Batalyon B Pelopor Brimob Samarinda dan Universitas Terbuka Jalin Kerja Sama

SIDIKPOST| SAMARINDA – Dalam rangka meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di lingkungan kepolisian, Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Kalimantan Timur menjalin kerja sama dengan Universitas Terbuka (UT) dalam penyelenggaraan sosialisasi program perkuliahan bagi para personel. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Mako Batalyon B Pelopor, Samarinda Seberang, pada Senin (13/10/2025).

Sosialisasi dibuka oleh Pasimin Batalyon B Pelopor, AKP Sriwiyono, dan diikuti oleh puluhan personel dari berbagai tingkatan, khususnya Bintara dan Tamtama muda. Suasana kegiatan berlangsung penuh semangat dan antusiasme. Para peserta menunjukkan minat besar ketika tim dari Universitas Terbuka memaparkan sistem pendidikan jarak jauh (online learning) yang fleksibel, inovatif, dan dapat disesuaikan dengan ritme tugas anggota Brimob.

Dalam sambutannya, AKP Sriwiyono menegaskan bahwa peningkatan kompetensi melalui pendidikan formal merupakan kebutuhan penting bagi setiap personel kepolisian.

“Tugas sebagai anggota Brimob memang penuh tantangan, namun pendidikan tetap menjadi kunci kemajuan. Melalui Universitas Terbuka, kesempatan belajar kini terbuka luas tanpa harus meninggalkan tanggung jawab dinas,” ujarnya.

Sementara itu, Dansat Brimob Polda Kaltim, Kombes Pol. Andy Rifai, S.I.K., M.H., memberikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap langkah tersebut. Menurutnya, pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang akan berdampak langsung terhadap profesionalisme dan kualitas kinerja anggota.

“Saya mendorong seluruh personel Brimob, khususnya generasi muda Batalyon B Pelopor, untuk terus belajar dan berkembang. Pendidikan tinggi tidak hanya menambah pengetahuan, tetapi juga memperkuat karakter, pola pikir strategis, dan kemampuan dalam menghadapi tantangan tugas,” ungkapnya.

Dalam kesempatan itu, tim dari Universitas Terbuka menjelaskan berbagai program studi yang ditawarkan, mulai dari rumpun ilmu sosial, hukum, ekonomi, hingga administrasi publik. Selain itu, disampaikan pula mekanisme pendaftaran, konversi nilai, serta sistem pembelajaran daring yang memungkinkan personel tetap menempuh pendidikan tanpa mengganggu jadwal kedinasan.

Kegiatan ditutup dengan sesi tanya jawab interaktif, penyerahan cinderamata, dan foto bersama antara perwakilan Universitas Terbuka dan jajaran Batalyon B Pelopor. Suasana penuh keakraban menandai komitmen kedua pihak untuk menjalin kolaborasi berkelanjutan dalam pengembangan SDM kepolisian yang unggul dan berdaya saing.

Melalui kerja sama ini, diharapkan semakin banyak personel Brimob yang termotivasi untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Langkah ini sejalan dengan semangat transformasi Polri Presisi, yang menekankan peningkatan kapasitas dan profesionalisme personel melalui pendidikan, teknologi, dan pengabdian yang berkelanjutan. (*)

Polda Kaltim Gelar Tradisi Wisuda Purna Bakti, Kapolda Sampaikan Apresiasi dan Pesan Haru untuk Personel yang Purna Tugas

SIDIKPOST | BALIKPAPAN – Suasana haru dan khidmat menyelimuti halaman Polda Kalimantan Timur saat upacara tradisi Wisuda Purna Bakti Personel Polri dan PNS Tahun Anggaran 2025 digelar, Selasa (14/10/2025). Kegiatan tersebut menjadi bentuk penghormatan dan apresiasi kepada para anggota yang telah menuntaskan masa pengabdian dengan dedikasi, loyalitas, dan integritas tinggi selama bertugas di institusi kepolisian.

Upacara dipimpin langsung oleh Kapolda Kalimantan Timur, Irjen Pol. Endar Priantoro, S.H., S.I.K., C.F.E., M.H., dan dihadiri oleh Wakapolda Kaltim, Brigjen Pol. Dr. M. Sabilul Alif, S.H., S.I.K., M.Si., Irwasda Polda Kaltim, para Pejabat Utama Polda Kaltim, serta Ketua Bhayangkari Daerah Kaltim beserta jajaran pengurus.

Dalam laporannya, Kapolda menyampaikan bahwa sebanyak 121 personel mengikuti kegiatan wisuda purna bakti periode Oktober 2024 hingga Oktober 2025, terdiri dari 117 personel Polri dan 4 Pegawai Negeri Sipil (PNS). Dari jumlah tersebut, 18 personel Polri dan 4 PNS hadir secara langsung mewakili rekan-rekan mereka dalam upacara kali ini.

