Wakapolsek senen dampingi Kunjungan Wakapolda Metro Jaya Ke kediaman Ketua FPI Jakarta

Polsek Senen Polres Metro jakarta Pusat Mengamankan Kunjungan Waka Polda Metro Jaya Brigjen Pol.Wahyu Hadiningrat SIK dengan Tokoh Agama Ketua FPI DKI Jakarta Buya Abdul Majid

” Kunjungan Waka Polda Metro Jaya  ke tempat  Kediaman Buya Abdul Majid  di Jln. Kramat Lontar Rt.09/Rw.07 No.I.49. Kelurahan Kramat Kecamatan Senen Jakpus” Ujar Wakapolsek Senen  AKP.H.Warjono SH.

Nampak hadir Pejabat yang Hadir mendampingi Waka Polda Metro Jaya Brigjen Pol.Wahyu Hadiningrat SIK dalam kunjungan tersebut adalah:
1.Dir. Intelkam PMJ. Kombes Umar Effendi
2.Dir.Binmas PMJ  Kombes Pol.Sambodo.
3.Kasubdit Sosbud Intelkam Kombes Sodiran.
4.Kabag Binops.Binmas PMJ. AKBP.Jajang Hasan Basri S.AG,M.SI.
5.Wakasat Intelkam Restro JP Kompol.Imam Robik.
6.Wakapolsek Senen  AKP.H.Warjono SH.

 

Dalam Silaturahmi tersebut  Waka Polda Metro Jaya Menyampaikan Pesan-pesan Kamtibmas, menyikapi peristiwa Pembakaran Bendera HTI di Limbangan Kab.Garut Jawa Barat.
” saya menitipkan situasi Kamtibmas diwilayah ini agar tetap Kondusif.” kata  Brigjen Pol.Wahyu Hadiningrat SIK.

Sedangkan Buya Abdul Majid sebagai tuan rumah Menyampaikan Kepada  Waka Polda Metro Jaya mohon dijelaskan kalimat itu karena sekarang ada dimobil, dibendera ,dan lain-lain.

” yang mana yang boleh yang mana yang tidak boleh dan  tidak perlu ada pengerahan massa Banser di PBNU maupun GP.Ansor ” ujar Buya Abdul Majid

” Pukul.14.45, Wib. Silaturahmi  Waka Polda Metro Jaya dengan Buya Abdul Majid selesai dan  Kegiatan berlangsung hangat, situasi kondusif.” Pangkas AKP.H.Warjono SH. ( lisin/ls).

Di Duga Hendak Curi Kotak Amal Masjid, Pelaku Di amankan Polsek Pesanggrahan

Polsek Pesanggrahan Polres metro jakarta selatan mengamankan pelaku percobaan pencurian kotak amal di mushola al ikhlas di Jl. H. Radin petukangan utara.

hal ini di katakan kapolsek pesanggrahan Kompol Maulana J Karepesina,bahwa pelaku bernama  SOLEH SUMANTRi beralamat di kampung Mageung, Rt. 002/002 kel. Simarsari, kec. Sariwangi, kab. Tasikmalaya Jawa barat.

“Menurut Keterangan Para saksi bahwa pelaku  diduga masuk kedalam halaman sekolah TK RA AZAWAIYAH, menanyakan alamat dan menyebut salah satu nama murid yang ada sekolah di TK tersebut, namun nama yang disebutkan tadi tidak ada atau tidak terdaftar di sekolah TK itu” Ujar Kompol Maulana J Karepesina. ( 30/10/2018).

 

Lanjutnya, kemudian pelaku langsung ijin untuk  menumpang mengambil air wudhu dan shalat, setelah itu  pelaku langsung  menuju mushola Al. Ikhlas, Lalu pelaku mondar mandir dan memperhatikan kotak amal yang  ada di mushola itu,

” kemudian pelaku diamankan oleh Saksi-saksi di musholla dan  menghubungi polsek pesanggrahan untuk meminta bantuan , di mana pelaku  telah diamankan karena diduga pelaku percobaan pencurian kotak amal” Pangkasnya.( lisin/ls).

