Jajaran polres Metro Jakarta Timur laksanakan patroli skala besar di tiap wilayah polsek

Patroli skala besar digelar seluruh Polsek di jajaran Polres Metro Jakarta Timur, Minggu (2/9/2018) dini hari. Beberapa lokasi yang dianggap rawan kriminalitas disasar petugas dengan menerjunkan 1000 personel polisi.

Kapolres Metro Jakarta Timur, Kombes Pol Tony Surya Putra mengatakan, operasi patroli besar-besaran yang digelar pihaknya untuk memberi keamanan bagi warga Jakarta Timur. Pasalnya, seluruh polisi di 10 Polsek yang ada diminta menggelar kegiatan tersebut.

“Melalui patroli itu, kami ingin memastikan bahwa polisi ada di tengah-tengah mereka dan dekat dengan masyarakat,” katanya, Minggu (2/9/2018).

Dari patroli yang dilakukan Polsek Metro Ciracas, petugas langsung menyasar flyover Pasar Rebo. Di tempat itu, petugas langsung menyasar remaja yang nongkrong di atas jembatan tersebut. “Kami amankan remaja yang tengah menenggak minuman keras, dan mengusir pedagang yang berjualan di atas jembatan tersebut,” kata Kapolsek Metro Ciracas Kompol Agus Widar.

Sementara itu, patroli yang digelar Polsek Metro Pasar Rebo, petugas membuat kabur gerombolan motor yang ada. Salah satu sepeda motor tanpa surat-surat diamankan dari jalan Raya Bogor yang biasa dijadikan tempat nongkrong.

“Sepeda motor yang ditinggal kabur pemiliknya itu langsung kami amankan ke polsek,” ujar Kapolsek Metro Pasar Rebo, Kompol Tuti Aini.

Sementara itu, Polsek Metro Pulogadung, petugas menggelar patroli di sekitar venue Asian Games. Langkah itu dilakukan sebagai pengamanan akhir menjelang penutupan pesta olah raga terbesar itu.

“Dari kawasan itu kami mengusir gerombolan remaja yang masih nongkrong-nongkrong di pinggir jalan untuk diminta balik ke rumah masing-masing,” kata Kapolsek Metro Pulogadung, Kompol Pandji Santoso.

Lain halnya di wilayah Cakung, petugas menyisir beberapa lokasi yang dianggap rawan tindak kriminal. Diduga, pelaku kejahatan yang sudah mencium datangnya petugas membuat beberapa lokasi sunyi.

“Meski begitu kami tetap siaga untuk mengantisipasi tindak kejahatan dengan menempatkan para petugas dan patroli,” ungkap Kapolsek Metro Cakung, Kompol Supoyo.( Lisin/ls).

Viralnya uang palsu bertebaran di jalanan Polsek Kebon Jeruk kejar Pelakunya

Beredarnya unggahan berita adanya seseorang yang diduga menyebarkan uang palsu di jalanan, membuat polisi menyelidiki akan kebenaran informasi tersebut

Kapolsek Kebon Jeruk Polres Metro Jakarta Barat Kompol M Marbun SH MM menjelaskan, sehubungan dengan adanya unggahan berita tentang adanya pelaku yang menyebarkan uang palsu di sekitar Jalan Perjuangan, tepatnya di depan RCTI Kebon Jeruk pada Sabtu (01/09/18) lalu, dirinya bersama jajaran melakukan penelusuran dan penyelidikan serta melakukan klarifikasi dengan saksi.

