Daenk Jamal Sahabat Jimly Assdiqie 32 dan Ketua DPC DPPKB Jakbar bantu korban Kebakaran kolong tol soedyatmo Pluit

Jakarta utara -Puing puing sisa kebakaran dan asap masih mengepul sedikit  di kolong tol soedyatmo muara karang pluit Jakarta Utara masih terasa, Sabtu 30/03/2019.

Di tengah suasana duka bagi korban kebakaran di kolong tol muara karang pluit ini, ketua tim pemenangan  Calon DPD DKi Jakarta Jimly assidiqie 32  Daenk Jamal langsung turun ke lokasi kejadian.

” Kita akan membantu saudara -saudara kita yang terkena musibah ini, ini ada air minum kemasan dan baju  yang bisa di pergunakan” kata daenk jamal  ( 30/3/2019).

Lanjut daenk jamal, dari garda bintang timur pun nanti ada bantuan mungkin ya sayuran karena sudah ada dapur umum dari dinas sosial.

Nampak hadir juga mendampingi daenk jamal, ketua DPC DPPKB Jakarta Barat  H. Haer kangsreng bersama sahabat Jimly assidiqie 32  memberikan bantuan di lokasi kejadian kebakaran tersebut.

Menurut H. Haer kangsreng semoga bantauan yang di berikan ini bisa bermanfaat bagi warga kolong tol soedyatmo di pluit  muara karang.

” Saya dan daenk jamal bersama sahabat jimly assidiqie 32 , bersama sama memberikan bantuan  kepada korban kebakaran, semoga bisa bermanfaat dan  mohon doanya buat Jimly assidiqie  yang saat ini mencalonkan diri jadi anggota DPD RI dari DKI Jakarta” pangkas H.Haer Kangsreng. ( Red).







Maksud Mau Tagih Hutang, Kedua Korban di Kukar ini malah Kena Bacok Oleh pelaku

SIDIKPOST| KUKAR – Ternyata benar, apabila menagih hutang, yang ditagih lebih seram dari pada yang meminjamkan. Hal itulah yang dialami Bachtiar (60) dan Muhammad Ramli (55), warga Kecamatan Muara Jawa, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur (Kaltim).

Akibat menagih hutang kepada Jumardin alias Daeng Tepo (38), warga RT 010 Kelurahan Muara Kembang, Muara Jawa, pada Kamis (28/3/2019) pagi kemarin sekitar pukul 11.00Wita. Bukannya pulang membawa uang, keduanya malah dianiaya menggunakan sebilah parang.

Kapolres Kukar AKBP Anwar Haidar, didampingi Kapolsek Muara Jawa AKP Pormelli Hasugian saat dikonfirmasi membenarkan kasus tersebut. Dia menjelaskan, penganiayaan ini bermula saat Bachtiar dan Ramli pergi mendatangi rumah Daeng Tepo dengan tujuan untuk menagihkan hutang milik istri Ramli.

“ Waktu sampai di rumah pelaku, korban (Ramli) langsung menanyakan pembayaran hutang yang dipinjamkan istrinya sebesar Rp 500 ribu sekitar tiga hari yang lalu. Tapi saat itu pelaku tidak mau membayar, sampai akhirnya terjadi cekcok mulut,” kata AKP Hasugian.

Tentu saja, keributan tersebut menjadi perhatian warga sekitar. Ditambah lagi, saat itu Daeng Tepo terlihat sudah membawa parang yang diselipkan dipunggungnya. Beruntung salah seorang saksi bernama Sahe bergegas mengamankan parang itu, karena khawatir akan terjadi apa-apa.

Melihat situasi tak kondusif, dua pensiunan TNI tersebut langsung kembali ke mobil untuk pulang.

“ Nah saat itulah penganiayaan terjadi. Sewaktu kedua korban mau masuk mobil, pelaku ternyata mengejar keduanya sambil membawa parang dan tombak. Kemudian pelaku menimpaskan parang itu ke arah kedua korban,” terang AKP Hasugian.

