BUPATI TANGERANG BERSAMA CAMAT TELUKNAGA Meresmikan Masjid Madinatul Umidiah Desa Bojong Renged

SIDIKPOST| Kabupaten Tangerang – Drs. H. Moch Maesyal Rasyid M. Si Bupati Tangerang Bersama Sapri Sos Anggota DPRD Kabupaten Tangerang Didampingi Oleh Kurnia S. STP. M. Si Camat Teluknaga Bersama Suhendra HMS. S.H Kepala Desa Bojong Renged Meresmikan Masjid Madinatul Umidiah Desa Bojong Renged. Acara Tersebut Dimeriahkan Oleh Ucok Oplet MC Bersama Azis Gagap (Artis). Pelaksanaan Acara Peresmian MASJID MADINATUL UMIDIAH Desa Bojong Renged Kecamatan Teluknaga Kabupaten Tangerang.(25/04/26)

 

Drs. H. Moch Maesyal Rasyid Bupati Tangerang Menyampaikan ,” Alhamdulillah Kita semua dapat berbahagia dalam rangka meresmikan Masjid Madinatul Umidiah yang sekarang sudah lebih nyaman untuk dipergunakan.

 

Keberadaan Masjid Madinatul Umidiah yang megah dan nyaman tersebut merupakan bukti kuatnya semangat gotong royong masyarakat untuk terus menyiarkan Islam dan mempertebal keimanan serta kepedulian.

 

Selanjutnya, Mengucapkan rasa syukur dan bahagianya atas selesainya pembangunan masjid yang telah selesai dan dimanfaatkan dengan lebih nyaman.

Berdirinya masjid ini merupakan bukti nyata dari kuatnya semangat gotong royong dan besarnya kecintaan masyarakat terhadap syiar Islam di wilayah Kecamatan Teluknaga. Bukan hanya sebatas syiar Islam, tapi juga mempertebal keimanan dan kepedulian umat.

 

Bupati Tangerang, Pihaknya berharap masyarakat bisa memanfaatkan dan memakmurkan Masjid Madinatul Umidiah bukan hanya sebagai tempat ibadah untuk menunaikan salat, namun juga menjadi pusat kegiatan keagamaan lainnya, seni budaya, pendidikan dan aktifitas sosial lainnya.

 

Berharap dan menjadi ikhtiar kita semua di sini untuk tidak hanya memanfaatkan dan memakmurkan masjid ini sebagai tempat salat tapi juga untuk kegiatan-kegiatan pendidikan, seni budaya serta dapat berfungsi sebagai pusat pemberdayaan ekonomi dan sosial bagi warga sekitar.

 

Masjid ini adalah simbol pemersatu umat, sehingga fungsi masjid ini juga harus benar-benar menyentuh aspek kesejahteraan umat secara nyata.

 

Menegaskan keberadaan Masjid Madinatul Umidiah bisa menjadi simbol pemersatu yang bisa merangkul seluruh lapisan masyarakat, menjadi tempat konsultasi umat, serta menggerakkan potensi zakat, infak, dan sedekah guna membantu mereka yang membutuhkan pertolongan.

 

“Saya atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Tangerang mengucapkan terima kasih kepada seluruh tokoh masyarakat, para donatur dan dermawan, khususnya kepada almarhum Pak Madinah dengan Pak Haji Umit yang telah mewakafkan tanahnya untuk kepentingan sarana ibadah tepatnya adalah Masjid Madinatul Umidiah, Ucap Drs. H. Moch Maesyal Rasyid Bupati Tangerang”.

 

Suhendra HMS S.H Kepala Desa Bojong Renged,” Berharap dengan terlaksananya di resmikannya Masjid Madinatul Umidiah ini, semoga bisa meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kita serta mengajak kepada seluruh jamaah dan masyarakat untuk memakmurkan Masjid Madinatul Umidiah ini dengan kegiatan Ibadah dan sosial untuk masyarakat Desa Bojong Renged”.

 

Suhendra HMS S.H Kepala Desa Bojong Renged ,”Mengucapkan Terima kasih yang sebesar besarnya kepada seluruh pewakif, donatur, panitia pembangunan dan DKM serta masyarakat atas terbangun nya Masjid Madinatul Umidiah. Dan apresiasi kepada Bupati Tangerang Bapak Bupati Drs. H. Moch Maesyal Rasyid yang sudah meresmikan Masjid Madinatul Umidiah ini”.

