Polisi Edukasi Pelajar SMA Negeri 1 Sanga Sanga

SIDIKPOST| SANGA SANGA – Dalam upaya meningkatkan kesadaran tertib berlalu lintas di kalangan pelajar, jajaran Satlantas Polres Kutai Kartanegara melaksanakan kegiatan sosialisasi keselamatan berkendara kepada siswa dan siswi SMA Negeri 1 Sanga Sanga pada Senin (11/5/2026).

 

Kegiatan yang dimulai pukul 09.35 Wita tersebut berlangsung di lingkungan sekolah yang beralamat di Jalan Drs. Syahril Dahlan RT 01, Kelurahan Sanga Sanga Dalam, Kecamatan Sanga Sanga, Kabupaten Kutai Kartanegara.

 

Sosialisasi ini dilaksanakan sebagai bentuk edukasi kepada para pelajar mengenai pentingnya keselamatan saat berkendara, mematuhi aturan lalu lintas, serta menumbuhkan budaya disiplin di jalan raya guna mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas di kalangan remaja.

 

Kegiatan dipimpin oleh personel Unit Kamsel Satlantas Polres Kutai Kartanegara bersama Bhabinkamtibmas Polsek Sanga Sanga, yakni IPDA Fabiola Umaida, S.Trk selaku Kanit Kamsel Lantas Polres Kutai Kartanegara, AIPTU Ety Ferawati, AIPDA Suparno, AIPDA Rahmad Effendi, serta BRIGPOL Dian.

 

Dalam penyampaian materi, para pelajar diberikan pemahaman tentang pentingnya menggunakan helm standar, mematuhi rambu lalu lintas, tidak menggunakan knalpot brong, serta larangan mengendarai kendaraan secara ugal-ugalan maupun menggunakan ponsel saat berkendara.

 

Kegiatan sosialisasi berlangsung hingga pukul 11.30 Wita dalam keadaan aman, tertib, dan mendapat respons positif dari pihak sekolah maupun para siswa.

 

Kapolsek Sanga Sanga IPTU Wahid menyampaikan bahwa kegiatan edukasi seperti ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran para pelajar untuk menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas demi terciptanya keamanan dan ketertiban di wilayah hukum Polres Kutai Kartanegara. (*)

Camat Tangerang : PKK dan Posyandu Jadi Pilar Utama Ketahanan Keluarga di Kota Tangerang

SIDIKPOST| Kota Tangerang – Camat Tangerang Yudi Pradana S.H  memberikan apresiasi terhadap kegiatan Pembinaan dan Evaluasi 10 Program Pokok PKK serta peninjauan pelaksanaan enam Standar Pelayanan Minimal (SPM) di Posyandu Flamboyan, Kelurahan Babakan, Kecamatan Tangerang.

 

Menurut Yudi Pradana, kegiatan tersebut merupakan langkah nyata Pemerintah Kota Tangerang dalam memperkuat ketahanan keluarga dan meningkatkan pelayanan dasar masyarakat hingga tingkat lingkungan.

 

“PKK bukan hanya organisasi pendamping, tetapi memiliki peran strategis sebagai garda terdepan dalam membangun keluarga yang sehat, mandiri, dan sejahtera. Program-program seperti ini sangat penting untuk terus diperkuat,” ujar Yudi Pradana, SH.

 

Ia menilai keberadaan kader PKK dan Posyandu selama ini menjadi ujung tombak pemerintah dalam memberikan edukasi, pelayanan kesehatan dasar, hingga pembinaan sosial kemasyarakatan secara langsung kepada warga.

 

“Dedikasi para kader di lapangan patut diapresiasi. Mereka bekerja tanpa mengenal lelah membantu masyarakat, mulai dari pelayanan ibu dan anak, pencegahan stunting, hingga pemberdayaan keluarga,” katanya.

 

Yudi juga menegaskan bahwa pembinaan dan evaluasi secara rutin diperlukan agar seluruh program pemberdayaan keluarga dapat berjalan optimal dan tepat sasaran di seluruh wilayah Kota Tangerang.

 

“Kegiatan evaluasi seperti ini penting agar program pemerintah benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Dengan sinergi antara pemerintah, PKK, dan masyarakat, saya yakin Kota Tangerang akan semakin maju dan sejahtera,” tambahnya.