Dalam sambutannya, Kapolda Kaltim menyampaikan rasa bangga dan hormat kepada seluruh wisudawan atas pengabdian dan kontribusi nyata yang telah diberikan selama masa dinas.
“Upacara ini bukan sekadar seremoni, tetapi wujud rasa hormat dan penghargaan atas pengabdian panjang rekan-rekan yang telah mendarmabaktikan diri demi keberhasilan pelaksanaan tugas Polri yang kita cintai dan banggakan,” ujar Irjen Pol. Endar Priantoro.

Ia menegaskan, masa purna bakti bukanlah akhir dari pengabdian, melainkan awal dari kontribusi baru kepada masyarakat.
“Selesainya masa dinas aktif bukan berarti berhenti berbakti kepada bangsa dan negara. Justru ini menjadi kesempatan untuk terus berkarya dan memberikan manfaat secara langsung di tengah masyarakat,” imbuhnya.

Kapolda juga menekankan bahwa para purnawirawan tetap menjadi bagian dari keluarga besar Polri, yang diharapkan tetap menjaga nama baik dan menjadi teladan di lingkungan masyarakat.
“Identitas sebagai Bhayangkara sejati harus terus melekat. Kami berharap rekan-rekan tetap menjaga integritas dan citra baik Polri, serta memberikan dukungan dan masukan konstruktif bagi kemajuan Polda Kaltim ke depan,” tutur Kapolda.

Selain itu, Kapolda juga berpesan kepada seluruh personel aktif agar meneladani semangat dan loyalitas para purnawirawan.
“Semoga semangat pengabdian dan disiplin tinggi yang telah ditunjukkan para senior menjadi motivasi bagi generasi penerus dalam melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab hingga akhir masa dinas,” ujarnya.

Mengakhiri sambutannya, Irjen Pol. Endar Priantoro menyampaikan ucapan terima kasih dan doa terbaik kepada seluruh personel yang memasuki masa purnabakti.
“Atas nama institusi Polri, saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya atas pengabdian yang telah diberikan. Semoga seluruh wisudawan selalu diberi kesehatan, kebahagiaan, dan kesuksesan dalam menjalani masa purna bakti,” pungkasnya.

Upacara kemudian dilanjutkan dengan prosesi pelepasan simbolik, penyerahan cenderamata, serta sesi foto bersama. Momen penuh haru itu menjadi penutup indah perjalanan panjang para Bhayangkara yang telah mengabdikan diri demi menjaga keamanan, ketertiban, dan pelayanan kepada masyarakat Kalimantan Timur. (*)

Mahasiswa UNDIP Hadirkan Inovasi Lingkungan Berbasis Teknologi, Wujudkan Desa Sriwulan Sebagai Eco-Village Berkelanjutan

SIDIKPOST| KENDAL, 14 Oktober 2025 – Mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Diponegoro (UNDIP) yang tergabung dalam Team GreenFusion SDG’s sukses menghadirkan inovasi pengelolaan lingkungan terpadu di Desa Sriwulan, Kecamatan Limbangan, Kabupaten Kendal.

Melalui program bertajuk “Integrasi Sistem Bank Sampah Digital dan Smart Farming TOGA dengan Pemanfaatan Limbah Aren untuk Biopori dan POC serta Budidaya Maggot,” para mahasiswa membuktikan bahwa ilmu teknik dapat berkontribusi langsung pada pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) di tingkat desa.

Kegiatan diawali dengan observasi lapangan dan pemetaan permasalahan lingkungan. Berdasarkan data, setiap minggu Desa Sriwulan menghasilkan lebih dari 1.000 kilogram sampah organik dan 450 kilogram limbah peternakan yang berpotensi mencemari lingkungan. Untuk mengatasinya, tim menghadirkan sistem digital bernama SIBISA (Sistem Informasi Bank Sampah Sriwulan), yang mendigitalisasi proses pengumpulan, pencatatan, dan pengelolaan sampah. Limbah rumah tangga serta daun aren diubah menjadi pupuk organik cair (POC), biopori, dan media budidaya maggot yang bernilai ekonomi tinggi.

Inovasi tersebut sejalan dengan SDG 11 (Kota dan Komunitas Berkelanjutan) dan SDG 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab). Tak berhenti di situ, tim juga mengembangkan sistem Smart Farming TOGA berbasis IoT, di mana penyiraman dan pemupukan tanaman dilakukan secara otomatis. Limbah organik yang telah diolah digunakan untuk menyuburkan tanaman, sementara maggot dijadikan pakan ikan dalam sistem akuaponik hemat air, mendukung SDG 2 (Tanpa Kelaparan), SDG 6 (Air Bersih dan Sanitasi Layak), dan SDG 15 (Ekosistem Darat).

Program ini melibatkan sinergi lintas sektor — mulai dari pemerintah desa, BEM Fakultas Teknik UNDIP, hingga Dinas Pertanian dan Perdagangan Kabupaten Kendal. Ketua tim, Mohammad Husen Afansyah, menuturkan bahwa program ini dirancang tidak hanya untuk mengurangi limbah, tetapi juga membangun ekosistem ekonomi sirkular yang memberdayakan masyarakat.

