Sat Samapta Polres Kukar Gelar Patroli Kamtibmas di KPU dan Bawaslu Kukar

SIDIKPOST | KUKAR – Satuan Samapta Polres Kutai Kartanegara melaksanakan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD), pada Jumat (6/12/2024) Kegiatan ini dilakukan dalam bentuk patroli dan himbauan terkait keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah hukum Polres Kukar.

Patroli difokuskan di sejumlah lokasi strategis, termasuk kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Kutai Kartanegara. Dalam kegiatan tersebut, para petugas menyampaikan himbauan dan melakukan koordinasi dengan berbagai pihak terkait.

Personel pun melakukan imbauan sekaligus meningkatkan koordinasi dengan petugas keamanan untuk mempererat hubungan kerja sama.

Serta mengingatkan petugas jaga untuk tetap waspada terhadap situasi Kamtibmas pasca Pemilu 2024.

Dalam laporan yang disampaikan, situasi di lapangan terpantau aman dan kondusif.

Patroli semacam ini diharapkan dapat menciptakan rasa aman di tengah masyarakat serta mencegah potensi gangguan keamanan, khususnya di masa pasca-Pemilu.

Sat Samapta Polres Kukar berkomitmen untuk terus meningkatkan kegiatan patroli dan himbauan Kamtibmas demi menjaga stabilitas keamanan di wilayah Kutai Kartanegara. (*)

GRIB Jaya Salurkan Bantuan untuk Korban Longsor dan Banjir Bandang di Sukabumi

SIDIKPOST | SUKABUMI, JAWA BARAT – Wasekjen 2 DPP GRIB Jaya bersama Deputi Pengembangan SDM, Stevanie Nathalya, S.H., dan Freddy, M.M., menghantarkan logistik untuk korban longsor dan banjir bandang di Kecamatan Purabaya, Sukabumi.

Perjalanan dari Kota Bekasi yang memakan waktu sekitar enam jam berjalan lancar, dan rombongan tiba di lokasi pada pukul 03.40 dini hari dalam keadaan selamat.

Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian sosial GRIB Jaya terhadap masyarakat yang terdampak bencana alam.

Bantuan yang disalurkan mencakup kebutuhan pokok, obat-obatan, dan perlengkapan lainnya untuk membantu meringankan beban korban.

Dukungan dari Ketua Umum dan Sekjen GRIB Jaya

Ketua Umum GRIB Jaya DPP, H. Hercules Rosalio De Marshal, dan Sekjen GRIB Jaya DPP, H. Zulfikar, S.E., memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan sosial ini.

“Ini adalah wujud nyata GRIB Jaya dalam membantu masyarakat yang membutuhkan. Kami akan terus hadir dan bergerak untuk memberikan bantuan di berbagai wilayah,” ungkap H. Hercules.

H. Zulfikar menambahkan, “Kegiatan ini mencerminkan semangat solidaritas dan kemanusiaan GRIB Jaya. Kami berharap bantuan ini dapat bermanfaat dan menjadi penyemangat bagi para korban untuk bangkit kembali.”

Komentar Deputi Pengawasan Tim Kesekjenan

Haji Pendi, H.T., selaku Ketua Deputi Pengawasan Tim Kesekjenan GRIB Jaya DPP, turut memberikan apresiasi atas kegiatan ini.

“Bantuan ini menunjukkan bahwa GRIB Jaya selalu sigap dan peduli terhadap masyarakat yang membutuhkan, khususnya dalam situasi darurat seperti bencana alam. Kami berkomitmen untuk terus menjaga solidaritas dan kebersamaan ini,” ujarnya.

Haji Pendi juga menegaskan pentingnya kebersamaan seluruh elemen organisasi dalam membantu masyarakat.

“Semoga bantuan ini menjadi berkah dan mampu meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak bencana,” tambahnya.

Kegiatan sosial ini sekaligus menjadi bukti nyata bahwa GRIB Jaya hadir sebagai organisasi yang menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.