 

Pelaksanaan Acara Peresmian MASJID MADINATUL UMIDIAH Desa Bojong Renged Dihadiri Langsung Oleh KH.Awza’i Ibrohim, Ustad Taufiqurrohman, Ustad Syamsuri Firdaus (Qori Internasional), Ustad A. Kaelani (Qori Nasional) Bersama Aipda Ujang S Bhabinkamtibmas Desa Bojong Renged (Polsek Teluknaga) Beserta Aparatur Pemerintah Dan Lembaga Desa Bojong Renged.

 

 

Kendy

GWR Dinilai Abaikan Keadilan, Kenaikan Sewa Tinggi Tuai Penolakan

SIDIKPOST | Tangerang – Kebijakan kenaikan biaya sewa yang diterapkan oleh Great Western Resort/Residence (GWR) melalui PT Dinamika Karya Utama dinilai perlu dikaji ulang secara rasional dan berkeadilan. Para penyewa menilai keputusan tersebut terlalu memberatkan, terlebih ketika pemberitahuan dan batas waktu yang diberikan relatif singkat.

Dalam surat pemberitahuan tertanggal 22 April 2026, pengelola menetapkan harga sewa sebesar Rp150.000 per meter persegi per Bulan, belum termasuk PPN, serta biaya IPL dan sinking fund sebesar Rp20.000 per meter persegi yang tahun sebelumnya hanya Rp 50.000. Pihak pengelola juga menyatakan bahwa tidak ada perubahan atau penurunan dari angka penawaran tersebut .

Kebijakan tersebut dinilai menutup ruang musyawarah yang seharusnya menjadi dasar hubungan usaha antara pengelola dan penyewa. Dalam kondisi ekonomi yang masih membutuhkan penyesuaian, kenaikan biaya sewa seharusnya tidak dilakukan secara kaku, melainkan melalui pendekatan bertahap, proporsional, dan mempertimbangkan kemampuan penyewa.

Melalui kuasa hukumnya, PT Angel Jaya International sebelumnya telah menyampaikan keberatan atas besaran kenaikan tersebut. Dalam surat tanggapan tertanggal 16 April 2026, pihak penyewa menilai harga yang ditawarkan terlalu tinggi dan tidak sesuai dengan kondisi ekonomi yang masih dalam proses pemulihan. Penyewa juga menawarkan skema kenaikan bertahap setiap tahun sebagai bentuk solusi yang lebih realistis .

Kuasa hukum PT Angel Jaya International, Caca Marwan S.H, menilai bahwa GWR seharusnya tidak hanya berpegang pada kewenangan sebagai pengelola, tetapi juga memperhatikan asas kepatutan, itikad baik, dan keberlangsungan usaha para penyewa.

Lanjutnya , PT Angel Jaya International sudah 15 tahun menjadi penyewa serta tidak pernah ada masalah bahkan cukup harmonis dan kewajiban pembayaran selalu lancar tepat waktu.

“Kami meminta pihak GWR untuk bersikap lebih bijak dan rasional. Penyewa bukan pihak yang harus ditekan dengan keputusan sepihak, melainkan mitra usaha yang selama ini turut menghidupkan kawasan. Kebijakan kenaikan sewa yang tidak membuka ruang kompromi justru berpotensi menimbulkan persoalan hukum,” ujar Caca Marwan .S.H, Sabtu ( 25/4)

Menurutnya, apabila pengelola tetap memaksakan ketentuan tanpa kesepakatan bersama, maka tindakan tersebut dapat dipandang bertentangan dengan prinsip itikad baik dalam hubungan perjanjian.

“Setiap perubahan yang berdampak besar terhadap hak dan kewajiban para pihak semestinya dibicarakan secara patut. Bila tidak ada kesepakatan, maka tidak seharusnya ada pemaksaan, apalagi ancaman pengosongan secara sepihak. Semua harus ditempuh melalui mekanisme hukum yang sah,” tegasnya.

Pihak penyewa juga menilai bahwa pemberian tenggat waktu yang pendek dapat menimbulkan kerugian nyata, baik dari sisi operasional, investasi interior, tenaga kerja, maupun hubungan dengan konsumen. Karena itu, GWR diminta membuka kembali ruang dialog dan mempertimbangkan skema kenaikan yang lebih masuk akal.

“Kami tidak menolak kenaikan secara mutlak. Yang kami minta adalah kewajaran, tahapan, dan kesempatan untuk bernegosiasi. Pengelola yang baik semestinya menjaga ekosistem usaha, bukan menciptakan tekanan yang bisa mematikan penyewa,” tambah Caca Marwan.

