Jaga Silaturrahmi, Kapolres metro Jakut Kunjungi kantor PCNU

Kapolres Metro Jakut Kombes Pol Reza Arief Dewanto.S IK bersilaturahmi dengan dengan Ketua dan pengurus PCNU Jakarta Utara di Kantor PCNU Kota administrasi  Jakarta Utara Jl.Kramat Jaya Kel.Tugu Utara Koja , Rabu ( 24/10/2018).

Nampak Hadir dalam Kunjungan Tersebut :
1. Kapolres Metro Jakut Kombes Pol Reza Arief Dewanto.S IK.
2. Ketua PCNU KH.Ali Mahfud.
3. Kabag Ops Akbp Sucipto.
4. Kasat Intelkam Akbp Alwi Haryono.SH
5. Rois syuriah PCNU Kyai Hafidin.
6. Sekretaris PCNU Kyai Nurdin Rangga
7. Kasubag Humas Kompol HM. Sungkono.
8. Kapolsek Koja Kompol H.Efendi.
9. Jajaran Banom NU Jakut ( Banser,Ipnu, Fatayat dll ) lebih kurang 20 orang.

Dalam Sambutannya Ketua PCNU KH.Ali Mahfud Mengatakan Bahwa , alhamdulilah kami sangat bersyukur atas kedatangan Kapolres di Kantor Kami dan yang punya NU adalah Ketua Rois Syuriah dan kami adalah anaknya.
“ini adalah kado hari santri Kapolres bisa hadir di sini serta  kami pengurus PCNU minta maaf atas penyambutan yang apa adanya, karena mendadak, harapan kami kedepanya bisa terjalin kerjasama antara Polres Metro Jakut dengan warga Nahdiyin di Jakarta Utara.” tutur KH.Ali Mahfud

Di Tempat yang sama Kapolres Metro Jakut Kombes Pol Reza Arief Dewanto.S IK Mengatakan
saya mohon maaf atas keterlambatan hadir karena ada kunjungan  Presiden di Kelapa Gading.

“sebenarnya saya sudah lama pengin berkunjung namun karena belum jodoh jadi gak ketemu-ketemu , saya jug mengucapkan banyak terima kasih kepada warga nahdiyin karena selama saya menjabat atas peran serta sehingga kontribusinya menjadi aman kondusif.” Kata Kombes Pol Reza Arief Dewanto.

Masih di katakannya,saya pernah menjadi ketua tim pengawalan almarhum KH.Hasyim Muzadi saat menjadi Capres 2004, sehingga saya sedikit banyak tahu akan NU dan menyikapi perkembangan kejadian di Garut, kami akan mengamankan wilayah Jakarta Utara, dan saya mengikuti sikap dari MUI dan PBNU kami pada.prinsipnya apapun keputusannya kita berharap yang terbaik bagi masyarakat Jakarta Utara.

“saya berharap warga NU Jakarta Utara tetap menjaga kondusifitas dan tidak terancing provokasi, karena NU organisasi yang sholid dan dewasa dan kita bersama-sama menjaga, nanti apapun keputusanya kita akan ikuti demi kebaikan semuanya,  terakhir kami harap warga NU tidak mengambil langkah sendiri, kami Polri akan melindungi jika ada warga yang terdzolimi, kami siap untuk membantu secara pribadi maupun secara organisasi.” Tukas nya. ( lisin/ls).

 

Satlantas Polres Jaktim Mulai Sosialisasi Jelang Operasi Zebra Jaya 2018

Satuan Lalulintas Polres Jakarta Timur, mulai melakukan sosialisasi menjelang digelarnya Operasi Zebra Jaya 2018 yang berlangsung mulai 30 Oktober hingga 12 November 2018 mendatang. Langkah itu dilakukan agar pengendara semakin sadar akan tertib berlalulintas dan keselamatan di jalan.

Kasat Lantas Polres Metro Jakarta Timur, AKBP Sutimin mengatakan, sosialisasi diberikan agar pengendara semakin sadar. Pasalnya, tingkat pelanggaran dan kecelakaan yang ada di wilayahnya cukup tinggi.

“Sosialisasi tersebut kami pusatkan di simpang Halim Lama, Cawang, Kramatjati, Jakarta Timur,” katanya, Selasa (23/10/2018).

