2 pengedar Narkoba,Kembali di Tangkap Polsek Tambora

Subnit Narkoba Unit Reskrim Polsek Tambora Polres Metro Jakarta Barat kembali berhasil menangkap 2 (dua) orang pengedar narkoba jenis sabu di perbatasan wilayah antara Jakarta Barat dan Pejagalan Jakarta Utara.

Kapolsek Tambora Kompol Iver Son Manossoh SH didampingi Kanit Reskrim AKP Supriyatin SH MH mengatakan, kedua tersangka itu yakni, AF (25) dan DW (19).

“Jadi dua tersangka ditangkap di lokasi yang berbeda satu di Jakarta Barat satu di Jakarta Utara,” tutur Kompol Iver Son Manossoh SH, Jum’at Pagi (09/11/2018).

Kompol Iver Son menjelaskan, penangkapan kepada keduanya bermula saat Subnit Narkoba Polsek Tambora mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa di lokasi penangkapan sering terjadi transaksi dan peredaran narkoba jenis sabu yang sangat meresahkan warga masyarakat.

Dari laporan informasi tersebut anggota Unit Reskrim yang dipimpin AKP Supriyatin melakukan penyelidikan dan mendapatkan informasi bahwa benar di wilayah tersebut sering terjadi transaksi jual beli narkoba jenis sabu.

Selanjutnya tim pimpinan Panit Narkoba Iptu Sybartoyo,SH melakukan penyamaran dan berhasil menangkap 2 orang tersangka tersebut pada Kamis siang (08/11/2018).

“Dari tersangka kami mengamankan barang bukti berupa 35 paket sabu siap edar, yang rencananya akan di edarkan di wilayah Tambora dan penjaringan Jakut” katanya.

Masih kata Kompol Iver Son, tersangka mengaku sabu tersebut merupakan titipan temannya warga Jakarta Utara yang telah kami tetapkan sebagai DPO, dan hingga kini masih terus dalam pengejaran Tim kami. Kedua Tersangka yg ditangkap kemudian di bawa ke Polsek Tambora, Jakarta Barat, untuk pengungkapan jaringan peredaran narkoba dan proses penyidikan lebih lanjut.

“Tersangka kami jerat dengan Pasal 114 (1) Subsider Pasal 112 (1) UU RI No.35 Tahun 2009 Tentang Narkotika,” tegas Kapolsek.( Lisin/ls).

Berkedok Biro Jasa & Tipu Rp70 Juta, Pria ini di tangkap Polresta Depok

pria paruhbaya di Bojonggede, KI alias Kiki,53 tahun, pelaku penipuan berkedok sebagai biro jasa diamankan anggota buser Polresta Depok di Jalan Raya Bogor, Cimanggis, Kota Depok, Jumat (9/11/2018) pagi.

Dari tersangka, polisi mengamankan barang bukti hasil penipuan berupa puluhan BPKB, belasan lembar STNK, dan tanda terima pengurusan STNK.

Kasat Reskrim Polresta Depok, Kompol Deddy Kurniawan mengatakan tersangka diamankan anggota buser dipimpin Kanit Buser Polresta Depok Iptu Suparno setelah mendapatkan laporan sejumlah korban yang telah ditipu pelaku dengan modus bisa melakukan mutasi BPKB mobil.

“Pelaku berprofesi sebagai biro jasa mengaku bisa mengurus pajak kendaraan mobil dan ganti plat, setelah korban menyerahkan uang ternyata tidak juga dibayarkan,”ujar Kompol Deddy didampingi PLH Kasubag Humas Polresta Depok AKP Firdaus saat dikonfirmasi.

Menurut Kompol Dedy, dari penyelidikan petugas diketahui tersangka telah melakukan penipuan terhadap 30 orang korban.

“Dalam aksinya pelaku tidak hanya bermain di Depok namun di sejumlah kota-kota lainnya juga seperti Bogor, dan Jakarta Timur juga pernah dilakukannya sampai korban ada 30 orang dengan total nilai kerugian mencapai Rp. 70 juta,”ucap Kompol Deddy.

Uang hasil kejahatan yang didapatkan pelaku, lanjut Kompol Deddy, dipergunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

“Untuk barang bukti anggota menyita sebanyak 30 BPKB, 15 lembar STNK rata-rata semuanya asli, serta tiga lembar tanda terima uang pengurusan STNK milik para korbannya,”katanya.