“Teknologi yang kami terapkan sederhana, namun dampaknya besar bagi keberlanjutan desa. Kami ingin masyarakat memiliki sistem mandiri yang terus berjalan bahkan setelah program selesai,” jelas Husen.

Hasilnya nyata: dalam waktu empat bulan, masyarakat bersama mahasiswa berhasil mengurangi 70% sampah tidak terkelola, membentuk 20 rumah TOGA mandiri, serta mengolah limbah menjadi produk bernilai jual seperti pupuk cair, maggot, dan ikan lele. Dampak ekonominya pun terasa, dengan peningkatan pendapatan masyarakat hingga jutaan rupiah per bulan.

Kepala Desa Sriwulan, Sulistyo, mengapresiasi inisiatif mahasiswa UNDIP yang membawa teknologi tepat guna ke tengah masyarakat.
“Kami merasa bangga dan terbantu. Mahasiswa tidak hanya datang memberi solusi, tetapi juga melibatkan warga dalam setiap tahap. Program ini membuat masyarakat lebih sadar pentingnya mengelola sampah dan bertani secara modern,” ujarnya.

Melalui kolaborasi lintas sektor dan inovasi berbasis teknologi ramah lingkungan, Desa Sriwulan kini bertransformasi menjadi model eco-village berbasis IoT, sekaligus contoh sukses penerapan ilmu teknik yang berpadu dengan kepedulian sosial. Inisiatif ini mendukung pencapaian SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi), SDG 13 (Penanganan Perubahan Iklim), dan SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan). (*)

PWI Jaya Lakukan Penyesuaian Pengurus: Penguatan Struktur dan Pendekatan Kebersamaan

SIDIKPOST| JAKARTA — Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jaya melakukan penyesuaian susunan kepengurusan setelah sejumlah pengurus mengundurkan diri karena mendapat amanah baru di PWI Pusat, serta satu di antaranya berpulang ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa.

Ketua PWI Jaya, Kesit B. Handoyo, menyampaikan bahwa perubahan ini merupakan bagian dari dinamika organisasi yang sehat dan mencerminkan sinergi positif antara PWI Jaya dengan PWI Pusat.

“Kami mendukung sepenuhnya rekan-rekan yang kini berkiprah di PWI Pusat. Semoga mereka terus membawa semangat profesionalisme dan solidaritas khas PWI Jaya di level nasional,” ujar Kesit dalam rapat pleno yang digelar secara luring dan daring di Markas PWI Jaya, Selasa (14/10/2025).

Dalam kesempatan tersebut, Kesit juga menyampaikan duka cita mendalam atas berpulangnya Adv. Fathan Rangkuti, SH, Ketua Seksi Wartawan Multimedia PWI Jaya, yang wafat pekan lalu karena sakit.
“Saudara Fathan Rangkuti telah memberikan banyak kontribusi bagi organisasi. Semoga segala amal dan kebaikannya diterima di sisi-Nya,” ucap Kesit penuh haru.

Rapat pleno juga menetapkan sejumlah perubahan struktur dan pengisian jabatan baru. Benny Joewono kini ditetapkan sebagai Ketua Dewan Penasihat PWI Jaya, menggantikan Drs. Johny Hardjojo, M.Si. Dewan Penasihat turut diperkuat dengan bergabungnya dua anggota baru, yaitu Dr. M. Nasir, SH, MH, dan M. Kusnaeni, komentator sepak bola yang dikenal luas dengan nama “Bung Kus”.

Sebagaimana diketahui, lima pengurus PWI Jaya kini dipercaya menduduki posisi strategis di kepengurusan PWI Pusat periode 2025–2030. Mereka adalah Johny Hardjojo, yang menjabat Ketua Departemen Hankam, TNI dan Polri; Kadirah; Anrico Pasaribu, SH; Hengky Lumban Toruan; serta Sumber Rajasa Ginting.

Sebagai pengganti, Kadirah, yang sebelumnya menjabat Wakil Ketua Bidang Pembinaan Daerah, kini digantikan oleh Stanislaus Jumar Sudiyana dari Radio Sonora. Sementara Anrico Pasaribu, Ketua Seksi Wartawan Hukum, digantikan oleh Rinto, SH, dan posisi Sumber Rajasa Ginting di Seksi Kemitraan, Kerja Sama, dan Hubungan Antar Lembaga kini diisi oleh wakilnya, Raden Wuryanto.

Kesit menegaskan bahwa PWI Jaya tetap menjadi wadah kebersamaan dan ruang dialog terbuka bagi seluruh anggotanya.
“Bagi rekan-rekan yang selama ini mungkin memiliki pandangan berbeda, kami akan menanganinya dengan bijak dan melalui pendekatan yang lebih baik. PWI Jaya adalah rumah bersama, tempat semua insan pers bisa berkontribusi dengan semangat persaudaraan,” tegasnya.

Ia menambahkan, penyesuaian ini bukan semata-mata persoalan struktur, melainkan bagian dari upaya memperkuat soliditas, profesionalisme, dan nilai-nilai kebersamaan di tubuh organisasi.
“Kepengurusan boleh berubah, tapi semangat kebersamaan harus tetap menyala,” tambahnya.

