berkat kerja cepat anggota di lapangan dalam waktu kurang dari 24 jam pelaku berhasil dibekuk.

“Pelaku AR alias P telah diamankan oleh timsus dibawa pimpinan Kapolsek Sawangan Kompol Suprasetyo dengan ditangkap di daerah Haji Tholib, Cipete Selatan,”ujarnya.

Kapolres mengungkapkan pelaku diketahui pemain tunggal. Untuk motif masih didalami. “Pelaku baru ditangkap minggu malam. Sama penyidik masih mendalami keterangan pelaku untuk mengetahui motif sebenarnya menghabisi lalu mengambil HP korban,”kata Kapolres.

“Pelaku dikenakan Pasal 351 ayat 3 yo Pasal 338 dengan ancaman diatas 10 tahun.” pungkas Kapolres.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, mayat pelajar yang kemudian diketahui bernama Ali Akbar itu ditemukan warga Sabtu (6/10/2018) sekira pukul 11.00 WIB. Korban yang berusia 12 tahun merupakan warga Cinangka. Jasad Ali Akbar pertama kali ditemukan oleh pencari rumput tepatnya di belakang Komplek Bappenas, Sawangan. Saat ditemukan, ada luka robek di leher dan tangan kanan diduga akibat senjata tajam. Setelah menemukan mayat, pencari rumput itu langsung melaporkan ke warga sekitar, kemudian laporan diteruskan ke Polsek Sawangan. ( lisin/ls).

Posko Peduli Koarmada I Untuk Palu-Donggala Terima Bantuan Dari Alumni Lemhanas RI-PPRA LV

Jakarta, 8 Oktober 2018,– Komando Armada I (Koarmada I) telah membuka Posko Peduli Gempa dan Tsunami sejak seminggu yang lalu, dimana posko tersebut berada di Mako Koarmada I dengan tujuan menerima dan menampung serta mendristibusikan bahan-bahan kontak/bahan pokok yang dibutuhkan oleh korban gempa Palu-Donggala, dimana sumbangan bantuan tersebut diterima dari berbagai kalangan baik instansi pemerintah maupun swasta, lembaga sosial, organisasi masyarakat, LSM, serta masyarakat umum. Selanjutnya bahan-bahan kontak tersebut akan dikirim dengan menggunakan Unsur KRI Koarmada I untuk disalurkan kepada korban gempa di Palu-Donggala.

Memasuki hari keenam, Posko Peduli Gempa Palu-Donggala Koarmada I terus menerima bantuan dari berbagai pihak diantaranya dari PT. Indofood Cabang Pembantu Sukses Makmur TBK, PT. Multistrada Arah Sarana TBK, PT. Multistrada Agro International, PT. Wana Rindang Lestari bersama Ikatan Alumni Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) RI-PPRA LV menyumbangkan bantuan berupa tenda lapangan sebanyak 40 unit, Mesin Genset, kebutuhan pokok seperi Beras, Air Mineral, Mie Instant, Susu, Pampers serta kebutuhan pokok lainnya. Bantuan tersebut diserahkan oleh Marsekal Pertama TNI Agus Radar didampingi beberapa Alumni Lemhannas PPRA LV dan diterima secara langsung oleh Panglima Koarmada I Laksamana Muda TNI Yudo Margono, S.E., M.M.

Seperti diketahui bahwa pada hari Jumat 5 Oktober 2018 Panglima Komando Armada I (Pangkoarmada I) Laksamana Muda TNI Yudo Margono, S.E., M.M., telah melepas KRI Teluk Cirebon-543 yang membawa Bantuan Peduli Korban Gempa Palu-Donggala yang terdiri dari muatan bahan-bahan kontak seperti beras, air mineral, mie instant, susu bubuk, biskuit, selimut, pampers, perlengkapan sekolah, obat-obatan, tenda lapangan, mesin genset, dan pakaian layak pakai untuk korban gempa. Dimana KRI Teluk Cirebon-543 akan menuju Lombok terlebih dahulu untuk memuat alat-alat berat seperti eskavator, dump truck, dan mobil tangki air milik Yonzipur 8/SMG.