“Tersangka kita kenakan Pasal 378 dan 382 tentang penipuan dan penggelapan dengan ancaman pidana diatas lima tahun.”pungkasnya.( lisin/ls).

Pemain sinetron “Tendangan Si Madun”Claudio Martinez ,Di tangkap Polres metro Jakbar Karena Narkoba

Polres Metro Jakarta Barat menangkap artis Claudio Martinez (38 tahun) yang diduga terlibat narkoba. Pemain sinetron “Tendangan Si Madun” tersebut ditangkap di kediamannya, di kawasan Depok, Jawa Barat, Rabu (7/11/2018).

“Saat ini masih dalam pemeriksaan,” kata Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Barat, AKBP Erick Frendriz dalam keterangan tertulis, Kamis (8/11/2018) malam.

Polisi belum menyebutkan jenis narkoba apa yang ada dalam penangkapan tersebut. Pihaknya masih memeriksa barang bukti yang didapatkan dari lokasi penangkapan Claudio. “Masih kami cek di lab, besok hasilnya keluar,” ujar Erick.

Polsek pesanggrahan gelar rekontruksi pelaku tawuran pelajar yang tewaskan 1 orang

Polsek pesanggrahan polres metro jakarta selatan gelar Rekonstruksi adegan tawuran pelajar yang menewaskan pelajar STM Sasmita Jaya Pamulang berinisial MKF (17 tahun) di Mapolsek Metro Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Kamis (8/11/2018) kemarin.

Dalam kasus ini, 5 pelajar ditetapkan sebagai tersangka. Kelimanya adalah RD (17 tahun) yang merupakan pelajar SMA Budi Mulia; FR (16 tahun), pelajar SMK Mega Bangsa; RAS (16 tahun), pelajar SMA Budi Mulia; BWTRS (15 tahun), pelajar SMA Budi Mulia; dan MFN (17 tahun), pelajar SMAN 5 Tangsel.

Rekonstruksi itu berjalan kurang dari 1 jam. Ada 8 adegan yang diperagakan para tersangka. Mereka menunjukkan adegan ketika melukai MKF. Dalam rekonstruksi ini, anggota Satreskrim Polsek Pesanggerahan berperan sebagai korban.

Selain MKF, ada dua korban lainnya, yakni RF (17 tahun) pelajar SMK Sasmita Jaya dan AA (18 tahun) pelajar SMK Averus. Keduanya mengalami sabetan senjata tajam.

Kanit Reskrim Polsek Metro Pesanggrahan Iptu Achmad Fajrul Choir S IP menyampaikan, rekonstruksi ini dilakukan untuk mengetahui lebih jelas fakta-fakta terkait peristiwa tawuran tersebut.

Selain itu, rekonstruksi berkaitan dengan pengembangan kasus yang dilakukan polisi.

“Sejauh ini hanya 5 pelajar yang kita amankan. Sebelumnya ada 36 pelajar, tapi sudah dipulangkan sisa 5,” kata Iptu Fajrul.

Aksi tawuran tersebut sudah direncanakan masing-masing kelompok pelajar melalui media sosial. Mereka menggunakan senjata tajam, mulai dari mandau, pedang, golok sisir, hingga celurit.

Berdasarkan keterangan Iptu Fajrul, korban meninggal sempat dibawa ke RS Sutoyo. Namun, nyawa korban tak dapat ditolong setelah sampai di rumah sakit. “Sempat dibawa ke RS Sutoyo dengan menggunakan sepeda motor, tetapi di jalan korban sempat terjatuh karena tidak kuat. Tangannya juga sambil memegang leher bekas luka sajam, tetapi ketika sampai, nyawanya tidak bisa ditolong,” kata dia.

Sampai saat ini, proses penyidikan masih dilakukan. Polisi menargetkan pemberkasan kasus ini selesai pekan depan sehingga bisa dilimpahkan ke kejaksaan.( Lisin/ls).

Pelaku Penipuan Jual Beli Berlian Ditangkap Polsek Metro Pesanggrahan

Polsek Pesanggrahan Polres Metro Jakarta Selatan menangkap seorang pelaku penipuan bernilai ratusan juta rupiah. Pelaku berpura-pura ingin membeli berlian kepada korban.

