Mutasi Jabatan di Lingkungan Polres Kukar: Tiga Perwira Resmi Emban Tugas Baru

SIDIKPOST| Tenggarong — Suasana khidmat menyelimuti Halaman Apel Markas Komando Polres Kutai Kartanegara pada Rabu pagi (21/5/2025) saat pelaksanaan upacara pelantikan dan serah terima jabatan sejumlah pejabat utama. Tiga posisi strategis resmi berganti tangan, yakni Kabag SDM, Kasatpolairud, dan Kapolsek Muara Jawa.

Kapolres Kutai Kartanegara, AKBP Dody Surya Putra, S.I.K., S.H., M.H., memimpin langsung upacara tersebut sebagai Inspektur Upacara. Turut bertugas dalam upacara, AKP I Wayan Sudarmawan, S.Sos. sebagai Perwira Upacara dan IPDA Agus Fahrur Rozi, S.H., M.H. sebagai Komandan Upacara.

Dalam struktur yang baru, KOMPOL Zainal Arifin, S.H. resmi dilantik sebagai Kabag SDM Polres Kukar. Sementara itu, tongkat komando Kasatpolairud diserahkan dari AKP Yohanes Bonar Adiguna, S.T.K., S.I.K., M.H. kepada IPTU Benedict Jaya, S.Tr.K., S.I.K., M.H.. Jabatan Kapolsek Muara Jawa kini diemban oleh IPTU I Wayan Edi Surya Puryana, S.Tr., M.H., menggantikan IPTU Muhammad Al Huda, S.H.

Upacara dihadiri lengkap oleh Pejabat Utama Polres, para Perwira, ASN, serta perwakilan Bhayangkari, yang turut memberikan semangat dan apresiasi kepada para pejabat lama dan baru.

Dalam amanatnya, AKBP Dody menegaskan bahwa mutasi jabatan adalah bagian dari pembinaan dan penyegaran di tubuh Polri yang bertujuan meningkatkan kinerja serta adaptasi terhadap tantangan tugas.

“Kepada pejabat yang baru, saya minta segera menyesuaikan diri dan berikan pengabdian terbaik untuk institusi dan masyarakat. Tugas kita ke depan cukup dinamis, termasuk pengamanan pelantikan kepala daerah dan mendukung program nasional,” pesannya.

Kegiatan dilanjutkan dengan pemberian ucapan selamat, sesi foto bersama, dan ditutup doa bersama sebagai bentuk rasa syukur dan pengharapan akan kelancaran tugas di tempat yang baru. Upacara berjalan lancar hingga pukul 08.40 WITA, mencerminkan soliditas dan kesiapan jajaran Polres Kutai Kartanegara dalam mengawal amanah dan tanggung jawab yang diemban. (*)

Warga Tertipu Ritual Gaib Penggandaan Uang, Polsek Samboja Amankan Seorang Perempuan

SIDIKPOST| Kukar — Kepolisian Sektor (Polsek) Samboja berhasil membongkar praktik penipuan bermodus ritual penggandaan uang yang menelan kerugian hingga puluhan juta rupiah. Seorang perempuan berinisial M (35), warga Kelurahan Muara Jawa Pesisir, Kecamatan Muara Jawa, diamankan setelah dilaporkan menipu seorang warga lanjut usia di Kelurahan Sanipah, Kecamatan Samboja.

Kapolsek Samboja, AKP Sarlendra Satria Yudha, membenarkan adanya penangkapan tersebut. Menurutnya, pelaku meyakinkan korban bahwa uang sebesar Rp40 juta yang sebelumnya diserahkan kepada seseorang bisa digandakan menjadi Rp9 miliar melalui ritual gaib. Atas bujuk rayu itu, korban yang termakan tipu daya sampai harus meminjam uang dari beberapa pihak demi mengikuti instruksi pelaku.

“Pelaku melaksanakan ritual dengan cara membungkus uang dalam kain, dimasukkan ke dalam baskom plastik, lalu ditutup dengan mukena dan kain batik. Proses ritual dilakukan di kamar korban selama beberapa hari. Bahkan pelaku kembali meminta tambahan uang sebesar Rp25 juta, sehingga total kerugian korban mencapai Rp67 juta,” ungkap AKP Sarlendra.

