SIDIKPOST| Kukar – Kapolres Kutai Kartanegara (Kukar) AKBP Khairul Basyar memberikan arahan khusus kepada Pleton Siaga Polres Kukar yang dipersiapkan untuk membantu pengamanan aksi unjuk rasa di Kota Samarinda, Selasa (21/04/2026). Dalam arahannya, Kapolres menekankan agar seluruh personel menjaga profesionalisme dan mengedepankan sisi humanis saat berhadapan dengan massa aksi.
Apel kesiapan yang berlangsung di halaman Mapolres Kukar pagi tadi menjadi momentum bagi AKBP Khairul Basyar untuk membekali personelnya secara mental dan operasional. Fokus utama adalah memastikan penyampaian pendapat di muka umum berjalan aman tanpa mencederai hubungan baik antara kepolisian dan masyarakat.
“Rekan-rekan yang berangkat hari ini membawa nama baik Polres Kutai Kartanegara. Saya instruksikan agar tidak ada satu pun personel yang terpancing emosi. Hadapi saudara-saudara kita yang berunjuk rasa dengan senyum dan pelayanan terbaik,” tegas AKBP Khairul Basyar di hadapan ratusan personel Pleton Siaga.
Kapolres menjelaskan bahwa tugas utama Polri dalam aksi unjuk rasa adalah mengawal dan mengamankan jalannya aspirasi agar tidak terganggu oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Ia menegaskan bahwa setiap tindakan di lapangan harus terukur dan sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP).
“Tujuan kita adalah memastikan suara masyarakat terdengar dalam situasi yang kondusif. Hindari kontak fisik yang tidak perlu dan utamakan dialog. Kita adalah pelindung dan pengayom mereka,” tambahnya.
Langkah ini diambil menyusul adanya gelombang aksi unjuk rasa di ibu kota provinsi, Samarinda. Polres Kukar mengirimkan bantuan personel sebagai bagian dari koordinasi Polda Kaltim untuk menjamin stabilitas keamanan di wilayah hukum Kalimantan Timur.
Selain membekali personel dengan instruksi humanis, Kapolres juga memastikan sarana dan prasarana yang dibawa telah sesuai dengan ketentuan pengamanan massa tanpa menggunakan senjata api, guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. (*)







