Polsek Kota Bangun Berhasil Amankan 2 Pria Penyalahguna Narkotika Jenis Sabu-Sabu

SIDIKPOST| KUKAR – Unit Reskrim Polsek Kota Bangun berhasil mengamankan dua pelaku penyalahgunaan narkotika jenis sabu-sabu. Mereka ditangkap di dua lokasi yang berbeda di Kecamatan Kota Bangun Kabupaten Kutai Kartanegara, Jum’at (25/09/2020).

“Kedua tersangka ditangkap tanpa ada perlawanan,” ujar Kapolres Kukar AKBP Irwan Masulin Ginting melalui PLH Kapolsek Kota Bangun IPTU Joko Sutomo.

IPTU Joko Sutomo menjelaskan untuk kasus tindak pidana penyalahgunaan narkotika jenis sabu-sabu pelaku yang ditangkap berinisial TA (29) dan DS (41).

Tersangka TA ditangkap di Jalan M.Sidik Rt.017 Desa Kota Bangun Ulu Kec. Kota Bangun. Dari tangan pelaku, polisi berhasil mengamankan barang bukti (BB) sabu sebanyak sebelas poket dengan berat bruto 3,41 gram yang terbungkus plastik bening dan BB lainnya.

Sedangkan untuk tersangka DS diamankan di penginapan Marini Jl. Suta Pranata Rt.007 Desa Kota Bangun Ulu Kec. Kota Bangun dengan barang bukti berupa delapan poket narkotika jenis sabu dengan berat bruto 2,53 gram dan BB lainnya.

“Mereka dijerat Pasal 114 ayat (1) jo Pasal 112 ayat (1) UU RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman minimal empat tahun penjara dan maksimal 12 tahun penjara atau denda maksimal Rp 8 miliar”, Kata PLH Kapolsek Kota Bangun.( Humas /Red)

Datangi Kediaman KH. Uci, Kapolresta Tangerang Pastikan Tidak Ada Penyerangan

SIDIKPOST| Kapolresta Tangerang Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi mendatangi kediaman KH. Uci Turtusi di Komplek Pondok Pesantren Al-Istiqlaliyyah, Kampung Cilongok, Desa Sukamantri, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, Minggu (26/9/2020).

Kedatangan orang nomor satu di Polresta Tangerang ini selain bersilaturahmi dengan KH. Uci, juga untuk meluruskan kabar mengenai beredarnya informasi bahwa KH. Uci diserang orang tidak dikenal.

“Bukan mau menyerang dan tidak ada senjata tajam. Namun orang itu memaksa ingin bertemu Pak Kiai,” kata Ade.

Ade kemudian menjelaskan kronologis peristiwa itu yang didapat berdasarkan keterangan saksi. Kata Ade, pada Sabtu (25/9/2020) sekira jam 5 sore, seorang pria berinisial S datang ke kediaman KH. Uci. Pada saat itu, KH. Uci sedang memimpin pengajian. Meski demikian, S tetap sempat ditemui oleh KH. Uci.

KH. Uci, kata Ade, kemudian bertanya ikhwal keperluan S. Namun S justru menjawab tidak ada apa-apa. Tak berselang lama, S meninggalkan kediaman KH. Uci. Sementara pengajian yang sedang dipimpin KH. Uci dilanjutkan.

“Sempat bertemu Pak Kiai. Sama Pak Kiai ditanya ada apa, tapi diajwab tidak ada apa-apa,” terang Ade.

Sekira jam 7 malam, S kembali datang dan kembali ingin bertemu KH. Uci. Namun berdasarkan informasi saksi, saat itu, KH. Uci masih melaksanakan ibadah salat. S menunjukkan gestur memaksa bertemu. Melihat gelagat seperti itu, para santri kemudian membawa S ke sekretariat pondok pesantren. Saat dibawa ke sekretariat pondok pesantren, beberapa saksi memeriksa badan S dan tidak ditemukan adanya senjata tajam.

“Tidak ada senjata tajam. Tidak benar informasi itu,” terang Ade.

Saat berada di sekretariat pondok pesantren, S sempat bersitegang dengan para santri. Namun tidak lama, anggota polisi yang sebelumnya sudah dikabari salah satu santri, datang ke lokasi. S pun kemudian diamankan ke Mapolsek Pasar Kemis.

Berdasarkan keterangan S, dirinya memaksa ingin bertemu KH. Uci karena ingin menyampaikan pesan yang diklaim S didapat dari bisikan gaib. Namun saat ditanya apa pesan yang dimaksud, keterangan yang disampaikan S melantur.

“Maksud dan tujuan S ingin bertemu kiai adalah ingin menyampaikan pesan yang dia sebutkan diterima secara gaib. Namun kami masih terus lakukan pemeriksaan,” terang Ade.