Namun uang yang dijanjikan tidak pernah muncul. Setelah pelaku menghilang, korban akhirnya melapor ke Polsek Samboja. Tim Unit Reskrim segera melakukan penyelidikan dan berhasil menangkap pelaku pada 20 Mei 2025.

Dari tangan pelaku, polisi menyita sejumlah barang bukti berupa 1 buah baskom plastik warna merah muda, beberapa lembar kain penutup (kain hitam, putih, jarik batik, mukena ungu, jilbab krem, dan kerudung ungu), serta tiga lembar baju daster yang digunakan dalam ritual palsu tersebut.

Kini pelaku mendekam di sel tahanan Polsek Samboja dan dijerat dengan Pasal 378 KUHP tentang penipuan, yang diancam dengan hukuman penjara maksimal empat tahun.

Kapolsek Samboja mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya dengan janji-janji tidak masuk akal, terlebih yang mengatasnamakan ilmu gaib atau penggandaan uang. “Waspadai praktik-praktik tipu daya semacam ini. Jika menemukan hal serupa, segera laporkan kepada pihak kepolisian,” tegasnya. (“)

Terungkap! Peralatan Masjid Dicuri, Pelaku Diciduk Polsek Tenggarong Seberang di Rumah Orang Tuanya

SIDIKPOST| Kukar — Kasus pencurian peralatan masjid yang sempat meresahkan warga Desa Kertabuana, Kecamatan Tenggarong Seberang, akhirnya berhasil diungkap jajaran Polsek Tenggarong Seberang. Seorang pria berinisial AUA (23) diamankan petugas pada Selasa malam (20/5/2025), sekitar pukul 23.30 WITA, di rumah orang tuanya di desa yang sama.

Kapolsek Tenggarong Seberang, IPTU Raymond Juliano William, menjelaskan bahwa kasus ini bermula dari laporan seorang warga yang juga seorang ASN. Ia melaporkan hilangnya sejumlah perangkat sound system Masjid Al-Ikhlas pada Sabtu, 17 Mei 2025. Menindaklanjuti laporan tersebut, Kanit Reskrim IPDA Andi Cheris bersama tim segera melakukan penyelidikan di lapangan.

“Hasil penyelidikan mengarah pada pelaku yang ternyata mengenal betul lokasi penyimpanan kunci gudang di dalam masjid. Ia memanfaatkannya untuk mengambil sejumlah perangkat elektronik tanpa sepengetahuan pengurus masjid,” terang Kapolsek.

Dari tangan pelaku, petugas berhasil mengamankan 1 unit Power Toa, 1 unit Power merk Megavox, 1 unit Mixer merk Ashley, dan 1 unit Equalizer merk Dbx. Menariknya, barang-barang curian tersebut sempat disembunyikan pelaku di wilayah Balikpapan, sebelum akhirnya diungkap dan dibawa kembali ke Tenggarong Seberang oleh tim Reskrim.

Pelaku kini ditahan dan dijerat dengan Pasal 363 ayat (1) ke-3 dan ke-5 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan, dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara.

IPTU Raymond menegaskan bahwa keberhasilan pengungkapan ini merupakan bagian dari pelaksanaan Operasi Pekat Mahakam 2 Tahun 2025 yang sedang berlangsung. “Kami tidak akan mentolerir tindakan kriminal dalam bentuk apa pun, apalagi yang merugikan tempat ibadah dan masyarakat. Komitmen kami adalah menjamin keamanan dan ketertiban di wilayah ini,” tegasnya. (*)

Kolaborasi Media dan Penegak Perda: Pokja PWI dan Satpol PP Jakarta Barat Jalin Kemitraan Strategis

SIDIKPOST| JAKARTA – Komitmen untuk membangun sinergi demi pelayanan masyarakat yang lebih baik terjalin dalam audiensi antara Kelompok Kerja (Pokja) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jakarta Barat dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Jakarta Barat. Pertemuan berlangsung di Lantai 12 Gedung B Kantor Wali Kota Jakarta Barat, Rabu (21/5/2025).

Audiensi ini dihadiri langsung oleh Kepala Satpol PP Jakarta Barat, Agus Irwanto, beserta jajarannya dari tingkat kota hingga kelurahan. Dari pihak Pokja PWI, hadir Ketua Pokja PWI Jakarta Barat Noto Prayitno (Renoto) bersama jajaran pengurus.

Dalam sambutannya, Renoto menyampaikan apresiasi atas sambutan terbuka dari Satpol PP. Ia berharap pertemuan ini menjadi awal dari terbangunnya sinergi yang solid antara insan pers dan aparat penegak peraturan daerah.