Perubahan susunan pengurus PWI Jaya ini akan segera dituangkan dalam surat keputusan resmi dan disosialisasikan kepada seluruh anggota. Dalam sosialisasi tersebut, Kesit juga menyinggung persoalan pemegang Kartu Tanda Anggota (KTA) hasil Orientasi Keanggotaan dan Kewartawanan (OKK) yang tidak dilakukan oleh PWI Jaya.

Kesit menegaskan bahwa PWI Jaya tidak mengakui produk keanggotaan yang tidak dihasilkan oleh kepengurusannya.
“Bagi pihak-pihak yang merasa dirugikan oleh mereka, silakan melapor pada aparat berwenang atau sampaikan langsung ke PWI Jaya,” tegas Kesit.

Menutup rapat pleno, Kesit mengumumkan bahwa PWI Jaya akan kembali menggelar OKK pada akhir Oktober di RRI Jakarta dengan peserta lebih dari 20 orang. Selain itu, PWI Jaya juga dijadwalkan akan menggelar Uji Kompetensi Wartawan (UKW) pada bulan November mendatang.

Dengan langkah-langkah penyegaran ini, PWI Jaya meneguhkan diri sebagai organisasi profesi yang adaptif, solid, dan terus tumbuh dalam semangat kebersamaan serta profesionalisme insan pers ibu kota. (*)

TP PKK Kota Tangerang Dorong Kemandirian Pangan Keluarga Lewat Pembinaan di Kecamatan Karawaci

SIDIKPOST | KOTA TANGERANG – Dalam upaya memperkuat peran keluarga sebagai fondasi kesejahteraan masyarakat, Tim Penggerak (TP) Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kecamatan Karawaci menggelar kegiatan Pembinaan 10 Program Pokok PKK di Aula Kelurahan Bojong Jaya, Selasa (14/10/2025).

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Ketua TP PKK Kota Tangerang, Masturoh Sachrudin, yang menekankan pentingnya sinergi antara kader PKK dan pemerintah dalam mewujudkan keluarga yang mandiri, sehat, dan sejahtera.

“Salah satu langkah nyata kami dalam memperkuat ketahanan pangan dan gizi keluarga adalah dengan menggalakkan Kelompok Wanita Tani (KWT) di setiap wilayah. Melalui KWT, para ibu dapat menanam dan memanen sayuran segar di rumah, sehingga kebutuhan pangan keluarga dapat terpenuhi secara mandiri,” ujar Masturoh.

Program KWT yang digagas PKK juga bertujuan mendorong penerapan konsumsi pangan Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman (B2SA). Selain memenuhi kebutuhan gizi keluarga, hasil kebun yang dikelola para ibu rumah tangga juga berpotensi menjadi sumber pendapatan tambahan.

Pembinaan ini menjadi wadah penting untuk memperkuat pelaksanaan 10 Program Pokok PKK, yang meliputi Penghayatan dan Pengamalan Pancasila, Gotong Royong, Pangan, Sandang, Perumahan dan Tata Laksana Rumah Tangga, Pendidikan dan Keterampilan, Kesehatan, Pengembangan Kehidupan Berkoperasi, Kelestarian Lingkungan Hidup, serta Perencanaan Sehat.

Melalui kegiatan ini, diharapkan para kader PKK Kelurahan Bojong Jaya semakin memahami perannya sebagai motor penggerak perubahan sosial di tingkat keluarga dan masyarakat.

“Kami berharap pembinaan ini dapat meningkatkan kapasitas para kader, agar mereka menjadi pelopor perubahan positif di lingkungannya masing-masing. Dengan keluarga yang kuat dan mandiri, kita dapat membangun masyarakat yang lebih sejahtera,” tutur Masturoh.

Semangat gotong royong dan kemandirian yang tumbuh dari kegiatan PKK diharapkan dapat terus diperluas hingga ke seluruh wilayah Kota Tangerang. Melalui sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan kader PKK, visi mewujudkan keluarga tangguh, sehat, dan berdaya saing bukan sekadar cita-cita, tetapi menjadi gerakan nyata di tengah masyarakat. (*)

Cegah Genangan, Pemkot Tangerang Percepat Normalisasi Drainase di Jalan Arya Kemuning Periuk

SIDIKPOST | TANGERANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang terus menunjukkan komitmennya dalam mengantisipasi potensi banjir dan genangan di musim hujan. Melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Pemkot Tangerang melakukan normalisasi saluran air (drainase) di sepanjang Jalan Arya Kemuning, Kecamatan Periuk, yang merupakan jalur penting penghubung antara Kota Tangerang dan Kabupaten Tangerang.

Kepala Bidang Operasional dan Pemeliharaan Dinas PUPR Kota Tangerang, Iwan Nursyamsu, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah mitigasi bencana dan respons cepat terhadap keluhan masyarakat yang kerap mengalami genangan di kawasan tersebut.