Selanjutnya untuk mendukung pendistribusian bahan-bahan kontak tersebut, selain telah memberangkatkan KRI Teluk Cirebon-543 pada hari Jumat (5/10) kemarin, Koarmada I juga telah menyiapkan dan mensiagakan 2 (dua) Unsur KRI tambahan yang akan diberangkatkan dalam minggu ini. Selain itu, Posko Peduli Gempa Palu-Donggala Koarmada I juga akan terus menerima dan menyalurkan bahan-bahan bantuan dari berbagai pihak. ( lisin/ls).

KRI Halasan-630 Tangkap Kapal Ikan Asing Malaysia Di Wilayah ZEEI Selat Malaka

Jakarta, 8 Oktober 2018,– Komitmen Koarmada I dibawah pimpinan Pangkoarmada I Laksamana Muda TNI Yudo Margono, S.E., M.M., dalam memberantas kegiatan ilegal serta menegakkan hukum di laut kembali membuahkan hasil. Kali ini KRI Halasan-630 berhasil menangkap Kapal Ikan Asing (KIA) Malaysia di Perairan Selat Malaka Wilayah Zona Ekonomi Eksklusif Indonesia, Senin (8/10).

Kronologis penangkapan KIA tersebut berawal saat KRI Halasan-630 melaksanakan patroli disekitar Perairan Selat Malaka dan mendapat kontak kapal yang sedang melintas di Perairan Selat Malaka Wilayah Zona Ekonomi Eksklusif Indonesia (ZEEI) tepatnya pada posisi 04° 10’ 600’’ U – 099° 29, 300’’ T. Dengan sigap dan segera, KRI Halasan-630 melaksanakan Prosedur Pengejaran, Penangkapan, dan Penyelidikan (Jarkaplid) terhadap kapal tersebut. Sesaat kapal ikan tersebut berhenti, dilanjutkan Peran Pemeriksaan dan Penggeledahan dengan menerjunkan 1 Tim Pemeriksa keatas kapal. Sehingga diperoleh data kapal yaitu jenis Kapal Ikan Asing (KIA) berbendera Malaysia dengan nama kapal PKFB 1837, Tonage 30 GT, Asal Malaysia, Muatan Ikan Campuran, dengan Nakhoda Praneet (WNA Thailand), ABK 3 orang (WNA Thailand).

Berdasarkan hasil pemeriksaan tersebut, KIA Malaysia PKFB 1837 diduga melakukan pelanggaran karena menangkap ikan di Wilayah Zona Ekonomi Ekslusif Indonesia secara ilegal (Illegal Fishing).

Atas dasar dugaan pelanggaran tersebut, maka Komandan KRI Halasan-630 memutuskan membawa kapal Ikan asing tersebut dengan dikawal ke Pangkalan terdekat dalam hal ini Pangkalan Utama Angkatan Laut (Lantamal) I Belawan untuk proses pemeriksaan lebih lanjut. (lisin/ls).

Lantamal XII Buka Posko Bantuan Gempa Dan Tsunami Palu – Donggala

Jakarta, 8 Oktober 2018,– Dalam rangka membantu korban Bencana Alam Gempa Bumi dan Tsunami di Palu dan Donggala Provinsi Sulawesi Tengah, Komandan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Danlantamal) XII Laksamana Pertama TNI Greg. Agung W.D., M.Tr (Han) secara resmi membuka Posko Bantuan Peduli Gempa dan Tsunami Palu – Donggala di Mako Lantamal XII, Jalan Kom Yos Sudarso No.1 Jeruju Pontianak, Kalimantan Barat, Rabu (3/10).

Menurut Komandan Lantamal XII, hal yang melatarbelakangi pembukaan Posko Bantuan Peduli Gempa Bumi dan Tsunami Palu-Donggala ini atas perintah Panglima Koarmada I Laksamana Muda TNI Yudo Margono bahwa Posko Bantuan Gempa dan Tsunami merupakan bentuk kepedulian TNI AL/Lantamal XII Pontianak dan masyarakat Kota Pontianak yang akan memberikan bantuan kemanusiaan dalam membantu saudara kita yang terkena bencana alam di Palu – Donggala Sulawesi Tengah.