“Kami berterima kasih atas sambutan yang sangat baik dari Satpol PP Jakarta Barat. Semoga pertemuan ini dapat memperkuat komunikasi serta kolaborasi ke depan, demi pelayanan informasi yang berkualitas kepada masyarakat,” ujar Renoto.

Renoto turut menyinggung dinamika yang tengah melanda organisasi PWI secara nasional, namun menegaskan bahwa Pokja PWI Jakarta Barat tetap solid dan profesional.

“Kami tetap menjaga independensi dan komitmen terhadap profesi jurnalistik, meski di tingkat pusat dan provinsi sedang ada dinamika organisasi. Bagi kami, semua wartawan adalah saudara satu profesi,” tegasnya.

Sementara itu, Kasatpol PP Jakarta Barat, Agus Irwanto, menyambut baik audiensi ini sebagai langkah awal membangun keterbukaan dan sinergi kerja yang lebih kuat dengan media.

“Kami memang sengaja menghadirkan para Kasatpel dan Manpol dari seluruh kecamatan dan kelurahan agar bisa menjalin hubungan yang lebih dekat dengan rekan-rekan media. Kami butuh dukungan dari teman-teman wartawan untuk menyampaikan tugas dan fungsi kami kepada masyarakat,” ujar Agus.

Ia juga menekankan bahwa tugas Satpol PP bukan semata melakukan penertiban, tetapi juga memberikan edukasi dan perlindungan kepada masyarakat melalui penegakan perda dan pergub.

“Kami ingin ke depan komunikasi dan kerja sama ini bisa terus dibangun. Harapannya, melalui sinergi ini kita bisa sama-sama melayani masyarakat Jakarta Barat dengan lebih baik,” tutupnya.

Audiensi ini mencerminkan harapan besar dari kedua belah pihak untuk menghadirkan informasi yang akurat, menciptakan ketertiban umum, serta memperkuat pelayanan publik di wilayah Jakarta Barat. (*)

Operasi Berantas Jaya 2025: Polda Metro Tumpas Pungli Parkir Ilegal di Rusunami City Garden

SIDIKPOST| JAKARTA – Dalam upaya menumpas aksi premanisme yang meresahkan masyarakat, Kepolisian Daerah Metro Jaya (Polda Metro Jaya) menggelar operasi penggerebekan di kawasan Rusunami City Garden, Cengkareng, Jakarta Barat, pada Rabu (21/5/2025).

Kegiatan ini merupakan bagian dari Operasi Berantas Jaya 2025, yang digagas untuk menindak tegas segala bentuk kejahatan jalanan dan aksi premanisme di wilayah hukum Polda Metro Jaya.

Dalam operasi tersebut, aparat berhasil mengamankan sembilan orang yang diduga kuat terlibat dalam praktik pungutan liar (pungli) perparkiran yang berlangsung selama bertahun-tahun di lahan milik PT Reka Rumanda Agung Abadi.

Kanit 1 Subnit Ranmor Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Kompol Ipik Gandamanah menegaskan bahwa tindakan ini merupakan respons langsung atas laporan masyarakat yang merasa dirugikan oleh praktik ilegal tersebut.

“Kepolisian Polda Metro Jaya mengambil tindakan tegas terhadap aksi premanisme dalam Operasi Berantas Jaya 2025. Kami mengimbau masyarakat untuk tidak segan melapor jika menemukan tindakan premanisme di lingkungan mereka,” ujar Kompol Ipik.

Tak hanya mengamankan para pelaku di lapangan, pihak kepolisian juga menciduk seorang oknum yang diduga menjadi koordinator pungli. Oknum tersebut mengklaim sebagai ketua paguyuban warga yang secara sepihak menguasai lahan parkir dengan dalih organisasi komunitas, padahal tidak memiliki dasar hukum yang sah.

“Kami juga mengamankan salah seorang oknum yang mengaku ketua paguyuban yang selama ini menguasai lahan dengan mengatasnamakan paguyuban. Sejumlah orang yang mengaku petugas keamanan namun tidak memiliki legalitas pun turut diamankan,” tambahnya.

Aksi tegas ini mendapat apresiasi dari warga sekitar yang telah lama merasa terganggu oleh praktik pungli dan intimidasi yang dilakukan oleh kelompok tersebut.

