Kapolres Tangerang Selatan Pimpin Sertijab 2 kapolsek Di Mapolres

Polres tangerang selatan gembali menggelar sertijab Rotasi jabatan dua kapolsek di wilayah polres tangerang selatan.

Menurut Kapolres tangerang selatan Akbp Ferdy Irawan, S.IK. gelaran Sertijab yaitu  Kapolsek Serpong dan Kapolsek Kelapa Dua Polres Tangerang Selatan Rabu 31 Oktober 2018 pukul 10.00 Wib bertempat di Aula Lantai 4 Polres Tangerang Selatan.

Kegiatan Sertijab dipimpin langsung oleh Kapolres Tangerfang selatan  Akbp Ferdy Irawan, S.IK., M.Si dan acara ini  dihadiri oleh :

– Wakapolres Tangsel Kompol Arman, S.IK., M.Si.
– PJU Polres Tangsel
– Kapolsek Jajaran Polres Tangsel
– Para Perwira Polres dan Polsek Jajaran
– Perwakilan Personil Polres dan Polsek
– Ketua Bhayangkari Cabang Tangsel Ny. Devi Ferdy beserta Ibu Bhayangkari Cabang Tangsel.

Menurut kapolres tangerang selatan Sertijab yang dilaksanakan berdasarkan Keputusan Kepala Kepolisian Daerah Metro Jaya Nomor : KEP/1228/X/2018 Tanggal 19 Oktober 2018 yang berbunyi bahwa : Kapolsek Serpong dari Kompol Deddy Kurniawan, SH., S.IK., MM kepada Kompol Stephanus Luckito Andry Wicaksono, SH., S.IK.

Sedangkan Kompol Deddy Kurniawan, SH., S.IK., MM sendiri mendapat Promosi jabatan  Sebagai Kasat Reskrim Polrestro Depok

” Kapolsek Kelapa Dua dari Kompol Stephanus Luckito Andry Wicaksono, SH., S.IK. kepada Kompol Efendi, SH.” Pungkas Akbp Ferdy Irawan, S.IK., M.Si ( 31/10/2018).

Dari Pantauan Awak Media Acara Sertijab Kapolsek Serpong dan Kapolsek Kelapa Dua selesai pukul 10.40 Wib, berjalan dengan aman dan lancar.( lisin/ls)

Taklimat Awal Wasrik Itjenal Di Jajaran Koarmada I

Jakarta, 31 Oktober 2018,– Panglima Koarmada I Laksamana Muda TNI Yudo Margono, S.E., M.M., diwakili oleh Kepala Staf Koarmada I membuka secara resmi Pengawasan dan Pemeriksaan (Wasrik) Inspektorat Jenderal Angkatan Laut (Itjenal) di Jajaran Koarmada I Tahun 2018 bertempat di Aula Yos Sudarso Mako Koarmada I, Jakarta Pusat, Rabu (31/10).

Pangkoarmada I dalam sambutannya yang dibacakan oleh KS Koarmada I menyampaikan ucapan selamat datang di Mako Koarmada I kepada Irjenal Laksamana Muda TNI Djoko Erwan P, M.Tr (Han)., CFrA beserta tim dalam rangka pelaksanaan Wasrik Itjenal Tahun 2018 dengan sasaran pengawasan pada bidang operasi dan latihan, bidang material dan logistik, bidang personel dan bidang keuangan.

Pelaksanaan Wasrik Itjenal Tahun 2018 di Koarmada I akan memberikan hasil optimal bagi terwujudnya Clean Government dan Good Governance agar tercipta organisasi yang lebih baik dan sehat guna mendukung peningkatan pembinaan di Jajaran Koarmada I dalam mewujudkan penilaian “Wajar Tanpa Pengecualian”.

Sementara itu, Irjenal selaku Penanggungjawab Wasrik di Jajaran Koarmada I yang akan berlangsung mulai 31 Oktober 2018 hingga 19 Nopember 2018 dengan sasaran adalah pembinaan kekuatan TNI AL meliputi kapal dan sarana prasarana pendukung Jajaran Koarmada I, pembinaan kemampuan peperangan laut dan peperangan amfibi, serta pembinaan administrasi dan logistik dalam rangka mendukung tugas TNI Angkatan Laut.

