Kementrian PPPA Fasilitasi riset Perempuan dan Anak-Anak Di Papua

Riset atau penelitian menjadi salah jembatan bagi pemerintah Indonesia untuk mengidentifikasi dan mengatasi persoalan di tingkat akar rumput, termasuk sebagai landasan dalam upaya penanggulangan permasalahan sekaligus pengembangan kebijakan di bidang perlindungan perempuan dan anak. Hari ini di Kota Jayapura, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) secara resmi menjalin kerjasama dengan Lembaga Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (LIPTEK) Papua melalui Nota Kesepahaman untuk menyelenggarakan penyusunan ‘Profil Perempuan dan Anak di Provinsi Papua’.

“Kami sepakat mengadakan kerjasama dengan LIPTEK Papua dalam rangka pemetaan kondisi perempuan dan anak di wilayah pegunungan, pesisir, perkotaan, dan pedesaan di Provinsi Papua. Penelitian ini dibutuhkan karena belum ada data spesifik yang dapat menunjukkan kondisi riil perempuan dan anak di Provinsi Papua,” terang Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Yohana Yembise.

Menurut Yohana, belum adanya gambaran pasti terkait kondisi perempuan dan anak di Papua berdasarkan data, cukup menyulitkan pemerintah, terutama dalam hal perencanaan penyelenggaraan program PPPA yang tepat untuk diterapkan. Kondisi perempuan dan anak di Papua yang dilihat dari segi geografis maupun lingkup sosial juga memerlukan perhatian lebih karena tingkat kerentanan mereka yang masih tinggi untuk terpapar dengan kekerasan.

“Jadi ini adalah momentum yang strategis dan bersejarah, Papua bisa membuat potret profil perempuan dan anak. Hasil penelitian nantinya akan dipakai sebagai referensi yang bersifat ilmiah dalam rangka membuat kebijakan-kebijakan untuk pembangunan perempuan dan pemenuhan hak anak di Papua. Gambaran Indeks Pembangunan Gender di tanah Papua juga nanti akan terlihat,” jelas Yohana.

Ketua Tim Penelitian dari LIPTEK, Marlina Flasia mengatakan melihat Papua harus berdasarkan kekhasan tiap-tiap wilayah sehingga budaya menjadi salah satu metode pendekatan yang digunakan.

“Data primer dikumpulkan dengan turun langsung ke rumah-rumah di 4 wilayah yang diwakili oleh Kabupaten Jayawijaya, Kabupaten Asmat, Kabupaten Nabire, Kabupaten Jayapura dan Kota Jayapura di Provinsi Papua. Papua memiliki tipologi dan ekologi daerah yang berbeda-beda sehingga untuk melihat Papua kita tidak melihat secara general tapi kita petakan berdasarkan wilayah budaya yang ada di Papua dan yang kami lakukan adalah memotret kondisi perempuan dan anak sesuai dengan tipologinya,” terang Marlina.

Dalam Profil Perempuan dan Anak di Provinsi Papua nanti akan diperoleh informasi dan data terkait kondisi perempuan di wilayah pegunungan, pesisir, perkotaan, dan pedesaan (P4) di Provinsi Papua dilihat dari aspek-aspek ekonomi, kesehatan, pendidikan, dan sosial budaya, serta dalam hal keterlibatan dan kesempatan perempuan dalam akses, partisipasi, kontrol, dan manfaat pembangunan. Kondisi perlindungan dan pemenuhan hak anak di wilayah P4 di Provinsi Papua yang didasarkan pada prinsip-prinsip Konvensi Hak Anak dan perlindungan khusus anak. Juga pengembangan dan pelaksanaan bersama terkait upaya pencapaian kesetaraan dan keadilan gender serta perlindungan dan pemenuhan hak anak di Provinsi Papua. Dengan dana sepenuhnya dari Kemen PPPA, hasil penelitian berupa Profil Perempuan dan Anak Papua rencananya akan rampung pada akhir Desember 2018. (Lisin/Is)

Kanit Binmas Polsek Batuceper Hadiri Sosialisasi Mobile VCT tentang bahaya penyakit HIV Aids

Kanit Binmas Polsek Batuceper AKP HENDI.S  menghadiri acara Sosialisasi Mobile VCT tentang penyuluhan penyakit HIV Aids di JL. abadi No. 40 yang bertempatan di Aula kelurahan Kebon Besar Kota Tangerang,para  peserta terdiri dari remaja se-kelurahan kebon besar sebanyak 50 orang.,penanggung jawab acara tersebut Dr. Nurul Hakiki dari puskesmas Batu ceper.Kamis (06/09/2018),

Dr. Nurul Hakiki  di dalam penyuluhan ini mengharapkan para remaja muda dapat mengerti dan menghindari penyakit HIV Aids tersebut , menurut nya di karenakan penyakit ini jika sudah menderita akan mengalami perubahan proses kesehatan di dalam tubuh dan di dalam kehidupan para penderita HIV Aids ini.