Dikatakan AKBP Sutimin, pihaknya tak henti-hentinya menyosialisasikan kepada pengendara terkait Operasi Zebra Jaya. Upaya itu agar pengendara selalu tertib berlalu lintas dan tak lupa membawa surat kelengkapan berkendara, seperti SIM dan STNK.

“Kami juga memasang spanduk di beberapa titik agar warga semakin sadar,” ujarnya.

Kasat Lantas memaparkan, dari data pada tahun 2016, jumlah pelanggaran yang tercatat saat Operasi Zebra Jaya terus meningkat. Dimana 2016 lalu tercatat di wilayah Jakarta Timur sebanyak 11.260 kasus, sementara pada tahun 2017 jumlahnya meningkat drastis menjadi 18.125 kasus.

“Karena angka itu terus naik, makanya kami tekan melalui sosialisasi ini,” ungkapnya.

Sementara untuk pelanggaran, sambung AKBP Sutimin, peningkatan setiap tahun juga terus terjadi. Dimana dalam lima tahun terakhir jumlah pelanggar meningkat, paling sedikit tahun 2013, ada 5.367 kasus, sementara tahun 2017 paling banyak, ada 18.125 kasus pelanggaran. “Mudah-mudahan dengan upaya awal yang kami lakukan, masyarakat semakin sadar dan pelanggaran terus berkurang,” tukasnya.( lisin/ls).

Prajurit Lanal Ranai Bantu Padamkan Kebakaran Kapal Di Dermaga Selat Lampa

Jakarta, 24 Oktober 2018,– Prajurit Lanal Ranai dari Posal Sabang Mawang, Faslabuh Selat Lampa dan Sea Rider Lanal Ranai bersama dengan Personel Pertamina serta masyarakat setempat membantu proses pemadaman kebakaran yang menimpa Kapal Kargo Kamarul Huda Pengangkut BBM Antar Pulau di Pelabuhan Umum Selat Lampa, Kabupaten Natuna, Selasa (23/10).

Kejadian ini berawal saat Kapal Kargo Kamarul Huda sedang memuat bahan bakar dari sebuah truk tangki Naga Lestari di Pelabuhan Selat Lampa. Namun pada saat pengisian bahan bakar, tiba-tiba kapal terbakar dan meledak. Sampai saat ini penyebab kebakaran dan meledaknya kapal masih didalami pihak kepolisian.

Kapal Kargo Kamarul Huda memuat 3 ton premium dan 3 ton solar dengan rute Pelabuhan Selat Lampa ke Pulau Laut Natuna. Diatas kapal hanya ada dua orang crew, yakni Hanafi (28 Tahun) sebagai nakhoda kapal dan Bujang Sahroni (28 Tahun) yang merupakan ABK.

Saat kapal mulai terbakar dan hingga akhirnya terjadi ledakan, nakhoda kapal dan ABK sempat berupaya menyelamatkan diri dengan terjun ke laut. Namun nasib berkata lain, ABK kapal malah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, sementara nakhoda kapal berhasil selamat. Jenazah langsung dievakuasi ke rumah duka di Batu Bulat RT. 02 Desa Tanjung Batang Kecamatan Pulau Tiga Kabupaten Natuna untuk disemayamkan.

Akibat kejadian tersebut, TNI Angkatan Laut dalam hal ini Lanal Ranai akan berkoordinasi dengan Pihak Pertamina untuk memperketat verifikasi keamanan transportasi pelayaran agen-agen penyalur BBM ini ke pulau-pulau agar kejadian serupa tidak terulang kembali.( Lisin).

Pekerja Ekspedisi Tewas Tertimpa Saat Turunkan Alat Kesehatan di RSUD Budi Asih Cawang

Kecelakaan kerja terjadi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Budi Asih, Cawang, Jakarta Timur, Rabu (24/10/2018) sekira pukul 08.35 WIB. Seorang pekerja antar (ekspedisi) tewas tertimpa alat kesehatan yang dipesan Central Sterile Supply Department (CSSD), saat berupaya menurunkan alat kesehatan dari sebuah truk ekspedisi.

Kejadian tersebut sempat membuat beberapa pengunjung rumah sakit keluar untuk menyaksikan peristiwa tersebut. Sebelum tewas, pekerja ekspedisi itu sempat dilarikan ke IGD RSUD Budhi Asih, namun nyawanya tak dapat tertolong.