Apabila kebijakan tersebut tetap dipaksakan tanpa adanya titik temu, pihak penyewa menyatakan akan mempertimbangkan langkah hukum, baik melalui somasi, gugatan perdata, maupun upaya lain sesuai ketentuan yang berlaku.

Hingga berita ini ditayangkan, pihak Great Western Resort/Residence (GWR) maupun PT Dinamika Karya Utama belum memberikan keterangan resmi terkait keluhan penyewa dan keberatan atas kebijakan kenaikan sewa tersebut.

penulis : anton Teef

Editor : Redaksi

NGOPI KAMTIBMAS POLSEK TELUKNAGA POLRES METRO TANGERANG KOTA

SIDIKPOST| Tangerang – Ngopi Kamtibmas Polsek Teluknaga Bersama Ojol Se-Kecamatan Teluknaga Dan Kosambi. Acara Tersebut Dilaksanakan Di Aula Kantor Polsek Teluknaga Polres Metro Tangerang Kota.(23/04/26)

Pelaksanaan Kegiatan Acara Ngopi Kamtibmas Polsek Teluknaga Bersama Ojol Se-Kecamatan Teluknaga Dan Kosambi yang berlangsung di Aula Kantor Polsek Teluknaga Jl. Raya Kampung Melayu Km. 1 Teluknaga Kab. Tangerang Dipimpin Langsung Oleh Iptu Nyoman Sudiartana SH Wakapolsek Teluknaga Mewakili Iptu Kevin Hotlando S.Tr.K.,S.I.K. Kapolsek Teluknaga.

Pelaksanaan Kegiatan Ngopi Kamtibmas dihadiri langsung Oleh :

1. Kanit Binmas Iptu Endah Suryono, SH
2. Kanit Samapta Iptu Azis Al Rais, SH
3. Ketua Ojol Kec. Teluknaga M. Sofiyan Als. Kecol
4. Ketua Ojol Kec. Kosambi Santo Als. Eyang
5. Bhabinkamtibmas
6. 50 Anggota Ojol Kamtibmas Kec. Teluknaga dan Kosambi

Iptu Nyoman Sudiartana. SH Wakapolsek Teluknaga Menyampaikan beberapa hal diantaranya ,”Kami Mengucapkan Terima kasih sudah hadir memenuhi undangan kami, Kegiatan ini bertujuan menyerap aspirasi, mencegah tindak kriminal, serta menciptakan situasi Kamtibmas yang kondusif, aman, dan damai dimasyarakat Khususnya di wilayah Kecamatan Teluknaga Dan Kecamatan Kosambi”.

Kita Butuh saling bersinergi dengan pemerintah dan Polri serta sesama Ojol untuk menjaga Kamtibmas, Berharap citra masyarakat dapat tercermin dari kegiatan positif yang dilakukan Ojol.

Semoga apa yang sudah disumbangkan dapat dipertahankan dan ditingkatkan. Jangan sungkan untuk bertanya dan bersinergi sehingga Kamtibmas dapat terjamin. Jangan ada tindakan main hakim sendiri, apabila terdapat tindakan kejahatan agar segera di koordinasikan dengan pihak kepolisian.

Tanggapan Ojol peserta Ngopi Kamtibmas ,”Alhamdulillah di Wilayah Kecamatan Teluknaga dan Kosambi terdapat beberapa Ojol yang berbeda – beda, akan tetapi tidak pernah bergesekan semua kompak dan bersatu, selama ini komunikasi antar Ojol sudah berjalan dengan baik. Saya jamin di sini tidak akan ada bentrokan antar Ojol karena semua adalah saudara”.

Apresiasi kepada Kepolisian Teluknaga yang telah mengundang dalam acara ini sehingga apa yang menjadi permasalahan dimasyarakat dapat tersampaikan dan mendapatkan solusi. Kami akan selalu siap bersinergi dan membantu Pihak Kepolisan terutama dalam hal menjaga Kamtibmas diwilayah Kecamatan Teluknaga dan Kecamatan Kosambi.

Iptu Nyoman Sudiartana SH Wakapolsek Teluknaga Menyampaikan, Pelaksanaan Kegiatan Ngopi Kamtibmas Polsek Teluknaga Bersama Ojol selesai pada pukul 21.30 Wib. Kemudian Acara Dilanjutkan Dengan Polsek Teluknaga memberikan sembako sebanyak 50 kantong beras kepada Ojol Kamtibmas.