” para penderita membutuhkan energi yang besar dan belum lagi untuk obat-obatan jenis penyakit ini belum di temukan oleh para peneliti di dunia.” Kata Dr. Nurul Hakiki

Bahkan  menurut Dr. Nurul Hakiki menjelaskan  bahwa Untuk penyakit HIV di dalam proses penularannya pun sangat cepat sekali , akan tetapi di dalam diagnosis pemeriksaan kedokteran Indonesia bahwa manusia yang terhidap virus HIV Aids akan terditeksi dalam waktu yang panjang,

Seperti halnya saat di ketahui orang yang mengalaminnya proses penyakit tersebut bisa bertahun-tahun saat tubuh orang tersebut mengalami penurunan daya tahan tubuh karena menyerang segala fungsi tubuh. Untuk mengetahui dengan cepat penyakit tersebut dapat di lihat dari kedua telapak kaki bawah manusia yang bersibol garis garis merah terang dan bersusun bercak-bercak merah panjang sekitar 6 Cm sejajar dari jempol kaki sampai ujung tumit (Tungkak) ujung kaki.dan Selain itu bisa dengan cek darah kita di Labotarium di Rumah Sakit”.(Tutur Nurul Hakiki)

Setelah mendengarkan sebuah Materi tentang bahayanya penyakit tersebut, kini giliran waktunya  peserta para remaja yang telah hadir di dalam kegiatan acara penyeluhan dunia kesehatan ini mendapat bimbingan dari Keposian Sektor batu Ceper Kanit Binmas Akp Hendi. S,

Kanit Binmas Akp Hendi. S memberikan Himbuan tentang kesehatan  ” Jadilah generasi muda yang dapat membanggakan bangsa dan negara ini bahkan terutama bagi orang tua kandung kita, hargailah kehidupan kalian di dunia ini dengan cara menjaga segala sesuatu hal bahkan yang berhubungan dengan kesehatan kalian sebagai manusia yang di cintai oleh Tuhan.’ Ungkap Kanit Binmas Akp Hendi. S

Kanit Binmas Akp Hendi. S meminta agar  hindarilah pergaulan bebas di zaman Now , bergaul dengan baik perbanyaklah teman dan sahabat pilihlah dengan hati mu,  jalanilah sesuai Kodrat yang telah diajarkan oleh guru-guru dan kedua orang tuamu di rumah ya, serta untuk para hadirin yang hadir janganlah kamu  jauhi dan kucilkan orang yang teridap penyakit ini ya, Hargailah mereka dengan baik karena kalian sudah dewasa,  maka saya harapkan kalian bisa merangkul dan memeluk mereka. Demikianlah penjelasan singkat saya kami mengucapkan terima kasih bagi muda-mudi yang baik dan budiman”.Pangkasnya.

Menurut Kanit Binmas Akp Hendi. S Beratnya permasalahan di dunia kesehatan memanglah tidak mudah, dengan diadakan acara ini dapat di mungkinkan ditemukkannya para generasi penerus bangsa yang dapat menemukan rumus formula obat HIV AIDS, semoga saja bisa. (Lisin/Is)

Polsek Cengkareng amankan Belasan Geng Motor ABG

Jakarta barat—Sebanyak 14 pemuda anggota geng motor diamankan jajaran unit reskrim Polsek Cengkareng Polres Metro Jakarta Barat akibat perbuatannya melakukan pengeroyokan terhadap dua orang korban di Jalan Jembatan Genit, Kedaung Kali Angke, Cengkareng Jakarta Barat pada Sabtu (01/09) malam

Ke 14 geng motor yang kebanyakan masih anak–anak remaja dan sebagian berstatus sebagai pelajar itu masing–masing yakni berinisial RA, 20, BS, 15, NS, 17, GF, 16, E, 16, AS, 16, MF, 14, A, 22, R, 17, AR, 19, AG, 20, FR, 18, AB, 19, dan FA, 22.