Kegiatan Wasrik hendaknya disikapi dengan positif, untuk itu terapkan pola keterbukaan serta komunikasi dengan azas edukatif dan kemitraan sehingga diperoleh informasi dan masukan secara obyektif yang nantinya dapat memberikan manfaat bagi peningkatan kinerja Koarmada I serta TNI AL secara keseluruhan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Irbin Itjenal Laksma TNI Sunaryo, CFrA selaku Pengendali Wasrik beserta Tim, Para Asisten Pangkoarmada I, Para Kadis dan Kasatker Koarmada I. ( lisin).

Tanoto Foundation Tampilkan Keberhasilan Literasi di Sekolah Pedalaman

Jakarta – Mayla Arista Widya, siswi kelas 6 SDN 173 Tanjung Benanak, Tanjung Jabung Barat, Jambi, memperlihatkan buku-buku buatannya dan teman-teman sekelasnya. Sekolah Mayla berada di perkampungan transmigrasi SP3 daerah perkebunan sawit. Walaupun berada di pedalaman, sekolahnya tetap mengembangkan program budaya baca secara konsisten. Setiap hari selama 15 menit siswa difasilitasi membaca buku bacaan yang disukainya.

Di setiap kelas, sekolah sudah menyediakan pojok baca yang berisi sekitar 30 buku bacaan. Mayla dalam sebulan mengaku terbiasa membaca minimal 8 buku cerita fiksi seperti novel atau komik. Setelah senang membaca, Mayla merasakan menjadi lebih mudah dalam menuliskan ide menjadi sebuah buku.

“Dalam membuat laporan percobaan IPA, kami juga menulis laporannya dalam bentuk buku tutorial. Misalnya buku tutorial membuat kincir angin, praktik membuat rangkaian listrik lampu lalu lintas, cara kerja parasut, simetri lipat, dan masih banyak lagi,” katanya sambil menunjukkan 3 buku tulisan tangannya di stan pameran sekolah mitra Tanoto Foundation pada acara Festival Literasi Sekolah (FLS) 2018 Kemendikbud, Jakarta, yang berlangsung pada Minggu-Rabu (28-31/10/2018).

Sementara M. Rizky Azhar, siswa kelas 3 SD RGM Bloksongo, Labuhanbatu Selatan, Sumatera Utara, menunjukkan piramida cerita buatannya yang berjudul Danau Toba dan Pulau Samosir. Dia bersama 4 temannya menceritakan kembali buku dongeng nusantara yang dibacanya melalui piramida cerita yang dia buat. Piramida tersebut memiliki empat sisi yang setiap sisi digambar sesuai alur cerita yang ingin siswa ceritakan sesuai imajinasinya.

”Piramida cerita ini dibuat untuk memudahkan kami menceritakan kembali isi buku yang sudah dibaca. Kami bekerja sama dengan teman kelompok membuat piramida cerita. Ada yang menggambar, mewarnai, atau membuat tulisan singkat tentang cerita di setiap sisinya,” kata Rizky usai tampil mendemontrasikan piramida cerita buatannya di sesi diskusi strategi kolaborasi meningkatkan gerakan literasi di daerah.

Ragam kreativitas dampak dari siswa senang membaca, mendapat apresiasi dari Hamid Muhammad, Dirjen Dikdasmen Kemendikbud. Dia mengaku senang dengan perkembangan literasi di sekolah mitra Tanoto Foundation tersebut. “Anak-anak ini sudah menunjukkan minat dan kemampuan membacanya yang sangat baik. Melalui acara Festival Literasi Sekolah ini, praktik baik dari program literasi sekolah bisa saling dibagikan dan dipelajari untuk terus dikembangkan,” tukasnya.

*Perlu Waktu Tiga Tahun*
Menumbuhkan minat membaca para siswanya, menurut Mutia Lafrida, Kepala SDN 173 Tanjung Benanak, diperlukan waktu setidaknya tiga tahun. Dia memulainya pada tahun 2012 dengan membedah perpustakaan sekolah menjadi tempat membaca yang menyenangkan untuk siswa. Kegiatan membaca buku bacaan juga dimulai hanya setiap Sabtu.

“Awalnya kami dilatih dan didampingi Tanoto Foundation agar anak-anak senang membaca buku kesukaannya. Setelah tiga tahun saya melihat mulai ada perkembangan. Setelah Kemendikbud menyanangkan kegiatan membaca buku 15 menit setiap hari, siswa kami sudah terbiasa dengan kegiatan membaca,” kata Mutia.

Setelah siswa senang membaca Mutia mulai berfokus untuk melatih siswa bisa memahami isi buku yang dibaca. Misalnya menggunakan dadu pertanyaan 5W + 1H. Siswa di kelompok kecil diminta melempar dadu pertanyaan secara bergantian. Bila muncul kata ‘siapa’ maka siswa harus menjawab pertanyaan terkait ‘siapa’ di buku yang dibacanya.