“Bantuan ini nantinya akan kita kumpulkan dalam bentuk pakaian layak pakai, sembako dan uang tunai yang akan disalurkan melalui Posko Bantuan Sosial Lantamal XII. Bantuan yang sudah terkumpul nantinya akan dikirim ke Koarmada I Jakarta secara kolektif untuk selanjutnya dikirim ke lokasi bencana melalui Unsur KRI”, ujar Danlantamal XII.

“Posko Bantuan Gempa dan Tsunami Palu-Donggala Lantamal XII akan disosialisasikan melalui media sosial, pemerintah daerah, TNI/Polri, agar bisa berkolaborasi bersama dalam menyalurkan bantuan dan menggalang donasi kemanusiaan”, imbuhnya.

Untuk batas waktu belum ditentukan menunggu Perintah Pangkoarmada I, dan menghimbau kepada masyarakat khususnya masyarakat Pontianak dapat menyalurkan melalui “Dana Sosial” Lantamal XII Pontianak melalui Bank BRI No Rekening : 0071-01-017241-53-3, untuk informasi dapat menghubungi Penjagaan Mako Lantamal XII Telpon 0561-770660.

Akses pengiriman Bantuan Gempa dan Tsunami Palu-Donggala Lantamal XII akan melalui beberapa kapal TNI AL/KRI melalui laut dan proses serta teknis pengiriman kita koordinasikan melalui Koarmada I Jakarta.

Hadir saat Pembukaan Posko Bantuan Kemanusiaan di Mako Lantamal XII Pontianak yakni Para Asisten Danlantamal XII serta Kasatker. ( lisin).

Tawarkan Cewek Bisa Di Booking lewat Medsos, Ketiga Pria ini Di ringkus Polres Metro Bekasi Kota

Polresta Bekasi Menggelar KONFERENSI PERS perkara kejahatan terhadap kesopanan pasal 296 atau 506  wib , di Polres Metro Bekasi Kota  yang dipimpin Kasat Reskrim Akbp Jarius Saragih SH MH dan Kasubag humas Kompol Erna ,Pelaku  Perkara kejahatan terhadap kesopanan pada hari senin ( 8 /10/2018) jam 14.00

Adapun Penangkapan Kepada para pelaku ini ,ketika  Para pelaku dengan menggunakan Hp dengan aplikasi Twiter ,What ups  dan Face book menawarkan perempuan open boking untuk diajak melakukan hubungan badan

Bagi yg berminat silahkan cating kepada para pelaku,  kemudian oleh pelaku bagi calon peminat akan dijanjikan disuatu tempat dan  menawarkan perempuan tersebut dengan  harga berkisar mulai 500 ribu sampai dengan 800,000 , perbuatan tersebut  dilakukan para pelaku kurang lebih semenjak 7 bulan,

“Para Pelaku  ini di bekuk Oleh anggota Polres Bekasi kota pada Sabtu tanggal 6 oktober 2018 di Apartemen Center Poin Kelurahan Marga jaya Bekasi Selatan” Ujar Kompol,Erna.

Adapun Para Pelaku Ini Berinisial :

1.M
2.S
3.J

Dan dari hasil Penyelidikan Petugas Berhasil Mengamankan Barang Bukti diantaranya :
1 Dari Tersangka M:  di dapat barang bukti berupa uang tunai  100 ribu, HP merk VIVO, 1 buah dompet
2. dari Tersangka  S: uang tunai 1,500,000, 1 buahHp merek Siomi, serta 2 buah dompet
3.Dan Dari Tersangka J di dapat Barang Bukti Berupa: Uang tunai 2,900,000,1  buah hp merek Vivo serta 1 buah dompet

Berdasarkan  keterangan saksi dan Barang Bukti yang didapat penyidik, para pelaku ini dapat dikenakan Tindak Pidana kejahatan terhadap kesopanan sebagaimana dimaksud dalam pasal 296 atau 506 KUHP dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara.” Pangkas Kasubag Humas Polresta Bekasi kota kompol erna. ( lisin/ls).