Dalam keterangan press confrence Kapolsek Cengkareng Kompol H Khoiri SH MH mengungkapkan kronologi kejadian. Menurut Khoiri, saat kejadian sekira pukul 23.00 WIB tersangka A bersama rombongannya dengan mengendarai 12 sepeda motor datang dari arah Kampung Gusti menuju sebuah warnet Taniwan, dan bertemu dengan tersangka RA
Kemudian mengajaknya untuk melakukan tawuran di daerah Jelambar,

Setibanya di kawasan Jembatan Genit, korban yang kebetulan lewat dengan menggunakan sepeda motor berbonceng tiga orang hendak memutar arah diketahui oleh tersangka. Lalu korban dikejar dan langsung membacok kedua korban

“Para pelaku yang melihat korban langsung menyerangnya dengan menggunakan senjata tajam jenis celurit,” Ungkap Khoiri, Kamis (06/09/18)

Masih lanjut dikatakannya, atas kejadian tersebut, korban melaporkan ke Polsek Cengkareng. Alhasil, pihaknya meringkus sembilan pelaku pengroyokan pada (03/09)

Dari keterangan para tersangka, mereka menamai kelompoknya geng motor Slow dan baru berdiri tiga bulan

“Jadi mereka ini menamakan geng motor Slow,” Katanya

Akibat perbuatannya, sembilan tersangka harus merasakan dinginnya di balik jeruji besi dengan ancaman Pasal 170 juncto Pasal 55–56 KUHP dan atau Pasal 358 ke 1e KUHP,” ucapnya.( lisin/ls).

PRAJURIT SATLINLAMIL SURABAYA LATIH KEMAMPUAN MENEMBAK

Jakarta, 6 September 2018 ——- Prajurit Satuan Lintas Laut Militer (Satlinlamil) Surabaya mengikuti latihan menembak senjata laras panjang dan pistol di lapangan tembak Krida Braja, AAL, Bumimoro, Surabaya, Kamis (6/9). Latihan menembak ini merupakan bagian dari program kerja Staf Operasi (Sops) Satlinlamil Surabaya untuk triwulan III tahun 2018.

Kegiatan ini dimaksudkan sebagai upaya pembinaan personel Satlinlamil Surabaya agar senantiasa memiliki kemampuan dasar sebagai prajurit dalam menembak.

“Kegiatan latihan tersebut diikuti oleh sekitar 43 orang terdiri dari 12 perwira dari unsur KRI dan Staf menembak laras pendek menggunakan pistol jenis Sig Sauer dan 30 prajurit Bintara dan Tamtama menembak laras panjang menggunakan senjata jenis SS1,” kata Komandan Satlinlamil Surabaya Kolonel Laut (P) Heri Prihartanto yang juga turut dalam latihan tersebut.

Dansatlinlamil Surabaya menjelaskan, sebelum melaksanakan penilaian, para petembak laras pendek maupun laras panjang diberi kesempatan untuk melaksanakan tembak percobaan dengan lima peluru.

”Untuk penilaian menembak laras pendek jenis Slow Fire dilaksanakan dua kali dengan masing-masing sepuluh peluru, dan untuk penilaian menembak laras panjang dilaksanakan dengan tiga sikap yaitu tiarap, duduk dan berdiri masing-masing menggunakan sepuluh peluru,”kata Dansatlinlamil Surabaya.

Ia menambahkan, bahwa latihan ini dilaksanakan secara berkala untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuan teknik senjata maupun teknik menembak.

“Selain itu pula, latihan ini untuk melatih kemahiran menembak baik secara perorangan maupun tim (kesatuan) sehingga mampu menggunakan senjata dengan baik sesuai prosedur dan aturan yang berlaku,” pungkasnya. ( lisin)

WAKAPOLSEK BATU CEPER TINJAU 14 RUMAH KONTRAKKAN YANG TERBAKAR DI LALAP API SI JAGO MERAH

Batu ceper –  kebakaran kembali terjadi menimpa  14 unit rumah kontrakan, di  Blok Sukadamai Rt.02/04 Kel. Porisgaga Kec. Batuceper Kota Tangerang. Pemilik rumah kontrakan ini bernama SUBHEKI alamat Kampung  Asem Kel. Semanan Kec. Kalideres Jakbra dan SARIPUDIN beralamat Blok Sukadamai Rt. 02/04 Kelurahan  Porisgaga Kecamatan Batuceper Kota Tangerang ( kamis, 06/09/2018).

