Kaskoarmada I Pimpin Upacara Hari Kebangkitan Nasional di Mako Koarmada I

Jakarta, 21 Mei 2018– Panglima Komando Armada I (Pangkoarmada I) Laksamana Muda TNI Yudo Margono, S.E., M.M., diwakili oleh Kepala Staf Komando Armada I (KS Koarmada I) Laksamana Pertama TNI Heru Kusmanto, S.E., M.M., memimpin Upacara Bendera dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Nasional Ke 110 Tahun 2018 di Lapangan Arafuru Mako Armada I, Jalan Gunung Sahari, Jakarta Pusat, Senin (21/5).

Menteri Komunikasi dan Informatika RI Rudiantara dalam sambutannya yang dibacakan oleh Kepala Staf Koarmada I Laksamana Pertama TNI Heru Kusmanto, S.E., M.M., selaku Irup pada pelaksanaan upacara bendera mengatakan bahwa setiap tanggal 20 Mei, Bangsa Indonesia memperingati Hari Kebangkitan Nasional, hari yang menjadi momentum perjuangan seluruh rakyat Indonesia. Kebangkitan Nasional merupakan masa bangkitnya semangat nasionalisme, persatuan, kesatuan dan kesadaran sebagai sebuah bangsa untuk memajukan diri melalui gerakan organisasi modern yang sebelumnya tidak pernah muncul selama penjajahan.

Semangat kebangkitan nasional tidak pernah memudar, namun justru semakin menunjukkan urgensi bagi kehidupan berbangsa kita sehari-hari, padahal semangat itu sudah tercetus 110 tahun yang lalu, ditandai dengan berdirinya Boedi Oetomo, namun sampai sekarang tetap sangat ampuh menyatukan dan menyemangati gerak kita sebagai bangsa.

Selanjutnya Menteri Komunikasi dan Informatika menyampaikan bahwa Presiden Joko Widodo dalam berbagai kesempatan selalu mendorong dunia pendidikan, bekerja sama dengan industri dan bisnis, untuk mencari terobosan-terobosan baru baik di tingkat pendidikan tinggi maupun di tingkat menengah, guna menciptakan tenaga terampil yang siap kerja. Sejalan dengan semangat dan jiwa Kebangkitan Nasional tersebut, maka Peringatan Hari Kebangkitan Nasional Ke 110 Tahun 2018 ini mengambil tema ”Pembangunan Sumber Daya Manusia Memperkuat Pondasi Kebangkitan Nasional Dalam Era Digital”.

Selamat Hari Kebangkitan Nasional Ke 110, mari maknai peringatan tahun ini di lingkungan kita masing-masing, sesuai lingkup tugas kita masing-masing, untuk semaksimal mungkin memfasilitasi peningkatan kapasitas sumber daya manusia, terutama generasi muda yang akan membawa kepada kejayaan bangsa di tahun-tahun mendatang.

Upacara diikuti oleh Pejabat Utama Koarmada I, Pleton Perwira Menengah, Pleton Perwira Pertama, Pleton Kowal, Pleton Kopaska, Pleton Dislambair, Pleton Bintara, Pleton Tamtama, dan Pleton PNS Koarmada I.( lsn).

Wujudkan Tim VBSS Handal, Dansatkor Koarmada I Resmi Buka Latihan VBSS Satkor Koarmada I TW II TA. 2018

Jakarta, 21 Mei 2018– Komandan Satuan Kapal Eskorta (Dansatkor) Koarmada I Kolonel Laut (P) Yayan Sofiyan, S.T., secara resmi membuka Latihan Visit Board Search And Seizure (VBSS) Satkor Koarmada I Triwulan II Tahun Anggaran 2018 bertempat di Gedung Satkor Koarmada I, Pondok Dayung, Jakarta Utara, Senin (21/5).

Dalam sambutannya, Dansatkor Koarmada I menyampaikan bahwa “Pelaksanaan latihan ini mempunyai maksud dan tujuan sebagai sarana untuk meningkatkan kemampuan team pengawak VBSS dalam melaksanakan tugas sesuai dengan prosedur operasional teknis dan taktis guna mendukung kesiapan operasi Koarmada I dalam menunjang kesiapsiagaan operasi untuk melaksanakan tugas-tugas Koarmada I. Kegiatan akan dilaksanakan mulai tanggal 21 Mei sampai dengan 25 Mei 2018 di Komplek Satuan Koarmada I Pondok Dayung”.

Lebih lanjut disampaikan agar kegiatan latihan ini dilaksanakan dengan sebaik-baiknya dan berpedoman pada standar operasi prosedur agar tujuan serta sasaran latihan dapat tercapai dengan maksimal, perhatikan dan utamakan keselamatan personel berikut material yang digunakan sehingga program zero accident dapat tercapai.

“Peserta latihan agar serius dan semangat dalam semua kegiatan sehingga dapat meningkatkan keterampilan sebagai Prajurit Matra Laut guna tercapainya sasaran latihan ini diantaranya terpeliharanya kemampuan satuan-satuan sesuai dengan tugas dan fungsi asasi KRI, terwujudnya kemampuan Tim VBSS unsur-unsur Satkor Koarmada I untuk mendukung kesiapan operasional kapal dalam menghadapi berbagai tindak kejahatan dan aksi terorisme di laut serta segala kemungkinan kontijensi yang terjadi, terbentuknya Tim VBSS yang mampu melaksanakan penanganan tindak kejahatan dengan benar dan sesuai prosedur, tercapainya standar Tim VBSS yang memiliki naluri tempur tinggi serta mampu menguasai teknik dan taktik dasar infiltrasi ke atas kapal serta pertempuran jarak dekat”, ujar Dansatkor Koarmada I.