Selain menggali keterangan dari saksi di lokasi, polisi juga mencari informasi dari istri, ipar, dan ketua RT tempat S tinggal. Berdasarkan keterangan itu, diketahui S mendapat sanksi pemutusan hubungan kerja (PHK) sekitar seminggu lalu. S di-PHK lantaran tidak melaksanakan tugas mengirimkan barang. Padahal S baru bekerja 12 hari di perusahaan jasa pengiriman itu.

“Jadi kembali kami sampai. Informasi bahwa Pak Kiai diserang sampai pelakunya membawa senjata tajam adalah informasi yang tidak benar,” tegas Ade.

Ade meminta masyarakat tetap tenang dan tidak mudah percaya informasi yang beredar. Ade berharap, setiap informasi diverifikasi dengan menanyakannya langsung kepada institusi yang memiliki otoritas seperti kepolisian. Ade pun menyebut, situasi aman dan terkendali.

“Mari jaga keamanan bersama. Peran masyarakat diantaranya tidak menyebar informasi yang tidak akurat,” pungkasnya. ( Humas/Red).

Sambut HUT Ke-1, Kogabwilhan II Gelar Bakti Sosial Bagikan Paket Sembako

SIDIKPOST| (Balikpapan). Komando Gabungan Wilayah Pertahanan II (Kogabwilhan II) menggelar Bakti Sosial (Baksos) pemberian paket sembako dalam rangka menyambut HUT ke-1 Kogabwilhan II tahun 2020 yang dilaksanakan di sejumlah Panti Asuhan, minggu (27/9/2020).

Baksos pemberian paket sembako, yang di gelar di sejumlah Panti Asuhan diantaranya di Panti Asuhan Al Muhajirin Manggar Jln Mulawarman No. 44 RT 048 Balikpapan Kalimantan Timur serta Panti Asuhan Hidayatul Hayat di jln merdeka No 22 RT 04 Kel Sei Merdeka Kec. Samboja,Kutai Kartanegara Kalimantan Timur.

Pangkogabwilhan II Marsekal Madya TNI Imran Baidirus, S.E. yang diwakilkan oleh Perwira Sahli OMSP Bidang I Kogabwilhan II, Kolonel Tek Pipip Ismilyanto mengatakan pada perayaan HUT pertama Kogabwilhan II kali ini menggelar kegiatan bakti sosial sekaligus memperkenalkan Kogabwilhan II sebagai satuan baru di lingkungan TNI.

Pada peringatan HUT perdananya kali ini, dharma bhakti Kogabwilhan II di usianya yang baru setahun telah dilibatkan dalam percepatan penanganan Covid-19 di wilayah Jatim dengan mendirikan Rumah sakit lapangan, penanganan konflik di Poso, serta melaksanakan baksos bencana alam Masamba Luwu Utara Sulawesi Selatan dengan membagikan 4.000 paket sembako dalam rangka HUT TNI dan kali ini Kogabwilhan II juga menggelar kegiatan Bakti Sosial kembali berupa bagi-bagi paket sembako di sejumlah panti asuhan.

Penyerahan paket sembako kepada anak-anak panti asuhan tersebut dilakukan secara simbolis kepada perwakilan Panti Asuhan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.

Adapun paket sembako yang diberikan itu diantaranya terdiri dari puluhan karung beras, mie instan serta minyak goreng dan paket kebutuhan pokok lainnya.

“Harapan kami, disamping ingin berbagi kepada masyarakat,selanjutnya agar masyarakat lebih mengenal apa itu Kogabwilhan II di mana satuan baru TNI ini bertanggung jawab terhadap wilayah Indonesia bagian Tengah yang saat ini Kogabwilhan II berkedudukan sementara di wilayah kota Balikpapan dan nantinya akan bermarkas di Amborawang Kutai Kartanegara Kalimantan Timur,” harapnya.

Sementara itu, pihak perwakilan panti asuhan juga mengaku sangat berterima kasih dan sangat terbantu dengan adanya bakti sosial Kogabwilhan II dimasa pandemi Covid-19 yang sedang melanda saat ini dan berdampak buruk terhadap perekonomian masyarakat.

“Alhamdulillah kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada bapak-bapak TNI khususnya dari Kogabwilhan II. Kami merasa sangat-sangat terbantu, sekali lagi kami menyampaikan terimakasih banyak semoga Kogabwilhan II selalu diberikan keberkahan,” kata Saifuddin Hakam, Ketua yayasan Al Muhajirin.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut seluruh prajurit di jajaran Markas Sementara Kogabwilhan II Balikpapan serta para pejabat daerah terkait.

Autentikasi : Kapen Kogabwilhan II, Kolonel Inf Joko Susilo

Rakernas SMSI Ke 1, Kominfo Harap Media Siber Harus Melawan konten Negatif dan kekacauan Ruang digital

SERANG –Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G Plate menjelaskan saat ini di Indonesia telah terjadi kekacauan informasi akibat semakin mudah,cepat serta gratisnya informasi. kekacauan tersebut menurut Johnny, tentunya mengganggu sehat dan amannya ruang digital.karena banyaknya konten negatif seperti konten pornografi, radikal serta konten hoaks yang beredar.