Kapolsek Metro Pesanggrahan, Kompol Maulana J Karepesina mengatakan, kasus ini bermula saat pelaku bernama Ibnu Arief membawa kabur berlia milik Aldy Tirta. Korban ketika itu didatangi pelaku yang mengaku akan membeli berlian yang hendak dijual korban.

“Setelah pertemuan itu kemudian terjadi kesepakatan berlian dihargai Rp110 juta. Pelaku melakukan pembayaran dengan menggunakan tiga lembar cek bank,” jelas Kapolsek, Kamis (8/11/2018).

Korban yang memang sudah mengenal pelaku percaya begitu saja. Dia membiarkan pelaku membawa berliannya. Namun, saat berusaha mencairkan cek yang diberikan oleh pelaku, korban terkejut karena cek itu ternyata bodong.

Karena merasa tertipu, korban lalu melapor ke Polsek Metro Pesanggrahan. Polisi yang mendapatkan laporan melakukan penyelidikan serta berupaya mencari keberadaan pelaku. Hingga akhirnya pelaku ditangkap tanpa perlawanan di kediamannya di bilangan Pesanggrahan. “Pelaku ditahan untuk proses hukum lebih lanjut dan dikenakan Pasal 378 jo 372 KUHP,” pungkas Kapolsek.( Lisin/ls).

Seorang pria serang mapolsek metro penjaringan Lukai satu polisi

Polsek Metro Penjaringan, Jakarta Utara, diserang oleh seorang warga bernama Rohandi, pada Jumat (9/11/2018) dinihari tadi. Akibat serangan itu, satu anggota polsek terluka.

Korban AKP MA Irawan,  Kepala Sentra Pelayanan Kepolisian Polsek tersebut mengalami luka di tangan saat meredam penyerang yang membabi buta mengamuk dengan golok dan pisau.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono, membenarkan terjadinya penyerangan tersebut. “Iya (terjadi penyerangan ke Polsek Metro Penjaringan),” ujar Kabid Humas saat dikonfirmasi.

Peristiwa penyerangan terjadi sekira pukul 01.35 WIB, saat AKP MA Irawan sedang piket di SPK tiba tiba datang pria mengendarai sepeda motor. Ia langsung parkir di luar gedung lalu turun.

Melihat itu, Brigadir Sihite, anggota piket SPK, menegur. Tapi pria itu langsung menyerangnya menggunakan golok dan pisau. Brigadir Sihite berupaya menghindar. Ia juga berteriak memberi tahu rekan piket lain. Pria itu makin nekat. Ia masuk ke lobi SPK lalu menyerang AKP Irawan. Pria itu melempar pisau yang sebelumnya dipegang di tangan kiri. Ia menyerang perwira polisi itu dengan golok yang ada di tangan kanannya. Senjata tajam itu melukai tangan Irawan.

Pemuda itu kemudian memburu polisi lain ke belakang ruang Reserse Kriminal Umum dan Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (Reskrim dan PPA).

Melihat penyerang mengejar rekannya, petugas piket Reskrim cepat membuka pintu untuk keluar ruangan. Tapi pria itu berbalik lalu menyerang Aipda Dedi Raharjo dan Aipda Giyarto di ruangan itu.

Penyerang memecahkan pintu kaca ruangan dengan golok. Ia kemudian menyerang dua polisi tadi. Aipda Giyarto berupaya meredam serangan dengan meminta menurunkan senjata tajamnya. Tapi pria itu tak menggubris.

Aipda Giyarto pun melepas tembakan peringatan. Namun penyerang tidak juga mengindahkannya sehingga Aipda Giyarto menembak pangkal lengan kanan penyerang. Seketika golok yang dipegang pria itu terlempar. Ia langsung dibekuk.

Pelaku saat ini diamankan di Polsek Metro Penjaringan guna pemeriksaan lebih lanjut.( Lisin/ls).

Hati-Hati..!!! Pencurian Sepeda Motor Modus Jadi Pelanggan Panti Pijat

Anggota Kepolisian  menangkap Muhammad Ridwan alias Repex yang mencuri sepeda motor dengan modus sebagai pelanggan Panti Pijat di Harapan Mulya Tuna Netra, Kelurahan Rangkapan Jaya Baru, Kecamatan Pancoran Mas, Kota Depok, belum lama ini.

