Tukang Bangunan Ala Dandim Tuban

SIDIKPOST| Tuban- Bukan seorang pemimpin yang hanya bisa menunjuk prajurit untuk bekerja, namun secara langsung ikut andil di dalamnya.

Itulah yang dilakukan Dandim 0811 Tuban Letkol Inf Nur Wicahyanto selaku Dansatgas TMMD ke 104 saat berjibaku mengaduk campuran pasir dan semen untuk pembangunan rumah milik Akhmad Karim di Dusun Jeruk RT. 002 RW. 001 Desa Brangkal, Kecamatan Parengan, Tuban, Selasa (26/03), pagi.
 
Usai memberikan pengarahan kepada prajuritnya terkait jalannya program TMMD ke-104 di desa setempat, mantan Danyonif 527 itu langsung menuju rumah milik Akhmad Karim yang sedang dibangun. Di rumah itu, Dandim menyempatkan untuk memegang cangkul. Adukan pasir yang belum terata oleh semen itupun menjadi sasarannya.

Bhakti kemanunggalan TNI kuat bersama rakyat terbukti sudah. Tidak ada istilah mana pangkatmu dan siapa dirimu, bersama para kuli bangunan dan tukang, Nur Wicahyanto rela berpeluh keringat mengaduk adonan semen/luluh.
 
“Sini saya ikut mengaduk Luluh. Saya juga orang desa, kalau begini saja ya bisa,“ ujarnya.
 
Timba yang dibawa tukang TNI itupun diisinya dengan cekatan. Cangkul yang telah digenggamnya terus diayunkan untuk menggaruk adonan luluh. Satu persatu timba bangunan terisi penuh. Semangat untuk mensukseskan TMMD dengan alokasi dana sekitar Rp 1 Milyar ini menjadi cita-cita besarnya.
 
Tidak sedikit, prajurit bawahannya harus menyela cangkul yang dibawanya, namun tetap ditolak. Keringat yang terkucur dianggapnya hanya setetes pengorbanannya untuk Negara. Keutuhan NKRI dan menjaga kedaulatan bersama rakyatlah angin surga yang diharapkan.
 
“Memang ini bentuk kerjasama antara TNI dan rakyat. Sehingga kebersamaan ini menjadi Rohnya TNI, jangan sampai manusia hilang Roh-nya, “ katanya.(Jek)

Luar Biasa, Dansatgas TMMD Tuban Ikut Sebar Batu Dilokasi Pembangunan Jalan

SIDIKPOST| Tuban- Pelaksanaan program TNI Manunggal Masuk Desa (TMMD) ke-104 di Desa Brangkal Kecamatan Parengan Kabupaten Tuban sudah dipenghujung waktu. Seluruh personel Satgas TMMD ikut andil dalam menyukseskan program tersebut.

Tidak terkecuali, Dandim 0811 Tuban Letkol Inf Nur Wicahyanto yang juga Dansatgas TMMD. Bahkan untuk memotivasi dan memberikan contoh kepada seluruh bawahannya, dia rela ikut menyebar material batu kerikil di lokasi pembangunan jalan, Selasa (26/03/2019) .

Menurutnya, kejadian itu biasa saja bagi seorang personel TNI yang berpangkat Letkol.

“Biasa saja, tidak ada yang luar biasa, semua bisa melakukan hal yang sama, buktinya personil saya ikut juga bekerja dan menyebar batu bersama saya, meski terik matahari,” ujarnya.

Terkait kegiatan TMMD ke-104 di Kabupaten Tuban, Nur Wicahyanto, menyebutkan pencapaian fisik dihari ke 29 ini telah tuntas 100 persen.

“Alhamdulillah semua sasaran tuntas sesuai target sebelum TMMD ditutup pada Rabu tanggal 27 Maret besok,” ungkapnya.

Selain TNI, masyarakat setempat di Desa Brangkal Kecamatan Parengan juga terlibat dalam kesuksesan program TMMD tersebut.

“Kami juga berterima kasih kepada masyarakat dan pemerintah setempat yang luar biasa antusias bersama-sama TNI bergotong-royong untuk mensukseskan TMMD ini. Inilah yang kita harapkan adanya kebersamaan untuk mewujudkan Kemanunggalan TNI-Rakyat karena bersama Rakyat TNI Kuat,” pungkasnya.

Akhiri TMMD Ke-104, Satgas Gelar Panggung Hiburan Untuk Rakyat

SIDIKPOST| Tuban-Malam Panggung hiburan bersama TNI digelar dalam rangka berakhirnya TMMD Kodim Tuban di Desa Brangkal Kecamatan Parengan Kabupaten Tuban, Selasa (26/03/2019) malam.