 

Kurang Dari 9 Jam, Pelaku Residivis Jambret Berhasil Di Bekuk Polsek Johar Baru

Pelaku penjambretan berhasil di bekuk oleh Unit reskrim Polsek Johar Baru Polres metro jakarta Pusat,pelaku berhasil di bekuk kurang dari 9 jam dari melakukan aksinya,

hal ini di terangkan oleh kapolsek Johar baru Kompol Endy Mahandiga  di dampingi kasubag humas polres jakpus  AKP Purwadi. melalui Kanit reskrim Iptu M.Rasid.SH.MH mengatakan bahwa ” pelaku berinisia LAC Alias  BOKE , RA, dan R O N, mereka melakukan penjabretan di Jl.Johar Baru Utara VI Kel.Johar Baru Kec. Johar Baru Jakarta, Pusat.

Menurut nya kejadian berawal  ketika korban sedang berada di tempat kejadian sekira jam 14. 50 WIB korban sedang hendak keluar rumah menunggu temannya di pinggir jalan kemudian datang dua orang pelaku laki-laki yang tidak dikenal berboncengan menggunakan sepeda motor Honda beat warna putih dan langsung menghampiri korban lalu pelaku seorang laki laki yang di boncengi tersebut bertanya kepada korban “kalo Mor dimana” korban menjawab “didepan sana” selanjutnya kedua pelaku laki-laki tersebut langsung pergi.

“tidak lama berselang kembali lagi dari arah samping kanan korban kedua pelaku laki-laki yang sama berboncengan menggunakan sepeda motor Honda beat warna putih tersebut memepet korban dan pelaku seorang laki laki yang di boncengi dengan tangan kiri langsung merampas HP milik korban yang sedang dipegang ditangan setelah berhasil mengambil HP korban kedua orang pelaku laki-laki tersebut langsung tancap gas meninggalkan korban” Ujar Iptu M.Rasid.SH.MH ( 30/10/2018)

Lanjutnya ,mengetahui hal tersebut korban mencoba sempat berteriak “maling maling”  namun pelaku tidak dapat ditemukan,  Atas kejadian tersebut korban menderita kerugian berupa satu unit HP merk Vivo V5 warna rose gold total kerugian sebesar Rp 3.300.000,-(tiga juta tiga ratus ribu rupiah),

Kemudian anggota reskrim Polsek Johar Baru dipimpin Kanit Reskrim IPTU M. RASID.SH, mendapati informasi terjadinya penjambretan Langsung mendatangi tkp dan melakukan olah TKP dan di ketemuan bukti petunjuk berupa CCTV di sekitar tempat kejadian kemudian dilakukan penyelidikan diketahui kedua pelaku bernama  LAC,dan RG, kemudian sekira jam 23.00 wib. di dapatkan informasi kedua pelaku sedang berada di wilayah Galur Johar Baru Jakarta Pusat.

Selanjutnya  anggota melakukan pengejaran dan berhasil penangkap para pelaku ini.

Tidak hanya itu reskrim polsek johar baru juga berhasil mengamankan barang bukti berupa
1 Dus Hp merk VIVO V5.
1 Hp merk Vivo V5.
1 sepeda motor Honda beat warna putih No. Pol B-3173-SZF.
1 kunci kontak sepeda motor honda beat warna putih No Pol. B-3173 SFZ. serta Uang tunai  Rp. 150.000.00

” keberhasilan penangkapan ini berkat mata polisi ( CCTV ), Saya mengharap kepada warga masyarakat agar bisa pasang CCTV, karena demi keamaanan dan membantu polisi dalam penyelidikan” kata kanit reskrim ini.

masih di katakan nya, pelaku penjambretan ini baru 2 minggu keluar dari lembaga pemasyarakatan dengan kasus penodongan.

guna mempertanggung jawabkan perbuatan nya pelaku dapat di jerat dengan Perkara Tindak Pidana Pencurian/Jambret sebagaimana dimaksud dalam pasal 363 KUHP dengan ancaman 7 tahun penjara” pangkasnya. ( lisin/ls).