Kasubbag Humas Polresta Depok AKP Firdaus mengatakan, pelaku mengambil sepeda motor pelanggan panti pijat yang sedang diparkir di depan tempat panti pijat. Pelaku berpura-pura ingin dipijat kemudian mengalihkan perhatian korban.

“Jadi si pelaku ini kan pura-pura pijat, kemudian ambil kunci motor salah satu pelanggan pijat yang lagi diparkir,” ucap AKP Firdaus saat dikonfirmasi, Kamis (8/11/2018).

AKP Firdaus mengatakan, pelaku mengambil kunci sepeda motor dari celana korban yang digantung di atas pembatas bilik.

“Pelaku dan korban ini sebelahan ruang pijatnya, nah kemudian si pelaku ambil kuncinya dari celana korban yang digantung di atas pembatas bilik,” ucap AKP Firdaus.

Setelah melakukan aksinya, korban belum menyadari kalau kunci sepeda motornya telah diambil.

Tidak lama setelah itu, korban melapor ke Polresta Depok dan dilakukan penyelidikan yang berujung penangkapan Ridwan di Jalan Limo Raya, kota Depok.

Dari penangkapan Ridwan, turut disita satu unit sepeda motor Honda Vario sebagai barang bukti yang akan diselidiki lebih lanjut. “Kami masih mendalami kasus ini, kami akan mengusut sudah berapa yang pelaku ambil, dan apakah selalu begini motifnya, dan masih banyak yang kami ingin kulik dari pelaku ini,” ucap AKP Firdaus.( Lisin/ls).

Amankan konser musik Guns N’ Roses Di Gelora Bung Karno ,Ribuan Polisi Di turunkan

Ribuan personel gabungan akan dikerahkan mengamankan acara konser musik Guns N’ Roses yang diselenggarakan di Stadion Gelora Bung Karno (GBK) Jakarta Pusat, Kamis (8/11/2018). Konser yang bertajuk ‘Not In This Lifetime Tour’ tersebut bakal berdurasi tiga hingga empat jam.

“Untuk pengamanan acara itu ikut gabungan ya dari Polda, TNI, Dishub DKI Jakarta, Satpol PP dan lainnya. Totalnya itu ada 3237 personel,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono kepada wartawan, Kamis (8/11/2018).

Pengamanan akan dilakukan sejak pagi hingga malam hari. Wilayah pengamanan akan dibagi dalam 4 ring. “Ring satu di GBK, ring dua dan tiga itu akses parkiran dan masuk GBK, dan ring empat di luar GBK,” ujarnya.

Dalam konser itu, ribuan penonton diperkirakan akan membanjiri konser band musik hard rock asal Amerika Serikat itu di GBK.

Soal pengalihan arus lalu lintas, lanjut Argo, hal itu bersifat situasional. “Estimasi untuk penonton itu ada 50 ribu ya. Lalu untuk lalu lintas itu situasional,” pungkasnya.( Lisin/ls).

Direskrimum Polda Metro Jaya Limpahkan Berkas Perkara Ratna Sarumpaet Ke Kejaksaan

Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya telah melimpahkan berkas perkara kasus penyebaran berita bohong atau hoaks Ratna Sarumpaet ke Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta, Kamis, (8/11/2018) pagi.

“Pagi ini Polda Metro Jaya ingin menyampaikan perkembanagan penyidikan daripada tersangka ibu Ratna Sarumpaet. Hari ini akan diserahkan ke Kejaksaan tahap pertama,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Argo Yuwono di Polda Metro Jaya, Kamis (8/11/2018).

Kabid Humas mengatakan, berkas tersebut dilimpahkan lantaran dinilai telah rampung untuk dilimpahkan. Berkas tersebut terdiri dari hasil pemeriksaan saksi-saksi dalam kasus tersebut dan juga barang bukti.

