Jelang HUT Kemerdekaan RI ke-75, Satgas 754 Kostrad Ajak Masyarakat Kimam Pasang Bendera

SIDIKPOST|Menjelang Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-75, Satgas Pamrahwan 754/ENK/20/3 Kostrad bersama

Dengan masyarakat memasang bendera di rumah – rumah masyarakat dan segala fasilitas umum yang ada di Distrik Kimam Papua.

Demikian keterangan tertulis yang diberikan oleh Letkol Inf Dodi Nur Hidayat selaku Dansatgas Pamrahwan Yonif 754/ENK/20/3 Kostrad di Kabupaten Mimika, Papua, Senin (3/08/2020).

Letkol Inf Dodi Nur Hidayat mengatakan bahwa pemasangan bendera yang dilakukan ini merupakan salah satu kegiatan untuk menyambut Peringatan Hari HUT Kemerdekaan RI ke-75.

“Hal ini tidak hanya dilakukan oleh anggota Satgas, namun juga mengajak masyarakat baik berusia tua

Dan muda serta anak-anak untuk bersama-sama bekerjasama memasang bendera diberbagai tempat,” ujar Dansatgas.

Kecerian Nampak Terlihat

Ia mengatakan Keceriaan tampak terlihat dari masyarakat dan juga anak-anak yang bersama-sama memasang bendera di beberapa tempat yang ada di kampung mereka.

Sementara itu, Frasn (33) salah satu masyarakat merasa terbantu berkat bantuan Satgas Yonif 754/ENK/20/3 Kostrad yang sudah mau membantu mereka memasang bendera di depan rumahnya.

“Terima kasih TNI sudah pasangkan bendera Merah Putih di depan rumah kami,” katanya.(AF)

Potong Kurban Dan Syukuran “Media Surya Pagi” Di Hadiri Anak Wapres

SIDIKPOST|TANGSEL – Pimpinan Media Surya Pagi Badar menggelar pemotongan hewan kurban sekaligus syukuran, Sabtu (1/8/2020).

Anak Wakil Presiden RI Ma’ruf Amin, yang juga Bacalon walkot Tangsel, Siti Nur Azizah Ma’aruf hadir dalam acara tersebut.

Setelah sebelumnya satu sapi telah dikurbankan di Musala Ibnu Ali, RT 03/07, Pondok Karya; tiga kambing juga dikurbankan untuk masyarakat sekitar Perumahan Ganda Asri 1.

Dalam acara ini, secara simbolis Bacalon walkot Tangerang Selatan Siti Nur Azizah Ma’aruf membagikan daging hewan kurban ke masyarakat.

“Idul Adha momen mengintropeksi diri dan mengambil hikmah dari semangat berkorban Nabi Ibrahim.

Bagaimana keikhlasan Nabi Ismail itu bisa menjasi semangat umat, terutama umat Islam lebih meningkatkan kualitas keimanan kepada Allah,” ujarnya.

Selain Siti Nur Azizah Ma’aruf, hadir pula Dewan Pembina Suryapagi.com, Jay Aryaputra Singgih.

Jay yang baru saja dikukuhkan menjadi Anggota Kehormatan Resimen Mahasiswa (Menwa) datang dengan seragam lengkap.

Menurutnya Idul Adha meningkatkan kepedulian sosial kita untuk lebih tinggi, terutama disaat pandemi Covid-19 ini.

“Kita melihat di momen seperti ini pemerintah dan semua unsur masyarakat kita bergotong royong melakukan hal terbaik bagi sesama.

Meningkatkan semangat dan juga Insya Allah pandemi ini cepat selesai,” ucapnya.(AF)

Kapolsek Cengkareng Salurkan 22 Ekor Sapi Dan 31 Ekor Kambing Hewan Kurban

SIDIKPOST|Jakarta, Kapolsek Cengkareng Polres Metro Jakarta Barat Kompol H Khoiri menjadi Imam Solat Idul Adha 1441 H di Masjid Nurul Imam di Kp Tanah Koja Duri Kosambi, Cengkareng Jakarta Barat, Jumat (31/07/2020).

Sebelum pelaksanaan Solat Ied Tetap dilakukan protokol kesehatan dengan pengecekan suhu

Dengan menggunakan Termo Gun dan tetap menjaga jaga jarak dan mengunakan masker.

