Polsek Metro Tanah Abang Tangkap Pemalak dengan Modus Juru parkir Di Pasar Tanah Abang

gambar sebagai ilustrasi

Lima juru parkir yang diduga kerap melakukan pemalakan terhadap pengunjung di Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat diamankan petugas Polsek Metro Tanah Abang, Jumat (24/8/2018). Lima pria yang diamankan yaitu R (33 tahun), RG (26 tahun), MS (27 tahun), MI (19 tahun), dan terakhir AK (43 tahun) yang berperan sebagai kapten.

Kapolsek Metro Tanah Abang, AKBP Lukman Cahyono mengatakan, kelima orang tersebut diamankan setelah mendapat keluhan pengunjung Mereka kerap diminta tarif parkir tinggi.
“Setelah mendapat banyak laporan, kami langsung meringkus mereka,” ujar Kapolsek, Minggu (26/8/2018).

Kapolsek menuturkan, juru parkir liar ini sering memalak pengemudi yang melintas di depan Blok G di kawasan Pasar Tanah Abang. “Kelompok ini juga tidak segan-segan merusak mobil kalau permintaan tidak diberi,” katanya.

Polisi  juga menyita uang Rp 134.000 diduga hasil pemalakan. Polisi mengimbau masyarakat untuk parkir di tempat yang sudah disediakan. “Ya kita berhasil agar masyarakat lebih taat, parkir lah yang sudah disediakan, parkiran resmi,” ucap Kapolsek kepada awak media ( lisin/ls).

Polres Metro jakarta Utara tangkap Tiga bajing loncat Di Kelapa gading Yang sempat Viral Di medsos

Polres Metro Jakarta Utara menangkap tiga pencuri yang sempat viral di media sosial. Pencuri dengan modus ‘bajing loncat’ itu beraksi di Jalan RE Martadinata, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Kamis, 23 Agustus 2018 lalu.

“Begitu kita dapat informasi, langsung kita tindak lanjuti. Kemarin viral, sekarang sudah kita amankan tiga orang,” kata Kapolres Metro Jakarta Utara, Kombes Pol Reza Arief Dewanto di kantornya, Minggu (26/8/2018).

Kapolres mengakui wilayahnya rawan kejahatan. Kapolres juga memastikan tindakan kriminal itu dilakukan remaja setempat. Rata-rata pelaku merupakan anak di bawah umur.

“Rata-rata anak remaja dan sebagian besar sudah kita masukkan ke dinas sosial,” ungkap Kapolres.

Lebih lanjut, Kapolres membeberkan titik rawan kejahatan di kawasan Jakarta Utara. Titik itu, yakni sepanjang Jalan RE Martadinata, Jalan Marunda, Cilincing, dan Cakung.

“Kita semua, jajaran polsek sudah kerahkan untuk lakukan patroli di seluruh jalur potensi bajing loncat. Polres dengan tim tiger secara agresif melakukan razia-razia atau patroli untuk mengeliminir kelompok bajing loncat. Ini sudah kita lakukan beberapa bulan sebelum Asian Games dalam rangka cipta kondisi tapi masih saja ada terjadi,” imbuhnya.

Untuk personel, lanjut Kapolres, dikerahkan 30 orang per hari. Waktu patroli random, yakni saat jam rawan begal. “Mereka lakukan patroli random pada saat jam rawan begal. Jam rawan begal itu, seperti jam operasional mereka kadang malam, kadang siang saat macet kendaraan padat itu mereka beroperasi. Nah, jam-jam itu kita beraksi,” jelas Kapolres.

Untuk menghindari banyaknya korban, Kapolres mengimbau warga agar waspada. Sementara itu, ia meminta masyarakat Jakarta Utara kepada orang tua agar mengawasi anak mereka.

