Sembunyikan Sabu Di Dalam Saku Celana, Pengedar Sabu Dibekuk Unit Narkoba Polsek Palmerah

Jakarta Barat—-Akibat aksi nekatnya ingin mengantarkan barang haram jenis sabu ke konsumen dengan menyembunyikannya di dalam saku celana, pria pengangguran yang diketahui berinisial HPD bin MY (25) ternyata tidak membuahkan hasil. Berkat kejelian polisi, HPD bin MY ditangkap unit narkoba Polsek Palmerah Polres Metro Jakarta Barat dan harus mempertanggung jawabkan perbuatannya di hadapan penyidik. Pria warga Utan Jati, Pegadungan, Kalideres Jakarta Barat itu ditangkap saat hendak mengantarkan kiriman sabu ke konsumennya di kawasan Jalan Damai indosiar, Tanjung Duren, Jumat malam (30/04) lalu

Saat dimintai keterangannya, Kapolsek Palmerah Kompol Aryono menerangkan, penangkapan pengedar sabu itu berkat adanya laporan masyarakat yang sudah resah lantaran kerap adanya transaksi narkoba. Saat ditangkap dan digeledah, MA menyembunyikan sabu di dalam saku celananya

“Jadi, tersangka ini menyembunyikan barang haram di dalam saku celananya.” Terang Kompol Aryono, Rabu (04/04/18)

Kompol Aryono menambahkan, setelah mendapati laporan, ia memerintahkan anggotanya untuk melakukan penyelidikan atas informasi yang diterima. Alhasil, polisi menangkap tersangka HPD. Saat dilakukan penggeledahan, polisi menemukan barang bukti berupa satu paket narkotika jenis sabu yang dibungkus plastik klip seberat 0,25 gram yang disimpan di dalam saku celana.

“Sempat terjadi perlawanan saat akan akan ditangkap, namun tersangka akhirnya tak berkutik saat ditangkap dan mengaku barang haram tersebut miliknya yang siap diedarkan.” Tambahnya

Atas perbuatannya, HPD kini harus merasakan dinginnya hotel prodeo dan dijerat dengan pasal 114 (1) Sub 112 (1) Undang -undang RI No.35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Kapolsek Palmerah menegaskan, ia bersama jajaran akan terus memberangus peredaran gelap narkoba dan tidak segan-segan untuk menindak tegas terukur jika mencoba melawan petugas.

“Kami bekerja sesuai arahan pimpinan Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Hengki Haryadi SIK MH untuk menghilangkan stigma masyarakat dari kampung narkoba yang ada di Jakarta Barat.” Tegasnya.( Lsn)

Hadiri Pengajian Rutin Bersama Para Ulama, Ini Pesan Kapolres Jakbar

Jakarta Barat—Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Hengki Haryadi SIK MH didampingi Wakasat Narkoba Kompol H Khoiri menghadiri pengajian rutin para Ulama se -Jakarta Barat yang diadakan di Gedung Walikota Administrasi Jakarta Barat, Rabu (04/04/18).

Dalam pertemuannya bersama Ketua MUI Jakarta Barat KH Munahar Muchtar dan para ulama lainnya, Kombes Hengki mengucapkan, pertemuan ini sangat diperlukan untuk menjalin silaturahmi dan menguatkan ukhuwah islamiyah.

“Kami amat bersyukur bisa duduk di tengah-tengah para ulama, semoga kita semua dalam lindungan Allah SWT.” Ucap Kombes Hengki

Terlebih gencarnya berita hoax yang menerpa para ulama, Hengki menyayangkan yang dilakukan oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab. Ia pun berpesan kepada para Ulama agar manyampaikan pada jamaahnya mengenai bahaya berita Hoax dan tidak sembarangan menyebarkan

“Salah satu Negara yang hancur karena Hoax adalah Srilangka. Jangan sampai negara kita tercinta ini ikut hancur karena terpengaruh berita hoax. Mari kita bersama-sama perangi hoax.” Pesannya.( Lsn)

Sementara, Ketua MUI Jakarta Barat KH Munahar Muchtar menyampaikan rasa terima kasihnya kepada aparat kepolisian yang mengenali akan bahaya hoax. Ia akan bersosialisasi kepada jemaahnya yang lain agar jangan percaya berita bohong.