Dalam pelaksanaan Solat Ied, Kapolsek Cengkareng membacakan Surat AL – A’La dan Al – Ghosiah dilanjutkan Khutbah Sholat Idul Adha oleh Ustad Ubaidillah dengan tema Tentang Ibadah Haji dan Keutamaan Berqurban.

Usai menunaikan Sholat Ied, dilanjutkan dengan prmotongan hewan Qur’ban Sebanyak 22 ekor Sapi, 31 ekor Kambing.

Sebelum pelaksanaan pemotogan hewan Qur’ban, Kapolsek memberikan masker kepada panitia

Dan warga masyarakat sekaligus memberikan himbauan Kamtibmas agar masyarakat tetap menjalankan protokol kesehatan dengan menjaga jarak.

Pada kesempatan itu pula, Kompol H Khoiri memberikan 1 Ekor Sapi dengan Berat 700 KG

Sekaligus Kapolsek ikut serta membatu memotong hewan Qur’ban tersebut.(AF)

Presiden Jokowi Sampaikan Selamat Iduladha kepada Presiden Erdogan

Lewat Sambungan Telepon Di awal pembicaraanya, Presiden Jokowi menyampaikan ucapan selamat Iduladha

SIDIKPOST|Presiden Jokowi menerima telepon dari Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, Minggu sore, 2 Agustus 2020, sekitar pukul 16.00 WIB di Istana Kepresidenan Bogor.

Di awal pembicaraanya, Presiden Jokowi menyampaikan ucapan selamat Iduladha.

“Selamat Iduladha kepada Yang Mulia Presiden Erdogan dan Ibu Emine, dan seluruh rakyat Turki. Saya doakan Yang Mulia selalu dalam keadaan sehat,” ucap Presiden Jokowi.

Presiden Erdogan juga menyampaikan hal yang sama, mengucapkan selamat Iduladha kepada Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo serta seluruh rakyat Indonesia.

Peningkatan Kerja Sama kedua negara Indonesia-Turkey

Dalam percakapan tersebut, Presiden Jokowi menyambut baik adanya peningkatan kerja sama kedua negara, termasuk adanya kemungkinan kerja sama dalam penanganan Covid-19.

“Saya memahami, Turki berada dalam tahap lanjut untuk pengembangan vaksin. Saya senang mendengar kedua Menteri Riset dan Teknologi kita telah membahas kemungkinan kerja sama dalam hal ini,” ucap Presiden Jokowi.

Selain itu, Presiden Jokowi berharap jika nantinya dalam kunjungan Presiden Erdogan ke Indonesia, berbagai kerja sama konkrit bilateral yang tengah dibahas para menteri dari kedua negara dapat terrealisir.

“Saya harap dalam kunjungan Yang Mulia ke Indonesia, kita dapat meluncurkan proyek-proyek konkrit tersebut,” kata Presiden Jokowi. ( Red/*).

Mengenal Anatomi Keris Jawa

Ada 25 Anatomi Atau ricikian keris Jawa

Dalam keris jawa terdapat rincian nama yang digunakan untuk menyebut bagian-bagian keris, nama-nama tersebut sering kali disebut sebagai Ricikan Keris.

Nama-nama ricikan tersebut bisa diibaratkan seperti yang terdapat pada anatomi tubuh manusia, ada tangan, kaki, dada, pundak, kepala dan lain sebagainya.

Ada banyak sekali jenis dan bentuk keris, masing-masing bentuk dan jenis biasanya akan memiliki nama yang berbeda.

Semakin sederhana bentuk sebilah keris, maka akan sedikit pula ricikannya.

 

 

Secara sederhana sebilah keris memiliki tiga bagian, yakni wilahan (bilah), bagian ganja dan pesi. Bagian wilahan dapat dibagi tiga, yakni pucukan (bagian paling ujung yang runcing), awak-awak (bagian tubuh keris) dan sor-soran (bagian bawah keris).

Nama-nama ricikan keris paling banyak ditemukan pada bagian sor-soran keris.

Hal ini karena motif dan ornamen keris lebih banyak terdapat dibagian bawah/pangkal keris.