Kegiatan Ngopi Kamtibmas Polsek Teluknaga bersama Ojol Se-Kecamatan Teluknaga Dan Kecamatan Kosambi diselenggarakan dengan tujuan mendekatkan polisi dengan masyarakat dalam suasana santai dan tidak formal, Mendengar langsung keluhan, masukan, atau informasi dari warga terkait situasi keamanan dan ketertiban di lingkungan, Meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap polisi dan Mencegah tindak kriminal atau gangguan kamtibmas lainnya dengan pendekatan promotif dan preventif serta Sarana edukasi hukum dan penyuluhan kepada masyarakat terutama Ojol yang berada di Wilayah Kecamatan Teluknaga dan Kecamatan Kosambi.

Kendy

PEMERINTAH DESA BOJONG RENGED Menggelar Giat Corvey Jum’at Bersih

SIDIKPOST| Kabupaten Tangerang – Suhendra HMS.S.H Kepala Desa Bojong Renged Didampingi Oleh Mahfud Eki Sawira Beserta Hafiz Bersama Pemdes Bojong Renged Beserta Mandor Dan Ketua RT/ Ketua RW Melaksanakan Giat Corvey Jum’at Bersih. Bersama-sama untuk Mewujudkan Lingkungan Yang Bersih Dari Sampah Dengan Saling Menjaga Lingkungan Serta Peduli Terhadap Kebersihan Lingkungan. Giat Corvey Jum’at Bersih Kegiatan Kerja Bakti Bersih-bersih Lingkungan Diwilayah RW 01 (Pertigaan Bojong Renged) Desa Bojong Renged Kecamatan Teluknaga Kabupaten Tangerang. (24/04/26)

Mahfud Eki Sawira Sekdes Bojong Renged Menyampaikan ,” Pelaksanaan Giat Corvey Jum’at Bersih Kerja Bakti Bersih-bersih lingkungan disepanjang jalan raya Bojong Renged Diwilayah RW 01 (Pertigaan Bojong Renged) Desa Bojong Renged Dilaksanakan untuk mewujudkan lingkungan yang bersih dari sampah. Mewujudkan lingkungan yang Bersih Dan Sehat. Sebagai upaya untuk menghidupkan Budaya Gotong-royong. Gerakan Hidup Bersih Dan Sehat “.

Pelaksanaan Kegiatan Kerja Bakti Dilakukan Dengan Menggunakan Alat Kebersihan Cangkul, Arit, Sapu, Kantong (Karung Sampah) Dan Mesin Potong Rumput untuk Membersihkan Rumput Liar dan Kerja Bakti dilaksanakan Bersama-sama untuk Mewujudkan Lingkungan Yang Bersih Dari Sampah Dengan Saling Menjaga Lingkungan Serta Peduli Terhadap Kebersihan Lingkungan.

Berharap ,” Pelaksanaan Giat Corvey Jum’at Bersih Kerja Bakti Dan Gotong Royong Bersama-sama Untuk Mewujudkan Lingkungan Yang Bersih Dari Sampah Dengan Saling Menjaga Lingkungan Serta Peduli Terhadap Kebersihan Lingkungan Sekaligus Meningkatkan Kekompakkan Dan Kebersamaan. Mewujudkan Lingkungan Yang Bersih Dan Sehat. Sebagai upaya Untuk Menghidupkan Budaya Gotong-royong dan Kegiatan tersebut dilaksanakan untuk Mewujudkan Lingkungan Yang Bersih Dari Sampah Dan Mewujudkan Lingkungan Yang Bersih Dan Sehat. Sebagai Bentuk Upaya Untuk Mempererat Kebersamaan Dan Semangat Gotong-royong ,Ucap Mahfud Eki Sawira Sekdes Bojong Renged”.

Kendy

Diduga Tanpa Izin dan Abaikan K3, Proyek Galian Kabel di Jalan KS Tubun Tangerang Disorot Warga

SIDIKPOST| Kota Tangerang — Aktivitas galian kabel yang berlangsung di Jalan KS Tubun menuai sorotan warga sekitar. Proyek tersebut diduga tidak mengantongi dokumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) maupun perizinan resmi dari dinas terkait di Pemerintah Kota Tangerang.

 

Pantauan di lokasi menunjukkan para pekerja melakukan penggalian di sepanjang trotoar jalan tanpa dilengkapi standar keselamatan kerja. Para pekerja terlihat tidak menggunakan alat pelindung diri seperti helm proyek, rompi keselamatan, maupun sepatu khusus, yang seharusnya menjadi bagian dari penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).

 

Selain itu, galian yang dibiarkan terbuka tanpa pengamanan berpotensi membahayakan pengguna jalan, baik pejalan kaki maupun pengendara yang melintas di kawasan tersebut.