“Kita harus tau sumber berita itu dari mana asalnya jangan percaya begitu saja.” Tandasnya

Perkuat Sinergitas, Pangarmabar Adakan Kunjungan Silaturahmi Kepada Kapolda Metro Jaya.

Jakarta, 4 April 2018,– Panglima Komando Armada RI Kawasan Barat (Pangarmabar) Laksamana Muda TNI Yudo Margono, S.E., M.M , melaksanakan kunjungan silaturahmi kepada Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. Drs. Idham Azis, M.Si, di Mapolda Metro Jaya Jakarta, Rabu (4/4).

Kunjungan Pangarmabar Laksamana Muda TNI Yudo Margono, S.E., M.M., tersebut merupakan kunjungan silaturahmi berkenaan sebagai pejabat Pangarmabar yang baru. Selain itu kunjungan tersebut dimaksudkan untuk memperkuat sinergitas dalam rangka meningkatkan kerjasama dan koordinasi yang semakin baik antara TNI Angkatan Laut khususnya Koarmabar dengan Polri dalam hal ini Polda Metro Jaya.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Metro Jaya menyampaikan ucapan selamat datang dan terima kasih atas kunjungan silaturahmi Pangarmabar beserta Pejabat Utama Koarmabar ke Markas Polda Metro Jaya. Dalam kegiatan tersebut, Kapolda Metro Jaya didampingi oleh Wakapolda Brigjen Pol Drs Purwadi Aryanto, M.Si beserta para Pejabat Utama Polda Metro Jaya.

Kunjungan Pangarmabar beserta pejabat utama Koarmabar ini merupakan salah satu bentuk wujud soliditas serta sinergitas TNI dan Polri. ” Kami, TNI dan Polri berkomitmen bahwa silaturahmi ini dalam rangka merajut kerjasama dan koordinasi guna memperkuat sinergitas untuk menjaga keamanan dan menciptakan suasana yang kondusif” ujar Pangarmabar. “Suatu kehormatan bagi kami Koarmabar dapat hadir dan diterima langsung oleh Bapak Kapolda beserta pejabat utama dalam kunjungan ini. Kita siap berkolaborasi bersama Polri dalam menciptakan keamanan” tegas Pangarmabar.

“Kami yakin bahwa TNI dan Polri akan tetap solid menjaga stabilitas keamanan. Dan Koarmabar siap bahu-membahu bekerjasama dengan Polda Metro Jaya dalam menciptakan suasana lingkungan Jakarta dan sekitarnya tetap kondusif. Soliditas dan sinergitas ini akan kami tularkan terus sampai dengan kepada jajaran bawah di Koarmabar, baik Lantamal maupun Lanal” ujar Pangarmabar. Selain kunjungan ke Polda Metro Jaya, rencananya Pangarmabar akan melaksanakan kunjungan silaturahmi ke Polda-polda yang berada diseluruh wilayah kerja Koarmabar.

Dalam kunjungannya tersebut, Pangarmabar didampingi oleh Kasarmabar Laksamana Pertama TNI Heru Kusmanto, S.E., M.M,. serta para Pejabat utama Koarmabar.( Lsn)

Lanal Simeulue Bersama DKP Bantu Kesulitan Nelayan Aceh Selatan

Jakarta, 04 April 2018– Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Simeulue bersama Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Aceh Selatan mengadakan pertemuan dan silaturahmi dengan perwakilan nelayan Kabupaten Aceh Selatan bertempat di Aula Dinas Kelautan dan Perikanan Tapaktuan Kabupaten Aceh Selatan. Kegiatan tersebut dipimpin oleh kepala DKP Kab. Aceh Selatan Ibu Cut Yusminar, A.Pi, M.Si. Hadir dalam kegiatan tersebut Danposal Pulau Banyak Letda Laut (E) Wiwin mewakili Danlanal Simeulue.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala DKP menyampaikan ucapan terima kasih kepada TNI AL pada umumnya dan khususnya kepada Komandan Lanal Simeulue beserta prajuritnya atas bantuan dan kerjasama yang dilaksanakan oleh Lanal Simeulue melalui kegiatan pembinaan potensi maritim yang selama ini telah berkoordinasi dan bekerjasama dengan DKP dalam memberikan informasi-informasi penting yang berhubungan dengan kelautan.