( SDP)

Pokja PWI Jaksel dan Sudin Pendidikan I Jalin MoU, Dorong Transparansi Pendidikan

SIDIKPOST | JAKARTA SELATAN – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pokja Jakarta Selatan bersama Suku Dinas Pendidikan I Jakarta Selatan mengadakan Dialog Pers dan pelatihan jurnalistik singkat, Jumat (6/12). Acara ini juga menjadi momentum untuk penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara kedua pihak, yang dihadiri wartawan, kepala sekolah SMP Negeri, wakil kepala sekolah, dan guru.

Kegiatan berlangsung di Ruang Nusantara, Blok A, Lantai 6, Gedung Walikota Jakarta Selatan, dan dibuka oleh Asisten Kesejahteraan Rakyat, Tomy Fudihartono. Dalam sambutannya, Tomy mengapresiasi inisiatif PWI Pokja Jakarta Selatan yang menyelenggarakan acara ini sebagai langkah positif.

“Kami berharap kegiatan ini menjadi wadah berbagi informasi, ilmu, dan pengalaman, terutama bagi para kepala sekolah dan wakil kepala sekolah dalam menjalankan tugas dengan objektivitas, keterbukaan, dan keberimbangan, khususnya dalam menyampaikan informasi pendidikan secara komprehensif,” ujar Tomy.

Ketua Pokja PWI Jakarta Selatan, Joni Matondang, menambahkan singkat, “Semoga acara ini bermanfaat bagi semua yang hadir.”

Dialog Interaktif dan Solusi untuk Hadapi Oknum Wartawan

Acara ini menghadirkan narasumber kompeten seperti Wakil Ketua Bidang Pembinaan Daerah PWI DKI Jakarta, Jadilah; Wakil Ketua Bidang Pendidikan PWI DKI Jakarta, H. Indra Utama; serta Penasehat PWI DKI Jakarta, Pangihutan S. Diskusi berjalan lancar dengan sesi tanya jawab interaktif antara narasumber dan peserta.

Salah satu pertanyaan menarik datang dari Zainul, seorang kepala sekolah, tentang cara menghadapi oknum wartawan nakal. Menanggapi hal ini, Kadira dan Indra Utama menjelaskan pentingnya memverifikasi legalitas wartawan sesuai Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

“Bapak-bapak berhak menanyakan identitas wartawan, mulai dari media, alamat kantor, hingga kartu pers. Jika diragukan, tanyakan keorganisasiannya. Sikapi dengan profesional sesuai tugas masing-masing,” ujar Kadira.

Pelatihan Jurnalistik untuk Transparansi Pendidikan

Selain dialog, Pangihutan S memberikan pelatihan singkat mengenai jurnalistik, sementara Indra Utama memberikan penjelasan lugas terkait teknik jurnalistik. Kedua narasumber menekankan pentingnya pelatihan ini untuk menghadapi tantangan di lapangan.

“Acara ini sangat bermanfaat. Ke depannya, sebaiknya diadakan pelatihan khusus untuk membekali peserta dalam menghadapi oknum-oknum yang tidak profesional, sehingga dapat menciptakan komunikasi yang lebih baik,” ujar Indra Utama.

Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam memperkuat kolaborasi antara dunia pendidikan dan media untuk menciptakan transparansi dan keterbukaan informasi. ( Ronn)

Janji Satpol PP DKI Jakarta: Reklame Ilegal di Cengkareng Tetap Berdiri

SIDIKPOST | JAKARTA – Penanganan reklame ilegal di Jalan Outer Ring Road Lingkar Luar, Tegal Alur, Kalideres, menjadi sorotan publik. Pengamat kebijakan publik, Awi Eziary, menilai Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DKI Jakarta tidak memiliki nyali untuk menertibkan reklame ilegal tersebut. Kritik ini semakin mencuat karena reklame tetap berdiri meski sudah dipasangi garis Pol PP Line sejak akhir November.

“Keterlambatan ini menunjukkan lemahnya komitmen Satpol PP dalam menegakkan Pergub Nomor 148 Tahun 2017. Jika dibiarkan, ini mencoreng kredibilitas pemerintah daerah,” ujar Awi pada Jumat (6/12).