“Siapa tokoh cerita yang ada di dalam buku? Maka siswa menceritakan tokoh pada isi buku yang dibacanya. Kegiatan ini membuat siswa lebih tertantang untuk memahami isi buku dengan kegiatan yang menyenangkan,” kata Mutia lagi.

Kegiatan untuk memahami dan menceritakan buku semakin berkembang. Para guru melatih ragam kreativitas siswa yang sudah senang membaca. Seperti dengan membuat piramida cerita, diorama, buku hasil tulisan siswa, poster bedah buku, dan masih banyak lagi. Semua hasil kreativitas siswa senang membaca tersebut dipamerkan dalam Festival Literasi Sekolah 2018.

Mutia juga memamerkan buku tulisannya yang mengurai detail tantangan guru yang mengajar di sekolah pelosok perkampungan transmigrasi. Dalam buku tersebut juga diulas dukungan Tanoto Foundation dalam mengubah sekolahnya menjadi sekolah yang konsisten melaksanakan budaya baca.

*Perpustakaan Kecil yang Berprestasi*
M. Prasetya, Pustakawan SD RGM Bloksongo, dalam pameran FLS, juga menampilkan perpustakaan sekolahnya yang inspiratif. Walaupun ruang perpustakaan sekolah yang sempit, sekitar 23 meter persegi, tetapi mereka berhasil menjadi juara 1 perpustakaan SD terbaik sekabupaten dan pada tahun 2018 meraih juara 2 perpustakaan SD terbaik seprovinsi Sumatera Utara.

Beragam program dijalankan sekolah untuk meningkatkan layanan kemudahan membaca buku pada siswanya. Misalnya, menata perpustakaan menjadi tempat membaca yang nyaman dan menyenangkan untuk membaca dan belajar. Perpustakaan yang dulunya pengap dan jarang digunakan direnovasi dan diberi karpet agar siswa bisa lesehan membaca. Buku-buku bacaan rutin diperbarui dengan menggandeng perpustakaan daerah, masyarakat, dan mengalokasikan dari dana BOS.

Setelah perpustakaan diperbaiki, sekolah membuat program agar semua siswa rutin mengunjungi perpustakaan yang dimanfaatkan untuk sumber belajar. Ada juga program membaca buku yang disenangi setiap hari, pondok baca, sudut baca, dan duta baca yang dipilih dari siswa yangsudah senang membaca untuk mengaja tema-temannya juga senang membaca.

“Dampaknya sekarang lebih dalam sebulan lebih dari 70 siswa rutin meminjam buku di perpustakaan. Padahal sebelumnya tidak lebih dari 18 siswa,” kata Prasetya.

Pada acara FLS 2018 ini, dipamerkan beragam perkembangan literasi yang tersebar di 45 stan. Mulai stan unit kerja dari Kemendikbud, mitra kementerian/lembaga, mitra Pemda, komunitas literasi, penerbit, dan mitra CSO seperti Unicef, Inovasi Kaltara, Tanoto Foundation, dan The Asia Foundation.

*Keterangan Foto:*
1. Hamid Muhammad, Dirjen Dikdasmen Kemendikbud mengapresiasi buku tulisan Mayla yang dipamerkan dalam Festival Literasi Sekolah 2018, di Kemendikbud.
2. M. Rizky Azhar, siswa kelas 3 SD RGM Bloksongo, Labuhanbatu Selatan, Sumatera Utara, menunjukkan piramida cerita buatannya kepada pengunjung Festival Literasi Sekolah di Kemendikbud.
3. Piramida cerita buatan M. Rizky Azhar, siswa kelas 3 SD RGM Bloksongo, Labuhanbatu Selatan, Sumatera Utara, menarik perhatian para pengunjung Festival Literasi Sekolah di Kemendikbud.

Timses Anis Peringatkan Soal Kejanggalan Rapergub Rumah Susun

Jakarta – Protes terkait Rancangan Peraturan Gubernur terkait Pembinaan dan Pengelolaan Rumah Susun datang dari berbagai pihak, salah satunya datang dari loyalis Anis Baswedan pada Pilkada lalu, Mohamad Sofyan, SH.pada awak media di Jakarta (31/10), M Sofyan mengatakan bahwa beberapa point pada draf Rapergub tersebut bertentangan dengan peraturan diatasnya.