 

Menurut informasi yang beredar di lapangan, koordinator lapangan (korlap) proyek diketahui bernama Erik. Namun hingga berita ini diturunkan, upaya konfirmasi melalui sambungan telepon dan pesan WhatsApp tidak mendapat respons.

 

Seorang warga sekitar, Norman, menyampaikan kekhawatirannya atas aktivitas tersebut. Ia menilai proyek ini terkesan dilakukan secara sembarangan tanpa memperhatikan aspek keselamatan dan legalitas.

 

“Kalau memang ini proyek resmi, harusnya ada izin dan pengawasan. Ini pekerja juga tidak pakai perlengkapan K3. Kami minta Pemerintah Kota Tangerang segera turun tangan,” ujar Norman.

 

Warga mendesak agar pemerintah melalui instansi terkait melakukan sidak atau operasi yustisi guna memastikan legalitas proyek serta menindak tegas jika ditemukan pelanggaran.

Penulis : Anton Teef

Editor ; Redaksi

 

Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai status perizinan proyek galian kabel tersebut.

Dinas Ketahanan Pangan Kota Tangerang Hadirkan Bentor Pangan Bang SaMa di Kelurahan Gerendeng

SIDIKPOST| Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Ketahanan Pangan kembali melaksanakan pelayanan sembako murah melalui program Bentor Pangan Bang SaMa (Sahabat Masyarakat) yang digelar di Kelurahan Gerendeng, Kecamatan Karawaci, pada Kamis (23/4/2026).

 

 

Selain itu Kegiatan ini dilaksanakan di beberapa titik, di antaranya Kecamatan Periuk, Kelurahan Gerendeng, Kelurahan Sudimara Pinang, dan Kelurahan Cipondoh.

 

 

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Pemkot Tangerang dalam mendekatkan akses kebutuhan pokok kepada masyarakat, khususnya di kawasan permukiman padat. Melalui layanan bentor pangan yang bersifat keliling, warga dapat membeli sembako dengan harga lebih terjangkau dibandingkan harga pasar.

 

 

Antusiasme warga terlihat sejak pagi hari, di mana masyarakat memanfaatkan layanan tersebut untuk mendapatkan beras berkualitas dengan harga lebih murah, yang menjadi komoditas utama dalam program ini.

 

 

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Tangerang, Muhdorun, AP, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen pemerintah dalam memberikan kemudahan akses pangan bagi masyarakat.

 

 

“Pemerintah Kota Tangerang terus berinovasi dalam memberikan kemudahan akses sembako bagi masyarakat. Melalui Bentor Pangan Bang Sama, kami hadir langsung di tengah lingkungan warga untuk memastikan kebutuhan pokok dapat diperoleh dengan harga terjangkau dan kualitas yang terjamin,” ujar Muhdorun.

 

 

Ia menjelaskan, saat ini komoditas yang disediakan masih difokuskan pada beras, namun ke depan akan dilengkapi secara bertahap dengan komoditas lain seperti gula dan minyak goreng.

 

 

Selain itu, Muhdorun menambahkan bahwa layanan ini bersifat jemput bola, di mana petugas dari Dinas Ketahanan Pangan langsung mendatangi lingkungan warga sesuai jadwal yang telah ditentukan.

 

 

“Dengan menggunakan bentor, kami bisa menjangkau gang-gang sempit hingga kawasan padat penduduk. Harapannya, semakin banyak masyarakat yang bisa merasakan manfaat sembako murah dan berkualitas,” tambahnya.

 

 

Melalui kegiatan ini, diharapkan program Gampang Sembako semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat serta membantu menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pangan di Kota Tangerang. ( ADV)

Apel Gabungan Pengamanan Aksi Unjuk Rasa di Kantor Gubernur Berjalan Tertib

SIDIKPOST| Samarinda – Dalam rangka memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif, personel Satuan Brimob Polda Kalimantan Timur melaksanakan apel gabungan pengamanan aksi unjuk rasa di kawasan Kantor Gubernur Kalimantan Timur, Selasa (21/4/2026) pagi.

 

Kegiatan yang dimulai sejak pukul 08.00 WITA tersebut melibatkan personel Batalyon B Pelopor dan Subden Komposit Gegana Satbrimob Polda Kaltim. Apel dipimpin langsung oleh Komandan Batalyon B Pelopor, Kompol Edy Musdwiyono, S.Sos., dengan pengambil apel Kapolresta Samarinda Kombes Pol Hendri Umar, S.I.K., M.H.