 

Selain itu, ia berharap seluruh elemen masyarakat terus mendukung program-program pemberdayaan keluarga sebagai bagian dari upaya menciptakan generasi yang sehat, berkualitas, dan berdaya saing.

 

“Ketahanan keluarga adalah fondasi pembangunan daerah. Jika keluarga kuat, maka lingkungan dan kota juga akan semakin kuat,” tutup Yudi Pradana. ( ADV)

Kadishub Achmad Suhaely Dorong SDM Transportasi Unggul, Pemkot Tangerang Gandeng POLTRADA Bali

SIDIKPOST| kota Tangerang -Pemerintah Kota Tangerang dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di bidang transportasi melalui kolaborasi strategis bersama Politeknik Transportasi Darat Bali atau POLTRADA Bali.

 

Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang dilakukan langsung oleh Sachrudin bersama jajaran pimpinan POLTRADA Bali, Kamis (7/5/2026). Kolaborasi ini menjadi langkah penting dalam memperkuat tata kelola transportasi yang modern, aman, dan terintegrasi di Kota Tangerang.

 

Kepala Dinas Perhubungan Kota Tangerang, Achmad Suhaely Dr. SSTP., MBA mengatakan, peningkatan kapasitas SDM merupakan salah satu faktor utama dalam menciptakan pelayanan transportasi publik yang optimal dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

 

“Kerja sama ini menjadi momentum penting bagi Pemerintah Kota Tangerang, khususnya Dinas Perhubungan, untuk meningkatkan kompetensi aparatur di bidang transportasi darat. Kami ingin menghadirkan pelayanan yang profesional, inovatif, dan mampu menjawab tantangan transportasi perkotaan yang terus berkembang,” ujar Achmad Suhaely.

 

Menurutnya, kolaborasi dengan lembaga pendidikan transportasi seperti POLTRADA Bali akan membuka peluang pengembangan kompetensi teknis maupun manajerial bagi SDM Dishub Kota Tangerang.

 

“Dengan dukungan tenaga ahli dan sistem pendidikan yang terarah, kami optimistis kualitas pelayanan transportasi publik, pengelolaan lalu lintas, hingga keselamatan berkendara di Kota Tangerang akan semakin baik,” tambahnya.

 

Ia juga menekankan bahwa transformasi transportasi tidak hanya berkaitan dengan infrastruktur, tetapi juga kualitas manusia yang menjalankannya. Karena itu, peningkatan SDM menjadi prioritas untuk mendukung terciptanya sistem transportasi yang aman, nyaman, dan efisien.

 

Pemerintah Kota Tangerang berharap kerja sama ini dapat berjalan berkelanjutan serta memberikan dampak nyata bagi masyarakat, terutama dalam mendukung mobilitas warga yang semakin dinamis di wilayah perkotaan.

 

“Melalui sinergi ini, kami ingin memastikan pelayanan transportasi di Kota Tangerang semakin maju, tertib, dan mampu memberikan rasa aman serta nyaman bagi masyarakat,” tutup Achmad Suhaely. ( ADV)

KOK Kecamatan Kosambi Gelar Pembinaan Olahraga Sepakbola Usia Dini 10-15 Tahun

SIDIKPOST| Kabupaten Tangerang – KOK Kecamatan Kosambi Melakukan Pembinaan Kegiatan Olahraga Sepakbola Usia Dini Usia 10-15 Tahun. Kegiatan Olahraga Sepakbola Usia Dini Dilaksanakan Di Stadion Mini Gapensa Kecamatan Kosambi Kabupaten Tangerang.(10/05/26)

 

Sukrisna S. Pd Ketua KOK Kecamatan Kosambi Menyampaikan Bahwa Pelaksanaan Kegiatan Pembinaan Olahraga Sepakbola Usia Dini Usia 10-15 Tahun. Generasi Muda yang Berbakat Dan Berpotensi Khususnya Dalam Bidang Olahraga Sepakbola. Dengan Semangat Kebersamaan Dan Pantang Menyerah. Sebagai Motivasi Regenerasi Untuk Lebih Baik Lagi

 

Generasi Muda Yang Berbakat Dan Berpotensi Dalam Bidang Olahraga Sepakbola. Dengan anak-anak kita aktif berolahraga, kita bisa meminimalisir hal-hal negatif dan membangun karakter generasi yang tangguh. Upaya ini menegaskan bahwa pembinaan usia dini adalah prioritas untuk melahirkan atlet sepak bola berbakat di masa depan, Ucap Sukrisna S. Pd Ketua KOK Kecamatan Kosambi.

