Kesbangpol dan Vinus Muda Satukan Pemuda Bogor dalam Gerakan Politik Cerdas

SIDIKPOST| Bogor — Vinus Muda bersama Kesbangpol Kabupaten Bogor menggelar pendidikan politik bertajuk Youth Political Movement, sebuah forum penguatan kapasitas pemuda untuk membaca persoalan sosial, politik, dan pembangunan daerah secara mendalam. Kegiatan yang digelar di Kabupaten Bogor ini diikuti lebih dari 150 peserta dari berbagai kecamatan.

Forum ini dirancang untuk membangun kesadaran politik pemuda yang matang dan berbasis solusi. Tidak hanya berdiskusi, peserta juga dilibatkan dalam pelatihan membaca persoalan daerah secara sistematis. Untuk memudahkan pemetaan isu, peserta dibagi ke dalam empat zona berdasarkan karakteristik wilayah.

Zona I berisi wilayah agraris seperti Parung Panjang, Tenjo, Jasinga, Cigudeg, Nanggung, Sukajaya, Leuwisadeng, Leuwiliang, Pamijahan, dan Cibungbulang. Zona II mencakup wilayah penyangga perkotaan seperti Ciampea, Bojonggede, Sukaraja, Rumpin, Rancabungur, Ciseeng, Gunungsindur, Kemang, Parung, dan Tajur Halang. Zona III meliputi kawasan agraris–perbukitan seperti Ciomas, Tamansari, Cijeruk, Cigombong, Caringin, Ciawi, Cisarua, Megamendung, Dramaga, dan Tenjolaya. Sedangkan Zona IV mencakup kawasan administratif dan industri, yakni Cibinong, Babakan Madang, Citeureup, Klapanunggal, Gunung Putri, Cileungsi, Jonggol, Sukamakmur, Tanjungsari, dan Cariu.

Melalui zonasi ini, peserta memetakan persoalan berdasarkan pendekatan struktural, kultural, dan personal. Mereka kemudian merumuskan solusi kolaboratif yang dapat diterapkan dalam gerakan sosial, advokasi pemuda, dan program komunitas skala kecil.

Founder Vinus Muda, Chikal Akmalul Fauzi, menegaskan bahwa pendidikan politik pemuda harus berangkat dari pengalaman langsung memahami persoalan daerah. “Pendidikan politik tidak boleh berhenti pada teori. Pemuda harus punya nalar kritis dan keberanian menyuarakan solusi,” ujarnya.

Co-Founder Vinus Muda, Muhammad Diva Mu’zizat, menjelaskan bahwa forum ini dibangun sebagai ruang aman bagi pemuda untuk belajar politik tanpa polarisasi. “Dengan membaca akar persoalan, mereka bisa menyusun gagasan yang layak diperjuangkan,” katanya. Menurutnya, proses ini juga membentuk generasi muda yang analitis, empatik, dan inklusif.

Salah satu peserta dari Zona II mengaku mendapatkan perspektif baru mengenai kondisi Bogor. “Setiap zona punya masalah khas, tetapi saling berkaitan. Ini membuat kami sadar bahwa pemuda harus berpikir terukur agar kontribusinya berdampak,” ucapnya.

Youth Political Movement diharapkan menjadi pondasi lahirnya generasi muda Bogor yang siap menghadapi tantangan sosial dan pembangunan daerah. Vinus Muda menegaskan bahwa pemuda harus muncul sebagai aktor perubahan, bukan sekadar pendukung kegiatan, tetapi penyuara solusi nyata bagi masa depan Kabupaten Bogor.

Penulis : Asri Pratiwi Anggara

Editor : Redaksi

Gerakan Politik Pemuda Bogor Menguat, Vinus Muda Hadirkan Segmentasi Kecamatan

SIDIKPOST| Bogor — Konsolidasi pemuda di Kabupaten Bogor memasuki babak baru. Melalui gelaran Youth Political Movement yang berlangsung pada 12–14 November 2025 di Hotel New Ayuda, Puncak, komunitas Vinus Muda resmi menghadirkan segmentasi gerakan kolektif pemuda di seluruh kecamatan se-Kabupaten Bogor.