Adapun materi latihan meliputi Markmanship (Menembak), Close Quarter Combat (Latihan pertempuran dalam ruangan), Hook and Climb (Latihan memasang tangga dan memanjat di atas geladak), Ship Movement (Latihan teknik bergerak di geladak kapal), Prisoner Handling (Latihan penanganan musuh yang tertangkap), Mission Planning (Penyusunan rencana), dan Medical Evacuation (Latihan penanganan terhadap korban yang terluka/tertembak). ( lsn)

Hari Pertama Ramadhan, Pangkoarmada I Buka Bersama Di Komplek Lanal Batam.

Jakarta, 20 Mei 2018– Pangkoarmada I Laksamana Muda TNI Yudo Margono S.E, M.M,. dihari pertamanya melaksanakan ibadah puasa Ramadhan melaksanakan buka bersama dengan seluruh personel Guskamlaarmada I, Pejabat Lantamal IV Tg Pinang serta personel Lanal Batam di halaman Mesjid As Salam Komplek Lanal Batam, Kamis (17/05).

Kegiatan buka bersama yang dilanjutkan dengan sholat isya dan sholat tarawih berjamaah tersebut diikuti oleh seluruh keluarga besar Guskamlaarmada I, Pejabat teras Lantamal IV Tg Pinang dan Lanal Batam yang berjumlah sekitar 500 personel di Mesjid As Salam Komplek Lanal Batam. Kegiatan sholat Tarawih berjamaah tersebut juga diisi dengan ceramah oleh Ustadz KH Jamaludin Nur dari Batu Besar.

Selesai sholat tarawih berjamaah, Pangkoarmada I memberikan sambutan dan pengarahan kepada seluruh personel yang hadir diantaranya adalah ucapan terima kasih dari Panglima atas acara buka bersama yang dilaksanakan dikomplek Lanal, selain itu Panglima menyampaikan peresmian Koarmada III Sorong oleh Panglima TNI sehingga menyebabkan adanya perubahan Koarmabar menjadi Koarmada I. Selain itu, Pangkoarmada I menekankan agar para prajurit meningkatkan kewaspadaan dan keamanan ksatrian khususnya penjagaan dan gudang senjata terkait terjadinya teror bom di Surabaya beberapa waktu yang lalu.

“Jadikan momentum puasa di bulan suci Ramadhan ini untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan serta mengabdikan diri kepada NKRI dengan bekerja secara ikhlas dalam bekerja dan bertugas. Tetap semangat dalam bekerja walaupun dalam kondisi berpuasa. Puasa jangan dijadikan alasan untuk bermalas-malasan” ujar Pangkoarmada I dalam sambutannya.

Selain Pangkoarmada I, kegiatan buka bersama dan sholat isya serta tarawih bersama tersebut juga diikuti oleh Ketua Daerah Jalasenastri Koarmada I Ibu Yulis Yudo, Danlantamal IV Tg Pinang beserta Ibu, Danguskamlaarmada I beserta Ibu, Ks Guskamlaarmada I beserta Ibu, Ks Danlantamal IV beserta Ibu, para Asisten Danguskamlaarmada I serta Asisten Danlantamal IV dan Perwira Staf Lanal Batam.( lsn).

Tinjau Perbatasan , Pangkoarmada I Kunjungi Posal Pulau Nipah

Jakarta, 20 Mei 2018– Panglima Komando Armada I (Pangkoarmada I) melaksanakan peninjauan perbatasan Selat Singapore-Indonesia dengan mengunjungi Pos TNI AL Pulau Nipah yang berada di wilayah kerja Lanal Batam, Jumat (18/08).

Peninjauan perbatasan dan kunjungan ke Posal Pulau Nipah tersebut dilaksanakan dalam rangka memonitor secara langsung situasi dan kondisi keamanan di sekitar perairan Selat Singapore khususnya diwilayah perairan Batam. “Saya selaku Pangkoarmada I ingin mengecek secara langsung keamanan di Wilayah perbatasan Selat Singapore, dimana keamanan diselat tersebut merupakan tanggung jawab Koarmada I” tegas Pangkoarmada I. Selain itu, kesempatan tersebut juga dimanfaatkan oleh Pangkoarmada I untuk melihat dan bertatap muka secara langsung para prajurit Posal Pulau Nipah.

“Selain mengecek situasi keamanana di sekitar Selat Singapore, kunjungan ini saya laksanakan dalam rangka melihat dan bertatap muka secara langsung dengan para prajurit yang berdinas di Posal Pulau Nipah. Saya ingin meyakinkan kebutuhan pendukung para prajurit terpenuhi sehingga mereka siap melaksanakan tugas demi menjaga perbatasan” ujar Pangkoarmada I. Selama mengungjungi Posal tersebut, selain bertatap muka dengan prajurit Posal, Pangkoarmada I juga meninjau beberapa fasilitas di Posal antara lain meninjau sarana fasilitas dermaga, fasilitas messing prajurit serta meninjau fasilitas Long Range Camera dimana digunakan sebagai kamera pengawas lalu-lintas kapal-kapal yang melintas di perairan Selat Singapore terutama disekitar Pulau Nipah.