“Kami melakukan normalisasi ini untuk memastikan saluran air dapat menampung debit air secara optimal, terutama di tengah curah hujan yang semakin tinggi. Kami tidak ingin saluran yang tersumbat menimbulkan genangan dan berdampak pada kemacetan panjang di Jalan Arya Kemuning,” ujar Iwan, Selasa (14/10/2025).

Normalisasi dilakukan dengan pengerahan alat berat dan tim lapangan sejak awal pekan. Petugas bekerja melakukan pengerukan lumpur, pengangkatan sedimen, serta pembersihan sampah yang menumpuk di sepanjang jalur drainase. Pekerjaan ini ditargetkan selesai dalam waktu satu pekan ke depan, agar sistem aliran air dapat kembali berfungsi maksimal.

“Kami sudah menerjunkan petugas untuk mempercepat proses normalisasi. Fokus utama adalah mengangkat lumpur dan sampah yang menjadi penyebab utama pendangkalan saluran di kawasan tersebut,” tambah Iwan.

Selain mengandalkan perbaikan fisik infrastruktur, Pemkot Tangerang juga menekankan pentingnya peran aktif masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan. Iwan mengajak warga untuk tidak membuang sampah sembarangan, terutama ke dalam saluran air, guna mencegah penyumbatan yang berulang.

“Kami berharap masyarakat maupun pengguna jalan ikut berpartisipasi menjaga kebersihan saluran. Kalau lingkungan bersih, genangan bisa dicegah, dan jalan raya tetap nyaman dilalui,” imbaunya.

Langkah ini menjadi bagian dari program mitigasi banjir terpadu yang terus digencarkan Pemkot Tangerang, termasuk pembangunan saluran baru, rehabilitasi drainase lama, dan penataan wilayah rawan genangan. Dengan sinergi antara pemerintah dan masyarakat, Pemkot optimistis upaya ini dapat mewujudkan kota yang tangguh terhadap banjir dan lebih nyaman bagi seluruh warganya. (*)

BPBD Kota Tangerang Siaga Hadapi Musim Hujan, Mahdiar: Waspadai Intensitas Curah Hujan Lebih Tinggi!

SIDIKPOST| KOTA -TANGERANG – Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang, Mahdiar, menyampaikan bahwa Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah mengeluarkan surat edaran terkait perkiraan musim hujan yang diprediksi datang lebih awal di sejumlah wilayah Indonesia, termasuk Kota Tangerang.

Berdasarkan informasi resmi BMKG per 10 Oktober 2025, fenomena El Niño lemah yang sedang terjadi diperkirakan berdampak pada percepatan datangnya musim hujan di bulan Oktober, dengan puncak curah hujan akan berlangsung pada November hingga Desember 2025.

“Dengan ini, kami mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan sejak dini, mengingat intensitas hujan diprediksi lebih tinggi dari biasanya, khususnya di wilayah bagian barat Kota Tangerang,” ungkap Mahdiar, saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (14/10/2025).

Mahdiar menjelaskan, Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang telah menyiapkan berbagai langkah antisipatif menghadapi potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, genangan, dan longsor. BPBD berkoordinasi erat dengan berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD), termasuk Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Dinas Sosial, serta Dinas Kesehatan.

“Dinas PUPR sudah melakukan penyedotan sedimentasi di beberapa saluran air menggunakan mobil penyedot lumpur, serta pengeringan tandon untuk meningkatkan daya tampung air. Kami juga mempercepat kegiatan pembangunan infrastruktur yang berhubungan dengan penanganan banjir,” jelasnya.

Selain langkah teknis, BPBD juga menyiapkan apel kesiapsiagaan dan forum koordinasi bersama relawan kebencanaan yang akan digelar pada awal November mendatang. Kegiatan tersebut akan melibatkan unsur provinsi serta pimpinan relawan di seluruh wilayah Kota Tangerang.

“Masyarakat adalah garda terdepan dalam penanganan bencana. Kami di BPBD bertugas memastikan kesiapan sarana, prasarana, serta dukungan relawan agar respons terhadap bencana bisa cepat dan efektif,” kata Mahdiar.

Salah satu contoh nyata kesiapsiagaan masyarakat, lanjutnya, datang dari warga Perumahan Ciledug Indah 1, yang telah membentuk kelompok Warga Tangguh Bencana (WATANA).

“Ini contoh yang patut diapresiasi. Mereka secara mandiri mempersiapkan diri dan aktif berkoordinasi dengan BPBD. Kami juga memberikan dukungan melalui penyediaan sarana kedaruratan seperti sirine dan fasilitas evakuasi,” ujarnya.

Dengan berbagai langkah kolaboratif antara pemerintah, relawan, dan masyarakat, Pemkot Tangerang berharap kesiapsiagaan menghadapi musim hujan dapat berjalan optimal. Langkah ini diharapkan mampu meminimalkan risiko bencana, sekaligus memperkuat semangat gotong royong dan tanggung jawab bersama dalam menjaga keselamatan warga Kota Tangerang. (ADV)

Wali Kota Sachrudin Pastikan Keamanan Infrastruktur Publik, Tinjau Langsung JPO Daan Mogot

SIDIKPOST | KOTA TANGERANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga keamanan dan kenyamanan fasilitas publik. Wali Kota Tangerang, H. Sachrudin, bersama Wakil Wali Kota Maryono, meninjau langsung Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di kawasan Jalan Daan Mogot, Senin (14/10/2025), menyusul laporan masyarakat terkait kondisi jembatan yang dinilai kurang aman digunakan.