“Di bulan Agustus saja kami telah menangani 761 ribu konten negatif di ruang digital dan Kemeninfo juga menemukan da 6.640 isu hoaks dengan topik kesehatan, pemerintahan dan politik,” jelas Johnny saat menjadi Keynote Speaker secara virtual dalam acara Rapat Kerja Nasional (Rakernas) ke 1 Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) di Hotel Marbella, Kabupaten Serang, Provinsi Banten, Sabtu (26/9/2020).


Johny memaparkan ada tiga jenis kekacauan informasi yakni misinformasi, disinformasi dan malinformasi.


Untuk itu menurut Johnny, media siber menjadi media yang sangat krusial dalam menyebarkan konten positif dan optimis. “Media siber menjadi garda terdepan dalam distribusi dan diseminasi informasi dalam ruang digital,” tegas Johnny.


Selain peran yang sangat penting lanjut Johnny, media siber juga memiliki tanggung jawab yang besar yang tidak hanya harus menjadi media yang kredibel dan akuntabel, media siber juga menjadi pilar dan pengawal demokrasi di indonesia


“Dengan menyajikan informasi yang positif dan optimistik disertai media yang kredibel saya yakin bisa menciptakan ruang digital yang sehat dan aman untuk melawan konten negatif dan kekacauan ruang digital,”
Untuk itu lanjut Johnny diharapkan melalui Rakernas kali ini SMSI dapat memperkuat komitmen dalam membentuk media siber yang kredibel terpercaya dan bertanggungjawab.


“Mudah-mudahan dalam kegiatan ini akan dihasilkan pemikiran yang jernih dan sehat dalam rangka semakin meningkatkan keprofesionalan media siber,” pungkas.(Red)

Rakernas SMSI, Bupati MUBA Dodi Reza Alex Noerdin”Media Siber Efektif Sosialisasi Program Kerja”

SIDIKPOST| Serang_Bupati Musi Banyuasin Dodi Reza Alex Noerdin mengatakan keberadaan media siber saat ini menjadi lebih penting dan berperan besar dalam sosialisasi program pemerintahan termasuk saat pemilihan kepala daerah serentak yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat.


“Keberadaan media siber, terkait sosialisasi menghadapi Pemilihan Kepala Daerah sangat efektif termasuk untuk mensosialisasikan berbagai program pemerintahan, Media siber juga kami anggap mitra penting dan tentu dibina dengan baik. Tak kurang 72 media siber di daerah kami yang bekerja sama dengan Pemkab dalam rangka memajukan dan mensejahterakan masyarakat,” ujar Dodi saat menjadi pembicara diskusi dalam acara Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) di Hotel Marbella, Serang, Banten, Sabtu (29/9/2020).
Dodi mengaku saat kampanye baik untuk menjadi anggota DPR RI ataupun  saat Pilkada Bupati Musi Banyuasin dirinya memanfaatkan media siber untuk meningkatkan popularitas dan elektabilitasnya. 

“Hasilnya sangat efektif saat hendak menjadi anggota DPR RI saya mendapatkan suara terbanyak ketiga se-Indonesia di bawah Mbak Puan dan Mas Ibas.  Dan media siber juga membantu saya untuk terpilih menjadi Bupati Musi Banyuasin,” jelas putra mantan Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin ini.


Lebih jauh pria yang saat ini menjabat sebagai Ketua DPD Partai Golkar Sumsel ini menjelaskan jika media siber memiliki beberapa keunggulan dibanding media konvensional terutama dalam hal kecepatan menyampaikan informasi. Selain itu menurut Dodi keunggulan lain media dengan jumlah pemilik gawai yang mencapai 60 hingga 70 persen warga Indonesia membuat media siber lebih efektif dan masif dalam menyampaikan pesan.


“Bicara politik adalah penetrasi, dan media siber sangat luar biasa karena bisa masuk langsung ke ruang privat  sehingga tak bisa ditandingi media manapun,” papar Dodi.

Selain itu lanjut Dodi, media siber juga bisa dimanfaatkan oleh masyarakat dan termasuk para pengurus partai untuk melihat rekam jejak orang yang akan dipilih atau diusungnya.


“Di media siber footprint atau jejak digital seseorang akan mudah terlihat karena sulit dihapus. Hal ini lah yang membuat media siber sangat efektif untuk menyaring mereka yang akan dijadikan pemimpin.” jelas Dodi.    
Namun begitu Dodi mengingatkan dengan kekuatan tersebut membuat media siber  sangat rentan disalahgunakan termasuk untuk mendiskreditkan salah satu paslon dalam Pilkada.  Untuk itu Dodi berharap agar para pengelola media siber harus memiliki etika dengan tidak menyebarkan hoaks serta tetap adil dan objektif terhadap semua paslon walaupun tidak bekerjasama dengan medianya
“yang paling utama adalah pengelola siber tidak menjadi timses dan tetap adil dan objektif dan tidak melakukan black campaign,”pungkas Dodi.