25 Ricikan Keris Jawa

Adapun nama-nama dalam ricikan keris diantaranya :

  1. Pesi, yaitu tangkai keris yang masuk ke dalam pegangan atau ukir.
  2. Ganja, yaitu dasar bilah keris yang tebal. Ganya dapat menyatu atau terpisah dengan bilah.
  3. Buntut Mimi, merupakan bentuk meruncing pada ujung ganja.
  4. Greneng, yaitu ornamen berbentuk huruf Jawa Dha (seperti huruf W ) yang berderet.
  5. Thingil, yaitu tonjolan kecil pada grenelig atau pada dasar huruf Jawa Dha.
  6. Ri pandhan, yaitu bentuk ujung yang meruncing menyerupai duri pada huruf Jawa Dha.
  7. Ron Dha, yaitu ornamen pada huruf Jawa Dha.
  8. Sraweyan, yaitu dataran yang merendah di belakang sogogwi, di atas ganja.
  9. Bungkul, bentuknya seperti bawang, terletak di tengah-tengah dasar bilah dan di atas ga~qa.
  10. Pejetan, bentuknya seperti bekas pijatan ibu jari yang terletak di belakang gandik.
  11. Lambe Gajah, bentuknya menyerupai bibir gajah. Ada yang rangkap dan Ietaknya menempel pada gandik.
  12. Gandik, berbentuk penebalan agak bulat yang memanjang dan terletak di atas sirah cecak atau ujung ganja.
  13. Kembang Kacang, menyerupai belalai gajah dan terletak di gandik bagian atas.
  14. Jalen, menyerupai taji ayam jago yang menempel di gandik.
  15. Tikel Alis, terietak di atas pejetan dan bentuknya mirip alis mata.
  16. Janur, bentuk lingir di antara dua sogokan.
  17. Sogokan depan, bentuk alur dan merupakan kepanjangan dari pejetan.
  18. Sogokan belakang, bentuk alur yang terletak pada bagian belakang.
  19. Pudhak sategal, yaitu sepasang bentuk menajam yang keluar dari bilah bagian kiri dan kanan.
  20. Poyuhan, bentuk yang menebal di ujung sogokan.
  21. Landep, yaitu bagian yang tajam pada bilah keris.
  22. Gusen, terletak di be!akang landep, bentuknya memanjang dari sor-soran sampai pucuk.
  23. Gula Milir, bentuk yang meninggi di antara gusen dan kruwingan.
  24. Kruwingan, dataran yang terietak di kiri dan kanan adha-adha.
  25. Adha-adha, penebalan pada pertengahan bilah dari bawah sampal ke atas.

Satyameva Jayate! Eling lan waspada, Mari Kembalikan Kejayaan Negeri Gagahe Leluhur Nusantara Jagad

Penulis : Dewa Arjuna

Sempat Berkelahi, Orang Tua Korban Laporkan Ke Polisi Pelaku Pencabulan Anaknya

Setubuhi Anak Di Bawah Umur akhirnya “HA’ (24) di Bekuk Unit Reskrim Polsek Loa Janan Polres Kukar

SIDIKPOST|KUKAR – Gerak cepat merespon laporan warga tentang adanya Tindak Pidana Persetubuhan Terhadap Anak Dibawah Umur yang terjadi pada hari Sabtu (01/08) di Kecamatan Loa Janan, Kutai Kartanegata (Kukar).

Anggota Polsek Loa Janan Polres Kukar berhasil mengamankan pelaku pada hari Minggu (02/08) sekira jam 11.00 wita kemarin.

Kapolres Kukar AKBP Andrias Susanto Nugroho melalui Kapolsek Loa Janan AKP Yasir menerangkan pelaku HA (24) warga Desa Loa Duri Kec. Loa Janan diamankan sebagai tindak lanjut laporan SS (37)

Orang Tua Korban Sempat Berkelahi dengan Pelaku

Pelapor sendiri merupakan orang tua dari korban bahwa pelaku telah melakukan persetubuhan terhadap anak bawah umur yang merupakan anaknya pada hari Sabtu (02/08) sore.

“Pelaku ini melancarkan aksinya dengan cara memaksa atau mengancam korban, agar korban mau memenuhi keinginan pelaku”, jelas Kapolsek.