Kodim 0811 Tuban bersama masyarakat Desa Brangkal sangat menanti suguhan yang akan diberikan oleh Satgas TMMD dalam rangka mensukseskan dan menghibur masyarakat yang selama satu bulan penuh bersama sama gotong royong dalam rangka kegiatan TMMD serta dalam rangka mempererat tali silahturahmi antara TNI dan rakyat, pada malam hari digelar panggung hiburan untuk TNI dan rakyat.

Personil dari Kodim 0811 Tuban beserta SatgasTMMD ke-104 membaur menjadi satu bersama rakyat, dalam kegiatan malam panggung hiburan TNI dengan rakyat yang berlangsung di halaman rumah inap Satgas TMMD milik Nur Salim Dusun Jeruk.

Kegiatan malam panggung hiburan dari rakyat oleh rakyat dan untuk rakyat ini, merupakan kerjasama Satgas dan warga yang mana sangat antusias dengan kegiatan malam panggung hiburan dengan diundangnya dalam kegiatan Program TMMD Kodim Tuban

Dansatgas TMMD Letkol Inf Nur Wicahyanto menyampaikan, hiburan ini dilaksanakan sebagai wujud ucapan rasa terimakasih Kodim 0811 Tuban kepada anggota Satgas dan warga setempat yang telah membantu pekerjaan TMMD ke 104.

“Biarlah mereka terhibur untuk sejenak, karena memang selama ini pekerjaan mereka sangat berat. Syukur Alhamdulillah pekerjaan sudah terselesaikan semua sesuai taget waktu sebelum TMMD ditutup,” pungkasnya.

Warga Parung Serab Ciledug di hebohkan Peristiwa Lelaki Gantung Diri

Ciledug- Tangerang kota-  Peristiwa memilukan menggegerkan warga sekitar dengan  adanya Penemuan Mayat Gantung Diri, di Warung Toko Sembako Jl. Pintu Air RT 003/004 Kel. Parung Serab Kec. Ciledug Kota Tangerang,Selasa 26/3/2019.

Menurut Kapolsek Ciledug  Kompol Supiyanto SH Bahwa lelaki yang di duga gantung diri ini berinisial PH asal Padang Lawas.

” Waktu kejadianya tanggal 26 maret 2019 sekitar jam 20.30″ kata kapolsek ciledug Kompol Supiyanto SH. ( 27/3/2019).

Lanjutnya ,berdasarkan keterangan saksi – saksi bahwa ketika saksi  pertama datang ke TKP dan saat itu warung tersebut  tertutup, lalu di dobrak dan melihat korban telah tergantung dan lidah menjulur di kamar tengah diatas plavon.

Lalu saksi menghubungi ketua RT dan saksi lainnya  menghubungi Polsek Ciledug.

“Dari hasil olah Tkp tubuh korban tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan dan dari dubur keluar kotoran, serta dari alat kelamin mengeluarkan cairan air sperma” Pangkas Kapolsek Ciledug

Masih di katakan kapolsek, Saat barang bukti yang sudah di amankan berupa : Kawat Alumunium sepanjang 1 meter yang di doubel,  Bangku Plastik warna merah, Kardus Aqua botol besar yang berisikan Aqua ,Kaos merah ,Celana Jeans robek-robek, serta Celana dalam warna hitam.

Senada dengan kapolsek, Kasi Humas Polsek Ciledug Aiptu Gojali mengatakan bahwa Saat ini kasusnya kita di tangani di polsek ciledug dan dalam pengembangan” pangkas nya. ( Red)

Polisi Bekuk Dua Pelaku Pembunuhan Berantai, Satu Diantaranya DPO Geng Motor Gabores

SIDIKPOST|Satuan Reskrim Polres Metro Jakarta Barat mengamankan dua orang pelaku yang melakukan tindak pidana penganiayaan dan pengeroyokan terhadap korbannya.

Satu dari dua pelaku yang berhasil diamankan merupakan salah satu pelaku anggota geng motor Gabores ( gabungan bocah Rese ), yang menewaskan korban bernama Ivan Surya Saputra di daan mogot jakarta barat pada beberapa minggu yang lalu, dan yang menewaskan korban nya Aditya Mau Endra Dipasar minggu Kembangan Jakarta Barat

Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Hengki Haryadi SIK MH mengatakan, pelaku ML alias AF (15) ditangkap di rumahnya di Jalan Darussalam RT 04 / 03 Ketapang Cipondoh, Tangerang Kota Banten, pada hari minggu tanggal 24 Maret 2019 sekira jam 18.00 WIB.

Sedangkan tersangka DH Alias OY (17), ditangkap di Jalan Ketapang RT 006/05 Ketapang Cipondoh, Kota Tangerang,/pada hari Kamis, 7 Maret 2019.