“ Saya selaku timsukses beliau saat pilkada DKI Jakarta tentunya harus mengingatkan jangan sampai Gubenur yang saya bela dijerumuskan oleh oknum-oknum yang hanya mengejar kepentingan materi,’ Ujar M. Sofyan.

Sofyan yang juga praktisi hukum ini menerangkan bahwa pada Undang-Undang nomor 12 Tahun 2011 tentang rumah susun jelas mengatur bahwa ketentuan mengenai P3SRS harus diatur dengan Peraturan Pemerintah (PP).

“ pada Pasal 74, 75, 76 dan 77 di UU tentang rumah susun jelas pengaturannya, jadi jangan sampai nanti Pak anis dibuat malu karena terkesan memaksakan sesuatu yang bukan kewenangan pemerintah daerah, jadi alangkah eloknya tunggu aja dulu Peraturan Pemerintahnya,” tandas aktivis Universitas Bung Karno ini.

Lebih jauh Sofyan mengatakan Dinas Perumahan DKI Jakarta dan TGUPP Gubernur yang mendorong Rapergub tersebut perlu dievaluasi, dia juga mengingatkan biro hukum DKI Jakarta untuk memberikan masukan yang benar.

“ ini Disperum dan TGUPP kenapa masa iya mereka mendorong Rapergub yang jelas nanti membuat Anis kehilangan muka, jujur saya curiga dengan hal ini.

Saya berharap biro hukum bisa menjadi penyeimbang informasi kepada Gubernur agar Gubernur tidak mengeluarkan produk hukum yang nantinya membuat polemik dan preseden buruk terhadap kinerjanya,” keluh aktivis yang sering dipanggil Jack ini.

Sofyan menegaskan bahwa dirinya selaku tim sukses Anis akan pasang badan bila ada pihak-pihak yang berupa membuat citra buruk terhadap Pemda DKI Jakarta.

“ selaku orang yang banting tulang untuk memenangkan pasangan Anis – Sandi pada DKI Jakarta dulu saya tentunya akan berdiri paling depan jika ada pihak-pihak yang berupaya merusak citra Gubernur DKI dimata masyarakat,’ Tutupnya.

(Eva Andryani)

Berbekal Rekaman CCTV Pelaku Curanmor ini dibekuk polsek tambora

Pelaku Pencurian sepeda motor akhirnya ditangkap polisi. Pria berinisial SH alias UK alias MJ (22) tak berkutik ketika tim reskrim Polsek Tambora Polres Metro Jakarta Barat meringkusnya.

Kapolsek Tambora Kompol Iver Son Manosoh SH Menjelaskan, pelaku melakukan aksinya saat melihat sepeda motor milik korban (Fernandez Novendra) terparkir di halaman rumahnya di Jalan Songsi III No. 11 RT 004/06 No. 11 Kelurahan Tanah Sereal Kecamatan Tambora Jakarta Barat.

Melihat adanya kesempatan, SH mencuri sepeda motor tersebut. Keesokan harinya, korban terkejut sepeda motor miliknya telah raib.

“Atas kejadian itu, korban melaporkan ke Polsek Tambora Polres Metro Jakarta Barat,” Ujar Iverson, Rabu (31/10/18).

Sementara, Kanit Reskrim Polsek Tambora AKP Supriyatin mengatakan, berdasarkan laporan korban, pihaknya melakukan penyelidikan dengan memintai keterangan saksi-saksi dan mengumpulkan bukti-bukti termasuk rekaman CCTV.

“Dari hasil lidik, kita menangkap pelaku SH bersama barang bukti satu unit sepeda motor,” Katanya.

Dari keterangan tersangka, kata Supriyatin, ia melakukan aksi pencurian sepeda motor sudah dua kali dan berdalih lantaran terhimpit kebutuhan ekonomi.

“Pelaku (SH) ini masih tetangga korban, alasan mencuri sepeda motor lantaran kebutuhan ekonomi,” Katanya

Kini, tersangka SH mendekam di balik jeruji besi dan dijerat Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan.( Lisin/ls).

Mabes Polri Akan buru Penyebar kabar hoaxs Tentang Penculikan Anak

Mabes Polri bakal memburu penyebar informasi hoax soal penculikan anak yang viral di media sosial (medsos). Satgas siber saat ini sedang menganalisis akun-akun medsos penyebar hoax.

“Akan kita ungkap secara tuntas,” kata Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Drs. Setyo Wasisto. SH. di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (30/10/2018)

Polri masih mendalami motif viral kasus penculikan tersebut. Yakni, apakah saling terkait satu akun dengan lainnya. “Intinya masyarakat tenang, Polri sedang melakukan penyelidikan moga dalam waktu dekat bisa terungkap,” ucap kadiv humas Polri.

