Binmas Jatimulya Tangerang pantau Kegiatan Ibadah Gereja Pantekosta

Tangerang——-Bhabinkamtibmas Desa Jatimulya Polsek Teluknaga Polres Metro Tangerang Kota Bripka A.Basir melaksanakan kegiatan Pemantauan Ibadah Minggu giat Kebaktian Biasa di Gereja Pantekosta Pusat Surabaya (GPPS) Perum Duta Bandara Permai Blok. FU No.14 Rt.004/012, Desa Jatimulya, Kec. Kosambi, Kab. Tangerang. Kegiatan Ibadah dengan Giat : Kebaktian Minggu (05/08/2018), pukul 08:00 Wib dan 10:00 Wib, dengan tema : Karunia Tuhan, Jemaat : 30 Orang, Pendeta : Ruruh Jatmiko.

Dalam Melaksanakan tugasnya, Bhabinkamtibmas Desa Jatimulya Polsek Teluknaga Polres Metro Tangerang Kota Bripka A. Basir selalu berkordinasi dengan Panitia, Instansi dan Petugas Keamanan Gereja untuk menjaga agar Giat Ibadah Minggu dapat berjalan aman dan kondusif. Bhabinkamtibmas Bripka A. Basir juga menghimbau kepada Panitia untuk waspada dan memeriksa barang bawaan para Jemaat, mewaspadai orang-orang yang tidak dikenal dan kepada petugas parkir untuk selalu mengawasi kendaraan baik roda 4 maupun roda 2 agar tidak terjadi pencurian kendaraan bermotor.

Giat tersebut diatas atas perintah Kapolsek Teluknaga AKP Dedi Herdiana.SH.,MH., bahwa setiap Bhabinkamtibmas Polsek Teluknaga untuk melaksanakan Pemantauan dan Pengamanan pelaksanaan ibadah minggu di Gereja-Gereja yang ada diwilayahnya. (Lisin/Is)

Dua Pemuda Pengguna Narkoba terjaring SABER PREMAN Polsek Kembang Janggut Polres Kukar.

KUKAR – Kapolsek Kembang Janggut AKP M. PURWOKO berhasi menciduk dan mengamankan 2 ( dua ) orang pelaku penyalahguna narkoba jenis shabu-shabu.
Minggu (05/08/2018) jam 19.00 wita.

Atas informasi dari warga masyarakat yang enggan disebutkan identitasnya, melapor kepada Bhabinkamtibmas Desa Muai Polsek Kembang Janggut An. AIPDA JUNAEDI, SH, MH, bahwa di Jalan Poros Desa Muai Kecamatan Kembang Janggut Kab. Kukar sering terjadi transaksi dan penyalahgunaan narkotika jenis sabu – sabu, kemudian Anggota Bhabin menghibungi 2 (dua) orang Anggota Polsek yang sedang melaksanakan piket untuk melakukan penyelidikan bersama – sama.

Selanjutnya Bhabinkamtibmas Desa Muai AIPDA JUNAEDI, SH, MH, bersama 2 (dua) rekannya Anggota Polsek Kembang Janggut atas nama BRIGPOL KOMANG WIARSANA dan BRIPDA PITER HERO. S., langsung menuju Tkp, dan pada Lokasi tersebut Anggota melihat ada 2 (dua) orang pemuda sedang berdiri di pinggir jalan dengan gerak gerik mencurigakan.

Melihat Target ada di Tkp dan tidak ingin untuk kehilangan jejak, sontak saja anggota mengamankan ke 2 (dua) orang tersebut dan dilakukan penggeledahan badan.
Dari hasil penngeledahan badan telah di temukan 1 (satu) poket diduga narkotika jenis shabu yang di simpan dalam saku celana sebelah kiri depan pelaku dengan inisial “S” (30) tahun. Setelah diinterogasi oleh Anggota, pelaku “S” mengakui barang tersebut adalah miliknya dan akan digunakan sendiri bersama kawannya yang sedang bersamanya dengan inisial “PHS” (22) tahun.

Barang Bukti yang diamankan sbb :
* 1 (satu) Poket Shabu berat kurang lebih 0,31 gram.
* 1 (satu) buah Hp Merk Samsung Frem 7 warna Hitam.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya ke 2 (dua) tersangka di bawa ke Polsek Kembang Janggut guna proses hukum lebih lanjut, dan ke 2 (dua) pelaku di persangkakan melanggar pasal 114 ayat (1) jo pasal 112 ayat (1) jo UURI Nomor 35 tahun 2009 tentang NARKOTIKA.

Lanjut Kapolsek Kembang Janggut mengatakan, keberhasilan ini adalah merupakan Kegiatan Kepolisian Yang Ditingkatkan (KKYD) dan pelaksanaan 7 Program Prioritas Kapolres Kutai Kartanegara AKBP ANWAR HAIDAR, S.IK, M.SI, dimana salah satunya adalah Program ” SABER PREMAN”,
Ucap AKP M. PURWOKO, melalui Kasubbag Humas Polres Kukar AKP URIP WIDODO kepada Media ini.
( lisin/ls/idn/Aba – 007 ).

Polsek Tenggarong Seberang amankan pelaku Penyalahgunaan Obat Terlarang Jenis Shabu-Shabu.

KUKAR – Kapolsek Tenggarong Seberang IPTU ABDUL RAUF, S.IK, MH, bersama Anggota berhasil amankan seorang pelaku penyalahgunaan obat terlarang golongan 1 jenis shabu-shabu.
Sabtu (04/08/2018) jam 20.00 wita.

Dikatakan oleh Kapolsek Tenggarong Seberang Iptu Abdul Rauf, berhasilnya pengungkapan ini tidak lepas dari peran masyarakat yang memberikan informasi via Telephon Selulernya bahwa ada warga Desa Bangun Rejo Blok A Rt. 01 Kec. Tgr Seberang yang berinisial S bin S (36) tahun sering mengkonsumsi Narkoba.