Pihak DKP dan masyarakat nelayan merasa terbantu dengan adanya kegiatan Binpotmar yang telah digelar oleh Lanal Simeulue. Terutama dalam pemberian informasi tentang penertiban dan pengurusan dokumen-dokumen yang harus dipenuhi oleh para nelayan. Selain itu, nelayan merasa terbantu dengan adanya kegiatan sosialisasi peduli keselamatan dalam berlayar dan beraktifitas mencari ikan dilaut, sehingga saat ini nelayan lebih berhati-hati dalam melaut.

“Kita pihak Lanal Simeulue bekerjasama dengan DKP Kabupaten Aceh Selatan dalam memberikan informasi tentang prosedur pengurusan surat-surat kelengkapan dokumen kapal. Sehingga nelayan tidak merasa kesulitan dan kebingungan dalam pengurusan tersebut” ujar Danposal mewakili Danlanal Simeulue

Pada kesempatan tersebut, Lanal Simeulue mengajak kepada semua yang hadir tanpa terkecuali untuk bahu membahu memberikan informasi apabila ada hal-hal yang mencurigakan dilaut serta menyampaikan bahwa pemerintah dalam hal ini DKP Kabupaten Aceh selatan dan TNI AL tidak bisa berdiri sendiri tanpa ada dukungan dan bantuan dari para nelayan dan masyarakat maritim. Hal ini penting karena sebagai pencegahan dini terhadap tindakan yang dapat merugikan nelayan tradisional.( Lsn)

Kapuspen TNI : Latihan Fungsi Teknis Wujudkan Tim Penerangan TNI Yang Profesional

Jakarta—-Latihan Fungsi Teknis yang diselenggarakan oleh Puspen TNI merupakan rangkaian sistem pembinaan personel dalam rangka meningkatkan sumber daya manusia untuk melaksanakan tugas dan fungsi penerangan.

Demikian amanat tertulis Kapuspen TNI Mayjen TNI M. Sabrar Fadhilah yang dibacakan Wakil Kepala Pusat Penerangan  (Waka Puspen) TNI  Laksma TNI Tunggul Suropati, S.E., M.Tr. (Han) pada saat pembukaan Latihan Fungsi Teknis Puspen TNI TA. 2017, yang berlangsung selama tiga hari dari tanggal 4, 5 dan 12 April 2018, bertempat di Aula Balai Wartawan Puspen TNI, Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (4/4/2018).

Menurut Kapuspen TNI, sumber daya manusia yang mampu mengkomunikasikan dan mentransformasikan kinerja TNI, dalam suatu lingkungan strategis yang berubah dari waktu ke waktu dapat mewujudkan sebuah tim penerangan TNI yang profesional. “Tuntutan tugas yang terus berkembang, Puspen TNI berkewajiban membina dan meningkatkan kualitas personelnya seiring kemajuan teknologi,” ujarnya.

Lebih lanjut, Mayjen TNI M. Sabrar Fadhilah menyampaikan bahwa dinamika perkembangan lingkungan global dengan pesatnya perkembangan teknologi komunikasi dan informasi, menuntut semua untuk senantiasa mampu mencermati dan menyesuaikan dengan perkembangan tersebut. “Perkembangan ini tidak saja mempengaruhi dinamika kehidupan berbangsa dan bernegara, tetapi juga mempengaruhi dinamika pelaksanaan tugas TNI sebagai alat negara di bidang pertahanan,” ujarnya.

Pada  kesempatan tersebut Kapuspen TNI menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada semua personel yang terlibat dalam Latihan Fungsi Teknis Puspen TNI, khususnya kepada para instruktur yang memberikan ilmu pengetahuan kepada peserta. “Dengan adanya latihan ini dapat diperoleh pemahaman dan kecakapan praktis di semua bidang penerangan,” harapnya.

“Saya berharap para peserta dapat mengambil manfaat dan menyerap pengetahuan sebanyak mungkin dalam meningkatkan kemampuan dan pengalaman sebagai bekal penugasan di masa mendatang,” pungkasnya.

Turut hadir dalam Pembukaan Latihan Fungsi Teknis Puspen TNI TA 2018, para Kepala Bidang, Perwira, Bintara dan Tamtama serta PNS di lingkungan Puspen TNI.( Lsn)

KSP Dorong Anak Muda Jawa Barat Jauhi Berita Palsu dan Narkoba

JAKARTA – Mengubah ujaran kebencian menjadi sebuah ujaran baik merupakan gerakan yang sangat mulia dan dapat menjadi instrumen apik dalam menjaga kesatuan negara, khususnya oleh para generasi muda.