Pihak Polsek Metro Kramat Jati yang tiba di lokasi, langsung memasang garis polisi di tempat kejadian, dan memeriksa beberapa saksi atas kejadian tersebut.

Sementara itu, Direktur RSUD Budhi Asih Ida Bagus Nyoman Banjar mengatakan, kejadian tersebut terjadi pada pukul 09.00 WIB, saat RSUD Budhi Asih kedatangan alat kesehatan yang akan dipasang di Lantai 4 rumah sakit itu.

Setibanya alat tersebut di rumah sakit, para pekerja berupaya menurunkan dengan forkliff manual. Tiba-tiba, alat kesehatan tersebut terjatuh dan menimpa salah satu pekerja yang diketahui bernama Dani.

“Ini kecelakaan kerja. Terjadi saat proses penurunan pengadaan alat steril CSSD itu,” kata Ida Bagus, Rabu (24/10/2018).
TKP Kecelakan Kerja RS Budi Asih Cawang
Ida Bagus menduga, forklift yang digunakan tidak kuat menahan beban. Atau saat peletakan alat kesehatan tersebut, tidak tepat, sehingga alat tersebut terguling saat diturunkan.

“Korbannya dari ekspedisi. Ini terjadi apakah forklift tidak kuat atau posisinya enggak bener itu yang masih kita ingin ketahui,” ujarnya.

Menurut Ida, nantinya alat-alat tersebut dipasang di lantai 4 rumah sakit. Alat-alat tersebut didapat melalui pengadaan barang dari CSSD.

Atas kejadian tersebut, pihak RSUD Budhi Asih mengaku kecelakaan kerja yang terjadi bukan tanggung jawab pihak rumah sakit. Karena, jelas Ida, sebelum pemasangan alat kesehatan di rumah sakit, seluruhnya masih tanggung jawab pihak penyedia barang alat kesehatan tersebut.

“Proses dari toko pabrik sampai ke sini itu tanggung jawab penyedia. Namun, jika barang sudah terinstall dan diuji coba serta siap pakai, baru tanggung jawab kami. Jadi tanggung jawab kita kalau sudah terpasang dan terinstall,” jelasnya.

Beberapa rekan korban yang juga sesama pekerja ekspedisi belum dapat memberikan komentar atas kejadian ini, mereka masih shock lantaran rekan kerjanya tewas dalam peristiwa tersebut.

Hingga saat ini, anggota kepolisian dari Polsek Metro Kramat Jati masih menindaklanjuti kejadian tersebut. Kasus tersebut kini dilimpahkan ke Polres Metro Jakarta Timur.( Lisin/ls).

Beginilah Antusiasisme Siswa MTsN 1 Balikpapan Diajar Pakai Pendekatan MIKIR

Balikpapan, Kalimantan Timur, – Walaupun guru yang mengajar adalah guru yang lagi praktik, ternyata siswa MTs 1 Negeri Balikpapan sangat antusias diajar dengan pendekatan MIKIR atau Mengalami, Interaksi, Komunikasi dan Refleksi. Sebuah pendekatan pembelajaran aktif yang saat ini baru dikenalkan oleh Tanoto Foundation kepada para pendidik dari 24 sekolah mitra yang terpilih di Balikpapan. Antusiasisme terlihat saat pembelajaran di kelas dan ungkapan-ungkapan mereka setelah pembelajaran.

“Biasanya kami diajar dengan cara monoton, para guru banyak ceramah. Kali ini pembelajarannya sangat asik, sangat menyenangkan dan kami jadi lebih mengetahui materi yang dibawakan,” ujar Apriliani, siswa kelas tujuh yang diajar oleh ibu Sri Rejeki, bersama timnya ibu Tuti Lestari dan Ibu Yayu Mahmudah yang dalam praktik kali ini bergantian memfasilitasi pembelajaran tentang larutan asam, basa dan garam (24 Oktober 2018).

Pendekatan MIKIR ditujukan untuk mendorong siswa agar benar-benar mencapai kompetensi dasar yang diinginkan dengan melakukan percobaan dan pengamatan, baik secara kelompok maupun individu, tukar gagasan dan pengetahuan yang ditemukan dengan Interaksi dan komunikasi lewat diskusi, kunjung karya dan presentasi.