Berbincang dengan Dokter Paru, Presiden: Saya Bisa Bayangkan Betapa Berat Tangani Covid-19

SIDIKPOST| Pada 27 September 2020
Presiden saat berbicara melalui sambungan video yang diunggah di saluran YouTube Sekretariat Presiden, Minggu (27/9).

Sejenak berbincang dengan dr. Faisal Rizal Matondang, Sp.P, seorang dokter spesialis paru, membuat Presiden Joko Widodo (Jokowi) merasakan betul perjuangan, dedikasi, dan kerja keras yang ditunjukkan para dokter di tengah pandemi Covid-19.

Bahkan, melalui perbincangan itu terungkap bahwa dokter yang bertugas menangani pasien Covid-19 di RSPI Prof. Dr. Sulianti Saroso tersebut sempat dinyatakan positif terinfeksi Covid-19.

“Dokter Faisal lagi di mana? Sepertinya sedang tidak bertugas?” tanya Presiden di awal pembicaraan melalui sambungan video yang diunggah di saluran YouTube Sekretariat Presiden, Minggu (27/9).

“Hari ini saya pertama masuk, Pak, setelah saya menjalani perawatan. Saya terkena Covid. Jadi saya sudah menjalani perawatan segala macam,” jawab Faisal.

Dokter Faisal sudah bersiaga menangani pasien Covid-19 semenjak awal mewabah di Indonesia. Kontak erat dengan sejumlah pasien Covid-19 selama bertugas membuatnya sempat terpapar virus penyebab pandemi di setidaknya 215 negara.

Sebelumnya, Dokter Faisal telah menjalani perawatan untuk memulihkan kondisinya. Setelah melalui sejumlah pemeriksaan dan dilakukan tes usap, ia dinyatakan sembuh dan dapat kembali bertugas untuk kembali menolong dan memberikan pengobatan bagi para pasien yang terinfeksi Covid-19.

“Kemarin rontgen terakhir dan sudah di-swab. Saya dinyatakan sudah boleh bertugas. Jadi hari ini saya baru hari pertama bertugas,” tuturnya.

“Alhamdulillah sudah sembuh. Dokter Faisal, bagaimana penanganan Covid di RSPI Sulianti Saroso?” Presiden melanjutkan perbincangan.

Dokter spesialis paru lulusan Universitas Indonesia tersebut menjelaskan bahwa perawatan pasien Covid-19 di rumah sakit tersebut sudah sesuai dengan prosedur dan standar dari Kementerian Kesehatan. Begitu pula dengan sarana dan obat-obatan yang tersedia lengkap.

Namun, ia mengakui bahwa saat ini pihaknya mengalami kekurangan tenaga medis oleh karena lonjakan pasien yang datang.

“Alat medis insyaallah tersedia. Tenaga mungkin masih tetap kurang. Pasien makin bertambah,” ungkapnya.

Faisal juga menjelaskan mengenai kesehariannya saat merawat para pasien. Kebosanan merupakan salah satu hal utama yang dirasakan pasien saat menjalani isolasi dan perawatan di rumah sakit.

Untuk mengatasi hal tersebut, dirinya mengakui memberikan waktu dan atensi yang lebih bagi para pasiennya untuk berbincang dan bercanda meski merasakan keterbatasan dan sesak selama menggunakan masker dan alat pelindung diri lainnya.

“Saya biasa sama pasien-pasien sering agak lama. Di samping periksa, walaupun saya sesak karena tertutup oleh APD, saya suka bercanda-bercanda. Terakhir itu saya kasih semangat buat pasien supaya pasien tetap berpikir positif untuk dapat hasil negatif swab-nya,” ucapnya.

“Saya bisa bayangkan betapa beratnya bertugas menangani Covid ini,” sahut Presiden.

Sang dokter pun menyampaikan pesan kepada masyarakat untuk tetap berdisiplin menerapkan 3M, yakni mengenakan masker, mencuci tangan secara berkala, dan menjaga jarak serta menghindari kerumunan untuk mencegah penyebaran lebih lanjut dari Covid-19 di tengah masyarakat.

“Tetap jaga sesuai protokol kesehatan, pakai masker, mencuci tangan, menghindari berkumpul-kumpul. Mudah-mudahan kita bisa lewati pandemi ini,” ujar Faisal.

Di pengujung perbincangan, Presiden Jokowi menyampaikan ucapan terima kasih dan menghargai dedikasi serta kerja keras yang ditunjukkan oleh dokter Faisal beserta dokter-dokter lain dan tenaga medis di seluruh Indonesia untuk memberikan perawatan kepada para pasien Covid-19.

