Pertajam Ilmu Pernika, Prajurit Koarmabar Ikuti Latihan Operasi Matra Laut Tahun 2018

 

Jakarta, ——– Dalam rangka meningkatkan kemampuan dan keterampilan personel bidang pernika, diselenggarakan Latihan Operasi Matra Laut Diskomlek Koarmabar Triwulan I Tahun 2018. Kegiatan latihan dibuka oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Elektronika Koarmabar (Kadiskomlekarmabar) Kolonel Laut (E) Hadi Wuryanto, S.T., di Markas Komando (Mako) Koarmabar, Jalan Gunung Sahari Raya No. 67, Jakarta Pusat, Senin (26/3).

Latihan Operasi Matra Laut Bidang Pernika Koarmabar direncanakan berlangsung selama empat hari yang dimulai dari tanggal 26 sampai dengan 29 Maret 2018 dan diikuti oleh 51 personel Koarmabar baik dari Lantamal jajaran Koarmabar dan seluruh unsur KRI di pangkalan Jakarta.

 

Dalam amanatnya Kadiskomlekarmabar menyampaikan, dalam rangka peningkatan kemampuan dan keterampilan personel bidang pernika yang dapat mendukung pencapaian pelaksanaan tugas, perlu adanya latihan dalam rangka penyegaran serta peningkatan kemampuan personel pernika dan komunikasi baik dari KRI maupun Pendirat sebagai bekal dalam menghadapi tugas TNI/ TNI AL. Melalui latihan ini diharapkan para peserta dapat belajar dan memahami bidang tersebut secara maksimal sehingga apa yang akan diperoleh selama latihan hendaknya dapat menjadi pedoman sebagai bahan acuan dalam melaksanakan tugas.

Dalam kesempatan tersebut, Kadiskomlekarmabar menekankan kepada seluruh peserta latihan, agar meningkatkan intensitas latihan disatuan masing-masing, pertahankan dan pelihara kualitas diri sebagai prajurit matra laut yang penuh dengan semangat baru TNI AL, melaksanakan latihan dengan sungguh-sungguh, serius dan penuh keikhlasan, agar tujuan dari latihan ini dapat tercapai sebagaimana yang diharapkan oleh pemimpin maupun organisasi, pertahankan semangat dan kebanggaan selaku pengawak Pernika dan Komunikasi serta tingkatkan kualitas diri sebgai prajurit Matra Laut dalam menjawab berbagai tantangan serta tugas-tugas di masa depan.( Lsn)

UPAYA PREVENTIF  PRAJURIT SATLINLAMIL SURABAYA VAKSIN DIFTERI

Jakarta, 27 Maret 2018 —- Sebagai upaya preventif memutus rantai penularan bahaya penyakit difteri dilingkungan prajurit, sebanyak 125 personel Satlinlamil Surabaya baik prajurit dan PNS mengikuti kegiatan Vaksinasi Difteri yang berlangsung di Gedung Laut Jawa, Mako Satlinlamil Surabaya, Selasa (27/3).

Kegiatan suntik vaksin ini sebelumnya (2/2) telah dilaksanakan secara serentak dilingkungan TNI AL termasuk Kolinlamil. Satlinlamil Surabaya baru melaksanakannya kali ini sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan dari Dinas Kesehatan (Diskes) Kolinlamil.

Vaksin difteri ini diikuti Komandan Satlinlamil Surabaya Kolonel Laut (P) Sigit Santoso, Wakil Komandan Letkol Laut (P) M. Nizarudin dan para perwira Satlinlamil Surabaya lainnya baik staf maupun unsur KRI.

Menurut Komandan Satlinlamil Surabaya, suntik vaksin difteri ini adalah dalam rangka melaksanakan Progam Pemerintah oleh personel Balai Pengobatan Satlinlamil Surabaya kepada seluruh Prajurit Satlinlamil Surabaya.

Kadiskes Kolinlamil Letkol Laut (K) dr. Pujo Dwi Laksono, M.Kes., Sp.THT menjelaskan secara singkat apa itu penyakit difteri, vaksin dan penanganannya. Difteri merupakan penyakit infeksi pernapasan akut berbahaya yang sangat menular. “Penyebaran difteri ini sangat cepat, karena kuman difteri bisa berpindah dengan mudah melalui udara dari satu penderita kepada orang lain di dekatnya,” kata dokter spesialis THT ini.