Dalam tinjauan tersebut, Sachrudin menuturkan bahwa kondisi JPO memang sudah cukup memprihatinkan sehingga sudah lama tidak difungsikan.

“Tadi saya melihat langsung kondisi JPO ini. Memang strukturnya sudah tidak layak digunakan. Karena itu, sejak lama JPO ini sudah kami tutup demi keselamatan warga,” jelasnya.

Ia menambahkan, keselamatan masyarakat merupakan prioritas utama Pemkot Tangerang. Untuk sementara, akses ke JPO telah kembali ditutup guna mencegah masyarakat melintas di atas jembatan yang berpotensi membahayakan.

“Sebelumnya sudah kita tutup dengan barier, tapi ada warga yang memindahkannya. Sekarang kami pastikan aksesnya tertutup lagi agar aman,” ujarnya.

Lebih lanjut, Sachrudin mengungkapkan bahwa dirinya telah menugaskan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) serta Dinas Perhubungan (Dishub) untuk melakukan pemeriksaan teknis terhadap kondisi struktur JPO. Dari hasil kajian tersebut, Pemkot akan menentukan langkah terbaik — apakah jembatan akan direvitalisasi atau dibongkar jika kondisinya dinilai tidak memungkinkan untuk diperbaiki.

“Kami targetkan hasil kajian teknis segera rampung agar bisa diputuskan langkah penanganannya. Kalau memang masih bisa diperbaiki, revitalisasi akan dilakukan secara bertahap dengan menyesuaikan anggaran yang ada,” terang Sachrudin.

Selain menyoroti kondisi JPO, Wali Kota juga meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang membidangi infrastruktur kota untuk meningkatkan pengawasan lapangan secara rutin.

“Saya minta semua OPD terkait memperkuat pengawasan infrastruktur kota. Jangan menunggu rusak parah atau viral dulu baru bergerak. Fasilitas seperti JPO, trotoar, drainase, hingga taman, merupakan wajah pelayanan publik yang mencerminkan kinerja pemerintah,” tegasnya.

Sachrudin juga mengajak masyarakat untuk ikut menjaga dan melaporkan bila ditemukan kerusakan pada fasilitas kota.

“Mari kita sama-sama rawat fasilitas kota ini. Kalau ada yang rusak, segera laporkan lewat kanal resmi Pemkot Tangerang agar cepat ditindaklanjuti,” imbaunya.

Dengan langkah cepat dan sinergi antara pemerintah dan masyarakat, Pemkot Tangerang berharap seluruh fasilitas publik dapat terus terpelihara dengan baik dan aman digunakan. Upaya ini menjadi bukti nyata komitmen Kota Tangerang dalam menciptakan kota yang tertib, aman, dan berdaya saing tinggi. (*)

Serah Terima Program Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) Di Kecamatan Teluknaga

SIDIKPOST| Kabupaten Tangerang – Serah Terima Program Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH)Dinas Perumahan, Permukiman Dan Pemakaman Kabupaten Tangerang Tahun Anggaran 2025.
KPS Kebon Cau Ceria Dan KPS Pantas Kecamatan Teluknaga. Acara Tersebut Dilaksanakan Di Aula Kantor Desa Kebon Cau Kecamatan Teluknaga Kabupaten Tangerang.(14/10/25)

Acara Serah Terima Program Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) Dinas Perumahan Permukiman Dan Pemakaman Kabupaten Tangerang Tahun Anggaran 2025 Diawali Dengan Pembacaan Doa Bersama Kemudian Dilanjutkan Dengan Sambutan Oleh H. Abih Sanjaya Koordinator RTLH Kecamatan Teluknaga Kemudian Dilanjutkan Dengan Sambutan Oleh Kurnia S. STP. M. Si Camat Teluknaga Kemudian Dilanjutkan Dengan Sambutan Oleh Ahmad Nur Kepala Desa Kebon Cau Kemudian Dilanjutkan Dengan Sambutan Oleh Asep Jauhari Dari Dinas Perumahan Permukiman Dan Pemakaman Kabupaten Tangerang Kemudian Dilanjutkan Dengan Penyerahan Secara Simbolis di Serah Terima Kunci Bedah Rumah. Jumlah Penerima Bantuan Rumah Tidak Layak Huni Berjumlah 55 Unit (Desa Kebon Cau Dan Desa Pangkalan).