Operasi Berantas Jaya 2025 merupakan bentuk nyata komitmen Polda Metro Jaya dalam menciptakan Jakarta yang aman, tertib, dan bebas dari praktik-praktik premanisme.

Polda Metro Jaya memastikan bahwa tindakan serupa akan terus dilakukan di wilayah lain yang terindikasi marak aksi premanisme. ( * )

Musdesus Pembentukan Pengurus Dan Pengawas Koperasi Merah Putih Desa Bojong Renged Tahun 2025

SIDIKPOST| Kabupaten Tangerang – Pemerintah Desa Bojong Renged Menggelar Acara Musdesus Sosialisasi Pembentukan Pengurus Dan Pengawas Koperasi Desa Merah Putih Tahun 2025. Acara Sosialisasi Pembentukan Pengurus Dan Pengawas Koperasi Merah Putih Desa Bojong Renged Tahun 2025 Dihadiri Langsung Oleh Suhendra HMS Kepala Desa Bojong Renged Didampingi Oleh Siti Suryani Ketua TP-PKK Desa Bojong Renged Bersama Mahfud Eki Sawira SE Sekdes Bojong Renged Beserta Drs. Rusdia Dekopinda Bersama Tim Dinas Koperasi Dan Usaha Mikro Kabupaten Tangerang Bersama Budi Usman Mewakili Camat Teluknaga Beserta Sajianto Ketua Bumdes Bojong Renged Bersama Aipda Ujang Sujaya Beserta Aparatur Desa Dan Lembaga Desa Bersama Tokoh Masyarakat Beserta BUMDES, BPD, PKK, Mandor Dan Ketua RT/RW Desa Bojong Renged. Acara Tersebut Dilaksanakan Di Kantor Desa Bojong Renged Kecamatan Teluknaga Kabupaten Tangerang.(21/05/25)

Acara Sosialisasi Koperasi Desa Merah Putih Bojong Renged Tahun 2025 Diawali Dengan Pembacaan Doa Kemudian Dilanjutkan Dengan Menyanyikan Lagu Indonesia Raya kemudian dilanjutkan dengan Sambutan Oleh Suhendra HMS Kepala Desa Bojong Renged Kemudian Dilanjutkan Dengan Sambutan Oleh Budi Usman Mewakili Camat Teluknaga Kemudian Dilanjutkan Dengan Pemaparan Singkat Sosialisasi Koperasi Merah Putih Sambutan Oleh Drs. Rusdia Dekopinda.

Pengurus Kopdes Merah Putih Bojong Renged :
1. Ketua : Siswanto
2. Wak Bid Usaha : Yaman Yodaswara
3. Waka Bid Anggota : Toni Hidayat
4. Bendahara : Nina Sutinah
5. Sekretaris : Hisyam Muhamad
6. Anggota Pendiri Koperasi : Budi Junaedi

Pengawas Kopdes :
1. Suhendra H.S HMS Kepala Desa Bojong Renged
2. Armen Tanjung S.H
3. Niman

Suhendra S.H HMS Kepala Desa Bojong Renged Menyampaikan ,” Pembentukan Koperasi Desa Merah Putih Bojong Renged ini bertujuan untuk memperkuat perekonomian dan kemandirian desa serta mewujudkan ketahanan pangan, kesehatan, dan kesejahteraan Masyarakat “.

Suhendra H.S HMS Kepala Desa Bojong Renged ,” KOPERASI BANGKIT EKONOMI RAKYAT MENINGKAT ” Koperasi Desa Merah Putih Bojong Renged ini diharapkan menjadi instrumen yang dapat memperkuat struktur ekonomi kerakyatan secara berkelanjutan. pentingnya peran koperasi sebagai tulang punggung ekonomi rakyat. Koperasi menjadi ujung tombak dalam membangun kedaulatan pangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa Khususnya Koperasi Desa Merah Putih Bojong Renged “.

( Kendy. )

Operasi Pekat Mahakam 2: Polsek Loa Kulu Amankan Pelaku Penganiayaan Bersamurai

SIDIKPOST| Kutai Kartanegara — Kepolisian Sektor (Polsek) Loa Kulu berhasil mengungkap kasus penganiayaan berat menggunakan senjata tajam dalam rangkaian Operasi Pekat Mahakam 2 yang digelar serentak di wilayah Polda Kalimantan Timur. Peristiwa terjadi pada Minggu malam (18/5/2025) di lokasi pembibitan kelapa sawit PT Niagamas Gemilang, Desa Sungai Payang, Kecamatan Loa Kulu.