Wakapolsek Batu ceper Akp Gunawan.S.Ap beserta 10 orang anggotanya untuk ikut berperan serta untuk meninjau dan  bergotong royong untuk memadam kan Si jago Merah , terpantau api sangat besar yang menimpa warga masyarakat yang terkena musibah kebakaran tersebut.

Menurut keterangan dari saksi yang melihat kejadian ini api berasal dari rumah kontrakan yang di huni oleh Yono,pekerjaanya ojek online , menurut saksi  diduga api berasal dari kasur yang dibakar oleh Yoga ( anak dari Yono ) yang mempunyai penyakit epilepsi ( ayan ).

kemudian api merambat cepat  keatas atap rumah akhirnya membakar 14 unit rumah kontrakan dan warga  berusaha memadamkan api tersebut  namun karena api semakin membesar, warga pun tidak sanggup memadamkan si jago merah tersebut, kemudian api berhasil dipadamkan oleh 4 unit mobil pemadam kebakaran Kota Tangerang, atas kejadian tersebut tidak ada  kerugian jiwa dan sementara  kerugian materi belum bisa ditaksir.

Anggota polsek batu ceper  pawas IPDA BAMBANG ANTORO , SH beserta 10 anggota yang di pimpin Waka Polsek Batuceper AKP GUNAWAN, S.AP segera mendatangi dan mengamankan lokasi terjadinya Kebakaran tersebut,  selanjutnya kasus ditangani oleh Unit Reskrim Polsek Batuceper guna penyelidikan lebih  lanjut.

Atas Kejadian kebakaran tersebut  warga yang terkena  musibah sedang berduka atas apa  yang dialaminnya. ” Semoga kami  di berikan bantuan secepatnya oleh pihak Pemerintah Kota Tangerang dan pihak instansi terkait lainnya seperti Dinas Sosial Kota Tangerang.” ucap warga Lirih (Lisin/Is)

Sambut HUT Ke-73 TNI AL, Koarmada I Gelar Bhakti Sosial Kesehatan di Jakarta Utara

Jakarta, 6 September 2018,– Dalam rangka menyambut Hari Ualang Tahun (HUT) ke-73 TNI AL, Koarmada I menggelar kegiatan sosial berupa pelayan kesehatan kepada masyarakat Muara Angke Jakarta Utara, Kamis (6/9). Kegiatan Bhakti Sosial Kesehatan tersebut digelar di Gedung ADPEL Muara Angke, Kelurahan Pluit, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara.

Kegiatan Bhakti Sosial Kesehatan tersebut ditinjau langsung oleh Asisten Potensi Maritim (Aspotmar) Pangkoarmada I Kolonel Laut (P) Ivan Gatot Prijanto, S.E., Kepala Dinas Kesehatan Koarmada I Kolonel Laut (K) dr. Gigih Imanta Jayantri, SP. PD., dan Kadispotmar Koarmada I yang diwakili Letkol Laut (KH) Budi Amin, S.E.

Bhakti sosial kesehatan yang diselenggarakan oleh Dinas Kesehatan (Diskes) Koarmada I ini bertujuan untuk membantu meningkatkan derajat kesehatan masyarakat umum yang kurang mampu. Disamping itu juga merupakan wujud kepedulian TNI Angkatan Laut dalam hal ini Koarmada I dengan masyarakat.

Dalam Kegiatan Bakti Sosial Kesehatan tersebut, Diskes Koarmada I memberikan pelayanan kesehatan kepada 854 masyarakat dengan rincian, Poli Umum mengobati 754 pasien, Poli Gigi mengobati 80 pasien dan pelayanan KB sebanyak 20 pasien. ( lisin).

Tingkatkan Kerjasama Taktis, Tim F1QR Lantamal II Padang Gelar Simulasi Latihan Operasi Laut

Jakarta, 6 September 2018,– Dalam skenario Latihan Operasi Matra Laut Fleet One Quick Response (F1QR) Lantamal II berhasil menangkap dan mengamankan KM. Bina Sumber Jaya yang membawa narkotika jenis sabu-sabu di Perairan Sumatera Barat, hal tersebut untuk mempertajam insting dan kepekaan dalam melaksanakan tugas, Kamis (6/9).