Atas laporan informasi tersebut kemudian Kapolsek memerintahkan anggotanya dipimpin Kanit Reskrim IPDA HADI WINARNO melakukan penyelidikan ke Tkp yang dimaksud.
Selanjutnya anggota mendatangi Tkp dan melakukan penggeledahan di rumah Tsk, dan ditemukan barang berupa serbuk putih diduga shabu yang disimpan dalam plastik bening
dan dimasukkan dalam kotak kertas bekas yang sedang digenggamnya.

Barang Bukti yang diamankan al :
– 1 poket serbuk putih yang diduga shabu dengan berat bruto 1,4 gram.
– 21 lembar plastik klip kosong warna bening.
– 2 buah sendok plastik terbuat dari sedotan.
– 1 Buah sedotan plastik.
– 1 buah pipet kaca.
– 1 buah Hp Nokia warna hitam
– 1 buah kotak kertas bekas paving.
– 1 buah korek api gas warna biru.

Atas perbuatannya selanjutnya pelaku beserta barang bukti diamankan dan dibawa ke Polsek Tenggarong Seberang guna di proses hukum.
Lanjut Kapolsek Tgr Seberang bahwa kegiatan ini merupakan peningkatan KKYD ( Kegiatan Kepolisian Yang Ditingkatkan ) sesuai 7 Program Prioritas Kapolres Kukar AKBP ANWAR HAIDAR, S.IK, M.SI, salah satunya adalah SABER PREMAN, tutupnya. (lisin/ls/idn/ Aba-007 ).

HARMONI INDONESIA 2018 KUTAI KARTANEGARA DILAKSANAKAN DI KEDATON KESULTANAN KUTAI ING MARTHADIPURA

KUKAR – Bertempat di Kedaton Kesultanan Kutai Ing Marthadipura Jalan Monumen Timur Kelurahan Panji Kecamatan Tenggarong Kabupaten Kutai Kartanegara, dilaksanakan Upacara Kegiatan HARMONI INDONESIA 2018 Minggu (05/08/2018) jam 07.30 wita.

Kegiatan Upacara ini dimaksudkan untuk memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan RI ke 73 dan sebagai bentuk dukungan penuh masyarakat atas penyelenggaraan ASIAN GAMES 2018 Jakarta – Palembang dimana Negara kita “INDONESIA” selaku Tuan Rumah ( Penyelenggara ) yang akan dibuka dengan resmi pada tanggal
18 Agustus 2018 di Jakarta.

Hadir dalam acara tersebut :
1.Bpk.Ir.H.Marli.MSi (Sekda Kutai Kartanegara).
2.Bpk.Kompol.Wiwit Adisatria SH.S.IK,MT (Waka Polres Kukar).
3.Bpk.Mayor Muhammad Edi
(Kasdim 0906/Tgr).
4.Bpk.Kompol Ghufron Kabag Ren.Polres Kukar.
5.Bpk.Kapten Rokim Danramil 0906/01 Tenggarong.
6.Para Perwira Polres Kutai Kartanegara.
7.Para Perwira Kodim.0906/Tenggarong.
8.Kadis/Kabag/Sekretaris/ Kabid Organisasi Perangkat Daerah.
9.Para Tokoh Masyarakat, Tokoh Adat.
10.Kelompok Paduan Suara TNI dan Polri, para ASN (Guru), Lintas Agama/Mahasiswa/Pelajar/Pesantren.

Rangkaian Acara :
1.Pembacaan Doa Lintas Agama :
a. Agama Islam oleh Bpk.H.Nasrun.
b.Agama Kristen oleh Bpk.Pendeta Mika Agus Widianto.
c.Agama Katholik oleh Bpk.Setepanus Tung Liah.
d.Agama Hindu oleh Bpk.Pinandita Dwija Dr.Ir.Ida Bagus Agung Dwija Tenaya.
e.Agama Budha Bpk.Pandita Parman SPDB.

2.Menyanyikan Lagu Indonesia Raya Oleh Gabungan Paduan Suara Gita Nusantara dan Diikuti Seluruh Peserta Upacara.

3.Penampilan Atraksi Polisi Cilik Mahakam Teladan dan Berprestasi Duta Keselamatan Berlalu Lintas, Asuhan Kapolres dan Kasat Lantas Polres Kutai Kartanegara yang sudah Terbentuk Tahun 2014 dan Polisi Cilik yang ditampilkan sekarang adalah Generasi ke 4 (empat) menampilkan :
– Baris Berbaris.
– Kolone Senapan.

4. Sambutan Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara yg disampaikan Oleh Bpk.Ir.H.Marli MSi MSi (Sekda Kutai Kartanegara) yaitu :
Dalam Beberapa Hari Kedepan Kita Memperingati Hari Kemerdekaan RI Ke 73, dan Bangsa kita menikmati Kemerdekaan Berdasarkan Falsafah Pancasila untuk terus menjaga secara Harmoni Pemerintah sebagai Dasar Indonesia Merdeka, Pancasila adalah salah satu Dasar di Raga Kita sebagai Perekat Keutuhan Bangsa Indonesia untuk semua Insan agar berperan aktif bersama Polri dan TNI memberi dukungan penuh dalam acara yang dimaksud dan pelaksanaan Asian Games 2018 di Jakarta & Palembang. Semoga amal baik yang kita lakukan menjadi berkah dan inayah.

5. Menyapa Nusantara Harmoni Indonesia 2018. Menyanyikan Lagu Bersama Paduan Gita Nusantara Kumala dan seluruh Peserta.
a. Menyanyikan Lagu Satu Nusa Satu Bangsa.
b. Menyanyikan Lagu Rayuan Pulau Kelapa.
c. Menyanyikan Lagu Mars Garuda Pancasila.
d. Menyanyikan Lagu Padamu Negeri.
e. Menyanyikan Lagu Pancasila Rumah Kita

6.Sesi Photo Bersama. Kegiatan selesai Pukul 09.00 Wita berjalan aman dan lancar.(lisin/ls/idn/Aba-007).