“Saya menyampaikan terima kasih, mengapresiasi yang tinggi, menghargai kerja keras yang tinggi dari para dokter dan tenaga medis yang berjuang,” tandasnya.

BMKG: Potensi Hujan Lebat 3 Hari Ke Depan

SIDIKPOST| Citra Satelit Kondisi Indonesia pada hari Minggu (27/9). Wilayah Indonesia saat ini masih terpantau aktivitas dua Gelombang Atmosfer, yaitu: Rossby Ekuatorial dan Madden Jullian Oscillation

Rossby Ekuatorial merupakan fenomena pergerakan sistem konvektifitas udara di atmosfer yang berpropagasi ke arah barat dan melewati wilayah Indonesia) sedangkan Madden Jullian Oscillation adalah enomena pergerakan sistem konvektifitas udara di atmosfer yang berpropagasi ke arah timur dan melewati wilayah Indonesia.

“Hal ini memberikan kontribusi pada peningkatan massa udara basah yang mendukung terbentuknya awan-awan hujan dalam beberapa hari ke depan,” ujar Deputi Bidang Meteorologi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Guswanto melalui rilis, Minggu (27/9).

Kondisi tersebut diperkuat dengan anomali hangat suhu muka laut di perairan Indonesia, terbentuknya daerah perlambatan dan pertemuan angin (konvergensi) yang memanjang di Pesisir Barat Sumatera, Selat Karimata, sebagian Pulau Jawa, Selat Makassar dan Laut Banda, dan didukung dengan kondisi atmosfer yang hangat dan lembab di sebagian besar wilayah Indonesia.

Berdasarkan analisis beberapa fenomena atmosfer di atas, BMKG memprediksikan dalam periode tiga hari ke depan, hujan dengan INTENSITAS SEDANG-LEBAT yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang berpotensi terjadi di wilayah sebagai berikut:

Periode 27-29 September 2020, sebagai berikut:
– Aceh,
– Sumatra Utara,
– Sumatra Barat,
– Bengkulu,
– Lampung,
– Banten,
– DKI Jakarta (potensi pada tanggal 27 September)
– Jawa Barat,
– Jawa Tengah,
– Kalimantan Barat,
– Kalimantan Tengah,
– Kalimantan Timur,
– Kalimantan Utara,
– Sulawesi Utara,
– Gorontalo,
– Sulawesi Tengah,
– Sulawesi Barat,
– Sulawesi Selatan,
– Maluku,
– Maluku Utara,
– Papua Barat, dan
– Papua.

Khusus untuk wilayah Jabodetabek, menurut Guswanto, konsentrasi hujan intensitas sedang-lebat masih cukup potensial di wilayah Bogor terutama pada siang/sore hari, sedangkan untuk wilayah DKI Jakarta kondisi cuaca signifikan tgl 27 September pada siang/sore hari dengan kondisi relatif menurun untuk 2 hari ke depan (28-29 September 2020).

Masyarakat, lanjut Guswanto, diimbau agar tetap waspada dan berhati-hati terhadap potensi cuaca ekstrem (puting beliung, hujan lebat disertai kilat/petir, hujan es, dll) dan dampak yang dapat ditimbulkannya seperti banjir, tanah longsor, banjir bandang, genangan, angin kencang, pohon tumbang, dan jalan licin.

“Kondisi tersebut di atas bersifat dinamis dan dapat berubah sewaktu-waktu sesuai perkembangan dinamika atmosfer di Indonesia, BMKG tetap terus memonitor dan melakukan update perkembangannya,” pungkas Deputi Bidang Meteorologi. ( Red)

Kapolda Banten : Selamat dan Sukses Atas Terlaksananya Rakernas SMSI

SIDIKPOST| SERANG – Kapolda Banten Irjen Pol Drs Fiandar mengucapkan selamat dan sukses atas terlaksananya Rapat Kerja Nasional (Rakernas) ke 1 Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) di Hotel Marbella, Anyer.

Saat ditemui, Kapolda Banten Irjen Pol Drs Fiandar memberikan apresiasi atas terlaksananya Rakernas ke 1 Serikat Media Siber Indonesia (SMSI).

“Saya atas nama Kepala Kepolisian Daerah Banten mengucapkan selamat dan sukses kepada Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) atas terlaksananya Rapat Kerja Nasional yang ke 1, yang dimana Rakernas kali ini Provinsi Banten terpilih menjadi tuan rumahnya,” ujar Fiandar. Minggu, (27/09/2020).

“Dan saya mohon maaf tidak bisa hadir di hari yang spesial ini, tapi kami dari Polda Banten siap bersinergi dengan Serikat Media Siber Indonesia (SMSI),” lanjutnya.

Fiandar menambahkan bahwa peran media sangat besar dalam menjaga Kambtibmas yang kondusif di wilayah hukum Polda Banten.

“Menurut saya peran media cukup besar dalam memberikan informasi kepada masyarakat dan juga sangat berperan besar dalam menjaga Kambtibmas di wilayah hukum Polda Banten,” tambah Fiandar.