Marbun memaparkan, saat itu, saksi (Slamet Waryono) yang berprofesi sebagai driver ojek online melihat beberapa lembar uang pecahan seratus ribu yang tercecer di jalan. Slamet yang kala itu sedang mengantar order seorang perempuan dari kampus Mercu Buana menuju Polsek Palmerah

“Saksi sedang mengantar penumpangnya dari kampus Mercu Buana menuju Polsek Palmerah, saat melintas Jalan Perjuangan, Slamet melihat beberapa uang pecahan seratus ribu di Jalanan, spontan Slamet mengambilnya lalu melanjutkan perjalanan mengantarkan penumpangnya,” Papar Marbun, Senin (03/09/18)

Setelah sampai di halaman Polsek Palmerah, lanjut Marbun, penumpangnya pun turun dari sepeda motornya. Kemudian datang seorang laki-laki yang tidak dikenal langsung menyuruh saksi untuk memegang selembar uang seratus ribu tersebut dan langsung difoto sambil memberitahukan bahwa uang tersebut palsu

“Ada seseorang yang memviralkan kejadian ini dengan maksud agar ditangkap pelaku penyebar atau bagi-bagi uang palsu,” Lanjut Kapolsek Kebon Jeruk

Atas kejadian itu, Polsek Kebon Jeruk Polres Metro Jakarta Barat dibawah pimpinan Kanit Reskrim AKP Josman Harianja SH menyelidiki dengan memanggil saksi guna memintai keterangan lebih lanjut

“Kami masih menyelidiki siapa yang sudah menyebarkan uang palsu tersebut,” Katanya.( Lisin/ls).

Pria Tanpa Identitas Tewas Terjatuh ke Saluran Air Saat Tidur di kawasan sunter

Seorang lelaki yang belum diketahui identitasnya ditemukan tewas di sebuah saluran air selebar 5 meter di kawasan Sunter, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin (3/9/2018) siang.

Kapolsek Metro Tanjung Priok, Kompol Supriyanto mengatakan, laki-laki itu tenggelam setelah terjatuh ke saluran air saat tidur sekira pukul 11.00 WIB tadi.

“Dia tidur di pinggir (kali) sini terus jatuh ke kali. Dia jatuh terus orang pada teriak akhirnya langsung ditolongin, begitu ditolongin sudah meninggal,” kata Kompol Supriyanto di lokasi kejadian.

Kapolsek menyatakan, penyelamatan lelaki tersebut berlangsung cepat lantaran banyaknya warga yang berada di sekitar lokasi kejadian. Namun, para warga mengaku tidak mengenali sosok pria tersebut. “Kita lagi cari identitasnya, lagi hubungi Pak RT, warga semua disuruh melihat. Sampai saat ini belum ada yang mengenalnya,” ujar Kapolsek.

Adapun ciri-ciri pria tersebut yakni berusia kira-kira 32 tahun, berambut cepak, serta mengenakan kaus berwarna kuning dan celana jeans.( Lisin/ls/AR).

KANIT BINMAS PAKUHAJI IPTU ANHARUDIN IKUT PENGAMANAN AKSI UNJUK RASA DESA RAWA RENGAS DI BANDARA SOEKARNO HATTA

Tangerang—– Kanit Binmas Pakuhaji melaksanakan kegiatan PAM UNRAS PT.ANGKASA PURA II di Kampung Desa Rawa Rengas pinggir pagar kawat Bandara Soeta Desa Rawa Rengas Kec. Teluk Naga Kab. Tangerang Banten.( Senin,03/09/2018).

Pada kesempatan itu Kanit Binmas IPTU ANHARUDIN dan BERIPKA ABD.ROHMAN dan Berigadir Ferdinando T. bergabung dengan Petugas PAM UNRAS lainnya.

Pengamana aksi unjuk rasa ini di bawah kendali Kapam obyek kapolsek Teluk Naga yang stand by di tempat unjuk rasa.

” Saat ini Perwakilan Pendemo sedang melakukan kegiatan Negosiasi dengan pihak PT.ANGKASA PURA II BANDARA SOETA di area perkantoran BANDARA SOETA ” tutur Kanit Binmas Pakuhaji IPTU ANHARUDIN.

” Dua orang perwakilan Pendemo Yang di tuakan masuk ke kantor Angkasa pura II untuk bernegosiasi dan masa pendemo menunggu di area luar pagar Bandara Soeta tepatnya Desa Rawa Rengas Kec. Teluk Naga Kabupaten Tangerang Banten.” Kata Kanit Binmas IPTU ANHARUDIN.