“Perlu kita ketahui setelah penyelidikan selama satu bulan lebih, penyidik Polda Metro Jaya sudah menyelesaikan pemberkasan, dalam berkas ini ada 32 BAP tersangka, saksi, dan saksi ahli, dan ada lampiran 63 barang bukti,” tuturnya.
https: img-o.okeinfo.net content 2018 11 08 337 1974991 polda-metro-jaya-limpahkan-berkas-ratna-sarumpaet-ke-kejaksaan-896yNRJybs.jpg
Nantinya, kata Kabid Humas, apabila pihak kejaksaan menyatakan berkas tersebut lengkap, penyidik akan segera menyerahkan Ratna dan barang bukti ke kejaksaan. Namun, apabila ada kekurangan penyidik akan segera memperbaiki dan melengkapi berkas tersebut.

“Nanti kejaksaan akan meneliti kasus ini, apakah berkas ini dievaluasi apakah ada petunjuk maupun apakah ada kekurangan baik itu materil dan formil, seandainya itu ada petunjuk nanti akan segera kita penuhi,” jelas Kabid Humas.

“Tetapi kalau dinyatakan lengkap oleh penuntut umum segera akan kita serahkan tanggung jawab penyidik untuk menyerahkan tersangka dan barang bukti,” tambahnya.

Sebagaimana diketahui, Polda Metro Jaya resmi menahan aktivis sosial Ratna Sarumpaet atas penyebaran berita bohong atau hoaks pengeroyokan. Ia ditetapkan sebagai tersangka atas kasus penyebaran berita bohong atau hoaks, yang dilakukannya pada Sabtu, (21/9/2018). Ratna mengaku wajahnya lebam karena dianiaya orang tidak dikenal, hingga foto wajah lebamnya viral di media sosial dan diposting sejumlah politisi ternama.

Setelah mengakui kebohongannya, Ratna justru hendak pergi ke Cile dan diduga akan kabur walaupun sesungguhnya ia akan menghadiri sebuah acara di sana. Akhirnya Ratna dibawa ke Polda Metro Jaya sebagai seorang tersangka pada Kamis (4/10/2018), dan ditahan di Rutan Polda Metro Jaya.( Lisin/ls).

Intip Korban Selama Berjam-jam, Pelaku Pencuri Laptop Di Tanah Abang Di amuk massa

Tersangka pencuri di Apartemen Thamrin Residen Tower C, Tanah Abang, Jakarta Pusat, dibekuk warga, Kamis (8/11/2018) dinihari. Pelaku bahkan digebuki penghuni sebelum diserahkan Satpam setempat.

Tersangka bernama Dedi, 33 tahun, dengan wajah memar akibat diamuk massa kemudian diserahkan ke Polsek Metro Tanah Abang. Petugas juga menyita dua laptop serta 2 charger hasil curian.

Kapolsek Metro Tanah Abang, AKBP Lukman Cahyono didampingi Kanit Reskrim Kompol Supriyadi, menuturkan kejadian sekira pukul 02.00 WIB, namun sebelum pelaku masuk ke apartemen lantai 31, yang dihuni Winardi, 32 tahun, pencuri laptop tersebut siang harinya sudah ngumpet dan tiduran di tangga darurat dan tak seorangpun mengetahui keberadaannya.

“Saat pelaku membobol apartemen , penghuni ketika itu sedang keluar,” ujar Kompol Supriyadi.

Tak pelak lagi, pelaku kemudian keluar dari persembunyian dengan leluasa masuk ruangan setelah merusak kunci pintu ruang tamu. Begitu pintu terbuka, maling tunggal kemudian mengacak-acak isi ruangan. Melihat ada dua laptop serta 2 charger diatas meja kemudian diambil.

Namun pelaku sempat mencari barang berharga lainnya tapi tidak ditemukan. Karena barang berharga lain tidak ditemukan, pelaku kemudian kabur dengan membawa dua laptop berikut charger melalui lief. Tapi tak lama kemudian pemilik rumah datang dan setibanya lief di lantai 31 sempat melihat pria yang dicurigai turun lief.

Setibanya korban di depan pintu kamar, melihat kunci sudah rusak dan korban pun langsung mencurigai pria yang buru-buru masuk ke lief itu. Berkat ketenangan dan kesigapan korban, ia kemudian cepat menghubungi petugas keamanan yang berada di tiap lantai.