 

Dalam pelaksanaan pengamanan, personel dilengkapi dengan berbagai perlengkapan pengendalian massa (PHH) seperti tameng, tongkat, body vest, serta alat khusus lainnya guna mendukung kesiapsiagaan di lapangan. Selain itu, sejumlah kendaraan taktis turut disiagakan, mulai dari kendaraan roda dua dan roda empat, hingga armada taktis seperti AWC dan kendaraan pendukung lainnya.

 

Apel gabungan ini merupakan bentuk kesiapan Polri dalam mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas, sekaligus memastikan seluruh personel memahami tugas dan tanggung jawabnya dalam pelaksanaan pengamanan aksi unjuk rasa agar berjalan aman, tertib, dan sesuai prosedur.

 

Kapolda Kaltim Irjen Pol Endar Priantoro, S.H., S.I.K., C.F.E., M.H. melalui Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Pol Yuliyanto, S.I.K., M.Sc. menegaskan bahwa pengamanan aksi unjuk rasa dilakukan secara profesional dengan tetap mengedepankan pendekatan humanis.

 

“Polri hadir untuk menjamin keamanan seluruh pihak, baik peserta aksi maupun masyarakat umum. Pengamanan dilakukan secara terukur, profesional, dan tetap mengedepankan sikap humanis sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ujarnya.

 

Dengan kesiapan personel dan sarana prasarana yang memadai, diharapkan seluruh rangkaian kegiatan aksi unjuk rasa dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan kondusif. Hingga kegiatan apel selesai, situasi terpantau dalam keadaan aman dan terkendali. (*)

Bhabinkamtibmas Polsek Loa Janan Perkuat Sinergi dan Pesan Kamtibmas di Desa Binaan

SIDIKPOST| Kukar – Dalam rangka memastikan program bantuan pemerintah tepat sasaran sekaligus menjaga kondusivitas wilayah, Bhabinkamtibmas Polsek Loa Janan, Aipda Daris, menghadiri rapat koordinasi penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) di desa binaannya, Selasa (21/04/2026).

 

Kegiatan yang berlangsung di Balai Desa ini menjadi momentum penting bagi pihak kepolisian untuk berinteraksi langsung dengan masyarakat. Selain memantau jalannya rapat persiapan penyaluran bantuan, Aipda Daris menyisipkan pesan-pesan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) kepada warga yang hadir.

 

“Kehadiran kami di sini tidak hanya untuk mengawal transparansi penyaluran bantuan, tetapi juga untuk mendengarkan langsung aspirasi warga serta memastikan lingkungan kita tetap aman dan nyaman bagi semua,” ujar Aipda Daris di sela-sela dialognya dengan masyarakat.

 

Dalam himbauannya, Aipda Daris menekankan tiga poin utama bagi warga yakni kewaspadaan lingkungan, sinergi pelaporan dan bijak bermedia sosial.

 

Kapolres Kutai Kartanegara AKBP Khairul Basyar menekankan bahwa peran Bhabinkamtibmas sebagai ujung tombak Polri di desa sangat krusial. Melalui kegiatan sambang dan kehadiran dalam rapat desa seperti ini, diharapkan hubungan emosional antara Polri dan masyarakat semakin erat.

 

“Kami ingin masyarakat merasa aman. Dengan partisipasi aktif warga dalam menjaga lingkungan masing-masing, situasi Kamtibmas yang kondusif di wilayah Kabupaten Kutai Kartanegara dapat terus kita pertahankan,” tambahnya.

 

Warga menyambut baik kehadiran Bhabinkamtibmas yang dinilai memberikan rasa tenang sekaligus edukasi hukum bagi masyarakat tingkat desa. (*)

Respons Cepat Polsek Muara Kaman Tangani Kebakaran di Desa Kupang Baru

SIDIKPOST| Kukar – Personel Polsek Muara Kaman bergerak cepat melakukan penanganan pasca-musibah kebakaran yang menghanguskan fasilitas umum dan pemukiman di Km. 73, RT 5, Dusun Mekar Sari, Desa Kupang Baru, Selasa (21/04/2026). Meski lokasi kejadian mengalami kendala sinyal dan listrik padam, pihak kepolisian tetap memastikan hadirnya pelayanan dan penegakan hukum di tengah masyarakat.

 

Kapolsek Muara Kaman, Iptu Herwin, menyatakan bahwa segera setelah menerima laporan meski sempat terkendala komunikasi, pihaknya langsung menerjunkan personel untuk melakukan serangkaian tindakan kepolisian di tempat kejadian perkara (TKP).