 

Pelaksanaan Kegiatan Pembinaan Olahraga Sepakbola Di Stadion Mini Gapensa Dihadiri Oleh Sukrisna S. Pd Ketua KOK Kecamatan Kosambi Beserta Sukamto Dan Sbastian Bayu Aji Anggota KOK Kecamatan Kosambi Bersama RW Yanto 014 Kelurahan Salembaran Jata.

 

 

Kendy

33 Personel Satpam Angkatan XXX Siap Jaga Kamtibmas dan Objek Vital di Kutai Kartanegara

SIDIKPOST| Kukar – Sebanyak 33 siswa Pendidikan Dasar (Diksar) Satpam Gada Pratama PT Garda Kedung Jaya Angkatan XXX Tahun 2026 resmi menyelesaikan masa pelatihannya. Penutupan pendidikan tersebut ditandai dengan upacara khidmat yang digelar di Pusdiklat PT Garda Kedung Jaya, Desa Loa Janan Ulu, Kecamatan Loa Janan, Sabtu (09/05/2026).

 

Upacara penutupan dipimpin langsung oleh Kapolres Kutai Kartanegara melalui Kasat Binmas, AKP Sukardi, Kegiatan ini turut dihadiri oleh Direktur PT Garda Kedung Jaya AKBP (Purn) Ruskan, jajaran perwira Sat Binmas Polres Kukar, serta para instruktur pembina.

 

Dalam amanatnya, AKP Sukardi menekankan bahwa Satpam merupakan ujung tombak perusahaan sekaligus mitra Polri yang mengemban fungsi kepolisian terbatas. Ia mengingatkan para lulusan untuk menjaga profesionalisme dan tidak mudah terprovokasi oleh tindakan tidak terpuji yang dapat mencederai marwah profesi Satuan Pengamanan.

 

“Tugas saudara adalah menjaga keamanan dan ketertiban. Jangan sampai Satpam justru turut melakukan tindakan seperti mogok kerja atau demonstrasi, apalagi terlibat tindak pidana. Hal itu sangat bertentangan dengan fungsi dan peranan saudara sebagai satuan pengamanan,” tegas AKP Sukardi.

 

Lebih lanjut, Kasat Binmas meminta para personel Satpam baru ini untuk menjauhkan sifat arogansi saat bertugas di lapangan. Satpam diharapkan mampu menjadi teladan bagi masyarakat serta aktif menjalin koordinasi dengan instansi terkait guna menciptakan situasi Kamtibmas yang kondusif di lingkungan kerja masing-masing.

 

“Terapkan ilmu yang diperoleh selama Diksar sebagai bekal tugas. Tingkatkan kemampuan diri secara berkelanjutan sesuai dengan Perpol No. 4 Tahun 2020 tentang Pengamanan Swakarsa,” imbuhnya.

 

Prosesi upacara diakhiri dengan penanggalan tanda siswa, penyematan pin Gada Pratama, serta penyerahan ijazah kepada 33 peserta. Seluruh rangkaian kegiatan yang dimulai pukul 08.30 WITA hingga 10.00 WITA tersebut berjalan dengan tertib, aman, dan lancar, menandai kesiapan para personel baru ini untuk terjun langsung ke dunia kerja. (*)

Bawa Kabur Motor Teman Satu Rumah, Wanita di Sebulu Diringkus Polisi

SIDIKPOST| Kukar – Tim “Serbu” Reskrim Polsek Sebulu berhasil mengungkap kasus tindak pidana penggelapan satu unit sepeda motor yang melibatkan seorang wanita berinisial WA (25). Pelaku yang sempat melarikan diri ke luar kota tersebut diringkus petugas di wilayah Sangatta Utara, Kabupaten Kutai Timur, setelah membawa kabur motor milik orang yang telah memberinya tumpangan tempat tinggal.

 

Kapolsek Sebulu, Iptu Edi Subagyo, menjelaskan bahwa pengungkapan ini bermula dari laporan korban pada 7 Mei 2026. Korban melaporkan bahwa motor Honda warna putih miliknya dengan nomor plat KT 5180 CBG telah dibawa kabur oleh pelaku sejak Kamis, 23 April 2026.