Informasi penculikan yang hoax yaitu, pada 19 Oktober 2018 di Pontianak. Informasi hoax tersebut viral di media sosial. “Itu adalah hoax, karena foto pelaku penculikan anak di Pontianak itu diambil dari kasus pencurian hp di Desa Cipambuan, Kabupaten Bogor, Tanggal 16 Oktober 2018, pelaku Iskandar,” jelas Kadiv Humas Polri.

Informasi hoax lainnya, yaitu viral kasus penculikan anak di Cakung, Jakarta Timur. Saat itu dikabarkan, saat anak dikembalikan tiga hari kemudian dengan kondisi mata yang sudah diambil, pada Senin, 21 Oktober 2018. “Foto itu adalah pelajar SD yang meninggal karena kelelahan pada 20 Oktober 2018,” ungkap Kadiv Humas Polri.

Kadiv Humas Polri juga mengatakan, bocah tersebut kelelahan setelah bermain sepeda dari Ujung Menteng hingga Marunda. Lantaran tak cukup uang membeli minum, korban meminum air dari kamar mandi Dinas Kebersihan. “Setelah minum almarhum pingsan, dibawa ke RS kemudian meninggal,” jelasnya.

Tak sampai di situ. Hoax berikutnya yakni penemuan mayat pelajar SD di Kemayoran, Jakarta Pusat, dengan bagian organ yang diambil pada 24 Oktober 2018. Namun, kata Setyo, foto korban yang digunakan adalah temuan mayat diduga korban pemerkosaan dan pembunuhan di kebun sawit, Dusun Rejosari, Medan.

“Pelaku (dugaan pemerkosaan dan pembunuhan) sudah ditangkap namanya Hendri Limbong, dan diproses oleh polres setempat,” ucap Kadiv Humas Polri.

Kemudian, viral anak SD yang dikabarkan diculik bernama Rizki Saputra. Setyo menerangkan, Muhamad Rizki bukan diculik melainkan sengaja pergi dari rumah karena hendak mencari ibunya.

“Dengan berjalan kaki dari rumah sampai PLTU Ancol. Kemudian ditemukan warga dan diantar ke Pasar Nalu, karena Rizki menyampaikan rumahnya berada di Pasar Nalu,” ucap Kadiv Humas Polri.

Usai diantar ke Pasar Nalu, ada yang mengenali Rizki dan diantar pulang ke rumah. Sehingga Rizki bukan kasus penculikan.

Selanjutnya, pada 17 Oktober 2018, viral kasus penculikan di Kabupaten Kerinci. Setyo pun menyebut kasus tersebut hoax, karena merupakan kasus orang yang mengalami gangguan jiwa di Jambi pada 27 Oktober 2018.

“Foto yang diambil digunakan dari foto berita penculikan anak di Cianjur tanggal 3 Maret 2017. Aksi nekat pelaku karena salah satu anaknya dibawa pergi mantan suaminya,” urai Kadiv Humas Polri

Informasi viral kasus penculikan anak yang tak hoax hanya ada satu. Yaitu kasus penculikan anak di Gianyar, Karangasem, Bali, pada 28 Oktober 2018.

Pada 28 Oktober, sekitar pukul 12.00 WITA, diduga telah terjadi tindak pidana percobaan penculikan anak bernama Niluh Putu Sayang Ekayanti, pelajar SD kelas 1. “Pelakunya laki-laki, kelahiran 1976, dan sudah ditangkap,” tutup Kadiv Humas Polri Irjen Pol Drs. Setyo Wasisto. SH.(Eva Andryani)

Dinsos DKI Apresiasi Pendamping Disabilitas Berat

Dinas Sosial DKI Jakarta apresiasi para pendamping dalam melayani warga disabilitas berat di DKI Jakarta. Apresiasi itu bagian dari komitmen pemerintah menjadikan Jakarta ramah disabilitas khususnya dalam memberikan akses pelayanan bagi para disabilitas berat.

Itu disampaikan Irmansyah, Kepala Dinas Sosial DKI Jakarta saat menyapa para pendamping dalam kegiatan Capacity Building bagi Pendamping Asistensi Penyandang Disabilitas Berat pada Rabu (31/10) di Situ Gintung Park, Tangerang Selatan.