Akibat timpasan parang secara membabibuta itu, Bachtiar mengalami luka pada bagian wajah, sementara Ramli luka pada jari telunjuk serta jari manis sebelah kiri. Usai menganiaya, Daeng Tepo langsung melarikan diri. Kemudian kasus ini langsung dilaporkan ke Polsek Muara Jawa.

“ Untuk kedua korban langsung dibawa sejumlah warga ke klinik terdekat guna mendapatkan perawatan medis. Bahkan Bachtiar harus mendapat 38 jahitan di wajahnya,” tutur Kapolsek.

Mengetahui Daeng Tempo kabur, Kapolsek memerintahkan Kanit Reskrim Ipda Dedi S bersama personel untuk melakukan pengejaran. Sampai akhirnya, Daeng Tepo berhasil diamankan di lokasi perkebunan kelapa sawit, Jumat (29/3/2019) siang sekitar pukul 14.00Wita.

“ Pelaku bersembunyi di sebuah pondok di perkebunan kelapa sawit di sekitaran Muara Jawa. Bahkan pelaku juga sempat bersembunyi di rumah keluarganya,” beber AKP Hasugian.

Saat ini, tambahnya, Daeng Tepo sudah diamankan di Mapolsek Muara Jawa guna mempertanggungjawabkan perbuatannya.

“ Pelaku kami jerat dengan Pasal 351 KUHP tentang Penganiayaan dengan ancaman penjara diatas lima tahun. Untuk barang bukti, kami amankan dua bilah parang,” tandasnya.( Red).

PT Lee Cooper Indonesia di Gugat di Pengadilan Negeri Tangerang oleh CV Samijaya Perkasa Abadi.

Tangerang- Gugatan wanprestasi terhadap PT Lee Cooper Indonesia hari Kamis, 28 Maret 2019 memasuki agenda replik dari Penggugat. Sebelumnya dalam jawaban, PT Lee Cooper Indonesia melalui kuasa hukumnya telah mengakui adanya utang kepada CV Samijaya Perkasa Abadi. Tergugat berdalih utangnya tersebut timbul akibat dari minat beli produk yang dipasarkan olehnya mengalami penurunan. Selain itu meskipun sudah berupaya untuk melakukan kewajibannya kepada Penggugat dengan cara melakukan angsuran, namun faktanya hal tersebut tidak pernah ditepati, PT Lee Cooper Indonesia selalu mengulur-ngulur waktu dengan berbagai alasan, antara lain mereka memiliki para tenaga kerja yang masih belum dibayar upahnya. Alasan lainnya adalah saat ini Tergugat masih sedang mencari investor untuk mengatasi permasalahan yang mereka hadapi.

Dalam repliknya, tim kuasa hukum Penggugat menyatakan Tergugat mengakui dengan tegas memiliki kerjasama pembuatan artikel garmen dengan Penggugat. Dan Tergugat juga mengakui memiliki kewajiban pembayaran atau hutang kepada Penggugat. Lebih lanjut dikatakan, “Tergugat juga tidak dapat menjadikan Kreditur lain dan Tenaga Kerja Tergugat sebagai alasan tidak memenuhi kewajiban. Sebab Penggugat juga memiliki kewajiban pembayaran kepada Tenaga Kerja Penggugat. Di samping itu perbuatan wanprestasi Tergugat telah menyebabkan usaha Penggugat menjadi terhenti sama sekali karena kehabisan modal,” terang salah satu kuasa hukum Penggugat, Agus Sutoyo, SH.

Kasus ini bermula dari adanya kerjasama pembuatan artikel celana jeans antara Willy Setiawan selaku Direktur Utama CV Samijaya Perkasa Abadi dengan PT Lee Cooper Indonesia pada Januari 2016. Bahwa dalam kerjasama ini CV Samijaya Perkasa bertindak sebagai pembuat barang pesanan, sedangkan PT Lee Cooper Indonesia bertindak sebagai pemesan barang dengan harga dan cara pembayaran yang telah disepakati bersama.