“Saya mengimbau kepada seluruh masyarakat yang punya anak-anak remaja tolong anaknya diawasi supaya tidak ikut bergabung kelompok kriminal yang membahayakan diri sendiri,” tutup Kapolres kepada awak media. ( lisin/ls)

Polres Metro Jakarta Utara Tangkap Satu dari Tiga Begal Yang Bacok Korbannya di Jalan Yos sudarso

Anggota Jatanras Satreskrim Polres Metro Jakarta Utara berhasil menangkap satu dari tiga begal usai beraksi di Jalan Yos Sudarso, Koja, Jakarta Utara, Minggu (26/8/2018) dini hari.

Dalam peristiwa itu, korban pengendara sepeda motor terkapar bersimbah darah ditinggal pergi oleh pelaku usai merampas sepeda motor dan dompet lelaki yang baru saja keluar dari tempat hiburan malam tersebut.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara,  AKBP Febriansyah mengatakan tersangka Andi Langlang, 27 tahun, diamankan tak jauh dari lokasinya beraksi, di Jembatan Mambo, Jalan Yos Sudarso, Koja.

Dijelaskan AKBP Febriansyah, peristiwa perampokan yang dialami korban, Gilang Ramadhan, 30 tahun, bermula ketika korban akan pulang usai mengunjungi sebuah tempat hiburan malam ‘Top Star’ di Jalan Enggano, Tanjung Priok.

“Korban pulang sendirian menggunakan sepeda motor,” ujarnya didampingi Kanit Jatanras AKP Zein.

Di lokasi kejadian, korban yang mengendarai Suzuki Satria FU B 3614 UNS tiba tiba dihadang Andi yang ketika itu beraksi bersama dua orang temannya. Kawanan begal ini kemudian menghampiri korban dan langsung menebaskan golok ke arah wajah korban. Gilang pun ambruk di aspal jalan dengan luka di sobek di pelipis kiri.

Melihat korban tersungkur, kawanan begal ini langsung merampas sepeda motor dan sejumlah uang milik korban sebelum melarikan diri. Tak berselang lama melintas tim opsnal Jatanras Polres Metro Jakarta Utara yang tengah menggelar operasi.

“Saat itu juga kami langsung memburu dan berhasil mengamankan satu tersangka,” ujar AKP Zein.

Dari tangan Andi petugas menyita sepeda motor hasil rampasan serta sebilah golok. ( lisin/ls).

Binmas Jelambar Sambangi dan cek pengamanan Di Gereja Santo Kristoforus

Bertempat di Gereja Santo Kristoforus, Jl. Satria IV Rt 012/004, Kelurahan  Jelambar Kecamatan  Grogol Petamburan, Jakarta Barat, Kegiatan Bhabinkamtibmas Jelambar Polsek Tanjung Duren Polres Metro Jakarta Barat Aiptu M Insan Arif  untuk Melaksanakan Pembinaan Keamanan Swakarsa serta berkordinasi pengamanan Gereja Santo Kristoforus dan bertemu dengan ( Safii ) Petugas Satpam yang sedang jaga pada hari Minggu (26/08/2018), sekitar pukul 10.00 Wib.

Selanjutnya Bhabin Jelambar Aiptu M Insan Arif Memberikan arahan agar  Petugas Satpam yang Piket untuk mempertajam Pemantauan keamanan disekitar Gereja juga untuk diperiksa baik terhadap orang, barang bawaan, kendaraan yang mencurigakan.

” kegiatan Ibadah berjalan dengan lancar dan aman, Sehingga situasi Kamtibmas tetap kondusif sampai kegiatan ini selesai” Ujar Aiptu M Insan Arif kepada awak media ini. (Lisin/Is)

Binmas Tomang Hadiri Malam Puncak HUT RI ke 73 Di Sekretariat RW 012

Kegiatan Bhabinkamtibmas Kelurahan Tomang Polsek Tanjung Duren Polres Metro Jakarta Barat Aiptu Ismail telah Menghadiri kegiatan Malam Puncak HUT RI ke 73 di Sekretariat RW 012 Tomang Jalan Rawa Kepa Utama Rt.007/012, Kel.Tomang, Kec.Grogol Petamburan, Jakarta Barat. Sabtu (25/08/2018), pukul 20.30 Wib.