Masih kata Fiandar, “Dan di tengah pandemi covid-19 ini, saya juga mengajak kepada teman-teman SMSI agar mematuhi protokol kesehatan dimana pun berada. Selalu menggunakan masker saat diluar rumah, rajin mencuci tangan dengan sabun atau Handsanitizer dan selalu menerapkan Physical Distancing, supaya kita terhindar dari penularan virus Covid-19 ini,” imbuhnya.

Fiandar berharap dengan dilaksanakannya Rakernas ke 1 SMSI tersebut dapat memberikan manfaat yang terbaik bagi kemajuan organisasi.

“Saya berharap melalui Rakernas ini dapat memberikan ide-ide yang terbaik demi kemajuan organisasi SMSI ini, dan saya juga berharap dengan adanya SMSI di Provinsi Banten dapat berkontribusi dalam kemajuan Provinsi Banten,” harapnya. (Bidhumas)

Anggota TMMD Kodim 1711 Boven Digoel Ajari Anak-Anak SD Cara Cuci Tangan

SIDIKPOST| (Boven Digoel-Papua). Di sela-sela waktu senggang kegiatan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler Ke-109 Kodim 1711/Boven Digoel di Kampung Kakuna, Satgas TMMD menyempatkan diri mengajarkan anak-anak Sekolah Dasar (SD) cara mencuci tangan yang baik dan benar.

Kegiatan yang dilaksanakan di SD Inpres Kampung Kakuna, Distrik Mindiptana, Kabupaten Boven Digoel, Papua, Minggu (27/9/2020) diawali dengan penjelasan dari Serda Bayu anggota Satgas TMMD 109 Kodim 1711/Boven Digoel didepan anak-anak SD tentang tata cara mencuci tangan dengan menggunakan sabun.

Sebelum anak-anak SD mempraktekkannya, Serda Bayu terlebih dahulu memberikan contoh bagaimana tata cara mencuci tangan yang baik dan benar.

Menurut Serda Bayu tangan merupakan sumber segala bakteri tumbuh, apabila anak-anak tidak membiasakan untuk mencuci tangan sebelum makan dan setelah melakukan kegiatan. Mengajarkan langkah kecil hidup sehat sejak dini kepada anak-anak dan menjaga kebersihan diri dengan rajin mencuci tangan adalah salah satu cara pencegahan penularan berbagai macam penyakit.

Dalam kegiatan tersebut, “kami (Satgas TMMD) juga mengajarkan anak-anak SD tata cara mencuci tangan dengan menggunakan cairan antiseptik (hand sanitizer) serta cara pemakaian masker yang benar guna pencegahan penyebaran Covid-19 yang sekarang masih memerlukan perhatian khusus menjadi pandemi di negara kita,” ujarnya. (Penrem 174 Merauke).

Bersama Pegadaian TNI Wujudkan Rumah Sehat

SIDIKPOST| Pati – Dalam rangka menyambut HUT ke-75 Tentara Nasional Indonesia tahun 2020. Kodim 0718/Pati melaksanakan berbagai kegiatan dimasa pandemi Covid – 19 ini. Salah satu kegiatan yang dilaksanakan yakni melaksanakan bedah rumah /rehab rumah tidak layak huni (RTLH). Dan salah satu program bedah rumah tersebut dilaksanakan di Desa Wedarijaksa, Kecamatan Wedarijaksa Kabupaten Pati yang bekerjasama dengan PT Pegadaian (Persero) Kanwil XI Semarang. 

Program RTLH yang telah dimulai beberapa hari yang lalu kini telah menuaikan hasil dengan berdirinya rumah permanen layak huni yang berukuran 4 X 8 meter milik Sukamto (28) warga Rt. 6/2 Desa Wedarijaksa, Kecamatan Wedarijaksa, Kabupaten Pati dan hari ini akan diresmikan oleh Komandan Kodim 0718/Pati Letkol Czi Adi Ilham Zamani, SE,. M.I.Pol, bersama Kepala PT Pegadaian (Persero) Kanwil XI Mulyono, SE,. MM. Sabtu,(26/09/2020)

Turut hadir dalam acara tersebut yakni Camat Wedarijaksa Haryanto, Danramil 07/Wdr Lettu Inf Suwoyo, Kapolsek Wedarijaksa diwakili Kanit Sabhara AIPDA H. Shonep dan  Kades Wedarijaksa Bambang Prihanto serta undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Dandim Pati mengatakan bahwa program RTLH di Desa Wedarijaksa ini adalah sinergitas antara TNI dan PT Pegadaian Persero dengan tujuan untuk mensejahterakan masyarakat. “Bersama PT Pegadaian dan TNI ingin memberikan sumbangsih kepada masyarakat dalam hal ini untuk meningkatkan taraf hunian yang sehat dalam rangka menyambut HUT ke-75 TNI. Program bedah rumah ini kita laksanakan bersama PT Pegadaian dan allhamdulillah hari telah selesai dilaksanakan,” Ungkap Adi.