Langkah awal penyegelan oleh tim gabungan Satpol PP dan TNI dilakukan pada 26 November 2024, namun hingga kini eksekusi pembongkaran tidak kunjung terlaksana. Surat Peringatan (SP) pertama yang menginstruksikan pembongkaran dalam waktu 3 x 24 jam pun terabaikan.

Satpol PP Bungkam dan Lamban
Plt. Kasie Sarkot Satpol PP DKI Jakarta, Rikki Sinaga, sebelumnya berjanji akan memberikan informasi terkait eksekusi pembongkaran.

Namun, janji tersebut hingga kini belum terealisasi, memunculkan dugaan inkonsistensi dalam penegakan aturan.

“Kalau eksekusi, nanti saya kabari,” ujar Rikki singkat pada Jumat (29/11) lalu. Hingga kini, pihak Satpol PP belum memberikan kepastian kapan langkah tegas akan diambil.

Reklame Ilegal Tetap Berdiri
Ironisnya, meski sudah disegel, pembangunan reklame ilegal tersebut tetap berlanjut. Fakta ini memicu pertanyaan besar mengenai efektivitas tindakan Satpol PP dalam menegakkan aturan.

Menurut Awi, lambannya proses ini memberikan kesan tebang pilih dalam penindakan hukum, yang berpotensi melemahkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi penegak aturan.

“Penertiban reklame ilegal harus tegas dan tanpa kompromi. Jika tidak, kota kita akan kehilangan tata estetika dan lingkungan yang sehat,” tambahnya.

Tuntutan Evaluasi Kinerja
Awi mendesak Pj Gubernur DKI Jakarta, Teguh Setyabudi, untuk segera mengevaluasi kinerja Satpol PP agar persoalan reklame ilegal ini bisa dituntaskan.

“Jangan sampai masyarakat kehilangan kepercayaan terhadap pemerintah,” tegasnya.

Hingga berita ini ditulis, reklame ilegal di Tegal Alur masih berdiri kokoh, mencerminkan lemahnya penegakan hukum oleh Satpol PP DKI Jakarta.(*)

Polsek Muara Wis Gencar Imbau Warga Stop Judi Online

SIDIKPOST | Kukar – Polsek Muara Wis terus melakukan upaya preventif untuk memberantas praktik perjudian online, pada Kamis (5/12/2024), pukul 10.00 WITA, kegiatan bertajuk “Himbauan Stop Judi Online” dilaksanakan di Desa Lebak Cilong, Kecamatan Muara Wis, Kabupaten Kutai Kartanegara.

Kegiatan ini dipimpin oleh Aipda Joko Trianto dan Bripka I Wayan, dengan target audiens ibu-ibu Kelompok Wanita Tani (KWT) Desa Lebak Cilong.

Dalam imbauannya, para personel memberikan edukasi mengenai dampak negatif judi online dan aturan hukum yang mengatur tindakan tersebut.

Melalui kegiatan ini, Polsek Muara Wis berharap masyarakat, khususnya ibu-ibu, dapat memahami bahwa judi online merupakan tindak pidana yang diatur dalam hukum.

Peran aktif ibu-ibu dalam mencegah praktik judi online di lingkungan keluarga dan sekitar sangat diharapkan demi menciptakan masyarakat yang bebas dari perjudian.

Kegiatan berlangsung dengan aman, lancar, dan kondusif. Polsek Muara Wis memastikan bahwa himbauan ini akan terus digencarkan ke seluruh lapisan masyarakat guna menekan angka perjudian online di wilayah tersebut.