Hadir dalam kegiatan tersebut, antara lain  Ketua RW 012 (H Ade Wirya), Ketua MUI Kelurahan (Bapak H Maman), DKM Mesjid Baiturrahman (H Iman Tedja Sukmana), LKM (Bapak H M Sholeh), dan Para Ketua RT dari 001/09 Jajaran RW 012  serta  Tokoh Agama dan  Masyarakat, Kegiatan Malam Puncak HUT RI ke 73 di Sekretariat RW 012 Tomang, dibuka oleh Ketua Karang Taruna.

Bhabinkamtias Kelurahan Tomang Polsek Tanjung Duren Polres Metro Jakarta Barat Aiptu Ismail dalam sambutannya mengatakan, “Bersyukur kita adalah Negara yang Merdeka mari kita isi dengan Kegiatan yang Positif. Kepada Generasi Muda diharapkan agar bisa mengisi hidup ini dengan Belajar dan berbenah diri agar Kelak bisa menjadi anak yang berguna. Jangan salah bergaul dan jangan salah memilih teman. Jauhkan Narkoba,
Banyak belajar dan mau kerja keras”.

Di sesi akhir acara di lakasnakan pemberian hadiah dan Pensi (Pentas Seni) dari anak-anak sampai PKK serta dilanjutkan dengan Ceramah Agama oleh Habib Maman. (Lisin/Is)

Binmas Wijaya Kusuma Polsek Tanjung duren Pantau Kegiatan Ibadah Di Gereja WFC

Kegiatan Bhabinkamtibmas Kelurahan Wijaya Kusuma Polsek Tanjung Duren Polres Metro Jakarta Barat Bripka M. Mansur bersama 2 (dua) Anggota Citra Bhayangkara dan Security pengamanan dalam Melaksanakan pemantauan kegiatan rutin Ibadah Minggu di Gereja WFC- HONDA di Jalan Daan Mogot, Kelurahan Wijaya Kusuma, Jakarta Barat. Minggu (26/08/2018), pukul 08.00 Wib s/d 13.00 Wib.

Kegiatan Ibadah dimulai dari jam 07.00 Wib – 10.00 Wib (kegiatan yang pertama). Dilanjutkan dengan kegiatan yang ke dua dari jam 10.00 Wib – 13.00 Wib.dengan Pendeta (Hendry), Jamaat yang hadir di perkirakan  300 (Tiga Ratus) Orang. Kegiatan pertama sudah selesai dengan situasi Kondusif, lancar dan aman. (Lisin/Is)

beritakan ada dugaan penipuan karyawan” wartawan” di Ancam Oleh caleg kota bogor

Seorang wartawan media online di Kota Bogor, Dody Kurniawan, mendapat ancaman pembunuhan dari oknum Calon Anggota Legislatif (Caleg).

Diduga, ancaman tersebut berkaitan dengan berita yang ditulis Dody Kurniawan terkait kasus dugaan penipuan ratusan calon karyawan Transmart Yasmin dari Curug Mekar.

Tak pelak, ancaman terhadap profesi wartawan ini menjadi perhatian masyarakat luas. Aktivis sosial kemasyarakatan, Rizky Pujarama mengecam keras ancaman tersebut.

“Tindakan intimidasi lewat pesan singkat whatsapp merupakan salah satu tindakan kriminal verbal. Dan ini akan menjadi preseden buruk dalam memperoleh informasi untuk disampaikan kepada masyarakat,” ujar Rizky, Minggu (26/8/2018).

Menurutnya, ancaman yang dilontarkan oleh oknum tersebut merupakan ancaman pembunuhan.

“Ancaman kepada wartawan akan ‘dibelah kepalanya’ artinya ancaman dibunuh, ini keluar dari seorang politisi yang diketahui akan maju menjadi wakil rakyat Kota Bogor. Ini harus menjadi perhatian khusus bagi Partai yang mengusung Caleg tersebut, penyelenggara pemilu, pengawas pemilu dan yang terutama masyarakat Kota Bogor, kenapa? Baru jadi calon saja sudah seperti itu, apalagi nanti sudah duduk menjadi wakil rakyat,” ucapnya.