KAPOLSEK NEGLASARI SAMPAIKAN AMANAT KAPOLDA METRO JAYA MELALUI PROGRAM POLKIS

Tangerangkota– Polisi Kunjungan Internal Sekolah (Polkis) yang merupakan salah satu Program unggulan Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol. Harry Kurniawan, S.IK, MH terus di aplikasikan dilapangan oleh Polsek Jajaran Polres Metro Tangerang Kota.
Kapolsek Neglasari Kompol R. Manurung, SH mendukung salah satu Program Kapolres tersebut dengan mengunjungi Madrasah Aliyah (MA) Daarul Ulum, Selapajang Jaya, Neglasari, Kota Tangerang. Senin (6/8/2018) sekitar pukul 07.00 WIB
Dalam kunjungannnya, Kapolsek Neglasari turut serta dalam pelaksanaan Upacara Bendera yang rutin di laksanakan oleh Pihak Sekolah setiap hari Senin Pagi dan pada kesempatan tersebut Kapolsek di beri kepercayaan oleh Pihak Sekolah untuk berperan menjadi Inspektur Upacara (Irup).
Berperan selaku Irup, Kapolsek Neglasari menghimbau kepada para pelajar agar dapat menjadi Polisi bagi sendiri agar dapat meningkatkan kedisiplinan baik dalam belajar maupun kehidupan sehari – hari dan pasti nanti bermanfaat bagi diri sendiri.
Selain hal tersebut, Kapolsek menyampaikan amanat Kapolda Metro Jaya terkait Penyalah gunaan Narkoba, Tawuran dan Bullyng dikalangan Pelajar agar tidak terjadi, generasi Muda yang bersaing Positif dan berkompeten adalah harapan Bangsa, isi waktu luang dengan kegiatan – kegiatan yang bersifat Positif.
Sebanyak 120 Pelajar berikut para Guru dan Staff pengajar hadir mengikuti Upacara bendera yang berlangsung dengan hikmat dan tertib. (lisin/Humas Polsek Neglasari)

Cari Penembak Handal, Lanal Lhokseumawe Buka Open Tournamnet Menembak Piala Danlanal

Jakarta, 4 Agustus 2018,– Dalam rangka mencari Bibit-bibit Petembak Handal, Lanal Lhoksemauwe melaksanakan Open Tournament Menembak Palapa Shooting Club Piala Danlanal bertempat di Lapangan Diklat PT. PIM, Jalan Medan-Banda Aceh, Desa Blang Naleung Mameh Muara Satu Lhokseumawe, Sabtu (4/8).

Kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka memperingati HUT Ke-73 Kemerdekaan Republik Indonesia. Acara dibuka oleh Sekertaris Umum KONI Provinsi Aceh M. Nasir S.E., mewakili Ketua KONI Aceh didampingi Komandan Lanal Lhokseumawe Kolonel Sjamsul Rizal Selaku Pelindung Palapa Shooting Club Lhokseumawe yang merupakan Club Menembak Binaan Lanal Lhokseumawe. Tournamen yang berlangsung dari tanggal 4 sampai dengan 5 Agustus 2018 ini diikuti oleh 35 Club Menembak yang berada di Sumatera, Jawa dan Kalimantan, dengan kategori yang dilombakan Benchrest 25 m dan Speed Benchrest Multi Range.

Dalam Sambutannya Danlanal Lhokseumawe mengatakan bahwa dalam setiap tournamanet, menang atau kalah itu hal biasa oleh karenanya beliau berpesan kepada semua atlet untuk bersama-sama saling menghormati serta menjunjung tinggi sportifitas dalam kejuaraan open tournament menembak Palapa Shooting Club Piala Danlanal Lhokseumawe Tahun 2018 ini. Dan mengucapkan selamat bertanding dan tetap utamakan keselamatan keamanan dalam penggunaan senjata. Diharapkan dengan adanya tournament ini akan didapat atlit-atlit menembak yang dapat diandalkan dan yang bisa ikut andil dalam kejuaraan menembak nasional.

Turut menghadiri Acara Pembukaan Open Turnament Menembak Palapa Shooting Club Piala Danlanal Sektum KONI Provinsi Aceh Mewakili Bupati Lhokseumawe, Mewakili Kapolres Lhokseumawe, Mewakili Kaden Brimob Polda Aceh, Ketua Palapa Shooting Club, Perwakilan PT. PIM dan Perwira Staf Lanal Lhokseumawe. ( lisin)

Burhan Saidi : ADA APA DENGAN AMIEN RAIS & PKS ?!?

Dalam hitungan hari 4 -10 Agustus kita dihadapkan pada Pendaftaran Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden untuk pemilu 2019.  Sepertinya pertarungan Pilpres 2014 akan terulang kembali.  Yang berbeda hanya Partai pendukung koalisi dan tokoh tokoh yang saling menyebrang diantara partai pengusung.  Diantaranya partai Golkar yang semula berada di kubu Prabowo, kini berada di kubu Jokowi, begitu juga beberapa tokoh seperti Mahfud MD, Ngabalin, dll juga berada di kubu Jokowi.  Namun tak kalah pentingnya, kubu Prabowo mendapat dukungan tenaga baru, seperti munculnya Partai Bulan Bintang dengan tokohnya Prof. Yusril Ihza Mahendra, Partai Demokrat dengan nama besar SBY & AHY yang tidak bisa dianggap enteng.  Begitu juga masuknya Partai Berkarya yang membawa hampir semua Tokoh sentral Golkar dibawah komando Tommy Suharto.  Belum lagi dukungan Ulama Ulama besar seperti Imam Besar Umat Islam Habib Rizieq Shihab (HRS),  Ustadz Abdu Somad (UAS), Ustadz Bahtiar Basir, KH. Buya Yahya, KH, Arifin Ilham, dan masih banyak lagi Ulama dan Tokoh tokoh Islam, Pimpinan Pondok Pesantren dari penjuru tanah air,  dan Tokoh tokoh Nasional lainnya.