Penyakit difteri disebabkan oleh bakteri Corynebacterium diphtheriae yang dapat menghasilkan racun bernama eksotoksin. Racun inilah yang sangat berbahaya karena ia dapat merusak dan mematikan sel-sel sehat. Eksotoksin juga dapat menyerang organ-organ lainnya seperti jantung, sistem pernapasan, ginjal, dan sistem saraf. Difteri menular melalui droplet, yakni sekret lendir seperti ludah, dahak, cairan yang bertebaran di udara saat penderita batuk, bersin, atau tertawa dan kemudian terhirup oleh orang lain.

Adapun beberapa gejala difteri yang dapat dikenali lanjutnya, di antaranya seperti sakit tenggorokan, muncul selaput berwarna putih abu-abu pada tenggrokan, amandel, rongga mulut, atau hidung, dan demam tidak terlalu tinggi. Selain itu muncul pula tanda pembengkakan pada kelenjar limfa, bisa dilihat dari leher yang membengkak (bull neck), suara berubah, Lemas dan menurunnya nafsu makan, mengeluarkan bunyi saat menarik napas (stridor) hingga sulit bernapas.

Lebih Lanjut ia menjelaskan bahwa gejala paling khas dari penyakit difteri adalah sakit tenggorokan yang disusul dengan munculnya selaput berwarna putih abu-abu yang bernama selaput pseudomembran.

Dengan diberikannya vaksin ini, diharapkan dapat mengurangi penyebaran penyakit oleh virus difteri di lingkungan Kolinlamil baik Mako, Satlinlamil Jakarta dan Surabaya.( Lsn)

Cabuli Anak Dibawah Umur, Pria ini Diciduk Polsek kembangan

Jakarta Barat———Kejadian tragis ini bisa  menjadi pembelajaran bagi para wanita tak bersuami yang  yang tengah dekat dengan pria.

Kencana (nama samaran), seorang bocah belia, mengaku dicabuli teman dekat sang  ibu.

Kejadian bejat itu terjadi di rumahnya di Srengseng, Kembangan Jakarta Barat, Minggu (18/03) dini hari lali saat korban tengah sendiri di dalam rumah

Pria berperillaku tak senonoh ini berinisial DM (40) warga Warung Jati Timur RT 007/04 Kalibata, Pancoran Jakarta Selatan.

Kapolsek Kembangan Kompol Supriyadi SH mengatakan, tindakan bejat ini  dilakukan saat ia berada di rumahnya bersama korban.

Tergiur dengan tubuh korban, DM pun melancarkan aksi bejatnya dengan mengajak korban masuk ke dalam kamar.

Di dalam kamar itulah korban mendapat perlakuan tak senonoh

“Pelaku (DM) ini teman dekat ibu korban dan menurut pengakuannya, sudah dua bulan ia tinggal bersama.” Ujar Kompol Supriyadi

Ia melanjutkan, setelah merasa puas, pelaku langsung meninggalkan korban dengan alasan berangkat kerja.

Korban pun bercerita kepada bibinya atas tindakan tak senonoh yang dilakukan DM.

Mendengar cerita dari keponakannya, sang bibi geram dibuatnya. Dengan didampingi korban, sang bibi melaporkan ke Polsek Kembangan

“Setelah hasratnya tersalurkan, pelaku pergi bekerja, lalu korban bercerita kepada bibinya dan langsung melaporkan ke Polsek Kembangan.” Lanjutnya

Kanit Reskrim Polsek Kembangan AKP Vernal Armando Sambo SIK mengatakan, mendapati laporan yang diterimanya.