 

“Saat kejadian, korban sedang berada di Sulawesi. Ia mendapatkan kabar dari tetangganya bahwa motor yang berada di rumahnya di Desa Sebulu Modern telah dibawa oleh pelaku yang selama ini menumpang tinggal di rumah korban,” ujar Iptu Edi Subagyo.

 

Korban sempat berusaha menghubungi pelaku melalui media sosial TikTok dan WhatsApp, namun tidak mendapatkan respon. Atas kejadian tersebut, korban mengalami kerugian materil sebesar Rp28.000.000 (dua puluh delapan juta rupiah).

 

Merespons laporan tersebut, Tim Serbu Polsek Sebulu bergerak cepat melakukan penyelidikan. Berdasarkan informasi lapangan, pelaku terdeteksi berada di Kabupaten Kutai Timur. Bekerja sama dengan Unit Reskrim Polsek Sangatta Utara dan Unit Opsnal Polres Kutim, petugas akhirnya berhasil mengamankan pelaku tanpa perlawanan.

 

Dari hasil interogasi, terungkap fakta bahwa motor hasil penggelapan tersebut ditinggalkan pelaku di sebuah bengkel di kawasan Jalan APT Pranoto, Samarinda Seberang. Pelaku mengaku meninggalkan motor tersebut setelah mengalami kecelakaan lalu lintas, kemudian melanjutkan pelariannya ke Sangatta menggunakan mobil travel.

 

“Tim langsung bergerak menuju Samarinda Seberang untuk mengamankan barang bukti satu unit motor Honda tersebut. Saat ini pelaku beserta barang bukti dan kunci kontak telah diamankan di Mapolsek Sebulu untuk proses hukum lebih lanjut,” tegas Kapolsek.

 

Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 486 UU No. 1 Tahun 2023 tentang KUHP terkait tindak pidana penggelapan, dengan ancaman hukuman penjara yang berlaku sesuai ketentuan hukum. (*)

Polsek Tabang Kawal Kemeriahan Festival Budaya Mecaq Undat 2026

SIDIKPOST| Kukar – Ribuan pasang mata menjadi saksi khidmat dan meriahnya Festival Budaya Mecaq Undat 1000 Lu yang dipusatkan di Lapangan Bola Desa Ritan Baru, Kecamatan Tabang, Sabtu (09/05/2026). Personel Polsek Tabang hadir memastikan seluruh rangkaian prosesi adat syukuran pascapanen tersebut berjalan aman dan kondusif.

 

Kegiatan ini merupakan agenda tahunan masyarakat Dayak Kenyah di Desa Tukung Ritan dan Ritan Baru. Festival ini digelar sebagai bentuk ungkapan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa atas hasil panen padi yang melimpah, sekaligus upaya mempererat semangat gotong royong antarwarga.

 

Kapolsek Tabang, Iptu Yohan Lihu, melalui personel pengamanan di lapangan menyampaikan bahwa kehadiran Polri bertujuan untuk menjamin kenyamanan para tamu undangan serta sekitar 700 warga yang memadati lokasi acara.

 

“Kami bersinergi dengan rekan-rekan dari Koramil Tabang dan Linmas Desa untuk memastikan festival budaya ini berjalan tertib. Selain menjaga keamanan, kami juga mengapresiasi upaya masyarakat dalam menjaga kelestarian nilai adat Dayak Kenyah yang sangat luhur ini,” ujar Iptu Yohan Lihu.

 

Festival ini dibuka secara resmi dengan pemukulan gong dan dihadiri oleh Camat Tabang Azmi Riyandi Elvander, Danramil Tabang Kapten Inf. Priyanto, para Kepala Desa, Kepala Adat se-Kecamatan Tabang, serta perwakilan sejumlah perusahaan besar di wilayah Tabang.

 

Suasana semakin meriah saat prosesi Mecaq Undat dimulai, di mana para tokoh dan masyarakat bersama-sama menumbuk beras sebagai simbol kebersamaan. Sebelumnya, rombongan disambut dengan prosesi adat Ngelekok dan tarian Sun Bulak yang memukau para tamu yang hadir.