Mendapat informasi dari Interpol bahwa akan ada kapal yang masuk ke Indonesia melalui Samudera Hindia menuju Perairan Sumatera Barat, maka Satrol Lantamal II mengerahkan KAL Sinyaru dan Tim F1QR Lantamal II yang terdiri dari anggota Satrol Lantamal II dan Yonmarhanlan II dengan menggunakan dua Sea Rider melaksanakan pengejaran.

Dalam latihan tersebut, Tim F1QR berhasil menemukan kapal yang dimaksud dan melaksanakan pengejaran. Dalam pengejaran tersebut terjadi kontak tembak sehingga terjadi korban jiwa berjumlah 2 orang yang berasal dari pengawal kapal KM. Bina Sumber Jaya yang bersenjata.

Setelah dilaksanakan penangkapan dan penggeledahan didapat bungkusan yang mencurigakan dan dilaksanakan pengecekan dan didapat narkotika jenis sabu-sabu. Kemudian Tim F1QR melaporkan ke komando atas bahwa telah berhasil menangkap dan melumpuhkan target dengan barang bukti berupa 1 unit Kapal KM. Bina Sumber Jaya dengan jumlah ABK 6 orang dan 1 Nahkoda dengan keterangan 2 orang tewas, 5 orang masih hidup, 3 pucuk senjata laras panjang, dan narkotika jenis sabu seberat kurang lebih 100 kg. Selanjutnya tawanan dibawa ke KAL Sinyaru untuk diamankan, lalu kapal tangkapan dan barang bukti di kawal ke pos terdekat untuk dilaksanakan penanganan lebih lanjut.

Menurut Komandan Satrol Lantamal II Kolonel Laut (P) Joko Triwanto bahwa latihan ini untuk mendukung, membina dan menyelenggarakan operasi keamanan laut dalam rangka penegakan hukum di laut. Harapannya latihan ini dapat membekali para peserta latihan agar mampu memenuhi kebutuhan organisasi, terutama dalam melaksanakan penindakan insiden di laut.

“Latihan ini merupakan rangkaian dari Latihan Operasi Matra Laut F1QR Lantamal II TW III Tahun Anggaran 2018, yang meliputi latihan teori yang dilaksanakan dari tanggal 3 September hingga saat ini dilaksanakan latihan praktek di laut”, imbuh Dansatrol. ( lisin)

Ringkus Geng Motor Slow, Polsek Cengkareng Amankan 9 Pelaku

Sembilan orang tersangka diantaranya RA (20), BS (15), NS (17), GF (16), E (16), AS (16), MF (13), A (22), dan R (17) diamankan jajaran unit reskrim Polsek Cengkareng Polres Metro Jakarta Barat akibat perbuatannya melakukan pengeroyokan terhadap dua orang korban di Jalan Jembatan Genit, Kedaung Kali Angke, Cengkareng Jakarta Barat pada Sabtu (01/09) malam

Dalam keterangan press confrence Kapolsek Cengkareng Kompol H Khoiri SH MH mengungkapkan kronologi kejadian. Menurut Khoiri, saat kejadian sekira pukul 23.00 WIB tersangka A bersama rombongannya dengan mengendarai 12 sepeda motor datang dari arah Kampung Gusti menuju sebuah warnet Taniwan, dan bertemu dengan tersangka RA
Kemudian mengajaknya untuk melakukan tawuran di daerah Jelambar.

Setibanya di kawasan Jembatan Genit, korban yang kebetulan lewat dengan menggunakan sepeda motor berbonceng tiga orang hendak memutar arah diketahui oleh tersangka. Lalu korban dikejar dan langsung membacok kedua korban

“Para pelaku yang melihat korban langsung menyerangnya dengan menggunakan senjata tajam jenis celurit,” Ungkap Khoiri, Kamis (06/09/18)

Masih lanjut dikatakannya, atas kejadian tersebut, korban melaporkan ke Polsek Cengkareng. Alhasil, pihaknya meringkus sembilan pelaku pengroyokan pada (03/09)

Dari keterangan para tersangka, mereka menamai kelompoknya geng motor Slow dan baru berdiri tiga bulan”Jadi mereka ini menamakan geng motor Slow,” Katanya

Akibat perbuatannya, sembilan tersangka harus merasakan dinginnya di balik jeruji besi dengan ancaman pasal 170 KUHP. ( lisin/ls).