Pelaksanaan Acara Serah Terima Program Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) Dinas Perumahan Permukiman Dan Pemakaman Kabupaten Tangerang Di Aula Kantor Desa Kebon Cau Dihadiri Oleh Kurnia. STP. M. Si Camat Teluknaga Bersama Ahmad Nur Kepala Desa Kebon Cau Beserta Opan Sekdes Kebon Cau Bersama H. Abih Sanjaya Koordinator RTLH Kecamatan Teluknaga Beserta Asep Jauhari Dari Dinas Perumahan Permukiman Dan Pemakaman Kabupaten Tangerang Bersama Serka Adi Babinsa Koramil 01 Teluknaga Beserta Warga Penerima (Desa Kebon Cau Dan Desa Pangkalan) Program Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) Dinas Perumahan Permukiman Dan Pemakaman Kabupaten Tangerang.

( Kendy )

Ny. Martianis SH Menerima Piagam Penghargaan HUT ke-393 Kabupaten Tangerang

SIDIKPOST| Kabupaten Tangerang – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang menggelar upacara HUT KE-393 Kabupaten Tangerang. Upacara berlangsung khidmat dan meriah dengan nuansa budaya yang kental, ditandai dengan penggunaan pakaian adat nusantara oleh seluruh peserta Upacara HUT KE-393 Kabupaten Tangerang.

Rangkaian HUT KE-393 Kabupaten Tangerang. Ragam Pakaian Adat Nusantara Meriahkan HUT Kabupaten Tangerang. Warnai Hari Jadi Dengan Semangat Persatuan Dan Keberagaman. Pelaksanaan Acara Upacara HUT KE-393 Kabupaten Tangerang Dilaksanakan Di Lapangan Raden Aria Yudhanegara, Tigaraksa, Senin 13 Oktober 2025.(14/10/25)

Ny. Martianis SH Jabatan Notaris Dan PPAT Kabupaten Tangerang ,” Pada Saat Upacara HUT KE-393 Kabupaten Tangerang. Dirinya Memakai Pakaian adat Padang, yang berasal dari Minangkabau, terbagi menjadi pakaian pria dan wanita. Untuk wanita, pakaian utamanya adalah Bundo Kanduang (juga disebut Limpapeh Rumah Nan Gadang), yang terdiri dari Baju Batabue dihiasi benang emas, lambak (sarung), tengkuluk (penutup kepala berbentuk seperti tanduk kerbau), dan salempang (selendang) sedangkan pakaian pria menggunakan Baju Datuk yang lebih sederhana, dengan pakaian adat khas Padang yang juga disebut Baju Datuk atau Baju Adat Minang Laki-Laki “.

Ny. Martianis SH Jabatan Notaris Dan PPAT Kabupaten Tangerang Menyampaikan ,” Alhamdulillah Dan Terima Kasih Kepada Bupati Tangerang Pada Momen HUT KE-393 Kabupaten Tangerang Ny. Martianis SH Jabatan Notaris Dan PPAT Kabupaten Tangerang Mendapatkan Piagam Penghargaan.

Ny. Martianis SH Jabatan Notaris Dan PPAT Kabupaten Tangerang ,” Mengucapkan Terima Kasih Kepada H. Moch Maesyal Rasyid Bupati Tangerang Atas Pemberian Piagam Penghargaan Kepada Ny. Martianis SH Jabatan Notaris Dan PPAT Kabupaten Tangerang Pada Saat Acara HUT KE-393 Kabupaten Tangerang “.

“Memberikan Penghargaan Kepada 12 NPAK (Notaris Pembuat Akta Koperasi) Di Kabupaten Tangerang. Sebagai Peran Aktif Dalam Pembentukan Dan Pembuatan Legalitas Kepada 274 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih Di Kabupaten Tangerang. Ada 12 NPAK (Notaris Pembuat Akta Koperasi) Di Kabupaten Tangerang, Ucap Ny. Martianis SH “.

( Kendy )

Pemkot Tangerang Gencarkan Edukasi Kebersihan, Tanamkan Budaya Peduli Lingkungan Sejak Dini

SIDIKPOST| KOTA TANGERANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga kebersihan lingkungan demi mewujudkan Kota Tangerang yang bersih, nyaman, dan berkelanjutan. Komitmen ini tidak hanya diwujudkan melalui penggerahan petugas kebersihan dan armadanya, tetapi juga melalui edukasi langsung ke sekolah-sekolah untuk menanamkan kesadaran menjaga lingkungan sejak dini.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang, Jamaluddin, menyampaikan bahwa seluruh sekolah di Kota Tangerang secara berkelanjutan didorong untuk memastikan kebersihan lingkungan sekolah. Upaya ini, kata dia, bertujuan menciptakan suasana belajar yang lebih nyaman dan mendukung tumbuhnya karakter peduli lingkungan di kalangan peserta didik.

“Kami pastikan seluruh sekolah dapat menjaga kebersihan lingkungan. Bukan hanya soal membuang sampah pada tempatnya, tetapi juga hingga pengelolaan sampah dan kebiasaan baik lainnya. Sehingga, kegiatan belajar mengajar dan aktivitas di sekolah dapat berjalan dengan nyaman,” ujar Jamaluddin, Kamis (9/10/2025).