Tersangka ML terpaksa diamankan lantaran ikut dalam tindak pidana tersebut dan sebagai pemilik alat kejahatan berupa 1 (satu) bilah celurit bergagang kayu warna coklat yang digunakan oleh tersangka DH. Dan juga pemilik 1 (satu) Unit sepeda motor Honda Vario warna putih.

Sedangkan tersangka DH alias OY, dari hasil tes urine Positif THC dan Benzo. Ia juga berperan sebagai eksekutor utama yang membacok korban, dan mengambil barang-barang milik korban.

DH alias OY merupakan anggota Geng motor Gabores yang sempat melarikan diri setelah melakukan penganiayaan oleh korbannya di Daan Mogot beberapa waktu lalu.

“Kita tangkap dua orang tersangka dari tiga pelaku yakni ML dan DH alias OY, sedangkan satu tersangka (DH) masih dalam pengejaran. Mereka (tersangka) melakukan aksinya di sejumlah tempat antaranya di Pesing Daan Mogot, Kebon Jeruk dan di Pasar Minggu, Kembangan, Jakarta Barat,” Ujar Kombes Hengki, Rabu (27/03/19)

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat AKBP Edi Suranta Sitepu memaparkan kronologi pengeroyokan dan penganiayaan yang dilakukan tersangka, berawal saat pelaku bersama rekan-rekannya bertemu di Jembatan Kura kura Ketapang, Cipondoh Tangerang.

Ketiga tersangka berkumpul dan merencanakan akan melakukan pencurian di jalan dengan cara membegal yang saat itu ketiga tersangka membawa senjata tajam berupa celurit milik tersangka ML yang dipinjamkan kepada tersangka DH selaku eksekutornya.

“Ketiga tersangka ini mencari mangsanya dimulai dari Ketapang Tangerang menuju Ke Cengkareng lalu ke Kedoya Jakarta Barat. Saat di Kedoya, ketiga tersangka mendapatkan mangsanya dengan cara menodongkan celurit ke arah korban perempuan dan berhasil mengambil barang milik korban berupa 1 (satu) buah tas yang berisikan alat Make-up,” Papar AKBP Edi.

Karena merasa lelah, lanjutnya, ketiga tersangka kembali pulang ke Ketapang Cipondoh Tangerang, melewati Kembangan Jakarta Barat.

Saat diperjalanan, ada 1 Unit Mobil yang sedang berjalan pelan didepan ketiga pelaku, karena kesal tersangka DH menyuruh rekannya untuk menyalip.

“Seketika itu, tersangka DH alias OY langsung membacok korban dengan sebilah celurit yang dibawanya, setelah membacok tersangka DH (DPO) langsung kabur menancap gas,” Lanjutnya.

Sementara kanit Krimum Polres Metro Jakarta Barat Iptu Dimitri Mahendra menambah kan dihari dan jam yang sama saat di perjalanan di dekat lampu merah Jalan Raya Kembangan, tersangka DH alias OY merasa tidak senang dengan korban menatapnya,

lalu tersangka DH alias OY menyuruh tersangka DH (DPO) untuk memutar balik, setelah memutar balik dan menghampiri korban tersangka DH alias OY langsung menegur dengan kata kata kasar.

“Tersangka DH alias OY langsung membacok korban dengan celurit ke arah dada sebelah kanan korban sebanyak 1 kali, ketiga tersangka meninggalkan korban dalam keadaan bersimbah darah dan akhirnya meninggal dunia,” Katanya.

Akibat kejadian tersebut, tersangka dijebloskan ke dalam sel tahanan Mapolres Metro Jakarta Barat atas dugaan melakukan tindak pidana pembunuhan sebagaimana dimaksud Pasal 338 KUHP dan tindak pidana Penganiayaan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 351 KUHP

Komitmen Dalam Penegakkan Hukum Dilaut, Pangkoarmada I Terima Penghargaan Dari Menteri Kelautan Dan Perikanan

Jakarta, 26 Maret 2019–Menteri Kelautan Dan Perikanan Indonesia Ibu Susi Pudjiastuti memberikan penghargaan kepada Panglima Komando Armada I (Pangkoarmada I) Laksamana Muda TNI Yudo Margono atas peran aktif serta komitmennya memimpin Koarmada I dalam Penegakkan Hukum bidang perikanan dan kelautan yang bertempat di Rumah Dinas Kementerian Kelautan Dan Perikanan (KKP) Komplek Widya Chandra Jakarta Selatan, Selasa (26/03)

Penghargaan tersebut diberikan kepada Koarmada I karena berhasil menangkap dan menggagalkan berbagai kegiatan ilegal bidang perikanan dan kelautan. Beberapa keberhasilan tersebut diantaranya pada pada tanggal 17 Februari, KRI bung Tomo-357 telah berhasil menangkap 4 Kapal Ikan Vietnam yang sedang melaksanakan Illegal Fishing di laut Zona Ekonomi Ekslusif Indonesia (ZEEI)) serta berhasil mengusir Kapal Pengawas Perikanan Pemerintah yang saat itu sedang melaksanakan pengawalan kapal-kapal ikan vietnam dalam penangkapan ikan.