Seharusnya nafas baru ini, segera disikapi positif oleh Koalisi Prabowo yang dari awal sudah bersama dengan PKS.   Ditambah PAN yang kembali lagi ke dalam koalisi walau sempat berpaling.  Hal positif adalah adanya dukungan Partai Politik, Tokoh Ulama dan Tokoh nasional yang tentunya mereka memiliki basis yang real di akar rumput, jangan dianggap sebelah mata. Karena kehadiran mereka pasti akan mendongkrak suara Prabowo di Pilpres 2019 nanti.

Keinginan kuat para tokoh tokoh tersebut karena panggilan Tuhan, yang tidak ingin negaranya semakin hancur ditangan orang zolim dan tidak amanah.  Belum lagi munculnya penistaan terhadap agama dan tokoh Ulama diberbagai pelosok tanah air.  Hingga puncaknya kita kenal dengan gerakan bela Islam dan Bela Ulama pada Tahun 2016 dengan Gerakan 411 dan 212.

Munculnya Tokoh tokoh Islam dan Para Ulama didalam kancah politik tidak berhenti didalam gerakan 411 & 212 saja. Namun berlanjut sampai pada Pilkada DKI 2017, dan Pilkada serentak diberbagai daerah tahun 2018 beberapa waktu lalu.  Peningkatan kesadaran umat Islam untuk terlibat dalam politik, seakan menambah tenaga baru dalam pergolakan politik tanah air, tentu yang diuntungkan adalah kelompok Prabowo cs. Sehingga muncul istilah Koalisi dua kubu menjadi Koalisi Partai Pendukung Penista Agama dan Koalisi Partai Pembela Agama.

Imam Besar umat Islam HRS member pesan kepada seluruh tokoh Partai Politik koalisi, untuk mendukung Prabowo menjadi Presiden dan segera bersatu mencarikan Wakil yang layak mendapinginya.  Sehingga bermunculan beberapa nama nama yang tak asing kita dengar.  Misalnya PKS mengajukan Sembilan nama untuk dicalonkan menjadi wakil Presiden diantaranya Aher, Anis Matta, Salim Segaf, Sohibul Iman, Hidayat Nur Wahid,Irwan Prayitno, Tifatul Sembiring, Muzzamil Yusuf, dan Mardani Ali Sera.  PAN mengajukan nama Zulkifli Hasan, sedangkan PBB mencalonkan Prof. Yusril Ihza Mahendra.  Demokrat juga tak ketinggalan mengusulkan nama AHY (Agus Harimukti Hudhoyono).  Sementara Partai Berkarya tidak mencalonkan siapapun, karena sebagai Partai yang baru muncul, tentunya mereka mempercayakan sepenuhnya kepada Partai koalisi mana yang terbaik.

Awalnya Partai Koalisi Umat ini terlihat  sangat kompak, walau sesekali terjadi miss di lapangan.  Karena antara satu yang lain saling klaim dan meyakini bahwa diantara mereka pasti akan sepakat bila menyangkut untuk kebaikan bangsa dan Negara.  Sehingga partai seperti PBB dan Berkarya sering kali tidak dilibatkan dibeberapa pertemuan petinggi partai.  Contoh ketika Gerindra, PKS, dan PAN mendirikan Kantor Sekretariat Bersama (Sekber) beberapa waktu lalu.  Deklarasi mencantumkan PBB sedangkan Ketua Umumnya tidak diberi konfirmasi, sehingga terjadi miss walau sesaat.  Tentu hal ini tidak bo0leh terulang lagi dikemudian hari.  Karena skecil apapun pertemuan itu, layaknya partai koalisi harus dilibatkan.

Persoalan yang akan dibahas didalam tulisan ini, bukan tentang koalisi partai Keumatan yang akan mendukung Prabowo.  Tetapi akan membahas tentang mengapa Amien Rais dan PKS tidak sungguh sungguh merangkul Ketum PBB Prof. Yusril Ihza Mahendra yang biasa disingkat YIM didalam koalisi dengan Partai Islamnya?

Padahal tujuan utama koalisi ini selain untuk memenangkan Pilpres 2019, tentu demi menyelamatkan bangsa dan Negara republik Indonesia yang sudah mulai terprosok kedalam jurang kehancuran.

Indikasi ketidak ihklasan Amien rais dan PKS terhadap kehadiran YIM terlihat ketika munculnya Ijtima Ulama pada tanggal 30 Juli 2018 lalu.  Dimana hasil Ijtima Ulama sudah langsung memunculkan  pasangan Prabowo – Salim Segaf & Prabowo – Ustadz Abdu Somat (UAS).  Padahal berdasarkan informasi yang kami dapatkan ketika rapat berlangsung. Nama YIM selalu muncul baik didalam ketika akan memilih Presiden dan Wakil Presiden. Ketika pemilihan Presiden muncul dua nama Prabowo dan YIM, yang akhirnya disepakati nama Prabowo yang memang dari awal sudah menjadi rekomendasi Imam Besar HRS. Namun sangat disayangkan, mengapa ketika pembahasan pemilihan Wakil Presiden nama YIM yang diunggulkan tiba tiba hilang lenyap.
Yang lebih mengherankan dengan memunculkan nama UAS  yang belum pernah dibicarakan sebelumnya, bahkan belum pernah dikonfirmasi kepada ybs.  Tentu akan menimbulkan tanda Tanya besar keputusan Ijtima Ulama tersebut.  Padahal dalam beberapa Rekomendasi Ulama yang selama ini pernah dilakukan.  Ulama tidak pernah langsung memutuskan pasangan, kecuali memberikan rekomendasi nama nama yang layak untuk dipilih oleh partai koalisi umat.  Dan seharusnya yang memang begitu, karena akan menjadi tarik menarik dengan keputusan partai koalisi.