KOLINLAMIL KERAHKAN KRI BANDA ACEH 593 EVAKUASI KORBAN LION AIR JT-610

Jakarta, 30 Oktober 2018 ——- Kapal perang Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil) KRI Banda Aceh 593 melaksanakan Search and Rescue (SAR) terhadap pesawat Lion Air JT-610 yang jatuh disekitar perairan Tanjung Karawang, Laut Jawa. Kapal perang yang dikomandani Letkol (P) Ali Setiandy, M.Tr (Hanla), M.Tr (Han) ini berangkat bersama dengan 136 personil menuju lokasi jatuhnya pesawat, Senin (29/10).

KRI Banda Aceh 593 merupakan salah satu dari kapal perang TNI AL yang  dikerahkan membantu pencarian pesawat Lion Air JT 610. Kemampuan KRI Banda Aceh 593 tak diragukan lagi saat pernah diterjunkan pada kecelakaan pesawat AirAsia QZ8501 2014 silam.

Para personel yang on board di kapal perang karya anak bangsa tersebut bergabung dengan tim evakuasi dari Basarnas untuk membantu serta mengevakuasi korban jatuhnya pesawat Lion Air JT-610. Selain itu turut tergabung dalam tim evakuasi satu regu Komando Pasukan Katak (Kopaska) dari Koarmada I dengan dilengkapi Sea Rider dan Landing Craft Utility (LCU).  

Dengan telah ditemukan titik kordinat jatuhnya pesawat Lion Air JT 610, KRI Banda Aceh akan memaksimalkan proses evakuasi dan mengangkut serpihan pesawat tersebut.( lisin).

Terkait Tragedi Lion Air JT 610 Jatuh, Polda Metro Jaya Himbau Masyarakat Tidak Sebarkan Kabar HOAX

Kepala Bidang Humas (Kabid Humas) Polda Metro Jaya, Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono menghimbau masyarakat tidak menyebarkan kabar bohong atau hoax terkait tragedi pesawat Lion Air jatuh. Tragedi dialami Lion Air JT 610 yang menerbangi rute Jakarta-Pangkal Pinang beserta 181 penumpang dan 7 awak, Senin (29/10/2018) pagi.

Kabid Humas menyebut polisi bisa menjatuhkan pidana bagi mereka yang menyebarkan hoax tersebut. “Kepada pihak-pihak yang memiliki informasi hoax, tidak dibenarkan dan bisa dikenakan undang-undang pidana,” kata Kabid Humas di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (30/10/2018).

Sejak peristiwa pesawat Lion Air jatuh di perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat, Senin pagi, setidaknya ada dua hoax yang beredar di media sosial.

Pertama adalah yang berupa dua foto menggambarkan suasana kabin pesawat. Foto memperlihatkan empat laki-laki dan perempuan tengah mengenakan masker oksigen.

Kedua adalah video yang menggambarkan suasana kabin pesawat saat mengalami turbulensi. Dalam video tersebut, terlihat kabin gelap dan terdengar teriak histeris para penumpang.

Faktanya, video itu diambil oleh satu penumpang Lion Air rute Jakarta-Padang saat mengalami turbulensi beberapa waktu lalu.

Kabid Humas mengatakan akan mengusut penyebar dua informasi hoax di media sosial tersebut. Direktorat terkait di Polda Metro Jaya sedang berkoordinasi. “Nanti akan kami komunikasikan dengan Ditreskrimsus,” ujar Kabid Humas.( Lisin/ ls).

Pedagang Pakaian di Curug Tangsel Tewas Ditembak Orang Tak Dikenal

Seorang pedagang pakaian bernama Jamal (30 tahun), ditemukan tewas tergeletak bersimbah darah di Jalan Raya STPI, Kampung Curug Kulon, RT01 RW01, Curug Kulon, Curug, Kabupaten Tangerang, Banten.