Kanit Binmas IPTU ANHARUDIN juga mengatakan Situasi di obyek demo aksi unras Desa Rengas kec. Teluk Naga Kab. Tangerang Banten masih menunggu keputusan hasil Negosiasi antara perwakilan Unras dengan pihak PT.ANGKASA PURA II ” saat ini kondisi masih berlangsung aman dan kondusif.” Pangkasnya.( Lisin/ls).

Simpan Sabu dalam Jaket Sweater Diciduk Anggota Reskrim Polsek Sangasanga Polres Kutai Kartanegara

Kapolsek Sangasanga IPTU M. AFNAN. S. Sos, MM, bersama Unit Reskrim Polsek Sangasanga mengamankan seorang pelaku penyalahgunaan Narkotika Jenis Sabu – Sabu, Senin (03/09/2018) jam 10.15 wita.

Pengungkapan  kasus ini berdasarkan laporan masyarakat no LP “A” / 14 / VIII / 2018 / KALTIM / RES.KUKAR / SEK.SANGASANGA , tanggal 03 September 2018. Dengan tempat kejadian perkara Jln. Corong Rt.16 Kel. Sangasanga Dalam Kab. Kukar.
Adapun pasal yang di sangkakan kepada pelaku 114 ayat (1) Jo pasal 112 ayat (1} Jo Pasal 127 ayat (1) huruf a UURI No.35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Dari pengembangan kasus ini Anggota mendapatkan barang bukti sebagai berikut :
1. Narkotika jenis sabu – sabu sebanyak 11(sebelas) poket dengan berat bersih 0,57 (nol koma lima tujuh) gram.
2. 1 (satu) buah Handphone merk Nokia warna putih.
3. 1 (satu) unit sepeda motor merk Honda Revo warna Hitam Ungu dengan Nomor Polisi : KT-2206-WP.

Tersangka yang bernama SANTO SAPUTRA alias OYENG Bin MUHAMMAD (Alm)yang sudah berusia 63 Tahun, warga Kel. Sangasanga Dalam Kec. Sangasanga Kab. Kukar.

Pada hari Senin Tersebut bertempat di Jl. Corong Rt.16 Kel. Sangasanga Dalam Kecamatan Sangasanga Kab. Kukar atau tepatnya di depan rumah ABDURRAHMAN (Saksi) telah diamankan pelaku karena memiliki, menyimpan Narkotika jenis sabu – sabu.

Anggota Polsek Sangasanga begitu mendapat laporan informasi dari masyarakat yg tidak ingin disebutkan identitasnya bahwa pelaku sering melakukan penyalahgunaan Narkotika jenis sabu – sabu.

Mendapat laporan informasi tersebut Kapolsek Sangasanga IPTU H. M. AFNAN, S.Sos , MM memerintahkan kepada Kanit Reskrim Polsek Sangasanga IPDA SUHARYANTO, SH berserta anggota untuk melakukan penyelidikan atas informasi tersebut.

” Selanjutnya saya perintahkan kepada Kanit Reskrim Polsek Sangasanga IPDA SUHARYANTO, SH dan anggota Langsung melakukan Penyelidikan ke TKP ” ujar Kapolsek Sangasanga IPTU H. M. AFNAN, S.Sos , MM.

Kapolsek Sangasanga IPTU H. M. AFNAN, S.Sos , MM mengatakan bahwa pelaku datang dari arah Samarinda menggunakan 1 (satu) unit sepeda motor merk Honda Revo warna Hitam Ungu Nomor Polisi : KT-2206-WP, kemudian diberhentikan dan dilakukan penggeledahan pakaian serta kendaraan yang digunakan oleh pelaku.

