Kepala TPU Tegal Alur Bantah Ada Aliran Dana Dari PJLP yang terbukti Terima Gratifikasi

SiDIKPOST | Jakarta,Beredar rumor bahwa dana aliran penyewaan kursi dan tenda di pemakaman Tegal alur tersebut juga mengalir ke atasan Penyedia Jasa Layanan Perorangan PJLP
Di Satuan Pelaksana Pemakaman Tegal Alur Jakarta Barat,Namun hal tersebut mendapatkan di bantah oleh wawin

Menurut wawin Kepala Satuan Pelaksana Pemakaman Tegal Alur Wawin Anggotanya sudah terbukti menerima gratifikasi namun tidak setahu pimpinan

Anggota PJLP tersebut sudah diproses pemeriksaan dan terbukti menerima gratifikasi

” Yang bersangkutan sudah kami proses pemeriksaan dan terbukti menerima gratifikasi dan sudah diputus kontraknya,” Ucap Wawin menanggapi konfirmasi awak media,Kamis ( 14/9/2022).

Selain itu wawin juga menjelaskan bahwa Sesuai hasil pemeriksaan yang bersangkutan melakukan hal tersebut tanpa sepengetahuan pimpinan

Ia juga menegaskan bahw tenda dan kursi yang di sewa tersebut bukan milik suku dinas kehutanan dan pemakaman

“Ia bang, tidak tau bang dan memang itu bukan tenda TPU” Pungkasnya.

( SDP).

Dugaan Bisnis Sewa Tenda Dan Kursi Di TPU Tegal Alur, Wawin ” Yang Terima Lagi Proses BAP”

SIDIKPOST | JAKARTA – Terkait Dugaan penyewaan tenda sofa dan sound di area pemakaman kristen Tegal Alur Kalideres Jakarta Barat dengan nominal jutaan rupiah, Kepala Satuan Pelaksana TPU Tegal Alur Wawin Wahyudi angkat bicara

Awak media mempertanyakan bagaimana status Anak buahnya yang menerima uang penyewaan tersebut ?

“Siap bang, kami sedang proses BAP yang bersangkutan” Ucap Wawin kepada awak media melalui WhatsApp,( 2/9/2022) kemarin

Sebelumnya beredar di awak media dugaan penyewaan tenda dan sound, Dalam kwitansi dengan nominal Rp 4 juta rupiah dari pihak keluarga yang dimakamkan di TPU Kristen unit Budha itu disebutkan untuk pembayaran Tenda satu set,kursi 25 pcs,dan pengurusan surat izin plus sound

Hal itu menjadi tanda tanya bagi warga sekitar,warga mempertanyakan ada bisnis terselubung di dalam area pemakaman yang dilakukan oleh oknum PJLP

“Saya hanya konfirmasi ke petugas pemakaman yang datang ke rumah warga saya bawa kwitansi dengan nominal 4 juta rupiah.Saya tanya ke petugas itu eh dia malah ngegas,bapak tanya aja ke keluarganya untuk apa aja itu.seraya menirukan ucapan oknum tersebut.”kata Bejo selaku ketua RT di wilayah Kamal.

Ia juga mempertanyakan nilai yang sangat fantastis di minta oleh oknum petugas pemakaman tersebut.Karena yang meninggal itu warganya.

“Wajar saja kalau saya bertanya,karena yang meninggal itu warga saya.Kok nominalnya sampai 4 juta itu untuk apa saja,karena itu nominal yang tidak wajar.”katanya

Bahkan kata Bejo,oknum tersebut menantang dengan nada tinggi tidak takut kalau apa yang dilakukannya itu akan di laporkan pada pimpinannya.

“Silakan kalau mau lapor lapor aja,saya nga takut.”kata oknum yang berinisial (Hendri ) dengan nada tinggi kepada ketua Bejo dan juga sebagai RT yang menanyakan hal itu. ( SDP).