Kepala Pegadaian (Persero) Kanwil XI Wilayah Semarang yang hadir dalam acara peresmian tersebut juga menuturkan bahwa kegiatan ini adalah hasil kerjasama yang erat antara TNI bersama Pegadaian dan masyarakat sekitar untuk menciptakan hunian yang sehat.

“Kegiatan ini sangat terasa untuk masyarakat karena dengan anggaran yang seadanya dapat mewujudkan rumah layak huni sehingga dengan kerjasama bersama TNI anggran tersebut dapat dioptimalkan dikarenakan pekerjaan dikerjakan oleh TNI bersama warga, sehingga tema yang diambil yaitu  Sinergi untuk negeri sangatlah tepat dalam pelaksanaan program ini,”Tutur Mulyono.

Sementara itu Sukamto selaku penerima bantuan rehab RTLH ditemui dilokasi yang sama merasa sangat bersyukur atas apa yang telah diterimanya saat ini dan berkat bantuan uang sebesar Rp. 19.180.000,- dari PT Pegadaian (Persero)dapat mewujudkan impiannya memiliki rumah sehat.

“Saya sangat berterimakasih kepada bapak TNI Koramil Wedarijaksa Kodim Pati serta bapak dari Pegadaian yang telah memberikan bantuan berupa rehab rumah kami. Semoga setelah direhab, rumah ini semakin sehat dan nyaman sehingga bisa kami tempati bersama keluarga,” Ungkap Sukamto.(m@s)

9 Kepala Daerah di Papua Sepakat Otonomi Khusus Lanjut

SIDIKPOST| (Jayapura). Forum Kepala Daerah se-Tanah Adat Tabi dan Saireri sepakat otonomi khusus (Otsus) Papua tetap dilanjutkan.

Hal ini tertuang dalam kesepakatan bersama setelah dilakukan workshop evaluasi Otonomi Khusus Papua di wilayah Adat Tabi dan Seireri di Hotel Sunni Garden Lake Sentani, Kabupaten Jayapura, Sabtu (26/09/2020).

Dalam kesepakatan tersebut, terdapat 11 poin yang ditandatangani oleh 8 bupati dan 1 wali kota di wilayah adat Seireri dan Tabi.

Yakni Bupati Jayapura, Wali Kota Jayapura, Bupati Keerom, Bupati Supiori, Bupati Biak Numfor, Bupati Sarmi, Bupati Kepulauan Yapen, dan Bupati Waropen.

Kesebelas poin kesepakatan bersama tersebut sifatnya rekomendasi perbaikan dan penataan ulang Otsus Jilid II yakni; Penataan dan pengaturan urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan Kabupaten/Kota dalam kerangka otonomi khusus Papua.

Harus ada lembaga atau Kementerian yang mengatur otonomi khusus di pusat, harus ada Daftar Prioritas Anggaran (DPA) Khusus Otsus, harus ada Rapat Koordinasi Pembangunan (RAKORBANG) yang bersifat Khusus untuk perencanaan pembangunan daerah.

Selanjutnya, harus ada Grand Desain Otsus untuk 5 (lima) program utama (pendidikan, kesehatan, ekonomi, infrastruktur).

Besaran dana otsus yang bersumber dari 2% plafon DAU dan Dana Tambahan Infrastruktur harus dinaikan dari pengaturan saat ini dalam ketenatuan pasal 34 Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2001 tentang Otonomi Khusus Bagi Provinsi Papua.

Pengaturan ulang mekanisme distribusi Dana Tambahan Infrastuktur antara Provinsi dan Kabupaten/Kota. Kemudian, pemilihan kepala daerah harus ada pengaturan bersifat khusus.

Pemilihan Anggota DPR Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota harus dilakukan pengaturan secara khusus. Pembentukan Daerah Otonom Baru (Provinsi) pada wilayah adat Ha-Anim, Lapago, Mepago. Jabatan Kepala Daerah dan Wakil Daerah tingkat Kabupaten/Kota diisi oleh orang asli Papua.

Bupati Kepulauan Yapen, Tony Tesar kepada awak media dalam kesempatan itu menyebutkan, permintaan menaikkan jumlah dana otsus untuk menggenjot pembangunan di Papua. (Baca juga: Warga Pamenang Selatan Berharap Dibangunnya Rumah Sakit Tipe D)

“Tadi sudah disampaikan oleh staf ahli gubernur bahwa saat ini alokasi dana otsus Papua itu 2 persen dari DAU Nasional. Ini masih sangat kecil, sehingga kesepakatan, diusulkan sebesar 10 persen. Dengan nominal ini maka percepatan pembangunan Papua bisa setara dengan daerah lain bisa dilakukan, dan 10 persen itu saya fikir sangat tepat,” kata Tony.