Menurut dia, penyelesaian sengketa pemberitaan ada mekanismenya di UU Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, dan bukan dengan cara arogan, apalagi mengancam bunuh. Itu bisa masuk ranah pidana,” tegasnya.

Informasi yang dihimpun, ancaman yang diperoleh wartawan online, Dody Kurniawan ini bermula saat dirinya menerima pesan singkat WA, setelah sebelumnya menayangkan berita terkait dugaan penipuan calon karyawan Transmart Yasmin dari Curug Mekar. Kasus ini disinyalir melibatkan oknum Caleg Golkar Kota Bogor, berinisial DA.

“Bunyi pesan singkat WA yang diterima saya seperti ini ‘Catat jeung buru capture bahasa saya nu iye..Mun nepi harga diri aing jeung kahormatan aing jadi cemar gara gara tulisan sia, kamana oge dan nyalindung ka saha oge di belah pala sia ku aing‘,” ungkap Dody.

Pesan WA itu tertanggal 12 Agustus 2018 dengan nomor pengirim 0811111067 pada pukul 00.17 WIB. Nomor tersebut yang digunakan oleh Dody saat konfirmasi kepada DA.

Sementara itu, tim menghubungi via whatapss dan telephone tidak di angkat dari nomor tersebut serta  belum ada tanggapan resmi dari pihak-pihak terkait ihwal pesan WA berisi intimidasi terhadap jurnalis ini. ( lisin/wr).

Jadi Pemakai narkoba Fariz RM di tangkap sat narkoba Polres metro jakarta Utara

Aparat Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Utara mengungkap penyalahgunaan narkotika yang menjerat artis musisi Fariz RM dan mengamankan sejumlah barang bukti 1 gram sabu, 9 butir Alpazolam, dan 2 butir dumolid.

Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono mengatakan, musikus Fariz Roestam Moenaf (RM) (59 tahun) ditangkap pada Minggu (26/8/2018) dini hari, berawal dari laporan masyarakat.

Kemudian, kata Kabid Humas, polisi berhasil mendapat ciri-ciri pelaku dan menangkap seorang wanita berinisial DN (37 tahun) selaku pengedar narkoba di Koja, Jakarta Utara, Jumat (24/8/2018).

Usai DN ditangkap, polisi melakukan penyelidikan mendalam, dan kemudian berhasil menangkap seorang pengedar narkoba berinisial A, di hari yang sama. Ketika itu ditangkap di ruang tamu rumahnya di wilayah Koja. Kami di sana lakukan penggeledahan dan mendapati barang bukti di lokasi, yakni enam amplop cokelat kecil berisi sabu. Lalu kami mengembangkannya, yang akhirnya petugas mendapati ciri-ciri pelaku, yakni pelaku A. Untuk A, dia adalah bandarnya,” papar Kabid Humas.

Kabid Humas  menerangkan, dari kediaman A di wilayah Koja, ditemukan barang bukti alat isap (bong) bekas pakai, dan satu amplop cokelat kecil berisi sabu. Sat Narkoba Polres Metro Jakarta Utara kemudian melakukan pengembangan, dan melalui keterangan A, disebut seorang musikus ternama berinisial FRM, akan membeli barang haram miliknya.

“Akhirnya kami ke kediaman FRM yang ketika itu petugas menemukan FRM baru saja pulang menggunakan sepeda motor. Anggota kala itu langsung menangkap FRM. Kala anggota yang berada di lokasi menggeledah, ditemukan ada dua amplop cokelat kecil berisikan sabu. Saku celana depan ada 0,5 gram sabu, sementara di saku celana belakangnya ada 0,4 gram,” beber Kabid Humas.

Kepada petugas, Fariz RM mengaku mengonsumsi sabu hanya untuk kepentingan pribadinya.

Kabid Humas menuturkan, Fariz RM mengonsumsi sabu untuk menjaga daya tahan tubuh.