Bersama 3 Pilar Polres Jakarta Barat Gelar Sosialisasi Saber Pungli

DALAM Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 87 tentang Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar (Satgas Saber Pungli) disebutkan, Tim Saber Pungli merupakan salah satu bagian kebijakan pemerintah dalam melaksanakan reformasi di bidang hukum sebagai bentuk upaya menciptakan pemerintahan yang bersih, jujur dan adil guna mewujudkan penegakan hukum. Terkait Perpres tersebut, dalam rangka mewujudkan pelayanan publik yang bersih dan bebas dari pungli, Polres Metro Jakarta Barat menggelar kegiatan Sosialisasi Saber Pungli, Kamis (06/09/2018).

Kegiatan yang digelar di aula lantai III Polsek Tanjung Duren ini dihadiri di antaranya Kasat Binmas Polres Jakarta Barat AKBP Lilik Haryati, SH, MH selaku narasumber dan Sub Unit Pencegahan Saber Pungli Jakarta Barat, Kapolsek Tanjung Duren Kompol Lambe Patabang Birana, S.Ik beserta jajaran, personil Polsek Cengkareng dan Inspektorat Pembantu Walikota Jakarta Barat Danken.

Dalam kesempatan tersebut Kasat Binmas Polres Jakarta Barat AKBP Lilik Haryati, SH, MH menyampaikan definisi tentang Pungutan Liar, yakni suatu tindakan yang sengaja dilakukan untuk pemungutan biaya dalam jumlah tertentu dengan tujuan untuk memperoleh keuntungan pribadi.

Secara hukum, kata Lilik, pungli merupakan tindakan ilegal yang merugikan perorangan maupun masyarakat, dengan dasar hukumnya antara lain Undang-Undang No. 11 Tahun 1980 tentang Tindak Pidana Suap Pasal 3 dan KUHP Pasal 368 tentang Pemerasan.

“Dampak pungli menimbulkan ketidakpercayaan masyarakat kepada pemerintah, Rusaknya tatanan masyarakat, menghambat pembangunan, merugikan masyarakat dan Ekonomi biaya tinggi,” AKBP kata Lilik Haryati.

Hal senada diungkapkan Kapolsek Tanjung Duren bahwa Saber Pungli merupakan salah satu program Pemerintah Presiden Joko Widodo – Jusuf Kalla yang telah di tetapkan dalam Nawacita sebagai agenda prioritas pembangunan. “Pak Presiden sangat serius untuk memberantas pungli, karena untuk memperbaiki sistem pelayanan pemerintah kepada masyarakat,” ujarnya.

Kapolsek menambahkan, pungli sangat merusak sendi-sendi kehidupan masyarakat, sehingga tak bisa dibiarkan. “Pungli yang biasa ditemui dalam keseharian merupakan pelanggaran hukum. Dengan demikian, masyarakat diminta untuk tidak menjadikannya sebagai budaya dan muncul kemauan untuk melaporkan oknum yang melakukan,” tutup Kapolsek.( lisin/ls).

DEKLARASI MEWUJUDKAN PILEG DAN PILPRES 2019 YANG AMAN, DAMAI DAN SEJUK DI WILKUM POLSEK KEMBANG JANGGUT

KUKAR – Kapolsek Kembang Janggut Polres Kukar memprakarsai kegiatan Deklarasi mewujudkan Pileg dan Pilpres 2019 yang aman, damai dan sejuk.
Kamis (06/09/2018) jam 09.00 wita.

Pada hari Kamis, 06 September 2018 pukul 09.00 wita bertempat di Gedung BPU Desa Kembang Janggut Kec. Kembang Janggut Kab. Kukar dilaksanakan kegiatan Deklarasi Mewujudkan Pileg dan Pilpres 2019 Yang Aman, Damai Dan Sejuk di Wilayah hukum  Polsek Kembang Janggut bersama Muspika, Para Kades se Kec. Kembang Janggut,Toga, Tomas, Toda, Todat, Ormas, Komunitas dan para Pengurus Partai di Kec. Kembang Janggut dalam rangka Pileg dan Pilpres Tahun 2019.

Adapun Tema Deklarasi sebagai Deklarasi Mewujudkan Pileg dan Pilpres 2019 Yang Aman, Damai dan Sejuk serta Menolak segala Bentuk Provokasi Pemecah Belah Bangsa.