Diakhir kunjungan tersebut, Pangkoarmada I yang didampingi Ibu Yulis Yudo selaku Ketua Daerah Jalasenastri Koarmada I memberikan bingkisan sebagai bentuk perhatian kepada Prajurit Posal Pulau Nipah. Selanjutnya Pangkoarmada I beserta Ketua Daerah Jalasenastri Koarmada I didampingi Danguskamlaarmada I Laksamana Pertama TNI Dafit Santoso beserta Istri dan Danlantamal IV Tg Pinang Laksamana Pertama TNI Ribut Eko beserta Istri, berkesempatan menanam pohon di halaman Posal Pulau Nipah. ( lsn).

Dengan Sigap, Lanal Ranai Berhasil Evakuasi Penumpang Kapal Kandas Di Perairan Sedanau.

 

Jakarta, 20 Mei 2018– Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Ranai dengan sigap mengerahkan prajurit Posal Sedanau dan Posal Sabang Mawang dalam melakukan Search And Rescue (SAR) dan berhasil mengevakuasi penumpang beserta kru KM Bukit Raya yang kandas di perairan sedanau Natuna Utara, Jumat (18/05).

Danlanal Ranai Kolonel Laut (P) Harry Setiawan S.E, menjelaskan bahwa pelaksanaan SAR dan evakuasi penumpang beserta kru kapal yang berjumlah sekitar 200 orang tersebut dilakukan dengan gerak cepat oleh personel Posal Sedanau dan Posal Sabang Mawang dengan menggunakan 2 Buah Sea Rider. Danlanal menjelaskan bahwa informasi awal KM Bukit Raya kandas diterima oleh Danposal Sedanau An. Serma Jas Sukirno yang menerima laporan dari warga Sedanau An. Bpk Subur bahwa istrinya yang menjadi penumpang KM Bukit Raya menyampaikan berita via telpon bahwa KM Bukit Raya mengalami kandas di perairan Sedanau tepatnya di Karang Neneh. Atas dasar informasi tersebut, Danposal Sedanau melaporkan kejadian kepada Danlanal Ranai.

Danlanal Ranai segera memerintahkan Danposal Sedanau, Danposal Sabang Mawang untuk mengerahkan personilnya dibantu oleh Personil Faslabuh TNI AL Selat Lampa dengan menggunakan 2 searider untuk melaksanakan SAR dan evakuasi penumpang beserta kru KM Bukit Raya. Selain mengerahkan prajuritnya, Danlanal Ranai juga berkoordinasi dengan Unsur KKP dan Polairud di Selat Lampa dan masyarakat sekitar dalam melaksanakan evakuasi. Dengan menggunakan 2 Searider Lanal Ranai dibantu oleh KP Hiu 04 dan pompong masyarakat maka penumpang beserta kru KM Bukit Raya dapat dievakuasi menuju ke dermaga Selat Lampa. Seluruh penumpang dan kru dapat diselamatkan sehingga tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kandasnya KM Bukit Raya tersebut. Sementara KM Bukit Raya yang mengalami kandas masih menunggu proses perbaikan sehingga mempengaruhi jadwal pelayaran kedepannya.( lsn).

Petugas Pertemukan Anak Hilang di Pancoran dengan Orang Tuanya

Petugas P3S Suku Dinas Sosial Jakarta Selatan berhasil mempertemukan seorang anak perempuan yang hilang dengan orang tuanya. Anak tersebut hilang seharian dan diselamatkan petugas di kawasan Pancoran, Jakarta Selatan.

“Pada tanggal 20 mei hari Minggu siang kemarin, telah diselamatkan seorang anak yang sedang kebingungan di sekitar Hotel Bidakara. Ketika kami assesmen anak tersebut tidak mau berbicara,” ungkap Bambang Petugas P3S Jakarta Selatan saat dihubungi pada Senin (21/5).

Karena sulit diajak berkomunikasi, petugas memeriksa tas yang dibawa anak perempuan itu untuk mendapatkan infomasi asal-usulnya. Ketika memeriksa, petugas menemukan topi SD dengan nama Hanif.

“Ternyata topi itu milik kakaknya. Kami berinisiatif mencari kediaman orang tua anak itu dengan mencarinya dari jalan satu ke jalan yang lainnya di sekitar Kecamatan Setiabudi dan Kecamatan Tebet,” terang Bambang.

Usaha pencarian yang dilakukan petugas nihil. Tidak ada orang yang mengenali anak tersebut di daerah yang telah disisir petugas sepanjang jalan sekitar Kecamatan Setiabudi hingga Tebet.

Untuk sementara, anak perempuan tersebut dibawa ke Posko P3S Pancoran agar tidak telantar di jalanan. Petugas pun memberinya makan dan minum agar anak tersebut tidak kelaparan.

“Akhirnya sekitar jam 7.30 malam ada orang datang ke Posko Pancoran yang mengaku tetangga dari anak itu. Tapi kami tidak percaya begitu saja. Kami mohon kalau memang mengenal anak tersebut kami minta didatangkan orang tua dari anak ini,” ujar Bambang.

Ia melanjutkan, Orang tua dari anak itu kemudian datang ke Posko Pancoran. Ia mengaku sebagai orang tua dari anak itu dan beralamat di Trijaya 4 No. 8 RT 013 RW 007 Kelurahan Tebet Barat Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan.

Belakangan diketahui bahwa anak perempuan yang kebingungan itu bernama Nurbaiti berusia sekitar 8 tahun. Ia hilang karena sebelumnya bermain bersama teman-temannya.

“Anak itu berantem sama temannya. Lalu terpisah dan kebingungan. Melihat dia kebingungan petugas yang ada di sekitar lokasi mencoba menyelamatkannya,” kata Bambang.