Ridho juga menyatakan hal yang sama. “Belajar dengan bermain membuat saya sangat bersemangat,” ujarnya antusias. Bersama Indah, Ridho juga menyatakan lebih memilih pembelajaran model MIKIR dibanding dengan model ceramah yang biasa dilakukan para guru.

Menurut Ibu Sri Rezeki, guru MTsN 1, pembelajaran yang dilakukan dengan metode MIKIR memang efektif untuk menyampaikan materi. Siswa menjadi terlibat dengan pembelajaran dan jadi sangat antusias. “Kalau pembelajaran dengan metode ceramah, siswa biasa mengantuk, sering bosan,” ujarnya.

Samsul Huda, pengawas dari Kemenag, lebih jauh menyatakan “Dulu kami mengajar dengan model begini; apapun materinya, metodenya tetap sama yaitu ceramah. Pengalaman ini luar biasa bagi saya,” ujarnya.

Namun menurut Sri Rezeki, pembelajaran dengan metode MIKIR memang membutuhkan persiapan yang lebih banyak. “Bahkan tadi malam saya sampai malam mempersiapkannya,” ujarnya.

Sri Rezeki merupakan salah satu dari sekitar 135 peserta kegiatan Pelatihan Praktik Baik Pembelajaran untuk SMP dan MTs yang digelar menjadi dua gelombang di Balikpapan. Selama tiga hari para peserta program PINTAR Tanoto Foundation yang bekerjasama dengan Kemendikbud, Kemenag dan Kemenristekdikti ini dilatih membuat skenario pembelajaran dengan pendekatan MIKIR, melakukan simulasi dengan pendekatan yang baru dikenalkan tersebut dan juga langsung praktik di sekolah di hari ketiga.

“Pembelajaran ceramah yang satu arah adalah pembelajaran yang kurang demokratis dan kurang bisa mengembangkan potensi-potensi siswa. Pendekatan MIKIR yang lebih berorientasi untuk mengaktifkan siswa dengan kegiatan mengalami, bertukar gagasan dan kreatifitas adalah sesuai dengan zaman demokrasi modern saat ini, “ ujar Agus Prihantoro, Spesialis Pembelajaran SMP/MTs Program PINTAR Tanoto Foundation.

Syaiful Bahri, Kabid Sekolah Menengah Pertama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Balikpapan berharap dengan pelatihan ini, kualitas guru jadi meningkat. “Dari mulai tahun 1983 sampai guru mendapatkan sertifikasi saat ini, tidak saya dapatkan perubahan kinerja guru yang signifikan. Saya berharap dengan pelatihan ini, kinerja guru dalam pembelajaran meningkat dengan pesat,” ujarnya.( Eva)

Karya Bakti TNI dalam Rangka Peringati hari pahlawan, polsek tanjung & tiga pilar gelar apel bersama

Kapolsek Tanjung Duren berikut jajaran melaksanakan Apel bersama 3 Pilar untuk Giat Karya Bakti TNI dalam rangka memperingati hari Pahlawan di GOR Grogol, Jakarta Barat,Rabu ( 24/10/2018).

Nampak hadir dalam kegiatan tersebut :
1. Kapolsek Tanjung Duren Kompol Lambe Patabang Birana S.Ik.

2. Danramil 03/GP Kapten lnf. Jefriansen Sipayung.
3. Danramil 02/TB Kapten Arh. Rizky Prima H.
4. Camat Grogol Petamburan Ahmad Sajidin MAP.
5. Wakapolsek Tambora AKP Kasranto SH.
6. Personil TNI, POLRI, PJKA, PPSU dan warga masyarakat.

Menurut Kompol Lambe Patabang Birana S.Ik. Pada pelaksanaan Apel gabungan tersebut di hadiri antara lain :

• Yonif mekanis 202 : 25 orang pimpinan Letda Burhan.
• Yon Arhanud 6 : 26 Orang pimpinan Sertu Riky.
• Polsek Tambora : 17 Orang Pimpinan Ipda Akhyar M.
• PJKA : 7 Orang pimpinan Aan Suwardi.
• Warga : 50 Orang
• Kodim : 20 orang
• LMK / Rw/Rt sekelurahan Grogol: 20 orang.
• Mitra Jaya : 20 orang.
• PPSU : 28 orang.