“Yang seperti ini sangat salah dan keliru. Sabu bukan untuk menjaga daya tahan tubuh. Malah bisa menggunakan alternarif lain seperti minum vitamin atau berolahraga. Yang seperti ini tak patut dicontoh masyarakat. Jadi semua masyarakat tolong pahami, sabu itu tak untuk menjaga daya tahan tubuh,” tegas Kabid Humas.

Kabid Humas mengatakan, Fariz RM mengonsumsi sabu karena umurnya sudah tua dan banyak job.

“Ya pengakuannya FRM karena sudah tua, dan daya tahan tubuhnya menurun. Belum lagi ada banyak job. Sehingga, FRM pun pilih konsumsi sabu yang menurut dia bisa menjaga daya tahan tubuh, padahal salah besar. Sayang kan, cuma karena narkoba, FRM kembali ketemu bui. Ini pembelajaran,” ucapnya.

Sambil menundukkan kepala dan bicara terbata-bata, Fariz RM mengakui kesalahannya dan meminta maaf.

“Apa yang saya perbuat semua itu salah. Saya memohon untuk jangan meniru apa yang saya sudah perbuat. Saya meminta maaf, dan saya akui kesalahan saya,” kata Fariz RM. ( lisin/ls).

CREW DAN HELI AS 365N3+ DAUPHIN HR-3601 BERGABUNG DI KRI USMAN HARUN-359

Laut Mediterania, 20 Agustus 2018,– HelikopterAS 365 N3+ Dauphin HR-3601 landing di KRI Usman Harun-359 yang akan bergabung dalam rangka memperkuat misi Perdamaian PBB di Lebanon saat berlayar di Laut Mediterania dengan aman pada hari Senin (20/08).

Pilot Heli AS 365 N3+ Dauphin HR-3601diawaki oleh Pilot Kapten Laut (P) Muhammad Al Amin, Lettu Laut (P) Yahya Khoibaron Aqwa dengan co Pilot Kapten Laut (P) Ario Letto Hidayatulloh dan Kapten Laut (P) Angga Prasetyo. Heli AS 365 N3+ Dauphin HR-3601 bergabung dengan KRI Usman Harun-359 dalam rangka memperkuat tugas misi perdamaian dunia dan tergabung dalam Satgas TNI Konga XXVIII- J UNIFIL. Kegiatan Heli Dauphin AS 365 N3+ HR-3601memperkuatMaritime Task Force United Nations Interim Force in Lebanon (MTF UNIFIL) seperti MIO (Maritime Interdiction Operation), Casevac, Madevac dan PX Transfer. Casevac atau Casual Team Evacuation adalah operasi pemindahan korban dari lokasi kejadian ke tempat pertolongan pertama. Madevac atau Medical Team Evacuation adalah operasi pemindahan pasien medis untuk mendapatkan perawatan yang lebih baik. Sedangkan PX transfer atau Personel Exchange and Transfer adalah operasi pemindahan personel dari satu tempat ke tempat lain.

Heli AS 365 N3+ Dauphin HR-3601dikirim dari Surabaya, Indonesia menuju Beirut, Lebanon menggunakan pesawat Antonov 124 Volga DEPNER pada hari Jumat, 17 Agusutus 2018 dan transit di Chennai, India pada pada hari yang sama. Pada hari Sabtu, 18 Agustus 2018 pesawat Antonov pukul11.20 LT tiba di Bandara Rafiq Hariri Internasional Airport, Beirut dilanjutkan proses debarkasi heli AS 365 N3+ Dauphin HR-3601 dari pesawat Antonov ke hanggar LAF Air Force. Keesokan harinya, tanggal 19 Agustus 2018 heliAS 365 N3+ Dauphin HR-3601Re-install bladesoleh Base Maintanance Team, instalasi alat tracking, introduction training oleh 4 penerbang, dan dilaksanakanGround Rundengan hasil baik sesuai parameter. Hari Senin, 20 Agustus 2018 pukul 06.00 UTC melaksanakan test flight dengan hasil baik sesuai parameter. Selanjutnya helitake off dari bandara Rafik Hariri International Airport menuju KRI Usman Harun-359. Pada pukul 11.30 LT heli AS 365 N3+ Dauphin HR-3601aboard KRI Usman Harun-359 dalam keadaan aman.