Pelaku berinisial B (47), warga setempat, diamankan tanpa perlawanan usai melakukan penganiayaan terhadap seorang pria berinisial R, dengan menggunakan sebilah samurai sepanjang sekitar 90 cm. Penganiayaan menyebabkan luka serius pada bagian punggung korban.

Kapolsek Loa Kulu, AKP Elnath S.W. Gemilang, menjelaskan bahwa kejadian bermula ketika pelaku terlihat dalam kondisi emosional saat membeli rokok di warung. Tak lama kemudian, ia menuju lokasi perkebunan dan diduga langsung menyerang korban. “Korban sempat memeluk pelaku sambil meminta maaf, namun tetap mengalami luka akibat sabetan senjata tajam,” ungkapnya.

Peristiwa tersebut diketahui oleh Chief Security perusahaan yang mendapat laporan dari saksi mata. Polisi segera bergerak dan mengamankan pelaku beserta barang bukti berupa satu bilah samurai, sarung senjata, dan kaos korban yang robek akibat luka.

Pelaku kini meringkuk di tahanan Polsek Loa Kulu dan dijerat Pasal 351 ayat (2) KUHP tentang penganiayaan berat, dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun penjara.

Kapolsek menegaskan bahwa kasus ini menjadi bagian dari upaya pihaknya menekan angka kejahatan melalui Operasi Pekat Mahakam 2. “Kami akan tindak tegas segala bentuk kekerasan. Masyarakat kami ajak untuk tidak ragu melapor jika melihat tindakan mencurigakan di lingkungan masing-masing,” tegas AKP Elnath. (*)

Polsek Tenggarong Tangani Penemuan Mayat Pria di Pinggir Sungai Muara Saka

SIDIKPOST| Kukar — Warga Kelurahan Loa Ipuh, Kecamatan Tenggarong, digegerkan dengan penemuan sesosok pria dalam kondisi tidak bernyawa di tepian Sungai Muara Saka Kiri, Selasa pagi (20/5/2025), sekitar pukul 09.00 WITA. Korban diketahui berinisial M (48), warga setempat yang sebelumnya pamit untuk memancing.

Penanganan cepat dilakukan jajaran Polsek Tenggarong setelah menerima laporan dari masyarakat. PS Kapolsek Tenggarong, IPTU Budi Santoso, menjelaskan bahwa personel langsung dikerahkan ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan keterangan saksi.

“Dari informasi awal, korban memancing bersama dua orang temannya sekitar pukul 08.00 WITA. Tak lama, salah satu saksi melihat korban mendadak terjatuh ke tanah dan tidak sadarkan diri,” jelas IPTU Budi.

Saksi sempat meminta bantuan warga sekitar untuk mengevakuasi korban ke rumah, namun setelah diperiksa, korban dinyatakan telah meninggal dunia. Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan atau luka mencurigakan pada tubuh korban.

Penyelidikan awal mengarah pada dugaan kematian alami akibat serangan jantung, mengingat korban diketahui memiliki riwayat keluhan nyeri dada dalam beberapa minggu terakhir. Pihak keluarga pun menyatakan ikhlas atas kepergian korban dan menolak proses visum maupun otopsi.

“Keluarga yakin ini adalah musibah, bukan tindak kekerasan. Kami tetap mendampingi hingga jenazah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan,” ujar IPTU Budi.

Pihak kepolisian memastikan bahwa peristiwa ini tidak terkait unsur pidana, namun tetap ditangani sesuai prosedur sebagai bagian dari pelayanan publik. “Kami hadir untuk memastikan tidak ada spekulasi liar di masyarakat dan menjaga rasa aman,” pungkasnya. (*)

Ponton Batu Bara Senggol Keramba Warga, Polsek Muara Muntai Lakukan Penanganan Cepat

SIDIKPOST| Kukar — Sebuah insiden kecelakaan air terjadi di Perairan Sungai Mahakam, tepatnya di Desa Muara Muntai Ilir, Kecamatan Muara Muntai, pada Selasa dini hari (20/5/2025) sekitar pukul 00.30 WITA. Ponton pengangkut batu bara BG Indo Sukses 81, yang ditarik Kapal TB MTS 81, diduga kehilangan kendali dan menyenggol keramba ikan milik warga di bantaran sungai.