Vernal bersama anggotanya langsung menuju ke Tempat Kejadian perkara (TKP) dan pelaku dapat ditangkap di rumahnya

“Pelaku sudah kami tahan di Mapolsek Kembangan dan dijerat Pasal 82  UURI No 35 tahun 2014 dan tentang perubahan UURI nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak “Jelasnya.( Lsn/ls)

Dewan pendiri ucapkan ” selamat datang” Anggota LMPI yang bergabung kembali ke rumah besar LMP

 

Jakarta Barat——- laskar merah markas cabang jakarta barat, kedatangan dewan pendiri ( DP fanni) dengan bergabungnya anggota laskar merah putih indonesia ( LMPI) kedalam laskar merah putih ( LMP) jakarta barat, selasa ( 27/03/2018).

Dalam arahan nya dewan pendiri ( fanni) mengatakan ” selamat datang teman teman LMPI ,selamat datang kembali di rumah kita LMP( laskar merah putih).

Selanjutnya dewan pendiri mempersilahkan markas daerah ( mada) Dki jakarta yang di wakili Kastaf DKI Abdul .

Dalam arahannya Abdul mengatakan inti nya pesan dari ketua mada yaitu selamat datang lagi ke rumah besar LMP yang nama nya saudara ketika tubuh kita luka badan kitapun ikut sakit.

“Saya sebagai Kastaf Mada Dki sudah merasakan nikmat nya berorganisasi, dan alhamdulilah teman- teman kembali ke rumah laskar merah putih dan itu suatu kemajuan” Ujar Abdul.

Abdul juga mengatakan karena bertambah keluarga kita, jangan sungkan sungkan serta jangan ragu untuk di bicarakan apabila ada masalah di kemudian harinya. saya pribadi terbuka 24 jam siap terjun , saya komitmen, apabila ada masalah karen di situlah ada nikmat nya bergabung di laskar merah putih.
Arahan selanjutnya di serahkan kepada laskar merah putih cabang jakarta Barat ( H.Pendi HT).

” Selamat buat ketua harian Iwan Tahapari di angkat sebagai ketua harian di LMP- Jakbar. Saya akan turun apabila ada teman – teman LMP jakbar ada bermasalah , hindari narkoba, itu barang haram ” pangkas H.Pendi HT.

Arahan selanjut nya oleh Chandra ( waketum mabes Lmp) ” sekilas saya mengutip pesan ketum, ketua umum mengharapkan trend positip agar rekan reka bisa membesarkan Lmp jakbar, dan semoga teman LMPI bisa membantu rekan- Rekan lainnya agar bisa kembali lagi ke LMP .

Selanjut nya sesi terakhir dewan pendiri( bunda Fanni) mengatakan alhamdulilah di sini kita sudah ketemu tadi sudah di kutip pesan ketum. kami tidak pernah menganggap teman teman LMPI itu musuh ,kita semua bersaudara.

” Dewan pendiri butuh generasi penerus ,dulu saya mendirikan LMP ini sekitar usia 19 tahun saat itu saya aktipis.” Ujar Fanni.

Dewan pendiri juga mengatakan Apapun masalah di organinasi sebelum nya jangan di lagi di permasalahan. Mari kita berorganisasi serta rangkul saudara saudara kita untuk kembali ke laskar merah putih, itu bisa terwujud asal kita sama kan visi kita.

” Selamat datang dan selamat pulang, besarkan dan kibarkan bendera laskar merah putih di bumi nusantara” Ujar dewan pendiri Fanni.( Lsn)

Oknum Security nyambi bandar sabu Diringkus Unit Narkoba Polsek Kalideres

Jakarta Barat——–Dengan dalih gajinya sebagai security tak mencukupi kebutuhannya, ia nekat menyambi edarkan sabu.
Akibatnya, AR alias OM bin NN (34) terpaksa harus berurusan dengan aparat penegak hukum. AR diringkus polisi unit narkoba Polsek Kalideres Polres Metro Jakarta Barat di rumahnya di Jalan Kapuk Raya RT 012/11 Kapuk, Cengkareng Jakarta Barat pada kamis (22/03) lalu

Kapolsek Kalideres Kompol Effendi SH membenarkan penangkapan oknum security tersebut. Ia mengungkapkan, penangkapan berawal pada saat anggota mendapatkan laporan dari masyarakat bahwa ada seorang laki-laki yang kerap melakukan transaksi narkotika jenis sabu di tempat ini