Tambahnnya, “bahkan orang tua korban sempat berkelahi namun pelaku melarikan diri”

“Pelaku dilaporkan melakukan perbuatan persetubuhan terhadap anak di bawah umur pada hari Sabtu (02/08) sekira pukul kurang lebih 15.00 WITA di Desa Loa Duri Ulu Kec. Loa Janan” tambahnya.

Lanjut kapolsek, Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, pelaku saat ini masih diamankan di Polsek Loa Janan guna proses lebih lanjut. ( Red/*)

Prajurit TNI Yonif 125/Simbisa Ikut Membantu Proses Pemakaman Warga

Para prajurit ikut membantu pemakaman almarhum Sabroni Bin Radi warga Kampung Kirely di TPU Kampung Kirely,

SIDIKPOST| (Merauke). Sebagai bentuk kepedulian dan rasa empati terhadap sesama, Prajurit TNI dari Yonif 125/Simbisa yang tergabung dalam Satgas Pamtas RI-PNG

ikut membantu proses pemakaman almarhum Sabroni Bin Radi warga Kampung Kirely di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kampung Kirely, Distrik Ulilin, Kabupaten Merauke, Papua, Minggu (2/8/2020).

Dansatgas Yonif 125/Simbisa Letkol Inf Anjuanda Pardosi mengatakan bahwa sebagai wujud rasa empati dan turut merasakan duka yang mendalam,

Lima personel Satgas Yonif 125/Simbisa dari Pos Bupul 13 dipimpin Serda Julianta Sitepu turut hadir dan membantu proses pemakaman almarhum Sabroni Bin Radi.

Sebelumnya almarhum sempat dirawat di Puskemas Ulilin karena mengidap penyakit asma, selanjutnya di rujuk ke Rumah Sakit Bunda Harapan Merauke.

Namun takdir berkata lain, pada Minggu shubuh 2 Agustus 2020 almarhum dinyatakan meninggal dunia, selanjutnya jenazah dibawa dan dimakamkan di Kampung Kirely.

Rasa kehilangan Mendalam

Kepergian almarhum pasti membuat keluarga merasa sangat kehilangan dan duka yang mendalam, namun sebagai umat yang percaya kita hanya bisa berdoa dan berserah kepada Tuhan Yang Maha Kuasa. 

“Saya secara pribadi dan mewakili seluruh Prajurit Satgas Yonif 125/Simbisa turut berdukacita atas kepergian almarhum. Semoga segenap keluarga yang ditinggalkan tabah menerima cobaan ini,” ujar Letkol Inf Anjuanda Pardosi

Setelah proses pemakaman selesai, Andika (32 th) putra almarhum mewakili keluarga yang berduka mengucapkan terimakasih kepada seluruh warga yang hadir termasuk personel Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 125/Simbisa atas partisipasinya dalam membantu proses pemakaman almarhum. 

“Terima kasih kepada Bapak-bapak TNI, atas kepedulian Satgas turut membantu proses pemakaman almarhum,” ucapnya.

Autentikasi : Papen Satgas Yonif 125/Simbisa, Lettu Chk Juspindeli Girsang

Prajurit Yonif 125/SMB Bersama Warga Hiasi Kampung Toray Dengan Bendera Merah Putih dan Umbul-Umbul

Kegiatan Tersebut Guna Menyambut HUT RI Ke-75

SIDIKPOST| (Merauke. Minggu, 2 Agustus 2020). Dalam rangka menyambut peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-75, Prajurit Satuan Tugas Batalyon Infanteri 125/Simbisa (Satgas Yonif 125/SMB) sudah mulai berbenah menghiasi serta memperindah kampung dengan pemasangan bendera Merah Putih dan umbul-umbul.

Dansatgas Yonif 125/SMB, Letkol Inf Anjuanda Pardosi mengatakan bahwa kegiatan pemasangan bendera Merah Putih dan umbul-umbul ini dilaksanakan di sepanjang bahu jalan Kampung Toray, Distrik Sota, Kabupaten Merauke, Papua.

“Tujuh orang Prajurit Satgas dari Pos Toray dipimpin Serda Frans Tarigan didampingi Babinsa Serka David Awaniter

bahu-membahu bergotong-royong melaksanakan pekerjaan tersebut bersama warga dengan penuh kekeluargaan dan kekompakan,” ujarnya.