Begitu korban mengejar pelaku lewat anak tangga, ternyata maling tersebut sudah ketangkap petugas keamanan apartemen di lantak dasar. Tersangka sempat diamuk massa kemudian diserahkan dan dijemput petugas kepolisian Polsek Metro Tanah Abang.

Dari tangan pria pengangguran yang mengaku baru pertama kali berbuat kemudian diamankan berikut barang bukti dua laptop dan charger hasil curian.( Lisin/ls).

60 Mortir Aktif dari Lapak Rongsokan di Cipondoh,Di Amankan Polres Metro Tangerang Kota

Aparat Polres Metro Tangerang Kota mengamankan puluhan mortir dari lapak rongsokan milik warga di kawasan Cipondoh, Kota Tangerang, pada Rabu (7/11/2018) malam. Dari lokasi, petugas mengamankan 60 mortir diduga masih aktif yang dapat membahayakan warga sekitar.

Menurut Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang Kota, AKBP Deddy Supriyadi, lapak rongsokan yang digerebek polisi kemarin berada di Jalan KH Ahmad Dahlan RT 05/ 10 Kelurahan Petir, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang.

“Total kami menyita sekitar 60 mortir aktif di tempat kejadian perkara,” ujar AKBP Deddy di Mapolrestro Tangerang Kota, Kamis (8/11/2018).

AKBP Deddy menerangkan, pangkalan rongsokan tersebut milik seorang pria bernama Dafir (37 tahun). Mortir-mortir ini didapatkan Dafir dari dua orang tidak dikenal, menggunakan mobil Kijang kapsul losbak.

“Pengakuan dia (Dafir) membeli dari dua orang tersebut. Dibeli dengan harga Rp. 4.600 per kilonya,” ungkap AKBP Deddy.

Dua orang yang dimaksud memiliki ciri-ciri berpenampilan seperti pegawai proyek. Usianya berkisar 35-37 tahun.
image_title
Satuan Gegana dari Satbrimob Polda Metro Jaya sempat diterjunkan ke lokasi. Aparat pun segera membawa mortir-mortir tersebut untuk diamankan di kantor polisi. “Kami masih melakukan pemeriksaan dan penyelidikan lebih lanjut,” kata AKBP Deddy.( Lisin/ls).

Gelar Peningkatan kemampuan Public Speaking,Polda Lampung Undang Choky Sitohang

Bidhumas Polda Lampung selenggarakan Peningkatan Kemampuan Public Speaking bagi Kapolsek, Kasubbaghumas dan Polwan Polda Lampung dengan menghadirkan narasumber Choky Sitohang di Meeting Room Grand Enggal Lampung. Kamis, 8 November 2018.

Menurut kapolda lampung Kapolda Lampung Irjen Pol Drs. Purwadi Arianto, M. Si. Di era keterbukaan informasi, banyak orang yang berpendidikan tinggi, cerdas, memiliki pangkat dan jabatan yang tinggi, serta banyak mengenyam ilmu pengetahuan, akan tetapi dia tidak bisa menyampaikan informasi dengan baik sehingga orang kurang tertarik mendengarnya atau jenuh mendengarnya.

“Oleh sebab itu, Polri terus berupaya meningkatkan kinerja dengan optimal dan profesional, sehingga dapat memberikan pelayanan informasi kepada publik dengan baik,” ujar Kapolda Lampung Irjen Pol Drs. Purwadi Arianto, M. Si.

“Saya sengaja mengundang Choky Sitohang dan tim untuk berbagi ilmu pengetahuan tentang bagaimana strategi berkomunikasi dan teknik berbicara di depan publik dan media elektronik,” kata Kapolda Lampung sekaligus membuka acara yang dihadiri seluruh Pejabat Utama Polda Lampung.( 8/11/2018).

Kabidhumas Polda Lampung Kombes Pol Dra. Sulistyaningsih berkata , kegiatan ini terselenggaran atas gagasan Kapolda Lampung untuk meningkatkan kemampuan Personel Polda Lampung khusus nya dalam bidang Public Speaking.

Kegiatan ini diikuti oleh 100 peserta yang terdiri dari 60 Kapolsek jajaran Polda Lampung, 12 Kasubbaghumas jajaran Polda Lampung, 10 personel Polwan Polda Lampung dan 18 personel Bidhumas Polda Lampung.( Lisin/GR).