 

Tak hanya menjadi ajang syukur, festival ini juga memperlihatkan sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, dan dunia usaha dalam mendukung pemajuan kebudayaan daerah. Kegiatan ini meninggalkan kesan mendalam akan kekayaan budaya Kutai Kartanegara di wilayah hulu Mahakam. (*)

Coki Siregar Diduga Jadi Korban Pengeroyokan dan Premanisme di Pasar Lama Tangerang

SIDIKPOST| Tangerang — Aroma premanisme kembali mencuat di kawasan kuliner Pasar Lama, Jalan Kisamaun, Kelurahan Sukasari, Kecamatan Tangerang, Jumat (08/05/2026). Seorang pelaku usaha bernama Coki Siregar diduga menjadi korban pengeroyokan oleh sekelompok pria yang mengaku sebagai warga setempat.

 

Insiden tersebut dipicu persoalan sepele terkait aktivitas mencuci peralatan dagang di belakang lapak. Namun, cekcok mulut yang awalnya hanya perdebatan itu berubah menjadi aksi kekerasan yang diduga dilakukan secara bersama-sama.

 

Menurut pengakuan korban, salah satu pria bernama Ook melarang dirinya meletakkan ember cucian di area belakang lapak dan mempermasalahkan ukuran meja dagang miliknya yang dianggap terlalu panjang. Korban yang merasa aktivitas tersebut sudah lama dilakukan tanpa masalah kemudian mempertanyakan larangan itu.

 

Diduga tersulut emosi, terduga pelaku lalu memanggil beberapa rekannya. Tidak lama berselang, korban mengaku langsung dikeroyok di lokasi. Aksi kekerasan yang dialami korban disebut berupa makian, pemukulan, tendangan, cekikan, hingga telepon genggam miliknya sempat dirampas.

 

“Awalnya hanya adu mulut, tapi tiba-tiba beberapa orang datang dan langsung melakukan pengeroyokan,” ungkap korban.

 

Merasa keselamatan dan haknya sebagai pelaku usaha terancam, Coki Siregar akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Tangerang. Aparat kepolisian disebut bergerak cepat dengan mengamankan terduga pelaku bersama empat orang rekannya guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut terkait dugaan tindak pidana pengeroyokan.

 

Kasus ini pun memunculkan sorotan terkait dugaan praktik premanisme di kawasan Pasar Lama Tangerang. Sejumlah pelaku usaha mengaku merasa tidak nyaman akibat adanya oknum-oknum yang diduga bertindak seolah memiliki kekuasaan atas area dagang dan kerap melakukan intimidasi terhadap pedagang lain.

 

Masyarakat meminta Aparat Penegak Hukum (APH) bertindak tegas dan tidak membiarkan aksi-aksi kekerasan maupun intimidasi berkembang di kawasan pusat kuliner yang menjadi ikon Kota Tangerang tersebut. Jika tidak ditindak serius, kondisi ini dikhawatirkan akan menciptakan rasa takut dan mengganggu kenyamanan para pelaku usaha dalam mencari nafkah.

 

Penulis : Anton Teef

Editor : Redaksi

Sat Binmas Polres Kukar Sambangi Kades Loa Pari Guna Pastikan Kamtibmas Kondusif

SIDIKPOST| Kukar – Satuan Pembinaan Masyarakat (Sat Binmas) Polres Kutai Kartanegara terus konsisten melaksanakan upaya preventif melalui kegiatan sambang tokoh dan Pembinaan Penyuluhan (Binluh) Kamtibmas. Kali ini, jajaran Sat Binmas menyasar aparatur pemerintahan desa guna memperkuat koordinasi keamanan di wilayah Kabupaten Kutai Kartanegara.

 

Pada Kamis (07/05/2026) pagi, tim Sat Binmas Polres Kukar yang dipimpin oleh Kaur Bin Ops Iptu Dewa Gede Ertana bersama Kanit Polmas Iptu Abdul Rajab, mengunjungi Kantor Desa Loa Pari, Kecamatan Tenggarong Seberang. Kunjungan tersebut disambut langsung oleh Kepala Desa Loa Pari, I Ketut Sudiyatmika.

 

Kasat Binmas AKP Sukardi menjelaskan bahwa sambang tokoh ini bertujuan untuk mempererat silaturahmi serta menyerap informasi langsung dari pemangku kebijakan di desa terkait dinamika keamanan yang terjadi di tengah masyarakat.

 

“Koordinasi dengan Kepala Desa sangat penting untuk mendeteksi dini setiap permasalahan yang ada di lingkungan warga. Dengan hubungan yang erat antara Polri dan aparatur desa, kita dapat bersama-sama mewujudkan situasi Kamtibmas yang kondusif,” ujar Iptu Dewa Gede Ertana di sela kegiatan.