Komandan KRI Usman Harun-359 yang sekaligus Komandan Satgas MTF TNI Konga XXVIII- J UNIFIL, Kolonel Laut (P) Alan Dahlan, S.H., M.Si mengucapkanselamat datang di KRI Usman Harun-359 dan Selamat bergabung dalam memperkuat misi perdamaian PBB di Lebanon kepada 9 crew heli AS 365 N3+ Dauphin HR-3601.( lisin).

SINERGITAS LANAL SIMEULUE DAN LANAL NIAS DENGAN INSTANSI TERKAIT SELAMATKAN 9 TURIS AUSTRALIA

Jakarta, 26 Agustus 2018,– Operasi SAR penyelamatan KM. Jaya yang membawa Turis 9 Australia yang mengalami kerusakan mesin di Perairan Kepulauan Banyak Aceh merupakan bukti keberhasilan Sinergitas antara TNI AL (Lanal Nias dan Lanal Simeulue) bersama Pos SAR Nias serta Pos SAR Aceh Singkil, Kamis (23/8).

Kecepatan respon dalam menerima laporan pengaduan masyrakat yang membutuhkan pertolongan di laut patut di apresiasi sehingga penanganan atas laporan tersebut dapat segera ditindaklanjuti. Posal Lahewa yang menerima pengaduan informasi dari Pos SAR Nias tentang adanya contak lost KM Jaya yang membawa 9 orang Turis asal Australia di Perairan Sarangbaung Kabupaten Nias Utara yang sedang berwisata dengan diawaki 3 orang ABK kapal.

Kontak terakhir terjadi pada Selasa tanggal 21 Agustus 2018 diterima oleh Pemilik Resort And Friska di Pulau Banyak menerima SMS dari Nahkoda memberi kabar bahwa kapal berada di Perairan Pulau Sarangbaung Kabupaten Nias Utara dan Istri Nakhoda kapal menerima SMS bahwa kapal hendak melanjutkan perjalanan ke Ujunglolok Pulau Banyak Simelue. Pada saat lost contact pada koordinat 1.6861730,97.4431632 dan cuaca di laut sedang hujan lebat serta angin kencang. Pihak keluarga Nakhoda kapal bersama masyarakat nelayan melaksanakan penyisiran bila kondisi cuaca mendukung dan akan mengerahkan sekitar 5 kapal nelayan bobot 2,5 GT.

Mulai saat itu hingga hari Rabu tanggal 22 Agustus 2018 Pukul 23.00 WIB, Nahkoda dan ABK kapal KM. Jaya tidak dapat dihubungi lewat telepon seluler dan tidak diketahui keberadaannya. Menindaklanjuti hal tersebut, Pemilik Resort And Friska di Pulau Banyak menghubungi Kedubes Australia di Medan dan menginformasikan hilangnya KM. Jaya yang membawa 9 orang warga negara Asing dari Australia tersebut.

Adapun data kapal KM. Jaya adalah Jenis Kapal Kayu 6 GT dengan Ukuran 3 x 14 meter. Memiliki ciri-ciri kapal berwarna Hijau dengan lbergaris Merah. Nahkoda sekaligus pemilik kapal adalah Saudara Okta Derita. Dibantu oleh ABK 2 orang, Penumpang warga setempat 1 orang. Sedangkan penumpang 9 orang Warga Negara Asing dari Australia atas nama; Mal Harvey, Callum Murray, James Munro, Mark Morstead, Tim Skate, Simon Mamnix, Nicholas Skate, Dr. Peter Braun, Hugh Gilchris).