Pernyataan itu disampaikan Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko saat menerima Forum Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) Jawa Barat di Bina Grha, Kantor Staf Presiden, Selasa, 3 April 2018.

Dalam pertemuan ini hadir juga Deputi IV Kepala Staf Kepresidenan bidang Komunikasi Politik dan Diseminasi Informasi Eko Sulistyo.

Eko menegaskan, pemerintah menyadari betul bahwa dunia maya memiliki dua mata pisau yang berbeda, yaitu sisi yang bermanfaat dan juga sisi yang merugikan “Dilihat dari kondisi masyarakat Indonesia saat ini, fakta tidak lagi menjadi dasar dalam membentuk opini publik khususnya dalam bidang politik,” papar Eko.

Hanief Wadi selaku pendiri Forum OSIS Jawa Barat menyatakan bahwa maraknya berita palsu atau hoaks dan ujaran kebencian menjadi alasan tercetusnya ide dalam membuat gerakan ‘Ujaran Baik dan Media Siswa’.

Gerakan Ujaran Baik berupa diskusi mingguan dengan pembekalan mengenai lima aspek penting, yaitu politik, sosial, budaya, pertahanan, dan keamanan. “Melalui diskusi ini diharapkan adanya pemahaman yang lebih baik mengenai kebenaran dibalik ujaran kebencian dan isu hoax di antara masyarakat,” kata Hanief.

Hasil diskusi mingguan ini akan disebarluaskan dalam bentuk tulisan ringan melalui media sosial dan cetak untuk menggapai seluruh daerah dengan baik. “Harapannya, ‘Media Siswa’ ini  dapat menjadi wadah sumber informasi untuk siswa-siswa di Jawa Barat,” kata Ketua Umum Forum OSIS Jawa Barat Agung Alfarabi.

Kepala Staf Kepresidenan mengapresiasi gerakan positif ini. “OSIS dapat menjadi wadah untuk generasi muda belajar mengenai kepemimpinan dan organisasi. Kegiatan seperti ini perlu pengarahan yang baik pula sehingga dapat menghasilkan produk yang berguna untuk bangsa,” jelas Moeldoko.

Dalam kesempatan ini, Kepala Staf Kepresidenan juga menyampakan pesan dalam tayangan video agar anak muda menjauhi narkotika dan obat-obatan terlarang. “Jangan coba-coba mendekati Narkoba, atau hidupmu akan jadi suram,” kata Moeldoko.( Lsn)

Empat Jabatan Koopsau II Diserahterimakan

TNI AU. Panglima Komando Operasi TNI AU (Pangkoopsau) II Marsekal Pertama (Marsma) TNI Fadjar Prasetyo, SE.,M.P.P. bertindak selaku Inspektur Upacara pada Acara Serah Terima jabatan Asisten Logistik (Aslog) Kas Koopsau II, Asisten Intelijen (Asintel) Kas Koopsau II, Staf Ahli (Sahli) Aset Koopsau II dan Komandan Satuan Komunikasi & Elektronika (Dansatkomlek) Koopsau II di Lobby Makoopsau II, yang dihadiri oleh para pejabat Makoopsau II, Perwira, Bintara, Tamtama dan Aparatur Sipil Negara Koopsau II. Rabu (4/4).

Aslog Kas Koopsau II, diserah terimakan dari Kolonel Tek Muh. Yani Rudiansyah, S.T kepada Kolonel Tek I.G Made Radar P.J., S.T, Asintel Kas Koopsau II, diserahterimakan dari Kolonel Sus Damianus Supangkat S. kepada Kolonel Sus Budi Eko Pratomo, S.E., Sahli Aset Koopsau II diserahterimakan dari Kolonel Sus Ir. Budiman Embong, kepada Kolonel Sus Tjoni Hendra Susanto, B.E., dan Jabatan Dansatkomlek Koopsau II diserahterimakan juga dari Mayor Lek Chaya Heru Setiawan, S.T.,M.T kepada penggantinya Mayor Lek Fitri Maswira.