 

Dalam dialog tersebut, petugas juga menitipkan pesan Kamtibmas agar pemerintah desa aktif mengimbau warga dalam menjaga keamanan lingkungan. Polisi menekankan pentingnya peran aktif masyarakat untuk segera melaporkan setiap potensi gangguan keamanan atau tindak pidana kepada petugas kepolisian terdekat atau melalui layanan bebas pulsa Call Center 110.

 

Melalui langkah jemput bola ini, Polres Kutai Kartanegara berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat guna memberikan rasa aman serta memastikan stabilitas wilayah tetap terjaga dengan baik. (*)

Polsek Loa Kulu Hadiri Penanaman Bibit Durian Hasil Kerja Sama PT MHU dan Ponpes Hidayatullah

SIDIKPOST| Kukar – Upaya pelestarian lingkungan sekaligus penguatan ketahanan pangan lokal terus digalakkan di wilayah Kecamatan Loa Kulu. Pada Kamis (07/05/2026) pagi, jajaran Polsek Loa Kulu menghadiri kegiatan serah terima dan penanaman bibit pohon durian yang berlangsung di Kampus 2 Pondok Pesantren (Ponpes) Hidayatullah, Desa Jembayan Tengah.

Kegiatan ini merupakan bentuk kerja sama nyata antara PT Multi Harapan Utama (MHU) dengan Yayasan Pondok Pesantren Hidayatullah Loa Kulu sebagai bagian dari program tanggung jawab sosial perusahaan terhadap lingkungan dan institusi pendidikan.

Kapolsek Loa Kulu, AKP Hari Supranoto, yang diwakili oleh Kasat Binmas Polres Kukar AKP Sukardi serta Kanit Binmas Polsek Loa Kulu Aipda Sugeng Riyanto, turut hadir menyaksikan prosesi penanaman pohon tersebut. Hadir pula pimpinan PT MHU Muslimin, Ketua Yayasan Ponpes Muhammad Khuluqun Azhim, perwakilan Kemenag Kukar, serta unsur pemerintah kecamatan dan desa.

“Kehadiran Polri dalam kegiatan ini adalah untuk memastikan sinergi antara dunia usaha, institusi pendidikan, dan masyarakat berjalan harmonis. Penanaman pohon durian ini tidak hanya bermanfaat untuk penghijauan, tetapi juga memiliki nilai ekonomi bagi pondok pesantren di masa depan,” ujar AKP Sukardi di sela kegiatan.

Rangkaian acara yang dimulai pukul 09.30 WITA ini diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan doa, dilanjutkan dengan sambutan dari para pemangku kepentingan. Puncak acara ditandai dengan serah terima bibit secara simbolis dari PT MHU kepada pihak yayasan yang kemudian dilanjutkan dengan aksi penanaman bersama di lahan kampus.

Selain sebagai upaya penghijauan, kegiatan ini menjadi sarana silaturahmi antara kepolisian, tokoh agama, dan tokoh masyarakat Desa Jembayan Tengah. Perwakilan BPOM Provinsi Kaltim dan akademisi dari Unikarta Tenggarong juga tampak hadir memberikan dukungan terhadap program kolaboratif ini.

Dengan adanya penanaman bibit pohon durian ini, diharapkan lingkungan kampus Ponpes Hidayatullah menjadi lebih asri serta dapat menjadi contoh bagi wilayah lain dalam mengintegrasikan program penghijauan dengan pemberdayaan lembaga pendidikan. (*)

Satpolairud Polres Kukar dan KSOP Tegaskan Lawan Pungli dan Premanisme Kapal

SIDIKPOST| Kukar – Guna menjamin kelancaran arus logistik dan keselamatan transportasi sungai, Satpolairud Polres Kutai Kartanegara (Kukar) menggelar sosialisasi intensif mengenai keselamatan dan keamanan pelayaran di alur Sungai Mahakam. Kegiatan ini menjadi ajang konsolidasi penting bagi para pelaku usaha pelayaran untuk memastikan wilayah perairan Kukar bebas dari gangguan keamanan.