Nampak hadir dalam kegiatan tersebut diantaranya
1. SUHARTONO Skm (Sekcam Kec. Kembang Janggut).
2. AKP. M PURWOKO ( Kapolsek Kembang Janggut).
3. KAPTEN. INF. TARMUJI (Danramil Kembang Janggut).
4. BARTOLO MEUS RAMBUNG (Ketua PPK Kec. Kembang Janggut).
5. IRADATULLAH Pag ( Panwascam Kec. Kembang Janggut).
6. KASMAN (Ketua Bumdes Kaltim).
7. Para Kades se Kec. Kembang Janggut.
8. Perwakilan Perusahaan yg ada di Kec. Kembang Janggut.
10. Pengurus Parpol peserta Pemilu Tahun 2019 dari PDIP (TAMAT) , GOLKAR (DOLI), NASDEM (JERNI), PAN (ARSUNI), PPP (MURDOWO), DEMOKRAT (BURHAN), Ormas, Komunitas, Toga, Toda, Tomas, Todat dengan jumlah Undangan seluruhnya kurang lebih 100 orang.

Dalam Deklarasi tersebut  Kapolsek Kembang Janggut menyampaikan bahwa saat ini sudah memasuki tahapan pemilu dan Tahapan selanjutnya memasuki tahapan pendaftaran para calon, apa yang kita laksanakan dalam acara ini janganlah hanya sebagai Ceremonial.

” kita harus bersama-sama mensukseskan Pileg dan Pilpres 2019 dalam keadaan aman dan kondusif., Bersama unsur Muspika dan Institusi terkait serta masyarakat menjadikan Pileg dan Pilres tahun 2019 yang aman, damai dan sejuk di wilkum Polsek Kembang Janggut.” kata  AKP. M PURWOKO

Saya juga berharap kepada pasangan calon legislatif bisa memberi contoh yang terbaik kepada masyarakat dgn cara menjaga situasi yang kondusif jangan memprovokasi serta bijak dalam menggunakan Media Sosial.” Pangkasnya.

Semoga dengan dilaksanakannya Deklarasi Damai khususnya kepada Penyelenggara Pemilu dan unsur terkait bisa melaksanakan fungsinya masing-masing  dalam setiap tahapan Pileg dan Pilpres 2019 sehingga nantinya dapat berjalan sukses, aman, damai dan sejuk khususnya di Wilkum Polsek Kembang Janggut.

Sambutan selanjutnya dari  Danramil Kembang Janggut ”  Mari sama sama menjaga situasi NKRI yang aman dan kondusif.” Tutur danramil

Sedangkan Sekcam Kembang Janggut  mengharapkan  pemilu yang aman dan damai guna terciptanya situasi yang aman kondusif di Wilayah Kembang Janggut.

Sesi akhir kegiatan  Pembacaan Deklarasi Damai dilanjutkan penandatanganan Kesepakatan Pernyataan Damai oleh Perwakilan Toga, Tomas, Toda, Todat, Perwakilan Partai dan Muspika yang dibacakan oleh HASNI, Spd. serta  Menyanyikan Lagu Padamu Negeri.

Dari Pantauan awak media Kegiatan selesai pukul 11.45 wita dalam keadaan tertib, aman dan terkendali.(lisin/ls/idn/ Aba – 007 ).

POLSEK KEMBANG JANGGUT GELAR APEL KESIAP SIAGAAN PENANGGULANGAN KARHUTLA

KUKAR – Kapolsek Kembang Janggut AKP M. PURWOKO prakarsai Apel Kesiap Siagaan dalam rangka Penanggulangan Karhutla., Kamis (06/09/2018) jam 08.30 wita.

Bertempat di Halaman Gedung BPU Desa Kembang Janggut Kecamatan Kembang Janggut Kabupaten Kutai Kartanegara telah dilaksanakan Apel Kesiap Siagaan Dalam Rangka Penanggulangan Karhutla di Wilkum Polsek Kembang Janggut bersama Dinas Instansi, para Kepala Desa dan warga masyarakat Kembang Janggut.

Hadir dalam kegiatan tersebut sebagai berikut :
1. AKP M. PURWOKO (Kapolsek Kembang Janggut).
2. KAPTEN INF.TARMUJI (Danramil Kembang Janggut).
3. Para Kapala Desa se Kecamatan Kembang Janggut.
4. Tomas, Toga, Toda, Todat.
5. Perwakilan Perusahaan.
5. Masyarakat Peduli Api (MPA).
6. Pelajar SMAN 1 Kembang Janggut.