Dari hasil penggeledahan ditemukan Narkotika jenis sabu – sabu sebanyak 11 (sebelas) poket berat bersih 0,57 gram yang disimpan didalam jaket sweater warna abu-abu hitam yang digunakan pelaku.

“Setelah ditanya petugas mengaku barang tersebut adalah miliknya, disaksikan oleh ABDURRAHMAN (Saksi), selanjutnya Tersangka beserta Barang Bukti diamankan ke Polsek Sangasanga guna proses hukum lebih lanjut.” Pangkas nya.

Kapolsek Sangasanga IPTU H. M. AFNAN, S.Sos , MM juga menjelaskan bahwa Pengungkapan ini merupakan tindak lanjut K2YD (Kegiatan Kepolisian Yang Ditingkatkan) dan 7 Program Prioritas Kapolres Kutai Kartanegara AKBP ANWAR HAIDAR, S.IK, M.SI, tentang SABER PREMAN pungkas Kapolsek Sangasanga IPTU AFNAN.
(Lisin/ls/idn/ Aba – 007 ).

Tanggapi Aksi Tawuran di Kalangan Pelajar, Kapolsek Kebon Jeruk Sambangi SMK Tria Arga

Menindak lanjuti tawuran antar sekolah yang sempat viral di media soaial, Kepolisian Sektor Polsek) Kebon Jeruk Polres Metro Jakarta Barat menyambangi SMK Tri Arga atau lebih dikenal STM Bonjer, Kebon Jeruk Jakarta Barat, Senin (03/09/18)

Kapolsek Kebon Jeruk Kompol Marbun dengan didampingi jajarannya disambut baik oleh Kepala Sekolah, para guru, staf, dan juga siswa/siswi

Saat ditemui, Kompol Marbun menuturkan, dirinya bersama jajaran mendatangi SMK Tria Arga ini dengan maksud bertatap muka langsung guna memberikan penyuluhan kepada siswa agar tidak terjadi tawuran antar sekolah yang sempat viral di media sosial

“Kita sempat lihat di medsos akan adanya aksi balas dendam dari sekolah SMK Tri Arga yang mengakibatkan salah satu siswa meninggal dunia,” Tutur Marbun

Menanggapi hal itu, lanjut Kapolsek Kebon Jeruk, jajaran Kepolisian berkordinasi langsung dengan pihak sekolah agar hal-hal yang tidak diinginkan tidak akan terjadi. Marbun menjelaskan, aksi yang terjadi beberapa hari lalu yang memakan korban dari sekolah Tria Arga ini supaya dianggap sebagai musibah, terlebih jangan sampai ada istilah balas dendam

“Jangan terprovokasi dengan adanya berita-berita di Medsos yang akan balas dendam, karena itu suatu tindakan yang bodoh,” Tegas Kapolsek Kebon Jeruk

Marbun mengimbau kepada siswa/siswi agar sekolah dengan menuntut ilmu guna mencapai cita-cita. Berlombalah yang positif, serta jangan melakukan aksi tawuran dan juga jauhi narkoba di kalangan pelajar

“Kasihanilah orang tua yang sudah menjadikan kita seperti sekarang ini, mulai dari dalam kandungam hingga sampai sekarang. Takutlah kalian akan Tuhanmu,” Katanya

Dengan adanya kegiatan tersebut, pihak sekolah SMK Tria Arga mengucapkan banyak terimakasih berkat kepedulian Polsek Kebon Jeruk atas kejadian yang menimpa murid mereka

  1. “Pihak sekolah selalu memberikan pemahaman-pemahaman kepada murid agar tidak menjadi pelaku maupun korban aksi tawuran,”Kata Kepala Sekolah SMK Tri Arga.( Lisin/ls).