Dalam amanatnya, Pangkoopsau II minta agar para pejabat baru yang mendapat kepercayaan pimpinan untuk bertugas di Koopsau II bekerja dengan ikhlas dan profesional. Menurut Pangkoopsau II,  luasnya wilayah yang menjadi tanggung jawab Koopsau II, mengharuskan agar dapat bekerja lebih jeli dan selalu pro aktif.

Pangkoopsau II juga minta agar para pejabat baru, melalui alih tugas dan jabatan, diharapkan dapat memberikan suasana segar dalam organisasi yang memungkinkan munculnya inovasi, kreatifitas maupun ide-ide baru positif yang sangat dibutuhkan organisasi untuk menuju “The First Class Air Force”. Ujar Pati Bintang Satu mengakhiri sambutannya.( Lsn)

Mabuk sambil Bawa Pisau, Pria Ini Diamankan Polisi

Jakarta Barat—Aparat Kepolisian Polsek Kebon Jeruk Polres Metro Jakarta Barat mengamankan seorang pria berinisial MYS (35) yang diduga hendak melakukan tindakan kejahatan. Ia diamankan polisi lantaran membawa senjata tajam jenis pisau. Mengetahui hal tersebut, polisi yang bertugas di Pos Pol Budi Raya Aiptu Susanto langsung mengamankan MYS.

Kapolsek Kebon Jeruk Kompol Marbun menjelaskan, dari pengakuannya, MYS berprofesi sebagai supir kopaja P 16 jurusan Ciledug-Tanah Abang. Ia ditangkap petugas pospol lantaran diketahui membawa pisau.

“Tersangka dalam keadaan mabuk saat diamankan petugas dan ditemukan barang bukti senjata tajam jenis pisau dan palu yang diduga akan di gunakan untuk melakukan kejahatan.” Jelas Kompol Marbun, Rabu (04/04/18)

Ia menambahkan, tersangka juga sempat dihakimi massa yang ada dilokasi kejadian, beruntung dapat di selamatkan oleh petugas yang sebelumnya telah mendapatkan laporan dari warga. Kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada Polsek Kebon Jeruk

“Petugas yang datang berhasil mengamankan barang bukti berupa 1 pisau, 1 palu, 1 motor beat nopol A. 2109 MV, dan pelaku diamankan kemapolsek kebon Jeruk guna pemeriksaan lebih lanjut.” Tambahnya.( Lsn)

Pemakai Narkotika ditangkap ReskrimPolsek Muara Muntai

KUKAR – Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Muara Muntai berhasil mengamankan seorang warga berinisial Zakaria (42) warga Desa Muara Muntai Ulu Rt.12 Kec. Muara Muntai karena menggunakan Narkotika jenis sabu-sabu, Selasa (03/04).

Berkat informasi yang diperoleh Anggota dari masyarakat bahwa pelaku sering melakukan transaksi narkoba di sekitar Desa Pulau Harapan dan Desa Muara Muntai Ulu, kemudian sekira jam 11.15 wita petugas berangkat menuju sasaran untuk melakukan pengintaian karena diketahui bahwa pelaku adalah salah satu target yang sedang dicari-cari.

Melihat pelaku ada berkeliaran di sekitar alamat tersebut diatas Rt, 12 Desa Muara Munrai Ulu, petugas tidak menyia-nyiakan kesempatan langsung mengamankan pelaku Zajaria dan di geledah badan, namun tidak ditemukan Barang Bukti ( BB ) saat di periksa, kemudian pelaku diamankan ke Polsek Muara Muntai untuk dilakukan test urine, dan hasilnya positif (+) mengandung zat amphetamine dan metafentamine, setelah ditanya pelaku mengaku telah mengkonsumsi narkotika jenis sabu-sabu.

Selanjutnya petugas Polsek Muara Muntai memanggil pihak keluarga untuk disampaikan permasalahannya bahwa Saudara Zakaria memakai narkotika jenis sabu-sabu, dan disarankan kepada pihak keluarga membuat surat pernohonan kepada BNK Kab. Kutai Kartanegara untuk dilakukan OBSERVASI di BNN Tanah Merah Kota Sanarinda.