” Selama rangkaian kegiatan pelaksanaan Apel gabungan berlangsung dengan tertib dan kondusif.” Pangkas Kompol Lambe Patabang Birana S.Ik.( lisin/ls).

Acara Penggalangan TNI Manunggal KB Kesehatan Polsek Taman Sari Berikan Pelayanan SKCK Gratis

Polsek Metro Taman Sari Polres Metro Jakarta Barat memberikan pelayanan pembuatan SKCK gratis bagi warga dalam acara Penggalangan TNI Manunggal KB Kesehatan tingkat Provinsi DKI Jakarta di Kawasan Kota Tua Jakarta Barat, Rabu (24/10/2018).

 

Kapolsek Metro Taman Sari Polres Metro Jakarta Barat AKBP Ruly Indra Wijayanto SIK MSI mengatakan, pelayanan SKCK gratis diberikan kepada masyarakat yang datang ke acara penggalangan TNI Manunggal KB Kesehatan.

“Kami selaku aparat kepolisian turut serta dalam acara TNI tersebut dengan mengadakan pembuatan SKCK gratis dengan target 36 warga pada hari penutupan Penggalangan Tni Manunggal Kb Kesehatan Tingkat DKI Jakarta,” ujar AKBP Ruly Indra Wijyanto Sik, Msi yang ditemui di sela acara.

 

AKBP Ruly juga menjelaskan, diharapkan dengan adanya pelayanan SKCK gratis maka dapat membantu masyarakat yang membutuhkan baik untuk melamar kerja atau kegiatan lainya.

 

“Semoga SKCK gratis ini dapat bermanfaat bagi masyarakat,” tuturnya.( Lisin/ls).

Bea cukai Tangerang Gelar relase terkait penangkapan Cukai Palsu di Kejaksaan Tangsel

Keberhasilan Bea cukai Tangerang perlu di acungin Jempol ,bea cukai berhasil mengungkap cukai rokok palsu dan tak berpita.

Menurut kepala kantor bea cukai tangerang Aris sudarminto mengatakan bahwa kasus ini bermula Pada tanggal 27 Agustus 2018 dilakukan patroli darat di sekitar wilayah pengawasan Bea Cukai Tangerang khususnya di Tangerang Selatan.

” Tepat pukul 22.00 WIB di Jalan Jati Jelupang, Petugas Bea dan Cukai menemukan mobil jenis minibus yang mengangkut 52 bal dan 5 slop atau sebanyak 208.800 batang rokok ilegal dengan merk dagang Gudang Ganam Suriya 36 Hitam dan Putih serta merk dagang Rolling akan dijual kembali secara eceran ke warung dagang di Wilayah Tangerang Selatan dan dicurigai bahwa tindakan peredaran rokok ilegal tersebut dipicu oleh motifnya mencari keuntungan.” Tutur Aris sudarminto.

Di tempat yang sama kajari Tangerang selatan Bima Suprayoga ,SH,M.Hum mengatakan bahwa ini keberhasilan bea cukai dalam mengungkapa kasus cukai rokok.

” Sudah hampiri sepuluh tahun ,kasus ini belum pernah masuk kejaksaan, ini keberhasilan pihak bea cukai tangerang, kita tidak melihat nominal yang di ungkap, Tapi lebih ke target bea cukai dalam penerimaan negara” Kata Bima Suprayoga ,SH,M.Hum.

Masih di katakannya ,Berdasarkan proses penelitian oleh Petugas Bea dan Cukai, dapat diduga bahwa yang bersangkutan telah melakukan tindak pidana di bidang Cukai yaitu menawarkan, menyerahkan, menjual, atau menyediakan untuk dijual barang kena cukai yang tidak dikemas untuk penjualan eceran atau tidak dilekati pita cukai atau tidak dibubuhi tanda pelunasan cukai Iainnya. Atas kasus tersebut, pelaku melanggar ketentuan di bidang Cukai sesuai pasal 54 dan/atau pasal 56 Undang-undang Nomor 39 Tahun 2007 tentang Perubahan atas Undang undang Nomor 11 Tahun 1995 tentang Cukai dan diancam hukuman pidana penjara paling singkat 1 (satu) tahun dan paling lama 5 (lima) tahun dan/atau pidana denda paling sedikit 2 (dua) kali nilai cukai dan paling banyak 10 (sepuluh) kali nilai cukai yang seharusnya dibayar.