Lebih lanjut dikatakan bahwa pemasangan bendera Merah Putih dan umbul-umbul ini merupakan salah satu cara mengisi

Dan memeriahkan HUT Kemerdekaan dengan maksud agar kita dapat mengenang pengorbanan para pahlawan untuk memperoleh kemerdekaan dari belenggu penjajah.

“Menghargai, menghormati, memperingati perjuangan pahlawan merebut kemerdekaan memang beragam cara mengimplementasikannya, namun jangan sampai nilai perjuangan itu hilang

Sehingga melalui kegiatan seperti ini kita sentuh masyarakat untuk mengugah rasa nasionalismenya,” tuturnya.

Menurut Dansatgas, melalui kegiatan seperti ini akan tercipta hubungan yang harmonis antara Satgas dan masyarakat, sehingga kemanunggalan TNI dengan rakyat dapat terwujud secara nyata.

 “Dengan bergotong-royong seperti ini, kita juga turut melestarikan budaya bangsa agar selalu hidup rukun dalam kehidupan bermasyarakat,” Dansatgas Yonif 125/SMB, Letkol Inf Anjuanda Pardosi 

Sementara itu, Ketua Karang Taruna Kampung Toray  Iwan Mosay (36 th) menyampaikan ucapan terima kasih kepada personel Satgas Pos Toray dan Babinsa yang telah membantu memasang bendera Merah Putih dan umbul-umbul di kampungnya. 

“Semoga melaui kegiatan ini dapat menggugah semangat nasionalisme warga dan meningkatkan kecintaan terhadap NKRI,” ungkapnya.(Red/*)

Autentikasi : Papen Satgas Yonif 125/SMB, Lettu Chk Juspindeli Girsang

Panitia Mesjid Jami Al Ijtihad Pinang Salurkan Daging Qurban

Daging di bagikan Termasuk Non Muslim

Kota Tangerang, | Panitia Qurban Idul Adha 144 H/20 DKM Masjid Jami Al Ijitihad Pinang, Kota Tangerang salurkan daging qurban sapi, kambing dan domba. Sapi di terima panitia 18 ekor, kambing dan domba 48 ekor, Sabtu (1/8)

Gubernur Banten Wahidin Halim Menyumbang 2 ekor sapi, 2 ekor Abdul Syukur, selebihnya patungan kelompok.

Daging Qurban tersebut di bagian seberat 1,5 kg pada 3850 Keluarga di 3 RW, 17 RT Kelurahan Pinang, Kecamatan Pinang, Ujar Pengurus DKM, Abdullah Safei.

Lebih lanjut, “jika di bandingkan Idul Adha tahun lalu, tidak jauh berbeda. Tahun lalu, sapi 21 ekor, kambing 38 ekor dibagi 3600 keluarga,” tambahnya.

Sementara Ketua Harian DKM Masjid Jami Al Ijtihad, M. Sayuti, ” menambahkan panitia telah menerapkan protokol kesehatan pencegahan covid 19, distribusi melaui Ketua RT, jadi warga tidak ke mari, ujarnya. Semua warga kebagian termasuk non muslim, ” ujarnya

Ustadz Abdul Kodir membenarkan, ini memupuk solidaritas, semua sekat melaui Idul Adha ini tidak ada perbedaan miskin atau kaya.

Solusi Berkorban

“Hakikatnya Idul Adha menyembelih sifat binatang pada manusia, seperti tamak, rakus, ego harus di hilangkan.


Hewan adalah simbol ibadah. Semua berhak, termasuk non muslim,” sahutnya.

Ustadz juga berharap bukan hanya untuk yang mampu, yang kurang mampu juga bisa melalui menabung, arisan, niat, bisa cicil jauh hari. Ini telah di lakukan jemat sini, tambahnya.

Meskipun begitu, saya berharap tahun depan makin banyak yang berqurban, tidak ada yang tidak mampu bisa bergabung kelompok, sehingga tidak perasaan tidak mampu berqurban, ujar Imam Masjid Jami Al Ijtihad, Pinang ini pada wartawan.*

Penulis: Ginting

Poniman SH.,Kepala Desa Jatimulya Pimpin Gotong Royong Pembersihan Sampah

Gotong Royong di pokuskan Di RW 07 Desa Jati Mulya

SIDIKPOST|Poniman SH.,Kepala Desa Jatimulya Didampingi Oleh Zakia Tunnisa S.Pd.,Ketua TP PKK Desa Jatimulya.