“Mendapatkan informasi itu, kemudian polisi langsung melakukan penangkapan yang sebelumnya telah dilakukan penyelidikan, sehingga diamankan pelaku berinisial AR.” Ujar Kompol Effendi, Selasa (27/03/18)

Kompol Effendi menambahkan, setelah dilakukan penangkapan terhadap pelaku ini, dari hasil pemeriksaan, pelaku mengaku mendapatkan barang haram dari seseorang yang bernama Budi

“AR ini dapat sabu dari orang yang namanya Budi dengan harga Rp. 1 juta untuk satu gramnya, lalu AR menjualnya dengan harga Rp.1,5 juta. Saat ini Budi masih dalam pengejaran polisi.” Tambanhnya

Sementara, Kanit Reskrim Polsek Kalideres AKP Syafri Wasdar SH menjelaskan, begitu dilakukan penggerebekan tersangka AR, ditemukan barang bukti narkotika jenis sabu sebanyak 6 paket dalam plastik klip kecil dengan berat brutto 1,48 gram

“Selain sabu, barang bukti lainnya yang kami sita antaranya satu unit timbangan elektrik merk Mouse Scale warna hitam dan sati unit Handpone merk Samsung warna hitam.” Jelas Syafri

AR pun kini meringkuk di sel tahanan Mapolsek Kalideres dan dijerat dengan pasal 114 ayat (1) Sub 112 ayat (1) Undang- undang RI No. 35 tahun 2009 tentang narkotika

Kompol EFfendi menegaskan, dirinya bersama jajaran akan terus melakukan penyelidikan dari pada pelaku yang diamankan, ia pun menyatakan tidak akan pernah bosan dalam mengejar dan menangkap para bandar narkoba dan tidak akan segan segan melakukan tindakan tegas terukur bagi para pelaku yang masih berupaya melawan petugas

“Sesuai perintah dan arahan dari pimpinan Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Hengki Haryadi SIK MH untuk menghilangkan stigma di Jakarta Barat yang rawan akan peredaran gelap narkoba.”Tegasnya.( Lsn/ls)

Bhabinkamtibmas Bripka M.BAHTIAR kunjungi sekolah SMK AL-GINA

Tangerang———Bhabinkamtibmas Bripka M.BAHTIAR mengunjungi sekolah SMK AL-GINA, kampung Paku Alam Rt. 01/01 Desa Paku Alam Kec. Pakuhaji kabupaten tangerang , senin ( 26/03).

Dalam kesempatan ini bhabinkamtibmas memberikan saran saran kamtibmas kepada para pelajar.

” Belajarlah dengan baik karena kedepan persaingan sangat ketat dari sisi pendidikan, ekonimi dan Hindari dari pergaulan bebas ” Ujar Bhabinkamtibmas Bripka M.BAHTIAR.

Bhabinkamtibmas Bripka M.BAHTIAR juga mengatakan Jauhi penggunaan narkoba, miras karena sangat membahayakan dan menghancurkan regenerasi bangsa.

” Hindari keributan atau tawuran antar sekolah, tidak mencencerminkan anak pelajar serta Berhati hati dalam penggunaan media sosial, karena sudah terbentuk UU ITE” Pangkas Bripka M.BAHTIAR.( Lsn).

Mengenal ” Ghost Fleet” inspirasi prabowo mengutarakan kecemasannya

Jakarta————Saya belum membaca novel Ghost Fleet yang menginspirasi Prabowo mengutarakan kecemasannya akan kehancuran Indonesia di tahun 2030. Untuk jujur saja, sebelum ini saya bahkan belum pernah mendengar penulisnya.

Novel Ghost Fleet ditulis oleh PW Singer and August Cole dan diterbitkan pada 2015. Novel itu menceritakan skenario perang dunia berikutnya, yaitu Amerika Serikat dengan China dan Rusia yang bersekutu. Indonesia? Gak ada lagi. Indonesia telah hancur dan hanya menjadi latar dalam cerita.

Yang janggal adalah PW Singer adalah nama yang asing di dunia penulisan fiksi. Atau, anggap saja, sebelum Ghost Fleet, dia sama sekali bukan seorang penulis fiksi.