Awalnya kerjasama ini berjalan baik, kewajiban pembayaran PT Lee Cooper Indonesia kepada CV Samijaya Perkasa Abadi atas setiap pekerjaan yang telah selesai dibuat berjalan dengan lancar sesuai kesepakatan hingga pertengahan tahun 2017. Akan tetapi sejak pertengahan tahun 2017, kewajiban pembayaran PT Lee Cooper Indonesia kepada CV Samijaya Perkasa Abadi mulai sering mengalami keterlambatan. Hal tersebut tentu saja menimbulkan kerugian yang tidak sedikit bagi CV Samijaya Perkasa Abadi.

CV Samijaya Perkasa Abadi telah berupaya berulangkali meminta kepada Tergugat untuk memenuhi kewajiban pembayarannya tersebut, namun sampai saat ini belum juga terlaksana. Kemudian pada bulan Maret 2018, PT Lee Cooper Indonesia mengajukan permohonan kepada CV Samijaya Perkasa Abadi agar pembayaran kewajibannya dapat dilakukan dengan cara mengangsur atau mencicil sebanyak 15 (limabelas) kali setiap bulan terhitung dimulai pada bulan Mei 2018. Namun dalam kenyataannya, untuk pembayaran angsuran atau cicilan pertama saja, PT Lee Cooper Indonesia telah ingkar janji.

Karena tidak menemui titik terang, Willy Setiawan meminta bantuan hukum kepada Mustika Raja Law Office untuk melakukan somasi dengan harapan kewajiban PT Lee Cooper Indonesia bisa segera diselesaikan. Mustika Raja Law Office sudah mengundang PT Lee Cooper Indonesia untuk melakukan musyawarah pada Agustus 2018 yang dihadiri oleh Jody Dharmawan selaku Direktur Utama. Jawaban yang diberikan pada saat itu bahwa PT Lee Cooper Indonesia sedang mengalami penurunan drastis dalam bisnis dan sedang menunggu investasi tambahan yang diperkirakan akan selesai dalam 3 bulan ke depan. Namun seiring berjalannya waktu hingga November 2018, jawaban yang diberikan masih sama bahwa arus kas perusahaan negatif dan masih menunggu suntikan dana.

Melihat tidak adanya jalan penyelesaian, maka ditempuh jalur gugatan ke Pengadilan Negeri Tangerang yang didaftarkan pada 4 Desember 2018 oleh Willy Setiawan selaku Penggugat yang diwakili oleh Mustika Raja Law Office dengan kuasa hukum Hotmaraja B. Nainggolan, SH, Agus Sutoyo, SH, dan Vincent Suriadinata, SH. Perkara yang diregister dengan nomor 951/Pdt.G/2018/PN Tng telah mulai disidangkan pada 3 Januari 2019.

Sesuai dengan ketentuan perundang-undangan, maka wajib dilakukan upaya mediasi sebelum masuk ke pokok perkara. Namun dalam mediasi ini tidak pernah dihadiri oleh Jody Dharmawan selaku Direktur Utama PT Lee Cooper Indonesia maupun kuasa hukumnya. Barulah pada 7 Februari 2019 kuasa hukum PT Lee Cooper Indonesia datang pada jadwal mediasi namun tidak pernah dilakukan mediasi sama sekali karena dengan mantap dikatakan oleh kuasa hukum Tergugat untuk melanjutkan sidang ke pokok perkara. Selain itu, beberapa kali pihak Tergugat tidak hadir dalam persidangan sehingga sidang harus ditunda hingga berminggu-minggu.

Kepada awak Media Agus Sutoyo, SH, mengatakan; “Klien kami selaku Penggugat telah melaksanakan tanggung jawabnya dengan baik, dan produk yang dihasilkan telah terjual seluruhnya, sehingga seharusnya dana yang diperoleh dibayarkan kepada Klien Kami, tentu saja tidak ada kaitannya dengan berbagai macam alasan, termasuk tentang kemerosotan penjualan pihak Tergugat, sebab produknya telah terjual, seandainya belum terjual, maka produk dapat dikembalikan kepada Klien kami.”