“Bapak-ibu di sini telah melakukan aktivitas yang luar biasa. Melayani mereka para penyandang disabilitas berat. Bagaimana bapak-ibu melayani umat manusia yang memiliki keterbatasan tapi dilakukan dengan sepenuh hati, dengan ikhlas,” ujar Irmansyah.

Dalam momen ini juga, Irmansyah akan menyampaikan kepada Gubernur tentang masih banyaknya orang-orang yang punya hati melayani mereka para disabilitas berat yang bahkan tidak mampu merawat dan mengurus dirinya sendiri.

“Saya cuma ingin sampaikan bangga dan terima kasih. Apresiasi setinggi-tingginya kepada pendamping,” kata Irmansyah.

Sementara Pelaksana Tugas Bidang Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial DKI Jakarta, Prayitno menyampaikan, ada sekitar 54 orang pendamping disabilitas berat yang ikut capacity building, mereka berasal dari lima wilayah kota administrasi DKI Jakarta.

“Maksud capacity building ini untuk membangun kerja sama dalam upaya di bidang pelayanan sosial disabilitas. Hasil yang ingin dicapai adalah komunikasi dan koordinasi antar pendamping, peningkatan kreatifitas, peningkatan pemahaman terhadap unsur-unsur perubahan kondisi saat ini, dan peningkatan kerjasama dan kebersamaan para pendamping,” terang Prayit.( Lisin/ls/MH).

Edarkan Narkoba, 3 pelaku di Bekuk Polsek Kalideres

Unit Narkoba Polsek Kalideres Polres Metro Jakarta Barat berhasil mengungkap peredaran gelap narkoba. Dari hasil ungkap tersebut, Polisi mengamankan tiga tersangka pengedar narkotika jenis sabu, , yakni SI (28), CN (28), dan seorang wanita FL (27)

Ketika dikonfirmasi, Kapolsek Kalideres Polres Metro Jakarta Barat Kompol Pius Ponggeng SH menjelaskan, pengungkapan terhadap pengedar narkoba itu berawal dari penangkapan tersangka SI alias SX bin LK (28) di sebuah kontrakan di Jalan Gondang Rawa Lele RT.005/013 Kalideres Jakarta Barat bersama barang bukti narkotika jenis sabu pada Kamis (25/10) dini hari lalu.

“Dari tersangka SI, kita sita barang bukti berupa dua plastik klip kecil yang berisikan narkotika jenis sabu seberat 0,30 gram,” Ungkap Pius, Rabu (31/10/18).

Kanit Reskrim Polsek Kalideres AKP Syafri Wasdar SH menambahkan, dari hasil interogasi terhadap tersangka SI, pihaknya melakukan pengembangan, dan berhasil menangkap CN bin KA (28) di sebuah warung di Jalan Padamulya V Angke, Tambora Jakarta Barat.

“Dari tersangka CN, kami menyita barang bukti berupa satu paket sabu yang disimpan di dalam dompet dan satu unit ponsel merk Xiaomi,” Tambah Syafri.

Berdasarkan keterangan dari CN, lanjut Syafri, tersangka mendapati barang haram tersebut dari seorang wanita (FL).

Berdasarkan informasi yang didapat, Syafri yang didampingi Panit Narkoba Ipda Sigit Ferstyadi bersama anggotanya menyelidiki kebenaran informasi yang dimaksud.

Kemudian anggota memerintahkan tersangka CN menghubungi FL untuk memesan sabu kembali dan mengarahkan ketemuan di tempat tinggal CN.

FL yang datang mengantarkan pesanan CN dengan menggunakan sepeda motor langsung ditangkap bersama barang bukti sabu seberat 0,13 gram.

“Selain sabu, barang bukti yang diamankan antaranya satu unit handpone merek maxtron warna hitam dan satu unit sepeda motor jenis Honda Beat warna hitam milik FL,” Lanjutnya

Lebih jauh Syafri mengatakan, tersangka FL mengakui barang bukti sabu yang dimilikinya didapat dari pacarnya (RI) yang masih dalam pengejaran polisi.

“Tersangka CN ini beli sabu kepada FL. FL sendiri mendapati barang haram itu dari pacarnya RI yang masih DPO,” Katanya

Akibat perbuatannya, tersangka dijerat pasal 114 ayat (1) Sub 112 ayat (1) Jo. Pasal 132 ayat (1) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang narkotika.( Lisin/ls).