Mengutip Wikipedia, Singer adalah seorang ilmuwan politik Amerika. Dia adalah sarjana hubungan Internasional, khususnya dalam pembahasan peperangan abad ke-21. Dia saat ini menjadi ahli strategi untuk New America Foundation, sebuah lembaga think tank nirlaba, dan editor untuk Popular Science, majalah ilmu pengetahuan ternama di AS.

Singer pernah menjadi Direktur Pusat Keamanan dan Intelegensi Abad ke-21. Sebelum itu, ia pendiri Proyek Kebijakan AS di Dunia Islam pada Pusat Kebijakan Timur Tengah di Brookings. Dia juga bekerja untuk Pusat Ilmu dan Urusan Internasional Belfer di Universitas Harvard, Satuan Tugas Balkan di Departemen Pertahanan AS, dan Akademi Perdamaian Internasional. Singer menerima gelar Ph.D. dari Harvard University dan A.B. dari Woodrow Wilson School of Public and International Affairs di Princeton.

Singer menjadi sarjana termuda di Brookings Institution pada usia 29 tahun. Dia dianggap sebagai salah satu ahli terkemuka dunia tentang peperangan abad 21. Dia menulis untuk banyak media dan jurnal utama dunia, termasuk Boston Globe, Los Angeles Times, New York Times, Washington Post, dll. Singer telah dikutip di setiap surat kabar dan majalah berita utama AS dan menyampaikan ceramah di berbagai tempat mulai dari Kongres AS hingga Pentagon, juga di lebih dari 70 universitas di seluruh dunia. Singer telah disebutkan dalam daftar “100 Pemikir Global Teratas” oleh Foreign Policy, majalah Amerika Serikat yang berfokus pada kebijakan luar negeri AS.

Defense News menobatkannya sebagai salah satu dari 100 orang paling berpengaruh dalam masalah pertahanan. Ia juga melayani kelompok penasihat untuk Komando Pasukan Gabungan, membantu militer AS memvisualisasikan dan merencanakan masa depan. Pada tahun 2015, ia dianggap oleh analisis Onalytica.com sebagai “salah satu dari sepuluh suara yang paling berpengaruh pada isu keamanan cyber.”

Ya, jadi apa poinnya? Singer bukanlah penulis “fiksi” biasa. Sebelum novel Ghost Fleet, dia menulis empat buku yang kesemuanya non-fiksi. Buku terlarisnya yng diterbitkan Penguin, berjudul Wired for War: The Robotics Revolution and Conflict in the 21st Century. Dia mewawancarai ratusan ilmuwan robotika, penulis fiksi ilmiah, tentara, pemberontak, politisi, pengacara, jurnalis, dan aktivis hak asasi manusia dari seluruh dunia.

Wired for War mengangkat tentang bagaimana teknologi robotik akan memainkan peran yang lebih banyak dalam peperangan masa depan. Buku ini dinobatkan sebagai Non-Fiction Book of the Year di tahun 2009 oleh majalah Financial Times dan masuk menjadi bacaan resmi di Angkatan Udara dan Angkatan Laut AS serta Angkatan Laut Australia.

Jadi, marilah sudahi saja dengan pertanyaan mengganggu: Kenapa seorang ilmuwan politik dan ahli strategi menulis sebuah novel?

Sebagai penulis fiksi, saya membayangkan begini. Singer tahu sesuatu melalui pengetahuannya yang amat luas atau melalui jejaringnya di departemen pertahanan atau intelijen AS, bahwa China punya rencana yang ambisius yang didukung dengan sumber daya teknologi yang memadai untuk mengangkangi AS dan akhirnya menguasai dunia.

Jika saya jadi Singer, menuliskannya dalam sebuah buku non-fiksi hanya akan menarik kecaman internasional dan menambah ketegangan antar kedua negara. Satu-satunya pilihan yang tampan adalah…menulis novel.