Informasi yang dihimpun menyebutkan bahwa kejadian berlangsung, Selasa (30/10/2018) sekira pukul 02.30 WIB. Ketika itu, para saksi mendengar letusan senjata api dari lokasi kejadian. Setelah dicek bersama-sama, didapati korban sudah tak bernyawa dalam keadaan telungkup.

“Ada luka tembak di bagian punggung korban,” terang AKP Ahmad Alexander Yurikho Hadi, Kasatreskrim Polres Tangerang Selatan (Tangsel), kepada wartawan, Selasa (30/10/2018).

Saat itu, lanjut AKP Ahmad, seorang warga berinisial Hen (24 tahun) yang sedang tidur-tiduran mendengar dua kali letusan senjata api. Karena kaget, lantas dia mengintip ke arah sumber suara itu dan mengajak teman-temannnya sesama pedagang memastikan apa yang terjadi.

“Saksi mendengar dua kali letusan senjata api, kemudian memberitahu temannya yang lain untuk mengecek ke Tempat Kejadian Perkara (TKP),” jelas AKP Ahmad.

Mengetahui ada korban penembakan, lantas saksi bergegas melapor ke Mapolsek Curug. Polisi yang tiba di lokasi, selanjutnya melakukan olah TKP dan meminta keterangan saksi-saksi. 2 buah selongsong berkaliber 9 milimeter turut diamankan sebagai barang bukti, diduga selongsong milik pistol jenis FN atau Bareta.

“Korban sudah kita kirim ke RSU Tangerang. Barang buktinya 2 selongsong peluru,” tukasnya.

Meski lokasi kejadian berada di wilayah Kabupaten Tangerang, namun penanganan kasus hukumnya tetap di bawah naungan Mapolres Tangerang Selatan. Polisi hingga kini masih terus memburu keberadaan pelaku.( Lisin/ls).

Nekat curi motor, pemuda pengangguran ini diringkus polsek Kebon jeruk

Merasa ada kesempatan, pria pengangguran berinisial MA (18) warga Jalan H. Buang RT 07/07 Kel. Ulujami Pesanggrahan Jakarta Selatan ini nekat mencuri sepeda motor yang terparkir di halaman rumah korban di Jalan H. Abdullah, Sukabumi Selatan Kebon Jeruk Jakarta Barat. Akibat aksi nekatnya itu, MA diringkus anggota Reserse Kriminal Polsek Kebon Jeruk Polres Metro Jakarta Barat pada sabtu (27/10)

Kapolsek Kebon Jeruk Polres Metro Jakarta Barat Kompol M Marbun SH MM menjelaskan, kejadian berawal ketika korban Winsten Ar Nelwan masuk ke dalam rumahnya yang sebelumnya korban memarkirkan sepeda motor di halaman rumahnya.

Pada saat korban keluar dari rumah dan hendak pergi dibuat terkejut lantaran sepeda motornya sudah tidak ada. Atas kejadian itu, korban melaporkan ke Polsek Kebon Jeruk

“Pelaku melihat korbannya memasuki rumah langsung menggondol sepeda motor korban yang terparkir di halaman rumah korban,”Jelas Marbun, Selasa (30/10/18).

Kanit Reskrim Polsek Kebon Jeruk AKP Josman Harianja mengatakan, setelah mendapati laporan tersebut, pihaknya melakukan penyelidikan dengan memintai keterangan saksi. Josman yang didampingi Panit Reskrim Iptu M Basir langsung melakukan pengejaran terhadap pelaku.

” Pelaku diketahui berjumlah dua orang. Tersangka MA berhasil kita tangkap, sedangkan rekannya melarikan diri,” Jelas Josman.

Tersangka MA saat dimintai keterangannya, kata Josman, MA mengakui perbuatannya. Barang Bukti berupa satu unit sepeda motor merk Yamaha Nouvo dengan plat nomor B 6432 EMB dan satu unit sepeda motor merk Yamaha nouvo warna merah tanpa plat nomor pun disita polisi.