Polsek Tambora Ungkap Jaringan Narkoba Seberat 5 kg dan 24.675 Pil ekstasi di Jembatan Besi Jakarta Barat

Kepolisian Sektor Tambora Polres Metro Jakarta Barat berhasil mengungkap sindikat peredaran gelap narkoba di wilayah Jembatan Besi, Tambora Jakarta Barat.

Dari hasil ungkap tersebut, polisi mengamankan tiga orang tersangka yang sempat menjadi Daftar Pencarian Orang (DPO) dalam kasus pengalihan peredaran narkoba pada kasus tawuran antar Geng Jembatan Besi dengan Geng Borobudur beberapa waktu lalu. Ketiga tersangka tersebut yakni BL (24), BP (28), dan YS (25)

“Tiga orang tersangka itu pelaku yang mengalihkan adanya tawuran pada bulan Juli lalu, padahal mereka mengedarkan narkoba,” Ucap Kapolsek Tambora Kompol Iverson Manosoh, Senin (09/10/18)

Menurut Kapolsek Iver Son, dalam mengedarkan narkoba, tiga orang tersangka tersebut memiliki peran yang berbeda. Narkotika jenis sabu itu mereka bagi-bagi untuk diedarkan masing-masing. Menurut pengakuan tersangka (YS), barang haram tersebut didapatkan dari dalam Lapas

“Jadi mereka setelah mendapatkan 5 Kg sabu lalu mereka membagi-bagikan untuk diedarkan atau dijual,” Ujar Iverson,

Lebih jauh Iverson memaparkan, dalam pembagian barang haram tersebut, mereka datang ke kontrakkan yang berada di kawasan Jembatan Besi Tambora Jakarta Barat. Dalam pembagiannya pun dengan cara ditimbang menggunakan timbangan elektrik sebanyak delapan paket plastik klip

“3 paket plastik klip seberat 300 gram diserahkan kepada YS untuk diedarkan di Citraland Grogol Petamburan Jakarta Barat ( dengan cara di tempel di pohon ), 3 paket plastik klip seberat 300 gram diserahkan kepada BP untuk diedarkan di Terminal Grogol Jakarta Barat ( sekitar wilayah semeru ) (dengan cara ditempel di pagar), dan dua paket plastik klip seberat 200 gram diserahkan kepada BL untuk diedarkan di pinggir jalan Grogol Jakarta Barat ( sekitar wilayah semeru ) (dengan cara di tempel ),”Papar Kapolsek

Masih dikatakannya, dari hasil ungkap tersebut, selain narkotika jenis sabu, pihaknya juga menyita ribuan pil ekstasi dari tangan tersangka

“Barang bukti yang kita sita antaranya empat bungkus sabu seberat 5 Kg, 2.4675 butir Pil ekstasi wama hijau, tiga buah tas gendong, Plastik klip ukuran sedang dan kecil, dan tiga buah alat timbangan elektrik,” Kata Iverson

Akibat perbuatannya, tiga tersangka tersebut dijerat Pasal 114 ayat ( 1 ) Sub Pasal 112 ayat ( 2 ) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika. ( lisin/ls).

Unit Reskrim Polsek Johar Baru Berhasil Amankan Pelaku Penganiayaan

Jakarta, – – Respon cepat yang dilakukan oleh Unit Reskrim Polsek Johar Baru Jakarta Pusat yang dipimpin oleh Kanit Reskrim Iptu M.Rasid.SH.MH dan berhasil mengamankan pelaku penganiayaan HB (17). Minggu, (07/18).

Kasus tersebut terjadi pada hari minggu tanggal 07 Oktober 2018 pada pukul: 00:15 dini hari. Berawal dari laporan adanya penganiayaan tersebut, Iptu Rasid dengan cepat langsung ke TKP yang berlokasi di Rusun Tanah Tinggi Blok III lantai 2 Rt: 05/Rw:014 kelurahan Tanah Tinggi, Kecamatan Johar Baru Jakarta Pusat. Hal demikian dilakukan guna menyelidiki kasus tersebut.