Selanjutnya pada tanggal 20 Maret 2019, KRI Teuku Umar-385 berhasil menangkap 1 Kapal Ikan Asing Vietnam serta KRI Tarakan-905 Unsur Koarmada II BKO Koarmada I juga telah berhasil menangkap 2 Kapal Ikan Asing Vietnam pada posisi 06 26 500 U – 107 49 000 T tepatnya di Laut ZEEI Natuna Utara.

Selain tangkapan 3 KIA Vietnam tersebut, dalam satu bulan terakhir Unsur KRI/Patkamla Jajaran Koarmada I telah berhasil menangkap dan mengamankan berbagai kegiatan illegal diantaranya pada tanggal 8 Maret 2019, KRI Teuku Umar-385 Satuan Kapal Eskorta (Satkor) Koarmada I juga berhasil menangkap Kapal Ikan Asing (KIA) Vietnam BV 3709 TS yang melakukan kegiatan illegal fishing pada posisi didalam Laut Zona Ekonomi Ekslusif Indonesia (ZEEI) dan menemukan 1 pucuk Pistol Bius.

Selanjutnya pada Tanggal 12 Maret 2019, Tim Fleet One Quick Response (F1QR) Koarmada I juga berhasil menggagalkan penyelundupan Baby Lobster di Perairan Sugi Batam, dimana dari hasil penghitungan terhadap barang bukti didapatkan rincian muatan 44 kotak seterefoam coolbox yang 1 kotaknya berisi 30 plastik dengan didalamya baby lobster sebanyak 200 ekor.

Hasil dari pencacahan karantina KKP Batam adalah : Jenis Pasir 235.438 ekor (41 sterefoam) dan jenis Mutiara 9.664 ekor (3 stereofoam ), jenis pasir Rp. 35.315.700.000,- per ekor Rp 150.000,- dan jenis mutiara Rp. 1.932.800.000,- per ekor Rp. 200.000,-. Jumlah seluruhnya 245.102 ekor, sehingga total yang dapat diselamatkan sebesar Rp. 37.248.500.000,-

Kemudian pada tanggal 13 Maret 2019, KRI Teuku Umar-385 Satuan Kapal Eskorta (Satkor) Koarmada I kembali berhasil menangkap Kapal Ikan Asing (KIA) Malaysia NEMO No. QKH9393Z yang melakukan kegiatan illegal fishing di Timur Pulau Subi Besar (didalam ZEEI).


Selanjutnya, Tim Fleet One Quick Response (F1QR) Lanal Dumai berhasil menggagalkan penyelundupan Minumam Keras (Miras) yang dibawa oleh speed boat tanpa nama di Perairan Tembilahan sekitar 496 dus atau 5.952 botol dengan perkiraan senilai 5,9 Miliar tepatnya pada tanggal 16 Maret 2019. Dimana penyelundupan minuman keras ini melanggar Undang-Undang No 10 Tahun 1995 tentang Kepabeanan.

Pada tanggal 18 Maret 2019, Tim F1QR (Fleet One Quick Response) Lanal Lhokseumawe telah berhasil menangkap 2 (dua) buah Kapal Nelayan yang membawa 50 Kg Narkoba Jenis Sabu dan satu pucuk pistol jenis Baretta serta 7 butir peluru di Perairan Ujong Blang, Kota Lhokseumawe. Hal tersebut melanggar UU Narkotika sehingga para tersangka terancam Pasal 114 ayat 2 Jo Pasal 132 ayat (1) 112 ayat 2 Jo Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman maksimal pidana mati, dimana kasus tersebut dilimpahkan kepada BNN untuk proses lanjutan, sedangkan untuk kepemilikan senjata api, tersangka akan dikenai Pasal 1 ayat (1) UU Darurat Nomor 12 Tahun 1951 yang prosesnya dilakukan oleh pihak Kepolisian.

Tanggal 20 Maret 2019,Tim Gabungan F1QR (Fleet One Quick Response) Koarmada I berhasil menggagalkan penyelundupan Baby Lobster U tepatnya di Perairan Pasir Toga (Selat Sulit antara Pulau Combol dan Pulau Sugi Batam). Dari hasil penghitungan terhadap barang bukti 36 sterefoam (1.483 kantong) yang berisi Baby Lobster tersebut dengan rincian 33 kotak sterefoam (1.426 kantong) Jenis Baby Lobster Pasir sejumlah 295.236 ekor dan 3 kotak sterefoam (57 kantong) Jenis Baby Lobster Mutiara sejumlah 9.118 ekor dengan total keseluruhan 304.354 ekor.