Pada Minggu 02 Agustus 2020 Menggelar Acara Gotong Royong Pembersihan Sampah Dilingkungan Kp Jatimulya RT 01/ RW 07 Desa Jatimulya Kecamatan Kosambi.(02/08/20)

Kegiatan Gotong Royong Pembersihan Sampah Dihadiri Oleh Poniman SH.,Kepala Desa Jatimulya, Zakia Tunnisa S.Pd.,Ketua TP PKK Desa Jatimulya, Dasuki Anwar Staf Desa Dan M Karim Sermidi Kaur Perencanaan.

Dan Turut Hadir Suwito Ketua RT 006, Malkan Bauw Ketua RW 012, Jaro Sugeng Kejaroan 3, Furi Ketua RT 03 ,Kuding Ketua RT 01 ,Mandor Sukma, Mandor Gudel.

Selain Itu Turut Hadir Aju Anggota BPD Desa Jatimulya Dan Mandor Maryasum, Umar Mantan 06, Diding Mantan RT 03 Dan Turut Hadir H Mucit Tokoh Agama, Sohur Dan Subur Tokoh Masyarakat.

Poniman SH.,Kepala Desa Jatimulya Mengatakan Bahwa Pelaksanaan Kegiatan Gotong Royong Pembersihan Sampah Dilingkungan.

Gotong Royong Akan Timbulkan Rasa Peduli Lingkungan

Giat Bersih Minggu ,Dengan Melakukan Gotong Royong Pembersihan Sampah Dilingkungan ,Maka Dapat Menumbuhkan Rasa Kepedulian Terhadap Lingkungan.

Sehingga Dapat Memupuk Rasa Kebersamaan Masyarakat Dalam Hal Kebaikan, Sehingga Dapat Tercipta Kebersamaan Antara Aparatur Desa Dengan Masyarakat.

Sehingga Dapat Meningkatkan Kehidupan Yang Rukun Dan Damai ,Serta Harmonis Dan Saling Toleransi Dengan Melaksanakan Kegiatan Gotong Royong Bersama.

Saya Berharap Agar Kedepannya Masyarakat Desa Jatimulya Dapat Menjaga Kebersihan Lingkungannya Masing Masing.

Dengan Membuang Sampah Pada Tempatnya Agar Terciptanya Lingkungan Yang Bersih Dan Sehat.

Utamakan Pola Hidup Sehat Dan Bersih ,Dalam Rangka Memupuk Rasa Gotong Royong Dan Tanggung Jawab Terhadap Kebersihan Di Lingkungannya Masing Masing.

” Saya Sebagai Kepala Desa Jatimulya Berharap ,Dengan Dilaksanakannya Kegiatan Gotong Royong Pembersihan Sampah Maka Dapat Terciptanya Desa Jatimulya Yang Sehat Dan Bersih ,Ucap Poniman SH.,Kepala Desa Jatimulya “.

Kendy

Gotong-Royong Bangun rumah Adat untuk Warga Papua

Satgas Pamtas Yonif Mekanis 516/CY Bangun Rumah Adat di Kampung Kangewot

SIDIKPOST. com| Boven Digoel, Papua,- Satgas Pamtas Yonif Mekanis 516/CY, Kolakops Rem 174/ATW tak henti-hentinya untuk terus memberikan yang terbaik bagi warga yang berada di perbatasan Indonesia-PapuaNugini.

Itu dibuktikan, dengan adanya pembangunan rumah adat untuk warga di Kampung Kangewot, Kabupaten BovenDigoel, Papua pada hari Minggu, 02 Agustus 2020.

Ternyata, pembangunan rumah yang dipimpin oleh Lettu Inf Eko Guruh itu, mendapat respos baik dari masyarakat sekitar.

Salah satunya ialah, keberadaan warga yang secara sukarela ikut serta menyelesaikan
pembangunan rumah tersebut.