Guna menindak lanjuti kasus tersebut, Unit Reskrim Polsek Johar Baru Jakarta Pusat, mengambil langkah dengan Membuat LP,
Membuat Visum Luka, BAP SAKSI, Mengamankan BB, Mengamankan Tersangka Memanggil BAPAS, Memanggil Pengacara dan
Melengkapi Mindik

Kanit Reskrim Polsek Johar Baru Jakarta Pusat Iptu M.Rasid.SH.MH, memaparkan kronologis kejadian, yang mana pelaku (HB) awalnya meminta password game online Point Blank kepada korban yakin M (18), namun lantaran tidak diberikan password tersebut, pelaku melukai korban dengan menikam paha korban dengan clurit.

“Awalnya pelaku menanyakan password game online Point Blank kepada korban, namun korban tidak memberitahukan password game online tersebut kepada pelaku sehingga pelaku kesal kemudian melakukan Penganiayaan terhadap korban dengan cara menyabetkan clurit ke arah paha kanan korban sehingga korban mengalami luka sobek pada bagian paha sebelah kanan dan banyak mengeluarkan darah.” paparnya.

Lanjut Iptu Rasid, “setelah itu korban dibawa oleh saksi ke RSUD Johar Baru kemudian di rujuk ke RSCM guna penanganan medis lebih lanjut, setelah itu piket Reskrim di pimpin Kanit Reskrim Iptu M. Rasid.SH.MH, melakukan penyelidikan dan berhasil menangkap pelaku yang bernama HARIS BUATAN berikut barang bukti clurit, selanjutnya pelaku berikut barang bukti dibawa ke Polsek Johar Baru guna penyidikan lebih lanjut.” Pungkasnya.

Dalam kasus tersebut, Unit Reskrim Polsek Johar Baru Jakarta Pusat berhasil mengumpulkan para saksi – saksi yakni, Nana, Agus Priyatno dan Agung. Dan berikut barang bukti 1 (Satu) Bilah Clurit bergagang kayu, 1 (Satu) Buah Kaos bernoda darah dan 1 (Satu) Buah Celana M.

Pelaku penganiayaan tersebut, dijerat dengan s Pasal 351 Ayat (2) KUHP.( Lisin/eva).

Specialis Pencuri Rumsong, di sikat Polsek Cikarang selatan

Aparat Polsek Cikarang Selatan meringkus pencuri spesialis rumah kosong (Rumsong) yang beraksi di Perumahan Lembah Hijau, Kawasan Lippo Cikarang, Desa Serang, Kecamatan Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi, Sabtu 6 Oktober 2018.

Tersangka Herman Firmansyah (33 tahun), diamankan oleh pemilik rumah. Sedangkan tersangka lainya Bambang (35 tahun), warga asal Cikampek, Karawang berhasil meloloskan diri dari sergapan warga.

“Kami masih buru tersangka lainya, mereka spesialias rumsong yang kerap beraksi di perumahan mewah,” kata Kapolsek Cikarang Selatan, Kompol Alin Kuncoro di Bekasi, Minggu 7 Oktober 2018, kemarin.

Menurut Kapolsek, peristiwa bermula ketika dua tersangka masuk kerumah korban Andi Harsoyo, 41 tahun, dan baru berhasil menggasak sebuah laptop seharga Rp 6 juta. Saat itu, aksi para tersangka diketahui korban. Alhasil, korban bersama rekanya langsung mengamankan tersangka Herman, sedang Bambang berhasil melarikan diri.

“Melihat rekannya ditangkap, Bambang berlari menggocek korban dan saksi ke belakang perumahan untuk kabur,” ujarnya.

Kepada korban, Herman tidak mampu mengelak atas perbuatannya itu. Andi kemudian melaporkan hal ini ke petugas keamanan setempat untuk diteruskan ke Polsek Cikarang Selatan. Selain mengamankan laptop, kata Kapolsek, petugas juga menyita barang bukti berupa satu unit sepeda motor tersangka Honda Beat bernopol T 2306 NQ di lokasi.

Saat ini, tersangka Herman masih diminta keteranganya untuk meminta informasi seputar aksinya dan tempat persembunyian kawananya.

