Dispora Kota Tangerang dan Pertina Gelar Pelatihan Pelatih Tinju Tingkat Dasar, Cetak Calon Pembina Atlet Muda

SIDIKPOST| Kota Tangerang — Dalam rangka meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang olahraga, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Tangerang bekerja sama dengan Pengurus Kota Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pengkot Pertina) menggelar Pelatihan Pelatih Tingkat Dasar Cabang Olahraga Tinju, Rabu (29/10/2025), di Ruang VVIP Stadion Benteng Reborn, Kota Tangerang.

Kegiatan pelatihan yang digelar secara gratis ini berlangsung selama tiga hari (29–31 Oktober 2025) dengan menghadirkan narasumber berkompeten. Hari pertama diisi oleh Wakil Ketua DPRD Kota Tangerang Andri S. Permana, sedangkan hari kedua dan ketiga dipandu langsung oleh Pahotma Halomoan S. dari Pengurus Pusat Pertina.

Pelatihan dibuka secara resmi oleh Kepala Dispora Kota Tangerang Kaonang, didampingi Kepala Bidang Olahraga Surya Fani Ritonga. Sebanyak 35 peserta mengikuti pelatihan ini, terdiri atas guru pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan (PJOK) dari jenjang SD, SMP, SMA, serta perwakilan sasana tinju yang aktif di wilayah Kota Tangerang.

Dorong Lahirnya Pelatih Baru di Kota Tangerang

Kepala Dispora Kota Tangerang Kaonang menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan menumbuhkan pelatih-pelatih baru yang siap membina atlet muda dan mengembangkan potensi cabang olahraga tinju di daerah.

“Di cabang olahraga tinju, Kota Tangerang masih kekurangan pelatih. Maka itu kami berkolaborasi dengan Pertina untuk mengadakan pelatihan dasar ini,” ujar Kaonang.

Saat ini, lanjutnya, terdapat delapan sasana tinju aktif yang tersebar di sejumlah kecamatan. Diharapkan, setelah pelatihan ini, para peserta dapat kembali ke sekolah maupun sasana masing-masing untuk melatih dan membina calon atlet muda berprestasi.

Menuju Kejuaraan Tinju Terbuka Piala Wali Kota Tangerang

Tak hanya pelatihan, Dispora dan Pengkot Pertina juga tengah menyiapkan Kejuaraan Tinju Tangerang Terbuka Piala Wali Kota Tangerang 2025 yang akan digelar 25–29 November 2025 di GOR Nambo Krida Arena, Jalan M. Toha, Karawaci.

Kejuaraan tersebut akan mempertemukan atlet kategori school boy/girl dan junior putra-putri, mewakili pengurus kota dan kabupaten se-Indonesia.

“Kejuaraan ini menjadi wadah pembinaan berjenjang bagi atlet muda, sekaligus sarana menumbuhkan semangat sportivitas dan mental juang,” tambah Kaonang.

Peserta Antusias, Nilai Pelatihan Sangat Bermanfaat

Salah satu peserta, Andes Respati Hiwarani, guru olahraga dari salah satu sekolah di Kota Tangerang, mengaku pelatihan ini memberikan banyak wawasan baru.

“Pembekalan ini sangat bermanfaat bagi kami para guru olahraga untuk membina olahraga tinju di sekolah. Dengan dasar pelatihan ini, kami bisa menyalurkan minat dan bakat siswa secara lebih terarah,” ujarnya. (ADV)

Dispora Kota Tangerang Segera Bagikan Bonus Dan Beasiswa Bagi Atlet Juara Porprov VI Banten

SIDIKPOST | Kota Tangerang, Atlet Kota Tangerang yang meraih juara pada Porprov VI Banten akan diguyur bonus.

Menurut Kepala Dinas Pemuda Olahraga Kota Tangerang Kaonang Bahwa Nilainya bervariatif. Peraih medali emas Rp25 juta, perak Rp 20 juta, dan perunggu Rp15 juta. Sedangkan untuk pelatih akan mendapatkan bonus sebesar Rp5 juta.

“Untuk mendapatkan bonus tersebut, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Tangerang memberikan sejumlah syarat. Berikut ini beberapa syarat yang harus dilengkapi,”Ungkapnya, Jumat ( 03/03)

Sertifikat sebelumnya sudah diserahkan panitia pelaksana kepada para atlet setelah pertandingan selesai.

2. Ada foto-foto saat pengalungan medali di podium. Serta foto-foto saat pertandingan sebagai pendukung.

3. Memiliki nomor rekening Bank BJB serta nomor NPWP. Keduanya difotocopy. Nomor rekening untuk transfer pembayaran dan nomor NPWP untuk pemotongan pajak.

4. Bagi nomor beregu atau kelompok cukup melampirkan berkas satu nama saja sebagai penerima penghargaan.

Empat berkas yang disyaratkan Dispora sebagai pendukung untuk pemberian bonus yang nantinya akan ditransfer pembayarannya ke rekening masing-masing atlet.

Selain itu ,Dispora meminta segera kelengkapan berkas diserahkan paling lambat hari Kamis tanggal 9 Maret 2023.