“Kami masih mengejar tersangka lainnya. MA akan kita jerat Pasal 363 KUHP tentang Pencurian dengan Pemberatan,” Katanya.( Lisin/ls).

Polda metro jaya siapkan tim trauma healing buat korban jatuhnya pesawat Lion Air JT 610.

Polda Metro Jaya, Berbagai pihak serentak memberikan bantuan terkait insiden jatuhnya pesawat Lion Air JT 610. Salah satunya yang dilakukan Polda Metro Jaya.

Di bawah pimpinan Kepala Biro Sumber Daya Manusia dan KA psikologi, Polda Metro Jaya meyiapkan tim trauma healing.

Nanti akan diperbantukan di Rumah Sakit Polri, Kramat Jati, untuk membantu keluarga korban di sana,” kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono. Sik. Msi. , kepada wartawan, Selasa (30/10/2018)

Kombes Pol Argo menjelaskan tim ini merupakan kerjasama Polda Metro Jaya dengan Mabes Polri. Nantinya tim disesuaikan dengan kebutuhan dan dikordinasikan dengan Mabes Polri.

“Nanti PMJ (Polda Metro Jaya) akan mengikuti dengan Mabes Polri. Jadi nanti leading-nya dari bagian Psikologi Polri, sementara PMJ siap untuk membantu,” kata Kombes Pol Argo.

Selain bantuan berupa konsultasi trauma healing, Polda Metro sejak kemarin telah mengerahkan patroli jalan raya (PJR) atau pengawalan untuk ambulans yang standby di Tanjung Priok. Selain itu, dari rumah sakit juga sudah disiapkan beberapa ruangan yang bisa digunakan para keluarga korban untuk menginap.

“Yang rumahnya jauh ini bisa sementara untuk istirahat di sana. Ada disiapkan di gedung promoter di sana,” ucap Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono Sik. Msi.(Eva Andryani)

DVI Mabes Polri Butuh Waktu identifikasi korban pesawat Lion Air 610

Tim Disaster Victim Identification (DVI) RS Polri membutuhkan waktu untuk mengidentifikasi korban pesawat Lion Air 610. Jika melalui data DNA, identifikasi butuh lebih dari tiga hari.

“Kalau hanya teridentifikadi DNA, paling cepat, itupun kalau data antemortem lengkap, itu 4-5 hari,” kata Kepala RS Polri Kombes Pol Musyafak di RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, Selasa (30/10/2018)

Kombes Pol Musyafak mengatakan kesulitan identifikasi tergantung utuh tidaknya jenazah. Minimal, ada sidik jari yang bisa dicocokkan dengan data KTP. Jika tidak ada, maka opsi kedua menggunakan identifikasi data primer.

Kombes Pol Musyafak menyebut data yang dipakai adalah rekam medis gigi korban. Ditambah dengan data sekunder dari antemortem keluarga korban, misalnya baju terakhir atau hal lainnya.

“Terakhir itu melalui DNA,” ucap Kombes Pol Musyafak.

Biasanya, kata Kombes Pol Musyafak, DNA akan diambil dari sampel jenazah lalu dicocokkan dengan DNA kerabat dekat korban. Bisa orang tua atau anak mereka. Jika jenazah tidak utuh, akan diperiksa semua DNA mereka.

“Jadi tergantung keutuhan jenazah korban, termasuk data antemortem,” kata Kombes Pol Musyafak.

Lebih lanjut Kombes Pol Musyafak meminta keluarga korban sabar menunggu. Jika sudah teridentifikasi RS Polri akan segera menginformasikan hal tersebut.

“Kalau nanti dibutuhkan tim antemortem data pendalaman, maka akan dipanggil, diminta keterangan kembali,” tutup Kepala RS Polri Kombes Pol Musyafak.