Founder Vinus Muda, Chikal Akmalul Fauzi, menegaskan bahwa langkah ini dirancang untuk memastikan gerakan pemuda tidak lagi terpusat di satu wilayah, melainkan terdistribusi hingga level akar rumput.

“Kami ingin memastikan setiap kecamatan memiliki energi gerakan yang hidup. Segmentasi gerakan kolektif ini adalah ikhtiar untuk membangun basis yang kuat, memberikan ruang kepemimpinan lokal, dan menghadirkan visi pembangunan yang relevan dengan kebutuhan masing-masing kecamatan,” ujar Chikal.

Ia menambahkan, penguatan struktur pemuda di tingkat kecamatan penting untuk memutus ketergantungan terhadap politik elit serta mendorong lahirnya gerakan yang mandiri.

“Pemuda harus berani menentukan arah pembangunan wilayahnya sendiri. Tidak boleh lagi hanya mengikuti arus, tetapi mengarahkan arus,” tegasnya.

Co-Founder Vinus Muda, Diva M’uzizat, menyebut bahwa Youth Political Movement menjadi titik awal pembentukan struktur kaderisasi dan advokasi pemuda yang terorganisir di Kabupaten Bogor.

“Kami membentuk kelompok-kelompok pemuda yang akan menjadi motor penggerak di kecamatan masing-masing. Mereka bukan hanya peserta, tetapi calon pelaku gerakan yang membawa visi perubahan dan keberdayaan,” kata Diva.

Selama kegiatan, peserta mendapatkan pembekalan mengenai kemandirian politik, strategi gerakan kolektif, kepemimpinan muda, hingga analisis pembangunan kecamatan. Melalui segmentasi kecamatan ini, Vinus Muda menargetkan lahirnya jaringan pemuda yang solid, terarah, dan mampu merumuskan agenda pembangunan lokal berbasis kebutuhan masyarakat.

Youth Political Movement meneguhkan komitmen Vinus Muda untuk menghadirkan generasi muda yang kritis, berkapasitas, dan terstruktur dalam gerakan. Transformasi ini diharapkan memperkuat ekosistem demokrasi lokal dan mempercepat lahirnya pemimpin-pemimpin muda di Kabupaten Bogor.

Penulis : Asri Pratiwi Tenggara

Editor : Redaksi

Satpolairud Polres Kukar Imbau Keselamatan Transportasi Sungai di Mahakam

SIDIKPOST| Kukar – Satuan Polisi Air dan Udara (Satpolairud) Polres Kutai Kartanegara kembali turun langsung ke Perairan Sungai Mahakam untuk memberikan himbauan keselamatan kepada para pemilik, operator, dan pengguna jasa transportasi sungai di wilayah Kecamatan Tenggarong, Kamis (20/11) siang.

Kegiatan ini dipimpin personel Satpolairud sebagai bagian dari upaya preventif untuk menekan potensi kecelakaan di jalur perairan, mengingat aktivitas masyarakat di Sungai Mahakam yang cukup tinggi setiap harinya.

Dalam penyampaian himbauan, petugas menegaskan beberapa poin penting, antara lain kewajiban menyediakan dan menggunakan alat keselamatan seperti jaket pelampung, alat pemadam, serta perlengkapan navigasi standar. Operator juga diingatkan untuk tidak memaksakan perjalanan saat cuaca buruk dan memastikan kapal tidak membawa muatan melebihi kapasitas.

Edukasi serupa diberikan kepada masyarakat pengguna jasa agar selalu memastikan keselamatan diri, memilih transportasi air yang memenuhi standar, dan tidak ragu menegur atau melapor bila melihat hal-hal yang berpotensi membahayakan keselamatan pelayaran.

Kasat Polairud Polres Kutai Kartanegara, AKP Benedict Jaya, menyatakan bahwa himbauan keselamatan ini dilakukan sebagai bentuk perhatian Polri terhadap masyarakat sungai yang mengandalkan Mahakam sebagai jalur transportasi utama.