Kapolsek Neglasari pimpin pengamanan Pembagian Sembako Gratis di Vihara Budhi Dhamma Bhakti (Bhutong)

Neglasari – Kapolsek Neglasari Kompol R. Manurung, SH pimpin Pengamanan Pembagian Sembako Gratis di Vihara Budhi Dhamma Bhakti (Bhutong) Jl. Pintu air timur, Kelurahan Karang Sari, Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang. Senin (03/09/2018)

Pembagian Sembako diselenggarakan oleh Pengurus Vihara Bhutong dalam rangka Cioko atau sembahyang rebutan yang diisi dengan Persembahyangan maupun Bhakti Sosial dilaksanakan rutin setiap tahun dan merupakan salah satu tradisi kebudayaan tionghoa.

Dalam satu kesempatan kegiatan, Kompol R. Manurung turut membantu Pihak Panitia untuk memberikan Paket sembako kepada Para Manula penerima Sembako.

“Kami berharap kehadiran Kami dapat memberikan rasa aman Kepada Masyarakat dan Pembagian sembako ini dapat berlangsung dengan tertib,”- tutur Kapolsek.

Dari hasil pemantauan, Kegiatan masih berlangsung dengan tertib dan secara bergantian para penerima sembako datang bergantian menukarkan Kupon dengan Paket Sembako yang telah disediakan Pihak Panitia.( Lisin/ls)

AYO! BERWISATA SAMBIL BELAJAR DI KOLINLAMIL TANJUNG PRIOK

Jakarta2 September 2018 ——- Anda pernah naik kapal perang? jika belummari kita bisa mencobanya di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara. Deretan kapal perang yang menjaga lautan RI siap menerima kunjungan masyarakat umum. Bukan hanya berwisata tapi juga belajar.

Hampir setiap hari rombongan anak-anak sekolah, mulai dari anak TK sampai tingkat perguruan tinggi, maupun masyarakat umum, baik yang berasal dari wilayah Jabodetabek maupun dari luar Jabodetabek silih berganti memasuki Mako Kolinlamil untuk mengunjungi sejumlah kapal perang TNI AL yang berada di bawah kendali operasional Kolinlamil tersebut.

Dan seperti yang dilakukan Komunitas otomotif radio komunikasi yang menamakan dirinya Blank Blend Thonk (BBT) Mobile Community,Sabtu (1/9berkunjung ke Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil).

Komunitas otomotif stasiun bergerak yang memancar pada frekuensi amatir radio ORARI (Organisasi Amatir Radio Indonesia) yang anggotanya berasal dari berbagai kalangan dan profesi tersebut ingin mengetahui lebih jelas tentang Kolinlamil dan kapal perangnya.

Komunitas BBT yang anggotanya juga bagian dari relawan anti narkoba dibawah naungan Badan Narkotika Nasional (BNN), memanfaatkan momen ini untuk mengunjungi Kolinlamil yang mempunyai tugas pokok sebagai pembina tunggal (Anglamil) Angkutan Laut Militer dan angkutan laut nasional. Mereka ingin mengetahui langsung tugas dan fungsi Kolinlamil sekaligus naik kapal perang sebagai bentuk pengalaman berharga bagi anggota komunitas BBT.

Menurut pimpinan rombongan komunitas BBT Ade Nurdin Virdiansyah, keberadaan unsur kapal perang Kolinlamil yang terdiri dari jenis Bantu Angkut Personel (BAP), Landing Ship Tank (LST), Bantu umum (BU) dan Landing Platform Dock (LPD), merupakan daya tarik bagikomunitasnya sebagai kegiatankunjungan edukasi untuk mengenaldunia kebaharian, masalah keamanan laut serta penegakan hukum di laut.

Rombongan yang datang dengan sejumlah 100 orang tersebut tampak antusias untuk mengenal kapal perang yang sedang sandar didermaga Kolinlamil, Tanjung Priok. Dan salah satunya yang dikunjungi KRI Tanjung Kambani 971.

Pihak Kolinlamil dalam hal ini Staf Potensi Maritim (Spotmar) yang menerima kunjungan  telah menyiapkan paket kegiatan. Mulai dengan pengenalan secara umum tentang tugas TNI AL dan Kolinlamil, garis besar kapal perang yang dikunjungi, yang meliputi tugas pokok, negara asal pembuat sampai dengan spesifikasi teknis kapal perang bersangkutan yang disampaikan oleh perwira KRI.