Meskipun tidak menimbulkan korban jiwa, kejadian tersebut mengakibatkan kerusakan pada beberapa keramba, perahu, serta fasilitas milik warga, dengan kerugian ditaksir mencapai lebih dari Rp50 juta.

Kapolsek Muara Muntai IPTU Wahid menegaskan bahwa pihaknya langsung turun ke lokasi untuk melakukan pengecekan awal dan merespons laporan warga. “Kami bergerak cepat mendatangi TKP. Langkah awal adalah pendataan dan pengamanan situasi, agar penyelesaian bisa berlangsung damai dan adil,” ungkapnya, Selasa pagi.

Dari keterangan nahkoda kapal, kecelakaan terjadi saat ponton yang membawa muatan batu bara dari arah hulu menuju Samarinda tak mampu menahan arus pasang Sungai Mahakam yang deras. Ponton kemudian bergeser ke sisi kiri sungai dan mengenai sejumlah keramba serta perahu warga.

Sedikitnya empat warga terdampak langsung, termasuk kehilangan ikan jenis jelawat, bawal, dan nila yang tengah dibudidayakan. Tak hanya keramba, jamban dan perahu milik warga juga mengalami kerusakan.

Sementara itu, kapal dan ponton tetap melanjutkan pelayaran, namun pihak Polsek Muara Muntai telah berkoordinasi untuk mengawal proses mediasi dan verifikasi kerugian. “Kami ingin penyelesaian yang baik bagi kedua belah pihak. Jika diperlukan, proses hukum bisa ditempuh, tetapi musyawarah tetap jadi prioritas awal,” tambah IPTU Wahid.

Masyarakat pun menyambut baik respons cepat pihak kepolisian. “Kami harap pelaku usaha angkutan sungai juga lebih hati-hati. Polisi sudah turun tangan, semoga kerugian kami bisa diganti,” ujar Ahmad, salah satu korban. (*)

Polsek Kembang Janggut Amankan Dua Pelaku Pencurian Sawit di Perkebunan PT REA Kaltim

SIDIKPOST| Kukar — Dua pria berinisial S (44) dan D (47) harus berurusan dengan hukum setelah tertangkap tangan mencuri buah kelapa sawit milik PT REA Kaltim Plantation di area Divisi 05 Blok 19A, Pinang Estate, Desa Bukit Layang, Kecamatan Kembang Janggut, Senin malam (19/5/2025).

Kapolsek Kembang Janggut, AKP Pujito, menjelaskan, penangkapan bermula saat tim patroli gabungan yang terdiri dari personel keamanan perusahaan, dua anggota Polri, dan Peri Anggara, Asisten Replanting PT REA, melakukan pengecekan rutin sekitar pukul 21.00 WITA.

“Petugas menemukan portal jalan dalam kondisi terbuka. Setelah ditelusuri, tim mendapati dua pelaku sedang mengumpulkan tandan buah segar (TBS) di lokasi. Di tempat yang sama, sudah ada tumpukan sawit siap angkut,” jelas AKP Pujito, Selasa (20/5).

Dari hasil pengamanan, polisi menyita 50 tandan TBS dengan berat total 1.260 kg, dua parang, dan satu alat panen jenis tojok sawit sebagai barang bukti. Kedua pelaku langsung diamankan ke Pos Keamanan sebelum diserahkan ke Mapolsek Kembang Janggut untuk menjalani proses hukum.

Keduanya kini dijerat dengan Pasal 107 UU No. 39 Tahun 2014 tentang Perkebunan juncto Pasal 55 KUHP, dengan ancaman hukuman pidana atas tindak pencurian di area perkebunan.

Kapolsek menegaskan bahwa jajaran Polsek Kembang Janggut akan terus meningkatkan patroli dan pengawasan di wilayah-wilayah rawan pencurian hasil bumi, khususnya di lingkungan perusahaan besar. “Kami tidak memberi toleransi terhadap aksi yang merugikan aset negara atau swasta. Keamanan wilayah adalah prioritas kami,” tegasnya. (*)

Polsek Anggana Kawal Prosesi Takziah dan Pemakaman Kades Sungai Meriam

SIDIKPOST| Kukar — Kepolisian Sektor (Polsek) Anggana turut mengawal secara penuh prosesi takziah dan pemakaman Kepala Desa Sungai Meriam, H. Norjali, S.H. (58) yang wafat pada Minggu pagi, 18 Mei 2025.