Lebih lanjut disampaikan; “Kesepakatan pihak Tergugat yang akan melakukan angsuran sebanyak 15 x @ Rp 64.050.210,- ternyata tidak pernah ditepati, padahal dibulan pertama kali untuk cicilan jatuh pada bulan Mei 2018 itu masa-masa panen untuk usaha Garment, karena menjelang lebaran, akan tetapi faktanya Tergugat ingkar janji lagi, sehingga klien kami meragukan niat baik pihak Tergugat untuk menyelesaikan kewajibannya, oleh karena itu kami mengajukan sita jaminan untuk mendapatkan jaminan pembayaran yang merupakan hak dari Klien kami, serta klien kami juga menolak permintaan pembayaran secara cicilan lagi, karena faktanya Tergugat terus mengulur-ngulur waktu.” Ungkap Agus.

Bahwa diketahui tertundanya pembayaran tersebut telah berlangsung lebih dari 2 (dua) tahun, sehingga sangat merugikan penggugat, bahkan telah mengakibatkan usaha pihak Penggugat tidak berjalan serta jaminan rumah tempat tinggal Penggugat hendak di sita bank, belum lagi Pengguat mengalami kerugian immaterial, yaitu bunga 6% perbulan, dan kehilangan potensi keuntungan dari usaha sebeasr 10% perbulan, sehingga Pengguat sangat mengharapkan memperoleh keadilan dengan dikabulkannya gugatan tersebut, apalagi telah di ketahui bahwa kesempatan mediasi yang diberikan pengadilan tidak dipergunakan dengan baik, bahkan Tergugat melalui Kuasa Hukumnya menolak perpanjangan waktu mediasi yang sempat ditawarkan oleh Hakim Mediasi.

Saat ditanya oleh awak media bagaimana upaya penyelesaian hutang yang akan dilakukan oleh PT Lee Cooper Indonesia jika tidak ada investor, kuasa hukum Tergugat Rinto Dani Wicaksono, SH enggan untuk mengomentari. Ia mengatakan, “Nanti langsung saja ditanyakan dengan juru bicaranya Pak Robinson Pakpahan atau Pak Syahrizal Damanik, mungkin beliau yang lebih berwenang untuk mengomentari. Karena saya dalam hal ini hanya untuk mewakili beliau (bersidang) saja,”ujar Wicaksono singkat.

Sidang dengan majelis yang diketuai oleh Lebanus Sinurat, SH, MH, anggota Gunawan Tri Budiono, SH, dan Indra Cahya SH, MH ini akan dilanjutkan kembali tanggal 4 April 2019 dengan agenda Duplik dari Tergugat. ( Red).

Si Jago merah melalap di kolong Tol Pluit ,Ratusan Rumah Ludes Terbakar

Jakarta utara-Kebakaran terjadi  di kolong tol Soedyatmo  di Pluit karang karya RT 06 dan RT 07 RW 16 penjaringan Jakarta Utara,Sabtu 30/3/2019.

Menurut warga sekitar Kebakaran di perkirakan  terjadi sekitar pukul 9.03 wib yang diakibatkan kompor minyak yang menyala pada saat memasak di salah satu rumah warga.

Datang  juga ke lokasi camat penjaringan Andry ,Kapolsek  metro penjaringan AKBP Rachmat Sumekar, SIK, MSi,  Satpol PP kel pejagalan irwansyah, Sekretaris kel pejagalan Mulyadi , Daenk Jamal  tokoh masyarakat penjaringan,pol PP ,Babinsa kel pejagalan ,dan LBK, dan anggota PPSU.

Menurut keterangan kepala  satpol PP kelurahan pejagalan Irwansyah bahwa saat ini yang terbakar sebanyak 200 rumah semi permanen dan kerugian  sekitar ratusan juta rupiah di RW 016 penjaringan kelurahan pejagalan.

Sedangkan  salah satu korban kebakaran penghuni kolong tol  bernama ani mengatakan bahwa kejadian diakibatkan kompor minyak yang sudah membesar dari rumah warga sebagai pemilik yang sedang memasak.

Dia mengharapkan bantuan dari masyarakat agar bisa punya kehidupan yang baru.

Dari pantauan awak media Damkar yang dikerahkan untuk pemadaman sekitar 5 unit dan api dapat dipadamkan setelah  1 jam .