Mungkin terlalu berlebihan? Ya, bisa jadi. Tapi saya kira Singer tidak bertendensi menjadi salah satu dari 33 Tokoh Sastra Paling Berpengaruh AS saat menulis The Ghost Fleet. Dia mungkin sama sekali tidak tahu soal sastra, alasan yang membuat dia merekrut August Cole sebagai Co author. Cole adalah seorang strateg tetapi juga lebih berpengalaman dalam narasi fiksi.

Bersama-sama, mereka membuat skenario yang sangat realistis tentang perang masa depan. Saya membaca, semua teknologi yang disebutkan dalam novel The Ghost Fleet adalah nyata, disebut secara eksplisit dengan 400 catatan tambahan.

Mungkin karena itulah, para pemimpin militer Amerika Serikat merekomendasikan novel ini kepada para prajurit. Laksamana James Stavridis menyebut The Ghost Fleet sebagai “Sebuah cetak biru yang mengejutkan untuk perang masa depan dan karenanya perlu dibaca sekarang juga!”

Tapi tentu saja, fiksi tetaplah fiksi. Kebenaran sebuah ramalan, bagaimanapun, tidak bertempat di masa kini. Dia berada di masa yang jauh, waktu yang tidak bisa kita duga.

Namun, begitupun juga dengan ketidak-benaran.

Saya bukan pendukung beliau, tetapi tidaklah terlalu rendah hati, jika saya menjauhi menyebut Pak Prabowo pelantur atau pengkhayal, hanya karena dia berusaha memperingatkan bangsa Indonesia atas apa yang mungkin terjadi di masa depan.

Saya sendiri bersyukur ada tokoh bangsa yang masih mau membaca novel. Setidaknya, Pak Prabowo membaca, dan dia membagi apa yang dibacanya. Anda tahu, beberapa tokoh hanya berfoto di toko buku tetapi malah membagi apa yang dituliskan humas.

Meski Ghost Fleet adalah fiksi, saya menganggap ini sebuah peringatan. Bagaimanapun, Anda mungkin akan terkejut jika tahu ada banyak kisah sci-fi yang memengaruhi masa depan.

Dalam kasus Ghost Fleet, mungkin bahkan sudah menciptakannya.

Oleh: Randu

Veteran perang telantar di kolong tol

Jakarta Utara———Baru tiga minggu di DKI Jakarta, seorang pria lanjut usia yang mengaku seorang veteran perang menggelandang dan tidur di Kolong Tol Enggano, Jakarta Utara. Petugas P3S Suku Dinas Sosial Jakarta Utara segera melakukan penyelamatan dan membawanya ke panti.

Satuan Pelaksana Sosial Kecamatan Koja, Jakarta Utara, Marspel menyampaikan, sebelumnya Petugas mendapati adanya laporan dari Walikota Jakarta Utara tentang adanya lansia yang telantar di kolong Tol.

“Saat dilakukan asesmen oleh Petugas, kami sama sekali nggak menyangka kalau lansia itu seorang veteran sewaktu Indonesia perang melawan penjajahan Belanda,” – kata Marspel saat dihubungi pada Selasa (27/03/2018).

Kakek yang kemudian diketahui bernama
Ramun (101) itu menceritakan kepada Petugas saat mengenang masa-masa penjajahan Belanda yang berada didalam ingatannya.

Marspel juga mengatakan, Ramun datang ke Jakarta bertujuan untuk menjadi pemulung. Karena mungkin Ramun berpikir menjadi pemulung di Jakarta dapat merubah nasibnya selama ini.

Kakek asal Pemalang, Jawa Tengah itu ternyata tidak memiliki sanak saudara di Jakarta maupun di kampung halamannya. Ia hidup sebatang kara untuk merawat dirinya sendiri.

“Selama ini Mbah Ramun tinggal di kolong-kolong Tol dan dipinggir jalan atau di ruko-ruko. Dimana saja Mbah Ramun lelah, disitu lah Mbah Ramun istirahat dan tidur,” – terang Marspel.

Kondisi kesehatan Ramun juga tidak terlalu baik. Sejak usia 90 tahun-an, ia terkena penyakit jantung dan kebocoran ginjal. Namun hingga sekarang ia masih berjuang untuk menghidupi dirinya sendiri.