Sejak jenazah tiba di rumah duka di Jl. Poros Samarinda–Anggana sekitar pukul 11.30 WITA, personel Polsek Anggana langsung bersiaga untuk mengatur arus pelayat yang memadati kawasan tersebut. Pengamanan dilanjutkan saat iring-iringan jenazah bergerak menuju Tempat Pemakaman Muslimin Jl. Pesantren, di mana prosesi pemakaman berlangsung secara khidmat pada pukul 13.15 WITA.

Kapolsek Anggana, AKP Akhmad Wira Taryudi, bersama sejumlah tokoh seperti KH Masdar Amin, para pejabat kecamatan, dan kepala desa se-Anggana, turut hadir dalam pemakaman tersebut. “Almarhum adalah sosok visioner, dekat dengan rakyat, dan banyak berkontribusi bagi kemajuan desa. Kami pastikan seluruh prosesi berjalan aman dan tertib,” ujar Kapolsek.

Guna menghindari kemacetan serta memastikan kenyamanan para pelayat, Polsek juga membuka layanan pengamanan rumah duka dan melakukan pengaturan lalu lintas di jalur utama. Pendekatan humanis dilakukan dengan dialog bersama warga agar situasi tetap kondusif.

Pihak keluarga almarhum menyampaikan terima kasih atas kehadiran dan pendampingan aparat kepolisian, serta rasa simpati dari seluruh elemen masyarakat yang datang memberi penghormatan terakhir.

Meninggalnya H. Norjali meninggalkan duka mendalam bagi masyarakat Sungai Meriam. Namun, suasana tetap tertib berkat sinergi aparat dan warga, menjadikan prosesi pemakaman berlangsung dengan penuh penghormatan.

“Kami akan terus menjaga situasi kamtibmas selama masa berkabung,” tutup Kapolsek Anggana. (*)

Pengamanan Jalan Longsor Tuai Pujian: “Bhabinkamtibmas Polsek Loa Hadir Saat Kami Butuh”

SIDIKPOST | Kukar — Aksi sigap Bhabinkamtibmas Desa Batuah, Aipda Catur, dalam menangani situasi darurat di lokasi penurunan badan jalan akibat longsor, Minggu (18/5/2025), mendapat apresiasi luas dari masyarakat dan tokoh adat setempat.

Peristiwa longsor yang terjadi di salah satu titik rawan jalan desa memicu kekhawatiran pengguna jalan, terutama saat malam hari. Namun kehadiran Aipda Catur di lokasi langsung memberi rasa aman bagi warga.

Ketua Adat Desa Batuah, H. Darwis, menyatakan kekagumannya atas tindakan cepat yang dilakukan polisi. “Pak Bhabin tidak hanya pasang rambu darurat, tapi juga ikut mengatur lalu lintas dan memberi peringatan kepada pengendara agar pelan. Warga merasa dilindungi, itu yang utama,” katanya.

Pujian serupa disampaikan oleh Sekretaris Forum RT, Siti Rahma, yang menilai bahwa kehadiran polisi berperan penting dalam mencegah terjadinya kecelakaan. “Di malam hari, bagian jalan yang turun nyaris tak kelihatan. Tapi berkat edukasi dan kehadiran Bhabinkamtibmas, pengguna jalan jadi lebih hati-hati,” ungkapnya.

Dalam kegiatan itu, Aipda Catur mengimbau para pengemudi agar menurunkan kecepatan, menyalakan lampu utama saat hujan, dan melapor bila melihat retakan baru di sekitar lokasi. Ia juga langsung berkoordinasi dengan pemerintah desa agar segera melaporkan kondisi tersebut ke dinas teknis untuk penanganan lebih lanjut.

Kepala Desa Batuah, Abdul Malik, menyatakan apresiasinya terhadap sinergi antara pihak kepolisian dan pemdes. “Kami sangat terbantu dengan kehadiran Polri, terutama saat situasi genting. Perbaikan permanen akan kami usulkan segera, dan semoga bisa ditangani cepat,” ujarnya.

Pengamanan di lokasi longsor ini membuktikan bahwa kehadiran aktif Bhabinkamtibmas di tengah masyarakat bukan hanya simbol, tetapi nyata dalam menjaga keselamatan dan ketertiban lingkungan. (*)