Di tempat yang sama camat penjaringan Andri mengatakan seharusnya kolong tol ini tidak boleh di pergunakan dan sudah sering dilarang namun tetap saja masih ada.

Di sisi lain tokoh masyarakat penjaringan Daenk Jamal  angkat bicara memang benar seharusnya kolong tol tidak boleh di pergunakan atau dihuni namun pemerintah harus dapat memanusiakan
mereka agar dapat diberikan tempat yang layak agar Meraka tidak berada dibawah kolong tol lagi.

Menurutnya kita sebagai masyarakat harus ikut peduli atas dan simpati kepada mereka yang terkena musibah kebakaran dimana pun dan siapapun” tutupnya. ( Red).

Bhayangkari Ranting Polsek Metro Gambir Jakpus, Demo Kecantikan dan Kesehatan

Jakarta,- menjalin silaturahmi tentunya sudah menjadi suatu khas bagi seluruh umat manusia, dengan beragam rupa baik temu sapa, tatap muka, serta di berbagai kegiatan – kegiatan lainnya yang pada akhirnya adanya pertemuan serta saling menjaga tali silaturahmi itu sendiri.

Kali ini pada hari sabtu tanggal 30 Maret 2019 pada pukul : 09:00 Wib, bertempat di Aula Polsek Metro Gambir Jakarta Pusat, Ketua Ranting Bhayangkari (Ibu Stella Johannes Kindengan) melaksanakan pertemuan dengan ibu – ibu bhayangkari ranting Polsek Metro Gambir Jakarta Pusat. Kegiatan tersebut selain memperkukuhkan Bhayangkari Polri, juga sebagai ajang silaturahmi.

Dalam berlangsungnya giat pertemuan tersebut, diperkirakan peserta Bhayangkari Ranting Sektor Gambir yang hadir ber- jumlah peserta 30 (tiga puluh) orang, dengan Pj. Ibu Stella Johannes Kindangen serta dihadiri pula oleh Warakawuri.

Dengan susunan acara Pembukaan oleh MC Ibu Dwi Irawan, Laporan oleh masing masing Seksi dan dilanjutkan Sambutan oleh Ketua Bhayangkari Ranting Sektor Gambir Ibu Stella Johannes Kindangen. Beliau, dalam sambutannya memhon maaf karena dengan banyaknya kesibukan sehingga baru dapat mengadakan pertemuan ini.

“Mohon maaf sebesar – besarnya karena baru Mengadakan pertemuan pertama kali dalam menjabat Ketua Ranting Bhayangkari Polsek Metro Gambir selama kurang lebih 7 (tujuh) bulan karena berbagai kesibukan kegiatan di Cabang Jakarta Pusat.” Ungkapnya.

Lebih lanjut beliau, “Terimakasih kepada ibu ibu Bhayangkari Ranting Polsek Metro Gambir yang telah hadir dalam pertemuan hari ini.” Tambahnya dalam kegiatan tersebut.

“Hari ini ada sesi Demo Kecantikan dari Mustika Ratu kemudian penyampaian Demo Kesehatan.” Paparnya.

Diketahuai dalam kegiatan tersebut diadakannya beberapa hal rangkaian positif lainnya, yakni, Demo Kecantikan oleh tim Mustika Ratu Demo Kesehatan oleh MCI, Pemberian Souvernir kepada Warakawuri, Doa dan acara penutup
dilanjutkan dengan sesi Ramah Tamah

Kegiatan tersebut pun berakhir pada pukul : 12:00 Wib dengan selesainya beberapa rangkaian kegiatan pertemuan Bhayangkari Ranting Sektro Gambir. ( Red).

Masyarakat di Daerah Terisolir, Mulai Sadar Pentingnya Hidup Tertib

           SIDIKPOST| Surabaya,- Suasana hidup aman, nyaman dan asri mulai berkabung di beberapa daerah terisolir di Jawa Timur usai dijadikan sasaran pelaksanaan program TNI bersandi Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-104 beberapa waktu lalu.

            Bukan hanya taraf pendidikan saja. Namun, pelbagai perkembangan sudah mulai timbul di dalam kehidupan masyarakat yang tinggal di daerah terisolir di Jawa Timur, salah satunya ialah Desa Gunung Malang di Kabupaten Jember dan Desa Larangan Kerta, Kabupaten Sumenep.