Menindaklanjuti informasi tersebut selanjutnya Lanal Nias berkoordinasi dengan Posal Pulau Banyak Lanal Simelue, Syahbandar, SAR Nias, SAR Aceh Singkil, BPBD, Pihak Keluarga, Unsur Maritim Nias Utara dan Gunungsitoli. Dari hasil koordinasi Lanal Nias dengan Lanal Simelule diperoleh informasi dari Pasintel Lanal Simeulue bahwa pada hari Rabu tanggal 22 Agustus 2018 sekitar Pukul 22.50 WIB. Akhirnya Posal Singkil dibantu Basarnas Singkil, Personel Polsek dan Koramil Pulau Banyak serta Syahbandar dapat menemukan Warga Negara Australia diantara Pulau Ujunglolok – Pulau Sarangalu mereka menggunakan selancar yang mereka bawa untuk menyelamatkan diri menuju ke Pulau Ujunglolok setelah kapal yang mereka tumpangi mengalami kerusakan pada Accu dan saat ini kapal masih terapung di Pulau Sarangalu. Nahkoda beserta ABK dan 1 orang warga setempat serta 9 WNA Australia yang menumpang di KM. Jaya dinyatakan selamat dan menuju ke Resort di Pulau Sealit Kecamatan Pulau Banyak Barat.( Lisin).

Menteri Yohana Yembise soroti lansia belum di beri prioritas

Memasuki masa lanjut usia (60 tahun ke atas), bukan berarti seseorang tidak produktif dan diabaikan oleh lingkungan sosial. Namun sebaliknya, lansia memiliki potensi untuk berdaya di masa senjanya. Berdasarkan data sensus pada 2015 menunjukkan jumlah penduduk lansia di Indonesia mencapai ± 28 juta jiwa atau sekitar 8% dari total penduduk, dengan jumlah lansia perempuan 8,99 % lebih banyak daripada lansia laki-laki. Hal ini menyebabkan permasalahan lansia di Indonesia cenderung didominasi oleh perempuan.

Menurut Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Yohana Yembise, lansia belum diberi prioritas dan diberdayakan secara optimal di Indonesia. “Kebanyakan waktu lansia di Indonesia dihabiskan untuk menjaga cucu-cucu. Padahal mereka harusnya menikmati masa-masa kebahagiaan mereka dan bukan berarti berhenti produktif. Di banyak Negara maju, lansia sangat diperhatikan. Mereka dilibatkan dalam berbagai kegiatan dan pekerjaan. Model pemberdayaan ini yang harus kita adopsi bagi para lansia,” ujar Menteri Yohana dalam acara Sosialisasi dan Diskusi Perlindungan Perempuan dalam Kondisi Khusus di Jakarta (23/08/2018).

Lansia perempuan merupakan kelompok yang berpotensi tinggi mangalami diskriminasi ganda karena statusnya sebagai perempuan dan sebagai kelompok lanjut usia. Selain itu, belum ada model lanjut usia yang responsif gender di Indonesia. Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) bidang Perlindungan Hak Perempuan dalam Situasi Darurat dan Kondisi Khusus berupaya untuk memecahkan permasalahan yang dihadapi agar lansia terlindungi hak-haknya. Upaya tersebut dilakukan melalui alternatif pembentukan model perlindungan lansia yang responsif gender kepada Mitra Daya Setara (MDS) KPP yang dikemas dalam bentuk diskusi dan sosialisasi.

“Menjadi catatan penting bagi kita, yakni bagaimana dari sekarang, kita harus memperhatikan lansia. Harapan kami, model yang ada nantinya dapat digunakan pemerintah dalam membuat kebijakan. Upaya ini sekaligus menunjukkan kesungguhan Negara Indonesia untuk menghormati, melindungi, memenuhi, dan memajukan hak-hak perempuan lansia, serta berusaha memenuhi kesejahteraan mereka,” tambah Yohana Yembise.

Yohana juga menambahkan jika intervensi kebijakan perlindungan lansia perlu dilakukan sejak dini, terlebih jumlah lansia diperkirakan meningkat dua kali lipat pada 2035 menjadi 15,77% atau 48 juta jiwa. Hal ini dimaksudkan agar meminimalisasi lonjakan jumlah lansia yang tidak produktif di masa yang akan datang.