Saat ini Ramun telah dibawa ke Panti Sosial Bina Insan Bangun Daya 2 Cipayung, Jakarta Timur. Disana ia akan mendapatkan perawatan dan pelayanan yang lebih baik. (Lisin / Is)

AIPTU Aris M,SH selesaikan perkara dengan cara solving

Jakarat Barat- Binmas Kelurahan Tanjung Duren Selatan AIPTU Aris M,SH., bersama Ketua Rw 02 Bapak Sunaryo membantu menyelesaikan Problem Solving Warga Rt 009/02, Kelurahan Tanjung Duren Selatan, Bapak Rendy (35 th) dan Bapak Noto Wandi (40 th) (bertetangga) tentang kesalah pahaman, bertempat di Jalan Tanjung Duren Selatan II Rt 009/02, Kelurahan Tanjung Duren Selatan, Kecamatan Grogol Petamburan, Jakarta Barat, Senin (26/03/2018), pukul 23:30 Wib.

Bahwa Bapak Rendy sekira tiga bulan yang lalu ke hilangan anjing piaraannya, sekira pukul 22:00 Wib, melihat anjingnya berada di rumah Bapak Noto Wandi, saat itu juga anjing langsung di ambil oleh sdr Rendy, sehingga Bapak Noto Wandi tersinggung dan selanjutnya cek-cok mulut menimbulkan kegaduhan.

Binmas Kelurahan Tanjung Duren Selatan Aiptu Aris M,SH., ditelpon oleh Ketua Rw 02 Bapak Sunaryo yang selanjutnya ke dua belah-pihak agar tidak ribut mengganggu warga dibawa ke rumah Ketua Rt 009 Bapak P Silitonga. Setelah tahu duduk perkaranya, bahwa Bapak Noto Wandi sekira tiga bulan yang lalu diberi seekor anjing oleh temanya di Gang Manggis, anjing saat itu dalam kondisi sakit, selanjutnya dirawat dengan juga dibawa ke dokter hewan dan anjing tersebut sehat.

Bapak Noto Wandi tidak menyukai cara-cara Bapak Rendy mengambil anjing tersebut tanpa permisi bicara baik baik, sehingga terjadi cek-cok mulut. Kedua belah-pihak dapat di musyawarahkan secara damai di Rumah Ketua RT 09. Bapak Rendy meminta maaf atas tindakannya tersebut kepada Bapak Noto Suwandi serta memberikan kebijakan uang sebesar Rp.1.000.000, sebagai pengganti perawatan anjingnya. Sebenarnya Bapak Noto Suwandi menolak, namun dengan keikhlasan Bapak Rendy agar Bapak Noto Suwandi menerima.

Kedua belah pihak saling memaafkan tidak akan saling menuntut karena masih bertetangga, dengan disaksikan Ketua Rt 009 Bapak P. Silitonga dan Ketua Rw 02 Bapak Sunaryo, kedua belah pihak tidak mau dibuatkan surat pernyataan musyawarah damai karena kedua belah pihak menganggap permasalahan sudah selesai dan sudah saling memaafkan.

Penyelesaian Problem Solving berjalan lancar dan situasi kondusif. (Lisin / Is)

Polsek tanjung duren gelar apel siaga cipkon

Jakarta Barat——-Kapolsubsektor Jelambar 1 IPTU Pujo Harsono sebagai Pawas dengan 10 Anggotanya (Lengkap) melaksanakan Apel Siaga Cipta Kondisi Antisipasi rawan wilayah bersama Polsek Jajaran Barat di Pimpin Pamenwas Kompol Kasmin,S., Apel di CNI Kembangan Jakarta Barat, Senin (26/03/2018), pukul 23:00 Wib.

Pamenwas dalam Apel Atensinya, mengatakan :
1. Melaksanakan Atensi dan perintah Pimpinan dalam melaksanakan tugas.

2. Untuk Patroli arahan Rawan Perkelahian atar kelompok dan rawan 3 C (Curat, Curas, Curanmor) dan Alfamart, Indomart buka 24 Jam dan balap liar diwilayah masing-masing Polsek. Dan tempat Peribadatan Masjid yang Ada diwilayah Tanjung Duren.