Seteleh berhasil dipertemukan dengan orang tuanya, petugas memberikan arahan kepada orang tuanya agar senantiasa menjaga anak-anaknya. Karena sekarang marak penjualan anak yang dilakukan oleh oknum tak bertanggungjawab.( lsn/ls).

Kapolres Kutai Kartanegara Hadiri Peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke – 110 Tahun 2018 di Pemkab Kukar

KUKAR – Bertempat di Lapangan Apel Kantor Pemkab Kutai Kartanegara ( Kukar ), Kapolres Kutai Kartanegara AKBP ANWAR HAIDAR, S.IK, M.SI, telah mengikuti UPACARA dalam rangka Peringatan ” Hari Kebangkitan Nasional ” (HARKITNAS) ke 110 thn 2018 Senin (21/05) jam 08.00 wita.

Bertindak selaku Inspektur Upacara (Irup)
Plt. Bupati Kutai Kartanegara Drs. Edi Damansyah, M. Si., yang dihadiri oleh Unsur Muspida Kabupaten Kukar, para Kepala SKPD lingkungan Pemkab Kukar, dan Pasukan Upacara yang terdiri dari Kodim 0906 Tenggarong, Sat Lantas Polres Kukar, Satpol PP Kukar dan Korpri dari lingkungan Pemkab Kukar.

Dalam kesempatan Upacara Harkitnas ini, Inspektur Upacara (Irup) membaca sambutan tertulis MENTRI KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA REPUBLIK INDONESIA, yang intinya ” BERSATU ” dalam menjalankan roda pemerintahan kedepan dan mempertahankan keutuhan NKRI yang kita cintai ini.

Lebih lanjut Irup mengajak kepada semua elemen unsur pemerintah di wilayah Kukar agar kita selalu bersama- sama dengan unsur keamanan yang ada di Kukar untuk menjaga kondusifitas wilayah kita dan mendukung semua kegiatan yang dilaksanakan antara lain penggelaran Operasi – Operasi.
Memasuki Bulan Suci Ramadhan, mari kita saling mempererat tali silaturahmi, saling hormat menghormati demi ke khusukan Ibadah kita agar mendapat BERKAH dari Allah Swt dan tingkatkan toleransi antar umat beragama.

Di akhir sambutannya IRUP tidak lupa mengucapkan ” Selamat menjalankan Ibadah Puasa ” bagi Umat Muslim, dan mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga Keamanan dan Ketertiban di lingkungan masing-masing baik tempat bekerja dan beraktifitas maupun di lingkungan tempat tinggal sendiri.
( lsn/ls/idn/Aba – 007 ).

Polres Kutai Kartanegara Peringati Hari Kebangkitan Nasional ke 110 Thn 2018

KUKAR – Bertempat di Lapangan Apel Mako Polres Kutai Kartanegara ( Kukar ) telah dilaksanakan UPACARA BENDERA dalam rangka memperingati ” Hari Kebangkitan Nasional ” (HARKITNAS) ke 110, tgl 20 Mei 2018. Senin (21/05) jam 08.00 wita.

Bertindak selaku Inspektur Upacara (Irup)
Wakapolres Kutai Kartanegara KOMPOL ANDRE ANAS, S. IK., Perwira Upacara (Paup) Kasat Sabhara AKP BITAB RIYANI dan Komandan Upacara (Dan Up) KBO Sabhara IPTU PUJI SANTOSO.

Hadir dlm kegiatan Upacara antara lain para Kabag, Kasat, Perwira, Bintara dan seluruh Anggota ASN Polres Kukar.
Adapun pasukan Upacara terdiri dari :
1. Barisan Perwira 1 (satu) peleton.
2. Barisan Sabhara 1 (satu) peleton.
3. Barisan Staf 1 (satu) peleton.
4. Barisan Intel Reskrim 1 (satu) peleton.
5. Barisan ASN 1 (satu) peleton.

Dalam sambutannya Inspektur Upacara membacakan Amanat tertulis MENTRI KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA REPUBLIK INDONESIA yang intinya
” BERSATU ” adalah kata KUNCI ketika kita ingin menggapai cita-cita yang sangat mulia namun pada saat yang sama tantangan yang mahakuat menghadang di depan.

Boedi Oetomo memberi contoh bagaimana dengan berkumpul dan berorganisasi tanpa melihat asal muasal Primordial akhirnya bisa mendorong tumbuhnya semangat Nasionalisme yg menjadi bahan utama kemerdekaan.
Boedi Oetomo menjadi salah satu penanda utama bahwa Bangsa Indonesia untuk pertama kali menyadari pentingnya
Persatuan dan Kesatuan.

Pada peringatan Harkitnas tahun 1952 Presiden Republik Indonesia pertama yang juga sebagai Proklamator Kemerdekaan Republik Indonesia
( Ir. SOEKARNO ) mengatakan bahwa pada hari itu kita mulai memasuki cara baru untuk IDEE, satu naluri pokok dari pada Bangsa Indonesia.

Sebagaimana dalam pepatah Aceh mengatakan PIKULAN SATU DIPIKUL BERDUA, RAPAT-RAPAT SEPERTI BIJI TIMUN SURI, yang artinya : Kita harus menjaga Persatuan dalam memecahkan masalah, harus berbagi beban yang sama, merapatkan barisan, jangan sampai terpecah belah.
Demikian juga dlm konteks menghadapi
DIGITALISASI ini, kita semua harus dlm irama yang serempak dlm memecahkan masalah dan menghadapi para pencari masalah, tutup Wakapolres Kukar Kompol Andre Anas dalam membacakan Amanat Mentri Kominfo RI.
( lsn/ls/idn/ Aba – 007 ).