“Transportasi sungai adalah denyut kehidupan masyarakat di Mahakam. Karena itu, keselamatan harus menjadi prioritas bersama. Kami ingin memastikan setiap perjalanan berlangsung aman dan kapal-kapal beroperasi sesuai standar,” ujarnya.

Kegiatan berlangsung lancar dan disambut baik oleh para operator kapal serta pengguna jasa yang merasa terbantu dengan edukasi keselamatan tersebut. Satpolairud berharap kegiatan pembinaan seperti ini dapat terus meningkatkan budaya sadar keselamatan di perairan Mahakam, sekaligus memperkuat kemitraan antara kepolisian dan masyarakat.

Penulis : Rls

Editor : Redaksi

Gotong Royong Warnai Persiapan Launching Sekolah Lansia Desa Ponoragan

SIDIKPOST| Kukar — Suasana kebersamaan tampak jelas di Desa Ponoragan, Kecamatan Loa Kulu, pada Kamis (20/11/2025). Sejak pagi, perangkat desa bersama masyarakat bergotong royong mempersiapkan Launching Sekolah Lansia yang akan digelar di RT 002, tepat di halaman Perpustakaan Cerdas Desa Ponoragan.

Kegiatan gotong royong dimulai pukul 08.15 Wita dan dihadiri berbagai unsur penting desa, termasuk Kepala Desa Ponoragan Sarmin, Ketua BPD Hendarto, Bhabinkamtibmas Aiptu Sunardi, perangkat desa, para kepala dusun, ketua RT, ketua lembaga desa, Ketua TP-PKK, serta pengurus Posyandu Balita, Remaja, dan Lansia.

Mereka bersama-sama membersihkan area perpustakaan, menata fasilitas, serta menyiapkan sarana pendukung acara. Mulai dari pengecekan ruang belajar, pemeriksaan kursi dan meja, hingga memastikan area publik nyaman bagi para peserta lansia nantinya.

Semangat gotong royong tersebut menunjukkan bahwa masyarakat Ponoragan memiliki kepedulian besar terhadap warganya yang telah memasuki usia emas. Persiapan Launching Sekolah Lansia ini juga menjadi bukti kuat bahwa desa ingin memberikan ruang pembelajaran, interaksi, dan pemberdayaan bagi para lansia agar tetap sehat, aktif, dan produktif.

Sekolah Lansia di Desa Ponoragan diharapkan dapat menjadi pusat kegiatan edukatif dan sosial yang berkelanjutan, sekaligus memperkuat ikatan antarwarga melalui kepedulian terhadap generasi yang telah berjasa bagi desa.

Penulis : Rls

Editor : redaksi

Jaringan Narkoba Terbongkar Berantai di Kukar

SIDIKPOST| Kukar — Satuan Reserse Narkoba Polres Kutai Kartanegara kembali menorehkan capaian signifikan dalam upaya pemberantasan peredaran gelap narkotika. Dalam operasi intensif yang digelar sejak 15 hingga 19 November 2025, polisi berhasil mengungkap empat kasus narkotika yang saling terhubung, serta meringkus lima pelaku yang berada dalam jaringan distribusi sabu lintas kecamatan.

Pengungkapan berantai ini bermula dari laporan warga terkait aktivitas transaksi mencurigakan di wilayah Handil Terusan, Anggana. Tim Satresnarkoba kemudian melakukan penyelidikan mendalam hingga melaksanakan undercover buy yang berujung pada penangkapan dua pelaku, H (22) dan AR (32), pada Rabu dini hari. Dari keduanya ditemukan sabu dalam kotak rokok serta alat penyokong transaksi.

Keterangan kedua pelaku membawa polisi ke pemasok yang disebut “S”. Penelusuran mengarah ke wilayah Badak Baru, Muara Badak, dan pada Rabu pagi, petugas menangkap Supriyadi dengan barang bukti sabu yang disembunyikan dalam tisu, jok motor, serta brankas besi kontrakannya. Total sabu yang diamankan dari lokasi ini mencapai 87,15 gram, lengkap dengan alat press dan timbangan digital.