Kanit Reskrim Polsek Cikarang Selatan, Iptu Jefri menambahkan pencurian ini berawal saat Andi meninggalkan rumahnya dalam keadaan kosong untuk keperluan bekerja di daerah Lippo Cikarang pada Sabtu 6 Oktober 2018 pukul 13.00 WIB. Kedua pelaku yang telah mengintai rumahnya, lalu menerobos masuk tanpa merusak gembok dan pintu rumah. Sebab dia telah mengetahui kebiasaan Andi yang kerap menaruh kunci rumah di dekat pagar rumah.

Dengan kunci itu, kedua pelaku leluasa mengambil harta korban di rumahnya. Namun, beberapa saat kemudian, Andi kembali pulang ke rumah bersama Cahyono. Dari kejauhan, Andi curiga dengan sebuah sepeda motor Honda Beat yang tengah diparkir di depan rumahnya.

Tak hanya itu, pagar rumahnya juga dalam keadaan terbuka. Korban langsung memacu kendaraannya menuju rumah. Setibanya di sana, mereka memergoki para pelaku telah membawa ranselnya berisi laptop.

Kepada polisi, tersangka mengaku baru pertama kali mencuri. “Tapi masih kita kembangkan,” tegasnya.

Akibat perbuatannya tersangka dijerat Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan yang bakal dihukum penjara di atas lima tahun. Kini kasus ini ditangani Kepolisian Sektor Cikarang Selatan dan Kepolisian Resor Metropolitan Bekasi. “Kita minta tersangka Bambang untuk segera menyerahkan diri,” tukasnya.. ( lisin/ls).

Pelaku Penipuan Calon PNS, Di tangkap Polres Tangerang Selatan

Dua tersangka pelaku penipuan ini yang menjanjikan perekrutan pegawai negeri sipil (PNS) di Tangerang Selatan. Transaksi senilai Rp 180 juta antara pelaku dan korbannya telah terjadi sejak 2015 dan baru dilaporkan Mei lalu karena janji perekrutan tak kunjung terealisasi.

Polres Tangerang selatan Menangkap ke Dua tersangka tersebut :  Ade Supriyatna (37 tahun) dan Syahyar Harahap (57 tahun). “Kedua tersangka mengaku bisa membantu korban untuk diangkat menjadi PNS pada Dinas Lingkungan Hidup Pemerintahan Kota Tangerang Selatan,” kata Kasat Reskrim Polres Tangerang Selatan, AKP Ahmad Alexander Yurikho, Minggu 7 Oktober 2018, kemarin.

Penipuan terungkap setelah korban mengadu telah tertipu Rp 180 juta untuk bisa menjadi PNS di Pemerintahan Kota Tangerang Selatan. Korban berhubungan dengan Ade yang menjanjikannya posisi PNS di Dinas Lingkungan Hidup setempat.

“Setelah dijanjikan dan uang sudah diserahkan pada 2015, korban tidak juga mendapatkan panggilan hingga kini.” ujar AKP Ahmad.

Menurut AKP Ahmad, tersangka Ade yang merupakan pegawai swasta menjanjikan penerbitan Surat Keputusan pengangkatan sebagai PNS karena mengaku kenal dengan Syahyar Harahap. Tersangka kedua ini adalah pensiunan Dinas Pendidikan yang tiga tahun lalu menjadi Pengawas pada Dinas Lingkungan Hidup Pemerintah Kota Tangerang Selatan.

Polisi mendapatkan sebanyak lima bukti kwitansi yang diduga hasil pembayaran secara bertahap untuk menjadi PNS senilai ratusan juta rupiah.

AKP Ahmad membenarkan pula bahwa korban bukan hanya satu orang. Ini karena total transaksi yang didapat kedua tersangka senilai hampir Rp 350 juta. “Korban yang kedua menolak menindaklanjuti atau mengadu,” kata AKP Ahmad.

AKP Ahmad menghimbau kepada warga Kota Tangerang Selatan untuk tidak percaya dengan segala tawaran menjadi PNS dengan cara menyetorkan sejumlah uang. Polisi dalam penyelidikan kasus dini telah memastikan tidak ada jalur penerimaan tersebut di Tangerang Selatan. Sedang untuk perbuatannya, Ade dan Syahyar dijerat pasal 372 dan 378 KUHP tentang penipuan dan pengelapan dengan ancaman hukuman penjara paling lama empat tahun.( lisin/ls).