“Upaya pembinaan teritorial terus kami lakukan demi terwujudnya keakraban antara Satgas dan warga di perbatasan,” ujar
Dansatgas Pamtas Yonmek 516, Letkol Inf Muhammad Radhi Rusin.

Budaya Gotong Royong Peninggalan Pendahulu

Budaya gotong-royong, ujar Dansatgas, seakan terwujud di daerah perbatasan itu.

Ia menilai, budaya itu merupakan salah satu
peninggalan para pendahulu yang harus diketahui oleh masyarakat.


“Sebab, gotong-royong sangat identik dengan jiwa nasionalis dan patriotisme para pendahulu kita,” Ucap Dansatgas Letkol Inf Muhammad Radhi Rusin.

Terpisah, Alexisius (65), Kepala Kampung setempat mengungkapkan jika dirinya sangat mengapresiasi adanya pembangunan rumah
adat itu.

Pasalnya, kata dia, keberadaan rumah adat di Kampungnya,sangat dinanti-nanti oleh warga sekitar.

“Kami ucapkan, terima kasih banyak pada bapak TNI. Ini suatu anugerah bagi kami,” ungkap dia. (Red/*).

Belum Hijrah dan Perbenturan Rambu Pemberitaan Dewan Pers

PPRA perintahkan menutup identitas anak berhadapan dengan hukum

SIDIKPOST|Berita di bawah ini bila dikaji dengan Pasal 5 Kode Etik Jurnalistik (KEJ) tidak ditemukan masalah karena dia bukan korban kesusilaan.

https://regional.kompas.com/read/2020/07/27/10252801/bocah-9-tahun-tewas-tertabrak-truk-saat-bersepeda-dengan-keluarganya?page=all#page3

Namun bila dikaji dengan Pedoman Pemberitaan Ramah Anak (PPRA) yang bersumber dari UU No. 11 tahun 2011 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak (SPPA) berita ini bermasalah.

Bila Pasal 5 KEJ hanya perintahkan melindungi anak yang melakukan tindak pidana. PPRA perintahkan menutup identitas anak berhadapan dengan hukum.

Anak berhadapan dengan hukum obyeknya menjadi lebih luas yaitu setiap anak baik yang menjadi saksi atau korban tindak pidana harus ditutup identitasnya.

Saat merumuskan PPRA terjadi perdebatan, bagaimana dengan korban yang telah meninggal dunia ?

Dewan Pers memutuskan identitasnya tetap tutup.

Persoalan yang dihadapi wartawan Indonesia saat ini adalah adanya sesama peraturan atau rambu Dewan Pers yang bertentangan, seperti soal anak antara KEJ dengan PPRA.

Rambu mana yang harus dipatuhi, begitu pertanyaan sejumlah wartawan.

Kenapa Dewan Pers tidak merevisi saja KEJ bila sudah ketinggalan zaman apalagi tak sesuai perkembangan hukum.

Saat ini setidaknya ada dua pedoman pemberitaan yang dikeluarkan Dewan Pers untuk “menambal” kelawasan KEJ.

Rambu Rambu Yang Harus Di Patuhi

Pedoman Pemberitaan Media Siber (PPMS) dilahirkan pada tahun 2011 untuk menginterupsi Pasal 1 dan Pasal 3 KEJ pada era kecepatan informasi digital (tekhnologi).

Pedoman Pemberitaan Ramah Anak (PPRA) lahir 9 Februari 2019 sebagai koreksi Pasal 5 KEJ. Anak yang semula didefinisikan belum 16 tahun dan belum menikah menjadi belum 18 tahun baik belum maupun sudah menikah.

Status anak yang dilindungi identitasnya dari hanya anak pelaku tidak pidana menjadi anak berhadapan dengan hukum sehingga jauh lebih luas.

Contoh pemberitaan membuka identitas anak korban lalu lintas adalah belum hijrahnya wartawan dari penggunaan Pasal 5 KEJ ke PPRA dan bukti rambu pemberitaan Dewan Pers yang berbenturan.

Seandainya butir-butir pada PPMS dan PPRA masuk menjadi materi KEJ baru, pertentangan selesai. (Red/*).

Penulis : Ahli Pers dan Pengamat Media Drs. Kamsul Hasan, SH.MH.