Tak berhenti di situ, petugas melakukan pengembangan lebih jauh. S mengaku telah menitipkan sabu kepada dua orang lain. Sekitar pukul 11.30 Wita, petugas mengamankan JM di depan salah satu minimarket di Muara Badak Ulu. Dari saku pelaku ditemukan sabu dan telepon seluler yang digunakan untuk komunikasi transaksi.

Pengungkapan terakhir membawa petugas ke Desa Semangkok, Marangkayu. Di rumah pelaku A (41), petugas menemukan 35 bungkus sabu yang disimpan dalam botol Gatsby dan disembunyikan di dalam mesin cuci — total seberat 26,71 gram, bersama timbangan digital, plastik klip, dan uang tunai.

Kapolres Kutai Kartanegara AKBP Khairul Basyar memberikan apresiasi tinggi atas kerja cepat dan akurat jajarannya.
“Pengungkapan ini menunjukkan komitmen kami untuk memutus mata rantai peredaran narkotika sampai ke jaringannya. Kami akan terus mengembangkan kasus ini untuk mengejar pemasok di tingkat atas,” tegasnya.

Seluruh tersangka kini menjalani pemeriksaan intensif di Polres Kukar. Mereka dijerat Pasal 114 dan 112 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman pidana berat.

Polres Kutai Kartanegara mengajak masyarakat terus aktif melaporkan kegiatan mencurigakan terkait penyalahgunaan narkoba. Semakin cepat laporan diterima, semakin besar peluang aparat untuk melakukan penindakan dan menyelamatkan masyarakat dari jerat barang haram tersebut.

Penulis : Rls

Editor : redaksi

Kampung Jimpitan KB2 Wakili Kodam Jaya di Lomba Kampung Pancasila Nasional

SIDIKPOST| Kota Tangerang — Kampung Jimpitan KB2 (Kompak Berbagi Berkah) di Kelurahan Batujaya, Kecamatan Batuceper, kembali mengukir prestasi membanggakan. Kampung ini kembali terpilih mewakili Kodam Jaya dalam Lomba Kampung Pancasila Tingkat Nasional 2025, berkat inovasi sosial, ketahanan pangan, dan kekompakan warganya.

Tim Penilai Mabes TNI yang dipimpin Kolonel (Inf) Shopanudin hadir meninjau langsung lokasi penilaian, Rabu (19/11/2025). Dalam kunjungannya, ia memberikan apresiasi tinggi terhadap kesiapan warga dan keberhasilan program yang ditampilkan.

“Saya melihat Kampung Jimpitan ini sangat luar biasa. Semua elemen masyarakat berkolaborasi dan berperan aktif. Seluruh kategori penilaian seperti ketahanan pangan, UMKM, Karang Taruna, hingga keamanan lingkungan ditampilkan sangat baik. Ini luar biasa,” ujar Shopanudin.

Ia mengatakan bahwa Kampung Jimpitan KB2 layak menjadi role model nasional karena berhasil menerapkan nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

Nilai-Nilai Pancasila Hidup di Tengah Warga

Wakil Wali Kota Tangerang, H. Maryono, turut mendampingi penilaian dan memuji kekompakan masyarakat.

“Gotong royong, toleransi, keamanan lingkungan, kreativitas warga, dan kepedulian sosial adalah nilai-nilai yang hidup di sini. Inilah wajah Kota Tangerang yang harmonis dan penuh persatuan,” ujar Maryono.

Ia mengapresiasi seluruh unsur masyarakat—RT, RW, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan Karang Taruna—yang terus menjaga keharmonisan lingkungan.

Camat Batuceper: Bukti Kolaborasi Warga yang Luar Biasa

Camat Batuceper, Achsinh Ghufron Falfeli, S.STP, menyatakan rasa bangga atas prestasi Kampung Jimpitan KB2 yang kembali dipercaya mewakili Kodam Jaya.