Selain itu para pengunjung juga diberi kesempatan untuk menonton film yang berisi rekaman kegiatan maupun profil yang berkaitan dengan kegiatan TNI AL dan Kolinlamil, serta kegiatan-kegiatan lain yang berkaitan dengan tugas-tugas TNI AL sebagai penegak kedaulatan dan hukum di perairan yurisdiksi nasional Indonesia. Pengunjung juga diajak berkeliling melihat seluruh bagian kapal.( Lisin).

Binmas Grogol jadi pendamping saka Bhayangkara saat Upacara HUT Polwan Ke 70 di Silang Monas

Kegiatan Binmas Kelurahan Grogol Polsek Tanjung Duren Polres metro Jakarta Barat Aiptu Sadiran Pandamping Saka Bhayangkara dalam rangka Upacara Polisi Wanita Republik Indonesia ke 70 di Silang Monas, Jakarta Pusat, pada Senin (03/09/2018), pukul 06.30 Wib.

Dan saat masih menunggu sambil menikmati makanan ringan yang disediakan oleh panitia berjumlah 10 Saka Bhayangkara perwakilan dari Jakarta Barat. Kegiatan Pengamanan berjalan lancar dan situasi kondusif. (Lisin/Is)

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Himbau penggunaan Aplikasi Gawai harus di Batasi

Perkembangan teknologi dan keterbukaan informasi mengalami kemajuan yang sangat pesat, hal tersebut diiringi dengan penggunaan gawai pada anak tanpa pengawasan yang baik dari orang tua. Akibatnya, fungsi gawai tidak berjalan secara optimal dan malah membahayakan bagi perkembangan anak. Berdasarakan hal tersebut, empat Menteri yakni Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Yohana Yembise, Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy diwakili oleh Chatarina Muliana G, Staf Ahli Menteri Bidang Regulasi Pendidikan dan Kebudayaan dan Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin diwakili oleh Prof. Hj. Abd. Rahman Mas’ud. Ph.D, Kepala Bidang Litbang dan Diklat, sepakat untuk mengeluarkan Pernyataan Bersama tentang Pembatasan Penggunaan Gawai di Satuan Pendidikan.

“Saya Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia, mengimbau agar masyarakat khususnya orang tua dan anak serta semua satuan pendidikan, baik sekolah umum maupun madrasah, dapat membatasi penggunaan gawai atau hanya menggunakan gawai untuk mengunduh mata pelajaran terntentu saja. Hal ini dilakukan untuk mencegah anak-anak kita mendapatkan infomasi yang tidak layak, seperti pornografi, radikalisme, kekerasan, hoax, sara dan lainnya. Serta agar anak-anak kita terhindar dari kecanduan gawai dan efek negatif dari penggunaan gawai,” pernyataan Menteri Yohana dalam Kegiatan Pernyataan bersama 4 Menteri tentang Pembatasan Gawai di Satuan Pendididkan, di Jakarta.

Pernyataan yang sama disampaikan juga oleh Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan yang diwakili oleh Chatarina Muliana G, Staf Ahli Menteri Bidang Regulasi Pendidikan dan Kebudayaan dan Menteri Agama yang diwakili oleh Prof. Hj. Abd. Rahman Mas’ud. Ph. D, Kepala Bidang Litbang dan Diklat yang mengimbau seluruh keluarga, orang tua, satuan pendidik pada institusi baik formal maupun informal, satuan pendidikan agama seperti madrasah dan pondok pesantren, dan seluruh lapisan masyarakat untuk proaktif memantau, mendampingi, mengendalikan, dan membatasi penggunaan gawai pada anak. Hal tersebut dilakukan sebagai upaya agar anak hanya mengakses gawai untuk mengakses informasi yang positif dan produktif.