            Ketika di konfirmasi mengenai perubahan masyarakat pasca TMDM, Letkol Inf Ato Sudiatna mengatakan, banyak hal-hal positif yang mulai ditonjolkan oleh warga di lokasi pasca TMMD Desa Larangan Kerta. Bukan hanya dari aspek kesehatan saja. Namun, warga di Desa itu juga mulai memahami betapa pentingnya menaati setiap peraturan, maupun hukum yang berlaku di Indonesia.

            “Kalau kita amati seksama, kehidupan masyarakat di Desa Larangan Kerta, berputar drastis. Warga disana seakan menjunjung tinggi keberadaan hukum. Sebelumnya, masyarakat sama sekali tidak memahami peraturan-peraturan maupun hukum di Indonesia,” jelas Dandim 0827/Sumenep ini ketika di konfirmasi melalui via seluler miliknya. Sabtu, 30 Maret 2019.

            Tidak hanya itu saja, kata Letkol Ato, minimnya kepedulian warga akan pentingnya hidup sehat, juga menjadi pandangan tersendiri bagi dirinya. Pasalnya, Desa Larangan Kerta yang terbilang jauh dari suasana perkotaan itu, seakan menjadi tantangan bagi dirinya untuk menciptakan pola hidup sehat di masyarakat setempat.

            “Terutama melalui sosialisasi. Sangat jarang sekali ada sosialiasi tentang kesehatan di Desa itu. Tapi Alhamdulillah secara pelan-pelan, dalam kurun waktu 30 hari kami bisa menciptakan masyarakat yang peduli akan kesehatan di Desa tersebut,” tandasnya.

            Guna memastikan hal itu, kami pun mencoba menghubungi salah satu warga di Desa Larangan Kerta, Kabupaten Sumenep. Ahmad Faishol (32), ketika ditanya, dirinya membenarkan hal tersebut. Menurutnya, banyak perkembangan yang terjadi di Desanya usai dijadikan sasaran pelaksanaan program TMMD. “Desa saya sekarang sudah berbeda pak. Sekarang jauh lebih tertib,” ungkapnya.

            Bukan hanya segi pembangunan saja, menurutnya, perubahan juga mulai terjadi di setiap kehidupan masyarakat di Desa Larangan Kerta. “Terutama kesehatan dan kebersihan. Contoh kecil, dulu banyak sekali yang suka membuang sampah di sembarang tempat. Tapi sekarang, hampir sangat jarang ditemui di Desa kami,” jelasnya.

            Terpisah, Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) V/Brawijaya, Kolonel Inf Singgih Pambudi Arinto, S. IP, M. M, menambahkan, program TMMD dirasa mampu mewujudkan daerah tertinggal, menjadi suatu Desa yang makmur dan berkembang.

            Itu terlihat, ketika beberapa perubahan mulai terjadi di berbagai sektor pembangunan, hingga SDM masyarakat di daerah terisolir pasca pelaksanaan program TMMD ke-104 di Jawa Timur. “Itu memang sudah menjadi visi dan misi utama pelaksanaan TMMD. Bukan sekedar Kemanunggalan antara TNI dan rakyat saja. Satgas, juga memiliki visi penting untuk mengembangkan pembangunan dan karakteristik masyarakat di Desa tertinggal,” jelas almamater Akademi Militer tahun 1997 ini ketika di konfirmasi melalui pesan singkat Whatsapp. (Pendam V/Brawijaya)

Autentifikasi

Kapendam V/Brawijaya, Kolonel Inf Singgih Pambudi Arinto, S. IP, M. M

Karo SDM : Program Polisi Peduli Kunjungi Rumah Sakit, Hibur Pasien Anak

SIDIKPOST| Kota Serang, Banten –
Polisi adalah sosok pelayan dan pengayom masyarakat, bukan hanya sebagai penegak hukum dalam kehidupan bermasyarakat. Kapolda Banten, Irjend Pol Drs. Tomsi Tohir, Msi, melalui Karo SDM Kombes Pol Langgeng Sik, Terus melakukan kegiatan kepolisian yang tidak hanya untuk melayani internal personil polda banten, melainkan kegiatan sosial kemasyarakatan, seperti mengunjungi Masyarakat Kurang Mampu dengan memberikan bantuan, bersama Bid Dokkes Melayani kesehatan dan kali ini mengunjungi Pasien Anak di RSUD Banten, Jumat (29/03/ 2019), Pukul 14.00 wib.