“Kampung Jimpitan KB2 adalah salah satu bukti nyata bahwa kolaborasi warga, pemerintah, dan TNI mampu menciptakan lingkungan yang berdaya, mandiri, dan penuh inovasi. Warga di sini bergerak bersama untuk mewujudkan nilai Pancasila dalam keseharian,” ujar Camat Ghufron.

Ia juga menegaskan komitmen pemerintah kecamatan untuk terus mendukung pemberdayaan masyarakat.

“Kami siap memfasilitasi dan mendorong inovasi warga. Semoga Kampung Jimpitan kembali menjadi yang terbaik di tingkat nasional,” tambahnya.

Ruang Hidup Pancasila: Harmoni dan Kepedulian

Kampung Jimpitan KB2 menampilkan berbagai inovasi yang relevan dengan penilaian Kampung Pancasila, antara lain:

  • Gerakan jimpitan dan sedekah harian antarwarga
  • Ketahanan pangan: hidroponik, kolam ikan, dan kebun gizi
  • UMKM kuliner & kerajinan lokal
  • Kerukunan antarumat, kegiatan lintas agama
  • Karang Taruna aktif dengan program kreatif
  • Penguatan keamanan & lingkungan bersih sehat

Semua kegiatan mencerminkan nilai Pancasila yang benar-benar hidup di tengah masyarakat Batujaya.

Dengan dukungan penuh dari Kecamatan Batuceper dan Pemerintah Kota Tangerang, Kampung Jimpitan KB2 optimis melaju sebagai percontohan Kampung Pancasila terbaik di tingkat nasional. (ADV)

Putusan MK Perlu Harmonisasi: Dhoni Martien Dorong Penyeragaman Parameter Uji

SIDIKPOST | Jakarta — Perdebatan mengenai konsistensi putusan Mahkamah Konstitusi (MK) kembali mengemuka setelah keluarnya Putusan No. 114/PUU-XXIII/2025 yang membatalkan sebagian Penjelasan Pasal 28 ayat (3) UU No. 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian. Putusan ini menyatakan frasa “atau tidak berdasarkan penugasan dari Kapolri” sebagai inkonstitusional.

Namun, di sisi lain, MK mengeluarkan Putusan No. 147/PUU-XXIII/2025 yang menolak perkara serupa tanpa mempertimbangkan substansi norma yang sama.

Inkonsistensi tersebut menuai perhatian dari berbagai kalangan, termasuk praktisi kebijakan publik sekaligus Direktur LBH SMSI, Assoc. Prof. Dr. Dhoni Martien, S.H., M.H. Menurutnya, perbedaan pendekatan antara kedua putusan itu menyisakan ketidakpastian hukum, terutama terkait penempatan anggota Polri aktif dalam jabatan sipil.

“Mahkamah Konstitusi seharusnya menjadi penjaga kepastian hukum. Namun ketika dua putusan dengan objek norma yang sama menghasilkan pertimbangan berbeda, publik tentu mempertanyakan standar konstitusional apa yang sebenarnya digunakan,” ujar Dhoni Martien dalam keterangannya.

 

Dhoni menjelaskan bahwa Putusan 114/2025 justru dinilai membuka celah penafsiran baru terkait penugasan anggota Polri ke jabatan sipil. Sementara Putusan 147/2025 sama sekali tidak memasuki pemeriksaan materiil, sehingga tidak memberi arah yang jelas.

“Dalam putusan 114, MK membatalkan sebagian penjelasan pasal namun tetap memberi ruang bagi penugasan tertentu. Lalu dalam putusan 147, MK memilih tidak memeriksa substansi norma. Ini menunjukkan standar uji yang tidak seragam, dan hal inilah yang mengganggu konsistensi yurisprudensi,” tambahnya.

 

Menurutnya, MK seharusnya menjaga harmonisasi putusan agar tidak menimbulkan tafsir liar di tingkat eksekutif, terutama terkait jabatan yang bersentuhan dengan sistem merit ASN. Ketidakpastian norma berpotensi merusak prinsip profesionalisme aparatur sipil negara.

Dhoni Martien juga menilai bahwa inkonsistensi tersebut berpengaruh besar terhadap tata kelola pemerintahan.