Aadapun  rangkaian kegiatan sebagai Berikut :
1. Sambutan dari Muspika danTomas.
2. Penyampaian materi (perwakilan) Perusahaan PT. Silva Rimba Lestari disampaikan oleh   LUKAS tentang Pengenalan apa itu Api & Kebakaran dan Upaya Evakuasi /Penyelamatan. sedang kan IRWAN TANDIARRANG menyampaikan materi Fenomena Kebakaran dan Tekhnik / Upaya Pemadaman Kebakaran, baik terhadap Gedung / Bangunan atau Kebakaran Hutan dan Lahan.
3. Penyerahan bantuan Peralatan Pemadam Kebakaran dan Peralatan lainnya dari PT. Silva Rimba Lestari.
4. Peragaan / Demo Pemadaman Kebakaran oleh Tim MPA dipandu Tim Pemadam Kebakaran PT. Silva Rimba Lestari selaku Instruktur.

Lanjut Kapolsek Kembang Janggut, kegiatan ini dilaksankan dengan maksud dan tujuan sebagai bahan pembelajaran bagi petugas dan masyarakat pada umumnya dalam upaya menanggulangi Bencana baik Kebakaran Gedung/Bangunan atau Kebakaran Hutan dan Lahan.

” Kegiatan ini disamping merupakan Program Nasional yang dicanangkan oleh Pemerintah Pusat, tidak terlepas pula dengan 7 Program Prioritas Kapolres Kutai Kartanegara AKBP ANWAR HAIDAR, S.IK, M.SI, kata Kapolsek Kembang Janggut Polres Kutai Kartanegara AKP M.PURWOKO.”  pangkasnya kepada awak media. (lisin/ls/idn/ Aba – 007 ).

Polsek Tangerang Kota tangkap Penyelundup Sabu ke dalam Lapas tangerang

Polsek Tangerang Kota mengungkap pemasok narkoba ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) di Tangerang. Dalam pengungkapan kasus tersebut, polisi menyita barang bukti 300 gram sabu dalam kemasan makanan ringan.

Tersangka Solihin Januar (21 tahun) yang juga tukang parkir itu disergap tim buser pimpinan Bripka Nico Wibowo Santoso di depan Lapas Pemuda Klas II Tangerang, Selasa (4/9/2018).

Kapolsek Tangerang Kota, Kompol Ewo Samono menjelaskan, pengungkapan bermula dari informasi akan adanya pemasok sabu yang menyamar sebagai pengunjung di Lapas Pemuda Klas IIA Tangerang. Anggotanya langsung berkordinasi dengan pihak lapas.

“Dari hasil pemeriksaan pengunjung, kami menangkap Januar dengan barang bukti 3 paket sabu. Narkoba itu disembunyikan dalam bungkus makanan ringan dan teh berbentuk kotak,” ujar Kapolsek di Lapas Pemuda Klas II A Tangerang, Rabu (5/9/2018) kemarin.

Setelah diinterogasi, lanjut Kapolsek,  pelaku mengaku nekat menyelundupkan sabu atas permintaan AB, seorang napi penghuni lapas tersebut. Belakangan terungkap, Januar sudah tiga kali menyelundupkan sabu ke lapas yang mayoritas dihuni tahanan narkoba.

Kepada penyidik, ungkap Kapolsek, tukang parkir itu mengaku diberi upah sebesar Rp 500 ribu untuk sekali pengiriman. Barang haram itu didapat Januar dari seseorang yang tak dikenal di kawasan Neglasari, Kota Tangerang.

“Pelaku tergiur dengan upah yang dijanjikan pemesan. Karena hasil dari markir tak mencukupi kebutuhan hidupnya,” terang Kapolsek.

Saat ini Polsek Tangerang Kota masih menyelidikinya guna mengungkap kasus tersebut.

Akibat perbuatannya, Januar terancam dijerat pasal 114 ayat 2 Undang-Undang RI Nomor 34 tentang penyalahgunaan narkotika dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara.

“Kasus ini akan kita kita kembangkan untuk membongkar jaringan pemasok sabu ke lapas,” pungkas Kapolsek.( Lisin/ls).