Dari hasil tangkapan tersebut, TNI AL berhasil menyelamatkan sumber daya Indonesia senilai Rp. 46.109.000.000,-(46 M). Sehingga total kekayaan negara yang telah berhasil diselamatkan oleh Koarmada I selama kurun Th 2018 serta sampai dengan Bulan Maret Th 2019 keseluruhannya adalah 1,895 Trilyun.

Dalam penerimaan penghargaan tersebut, Pangkoarmada I didampingi oleh Danlantamal IV Tanjung Pinang, Ks Guskamla Koarmada I, Asops dan Asintel Pangkoarmada I serta Danlanal Batam. ( RED).

Pangkoarmada I Pimpin Apel Gelar Pasukan Latihan Kesiapsiagaan Operasional Koarmada I TA. 2019 Di JICT Jakarta Utara

SIDIKPOST| Jakarta, 26 Maret 2019,– Panglima Komando Armada I (Pangkoarmada I) Laksamana Muda TNI Yudo Margono, S.E., M.M., bertindak selaku Inspektur Upacara pada Apel Gelar Pasukan Latihan Kesiapsiagaan Operasional Koarmada I TA. 2019 bertempat di Dermaga JICT II (Jakarta International Container Terminal) Tanjung Priok Jakarta Utara, Selasa (26/3). Pangkoarmada I dalam sambutannya menyampaikan bahwa menyikapi Banglingstra dan situasi nasional serta dalam rangka menghadapi Pemilu 2019, dipandang perlu bagi Kotamaops TNI untuk menyiapkan pengamanan dan pelibatan dalam rangka kontijensi.

Untuk itu, perlu penyusunan Rentinkon OMSP (Oeprasi Militer Selain Perang) sebagai tindakan kesiapsiagaan dan cegah dini dalam rangka mengantisipasi kemungkinan eskalasi ancaman, terutama keamanan obyek-obyek vital nasional dari kemungkinan sabotase. Sebagai salah satu Kotamaops TNI, Koarmada I perlu memiliki kesiapsiagaan operasional yang tinggi, dengan kemampuan dan keterampilan yang dapat diandalkan, guna mengantisipasi dan menanggulangi segala bentuk ancaman sabotase obvitnas.

“Gelar pasukan yang dilaksanakan ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kesiapan, baik materiil maupun personel peserta latihan secara riil. Hal ini juga, untuk menyakinkan kepada saya selaku Panglima, atas kesiapan personel dan materiil pelaku latihan guna mengikuti tahap latihan berikutnya yaitu gladi lapangan. Karena ditahapan ini, akan diuji dan dinilai kemampuan personel dan alutsista dalam pemahaman dan pelaksanaan Rencana Operasi Kayong Sagara-19, kemampuan gelar sistem K3I dan pengujian doktrin, prosedur serta mekanisme Pam Obvitnas yang telah disinergikan dengan protap satuan/instansi/lembaga terkait lainnya pada saat Gladi Mako sebelumnya’, ujar Pangkoarmada I.

Diakhir sambutannya, Pangkoarmada I menekankan kembali pentingnya tindakan purba jaga yang profesional dan proporsional, guna mencegah terjadinya kecelakaan dan kerugian yang tidak kita inginkan, baik personel maupun material.

Untuk itu, laksanakan semua prosedur secara cermat dan benar dalam rangka mewujudkan “zero accident” disetiap kegiatan. Latihan Kesiapsiagaan Operasional Koarmada I TA. 2019 melibatkan 650 Personel dengan didukung 6 Unsur KRI Koarmada I yakni KRI Kapitan Patimura-371, KRI Barakuda-633, KRI Clurit-641, KRI Torani-860, KRI Tenggiri-865, dan KRI Semarang-593, serta didukung 2 Unsur Pesud TNI AL yaitu Cassa U-6208 dan Heli Bell.

Selain itu, juga melibatkan Satkopaska Koarmada I, Dislambair Koarmada I, Lantamal III, Lanal Banten, Tim Intelijen, dan Tim Kesehatan. Kegiatan dihadiri oleh Komandan Kodiklat TNI Mayjen TNI Benny Indra P, Sip., Selaku Direktur Latihan beserta Tim Staf Latihan Kodiklat TNI, Kepala Staf Koarmada I, Komandan Guspurla Koarmada I, Komandan Guskamla Koarmada I, Komandan Lantamal III, dan Para Pejabat Utama Koarmada I.( RED).