Nah bagaiaman, kalau partai koalisi memilih pasangan yang berbeda?  Tentu ini akan membawa preseden buruk bagi koalisi partai keumatan tersebut, inilah yang sangat kami sayangkan.  Mengapa Ijtima Ulama terburu buru dalam memberikan rekomendasi pasangan Capres dan cawapres.
Kami sangat menyayangkan adanya indikasi gerakan gerakan PKS dan Amien Rais didalam melakukan maneuver di Ijtima Ulama ini.  Terlihat jelas, bagaimana setelah ini, PKS berusaha meyakinkan Umat dan Partai Koalisi agar menghormati keputusan Ijtima Ulama. Begitu juga PAN melakukan mobilisasi dukungan untuk Deklarasi UAS sebagai cawapresnya Prabowo.   Sementara umat dibuat bingung mengapa partai koalisi umat tidak bersatu?
Bahkan kabarnya Prabowo sendiri bingung dengan kondisi seperti ini.  Sampai sampai ada statement mengancam dari Sekjen PKS Mustafa Kamal mengatakan, pihaknya tidak akan memunculkan nama lain kecual dua nama hasil rekomendasi ulama Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) itu atau PKS akan abstain di Pilpres 2019.

Saya mengikuti perjalanan Partai partai Islam sejak Reformasi 1999 sampai dengan hari ini.  Dari 85,1 persen masyarakat muslim Indonesia belum ada 1 partai Islampun yang meraih suara terbanyak selama ini.  Karena partai partai Islam tidak bersatu bahkan saling menjegal satu dengan yang lainnya hanya demi mengejar kekuasaan dan jabatan.  Inilah beberapa data hasil pemilu sejak 1999 sampai dengan 2014 lalu.

PAN melalu salah satu kadernya Eggy Sudjana mendeklarasikan jika UAS mendampingi Prabowo, ia berkeyaninan akan mendapatkan kemenangan dengan sangat mudah, yakni berada di 88,89%.  Entah dari mana hitungannya, sungguh ini diluar logika awam kita.  Namun kita hormati bila itu keputusan partainya, namun janganlah memaksakan kehendak, apalagi sampai mengatakan partai yang menolak UAS dikatakan partai munafik.

 

                                                     Data statistik pemilu sejak 1999

NO NAMA PARTAI SUARA           %
1 PDIP 35.689.073 33,12%
2 GOLKAR 23.741.749 25,79%
3 PPP 11.329.905 12,55%
4 PKB 13.336.982 11,03%
5 PAN 7.528.956 7,36%
6 PBB 2.049.708 2,81%
7 PARTAI KEADILAN 1.436.565 1,51%

HASIL PEMILU TAHUN 2004

NO NAMA PARTAI SUARA          %
1 GOLKAR 24.480.757 21,58%
2 PDIP 21.026.629 18,53%
3 PKB 11.989.564 10,57%
4 PPP 9.248.764 9,1%
5 PKS 8.325.020 7,34%
6 PAN 7.303.324 6,44%
7 DEMOKRAT 8.455.225 7,45%
8 PBB 2.970.487 2,62%


                                                                         HASIL PEMILU 2009

NO NAMA PARTAI SUARA %
1 DEMOKRAT 21.703.137 20,85
2 GOLKAR 15.037.757 14,45
3 PDIP 14.600.091 14,03
4 PKS 8.206.955 7,88
5 PAN 6.254.580. 6,01
6 PPP 5.533.214. 5,32
7 PKB 5.146.122 4,94

                                                             HASIL PEMILU 2014

NO NAMA PARTAI SUARA %
1 PDIP 23.681.471 18,95%
2 GOLKAR 18.432.312 14,75%
3 GERINDRA 14.760.371 11,81%
4 DEMOKRAT 12.728.913 10,19%
5 PAN 9.481.621 7,59%
6 PKS 8.480.204 6,79%
7 PKB 11.298.957 9,04%
8 PPP 8.157.488 6,53%
9 NASDEM 8.402.812 6,72%
10 HANURA 6.579.498 5,26%

Melihat data hasil Pemilu tahun 2014, seharusnya PAN melalui Amien Rais dan PKS menyadari betul bahwa harus ada Partai Islam yang didorong untuk muncul menampung sebagian besar Pemilih umat Islam yang sebelumnya berada di Partai Pendukung Penista Agama. Seperti PKB, PPP ditambah lagi dengan Partai Hanura, Nasdem dan Demokrat yang kecewa dengan kebijakan Partainya akhir akhir ini.
PAN dan PKS tidak bisa berharap banyak dengan limpahan suara dari partai partai tersebut. Karena PAN dari awal mengikuti Pemilu sudah tersegmen dengan Pemilih dari kelompok Muhammadiyah. Sehingga PAN selalu bertahan dipemilih panatik. Disamping itu PKS pun juga tidak bisa berharap dapat limpahan pemilih dari umat Islam kecuali sedikit. Dikarenakan PKS merupakan Partai tertutup dan dokrinisasi, sehingga pemilih Muslim sulit untuk bisa langsung menjatuhkan pilhan ke PKS.
Bila Partai Koalisi Umat tidak cepat cepat menyadarinya dan berusaha mendorong Partai Islam yang satu Koalisi. Bisa dipastikan Pemilih Islam akan tetap berada didalam gerbong sebelumnya, atau kemungkin golput. Karena kecil kemungkinan berharap banyak umat Islam untuk memilik Partai Nasionalis seperti Gerindra atau berkarya.
Dan kita juga tidak bisa berharap untuk pemilih PDI atau Golkar akan berpaling ke dalam Partai Islam Koalisi Pendukung Ulama, kecuali akan masuk ke dalam Gerindra atau Berkarya.