(Eva Andryani)

Bawa sajam di duga buat nodong, Pelaku di tangkap Polsek johar baru

Polsek johar baru polres metro jakarta pusat mengungkap Pelaku pembawa senjata tajam yang tidak dilengkapi dengan surat-surat dan tidak ada berkaitan dengan pekerjaan pelaku.

Kapolsek johar baru Kompol Muhamad Endy Mahandika mengadakan press release melalui kanit reskrim Iptu M.Rosyid SH,MH. Mengatakan bahwa
” Pelaku Inisial RA kedapatan membawa 1 bilah pisau bergagang kayu warna coklat di Gang. Moh. Ali IV kel. Tanah Tinggi Kec. Johar Baru Jakarta Pusat.” Ujar kanit reskrim polsek johar baru Iptu M.Rosyid SH,MH.

Menurut kanit reskrim kejadian ini berawal Pada hari Rabu tanggal 24 Oktober 2018 sekitar jam 22.00 wib di Gang. Moh. Ali IV kel. Tanah Tinggi Kec. Johar Baru Jakarta Pusat anggota buser melaksanakan patroli kewilayahan johar baru.

” Kemudian tepat di belakang rumah susun Tanah Tinggi anggota mencurigai seorang laki-laki ,lalu melakukan penggeledahan badan terhadap seseorang yang dicurigai tersebut dan anggota tidak menemukan sesuatu, penggeledahan dilanjutkan ke kendaraan yang dikendarai oleh seorang yang dicurigai. Anggota menemukan sebilah senjata tajam jenis pisau bergagang kayu warna coklat. Kemudian pelaku dan barang bukti diamankan ke Polsek Johar Baru Jakarta Pusat” kata M.Rosyid SH,MH.

” Senjata tajam ini di gunakan pelaku untuk menodong, dan mengaku ngaku sebagai anggota” tukas kanit reskrim polsek Johar Baru.

Lanjutnya ,untuk mempertanggung jawabkan perbuatan nya pelaku dapat di jerat dengan Perkara kedapatan membawa, menguasai dan memiliki senjata tajam sebagaimana dimaksud dalam pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Darurat RI. No. 12 tahun 1951 dengan ancaman 12 tahun Penjara.( Lisin/ls).

Apel Gelar Pasukan “Operasi Zebra Mahakam 2018” Wilkum Polres Kukar

KUKAR – Kapolres Kutai Kartanegara AKBP ANWAR HAIDAR, S.IK, M.SI, secara resmi membuka

Pelaksanaan “Ops Zebra Mahakam 2018” di Wilayah Hukum Polres Kutai Kartanegara.
Selasa (30/10/2018) pukul 08.00 wita.

Bertempat di 3 (tiga) Sekolahan yang berada diwilayah Kec. Tenggarong Kabupaten Kutai Kartanegara telah dilaksanakan Upacara dalam rangka “Apel Gelar Pasukan Operasi Zebra Mahakam 2018” yang dilaksanakan secara serentak di seluruh Kesatuan POLRI di Indonesia.

Apel Gelar Pasukan ini dilaksanakan dlm rangka mengawali pelaksanaan “Operasi Zebra tahun 2018” yang akan digelar mulai tanggal 30 Oktober s/d 12 Nopember 2018, ungkap Kapolres Kutai Kartanegara AKBP ANWAR HAIDAR, S.IK, M.SI, sesuai amanat tertulis yang dibacakannya.

Untuk wilayah hukum Polres Kukar kita kaksanakan Apel Gelar Pasukan di 3 (tiga) tempat pada Sekolahan berbeda dengan Pimpinan Apel PJU Polres Kukar antara lain :

1. Pondok Pesantren Ribathul Khail
Kel. Timbau Kec. Tenggarong Kab. Kutai Kartanegara sbb :
* Pimpinan Apel Kapolres Kukar.
(Akbp Anwar Haidar, S. Ik, M. Si).
* Perwira Apel Kasat Lantas. (Akp Ramadhanil, SH, S. Ik).
* Komandan Apel Ipda Ribut.
(Kanit Regident)

2. SMAN. 2 Tenggarong Jln. Pesut Kel.Timbau Kec. Tenggarong Kukar:
* Pimpinan Apel Kabagren Reskukar.
(Kompol M. Gufron, SH).
* Perwira Apel Kasat Sabhara.
(Akp Bitab Riyani).
* Komandan Apel Iptu Basuki.
(Kanit Laka Sat Lantas).