Kapolsek Muara Wis, IPTU Triko Ardiansyah, menegaskan bahwa pemberantasan judi online memerlukan kerja sama seluruh pihak.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk ikut berperan aktif dalam mencegah dan melaporkan praktik perjudian online. Bersama, kita bisa menciptakan lingkungan yang lebih aman dan bersih dari tindak pidana,” ujar Kapolsek. (*)

Pengamanan Demo dan Rapat Pleno KPU Kukar, Polres Kukar Kerahkan 350 Personil

SIDIKPOST | KUKAR – Polres Kukar melaksanakan Apel Pengamanan untuk mengantisipasi demo di Kantor Bawaslu Kukar, Kantor KPU Kukar, dan Rapat Pleno KPU Kukar yang berlangsung di Hotel Grand Elty Singgasana, Tenggarong. Kegiatan apel digelar pada Kamis (5/12/2024) pukul 07.30 WITA di halaman Mapolres Kukar dan dipimpin oleh Kabag Ops Polres Kutai Kartanegara, Kompol Subari.

Proses pengamanan oleh 350 personel, kegiatan ini bertujuan untuk memastikan kesiapan dan kelancaran pengamanan terhadap rangkaian kegiatan yang berpotensi menimbulkan kerawanan.

Sejumlah arahan disampaikan, yakni mengedepankan sikap humanis dalam pelaksanaan pengamanan. Melarang penggunaan senjata api oleh personel.

Tim Intel dan Reskrim diinstruksikan untuk mencari informasi dan melaporkan perkembangan situasi secara cepat. Pun melarang pemberian informasi yang dapat memicu masalah. Dan menekankan tanggung jawab penuh dalam pelaksanaan tugas.

Apel pengamanan selesai pada pukul 08.10 WITA dengan situasi aman dan tertib. Seluruh personel kemudian bergerak menuju lokasi pengamanan sesuai penugasan masing-masing.

Polres Kutai Kartanegara berkomitmen untuk menjaga keamanan dan ketertiban selama berlangsungnya aksi demo dan rapat pleno, serta memastikan seluruh kegiatan berjalan lancar tanpa gangguan berarti. (*)

Bangunan Indrit di Kalideres Picu Keluhan Warga, Diduga Ganggu Saluran Air

SIDIKPOST | Jakarta, Keberadaan bangunan Indrit yang terletak di Jalan Kayu Besar, RT 10 RW 12, Kelurahan Tegal Alur, Kecamatan Kalideres, Jakarta Barat, menuai protes dari warga sekitar.

Warga mengkhawatirkan dampak negatif pembangunan tersebut terhadap saluran air di bawahnya, yang dikhawatirkan dapat menyebabkan penyumbatan dan banjir.

San, salah satu warga yang tinggal di sekitar lokasi proyek, mengungkapkan bahwa struktur bangunan Indrit terlihat sangat tebal dan menutup seluruh akses ke saluran air.

Hal ini membuat proses pembersihan sampah di saluran tersebut menjadi mustahil.

“Coran bangunan itu sangat tebal dan menutup semuanya. Tidak ada bak kontrol di atas saluran. Kami khawatir, jika saluran tersumbat oleh sampah, akan menyebabkan banjir,” ujar San saat ditemui di lokasi, Rabu (4/12/2024).

San juga menyampaikan bahwa pengerjaan proyek terlihat terburu-buru tanpa memperhatikan kualitas dan dampak terhadap lingkungan sekitar. Hingga kini, belum ada langkah nyata dari pihak pemerintah setempat untuk menanggapi keluhan warga.

Lurah Tegal Alur, Dwi Kurniasih, dan Camat Kalideres, Wukir Prabowo, belum memberikan tanggapan atas keluhan warga tersebut. Namun, Kepala Seksi Jalan dan Jembatan Sudin Bina Marga Jakarta Barat, Khairul Imam, menyatakan pihaknya akan menindaklanjuti masalah ini.

“Kami akan segera mengeluarkan teguran. Untuk tindakan lebih lanjut seperti penegakan Perda, itu menjadi kewenangan Satpol PP,” kata Khairul Imam.

Warga berharap langkah tegas segera diambil untuk mengatasi masalah ini. Mereka khawatir, jika dibiarkan, dampak buruk seperti banjir akan sulit dihindari, terutama dengan tidak berfungsinya saluran air secara optimal.

Proyek bangunan Indrit yang dianggap mengabaikan aspek lingkungan ini menjadi perhatian serius bagi warga.