Karo Sdm Polda Banten, Kombes Pol Langgeng Purnomo, Sik yang di wakili oleh Kompol Dedy Darmawansyah Kasubbag Mutjab Biro SDM Polda Banten mengunjungi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Banten. Dari kamar ke kamar ruang rawat inap khusus anak-anak, Dedy Darmansyah membagikan bingkisan berupa makanan, minuman dan alat tulis gambar untuk menghibur mereka.

Seorang Perwira Menengah berpangkat Melati Satu yang menjabat sebagai Kasubbag Mutjab Bagbinkar Biro SDM Polda Banten ini mengatakan, kegiatan tersebut sebagai bentuk kepedulian Polda Banten terhadap anak-anak yang sedang menjalani perawatan medis.

“Kehadiran kami disini semoga dapat menghibur khususnya pasien anak. Tak lupa kami mendoakan anak-anak yang sedang sakit untuk kembali sembuh, bersemangat untuk hidup dan menjadi generasi yang sehat dimasa yang akan datang,”

Selain itu juga, Kompol Dedy Darmansyah menyempatkan diri mengunjungi staf Rumah Sakit Umum Daerah Banten untuk bersilaturahmi.

“Dihari dan kesempatan yang baik ini, selain berbagi kebahagiaan kepada pasien anak kami sempatkan untuk bersilaturahmi kepada para staf rumah sakit yang sedang bertugas,”

Sementara itu, Fitri Andriyani 45 th, salah satu orang tua pasien anak mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih atas
kunjungan tim Polda Banten telah mengunjungi serta menghibur anaknya yang sedang terbaring sakit.

“Terimakasih pak Polisi dari Kapolda Banten atas kesempatan dan doanya. Semoga diberikan kesehatan dan keselamatan dalam tugasnya. Amanlah Banten kalau Polisi-Polisinya baik seperti ini,” ungkapnya.

Kabid Humas Polda Banten, Akbp Edy Sumardi menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan implementasi dari Promoter Kapolri yaitu upaya peningkatan revolusi mental anggota kepolisian, serta penjabaran comander kapolda banten yaitu meningkatkan kepedulian kepada masyarakat serta menjadi sosok polisi pelayan dan pengayom yang humanis.***(Iman Bid Humas).

Kapolsek Tanjung Duren Hadiri Malam Pisah Sambut Camat Grogol Petamburan

Jakarta Barat- Kapolsek Tanjung Duren Kompol Lambe Patabang Birana S.Ik., bersama 3 Pilar menghadiri malam pisah sambut Camat Grogol Petamburan yang bertempat di Hotel Maple, Jalan Daan Mogot Dalam, Kali Sekretaris No.55, RT005/01 Kelurahan Tanjung Duren Utara Kecamatan Grogol Petamburan, Jakarta Barat, Jumat (29/03/19) malam.

Hadir pada kesempatan tersebut antaranya Kapolsek Tanjung Duren Kompol Lambe Patabang Birana SIK, Danramil 03/GP Kapten lnf. Jefriansen Sipayung, Camat Grogol Petamburan
Drs. Didit Sumaryanta, Pejabat lama Camat Grogol Petamburan, Drs H. Ahmad Sajidin S.sos, M.Ap, para undangan dan warga masyarakat Kecamatan Grogol Petamburan.

Kapolsek Tanjung Duren Kompol Lambe P Birana SIK mengatakan, kegiatan pisah sambut Camat Grogol Petamburan dilaksanakan dalam rangka mempererat jalinan silaturahmi serta kekompakan 3 Pilar.

“Kebersamaan 3 Pilar sebagai penopang dalam memelihara dan menciptakan situasi yang tertib dan kondusif khususnya menjelang pelaksanaan pemilu serentak 2019,” Ujar Kompol Lambe.