 

“Peran kami di lapangan tidak hanya sekadar mendata, tetapi memastikan situasi pasca-kebakaran tetap kondusif, mengamankan barang bukti, serta memberikan dukungan moril kepada warga yang terdampak,” tegas Iptu Herwin.

 

Kapolsek menambahkan bahwa kehadiran Polri di lokasi tersebut merupakan wujud kepedulian dan tanggung jawab untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat, terutama saat terjadi musibah yang melumpuhkan fasilitas vital masyarakat.

 

“Kami menyadari bahwa mesin yang terbakar adalah satu-satunya sumber listrik warga setempat. Oleh karena itu, kami hadir untuk memfasilitasi komunikasi antara warga dan pihak desa agar langkah-langkah pemulihan pasca-bencana dapat berjalan lancar tanpa adanya gangguan keamanan,” pungkasnya. (*)

Polsek Samboja Dampingi Satgas OIKN Layangkan Surat Peringatan di Kawasan Tahura

SIDIKPOST| Kukar – Memasuki hari kedua operasi penertiban, jajaran Polsek Samboja kembali mendampingi Satgas Penanggulangan Aktivitas Ilegal di Kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN) untuk melakukan tindakan tegas namun tetap humanis di wilayah Taman Hutan Raya (Tahura) Bukit Soeharto, Selasa (21/04/2026).

 

Kegiatan ini merupakan kelanjutan dari langkah persuasif yang telah dimulai sehari sebelumnya. Fokus utama hari ini adalah pemberian surat peringatan resmi kepada warga yang memiliki bangunan atau melakukan aktivitas ilegal di sepanjang jalur Jalan Soekarno-Hatta, mulai dari KM 46 hingga KM 57.

 

Plh. Kapolsek Samboja, Iptu Iwan Setiawan, menjelaskan bahwa kehadiran personel Polri dalam kegiatan ini adalah untuk memastikan seluruh proses penertiban berjalan aman, tertib, dan sesuai dengan aturan hukum yang berlaku.

 

“Kami mendampingi Satgas OIKN untuk menyerahkan Surat Peringatan. Fokus kami adalah memastikan situasi kondusif saat petugas memberikan pemahaman kepada warga bahwa area yang mereka tempati merupakan kawasan hutan konservasi yang harus dilindungi,” ujar Iptu Iwan Setiawan.

 

Operasi diawali dengan rapat koordinasi di Gedung Serbaguna Wana Riset yang dipimpin oleh Wakil Ketua Satgas Penindakan, Abdul Rahman. Turut hadir dalam giat tersebut Kanit Reskrim Polsek Samboja Ipda Andri Riyanto, S.H., jajaran Polhut OIKN, Pol PP Kabupaten Kukar, serta para Bhabinkamtibmas.

 

Sejak pukul 13.00 WITA, petugas gabungan menyisir lokasi-lokasi sasaran, termasuk bangunan yang dikenal sebagai “Warung Panjang” dan “Warung Pendek” serta rumah-rumah non-permanen lainnya. Petugas mendata pemilik bangunan sekaligus menyerahkan surat yang ditandatangani oleh Ketua Umum Satgas OIKN, Agung Dodit Muliawan.

 

“Pendekatan kami tetap mengutamakan dialog. Kami memberikan edukasi bahwa penertiban ini adalah bagian dari upaya negara mengembalikan fungsi hutan lindung demi mendukung pembangunan Ibu Kota Nusantara yang berkelanjutan,” tambah Iptu Iwan.

 

Pemberian surat peringatan ini menjadi sinyal serius pemerintah agar masyarakat segera menghentikan aktivitas ilegal dan mengosongkan lahan secara mandiri sebelum dilakukan tindakan pembongkaran lebih lanjut.

 

Hingga pukul 18.00 WITA, seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan lancar tanpa ada gejolak berarti dari masyarakat. Kehadiran Bhabinkamtibmas di lapangan sangat efektif dalam menjembatani komunikasi antara Satgas dan warga setempat, sehingga situasi tetap aman dan terkendali. (*)

Seorang Pria Ditemukan Meninggal Dunia Saat Beristirahat di Pos Kamling Polsek Samboja

SIDIKPOST| Kukar – Warga Jalan Usaha Tani Merdeka, Kelurahan Karya Merdeka, Kecamatan Samboja Barat mendadak geger dengan penemuan sesosok mayat laki-laki di dalam sebuah pos kamling, Selasa (21/04/2026) sore sekitar pukul 15.00 WITA.