Binmas Kel Wijaya Kusuma Polsek tanjung Duren Bersama Tiga Pilar Tertibkan Spanduk yang Mengganggu Keindahan

Bhabinkamtibmas kelurahan wijaya Kusuma Polsek Tanjung Duren Polres Metro Jakarta barat, bersama Tiga pilar Melakukan penertiban sepanduk yang mengganggu keindahan dan ketertiban lingkungan Jl. Swadaya raya Rt.002 Rw.006 Kelurahan wijaya  Kusuma senin 29 oktober 2018, kemarin

.” Giat tersebutuntuk  menindak lanjuti informasi warga masyarakan atas keberadaan sepanduk yang terpasang di jl. Swadaya raya” tutur Bripka. M. Mansur ( 30/10/2018).

Adapun Personel yg terlibat dalam giat tersebut.adalah

– Rahmat ( Sekkel. Wijaya. Kusuma.)
– Ignatius ( Kasatgas pol pp kel. Wijaya Kusuma)
– Bripka. M. Mansur ( Bhabinkamtibmas.Wijaya kusuma).
– Serma. Wito ( Bhabinsa).

 

“Selama kegiatan  berlangsung di laporkan  berjalan lancar aman kondusif.” Pangkas Bripka. M. Mansur. ( lisin/ls).

Ketua Ranting Bhayangkari Polsek Neglasari Besuk Istri Wakapolrestro Tangerang Kota yang Sedang Sakit

Bentuk perhatian dan keharmonisan hubungan terhadap atasan dan jajaran,Selaku Istri Kapolsek Neglasari Nyonya Nursinta Manurung yang menjabat Ketua ranting Bhayangkari didampingi Pengurus Bhayangkari Polsek Neglasari mengunjungi dan membesuk Istri Wakapolrestro Tangerang Kota Nyonya Elly Harley Silalahi serta anak dari Bripka Wiratama (anggota Polsek Neglasari), yang diketahui mengalami sakit dan dirawat di Rumah Sakit (RS) Mayapada, Kota Tangerang, Banten. Selasa (30/10)

Dalam sela sela kunjungan, Nyonya Nursinta manurung yang tak asing lagi dengan keramahanya terhadap warga ditempat suaminya mengabdi (Polsek-red) ini, menyampaikan, kehadiran dirinya merupakan bentuk empati dan perhatian terhadap atasan maupun jajaranya pengurus Bhayangkari Polsek Neglasari.

“Mengunjungi atau membesuk Ibu Waka Polres Metro Tangerang Kota Ny Elly Harley Silalahi, yang sedang dirawat di Rumah sakit Mayapada,” Ujarnya.

Lebih lanjut, sosok wanita keibuan yang juga terkenal oleh publik sering berbagi terhadap kaum dhuafa yang lebih membutuhkan ini, menambahkan, selain membesuk Nyonya Elly, Dirinya pun menyempatkan diri untuk membesuk anak dari jajaranya.

” Setelah membesuk Ibu Wakapolres, berlanjut membesuk anak dari Bripka Wiratama yang mengalami sakit muntaber, diketahui sebelumnya di rawat inap di RS Sari Asih, Sangiang,” Imbuhnya ramah.

Melalui kunjungan tersebut, Nyonya Nursinta Manurung berharap Istri dari Wakapolrestro Tangerang kota dan anak dari Bripka Wiratama, lekas diberi kesembuhan oleh Tuhan Yang Maha Esa.

“Kami Bhayangkari Polsek Neglasari, selalu berdo’a semoga Ibu Wakapolres segera diberi kesembuhan dan dapat beraktifitas kembali, begitu juga anak dari Bripka Wiratama,” tandasnya.( lisin/ls/RF).

MOBILE HYPERBARIC CHAMBER ON BOARD DI KRI BANDA ACEH 593 DUKUNG EVAKUASI LION AIR JT-610

Jakarta, 30 Oktober 2018 ——- Berbagai upaya dilakukan pihak TNI AL untuk membantu upaya pencarian korban pesawat Lion Air JT-610. Mobile Hyperbaric Chamber yang merupakan alat pendukung oksigen lengkap milik Dinas Potensi Maritim (Dispotmar) TNI AL, Selasa (30/10) on board di KRI Banda Aceh 593 untuk mendukung dalam proses evakuasi korban.

Mobile Hyperbaric Chamber dimuat dengan menggunakan Landing Craft Utility milik KRI Banda Aceh 593 kemudian masuk ke dalam kapal perang LPD tersebut. Alat ini sedianya adalah alat yang berbentuk tabung besar menyerupai kapal selam ini dan merupakan fasilitas terapi oksigen Hiperbarik (Hyperbaric Chamber), yang biasa digunakan untuk memulihkan penyakit dekompresi akibat menyelam.