Lebih lanjut, DR (c) Kaonang S.Sos, MM Kadispora Kota Tangerang diruang kerjanya mengatakan, dirinya menilai untuk dunia Olahraga di Kota Tangerang sangat bersyukur karena selama ini yang tadinya tidak memiliki Venue atau sarana dan prasarana Olahraga yang memadai saat ini beberapa Venue untuk beberapa Cabang Olahraga sudah tersedia dengan lengkap seperti Cabor menembak, Cabor softball, Cabor motor cross dan Gedung Olah Raga (GOR ) disetiap kecamatan, Kata Kaonang,Rabu (1/3/2023).

Lebih lanjut Kadispora menjelaskan,selain sarana juga disiapkan prasarananya seperti alat alat tanding yang di sediakan secara lengkap berstandar Nasional dan Internasional seperti Venue panjat tebing yang sekarang sudah berstandar internasional dan sudah terverifikasi dengan datangnya Tim verifikasi langsung dari luar negeri

Lanjut Kadis Dispora ,disisi lain terkait Bonus apresiasi terhadap para Atlit dan pelatih selain mendapatkan Bonus apresiasi para Atlit juga mendapatkan Beasiswa kuliah gratis sampai lulus dan bukan hanya itu saja juga mendapatkan uang saku sebesar Rp 4 juta rupiah dan untuk masalah Beasiswa semua di Tanggung diluar dana APBD

Menurut Kadis yang berjalan tahapan pertama sebanyak 37 orang,begitu juga yang diproritas ada adalah para Atlet yang beregu

“Apresiasi ini semua guna memperhatikan buat masa depan para Atlet itu sendiri agar kedepan nya mampu mempersiapkan dirinya untuk menghadapi daya saing yang lebih maju dan tidak menjadi minder dalam tingkat pendidikan nya dan bisa menjadi kebanggaan baru buat diri sendiri,” Pungkas Kaonang

( ADV)

Pengadaan Pakaian Tanding Popda Akan di Laporkan Ke APH, Ini Tanggapan Kadispora Kota Tangerang !

SIDIKPOST | Kota tangerang , Di Duga Pengadaan pakaian tanding untuk kontingen dari Kota Tangerang dalam pelaksanaan Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Banten 2022 amburadul.

hal itu di sampaikan oleh Praktisi dan pengamat kebijakan publik Hendri Zein, menurutnya pelaksanaan paket pengadaan pada Dinas Kepemudaan  Dan Olah Raga Kota Tangerang yang dilaksanakan melalui proses pemilihan/Tender, yaitu paket Pakaian tanding POPDA, diketahui bahwa paket pengadaan tersebut dilaksanakan sebanyak 2 (dua) kali tender, setelah tender pertama gagal dengan alasan tidak ada peserta yang lulus evaluasi penawaran.

“Setelah dilakukan evaluasi kepada 5 peserta yang memasukan dokumen penawaran oleh Pokja Pemilihan, ditetapkan pemenang tender paket Pakaian tanding POPDA dengan harga penawaran terendah ke 4 (Empat) sebesar Rp. 837.152.488,00. Sesuai dengan jadwal  tahapan tender telah dilakukan penandatanganan kontrak dimulai pada tanggal 23 Mei 2022 – 27 Mei 2022 dengan 1 kali perubahan” Ujar hendri Zein

Menurut Hendri Zein, waktu kontrak pengadaan dengan penyerahan pakaian tanding tersebut tidak sesuai. Pemenang tender, kata dia, baru melakukan tanda tangan kontrak pada 23 Mei hingga 27 Mei 2022, tetapi pada 1 Juni 2022, pakaian sudah diserahkan dan dikenakan kontingen.

“Tanggal kontrak dengan penyerahan barang sangat berdekatan. Jadi ada kemungkinan barang itu sudah disiapkan sebelum proses tender. Nah, jadi ada potensi pengaturan tender, dan tentunya ini melanggar UU Tipikor, karena ada potensi korupsinya,” ujarnya kepada Awak Media, Senin 6 Juni 2022.

Hendri Zein mengungkapkan, pengadaan barang dengan total nilai harga perkiraan sendiri (HPS) sebesar Rp 866.421.191,60 seperti baju dan sepatu tanding yang di gunakan oleh cabor tidak sesuai dengan spesifikasi. Dia menyebut, pakaian tanding tidak orisinal yang di keluarkan oleh produsen merk tertentu .

“Ada indikasi tidak sesuai dengan spesifikasi. Contohnya untuk cabor basket itu banyak yang cacat produksi. Lalu, sepatu atlet kualitasnya bukan asli, tetapi KW, Jelas ini amburadul,” ungkapnya.

Hendri Zein pun meminta pejabat pembuat komitmen (PPK) untuk memeriksa, bahkan menolak barang-barang pengadaan tersebut, Dia menegaskan, akan melakukan pelaporan kepada APH terkait hal ini.

“Apabila dilakukan pembayaran, maka akan menimbulkan kerugian. Saya juga siap melaporkan pekerjaan tersebut kepada APH.

Menanggapi Hal tersebut Kaonang S.Sos MM Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga kota tangerang menyampaikan bahwa berdasarkan laporan PPK seluruh barang sudah di periksa dan sesuai dengan spesifikasi yang ada

. “Kurang tepat kalo ada yang KW dan lain lain , Kalo benar tidak sesuai spesifikasi dari awal kita punya komitmen untuk menolak dan tidak akan membayarnya,” Pungkas Kaonang saat dikonfirmasi awak media

( SDP )