Sementara itu, berdasarkan hasil kajian Deputi Bidang Tumbuh Kembang Anak Kemen PPPA tahun 2016 menunjukan sebanyak 70% anak di pastikan membawa gawainya ke sekolah, 61% diantaranya menggunakan gawai untuk keperluan chatting dan bermain games, 29% menggunakan untuk mencari informasi terkait mata pelajaran dan hanya 10% yang menggunakannya untuk keperluan komunikasi dengan orang tua atau teman. Angka durasi penggunaan gawai pada anak juga cukup memprihatinkan, sebanyak 60% anak menggunakan gawai selama lebih dari 3 jam, 25% anak menggunakan gawai selama 1-2 jam dan hanya 15% anak yang menghabiskan waktu kurang dari 1 jam saat menggunakan gawai.

Menteri Yohana menyampaikan rasa terima kasih serta rasa bahagianya karena pada hari ini empat Menteri dalam Kabinet Kerja telah sepakat untuk mengeluarkan Penyataan Bersama tentang Pembatasan Penggunaan Gawai di Satuan Pendidikan. “Saya mengharapkan dukungan dari para orang tua, seluruh satuan pendidikan, pemerintah, serta kementerian/lembaga untuk bersama-sama melindungi anak dari paparan informasi tidak layak anak dan penggunaan gawai yang berlebihan. Mengingat bahwa sepertiga hidup anak ada di sekolah dan saat anak berada di rumah, maka dari itu para orang tua harus bergerak melindungi mereka dari penggunaan gawai yang berlebihan mulai dari sekarang. Kita semua berharap agar kelak anak-anak kita mampu menjadi generasi emas, generasi yang berkualitas untuk Indonesia di masa yang akan datang,” tutup Menteri Yohana. (Lisin/Is)

DANLANTAMAL II PADANG : KEGIATAN BJRB MEMBENTUK KARAKTER BANGSA

Jakarta, 01 September 2018, Komandan Pangkalan Utama TNI AL (Lantamal) II Laksamana Pertama TNI Agus Sulaeman, M.Sc., membuka acara Bintal Juang Remaja Bahari (BJRB) tahun 2018 di Gedung Nanggala Mako Lantamal II, Sabtu (01/09).

Dalam sambutannya komandan Lantamal II mengucapkan selamat datang kepada seluruh peserta BJRB tahun 2018 di Mako Lantamal II Padang.

Bintal Juang Remaja Bahari merupakan kegiatan untuk pembinaan mental generasi muda bangsa, kegiatan tersebut disamping bersifat rekreatif juga menanamkan pentingnya pembentukan karakter bangsa, “ungkapnya.

Lanjutnya, melalui kegiatan ini para pelajar dapat merasakan manfaat yang positif dengan menambah pengetahuan dan pengalaman diluar bangku sekolah.

Sebagai generasi muda harusnya menyadari bahwa bangsa Indonesia adalah bangsa bahari, yakni bangsa yang sadar akan jati dirinya yang lahir, tumbuh dan berkarya di Negara kepulauan yang dikelilingi oleh lautan, sehingga hidup dan masa depan rakyatnya bergantung pada laut, karena laut adalah modal dasar terbesar yang telah diberikan oleh Tuhan Yang Maha Esa kepada bangsa Indonesia.

Generasi muda merupakan potensi bangsa, maka sebagai generasi penerus harus dibekali dengan pola pemilkiran dan skill yang positif, sehingga dapat memberikan masukan dan energi yang positif bagi bangsa dan Negara. Oleh karena itu semangat belajar, semangat menambah pengetahuan dan wawasan harus selalu tumbuh, generasi muda harus bisa mempersiapkan diri menghadapi tantangan dan sebagai bagian dari perkembangan bangsa, karena sejarah bangsa akan ditentukan oleh generasi penerusnya, “Imbuhnya.