Personil Polsek tambora dan Tiga Pilar laksakan patroli bersama di titik titik rawan

Personil Polsek Tambora bergabung bersama 3 (Tiga) Pilar, dan Babinsa Koramil Tambora dan Mitra Jaya serta Sat Pol PP Tambora, dengan  dipimpin Pawas AKP Supriatin.SH., melaksanakan Patroli Skala Sedang, cegah dan tangkal gangguan Kamtibmas, malam hari Senin Tanggal (21/05/2018), pukul 00.21 Wib.

Kegiatan Patroli bersama 3 (Tiga) Pilar Tambora menyisir di tempat-tempat rawan gesekan warga dan tempat kumpul monik-monik di RPTRA Kali Jodoh , Seasons city dan Tanah Seral perbatasan Polsek Metro Taman Sari, dan Tambora Jakarta Barat.

Dalam kegiatan Patroli Skala Sedang tersebut, Petugas membubarkan orang-orang yang bergerombol di RPTRA Kalijodo, Seasons City,  Perbatasan Tanah Sereal menyampaikan pesan-pesan Kamtibmas kepada warga supaya pulang ke rumahnya apabila tidak ada keperluan.

Pelaksanaan Patroli Skala Sedang ini bertujuan untuk mencegah terjadinya gesekan warga dan membangun komunikasi dengan masyarakat untuk  menciptakan situasi yang aman dan kondusif. Jika ada temuan dan hal hal yang ingin dilaporkan silahkan menghubungi Hotline Polsek Tambora .Nomor : 087 700 700 900. Kegiatan Patroli Sedang tersebut sesuai dengan atensi dan arahan Kapolsek Tambora Kompol Iver Son Manossoh.SH., dalam rangka menciptakan situasi wilayah Polsek Tambora yang aman dan kondusif. (Lisin/Is)

Kapolsek tanjung duren ambil apel pagi jam 9

Kapolsek Tanjung Duren Polres Metro Jakarta Barat KOMPOL Lambe Patabang Birana,SIK., didampingi Wakapolsek AKP H. Risris Priyatna,SH., telah mengambil “Apel Pagi” diseluruh fungsi, baik yang terbuka maupun tertutup dalam rangka kesiapan Personil untuk melaksanakan tugas, Apel Pagi bertempat di Halaman Polsek Tanjung Duren, Senin (21/05/2018), pukul 09.00 Wib.

Kapolsek Tanjung Duren KOMPOL Lambe Patabang Birana,SIK., dengan arahan sbb :
– Personil dibulan Ramadhan tetap Apel jam 09.00 pagi.
– Personil harus empati apabila ada saudara kita yang Meninggal Dunia untuk hadir Melayat.
– Situasi masih Waspada 1, untuk tetap perketat jaga Mako dan tetap jaga keselamatan pribadi apabila tugas di lapangan. (Lisin/Is)

Kapolres jakarta Pusat Gelar Upacara bendera” HARKITNAS” di halaman Mapolres

Bertempat di Halaman Polres Metro Jakarta Pusat, Jalan Kramat Raya No. 61 Kelurahan Kramat Kecamatan Senen Jakarta Pusat, telah berlangsung Upacara Bendera dalam memperingati “Hari Kebangkitan Nasional” (HARKITNAS) ke 110 dan Pemberian Penghargaan kepada Personil Polres Metro Jakarta Pusat yang berprestasi serta Warga Masyarakat yang membantu Tugas Polisi. Minggu (20/05/2018).

Bertindak sebagai Inspektur Upacara adalah Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol. Roma Hutajulu,SIk,MSi., sebagai Perwira Upacara adalah Wakasat Sabhara Polres Metro Jakarta Pusat Kompol Tavip Tri Saputro,SH., dan sebagai Komandan Upacara adalah KBO Sat Sabhara Polres Metro Jakarta Pusat Akp Margiyono,SH.

Peserta Upacara sebagai berikut :
– Wakapolres Metro Jakarta Pusat.
– Para Kabag, Kasat dan Kapolsek.
– Peleton Pamen Polres Metro Jakarta Pusat.
– Peleton Perwira / Kapolsubsektor.
– Peleton Bhabinkamtibmas.
– Peleton Sat Sabhara Polres Metro Jakarta Pusat.
– Peleton Gabungan Staf Polres Metro Jakarta Pusat.
– Peleton Sat Intelkam Polres Metro Jakarta Pusat.
– Peleton Sat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat.
– Peleton Sat Res Narkoba Polres Metro Jakarta Pusat.
– PNS Polres Metro Jakarta Pusat.

Adapun Personil Polres Metro Jakarta Pusat dan Masyarakat yang menerima Penghargaan adalah :
1. Iptu Iswantara Kanit Idik 1 Sat Res Narkoba, Ipda Harsono Bambang P,SH Kasubnit 1 Unit Idik 1 Sat Narkoba, Aipda Ornal P Siregar SH, Bripka Lulus Hardianto, Bripka Wahyu Murtyanto, Bripka Jon Ferry Jaya S.Sos, Bripka Hendra Gunawan SH, Brigadir Wahyu Febriantoro SH, Brigadir Anton B Sigalingging, Brigadir Salam Nur Zaman SH, Brigadir Rinipto Mukti Arif S, Briptu Hendy Kurniawan, Briptu Deni Suwanto, Bripda Modecha Annisa Cahaya Tri dan Bripda Aditya Hermawan (Berhasil mengungkap kasus Narkoba dg tersangka A.n. A als Suhartoyo als Toyo dg BB Narkotika jenis Sabu dg berat kurang lebih 103, 5 Gram).