Atas dugaan tersebut kemudian dianjutkan dengan proses penyidikan oleh PPNS Bea Cukai Tangerang dengan menerbitkan Surat Perintah Tugas Penyidikan (SPTP) dan Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (PDP) ke Kejaksaan Negeri Tangerang Selatan. Kepada yang bersangkutan dinyatakan sebagai tersangka dan barang tegahan berupa rokok dan sarana pengangkut disita guna kepentingan pembuktian di Pengadilan.

Dalam proses penyidikan, ditemukan bahwa seluruh merk dagang rokok yang disediakan tersangka untuk dijual tidak terdaftar di aplikasi cukai DJBC serta kertas yang terdapat pada kemasan merupakan pita cukai palsu atau bukan pita cukai yang diwajibkan. Hal tersebut berdampak pada penerimaan Negara di sektor Cukai yang menjadi tidak terpenuhi dan adanya potensi kerugian Negara. Selain itu, ditemukan bahwa asal rokok ilegal tersebut bersumber dari seorang pria berinisial D yang berdomisili di Kota Bogor. Sampai saat ini masih dalam pencarian oleh Bea Cukai Bogor untuk diusut dan dimintai keterangan Iebih lanjut.

Selain itu kepala bea cukai tangerang menyikapi tentang target penerimaan Cukai khususnya Hasil tembakau pada tahun 2018 yang senilai Rp 148,23 Triliun Bea Cukai terus mengoptimalkan pengawasan terhadap Barang Kena Cukai tersebut. selain pelayanan di bidang Cukai tentunya. Terhadap kasus peredaran rokok ilegal yang terjadi di wilayah pengawasan Bea Cukai Tangerang mengakibatkan potensi kerugian Negara sebesar kurang lebih Rp 80 juta.

Status berkas perkara saat ini telah dinyatakan lengkap oleh Kepala Kejaksaan Negeri Tangerang Selatan berdasarkan surat nomor B-2004/O.6.16/Fd.2/10/2018 tanggal 17 Oktober 2018. Sedangkan tersangka dan barang bukti diserahkan kepada Kejaksaan Negeri Tangerang Selatan untuk mengikuti proses hukum lebih Ianjut. Hal tersebut menambah catatan kasus penindakan dan penyidikan yang terjadi di wilayah pengawasan Bea Cukai Tangerang selama tahun berjalan. Supaya menjadi perhatian bagi masyarakat bahwa perbuatan mengedarkan rokok ilegal juga dapat mengakibatkan risiko hukum sebagaimana diatur dalam Undang-undang Cukai.

” Tindakan sigap oleh Petugas Bea dan Cukai khususnya Petugas Bea Cukai Tangerang terhadap pelanggaran yang mewabah membuktikan keseriusan dan komitmen Bea Cukai dalam menegakan hukum di bidang Cukai serta pencapaian misi mulia DJBC yaitu menjaga perbatasan dan melindungi masyarakat Indonesia dad penyelundupan dan perdagangan ilegal. Diharapkan bersama dengan peran serta masyarakat yang sadar akan pentingnya mencegah peredaran barang ilegal dalam hal ini rokok, dapat membantu efektivitas kerja Bea Cukai hingga senantiasa mewujudkan Bea Cukai yang semakin baik.” Pangkas kepala kantor bea cukai tangerang Aris sudarminto.( Lisin/ls)

penggalangan Pencanangan Manunggal KB Kesehatan (TMKK) Resmi di tutup hari ini

Kodim 0503/JB menggelar acara penutupan penggalangan Pencanangan Manunggal KB Kesehatan (TMKK) di kawasan Kota Tua, Pinangsia Tamansari Jakarta Barat, Rabu (24/10/18).