Menurut Deputi Bidang Perlindungan Hak Perempuan, Vennetia R Danes, kebijakan perlindungan lansia merupakan salah satu prioritas agar tingkat kesejahteraan penduduk lansia, termasuk perempuan lansia dapat ditingkatkan. Melindungi lansia dari segala bentuk eksploitasi, kekerasan, dan perlakuan buruk, baik di dalam maupun di luar rumah, dengan memberi perhatian khusus kepada perempuan lansia. (Lisin/Is)

PRAJURIT KOLINLAMIL HARUMKAN INDONESIA DALAM LAGA ASIAN GAMES 2018

Jakarta, 26 Agustus 2018 —– Prajurit Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil) mengharumkan nama negara dalam laga Asian Games 2018. Atlet Kolinlamil yang berlaga pada ajang cabang Dayung berhasil mencatat prestasi yang cukup gemilang. Sersan Dua (Serda) Ririn Puji Astuti mendapatkan medali perak dari  12 pedayung  nomor dragon boatjarak 200 meter putri dan Sersan Dua (Serda) Jas Rio Akbar yang berada pada peringkat 4 nomor dragon boatdari 12 pedayung putra yang bertanding di Palembang, Sumatera Selatan, Sabtu (25/8).

Sedangkan prajurit Kolinlamil lainnya yang juga berlaga pada perhelatan olahraga negara-negara Asia 2018 ini dan berada pada ranking ke-4 yang mengikuti final di nomor rowing cabang dayung diantaranya Serda Pom Romdhon mardiana, Serda Bah Rendi Syuhada Anugrah dan Serda Ttg Mahendra Yanto.

Meskipun dalam nomor rowing, Indonesia berhasil meraih 1 emas, 2 perak dan 2 perunggu.

Sebuah kebanggaan dan prestasi yang patut dibanggakan, Kolinlamil yang memiliki segudang atlet dayung dapat memberikan kontribusi yang besar kepada kontingen Indonesia dalam Asian Games 2018 yang berlangsung di Jakarta dan Palembang.

Tim Atlet Dayung Kolinlamil yang dibentuk tahun 1990 ini dikenal telah banyak menorehkan prestasi baik di tingkat nasional maupun internasional.

Pada tahun 2008 team Dayung Kolinlamil berlaga dalam event Asian Beach Games di Bali. Dalam kejuaraan ini, team Indonesia untuk jarak 1000 meter, 500 meter dan 250 meter berhasil menjadi juara dan memperoleh medali emas.

Sedangkan dalam kejuaraan senior di Pekan Baru tahun 2010, dayung Kolinlamil berlaga dalam dayung kayak 4 putri mewakili Tim DKI Jakarta pada kejuaraan dengan jarak 250 meter, berhasil menjadi juara dan memperoleh medali emas, sedangkan untuk jarak 500 meter meraih medali perak. Prestasinya berlanjut pada Sea Games 2011, dengan Indonesia sebagai tuan rumah berhasil merebut tiga medali perak dan satu perunggu.

 

Dalam Lomba Dayung tingkat internasional Tanjung Pinang Dragon Boat Race tahun 2012, yang digelar di perairan laut Tanjung Pinang, team berhasil menyabet dua medali emas, pada nomor Kayak Single Putri dan Kayak Double Putri.

 

Prestasi tahun 2017 dari atlet dayung Kolinlamil berhasil mengumpulkan emas dan perak dalam kejuaran yang berbeda, yang pertama menyabet 2 medali emas, 1 perak dan 1 perunggu pada perlombaan HUT Kota Bekasi, dan kedua pada 21 Mei 2017 berhasil membawa pulang 2 emas dan 1 perak dalam kejuaran di Bali. Dan baru-baru ini tim dayung Kolinlamil juga berhasil meraih prestasi gemilang dengan menjuarai nomor 800 meter antar satuan dalam kejuaraan Internasional Dragon Boat Festival 2018 di di Banjir Kanal GOR H Agus Salim, Padang.( Lisin).