Berdasarkan laporan panitia BJRB Lantamal II Letkol Laut (PM) Dodi, kegiatan akan dilaksanakan selama dua hari mulai hari ini dan besok.
Untuk hari ini usai dibuka oleh Komandan Lantamal II dilanjutkan dengan pembekalan materi meliputi bintal rohani, bintal ideologi, bintal kejuangan, pembinaan jasmani, kebaharian, kepemimpinan, pencegahan kenakalan remaja dan penyalahgunaan narkotika, PBB, psikotropika dan zat aditif (NAPZ).

Kemudian acara dilanjutkan dengan berlayar bersama KRI dan kegiatan di pulau Pasumpahan Pesisir Selatan. Kegiatan BJRB mengangkat tema “Membina Remaja Bahari Yang Berkarakter dan Cinta NKRI”, dengan maksud dan tujuan para peserta dapat terbentuk sikap mental, kejuangan, jiwa bahari dan semangat pengabdian yang tinggi dengan dilandasi oleh nilai-nilai Pancasila untuk bekal kehidupan di masyarakat.

Peserta BJRB Lantamal II diikuti oleh SMK 3 Padang, SMKN 10 Pelayaran, MAN 2 Padang, MAN 3 Padang, SMKN 6 Padang, UIN Padang dan Putra Putri Maritim Sumatera Barat dengan jumlah 125 peserta.

turut serta dalam kegiatan tersebut Wadan Lantamal II, Asisten Danlantamal II, dan Kasatker/Kadis Lantamal II. ( lisin).

Pangkoarmada I : Pengucapan Sumpah Awali Tugas Sebagai Perwira Penyidik Pidana Tertentu Di LautPengucapan Sumpah Perwira Penyidik

Jakarta, 31 Agustus 2018,– Panglima Komando Armada I Laksamana Muda TNI Yudo Margono, S.E., M.M., pimpin Upacara Pengucapan Sumpah Perwira Penyidik Tindak Pidana Tertentu Di Laut TA 2018 di Aula Yos Sudarso Mako Koarmada I, Jumat (31/8).

Penyumpahan terhadap 48 Perwira Penyidik yang berasal dari Perwira berbagai satuan di wilayah barat ini merupakan rangkaian dari Kursus Perwira Penyidik Tindak Pidana Tertentu Di Laut Tahun 2018 yang telah berlangsung selama dua bulan di Kolat Koarmada I.

Pangkoarmada I dalam sambutannya menyampaikan bahwa dengan mengucapkan sumpah secara hukum berarti Perwira yang bersangkutan telah diberi kewenangan dan tanggung jawab untuk melakukan tugas sebagai penyidik tindak pidana tertentu di laut dan hal ini merupakan langkah awal di dalam melaksanakan tugas-tugas di lapangan. Oleh karena itu, para Perwira harus memiliki komitmen untuk menjunjung tinggi moral dan kode etik profesi yang diamanatkan oleh negara dan bangsa Indonesia dengan berpedoman kepada dasar hukum yang menjadi landasan antara lain Undang-Undang Zona Ekonomi Eksklusif, Pelayaran, Perikanan dan Skep Pangab tentang penunjukan Perwira TNI Angkatan Laut selaku Pejabat Penyidik Perkara Tindak Pidana Tertentu Di Laut.

“Bekal pengetahuan yang diterima agar dapat dipelihara dan dikembangkan sesuai tuntutan tugas di lapangan dihadapkan dengan kemajuan teknologi keluatan yang dinamis dan dapat dijadikan pegangan dan acuan untuk melaksanakan tugas sehingga tidak ada lagi keragu-raguan dalam bertindak. Jalin koordinasi, sinergitas dan bina pola kemitraan dengan unsur-unsur terkait sehingga dalam pelaksanaan tugas yang diemban dapat berjalan dengan lancar dan sukses”, ujar Pangkoarmada I.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Staf Koarmada I, Para Pejabat Utama Koarmada I, Para Instruktur dan seluruh Peserta Kursus Perwira Penyidik Tindak Pidana Tertentu Di Laut. ( lisin)