Hadir pada kesempatan tersebut antaranya Pangdam Jaya Mayjen Joni Suprianto, Aster Kasdam Jaya Kolonel Jacki, Dandim 0503/JB Letkol Inf Andri Hendri Masengi, Pusterad Kolonel Tavip, Wakapolres Metro Jakarta Barat AKBP Hanny Hidayat SIK MH, Kasat Binmas AKBP Aslan, Kapolsek Metro Tamansari AKBP Ruli Indra, perwakilan dari Gubernur DKI Jakarta, dan Walikota Jakarta Barat Ir Rustam Effendi.

Pangdam Jaya, Mayjen Joni Suprianto dalam sambutannya mengatakan, landasan operasional KB kesehatan TMKK bekerjasama dengan BKKBN pusat tentang kegiatan penutupan KB kesehatan 2018

Tujuan pelaksanaan KB kesehatan adalah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat bagi warga yang tidak mampu dan pelaksanaan kesehatan bagi peningkatan pelayanan seluruh warga masyarakat.

“Melalui Kegiatan KB Kesehatan, kita wujudkan sinergritas antara TNI, Pemerintah Dan BKKBN, dalam usaha peningkatan kualitas kesehatan. Guna meningkatkan taraf hidup dan kesejateraan masyarakat di Daerah,”Ucapnya

Kegiatan penggalangan Pencanangan Manunggal KB Kesehatan (TMKK) selama berlangsung adalah meliputi pelayanan kesehatan, KB kesehatan, IVA Servik, pelayanan pengobatan mata gratis, pengobatan umum dan pemberian sembako gratis untuk warga tidak mampu

Selain itu, ada juga pemberian kursi roda, pemberian buku belajar, pembagian ikan guramai dan ikan nila, bazar sembako dan pakaian, dan Pelayanan SKCK Gratis.( Lisin/ls).

KOMANDAN SATLINLAMIL SURABAYAKUKUHKAN JABATAN KOMANDAN KRIBANJARMASIN 592

Jakarta, 22 Oktober 2018 ——- Komandan Satuan Lintas Laut Militer (Dansatlinlamil) Surabaya Kolonel Laut (P) Heri Prihartanto mengukuhkan jabatan Komandan KRI Banjarmasin 592 kepada Letkol Laut (P) Yulius Andreas Lorentius, M.Tr (Hanla) dan menerima penyerahan jabatan Komandan KRI Teluk Bone 511 dari Letkol Laut (P) Nur Rochmad I, S.T., M.Tr (Hanla), M.Si. Penyerahan jabatan tersebut dilaksanakan di Geladak Heli KRI Banjarmasin 592 yang sandar di dermaga Semampir baru BD 2, Koarmada II, Ujung, Surabaya, Selasa (22/10).

Letkol Laut (P) Yulius Andreas Lorentius, M.Tr (Hanla) adalah alumni Akademi Angkatan Laut angkatan 44 tahun 1998 yang sebelumnya menjabat sebagai Perwira Pelaksana (Palaksa) KRI I Gusti Ngurah Rai 332. Sedangkan Letkol Laut (P) Nur Rochmad I, S.T., M.Tr (Hanla), M.Si. yang alumni Akademi Angkatan Laut angkatan 46 tahun 2000 selanjutnya akan menjabat sebagai Komandan pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Tarempa Koarmada I. Kedua pamen dengan dua melati dipundak ini adalah perwira pelaut yang sudah banyak berpengalaman dalam penugasan dikapal perang Komando Armada RI.

Komandan Satlinlamil Surabaya mengatakan bahwa tugas KRI Banjarmasin 592 kedepan itu semakin kompleks, untuk itu seluruh prajurit KRI harus selalu siap dan semangat dalam melaksanakan tugas.

“Agar tetap menjaga disiplin dan profesional serta siap sedia dalam melaksanakan latihan maupun tugas-tugas dengan serius, teliti, bertanggung jawab dan penuh semangat walaupun Komandan KRI yang Baru belum ada,  karena tantangan tugas-tugas kedepan yang akan semakin komplek dan berat”, tandasnya.

Lebih lanjut dikatakan bahwa serah terima jabatan di lingkungan TNI Angkatan Laut merupakan upaya pembinaan organisasi dan personel secara utuh, sekaligus sebagai penyegaran semangat dan pemikiran serta inovasi terhadap tuntutan tugas yang semakin kompleksOleh karena itu Dansatlinlamil Surabaya menekankan akan pentingnya wawasan kepemimpinan saat ini dan juga di masa yang akan datang. Di mana pola kepemimpinan akan tetap bertumpu pada cara pandang jauh ke depan dengan cakarawala yang lebih luas, sebagai basis terwujudnya pola pikir, pola sikap, dan pola tindak yang komprehensif, sistematis, integral, serta antisipatif terhadap dinamika lingkungan strategik yang sekarang ini terasa semakin cepat berubah.