2. Iptu Simon Sihotang SE,MA Kasubnit1 Unit Idik 4 Sat Reskrim, Iptu Mulyadi SH Kasium Polsek Metro Tanah Abang, Bripka Kusuma Biantara Putra Ps.Paur Subbag Dalgar Bagren, Brigadir Heriyatna Ps. Kaur Subbag Progar Bagren, Brigadir Indra Basuki SH, MH Ps. Kasium Polsek Kemayoran, Brigadir Tansaripa Sipayung SH Ps. Kaur 2 Subbag Sarpas Bag Sumda, Brigadir Wahyu Tri Basuki Personil Subbag Sarpas Bag Sumda dan Brigadir Anis Purbo Cahyono personil Bagren (Berhasil mendapatkan Sertifikat Tingkat Dasar Ahli Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah).

3. Iptu Nasrandy,Sik,MSi, Kanit Reskrim Polsek Sawah Besar, Ipda Teguh Prayitno SH Panit 1 Unit Reskrim Polsek Sawah Besar, Aiptu Mulyo Santoso, Bripka Fitrianto, Bripka Sudarmojo SH dan Brigadir Denny Setiadi (Berhasil mengungkap kasus Pencurian dengan Pemberatan, Tkp di Masjid Istiqlal, tsk A.n. AZ, Barang Bukti 13 Unit Handphone berbagai merk dan setelah dilakukan pengembangan berhasil mengamankan Tsk Penadahan A.n FY als Jefri dg Barang Bukti 37 Unit Handphone berbagai merk).

4. Aipda Aris Sudarsono Bhabinkamtibmas Kel. Duri Pulo Polsek Metro Gambir (Berhasil menangkap Tsk Miras Oplosan A.n. TPN dg BB 13 (Tiga Belas) Drum CIU yg sedang Difermentasi di Kel. Duri Pulo Gambir Jakpus).

5. Ujang Sumantri, Sukriyanto dan Deddy (Membantu menangkap Tsk Miras Oplosan A.n. TPN dg BB 13 (Tiga Belas) Drum CIU yg sedang Difermentasi di Kel. Duri Pulo Gambir Jakpus).