Mereka mendesak agar ada tindakan konkret dari pihak berwenang untuk membongkar bangunan tersebut demi mengembalikan fungsi saluran air dan mencegah potensi masalah di masa depan. ( SDP)

Kecelakaan di Jembatan Layang Desa Muhuran, Empat Orang Luka-Luka

SIDIKPOST | KUKAR – Sebuah kecelakaan lalu lintas terjadi di Jembatan Layang Desa Muhuran, Kecamatan Kota Bangun, Kabupaten Kutai Kartanegara, Selasa (3/12/2024) sekitar pukul 15.30 WITA.

Insiden ini melibatkan dua kendaraan, yaitu mobil Kijang Innova warna silver dengan nomor polisi KT 1253 AT dan mobil Kijang Innova Reborn warna putih dengan nomor polisi KT 1529 IG.

Kecelakaan terjadi saat mobil Kijang Innova Reborn yang dikemudikan Imam Yudi melaju dari arah Desa Kenohan menuju Kota Bangun. Kondisi jalan licin akibat hujan dan posisi menikung.

Dari arah berlawanan, mobil Kijang Innova warna silver yang dikemudikan Yoga Aditia Pratama melambung ke jalur kanan hingga melewati garis tengah. Jarak yang terlalu dekat membuat kedua kendaraan tidak bisa menghindar, sehingga tabrakan tidak dapat dihindari.

Polsek Kota Bangun segera mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), menolong korban, mengamankan barang bukti, serta mencatat identitas saksi dan pengemudi.

Para korban luka telah dievakuasi ke RSUD Dayaku Raja Kota Bangun untuk mendapatkan perawatan medis.

Kapolsek Kota Bangun Iptu Ribut mengimbau pengendara untuk lebih berhati-hati, terutama saat kondisi jalan basah dan menikung. Situasi lalu lintas di lokasi dilaporkan kembali normal setelah penanganan selesai. ( SDP )

Polsek Samboja Evakuasi Pohon Tumbang di Jalan Poros Samboja-Semoi

SIDIKPOST | KUKAR – Hujan lebat disertai angin kencang pada Selasa (3/12/2024), menyebabkan sejumlah pohon tumbang di Jalan Poros Samboja-Semoi, tepatnya di KM 01, KM 03, KM 3,5, dan KM 10. Insiden ini sempat mengganggu arus lalu lintas di kawasan tersebut.

Polsek Samboja yang menerima laporan segera bergerak untuk melakukan evakuasi dan pengaturan lalu lintas. Dipimpin oleh AIPTU Arold Rumahrobo, Bhabinkamtibmas Polsek Samboja, dan BRIPKA Hendra Hariyanto dari unit Lantas Polsek Samboja, proses evakuasi juga melibatkan empat personel keamanan dari Balitek Samboja.

Kapolsek Samboja Iptu Sarlendra Satria Yudha mengatakan, kejadian ini dipicu oleh cuaca buruk berupa hujan deras dan angin kencang yang melanda kawasan tersebut. Berkat koordinasi yang cepat dan alat yang memadai, evakuasi berjalan lancar, dan pohon-pohon tumbang berhasil dibersihkan.

Pada pukul 13.00 WITA, proses evakuasi selesai, dan arus lalu lintas di Jalan Poros Samboja-Semoi kembali normal. Kapolsek Samboja juga mengimbau masyarakat untuk berhati-hati saat berkendara, terutama saat cuaca buruk yang berpotensi menimbulkan kejadian serupa. ( SDP )

Dugaan Prostitusi Terselubung di Red Lite, Suku Dinas Pariwisata DKI Didesak Tindak Tegas

SIDIKPOST | JAKARTA –Maraknya praktik prostitusi terselubung di sejumlah tempat hiburan di Jakarta Barat mengindikasikan lemahnya pengawasan dari pihak berwenang. Salah satunya adalah tempat massage Red Lite yang terletak di Jalan Meruya Ilir Raya, Kembangan, Jakarta Barat.