“Selain itu perlu dipelihara dan dipertajam kepekaan terhadap permasalahan anak buah yang diaktualisasikan pada kepedulian yang tinggi terhadap kesejahteraan prajurit dan keluarganya,” tukasnya.

KRI Banjarmasin 592 adalah kapal perang yang berada dibawah kendali Satlinlamil Surabaya yang berjenis Landing Platform Dock (LPD). Kapalyang kerap bertugas sebagai kapalkemanusiaan ini telah melaksanakan tugas mendukung Satgas Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (SRCPB) membantu pemulihan dan rekonstruksi pasca gempa di Lombok. ( Lisin)

Lantaran cemburu, “HS” Aniaya istri siri nya dengan Besi Berlapis kain di Johar jakpus

lantaran terbakar cemburu HS (31) tega menganiaya istrinya sendiri, Apriyanti (28), . Akibatnya, Apriyanti mengalami memar di bagian punggung dan kepala.

Kejadian awalnya Masalah rumah tangga, lalu merembet,kejadianya  ini  pada Selasa (16/10/2018) lalu di rumah kontrakan tersangka yang beralamat di Jalan Rawa Tengah, Galur, Jakarta Pusat” kata .Kanit Reskrim Polsek Johar Baru Iptu Muhammad Rasid

Saat bangun tidur di pagi hari, HS mendapati istri sirinya itu tak berada di rumah. Lantas, ia pun langsung mencari Apriyanti di luar rumah. Tak jauh dari sana, ia pun melihat istrinya sedang asyik ngobrol dengan tetangga.

“Suaminya ini keluar rumah sudah bawa besi dilapisi kain. Lalu waktu melihat istrinya langsung dipukul,” ungkapnya.

Warga pun langsung melerai HS yang secara membabi buta memukuli istrinya itu. Ia pun diamankan warga sekitar, hingga akhirnya polisi mendatangi lokasi. Sang istri juga dibawa kepolisian ke RSCM guna menjalani visum, yang nantinya akan dijadikan barang bukti di pengadilan.

Selain membawa besi berlapis kain, HS yang pengangguran itu ditemukan juga memegang pisau dapur tanpa gagang. Keduanya dibawa kepolisian untuk dijadikan barang bukti.

“Sejauh ini sudah ada dua saksi dari tetangganya. Meski mereka itu nikah siri namun prosesnya akan tetap lanjut,” paparnya.( lisin/ls)

Bawa Celurit Saat Car Free Day, Kedua Bocah ini di amankan Di Polsek Menteng

Di saat warga jakarta menikmati car free day , ada saja ulah remaja  yang membawa senjata tajam

Kedua  remaja berinisial A dan B diciduk polisi saat menikmati Car Free Day (CFD), di Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, Minggu (21/10). kemarin , kedua bocah ini masih  di bawah umur 15 tahun itu kedapatan membawa celurit.

“Tadi ada warga yang curiga sama ini bocah, lalu diamankan, dan kedapatan bawa ini (dua celurit), dibungkus sama tas,” kata petugas Pospol Bundaran HI, Polsek Metro Menteng Polres Metro Jakarta Pusat Bripka Pol Sulaiman

Dari pengakuan kedua bocah ini , senjata tajam jenis celurit itu dipakai untuk melakukan tawuran. “Kayaknya tadi malam ya (tawuran), jadi mereka ini nyebar,” ujarnya.

Sementara saat diinterogasi, kedua ABG itu mengaku barang itu bukan milik mereka. Mereka mengaku hanya dititipkan oleh temannya.

“Enggak tahu pak, itu bukan punya saya. Itu punya teman tongkrongan,” kata pelaku berinisla A.

Petugas kemudian menggiring mereka ke Polsek Menteng guna dimintai keterangan lebih lanjut.

“Kita bawa ke Menteng, nanti kita dalami akan di dalami,” pungkas Sulaiman. ( lisin/ls)