Salah satu sekolah yang telah berhasil menerapkan program pengelolaan sampah yang baik adalah SMPN 13 Tangerang. Kepala sekolah, Tin Retnowati, menuturkan bahwa pihaknya telah membiasakan para siswa untuk membawa kotak makan dan botol minum sendiri guna mengurangi penggunaan plastik sekali pakai. Selain itu, sekolah juga mengolah sampah organik menjadi kompos, memanfaatkan hasilnya untuk tanaman di lingkungan sekolah.

“Pembiasaan ini kami lakukan agar anak-anak tidak menggunakan plastik sekali pakai. Kami juga memiliki bank sampah, yang hasilnya dikelola bersama Dinas Lingkungan Hidup. Selain itu, ada juga tempat penyimpanan minyak jelantah yang nantinya disalurkan ke masjid. Kami pun menerapkan penghematan energi, baik listrik maupun air, agar tidak digunakan secara berlebihan,” ungkap Tin.

Ia menambahkan, kebiasaan baik yang ditanamkan sejak dini ini diharapkan dapat terus berlanjut hingga para siswa dewasa nanti. Menurutnya, menjaga kebersihan bukan hanya tugas sekolah atau pemerintah, tetapi tanggung jawab bersama seluruh masyarakat.

“Kami akan terus menjalankan komitmen ini agar menjadi kebiasaan dan budaya bagi seluruh anak-anak di SMPN 13 Kota Tangerang. Mudah-mudahan, upaya kecil ini bisa memberikan dampak besar, tidak hanya di lingkungan sekolah, tetapi juga bagi masyarakat Kota Tangerang,” tutupnya.

Melalui langkah-langkah nyata tersebut, Pemkot Tangerang berharap edukasi kebersihan di sekolah dapat menjadi fondasi kuat dalam membangun generasi yang cinta lingkungan. Karena menjaga kebersihan bukan sekadar kewajiban, melainkan bagian dari gaya hidup sehat dan beradab menuju Kota Tangerang yang bersih, hijau, dan berdaya saing. (ADV)

Sahrudin Lantik 787 PPPK, Dorong Semangat Pelayanan Publik Sepenuh Hati!

SIDIKPOST| Kota TANGERANG – Wali Kota Tangerang, H. Sachrudin, secara resmi melantik sebanyak 787 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkungan Pemerintah Kota Tangerang. Dari jumlah tersebut, 626 di antaranya merupakan PPPK Tahap II pada Dinas Pendidikan Kota Tangerang. Pelantikan berlangsung khidmat di Selasar Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, pada Rabu (8/10/2025).

Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kota Tangerang dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya di sektor pelayanan publik dan pendidikan. Pemerintah menegaskan bahwa peningkatan kompetensi aparatur adalah langkah strategis untuk menghadirkan pelayanan yang profesional, transparan, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Dalam sambutannya, Wali Kota Sachrudin menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh PPPK yang baru dilantik. Ia berpesan agar seluruh aparatur bekerja dengan sepenuh hati, menjaga integritas, serta senantiasa mengedepankan profesionalisme, disiplin, dan loyalitas. Menurutnya, ASN dan PPPK merupakan wajah pemerintahan di mata masyarakat, sehingga setiap tindakan harus mencerminkan dedikasi dan tanggung jawab dalam melayani publik.

“Pelantikan ini bukan hanya bentuk penghargaan atas kerja keras, tetapi juga amanah besar untuk melayani masyarakat dengan sebaik-baiknya. Jadilah aparatur yang tangguh dan berintegritas, karena masyarakat menaruh harapan besar terhadap pelayanan publik yang cepat, tanggap, dan berkeadilan,” tegas Sachrudin.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Tangerang, Jatmiko, menjelaskan bahwa pelantikan ini mencakup berbagai formasi jabatan, mulai dari tenaga pendidik, tenaga kesehatan, hingga tenaga teknis. Dari total 626 PPPK pada Dinas Pendidikan, seluruhnya merupakan tenaga guru, dengan rincian 572 orang berasal dari luar Kota Tangerang dan 54 orang dari dalam Kota Tangerang.

Pelantikan PPPK ini diharapkan dapat memperkuat pelayanan publik di lingkungan Pemerintah Kota Tangerang. Wali Kota Sachrudin menegaskan bahwa aparatur yang baru dilantik harus mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan daerah serta menjadi teladan dalam kedisiplinan dan tanggung jawab. Ia juga mengajak seluruh pegawai untuk terus meningkatkan kompetensi dan semangat kerja agar pelayanan kepada masyarakat semakin optimal.

Dengan bertambahnya tenaga profesional di berbagai bidang, Pemerintah Kota Tangerang optimistis kualitas pelayanan publik akan semakin meningkat. Kehadiran ratusan PPPK baru menjadi bukti nyata komitmen Pemkot Tangerang dalam membangun birokrasi yang efektif, efisien, dan berorientasi pada masyarakat.

“Dengan bekerja sepenuh hati dan penuh dedikasi, kita bersama dapat mewujudkan Kota Tangerang yang semakin maju, berdaya saing, dan berakhlakul karimah,” tutup Sachrudin dengan optimisme. (ADV)