“Jika MK tidak konsisten, maka pejabat pembina kepegawaian, kementerian, dan lembaga bisa salah membaca batas konstitusional dalam menempatkan anggota Polri aktif di jabatan sipil. Dampaknya bukan hanya pada ASN, tapi pada supremasi sipil itu sendiri,” tegasnya.

 

Pada akhir pernyataannya, Dhoni meminta MK untuk merumuskan parameter uji yang seragam, terutama untuk perkara-perkara yang melibatkan konflik norma antara UU Polri, UU ASN, dan TAP MPR.

“Kita membutuhkan standar baku. MK harus memastikan bahwa setiap putusan yang menyangkut desain kelembagaan negara dikeluarkan berdasarkan parameter yang sama, bukan pendekatan kasus per kasus,” pungkasnya.

publik berharap MK dapat memberikan penjelasan agar kepercayaan terhadap lembaga penjaga konstitusi tetap terjaga. 

 

Penulis : Rds

Editor : Redkasi

 

Kapolres Metro Tangerang Kota Sambangi Ponpes Ash-Shiddiqiyah 02

SIDIKPOST| Tangerang Kota — Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Dr. Raden Muhammad Jauhari, S.H., S.I.K., M.Si. melakukan kunjungan silaturahmi ke Pondok Pesantren Ash-Shiddiqiyah 02 Batuceper pada Kamis sore (20/11/2025). Kehadiran Kapolres disambut hangat oleh pengasuh pesantren dan para ustaz di Jalan Garuda No. 32, Kelurahan Batujaya, Kecamatan Batuceper.

Kunjungan ini dilakukan sebagai bentuk penguatan hubungan antara Polri dan pesantren yang selama ini menjadi mitra strategis dalam menjaga kerukunan serta situasi kamtibmas. Kapolres berdialog dengan pimpinan pesantren mengenai peran penting lembaga pendidikan agama dalam membentuk karakter generasi muda, sekaligus menjaga keamanan lingkungan secara bersama-sama.

Pimpinan Ponpes Ash-Shiddiqiyah 02, Ustad H. Abdul Rohim, M.Pd., mengapresiasi kedatangan Kapolres dan berharap kerja sama antara pesantren dan kepolisian dapat semakin erat, baik dalam kegiatan sosial, pendidikan, maupun keagamaan.

Dalam kunjungannya, Kapolres turut didampingi sejumlah pejabat utama Polres Metro Tangerang Kota, termasuk Kasat Binmas AKBP Rahmad Hariyanto, Kasat Narkoba Kompol Rihold Sihotang, Kapolsek Batuceper Kompol Gunawan, serta Bhabinkamtibmas Batujaya Aiptu Suharno.

Silaturahmi berjalan khidmat dan penuh kehangatan, diakhiri dengan doa bersama serta ramah tamah sebagai simbol terjaganya harmoni antara Polri dan tokoh agama di wilayah Kota Tangerang.

Penulis : Anton Teef

Editor : Redaksi

Polwan–Bhayangkari Polda Kaltim Berbagi untuk Warga Sumber Rejo

SIDIKPOST| Balikpapan — Kepedulian kepada sesama kembali diwujudkan Polwan dan Bhayangkari Daerah Kalimantan Timur melalui kegiatan sosial bertajuk Polwan dan Bhayangkari Berbagi yang digelar di Kantor Kelurahan Sumber Rejo, Balikpapan Tengah, Kamis (20/11/2025).

Kegiatan yang dipimpin jajaran Polwan dan Bhayangkari Biro Logistik Polda Kaltim ini berlangsung hangat sejak pagi. Bantuan sosial yang merupakan dukungan langsung dari Ibu Ketua Bhayangkari Daerah Kaltim disalurkan kepada warga yang membutuhkan, terutama keluarga prasejahtera di wilayah setempat.

Dalam suasana akrab dan penuh kekeluargaan, para Polwan dan Bhayangkari berinteraksi dengan warga setempat, memastikan bantuan diterima dengan baik. Kehadiran mereka disambut antusias oleh masyarakat yang merasa terbantu di tengah tingginya kebutuhan hidup.