Adapun Barang Bukti ( BB ) yang di amankan 1 (satu) buah tes peck merk V care, dan atas perbuatannya Saudara Zakaria di jerat dengan pasal 127 (1) UURI No. 35 Tahun 2009 tentang NARKOTIKA, demikian ungkap Kapolres Kutai Kartanegara ( AKBP ANWAR HAIDAR, S.IK, M.SI ) melalui Kapolsek Muara Muntai Akp Salamun.(Lsn ).

Tersesat dan Berpisah dari Orang Tua, Seorang Anak Menangis di Flyover

Menangis lantaran tersesat, seorang anak diselamatkan petugas P3S Suku Dinas Sosial Jakarta Selatan. Anak itu kebingungan sambil menangis di flyover kawasan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan.

“Awalnya kami mendengar ada anak menangis yang kami kira ada orangtuanya. Ternyata nggak begitu lama orang sekitar lapor kalau anak tersebut tidak ada orangtuanya,” ujar Yuni Petugas P3S Suku Dinas Sosial Jakarta Selatan saat dihubungi pada Rabu (4/4).

Pihaknya pun segera menghampiri dan membantu anak tersebut untuk mencari alamat rumahnya dan mempertemukannya dengan keluarga. Dalam mencari alamat rumah anak itu, pihaknya dibantu oleh Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) yang mengetahui kawasan Mampang Prapatan.

“Karena anak itu tidak tahu alamat rumah, kami pun menulusuri jalan-jalan yang sudah dilewati anak itu. Kami dampingi anak itu sampai dia ingat daerah rumahnya,” kata Yuni.

Selang beberapa jam kemudian, petugas akhirnya berhasil menemukan keluarga anak itu yang juga sedang kebingungan ke mana anaknya pergi. Ketika dipertemukan, orang tua anak tersebut menangis karena hampir kehilangan anaknya.

Anak yang bernama Farel (3) merupakan anak dari Sunardi dan Yuni, mereka tinggal Jl. Mampang Prapatan 3 RT/RW 9/03, Jakarta Selatan. Rumahnya ternyata tidak jauh dari lokasi di mana Farel ditemukan, hanya sekitar 1,5 km.

“Keluarga panik ketika tahu anaknya hilang, sudah 2,5 jam orang tuanya kehilangan Farel,” ujar Yuni.

Keluarga menceritakan, awalnya mereka menitipkan anaknya ke tetangga karena ia mau pergi berdagang di daerah Komdak. Namun tetangga yang dititipkan itu hendak pergi bekerja juga di sebuah laundry. Sehingga Farel dititipkan lagi ke tetangganya yang lain. Kemudian Farel ditinggal sebentar untuk salat, tak lama kemudian ia hilang dari jangkauan.

“Kami menyarankan kepada orang tua Farel untuk lebih meningkatkan pengawasan terhadap anaknya. Dan juga lebih selektif memilih tetangga apabila terpaksa harus meninggalkan anak,” ungkap Yuni.( Lsn)

Menteri Sosial Kunjungi Warga Korban Kebakaran di Taman Kota Jakarta barat

Jakarta Barat——-Menteri Sosial menyerahkan bantuan senilai Rp 735 juta kepada warga korban kebakarn di Komplek Taman Kota RT 15/6, Kembangan, Selasa (3/4) siang. Bantuan diberikan berupa kebutuhan pangan serta santunan kepada korban kebakaran yang mengalami luka-luka.

Dalam kunjungan itu, Mensos mengunjungi korban kebakaran yang mengungsi di sejumlah tenda pengungsian. Idrus Marham sempat berdialog kepada mereka.

“Hasil dialog saya dengan warga mengaku tidak mengalami kekurangan untuk pemenuhan kebutuhan  pangan, pakaian dan obat-obatan,”ujarnya.

Namun, Idrus Marham belum memberikan solusi mengenai permintaan warga korban kebakaran untuk membangun rumah kembali di lokasi yang merupakan lahan fasos dan fasum. Ia ingin persoalan ini dibahas dengan Gubernur DKI Jakarta.

“Saya meminta kepada Asisten deputi gubernur bidang pengendalian permukiman untuk membicarakan hal ini kepada gubernur DKI Jakarta,” paparnya yang didampingi Asisten Deputi Gubernur DKI Jakarta, bidang pengendalian  permukiman, Bambang Sugiyono.