Meski begitu, pihaknya berharap pemerintahan pusat bisa mempertimbangkan usulan daerah tersebut. Meski dikatakan yang paling penting dari otsus adalah penggunaan yang tepat sasaran. (Baca juga: Maju Pilgub Kalsel, Denny Indrayana Temui Anies Baswedan selama 1 Jam)

“Kita mau sampaikan bahwa, yang terpenting adalah pengelolaan dana otsus yang baik. Kita tahu bersama berdasar pemeriksaan BPK, ada dana silva Provinsi Papua yang merupakan sisa anggaran tahun 2018-2019 tersimpan di Bank Papua itu sebesar Rp1, 8 triliun. Ini kalau kita bagi maka bisa dapat Rp200 miliar tiap kabupaten/kota. Maka pengelolaan yang baik itu lebih penting, sehingga dana Otsus benar-benar digunakan untuk kesejahteraan rakyat Papua,” pungkasnya. ( Red).

Koramil 01 Teluknaga Bersama Polsek Gelar Patroli (War-War) Dan Pembagian Brosur Surat Edaran Bersama

SIDIKPOST| AKP Dodi Abdul Rohim S.Sos.M.Krim.,Kapolsek Teluknaga Bersama Serka Suparno Beserta Pelda Agus SG Babinsa Koramil 01/Teluknaga Dan Miftah Suriftoh S.STP., Sekcam Teluknaga.

Melaksanakan Patroli (War-War) Himbauan Kepada Warga Yang Berkerumun, Agar Mematuhi Protokol Kesehatan Terutama Memakai Masker ,Cuci Tangan Dan Menjaga Jarak Dalam Rangka Memutus Mata Rantai Penularan Covid-19.

Dalam Rangka Pencegahan Virus Corona Covid-19. Acara Diawali Dengan Kegiatan Apel Gabungan 3 Pilar Di Halaman Polsek Teluknaga Jln.Raya Kampung Melayu Desa Kampung Melayu Barat Kecamatan Teluknaga Kabupaten Tangerang.(26/09/20)

Pelaksanaan Patroli (War-War) Dengan Jumlah Kekuatan Personil Diantaranya 12 Anggota Personil Polsek Teluknaga Dipimpin Oleh AKP Dodi Abdul Rohim S.Sos.M.Krim., Kapolsek Teluknaga.

Koramil 01/Teluknaga Menurunkan 2 Personil ,Dipimpin Oleh Pelda Agus SG Beserta Serka Suparno Babinsa Koramil 01/Teluknaga, Dengan Kekuatan 3 Babinsa Koramil 01/Teluknaga ,5 Pasukan BKO ,5 Orang Ormas FKPPI Dan 9 Satpol-PP Kecamatan Teluknaga Dipimpin Oleh Miftah Suriftoh S.STP., Sekcam Teluknaga.

Miftah Suriftoh S.STP.,Sekcam Teluknaga Menjelaskan Bahwa Kegiatan Pada Malam Ini Adalah Membagikan Brosur Surat Edaran Bersama Tentang Pembatasan Kegiatan Ditempat Atau Fasilitas Umum (Pasar) Dimasa Pandemi Covid-19 Di Jln.Raya Kampung Melayu.

Selanjutnya Menuju Perum Puri Naga Dan Menghimbau Kepada Masyarakat Agar Mematuhi Dan Disiplin Protokol Kesehatan.

Dihimbau Kepada Warga Masyarakat Agar Mematuhi Protokol Kesehatan Dan Melaksanakan Gerakan 3 M (Memakai Masker , Mencuci Tangan Dan Menjaga Jarak) Dalam Rangka Pencegahan Penyebaran Covid-19.

Pelda Agus SG Babinsa Koramil 01/Teluknaga ,Memberikan Himbauan Sosialisasi Penanganan Virus Covid-19 Dan Disiplin Protokol Kesehatan Dengan Pengeras Suara (TOA) Agar Masyarakat Mematuhi Dan Mengutamakan Protokol Kesehatan.

Dihimbau Kepada Warga Masyarakat Agar Mematuhi Protokol Kesehatan Dan 3 M (Memakai Masker ,Mencuci Tangan Dan Menjaga Jarak).

AKP Dodi Abdul Rohim S.Sos.M.Krim.,Kapolsek Teluknaga Menambahkan ,Menghimbau Kepada Para Warga Masyarakat. Agar Mematuhi Protokol Kesehatan Dan Melaksanakan Gerakan 3 M Memakai Masker ,Mencuci Tangan Dan Menjaga Jarak (Physical Distancing).

” Bersama Kita Cegah Penyebaran Virus Covid-19 Dengan Melaksanakan Penerapan 3 M (Memakai Masker ,Mencuci Tangan ,Menjaga Jarak). Guna Memutus Mata Rantai Covid-19 ,Ucap AKP Dodi Abdul Rohim S.Sos.M.Krim.,Kapolsek Teluknaga “.

Kendy