Disini dapat saya tampilkan jumlah suara umat Islam yang dapat diharapkan berpaling dari Partai pendukung Penista agama :

NO NAMA PARTAI SUARA %
1 PKB 11.298.957 9,04%
2 PPP 8.157.488 6,53%
3 NASDEM 8.402.812 6,72%
4 HANURA 6.579.498 5,26%
TOTAL 34.438.755 27,55%

PARTAI BULAN BINTANG (PBB)

Artinya ada jumlah lebih kurang 34.438.755 atau sekitar 27,55 % menjadi suara yang diharapkan berpaling dari Partai partai pendukung Penista Agama. Lalu mengapa Amien Rais & PKS menolak kehadiran Partai Bulan Bintang (PBB) dengan tokohnya Prof. Yusril Ihza Mahendra?
Waktu kita tidak banyak lagi, segeralah berkumpul dan menentukan sikap. Jangan biarkan polemik dan perselisihan umat Islam terus berkembang sampai akhirnya kita menyesal tak dapat mempersatukan mereka kembali. Kehadiran PBB adalah sebuah solusi untuk menentramkan keberadaan umat Islam untuk tetap berada di dalam Partai partai Pendukung Ulama. Tak salah bila muncul dari beberapa kader Partai PBB dengan takelinenya PBB adalah Rumah Perjuangan Umat Islam.
Sekali lagi, saya sampaikan bahwa, PAN dan PKS tidak akan mendulang suara signifikan di Pemilu 2019 karena segmen partai sudah sangat jelas dan terukur. Sehingga satu satunya jalan adalah memunculkan, atau mendorong Partai islam lainya yang satu gerbong di dalam koalisi untuk tampil.
Semikian ulasan pirbadi saya, tanpa bermaksud mengguri atau mengajari para senior senior yang lebih dahulu berada di dalam partai. Terkadang pemikiran kecil ini luput dari pengamatan dan pandangan para Politikus senior, karena tertutupi ambisi dan gambling (coba keberuntungan).

Demikian tulisan ini saya sampaikan, semoga dapat menjadi bahan untuk dilakukannya Islah dan muzakharoh bersama para Ketua Umum Partai Umat, Gerindra, PKS, PAN, Demokrat, PBB dan Berkarya. Keputusan hari ini, akan membawa dampak untuk Indonesia kedepan, carilah yang terbaik. Karena satu satunya solusi adalah singkirkan kepentingan pribadi, kelompok dan dahulukan kepentingan bangsa dan Negara diatas segalanya, terima kasih.

Salam hormat, anak bangsa yang mencoba berbagi pemikiran. Mugi mugi bermanfaat adanya. Wassalam

Jakarta, 5 Agustus 2018

Burhan Saidi

TIM DAYUNG KOLINLAMIL CATAT PRESTASI GEMILANG  FESTIVAL DRAGON BOAT 2018 DI PADANG

JakartaAgustus 2018 ——- Tim Dayung Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil) berhasil meraih prestasi gemilang dengan menjuarai nomor 800 meter antar satuan dalam kejuaraan Internasional Dragon Boat Festival 2018 di di Banjir Kanal GOR H Agus Salim, Padang, Sabtu (4/8).

Tim Dayung Kolinlamil sebagai juara berhasil mengalahkan Yonmarhanlan II padang dan Yonif 133 Yudha Sakti Padang.

Tim antar kesatuan yang bertanding dalam nomor 800 meter yaitu Kolinlamil, Yonmarhanlan II, II A, II B, Lantamal IV Tanjung Pinang, Yonif Raider Khusus 136, Polda Sumbar, Yonif 133 Yudha Sakti, Yudha Sakti, Korem 032 Wirabraja, Yonif 133 Yudha Sakti, Polda Riau, dan Lantamal II Padang.

Dalam Kejuaraan Internasional Dayung yang berlangsung dari tanggal 2 hingga 5 Agustus 2018, kolinlamil menerjunkan para pendayung andalannya dipimpin Kapten Laut (KH) Eko wijinarko, diantaranya Serka Jas Kurniadi slamet, Sertu Mes Joko Sunyoto, Sertu Nav Duan sargiawan, Sertu Mes Frendi Setiawan,  Sertu Kom Azwir Abone, Serda Jas Andi Surya Medari, Serda Jas Rio Akbar, Kopda Nav Agus Hery, Klk Mes Dedik nur, Kls Ttg Yanto Amitai M, Kls Mes Agus Saripudin, Kld Bah Riki Riyawan, Kld Isy Paulinus a.s, Kld Nav Sampayi a, Kld Isyarif Wijayanto, Kld Ttg Ario Prakoso.

Selain itu para peserta juga datang lintas provinsi, seperti PODSI INHIL, PODSI Kampar, PODSI Kampar B, PODSI DKI Jakarta, Ogan Ilir Sumatera Selatan, Pekanbaru, Indragiri Hulu Riau A, Indragiri Hulu Riau B, dan Laskar Narasinga Inhu. Tim dari Sumbar adalah Solok Selatan, Bukittinggi, Satpol PP Kota Padang, Sijunjung, dan Pessel.

Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Padang, Sumatera Barat menggelar Festival dayung ini bertujuan untuk mempromosikan pariwisata Sumatera Barat.

Saat membuka ajang dayung internasional tersebut, Kadispora Kota Padang, Azwin, didampingi Kabid Olahraga, Yuherdi akan mengajak para peserta berkeliling mengunjungi tempat wisata yang ada di Kota Padang.