Dalam kunjungan itu, Menteri Sosial menyerahkan bantuan berupa peralatan kebutuhan warga senilai Rp 735 juta serta santunan kepada korban kebakaran yang mengalami luka-luka.

Sebelumnya, Paino, Ketua RT 16/05 mengaku, seluruh kebutuhan pangan, pakaian dan obat-obatan terpenuhi. Tinggal tempat tinggalnya saja.

Sementara itu Pemkot Jakarta Barat, masih terus melakukan penanganan bagi 2500 jiwa korban kebakaran di RT 16/5, Kembangan Utara.

“Tenda penampungan Dinsos, TNI/Polri, PMI dan Posko pelayanan kesehatan serta dapur umum masih didirikan untuk memberikan penanganan bagi korban kebakaran di Taman Kota,” ujar Anas Efendi, Wali Kota Jakarta Barat, Selasa (3/4) pagi.

Ia mengatakan, pihaknya hingga kini masih menunggu proses penyeliikan guna mengauk penyebab kebakaran yang menagkibatkan ratusan rumah di permukiman padat penduduk ludes terbakar.

“Namun dugaan sementara dari informasi warga bahwa musibah kebakaran disebabkan arus pendek dari salah satu rumah warga,” paparnya.

Untuk mengantisipasi musibah serupa, Ia bersama instansi terkait rutin menggelar kegiatan sweeping listrik. “Saya sudah menginstruksikan lurah dan camat lebih mengintensifkan kegiatan sweeping listrik di pemukiman padat penduduk,” ujarnya.( Lsn)

Lagi-lagi Sungai Belayan makan korban Anak-anak.

KUKAR – Sungai Belayan kembali menelan korban se orang bocah atas nama NAHDIAN FURQON (7) tahun, tepatnya terjadi di Rt. 05 Desa Genting tanah Kecamatan Kembang Janggut (Minggu 01/04).

Kejadiannya bermula pada saat sang BOCAH bersama teman-temannya bermain di sungai (mandi-mandian) sambil berenangan dimana pada saat itu air sungai sedang pasang/banjir, karena derasnya arus air sang bocah tidak dapat menahan diri akhirnya terseret ketengah sungai yang dalam.

Begitu teman-temannya melihat sang bocah Nahdian hanyut dan tenggelam tidak muncul kepermukaan, kemudian teman-temannya tadi berlari kedarat melaporkan ke orang tua Nahdian dan warga setempat bahwa temannya Nahdian tenggelam di Sungai.
Mendengar informasi bahwa Nahdian tenggelam terseret arus, selanjutnya orang tua Nahdian bersama warga berusaha mencari korban dan melaporkan ke Polsek Kembang Janggut tentang peristiwa ini.

Atas laporan tersebut, Kapolsek AKP M. PURWOKO, SH bersama anggota langsung menuju TKP ( Tempat Kejadian Perkara ) untuk membantu pencarian korban disekitar tempat tenggelamnya Nahdian bersama – sama warga setempat dengan menggunakan perahu ces/ketinting.
Mengingat derasnya arus sungai kemudian pihak Polsek koordinasi dengan BPBD untuk diturunkan Tim SAR dari Kabupaten dan Kecamatan guna pencarian korban.
Selama 2 (dua) hari pencarian belum juga ada hasil, pada hari ke 3 (tiga) tepatnya hari Selasa, 03 Maret 2018 sekira jam 08.30 wita korban Nahdian ditemukan mengapung di atas sungai sekitar 90 meter dari TKP awal dalam keadaan sudah tidak bernyawa lagi.

Langkah selanjutnya korban di evakuasi dan dibawah ke Puskesmas Pembantu Desa Genting Tanah untuk di Visum. Setelah di visum oleh dokter puskesmas, kemudian jenazah korban diserahkan kepada pihak keluarga untuk selanjutnya di makamkan.
Kapolres Kutai Kartanegara AKBP ANWAR HAIDAR, S.IK, M.SI, melalui Kapolsek Kembang Janggut AKP.
M. PURWOKO, SH. menghimbau kepada seluruh warga masyarakat Genting Tanah pada khususnya dan Kembang Janggut pada umumnya agar selalu waspada dan hati-hati serta mengingatkan anak-anaknya untuk tidak bermain ( mandi-mandi)
di Sungai karena saat ini air sungai Belayan sedang banjir, ungkapnya.
( Lsn/ls ).