Bhayangkari Ajak Pelajar Jauhi Narkoba, Pornografi dan Hoax

SIDIKPOST| SERANG – Ratusan pelajar tingkat SMP dan SMA se Provinsi Banten mengikuti sosialisasi menyelamatkan generasi millenial dari bahaya narkoba, pornografi, kekerasan dan berita hoax, yang digelar Yayasan Kemala Bhayangkari Polda Banten di Pendopo Gubernur Banten, Selasa (26/3).

Ketua Bhayangkari Polda Banten Niken Tomsi Tohir mengatakan menyelamatkan generasi millenial sangatlah penting. Sebab saat ini Indonesia sudah darurat dari bahaya narkoba, pornografi, kekerasan dan berita hoax.

“Indonesia dalam kondisi darurat narkoba, pornografi, kekerasan dan ini menjadi pekerjaan rumah bersama,” kata Niken dalam sambutanya.

Menurut Niken, generasi muda merupakan generasi penerus bangsa. Merekalah yang nantinya akan memimpin negara dan menjadi perekat bangsa.
Sayangnya masih banyak generasi muda kita yang tidak terarah, karena terjebak oleh pornografi, narkoba, dan tindakan negatif lainnya. Apalagi diera digital ini akses terhadap apapun menjadi sangat mudah.

“Penyalahgunaan narkoba memiliki dampak yang cukup luas, baik fisik maupun mental. Juga mempengaruhi kepribadian, kedisiplinan, bahkan menjadi penyebab terjadinya perkelahian antar pelajar,” ujarnya.

Selain narkoba, Niken menambahkan generasi yang lahir pada era milenial ini harus mampu menjadi bijak dalam memanfaatkan teknologi yang ada perkembangan teknologi yang semakin pesat ini dapat berdampak positif ataupun justru berdampak negative.

“Medsos berteknologi praktis dan mudah didapat. Namun kemajuam teknologi bukan hanya hal positif tapi juga buruk. Untuk itu kita harus berhati-hati, seperti hoax karena dapat memecah belah,” tambahnya.

Sementara itu, Wakapolda Banten Brigjen Pol Tomex Kurniawan mengatakan berdasarkan sejumlah data baik dari Badan Narkotika Nasional (BNN) dan Lembaga Perlindugan Anak (LPA), penyalahgunaan narkoba dan pornografi sudah cukup memprihatinkan di Indonesia.

“Berdasarkan data dari BNN sebanyak 2,3 juta orang pelajar terlibat narkoba dan yang lebih mencengangkan data dari LPA sebanyak 80 juta anak terlibat penyalahgunaan narkoba,” katanya.

Tomex mengungkapkan dampak narkoba bukan hanya mempengaruhi dirinya sendiri, tapi juga orang lain. Untuk itu dirinya mengajak pelajar di Banten untuk bersama-sama menjauhi narkoba.

“Menghancurkan Tidak perlu pakai nuklir, tapi cukup menguasai generasi mudanya dengan narkoba dan ini yang harus kita perangi bersama,” ungkapnya.

Polres Serang Peduli dan Berbagi Kepada Masyarakat Kurang Mampu.

SIDIKPOST| SERANG, BANTEN – Jajaran Polda Banten terus menunjukkan kepeduliannya kepada masyarakat kurang mampu. Kapolda Banten, Melalui Kapolres Serang telah mendistribusikan paket sembako hasil pengumpulan zakat, infak, dan sedekah Penghasilan keluarga besar anggota polda banten, kepada warga yang tidak mampu.

Kali ini, Polres Serang menyalurkan bantuan tersebut ke beberapa titik diantaranya Kp. Kejambulan desa gosara, Kp. Pandangan Des. Penggalang, Kec. Ciruas, Kp. Singarajan Kec. Pontang, Kp. Parumasan pasir muncang Des. Nagara Padang, Kp. Kadu genep Des. Kubang Jaya Kec. Petir, Kp. Kebayan Des. Kopo Kec. Kopo, Kp. Pendelekan Des. Warakas Kec. Binuang/Carenang Selasa ( 26/03/2019).

Kapolda Banten Irjen Pol Drs Tomsi Tohir Msi melalui Kabid Humas AKBP Edy Sumardi P SIK MH kepada awak media menyebutkan kegiatan ini berdasarkan peraturan menteri agama RI nomor 52 tahun 2014 tentang cara dan syarat perhitungan zakat mal, zakat fitrah serta perdayagunaan zakat untuk usaha produktif.