Sementara dalam event internasional ini, ada Lima negara yang ikut serta yaitu Malaysia, Hongkong, Jepang, Jerman dan Vietnam. Malaysia mengirimkan tiga tim yaitu Penang Paddle Club, The Royal PDRM, dan Cande Jebat Melaka. Jepang menurunkan dua tim yaitu Japan Dragon Boat dan Japan Taiwan Dragon Boat. Hongkong menurunkan satu tim yaitu Hongkong University. Sedangkan Vietnam dan Jerman hanya melakukan eksebisi. Artinya Jerman, Vietnam, dan Indonesia nanti akan bertanding bertiga saja tanpa memperebutkan juara.

Sebagai informasi team Atlet Dayung Kolinlamil yang dibentuk tahun 1990 ini telah banyak menorehkan prestasi baik di tingkat nasional maupun internasional.

Atlet dayung Kolinlamil dikenal telah banyak menorehkan prestasi baik di tingkat nasional maupun internasional.

Pada tahun 2008 team Dayung Kolinlamil berlaga dalam event Asian Beach Games di Bali. Dalam kejuaraan ini, team Indonesia untuk jarak 1000 meter, 500 meter dan 250 meter berhasil menjadi juara dan memperoleh medali emas.

Sedangkan dalam kejuaraan senior di Pekan Baru tahun 2010, dayung Kolinlamil berlaga dalam dayung kayak 4 putri mewakili Tim DKI Jakarta pada kejuaraan dengan jarak 250 meter, berhasil menjadi juara dan memperoleh medali emas, sedangkan untuk jarak 500 meter meraih medali perak. Prestasinya berlanjut pada Sea Games 2011, dengan Indonesia sebagai tuan rumah berhasil merebut tiga medali perak dan satu perunggu.

Dalam Lomba Dayung tingkat internasional Tanjung Pinang Dragon Boat Race tahun 2012, yang digelar di perairan laut Tanjung Pinang, team berhasil menyabet dua medali emas, pada nomor Kayak Single Putri dan Kayak Double Putri.

Prestasi tahun 2017 dari atlet dayung Kolinlamil berhasil mengumpulkan emas dan perak dalam kejuaran yang berbeda, yang pertama menyabet 2 medali emas, 1 perak dan 1 perunggu pada perlombaan HUT Kota Bekasi, dan kedua pada 21 Mei 2017 berhasil membawa pulang 2 emas dan 1 perak dalam kejuaran di Bali. (lisin)

Pangkoarmada I Buka Kepri Open Taekwondo Championship 2 Piala Danlanal Batam 2018

Jakarta, 4 Agustus 2018,– Panglima Koarmada I Laksamana Muda TNI Yudo Margono, S.E., M.M., membuka Kejuaraan Kepri Open Taekwondo Championship 2 Piala Danlanal Batam 2018 di Gelanggang Olahraga Temenggung Abdul Jamal, Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Sei Beduk Kota Batam, Sabtu (4/8).

Pembukaan kejuaraan ditandai dengan pemukulan gong oleh Pangkoarmada I Laksda TNI Yudo Margono, SE., MM., sebagai tanda dimulainya pertandingan.

Dalam kejuaraan tersebut Kategori yang dipertandingkan antara lain Kyorugi (Tarung) dan Poomsae (Jurus). Kyorugi terbagi dalam Kategori Pemula (Festival) meliputi Pra Cadet-A, Pra Cadet-B, Pra Cadet-C, Cadet, Junior dan Senior. Sedangkan Kategori Prestasi meliputi Kategori 15-17 tahun Junior dan Kategori 18 tahun keatas Senior. Poomsae merupakan Kategori Pemula, dengan Sabuk Kuning Polos (Taegeuk 1), Sabuk Hijau Polos (Taegeuk 2), Sabuk Biru Polos (Taegeuk 3), Sabuk Merah Polos (Taegeuk 4) dan Poom/DAN (Taegeuk 8).

Dalam sambutannya Pangkoarmada I menyampaikan bahwa digelarnya Kepri Open Taekwondo Championship 2 Piala Danlanal Batam untuk umum mencari bibit-bibit atlet Taekwondo yang nantinya dapat berprestasi dikancah nasional maupun internasional, selain itu juga bertujuan untuk meningkatkan pariwisata.

Pada kesempatan tersebut disampaikan pula ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berperan, dan mendukung terselenggaranya event ini, serta penekanan kepada seluruh atlet agar tetap menjunjung sportifitas dalam setiap pertandingan.

Pertandingan Taekwondo Danlanal Batam Cup 2018 diikuti oleh 827 atlet dengan peserta dari 27 daerah/provinsi, antara lain dari Kepri, Jambi, Medan, Palembang, Padang, Aceh, Bangka Belitung, DKI Jakarta, Maluku, Nusa Tenggara Timur, Lampung dan Riau.

Pembukaan dihadiri pula oleh Wagub Kepri, Kapolda Kepri, Komandan Lantamal IV, Danguskamla Armada I, Walikota Batam, Kepala BP Kawasan Batam, Kepala BNNP Kepri, Ketua KONI Kepri, Danlanal Batam, Kapolresta Barelang, Dandim 0316/ Batam, Danyonif 10 Mar/SBY, Ketua Pengadilan Negeri Btm, Ketua Imigrasi Klas I A, Ketua KONI batam, Kadispora Batam, Ka. Bea dan Cukai Batam, Kadis Koperasi dan UKM Batam, Danyonif Raider Khusus 136/TS, Kepala Kejaksaan Negeri Batam. ( lisin)

Disambut Meriah Ribuan Masyarakat, Pangkoarmada I Lepas Kirab Alutsista TNI AL di Dabo

Jakarta, 5 Agustus 2018,– Panglima Komando Armada (Pangkoarmada) I Laksamana Muda TNI Yudo Margono, S.E., M.M., didampingi Danpasmar 1, Danlanal Tanjungpinang, Danlanal Dabo Singkep serta Forkopinda Kabupaten Lingga melepas peserta Kirab Alutsista TNI AL bersama ribuan masyarakat dalam rangkaian kegiatan Latihan Gladi Tugas Tempur (Glagaspur) Tingkat III Terpadu Koarmada I TA 2018 yang dipusatkan di Lapangan Merdeka, Dabosingkep, Jumat (3/8).