Sedangkan Mobile Hyperbaric Chamber secara khusus dirancang untuk memenuhi kebutuhan dari pengguna (Dispotmar TNI AL) yang secara spesifik menginginkan sebuah chamber yang mobile, mandiri, dan dapat bekerja penuh selayaknya fixed chamber, dan bersama dengan mitra TNI AL selaku produsen berhasil mengakomodir kebutuhan tersebut dengan menghadirkan Mobile Hyperbaric Chamber tipe HMS 212.M.

Selain dilengkapi dengan truk pengangkut, chamber juga tentunya dilengkapi dengan kompresor udara, tabung penyimpan udara, dan tabung oksigen murni yang bertujuan agar pengguna tidak perlu lagi direpotkan dengan kondisi kehabisan udara ataupun oksigen pada saat diperlukan. Dengan spesifikasi tersebut tentu akan sangat mendukung dalam proses evakuasi korban pesawat Lion Air JT-610 ini.

Dalam pengawakannya, personel Dispotmar turut on board didalam truk pengangkut chamber yang telah dimiliki oleh Dispotmar terhitung sejak bulan Juni 2015 tersebut.( lisin).

Kasat Binmas Polres Jakpus Jadi Pembicara Dalam Dialog Interaktif Pencegahan Tawuran Di Hotel Lumire

Kasat Binmas Polres Metro jakarta Pusat  AKBP Syarif Hidayat SH Hadiri Dialog Interaktif Pencegahan Tawuran yang di gelar Hotel Lumire Jl.Senen Raya No.135 Kel.Senen Kec.Senen Jakpus. pada hari senin 29 Oktober 2018 Pukul : 09.00 WIB.kemarin

” acara tersebut  Dialog Interaktif Pencegahan Tawuran” Ujar AKBP Syarif Hidayat SH ( 30/10/2018).

Adapun acara di mulai dengan  Pembukaan oleh Tri Kurnia Trihartino serta  Sambutan dari Asisten Pemerinta Jakpus Suyanto Budiroso (Mewakili Walikota) Dilanjut dengan pemberian materi mengenai Peran Serta Masyarakat Dalam Memahami Situasi dan Kondisi Lingkungan ( Deteksi Dini ).

Nampak hadir Dalam kegiatan tersebut :
1. Asisten Pemerintah Jakpus Bpk. Suyanto Budiroso ( Mewakili Walikota Jakpus)
2. AKBP Syarif Hidayat, SH. ( Kasat Binmas Polres Metro Jakarta Pusat ).
2. Fuadi, S.E ( Kepala Suku Badan Kesbangpol ).
3. Toga, Tomas, Tokoh Pemuda, FKDM, LMK dari Wilayah Johar Baru, Cempaka Putih

Sebagai Pembicara pertama  AKBP Syarif Hidayat SH (Kasat Binmas Polres Metro Jakarta Pusat)
menyikapi tentang Kerukunan umat beragama antar umat beragama.

” Indonesia adalah salah satu negara yang menerapkan masyarakatnya untuk hidup rukun, sebab kerukunan adalah salah satu pilar penting dalam memelihara persatuan dan Kesatuan bangsa Indonesia dan Masyarakat agar saling menghormati dan bekerja sama,baik sesama pemeluk agama,maupun antar umat agama, golongan agama dengan pemerintah dan bersama-sama bertanggung jawab membangun bangsa dan negara.” Ujar AKBP Syarif Hidayat SH.

pembicara selanjutnya pengamat Ibu Nike memaparkan tentang Masalah Tawuran , yang mana tawuran mempunyai arti  perkelahian massal atau perkelahian yang dilakukan beramai-ramai , bersadarkan definisi tersebut maka tawuran antar warga dapat diartikan sebagai perkelahian yang dilakukan secara massal atau beramai-ramai antara kelompok warga dengan kelompok warga lainnya.

Sedangkan Demokrasi & Konflik  Dalam era demokrasi dijamin adanya kebebasan menyampaikan aspirasi/pendapat sehingga dalam perjalananya sering diwarnai adanya konflik.

” Konflik adalah suatu kondisi yang menunjukkan adanya pertentangan pandangan/kepentingan antara dua pihak atau lebih dan Konflik timbul karena adanya ketidak sesuaian dalam hal proses-proses sosial seperti misalnya memperjuangkan nilai, status, kekuasaan dan lain-lain ” Pangkas Nike. ( lisin/ls).