Selanjutnya atas dasar surat edaran Kapolda Banten nomor SE/02/01/bln1.1/2019 tanggal 15 Januari 2019 tentang himbauan menunaikan zakat pendapatan bagi anggota dan PNS Polda Banten yang beragama muslim. “terang Edy

Selanjutnya Edy menambahkan, tak kurang dari 10 kepala keluarga dari kalangan kurang mampu dan umumnya berusia diatas 55 tahun, menerima paket sembako yang dibagikan langsung oleh Personel Polri dari Polres Serang dan jajarannya kepada warga, yaitu marfuah, Asiah, Halimah, Sartinah, Masniah, Sarmenah, Masniah, Rani, Supiyah dan Kunah.

Kegiatan ini, Polri langsung turun ditengah-tengah masyarakat dengan memberikan bantuan terhadap masyarakat yang membutuhkan, sehingga kehadiran Polri dirasakan secara langsung dengan memberikan bantuan.

“Mudah-mudahan dengan bantuan yang kami berikan dapat bermanfaat dan membantu untuk mencukupi kebutuhan keluarga yang menerima. Amin,”tutup Edy (Bidhum).

Dit Binmas dan Pengurus YKB daerah Banten, Adakan Penyuluhan Cegah Bahaya Narkoba

SIDIKPOST| SERANG – BANTEN
Dit Binmas Polda Banten, Mengajak Ratusan pelajar tingkat SMP dan SMA se Provinsi Banten mengikuti sosialisasi menyelamatkan generasi millenial dari bahaya narkoba, pornografi, kekerasan dan berita hoax, yang digelar oleh Dirbinmas Polda Banten dan Yayasan Kemala Bhayangkari Daerah (YKB) Banten, di Pendopo Gubernur Banten, Selasa (26/3).

Dirbinmas Polda Banten, Kombes Pol Oki Waskito, SH. Msi selaku penyelenggara menyampaikan bahwa acara ini di selenggarakan berkaitan dengan serangkaian kegiatan yayasan kemala bhayangkari daerah banten, yang bertujuan untuk memberikan informasi dan edukasi kepada para pemuda pemudi pelajar se provinsi banten, tentang bahayanya Narkoba dan bagaimana cara menjauhi dan mencegahnya.

Ketua Bhayangkari Daerah Banten Ny. Niken Tomsi Tohir, yang memberikan kata sambutan saat dimulainya sosialisasi ini mengatakan menyelamatkan generasi millenial sangatlah penting. Sebab saat ini Indonesia sudah darurat dari bahaya narkoba, pornografi, kekerasan dan berita hoax.

“Indonesia dalam kondisi darurat narkoba, pornografi, kekerasan dan ini menjadi pekerjaan rumah bersama,” kata Niken dalam sambutanya.

Menurut Niken, generasi muda merupakan generasi penerus bangsa. Merekalah yang nantinya akan memimpin negara dan menjadi perekat bangsa.
Sayangnya masih banyak generasi muda kita yang tidak terarah, karena terjebak oleh pornografi, narkoba, dan tindakan negatif lainnya. Apalagi diera digital ini akses terhadap apapun menjadi sangat mudah.

“Penyalahgunaan narkoba memiliki dampak yang cukup luas, baik fisik maupun mental. Juga mempengaruhi kepribadian, kedisiplinan, bahkan menjadi penyebab terjadinya perkelahian antar pelajar,” ujarnya.

Selain narkoba, Niken menambahkan generasi yang lahir pada era milenial ini harus mampu menjadi bijak dalam memanfaatkan teknologi yang ada perkembangan teknologi yang semakin pesat ini dapat berdampak positif ataupun justru berdampak negative.

“Medsos berteknologi praktis dan mudah didapat. Namun kemajuam teknologi bukan hanya hal positif tapi juga buruk. Untuk itu kita harus berhati-hati, seperti hoax karena dapat memecah belah,” tambahnya.

Sementara itu, Kapolda Banten yang dalam hal ini di wakili oleh Wakapolda Banten Brigjen Pol Drs. Tomex Kurniawan, mengatakan berdasarkan sejumlah data baik dari Badan Narkotika Nasional (BNN) dan Lembaga Perlindugan Anak (LPA), penyalahgunaan narkoba dan pornografi sudah cukup memprihatinkan di Indonesia.

“Berdasarkan data dari BNN sebanyak 2,3 juta orang pelajar terlibat narkoba dan yang lebih mencengangkan data dari LPA sebanyak 80 juta anak terlibat penyalahgunaan narkoba,” katanya.

Tomex mengungkapkan dampak narkoba bukan hanya mempengaruhi dirinya sendiri, tapi juga orang lain. Untuk itu dirinya mengajak pelajar di Banten untuk bersama-sama menjauhi narkoba.

“Menghancurkan Tidak perlu pakai nuklir, tapi cukup menguasai generasi mudanya dengan narkoba dan ini yang harus kita perangi bersama,” ungkapnya.