3. SMAN.1 Tenggarong Kel. Panji Jln. Mulawarman Kec.Tenggarong Kukar:
* Pimpinan Apel Kabag Ops Reskukar.
(Kompol Andin Wisnu S., S.Ik, MH).
* Perwira Apel Kasat Binmas.
(Akp H. Fahrurraji).
* Komandan Apel Iptu Juri. M.
(Kbo Sat Lantas).

Dalam Kegiatan Apel Gelar Pasukan Pimpinan Apel membacakan Amanat Tertulis Kakor Lantas yang intinya :
1. Mewujudkan dan memelihara Kamseltibcar Lantas.
2. Meningkatkan kualitas keselamatan dan menurunkan tingkat fatalitas korban laka lantas.
3. Membangun budaya tertib berlalu lintas.
4. Meningkatkan kualitas pelayanan kepada publik.

Pada pelaksanaan Operasi Zebra Thn 2018 kali ini ada beberapa prioritas pelanggaran yang menjadi sasaran Operasi karena berpotensi penyebab terjadinya kecelakaan lalu lintas al :
– Pengemudi menggunakan HP.
– Pengemudi melawan arus.
– Pengemudi spd motor boncengan lebih dari satu.
– Pengemudi dibawah umur.
– Pengemudi dan penumpang sepeda motor tdk menggunakan Helm SNI.
– Pengemudi Ranmor menggunakan narkoba/mabuk.
– Pengemudi berkendara melebihi batas kecepatan yang ditentukan.

Demikian Amanat Kakor Lantas yang dibacakan oleh Pimpinan Apel Gelar Pasukan Operasi Zebra Thn. 2018.
Upacara Apel Gelar Pasukan selesai pukul 08.35 wita berjalan dengan aman dan lancar.( lisin/ls/idn/s/A – 007 ).

TNI AL Kerahkan Unsur KRI dan Personel Evakuasi Korban Lion Air JT-610

Jakarta, 29 Oktober 2018,– TNI Angkatan Laut mengerahkan Unsur KRI dan Kapal Angkatan Laut (KAL) serta Personelnya untuk bantu evakusi korban jatuhnya Pesawat Lion Air JT-610 di Perairan Tanjung Karawang Laut Jawa, Senin (29/10/2018).

KRI yang yang telah dikerahkan ke lokasi jatuhnya pesawat Lion Air JT-610 yaitu KRI Tengiri-865, KRI Sikuda-863, Kal Kobra Koarmada I, dan Kal Sanca Koarmada I dengan membawa Tim Penyelam dari Dislambair Koarmada I sebanyak 25 Personel dengan peralatan selam, serta Tim Kopaska Koarmada I berjumlah 40 Personel dengan menggunakan sarana 4 Sea Rider.

Sebagai Komandan Satgas (Dansatgas) SAR TNI AL adalah Komandan Satuan Kapal Korvet (Dansatkor) Koarmada I Kolonel Laut (P) Isswarto yang onboard diatas KAL Sanca membawa logistik SAR berupa kantung mayat dan obat-obatan.

Selain Unsur KRI Koarmada I, juga telah diberangkatkan KRI Rigel-933 Unsur Pusat Hidrografi dan Oseanografi TNI Angkatan Laut (Pushidrosal) yang mana kapal tersebut memiliki kemampuan deteksi bawah air yang cangggih untuk mendeteksi objek bawah laut, serta telah disiapkan 1 KRI Jenis Landing Platform Dock (LPD) dari Kolinlamil yaitu KRI Banda Aceh-593. ( lisin).