Perwakilan Polwan Biro Logistik Polda Kaltim menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Polri untuk terus hadir bukan hanya sebagai institusi keamanan, tetapi juga sebagai mitra sosial masyarakat.

“Melalui kegiatan ini kami ingin menunjukkan bahwa Polri dan Bhayangkari selalu dekat dengan masyarakat. Semoga apa yang diberikan hari ini dapat meringankan beban warga dan mempererat hubungan kami dengan masyarakat,” ujarnya.

Acara berlangsung aman dan tertib, dengan harapan agar kegiatan sosial serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan di berbagai daerah.

Polda Kaltim melalui kegiatan ini kembali menegaskan komitmennya menghadirkan Polri yang humanis, peduli, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Penulis : Rls

Editor : Redaksi

Kapolda Kaltim Tinjau Pembangunan Rusun Polri di IKN

SIDIKPOST | PPU — Kapolda Kalimantan Timur Irjen Pol Endar Priantoro meninjau langsung progres pembangunan Rumah Susun (Rusun) Polri di kawasan Ibu Kota Nusantara, Sepaku, Penajam Paser Utara, Rabu (19/11/2025). Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan seluruh tahapan pekerjaan berjalan sesuai standar dan target waktu yang telah ditetapkan.

Dalam peninjauan tersebut, Kapolda didampingi Kapolres PPU AKBP Andreas Alek Danantara serta sejumlah pejabat terkait. Rombongan memeriksa sejumlah bagian konstruksi mulai dari pondasi bangunan, jaringan kelistrikan, hingga fasilitas pendukung yang tengah disiapkan.

Irjen Pol Endar menegaskan pembangunan Rusun Polri merupakan program strategis yang harus diprioritaskan mengingat kebutuhan hunian layak bagi personel yang akan bertugas menjaga keamanan IKN.

“Ini bukan sekadar penyediaan tempat tinggal, tetapi kesiapan institusi untuk mendukung pembangunan dan keamanan di IKN. Progres harus tepat waktu, sesuai perencanaan, dan memenuhi standar,” tegasnya.

Kapolres PPU menambahkan bahwa koordinasi lintas pihak terus diperkuat, termasuk dengan kontraktor dan unsur pemerintah desa, untuk memastikan pembangunan berjalan tanpa kendala.

Kapolda juga meminta penataan lingkungan Rusun diperhatikan, seperti ketersediaan ruang terbuka, fasilitas olahraga, serta kenyamanan bagi anggota Polri yang akan tinggal di sana. Selain itu, ia menekankan pentingnya pendataan administrasi lahan hibah warga sebagai bentuk pertanggungjawaban pihak kepolisian kepada masyarakat.

Kunjungan Kapolda Kaltim ini menegaskan komitmen penuh institusi Polri dalam mempersiapkan sarana pendukung tugas pengamanan Ibu Kota Nusantara, sekaligus memastikan pembangunan berjalan optimal dan berkelanjutan.

Penulis : Rls

Editor : Redaksi

Polda Kaltim Mantapkan Penguatan Fungsi Tahti Lewat Rakernis 2025

SIDIKPOST| Balikpapan — Polda Kalimantan Timur kembali memperkuat komitmen profesionalisme dalam pengelolaan tahanan melalui pelaksanaan Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Fungsi Tahti Tahun 2025 yang digelar di Ballroom Hotel Platinum Balikpapan, Rabu (19/11/2025).

Kegiatan yang dihadiri para Pejabat Utama Polda Kaltim, Irwasda, dan Kepala Bapas Kelas I Samarinda ini mempertemukan seluruh jajaran Tahti dari Polres dan Polresta untuk menyatukan kebijakan serta evaluasi kinerja dalam satu forum strategis.

Dalam arahannya, Kapolda Kaltim menegaskan bahwa Tahti merupakan salah satu fungsi krusial dalam proses penegakan hukum. Karena itu, pengelolaan tahanan harus dilakukan secara profesional, manusiawi, dan sesuai dengan standar operasional yang berlaku.