Wakapolda Banten Buka Acara Penyuluhan Bahaya Narkoba dan Sosialisasikan Penerimaan Polri 2019

SIDIKPOST| SERANG KOTA , BANTEN – Saat ini Polda Banten tengah gencar mensosialisasikan tentang penerimaan calon anggota Polri tahun anggaran 2019.

Seperti diketahui bersama, saat ini Polri tengah membuka pendaftaran calon Tamtama Polri, Bintara Polri, hingga AKPOL.

Melalui personil yang ada, dari Polres hingga Polsek, semua melaksanakan sosialisasi memberikan informasi tentang pendaftaran Polri yang tengah dibuka dari tanggal 5 sampai 28 Maret 2019.

Pada kesempatan  ini, Wakapolda Banten Brigjen Pol Tomex Korniawan usai membuka acara Penyuluhan Bahaya Narkoba, Pornografi, Berita Hoax dan Kekerasan , Juga mensosialisasikan Penerimaan Polri Tahun 2019 ,yang di hadiri oleh 400 para pelajar SLTP dan SLTA se-Provinsi Banten. Bertempat di Gedung Setda Provinsi Banten, Selasa (26/03/2019) Pukul 10.00 WIB.

Wakapolda Banten menyampaikan kepada seluruh masyarakat yang mempunyai putra-putri, yang memenuhi syarat, diharapkan untuk segera mendaftarkan diri karena semua memiliki kesempatan yang sama,Pendaftaran bisa dilakukan melalui website resmi di https://penerimaan.polri.go.id/.

Saat di konfirmasi Wakapolda Banten mengatakan, “Semua mempunyai kesempatan yang sama. Semua berhak menjadi anggota Polri. Website tersebut bisa dibuka, dan bagi para calon bisa mengunjungi website serta mengikuti langkah-langkah yang ditentukan,” Jelasnya.

Bagi para calon anggota Polri, khususnya jalur AKPOL, usia minimal 16 tahun dan maksimal 21 tahun pada saat pembukaan pendidikan.
Sedangkan untuk Bintara dan Tamtama, usia minimal usia minimal 18 tahun pada saat dilantik menjadi anggota Polri.

“Yang perlu digaris bawahi, pendaftaran dan penerimaan Polri ini gratis. Jadi jika ada pihak yang meminta sejumlah uang agar lulus seleksi, itu tidak benar dan Jika didapati ada yang berusaha menggunakan uang pelicin, akan di diskualifikasi,”Tegas Tomex.

Ditempat yang sama,Saat dikonfirmasi salah seorang Siswa SLTA yang hadir pada acara tersebut mengucapkan terimakasih kepada Polda Banten yang telah memberikan informasi penerimaan Polri.

“Terimakasih kepada Polda Banten yang telah memberikan pehaman tentang penerimaan Polri,Ini sangat bermanfaat bagi kami dan tentunya bisa mendorong semangat bagi para siswa yang ingin menjadi Polisi”Tutur nya. [BidHms]

Kabid Humas Polda Banten, Hadiri Acara Tablliq Akbar Ustad A’a Gym

SIDIKPOST|Serang,Banten- Ribuan orang memadati Masjid Raya Al – Bantani KP3B Kec. Curug Kota. Serang pada acara Tabligh Akbar memperingati Isra Miraj Nabi Muhammad SAW 1440 H, Selasa, (26/03/2019) pukul 12.00 Wib.

Dalam acara ini Kabid humas Polda Banten Akbp Edy Sumardi Priadinata, S.I.K, M.H didampingi Kasubbid penmas Bidhumas Polda Banten Kompol E.Rupiadam,Paur mitra subbid penmas Bidhumas Polda Banten Iptu E.Yudhiana menghadiri Tablliq Akbar Ustad A’a Gym

Kegiatan dengan Tema “Menjaga Hati Menuju Banten Berakhlaqul Karimah”, menghadirkan Penceramah K.H. Abdullah Gymnastiar

Kegiatan diawali dengan sholat Dzuhur berjamaah selanjutnya Plt. Sekda Prov Banten Ino S Rawita
Dalam sambutannya mengatakan bahwa Isra Mi’raj ini pemerintah provinsi banten mengundang aa gymnastiar karna beliau adalah Kiyai Nasional.

“Semoga dengan kegiatan ini kita bersama-sama mendo’akan Provinsi Banten menjadi sejahtera, ” Ujarnya.

Kemudian dalam tausiyahnya K.H. Abdullah Gymnastiar menyampaikan bahwa Ibadah yang paling baik liat dari ahlaknya, karena manusia yang ibadahnya rajin berawal dari ahlak.

“Ahlak datangnya dari hati, dan Ciri ciri hati orang sombong yaitu Membenci agama, Meremehkan orang lain, dan Egois ” Katanya