Dalam Upacara Bendera memperingati Hari Kebangkitan Nasional (HARKITNAS) ke 110, Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol . Roma Hutajulu,SIk,MSi., membacakan Sambutan Menteri Komunikasi dan Informatika RI, sbb :
– Saudari-saudara peserta upacara yang saya hormati,
Ketika rakyat berinisiatif untuk berjuang demi meraih kemerdekaan dengan membentuk berbagai perkumpulan, Iebih dari seabad lalu, kita nyaris tak punya apa-apa. Kita hanya memiliki semangat dalam jiwa dan kesiapan mempertaruhkan nyawa. Namun sejarah kemudian membuktikan bahwa semangat dan komitmen itu saja telah cukup, asalkan kita bersatu dalam cita-cita yang sama kemerdekaan bangsa.
– Bersatu, adalah kata kunci ketika kita ingin menggapai cita-cita yang sangat mulia namun pada saat yang sama tantangan yang mahakuat menghadang di depan. Boedi Oetomo memberi contoh bagaimana dengan berkumpul dan berorganisasi tanpa melihat asal-muasal primordial akhirnya bisa mendorong tumbuhnya semangat nasionalisme yang menjadi bahan bakar utama kemerdekaan.
– Boedi Oetomo menjadi salah satu penanda utama bahwa bangsa Indonesia untuk pertama kali menyadari pentingnya persatuan dan kesatuan. Presiden Pertama dan Proklamator Kemerdekaan Republik Indonesia, Soekarno, pada peringatan Hari.
Kebangkitan Nasional tahun 1952 mengatakan bahwa: “Pada hari itu kita mulai mamasuki satu cara baru untuk melaksanakan satu ‘idee’, satu naluri pokok daripada bangsa Indonesia. Naluri pokok ingin merdeka, naluri pokok ingin hidup berharkat sebagal manusia dan sebagal bangsa. Cara baru itu iaiah cara mengejar sesuatu maksud dengan alat organisasi politik, cara berjuang dengan perserikatan dan perhimpunan politik, cara berjuang dengan tenaga persatuan.”
– Para pendahulu yang berkumpu! dalam organisasi-organisasi seperti Boedi Oetomo itu memberikan yang terbaik bagi terbentuknya bangsa melalui organisasi. Bukan pertama-tama dengan memberikan harta atau senjata, melainkan dengan komitmen sepenuh jiwa raga. Dengan segala keterbatasan sarana dan prasarana saat itu, mereka terus menghidup-hidupi api nasionalisme dalam diri masing-masing.
– Seratus sepuluh tahun kemudian bangsa ini telah tumbuh menjadi bangsa yang besar dan maju, sejajar dengan bangsa-bangsa lain. Meski belum sepenuhnya sempurna, rakyatnya telah menikmati hasil perjuangan para pahlawannya berupa meningkatnya perekonomian, kesehatan, pendidikan, dan sebagainya. Keringat dan darah pendahulu bangsa telah menjelma menjadi hamparan permadani perikehidupan yang nyaman dalam rengkuhan kelambu kemerdekaan.
– Kalau sekarang bangsa ini punya hampir segaIa yang dibutuhkan, seharusnya kita berinspirasi bahwa dengan kondisi embrio bangsa seabad lalu yang berada dalam rundungan kepapaan pun, kita telah mampu menghasilkan energi yang dahsyat untuk membawa kepada kejayaan. Apalagi kini, ketika kita jauh lebih siap, tak berkekurangan dalam sumber daya alam dan sumber daya manusia.
– Saudari-saudara sebangsa dan setanah-air,
Butir kelima dan‘ Nawacita Kabinet Presiden Joko Wudodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla berisi visi untuk meningkatkan kualitas hidup manusia Indonesia melalui peningkatan kualitas pendidikan dan petatihan. Pada awal tahun ini, visi tersebut mendapat penekanan lebih melalui amanat Presiden Joko Widodo yang menyatakan bahwa pemerintah akan meningkatkan pembangunan sumber daya manusia (SDM) pada tahun 2019, melanjutkan percepatan pembangunan infrastruktur yang menjadi fokus pada tahun-mhun sebelumnya. Melalui pembangunan manusia yang terampil dan terdidik, pemerintah ingin meningkatkan daya saing ekonomi dan secara simultan meningkatkan kapasitas sumber daya manusianya.
– Bayangkan jika kita sepenuhnya berhasil membangun sumber daya manusia unggul dad seiumh dari 260-an juta lebih penduduk negeri ini. Bercermin dari keberhasilan Boedi Oetomo menggalang lde nasionalisme mulai dengan segelintir orang seabad lalu.
maka apa jadinya jika seluruh sumber daya manusia unggul kita saat ini berhimpun dalam ide nasionalisme yang sama, dalam cita-cita untuk kejayaan bangsa yang sama?.
– Kekayaan alam merupakan sumber daya yang terbatas. Butuh segudang prasyarat untuk bisa diekspioitasi, dan selalu ada limit untuk menggenjot pemanfaatannya. Sedangkan sumber daya manusia kita menyediakan kapasitas dan kapabiiitas yang sangat iuas untuk dikembangkan. Kebangkitan sumber daya manusia Indonesia secara bersama-sama dan kompak, tanpa terdistraksi oieh godaan-godaan yang kontraproduktif, akan membawa kepada kejayaan bangsa, seiain secara otomatis bagi individu-individunya sendiri.
– Olen sebab ltu tema “Pembangunan Sumber Daya Manusia Memperkuat Pondasi Kebangkitan Nasional Indonesia Dalam Era Digital” dalam peringatan Hari Kebangkitan Nasional, 20 Mei 2018, ini harus dimaknai dengan upaya – upaya penyadaran setiap masyarakat Indonesia, untuk mengembangkan diri dan merebut setiap peluang untuk meningkatkan kapasitas diri yang di buka oieh berbagai pihak, baik oleh pemerintah, badan usaha, maupun masyarakat sendiri. Pengembangan kapasitas sumber daya manusia juga harus diletakkan dalam konteks pemerataan dalam pengertian kewiiayahan, agar bangsa ini bangkit secara bersama-sama dalam kerangka kebangsaan Indonesia.
– Saudari-saudara sebangsa dan setanah-air,
Bung Karno juga menggambarkan persatuan bangsa seperti layaknya sapu lidi. Jika tidak diikat, maka lidi tersebut akan tercerai berai, tidak berguna dan mudah dipatahkan. Tetapi jikalau lidi-Iidi itu digabungkan, diikat menjadi sapu, mana ada manusia bisa mematahkan sapu iidi yang sudah terikat?.
– Gambaran tersebut aktual sekaii pada masa sekarang ini. Kita merasakan bahwa ada kekuatan-kekuatan yang berusaha merenggangkan ikatan sapu lidi kita. Kita disuguhi hasutan-hasutan yang membuat kita bertikai dan tanpa sadar mengiris ikatan yang sudah puiuhan tahun menyatukan segala perbedaan tersebut.
– Padahal inilah masa yang sangat menentukan bagi kita. Inilah era yang menuntut kita untuk tidak buang-buang waktu demi mengejar ketertinggaian dengan bangsa-bangsa lain. Momentum sekarang ini menuntut kita untuk tidak buang-buang energi untuk bertikai dan iebih fokus pada pendidikan dan pengembangan manusia Indonesia.
– Menurut perhitungan para ahli, sekitar dua tahun iagi kita akan memasuki sebuah era keemasan dalam konsep kependudukan, yaitu bonus demografi. Bonus demografi menyuguhkan potensi keuntungan bagi bangsa karena proporsi penduduk usia
produktif lebih tinggi dibanding penduduk usia non-produktif. Menurut perkiraan Badan Pusat Statistik, rentang masa ini akan berpuncak nanti pada tahun 2028 sampai 2031, yang berarti tinggal 10-13 tahun lagi. Pada saat itu nanti, angka ketergantungan penduduk diperkirakan mencapai titik terendah, yaitu 46,9 persen.
– Proyeksi keuntungan bonus demografl itu akan tinggal menjadi proyeksi jika kita tak dapat memaksimalkannya. Usia produktif hanya akan tinggal menjadi catatan tentang usia daripada catatan tentang produktivitas, jika mutu sumber daya manusia produktif pada tahun-tahun puncak bonus demografi! tersebut tidak dapat mengungkit mesin pertumbuhan ekonomi.
– Oleh sebab itu Bapak Presiden Joko Widodo dalam berbagai kesempatan selalu mendorong dunia pendidikan, bekerja sama dengan industri dan bisnis, untuk mencari terobosan-terobosan baru dalam pendidikan vokasi. Jurusan-jurusan baru, baik di tingkat pendidikan tinggi maupun juga di tingkat menengah, yang berkaitan dengan keahlian dan ilmu terapan, harus selalu diciptakan untuk memasok industri akan tenaga terampil yang siap kerja.
– Saudari-saudara sebangsa dan setanah-air,
“Generasi bonus demografi” yang kebetulan juga beririsan dengan “generasi millenial” kita tersebut, pada saat yang sama, juga terpapar oleh massifnya perkembangan teknologi, terutama teknologi digital. Digitalisasi di berbagai bidang ini juga membuka jendela peluang dan ancaman yang sama. Ia akan menjadi ancaman jika hanya pasif menjadi pengguna dan pasar, namun akan menjadi berkah jika kita mampu menaklukkannya menjadi pemain yang menentukan Iansekap ekonomi berbasis digital dunia.
– Alhamdulillah, kita mencatat bahwa tak sedikit anak muda kreatif yang mampu menaklukkan gelombang digitalisasi dengan cara mencari berkah di dalamnya. Internet, media sosial, situs web, layanan multimedia aplikasi ponsel, mereka jadikan Iadang baru buat berkarya, dan pasar yang menjanjikan bagi kreativitas. Banyak kreator konten dan pengembang aplikasi Indonesia yang mendunia, mendapatkan apresiasi baik material maupun non-material.
– Oleh sebab itu, marilah bersama-sama kita jauhkan dunia digital dari anasir-anasir pemecah-belah dan konten-konten negatif, agar anak-anak kita bebas berkreasi, bersilaturahmi, berekspresi, dan mendapatkan manfaat darinya. Tidak ada satu pihak yang tanggung jawabnya lebih besar daripada yang lain untuk hal lni. Pepatah Aceh mengatakan: Pikulan satu dipikul berdua, rapat-rapat seperti biji timun suri. Artinya kira-kira: Kita harus menjaga persatuan dalam memecahkan masalah, harus berbagi beban yang sama, merapatkan barisan, jangan sampai terpecah-belah. Demikian juga,
Dalam konteks menghadapi digitalisasi ini, kita semua harus dalam irama yang “impak dalam memecahkan masalah dan menghadapi para pencari masalah.
– Saudari-saudara sebangsa dan setanah-air,
Dulu kita bisa, dengan keterbatasan akses pengetahuan dan informasi, dengan keterbatasan teknologi untuk berkomunikasi, berhimpun dan menyatukan pikiran untuk memperjuangkan kedau‘atan bangsa. Seharusnya sekarang kita juga bisa, sepikul berdua, menjaga dunia yang serbadigital ini, agar menjadi wadah yang kondusif bagi perkembangan budi pekerti, yang seimbang dengan pengetahuan dan keterampilan generasi penerus kita.
– Selamat Hari Kebangkitan Nasional ke-110. Mari maknai peringatan tahun ini di lingkungan kita masing-masing, sesuai Iingkup tugas kita masing-masing, untuk semaksimal mungkin memfasilitasi peningkatan kapasitas sumber daya manusia, terutama generasi muda, yang akan membawa kepada kejayaan bangsa di tahun-tahun mendatang.
– Terima kasih. Bangkit Indonesia.