 

Korban diketahui berinisial J (65), seorang pria asal Kabupaten Jember, Jawa Timur. Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban ditemukan pertama kali oleh saksi warga setempat dalam posisi terlentang dengan kondisi tubuh yang sudah mulai kaku.

 

Plh. Kapolsek Samboja, Iptu Iwan Setiawan, menjelaskan kronologi kejadian bermula ketika saksi melihat korban melintas menggunakan sepeda motor dari arah Samarinda pada pukul 12.00 WITA. Korban kemudian terlihat memarkirkan kendaraannya di Pos Kamling RT 021 untuk beristirahat.

 

“Saksi sempat melihat korban tertidur pada pukul 14.00 WITA. Namun, saat didatangi kembali pada pukul 15.00 WITA untuk diperiksa, korban sudah tidak merespons. Setelah dilakukan pengecekan bersama warga lain, korban diketahui sudah tidak bernapas,” ujar Iptu Iwan Setiawan.

 

Mendapati hal tersebut, warga segera melapor ke Relawan PMI Kecamatan Samboja Barat dan Polsek Samboja. Tak berselang lama, personel kepolisian tiba di lokasi untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) awal. Jasad korban kemudian dievakuasi menggunakan ambulans PMI menuju RSUD Aji Batara Agung Dewa Sakti Samboja untuk menjalani pemeriksaan medis.

 

Iptu Iwan menegaskan, berdasarkan hasil pemeriksaan tim medis rumah sakit, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. “Hasil visum luar menunjukkan nihil tanda kekerasan. Korban diperkirakan meninggal dunia sekitar satu jam sebelum ditemukan,” tambahnya.

 

Pihak keluarga korban yang telah dihubungi menyatakan menerima kejadian ini sebagai musibah murni dan menolak untuk dilakukan otopsi. Berdasarkan keterangan keluarga, korban selama ini diketahui tidak memiliki riwayat penyakit kronis.

 

Saat ini jasad korban telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk proses pemulangan ke kampung halaman. Pihak kepolisian juga mengamankan barang bukti berupa pakaian yang dikenakan korban saat kejadian. (*)

Kapolres Kukar Instruksikan Pleton Siaga Kedepankan Pendekatan Humanis

SIDIKPOST| Kukar – Kapolres Kutai Kartanegara (Kukar) AKBP Khairul Basyar memberikan arahan khusus kepada Pleton Siaga Polres Kukar yang dipersiapkan untuk membantu pengamanan aksi unjuk rasa di Kota Samarinda, Selasa (21/04/2026). Dalam arahannya, Kapolres menekankan agar seluruh personel menjaga profesionalisme dan mengedepankan sisi humanis saat berhadapan dengan massa aksi.

 

Apel kesiapan yang berlangsung di halaman Mapolres Kukar pagi tadi menjadi momentum bagi AKBP Khairul Basyar untuk membekali personelnya secara mental dan operasional. Fokus utama adalah memastikan penyampaian pendapat di muka umum berjalan aman tanpa mencederai hubungan baik antara kepolisian dan masyarakat.

 

“Rekan-rekan yang berangkat hari ini membawa nama baik Polres Kutai Kartanegara. Saya instruksikan agar tidak ada satu pun personel yang terpancing emosi. Hadapi saudara-saudara kita yang berunjuk rasa dengan senyum dan pelayanan terbaik,” tegas AKBP Khairul Basyar di hadapan ratusan personel Pleton Siaga.

 

Kapolres menjelaskan bahwa tugas utama Polri dalam aksi unjuk rasa adalah mengawal dan mengamankan jalannya aspirasi agar tidak terganggu oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Ia menegaskan bahwa setiap tindakan di lapangan harus terukur dan sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP).

 

“Tujuan kita adalah memastikan suara masyarakat terdengar dalam situasi yang kondusif. Hindari kontak fisik yang tidak perlu dan utamakan dialog. Kita adalah pelindung dan pengayom mereka,” tambahnya.

 

Langkah ini diambil menyusul adanya gelombang aksi unjuk rasa di ibu kota provinsi, Samarinda. Polres Kukar mengirimkan bantuan personel sebagai bagian dari koordinasi Polda Kaltim untuk menjamin stabilitas keamanan di wilayah hukum Kalimantan Timur.

 

Selain membekali personel dengan instruksi humanis, Kapolres juga memastikan sarana dan prasarana yang dibawa telah sesuai dengan ketentuan pengamanan massa tanpa menggunakan senjata api, guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. (*)