SIDIKPOST| Kukar – Upaya pelestarian lingkungan sekaligus penguatan ketahanan pangan lokal terus digalakkan di wilayah Kecamatan Loa Kulu. Pada Kamis (07/05/2026) pagi, jajaran Polsek Loa Kulu menghadiri kegiatan serah terima dan penanaman bibit pohon durian yang berlangsung di Kampus 2 Pondok Pesantren (Ponpes) Hidayatullah, Desa Jembayan Tengah.
Kegiatan ini merupakan bentuk kerja sama nyata antara PT Multi Harapan Utama (MHU) dengan Yayasan Pondok Pesantren Hidayatullah Loa Kulu sebagai bagian dari program tanggung jawab sosial perusahaan terhadap lingkungan dan institusi pendidikan.
Kapolsek Loa Kulu, AKP Hari Supranoto, yang diwakili oleh Kasat Binmas Polres Kukar AKP Sukardi serta Kanit Binmas Polsek Loa Kulu Aipda Sugeng Riyanto, turut hadir menyaksikan prosesi penanaman pohon tersebut. Hadir pula pimpinan PT MHU Muslimin, Ketua Yayasan Ponpes Muhammad Khuluqun Azhim, perwakilan Kemenag Kukar, serta unsur pemerintah kecamatan dan desa.
“Kehadiran Polri dalam kegiatan ini adalah untuk memastikan sinergi antara dunia usaha, institusi pendidikan, dan masyarakat berjalan harmonis. Penanaman pohon durian ini tidak hanya bermanfaat untuk penghijauan, tetapi juga memiliki nilai ekonomi bagi pondok pesantren di masa depan,” ujar AKP Sukardi di sela kegiatan.
Rangkaian acara yang dimulai pukul 09.30 WITA ini diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan doa, dilanjutkan dengan sambutan dari para pemangku kepentingan. Puncak acara ditandai dengan serah terima bibit secara simbolis dari PT MHU kepada pihak yayasan yang kemudian dilanjutkan dengan aksi penanaman bersama di lahan kampus.
Selain sebagai upaya penghijauan, kegiatan ini menjadi sarana silaturahmi antara kepolisian, tokoh agama, dan tokoh masyarakat Desa Jembayan Tengah. Perwakilan BPOM Provinsi Kaltim dan akademisi dari Unikarta Tenggarong juga tampak hadir memberikan dukungan terhadap program kolaboratif ini.
Dengan adanya penanaman bibit pohon durian ini, diharapkan lingkungan kampus Ponpes Hidayatullah menjadi lebih asri serta dapat menjadi contoh bagi wilayah lain dalam mengintegrasikan program penghijauan dengan pemberdayaan lembaga pendidikan. (*)