“Fungsi Tahti tidak hanya soal keamanan, tetapi juga menjamin hak-hak dasar tahanan selama proses hukum berlangsung. Kita ingin seluruh jajaran bekerja dengan disiplin, transparan, dan menjunjung tinggi nilai kemanusiaan,” tegas Kapolda.

Rakernis juga menjadi ruang bagi peserta untuk menyamakan persepsi terkait tata kelola ruang tahanan, mekanisme perawatan tahanan, hingga administrasi pemasyarakatan. Selain itu, peserta dibekali dengan pembaruan SOP guna mendorong pelayanan yang lebih akuntabel dan terukur.

Polda Kaltim berharap Rakernis 2025 dapat memperkuat sinergi lintas satuan serta menghasilkan langkah-langkah konkret dalam meningkatkan kualitas pengelolaan tahanan, sehingga seluruh proses berjalan aman, tertib, dan sesuai prinsip good governance.

Penulis : Rls

Editor : Redaksi

Michael Shah, S.H.,Dan Tim Kuasa Hukum Terdakwa Danny Praditya PGN Butuh Pasokan Gan

SIDIKPOST| JAKARTA — Sidang lanjutan perkara dugaan tindak pidana korupsi dalam kerja sama jual beli gas antara PT Perusahaan Gas Negara (PGN) Persero Tbk dan PT Isar Gas Energi (IAE) untuk periode 2017–2021 kembali digelar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Kamis 20/11 /2025).

Dalam agenda kali ini, jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menghadirkan dua saksi penting terkait proses bisnis, alur pemanfaatan infrastruktur, serta mekanisme pengaliran gas antarkedua perusahaan.

Miichael Shah menjelaskan Salah satu saksi yang dihadirkan adalah Jobi Triananda Hasjim, Direktur Utama PT PGN Persero Tbk. Jobi diminta memberikan penjelasan mengenai hubungan kontraktual, dasar kebutuhan pasokan gas nasional, dan skema penjaminan yang dilakukan PGN dalam periode kerja sama tersebut.

Di luar ruang sidang, Michael Shah, S.H., anggota tim kuasa hukum terdakwa Danny, memberikan keterangan kepada awak media. Ia menilai bahwa banyak bagian dari keterangan saksi perlu ditempatkan dalam konteks kebutuhan PGN sebagai perusahaan negara yang harus mengamankan pasokan energi.

 

PGN Membutuhkan Gas Demi Keberlangsungan Infrastruktur Nasional

Menurut Michael Shah, keterangan saksi Jobi memperjelas bahwa PGN pada da
terdapat peran parent company guarantee (PCG) atau jaminan dari perusahaan induk.

Fidusia Rp16 miliar itu harus dilihat bersama dengan parent company guarantee. Kalau anak perusahaan tidak bisa membayar, maka induk perusahaan sebagai penjamin wajib mengganti. Itu mekanisme yang lazim dalam bisnis energi,” ungkapnya.

 

Ia menegaskan bahwa mekanisme PCG adalah praktik standar di industri migas dan bukan indikasi adanya kerugian negara.

Mengacu pada Peraturan Menteri dan Sanksi Administratif

Lebih jauh, Michael mengingatkan bahwa pengawasan dan pengaturan sektor gas bumi telah memiliki payung hukum jelas. Ia merujuk pada Peraturan Menteri yang mengatur alokasi dan pemanfaatan gas bumi, termasuk ketentuan sanksi pada Pasal 31.

Sanksi dalam aturan tersebut sifatnya administratif, bukan pidana. Bentuknya berupa teguran tertulis atau pembatalan penetapan alokasi dan pemanfaatan gas bumi. Jadi kalau ada pelanggaran administratif, mekanismenya bukan langsung masuk ranah pidana,” tegas Michael Shah.

 

Pernyataan ini sekaligus menjadi bagian dari strategi pembelaan pihak terdakwa bahwa sengketa teknis dalam alokasi dan kerja sama komersial gas tidak serta-merta memenuhi unsur tindak pidana korupsi.(jfr)