Tudingan terhadap tempat tersebut semakin menguat setelah tim wartawan melakukan investigasi mengungkap dugaan praktik prostitusi yang berjalan di balik layanan pijat yang mereka tawarkan.
Lemahnya Pengawasan Pemerintah DKI Jakarta

Praktik prostitusi terselubung ini menjadi perhatian serius karena menyoroti ketidakmampuan Suku Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif serta Satpol PP Jakarta Barat dalam mengawasi tempat hiburan yang berpotensi melanggar Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 18 Tahun 2018 tentang Penyelenggaraan Usaha Pariwisata.

Salah satu pasal yang dapat dijadikan dasar penutupan tempat hiburan seperti Red Lite adalah Pasal 55 dalam Pergub tersebut yang mengatur tentang pelaksanaan usaha pariwisata yang sehat dan tidak melanggar norma.

Namun, lebih jauh lagi, peraturan daerah juga memberi dasar hukum untuk menindak tegas praktik prostitusi yang terjadi di tempat hiburan.

Peraturan Daerah (Perda) Provinsi DKI Jakarta Nomor 8 Tahun 2007 Pasal 42 Ayat 2 menyebutkan bahwa setiap tempat usaha yang melanggar ketertiban umum, termasuk yang berkaitan dengan prostitusi, dapat dikenakan sanksi tegas, termasuk penutupan usaha.

Tanggapan Red Lite yang Menghindar

Tim investigasi wartawan yang melakukan konfirmasi ke lokasi Red Lite pada Senin (2/12/2024), mengungkapkan adanya sikap menghindar dari pihak pengelola. Ketika ditanya mengenai dugaan praktik prostitusi yang terjadi di tempat tersebut, pihak manajemen hanya memberikan jawaban standar yang terkesan menghindar dan tidak memberikan klarifikasi substansial.

“Informasi tersebut sudah disampaikan ke manajemen,” ujar petugas yang ada di lokasi, tanpa memberikan penjelasan lebih lanjut.

Ketika media mencoba mendalami lebih jauh tentang kegiatan yang berlangsung di Red Lite, respons yang didapatkan sangat minim, bahkan tidak ada keterbukaan yang diberikan kepada publik.

Hal ini semakin menegaskan adanya indikasi bahwa pihak pengelola tempat tersebut berusaha menutup-nutupi dugaan praktik prostitusi yang berjalan dengan modus pijat.

Dugaan Penyimpangan SOP dan Terapi Tanpa Sertifikasi

Lebih lanjut, temuan tim investigasi menyebutkan bahwa kamar-kamar yang disediakan oleh Red Lite diduga tidak sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang berlaku. Terlebih, terapis yang bekerja di tempat tersebut tidak memiliki sertifikasi yang sah, sehingga menambah keraguan terhadap legalitas operasional tempat hiburan tersebut.

Dugaan kuat ini menunjukkan bahwa meskipun Red Lite mengklaim sebagai tempat pijat, tetapi kenyataannya mengundang potensi eksploitasi seksual yang melanggar norma-norma ketertiban umum yang diatur dalam peraturan daerah dan gubernur. Dengan tidak adanya sertifikasi terapis, kualitas layanan yang diberikan sangat dipertanyakan, terutama apabila berkaitan dengan praktik yang berisiko tinggi.

Pentingnya Tindakan Tegas dari Pihak Berwenang

Dalam konteks ini, penting bagi pemerintah untuk tidak hanya fokus pada penutupan tempat hiburan yang terindikasi melanggar, tetapi juga untuk memperbaiki mekanisme pengawasan agar praktik serupa tidak terus terjadi.

Pengawasan yang lebih ketat, baik dari segi operasional tempat hiburan maupun pemantauan terhadap keberadaan terapis, perlu diperketat guna melindungi masyarakat dari segala bentuk eksploitasi dan pelanggaran hukum.(SDP)

Dokter Ngabila “Tramadol Picu Kekerasan, Perlu Aksi Nyata”

SIDIKPOST | JAKARTA – Tramadol, obat penghilang rasa sakit yang sering disalahgunakan, kini menjadi sorotan karena efek negatifnya yang signifikan pada remaja. dr. Ngabila Salama, MKM, seorang praktisi kesehatan masyarakat, dalam wawancaranya pada Rabu (4/12), mengungkapkan bahwa penggunaan tramadol tanpa pengawasan medis dapat memicu perilaku agresif hingga tawuran di kalangan anak muda.