 

Kegiatan yang berlangsung di Hotel Puri Senyiur, Samarinda, pada Kamis (07/05/2026) ini dihadiri langsung oleh Kasat Polairud Polres Kukar, AKP Benedict Jaya, bersama jajaran Kanit Gakkum dan Kanit Patroli. Turut hadir Kabid KBPP KSOP Kelas 1 Samarinda, Yudi Kusmiyanto, serta pimpinan organisasi kepelabuhanan seperti INSA dan ISAA, serta perwakilan dari 36 perusahaan pelayaran dan keagenan kapal.

 

Dalam pertemuan tersebut, Satpolairud Polres Kukar bersama KSOP Kelas I Samarinda menyepakati komitmen bersama untuk menjaga stabilitas keamanan di sepanjang jalur perairan Kutai Kartanegara. Salah satu poin krusial yang ditegaskan adalah penindakan tegas terhadap segala bentuk praktik ilegal di sungai.

 

“Kami menegaskan kepada seluruh agen dan perusahaan pelayaran agar segera melapor jika menemukan adanya permintaan ilegal atau pemaksaan seperti pemerasan, asist/tunda ilegal, maupun pandu alam liar terhadap kapal-kapal yang melintas. Kami tidak akan menoleransi tindakan yang merugikan dunia pelayaran,” tegas AKP Benedict Jaya.

 

Selain aspek keamanan, sosialisasi ini juga menekankan pentingnya kelaiklautan kapal. Setiap kapal yang melintasi Sungai Mahakam diwajibkan melengkapi dokumen perizinan sesuai ketentuan Dirjen Hubla dan KSOP. Para kru kapal diperingatkan untuk selalu tertib administrasi guna menghindari konsekuensi pidana maupun kerugian bagi perusahaan.

 

Kabid KBPP KSOP Kelas 1 Samarinda, Yudi Kusmiyanto, menambahkan bahwa keselamatan berlayar adalah tanggung jawab kolektif. Sinergi antara otoritas pelabuhan, kepolisian, dan pengusaha pelayaran menjadi kunci utama terciptanya situasi kamtibmas perairan yang aman dan lancar.

 

Melalui langkah preventif ini, diharapkan alur Sungai Mahakam di wilayah Kutai Kartanegara menjadi jalur pelayaran yang semakin profesional, aman, dan bebas dari gangguan premanisme perairan. (*)

Polsek Tabang Revitalisasi Jembatan Merah Putih di Desa Muara Pedohon

SIDIKPOST| Kukar – Jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Tabang menunjukkan aksi nyata dalam mendukung program pemerintah melalui kegiatan perbaikan infrastruktur desa. Pada Kamis (07/05/2026), personel Polsek Tabang bersama pemerintah desa melakukan renovasi Jembatan Merah Putih Presisi yang berlokasi di Jalan Ibau Ajang, Desa Muara Pedohon, Kecamatan Tabang.

 

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolsek Tabang, Iptu Yohan Lihu, dengan melibatkan 10 personel kepolisian, Kanit Binmas, serta didampingi oleh Kepala Desa Muara Pedohon, Bapak Sung Ajang.

 

Kapolsek Tabang IPTU Yohan Lihu menjelaskan bahwa pengerjaan jembatan ini meliputi pembersihan area, penambalan lubang pada lantai jembatan yang rusak, hingga pengecatan ulang dengan warna khas merah dan putih. Upaya ini dilakukan untuk memastikan jembatan kembali aman dan layak digunakan oleh masyarakat.

 

“Kegiatan perbaikan Jembatan Merah Putih Presisi ini merupakan wujud dukungan kami terhadap program Asta Cita pemerintah. Kami ingin memastikan infrastruktur di tingkat desa, khususnya di wilayah Tabang, dapat menunjang mobilitas warga dengan aman,” ujar Iptu Yohan Lihu di sela-sela kegiatan.

 

Senada dengan hal tersebut, Kepala Desa Muara Pedohon, Sung Ajang, menyambut positif inisiatif Polri dalam merawat akses transportasi di desanya. Sinergi antara kepolisian dan masyarakat dalam kerja bakti ini diharapkan dapat memberikan manfaat langsung bagi kelancaran aktivitas ekonomi dan sosial warga setempat.

 

Pengerjaan jembatan berlangsung dengan semangat gotong royong dan berakhir dalam situasi yang aman serta kondusif. Melalui program Jembatan Merah Putih ini, Polsek Tabang berkomitmen untuk terus hadir memberikan solusi nyata bagi kebutuhan fasilitas publik di wilayah hukumnya. (*)