Kirab Alutsista bersama ribuan masyarakat dalam rangkaian kegiatan Latihan Glagaspur Tingkat III Terpadu keliling Kota Dabo Singkep menampilkan Alutsista TNI AL seperti Tank Pendarat Amfibi BMP 3F sebanyak 3 unit, Ranpur jenis BTR 50 sebanyak 7 unit, Pesawat Patmar Cassa 1 buah, dan diikuti peserta Kirab dari Prajurit KRI, Prajurit Marinir, Prajurit Lanal Dabo Singkep, Unsur TNI-Polri, Pelajar, serta masyarakat Dabo Singkep.

Selain itu, masyarakat Dabo Singkep disuguhkan dengab atraksi terjun payung yang menampilkan 17 orang Penerjun TNI AL dari Kopaska, Taifib dan Denjaka TNI AL dengan salah satunya adalah Penerjun Wanita Serda Pdk Popy. Masyarakat terpukau dengan aksi terjun payung yang dilakukan sebanyak 17 Penerjun TNI AL. Dengan membawa bendera Indonesia berukuran besar, bendera TNI AL dan kesatuan Marinir, para penerjun payung mendarat dengan sempurna di lapangan Merdeka yang dipenuhi ribuan masyarakat yang bertepuk tangan memberi aplaus.

Para pelajar dan masyarakat Dabo Singkep, terutama anak-anak gembira saat diberi kesempatan naik ke atas tank amphibi keliling Kota Dabo Singkep. Kesempatan yang langka tersebut mereka gunakan dengan melakukan swafoto di atas tank yang dikawal Prajurit Marinir tersebut.

Sebelum pelaksanaan kirab, Pangkoarmada I memimpin Upacara Kenaikan Pangkat Luar Biasa yang diberikan kepada 18 Prajurit KRI Sigurot-864 yang telah berhasil menangkap dan menggagalkan penyelundupan narkoba jenis sabu-sabu seberat 1,037 Ton yang ditangkap dari MV. Sunrise Glory pada bulan Februari 2018.

Usai kirab selesai, Pangkoarmada I beserta jajaran disuguhkan dengan hiburan musik. Tidak lupa jenderal bintang dua TNI AL tersebut menyumbangkan beberapa lagu menghibur masyarakat Dabo Singkep yang hadir. ( lisin)

Team pemburu preman Amankan Dua pemuda Bawa Senjata tajam jenis Belati

Dalam upaya menekan segala bentuk premanisme maupun kejahatan lainnya, Tim elit pemburu preman besutan Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Hengki Haryadi.,Sik.,MH., (TPP) ini terus menyisir lokasi rawan kejahatan, Minggu (05/08/2018) dini hari.

Alhasil, dua orang pemuda saat berbonceng mengendarai sebuah sepeda motor dimana seorang pemuda saat dilakukan pemeriksaan kedapatan membawa senjata tajam (sajam) jenis pisau belati.

Pelaku berinisial AR (19 th) merupakan warga Karawaci Tangerang Banten. Ia diamankan saat Tim Pemburu Preman melakukan Operasi Cipta Kondisi dikawasan Kalideres, Jakarta Barat, yang dipimpin langsung Ipda Ruben George.

Ipda Ruben menjelaskan, semula petugas curiga dengan seorang pria dengan mengendarai motor yang kemudian langsung dihentikan.

“Saat digeledah petugas menemukan senjata tajam jenis pisau belati, “Tak hanya itu saja saat dilakukan pemeriksaan kami pun menemukan seplastik minuman jenis anggur merah namun terjatuh saat dilakukan penggeledahan sehingga pecah,” Ujar Ipda Ruben.

Saat diinterogasi pelaku berinisial AR ini beralasan pisau tersebut ia bawa untuk menjaga diri karena sering keluar malam katanya.

Apapun alasannya pelaku AR dan teman nya kami amankan ke Mapolsek Kalideres untuk dilakukan proses lebih intensif, ujarnya Ipda Ruben George. (Lisin/Is)

Kapospam Asian Games 2018 polsek Tanjung Duren Himbau Anggotanya laksanakan Tugas Dengan penuh tanggung jawab

Bertempat di Gor Grogol Jalan Semeru Raya 1 Tanjung Duren, Jakarta Barat, Minggu (05), pukul 09.00 Wib, Kapospam Asian Games 2018, Kapolsubsektor Jelambar 1, Polsek Tanjung Duren Iptu Pujo Harsono sebagai Kapospam telah memimpin Apel serah terima piket pagi, pengamanan Atlit Asian Games 2018, OPS AMONG RAGA 2018, dari Piket lama IPDAUH Rizal kepada Padal piket baru Ipda Saiful Anwar.SH., dengan 3 (tiga) Anggotanya dalam situasi terkendali aman Kondusif.

Arahan Kapospam saat Apel Diantaranya untuk  Laksanakan Atensi dan perintah Pimpinan dalam Pengamanan AtlIt Asian Games 2018 dengan penuh rasa tanggung jawab.

2. Dalam pelaksanaan tugas pengamanan kegiatan Atlet Asian Games 2018, tunjukan penampilan kita (performance) yang baik, senyum sapa salam dan melaporkan setiap kegiatan yang ada ditempat kita bertugas dan situasi nya.

3. Jangan lupa kita selalu berdoa dalam setiap melaksanakan untuk keselamatan dan kesehatan kita dan sukses dalam bertugas. (Lisin/Is)