3. Yang di Komando Kepada Piket agar selalu Siaga dan waspada menjaga Komando dan selalu Cek/Kontrol tahanan yang ada kelengkapan maupun kesehatannya.

4. Jaga kesehatan dan keselamatan dalam tugas. Dan melaporkan temuan dilapangan bila ada kasus menonjol.

5. Jangan lupa kita selalu berdo’a dalam setiap akan melaksanakan tugas, untuk keselamatan kita bersama dan sukses dalam melaksanakan tugas. (Rotator selalu dihidupkan/ membiru) Tanda Polisi ada di lapangan. (Lisin / Is)

Babinkmtibmas Bripka Chandra Ade, SH  kunjungi Pesantren NURUL INAYAH

 

Tangerang————Bripka Chandra Ade SH Mengunjungi Pesantren NURUL INAYAH ,Kampung .Suka Manteri Rt.06/06 Desa .Keramat Kecamatan Pakuhaji Kabupaten  Tangerang-Banten ,senin ( 26/03/2018)

Bhabinkamtibmas Bripka Chandra Ade SH  ini  memberikan himbauan kamtibmas Kepada  Para santri dan Santriwati untuk  aktif dan  saling menjaga keamanan kamtibmas baik di lingkungan Pesanteren maupun di luar Pesnteren/Masyarakat sekitarnya.

” kita harus Antisipasi masuknya kelompok radikalisme dan Terorisme didalam pesantren ini, Kalau bukan kita siapa lagi yang menjaga nya  ” Ungkap Bripka Chandra Ade SH

Bripka Chandra Ade SH  juga mengatakan agar Pesantren NURUL INAYAH  Waspada masuknya Islam hoax/palsu sebagai jaringan teroris kedalam lingkungan pesantren. di Akhir kunjunganya Bhabinkamtibmas  mengucapkan terima kasih atas waktu yang telah di luangkan Para santri dan santriwati yang telah mendengarkan himbauan.( Lsn)

 

Kapolsek Pakuhaji AKP SUYATNO, SH Sambangi Tokoh Agama dan Masyarakat

 

 

Tangerang ——-Kapolsek Pakuhaji AKP SUYATNO, SH melaksanakan sambang ke tokoh agama  Ustadz HASANUDIN di Kelurahan Pakuhaji Kecamatan  pakuhaji kabaupaten Tangerang -Banten. Senin ,(26/03) sekitar  jam 19.00 wib

Kegiatan  ini dilaksanakan sesuai perintah Kapolres Metro Tangerang KOMBES HARRY KURNIAWAN, SIK. MH agar Kapolsek jajaran melaksanakan sambang ke tokoh masyarakat guna ciptakan situasi yang kondusif.

Dalam kesempatan tersebut Kapolsek menyampaikan arahan  kamtibmas Kepada  para tokoh agama , Alim ulama serta tokoh masyarakat agar bersatu dan bersinergi dalam mewujudkan situasi kamtibmas di desanya menjadi kondusif .

” Adanya kejadian hoax dimedsos diharapkan tokoh agama tidak mempercayainya karena hanya akan menambahkan keresahan dimasyarakat . Semua permasalahan dilingkungan Kel. Pakuhaki Kab Tangerang ini agar sedapat mungkin diselesaikan secara musyawarah dsngan melibatkan bhabinkamtibmas ” Ujar Kapolsek Pakuhaji AKP SUYATNO, SH.

Kapolsek Pakuhaji AKP SUYATNO, SH juga mengharapkan masyarakat Jangan main hakim sendiri jika ada perbuatan melanggar hukum namun harus melaporkan ke pihak kepolisian setempat serta  toleransi antar umat beragama tetap terjaga seperti saat ini sehingga tidak mudah terpancing oleh isu isu tentang agama karena isu2-isu agama sangat sensitif dan Gerakan radikalisme dan teroris tetap diwaspadai .

Diakhir Sambangnya Kapolsek menyampaikan rasa terima kasih atas waktunya  yang di berikan untuk bersilaturrahmi dengan tokoh agama dan masyarakat yang telah hadir. ( Lsn)