Pelaksanaan Upacara Bendera dalam memperingati Hari Kebangkitan Nasional (HARKITNAS) ke 110 dan Pemberian Penghargaan kepada Personil Polres Metro Jakarta Pusat yang berprestasi serta Warga Masyarakat yang membantu Tugas Polisi. Berjalan aman, tertib, lancar dan situasi kondusif. (Lisin/Is)

Kapolsek Tambora dan Danramil 02 Tambora Gelar Pengamanan Gereja bersama -sama

Dalam rangka mengantisifasi terjadi hal yang tidak diinginkan, Danramil 02 Tambora Kapten Arh. Rizky Putra bersama Kapolsek Tambora Kompol Iver Son Manossoh.SH., beserta jajaran tengah Giat melaksanakan pengamanan setiap Gereja di wilayah Kecamatan Tambora.

Danramil 02 Tambora Kapten Arh. Rizky Putra menyampaikan serta mengajak kepada Anggotanya untuk meningkatkan kewaspadaan Keamanan Petugas, juga menghimbau warga yang melaksanakan ibadah untuk dilakukan pemeriksaan barang bawaan jamaah.

“Bila perlu jamaah yang akan melakukan ibadah untuk tidak membawa tas atau barang yang sekiranya tidak perlu dibawa selama kegiatan ibadah berlangsung,” – ujar Danramil Tambora Kapten Arh. Rizky Putra. Sabtu (19/08/2018).

Kapolsek Tambora Polres Metro Jakarta Barat Kompol Iver Son Manossoh.SH., juga menyampaikan, dalam upaya pengamanan Gereja, kita akan pasang kantong – kantong air guna meminimalisir orang yang nekat menabrakan diri atau meledekan bom.

Ia juga mengajak Anggota tingkatkan kewaspadaan Keamanan Petugas, warga yang melaksanakan ibadah, memeriksa barang bawaan jamaah dan memeriksa orang yang mencurigakan serta menghimbau kepada pengurus Gereja agar jamaah Gereja tidak membawa tas apabila membawa harus di periksa.

“Setiap kegiatan harus ada Petugas, dan Tiga Pilar harus bersinergi dalam mengamankan Gereja dan tempat ibadah lainnya, untuk memberikan rasa aman dan nyaman. Kita tidak boleh underestimate setiap kegiatan sekecil apapun harus diamankan,” – pungkasnya Kapolsek Tambora Polres Metro Jakarta Barat Kompol Iver Son Manossoh,SH. (Lisin/Is)