“Tramadol dapat menyebabkan adiksi dan perubahan perilaku yang mengarah pada kekerasan. Ini menjadi tantangan besar, terutama ketika remaja mulai menggunakan obat ini secara sembarangan,” ujar dr. Ngabila.

Ia menjelaskan bahwa penyalahgunaan tramadol tidak hanya merusak kesehatan fisik, tetapi juga mengganggu kestabilan emosi dan mental remaja. Untuk itu, dibutuhkan langkah pencegahan yang menyeluruh dan melibatkan banyak pihak, mulai dari keluarga hingga masyarakat luas.

Pencegahan Holistik: Kunci Mengatasi Masalah

dr. Ngabila menegaskan pentingnya pendekatan holistik untuk mencegah ketergantungan tramadol pada remaja.

Selain itu, kampanye anti-narkoba secara masif, sanksi hukum yang bersifat tegas namun rehabilitatif, serta layanan rehabilitasi bagi pengguna menjadi elemen penting dalam upaya ini.

“Pencegahan yang efektif memerlukan kerjasama semua pihak, baik dari sisi keluarga, sekolah, maupun masyarakat. Semua harus bergerak bersama untuk melindungi generasi muda dari bahaya tramadol,” tegas dr. Ngabila.

Dengan meningkatnya kasus penyalahgunaan tramadol di kalangan remaja, langkah-langkah ini diharapkan mampu menjadi solusi untuk mencegah kerugian yang lebih besar di masa depan.(*)

Pemerintah Kota Tangerang Berhasil Turunkan Angka Pengangguran Secara Konsisten

SIDIKPOST | Kota Tangerang,-Upaya Pemerintah Kota Tangerang dalam mengurangi angka pengangguran terus menunjukkan hasil positif. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Kota Tangerang mengalami penurunan signifikan dalam tiga tahun terakhir.

Pada 2021, TPT berada di angka 9,07 persen, kemudian turun menjadi 7,16 persen pada 2022, dan  6,76 persen di tahun 2023, lalu kembali menurun di tahun 2024 menjadi 5,92 persen

Kepala Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Tangerang, Ujang Hendra Gunawan, menyatakan bahwa tren penurunan ini merupakan hasil dari berbagai program yang konsisten dijalankan, seperti penyelenggaraan job fair bulanan, pelatihan kewirausahaan, serta pelatihan keterampilan di Balai Latihan Kerja (BLK).

“Virtual Job Fair yang sudah kami laksanakan 48 kali sejak September 2020 berhasil menyerap 20.656 tenaga kerja. Dari jumlah tersebut, sebanyak 18.906 di antaranya adalah warga Kota Tangerang,” ujar Ujang, Senin (2/12/2024).

Selain itu, program pelatihan di BLK yang terdiri dari delapan kelas telah dimanfaatkan oleh 2.523 peserta dari 131 angkatan. Pelatihan kewirausahaan dengan sembilan bidang usaha telah melibatkan 2.755 warga. Program inovatif lainnya, seperti Mobil Si Praja dan Tas Loker, juga membantu meningkatkan akses kerja dan pelatihan bagi masyarakat.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Sugihharto Achmad Bagdja, menambahkan bahwa investasi di Kota Tangerang turut mendukung penyerapan tenaga kerja.

Pada triwulan II tahun 2024, tercatat 15.459 orang terserap di sektor Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) dan Penanaman Modal Asing (PMA).

“Penyerapan tenaga kerja dari PMDN mencapai 14.025 orang, sementara PMA menyumbang 1.434 tenaga kerja. Data ini menunjukkan bahwa investasi juga menjadi salah satu pilar penting dalam menurunkan angka pengangguran,” ungkap Sugihharto.

Dengan berbagai program strategis yang berkelanjutan, Pemerintah Kota Tangerang optimis angka pengangguran akan terus turun dan memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi daerah. ( ADV)