Ia pun berharap, dengan jalinan silaturahmi serta kekompakan 3 Pilar diharapkan tetap terciptanya situasi Kamtibmas yang kondusif khususnya di Kecamatan Grogol Petamburan, Jakarta Barat. ( Red).

Eratkan Tali Silaturahmi dengan Ulama, Umaro dan warga masyarakat, Tiga Pilar Gropet Sholat Subuh Berjamaah

Jakarta Barat- Meningkatkan silaturahmi dan Ukhuwah Islamiyyah kepada warga masyarakat, Personil Polsek Tanjung Duren bersama 3 Pilar Kecamatan Grogol Petamburan melaksanakan Sholat Subuh berjamaah dan doa bersama dengan Ulama, Umaro dan warga masyarakat di Masjid Jami’ Nurul Islam, Jalan Semeru Raya Grogol Petamburan, Jakarta Barat, Sabtu (30/03/19).

Setelah pelaksanaan Sholat Subuh berjamaah, Ketua MUI Kecamatan Grogol Petamburan Ustd. H. Drs. Abdurahman Ma’ruf menyampaikan sambutan antara lain makna di dalam sholat subuh berjamaah menjauhkan kita dari siksa Neraka dan meningkatkan keimanan kita.

“Bahwa Sholat itu adalah tiangnya agama dan mencegah perbuatan keji dan Munkar. Mudah-mudahan kehadiran kita semua akan di berikan ganjaran pahala yang setimpal dari Allah SWT. Dengan kedatangan ini juga membawa keberkahan kepada kita semua dan lebih ditingkatkan ketakwaan kita semua,” Tuturnya.

Camat Grogol Petamburan Drs. Didit Sumaryanta menyampaikan, Giat subuh ini selama saya bertugas di sini sudah berjalan 2 kali dan Insya Allah nanti akan kita laksanakan seterusnya.

Berkaitan dengan pilpres 2019 untuk logistik pemilu sudah masuk sebagian di GOR. Dari evaluasi pelaksanaan pemilu yang lalu, Alhamdulillah Grogol Petamburan berjalan aman dan sukses dan mudah-mudahan untuk selanjutnya dalam Pilpres 2019 ini.

“Pelaksanaan kampanye sudah berlangsung tahapan kampanye terbuka. Mohon Doa nya agar dalam pelaksanaan pemilu nantinya dapat berjalan sukses dan damai,”Imbuhnya.

Sementara, pada kesempatan yang sama, Kapolsek Tanjung Duren Kompol Lambe Patabang Birana SIK menyampaikan, marilah kita mengucapkan puji syukur kehadirat Tuhan YME, bahwa kita masih diberikan kesehatan dan bisa melaksanakan kegiatan sholat subuh berjamaah. Kegiatan ini akan dilaksanakan secara rutin bergantian 3 pilar.

“Terima kasih atas bantuan serta kerjasama antar warga masyarakat dengan 3 pilar untuk bersama-sama menjaga situasi yang kondusif khususnya di wilayah Kecamatan Grogol Petamburan, Jakarta Barat,”Ucapnya

Masih dikatakannya, kegiatan ini juga untuk mempererat tali silaturahmi dengan Ulama, Umaro dan warga masyarakat.

Dalam rangka menjelang Pemilu 2019 kami mengharapkan baik Ulama, Umaro, warga masyarakat bersama 3 pilar mari kita jaga dan pelihara ketertiban dan kamtibmas di wilayah hukum Polsek Tanjung Duren agar tetap kondusif.

Ini adalah Tahun Politik, mari bersama-sama tetap menjaga situasi kamtibmas yang kondusif ini. Jangan terpengaruh berita Hoax yang belum pasti kebenarannya, Apabila ada permasalahan terkait SARA segera kita meredam permasalahan tersebut agar tidak membesar.

“Jangan sampai Golput, gunakan Hak Pilih masing-masing untuk menentukan pemimpin yang sesuai hati nurani rakyat,” Katanya.

Hal yang sama diucapkan Danramil 03/GP Kapten lnf. Jefriansen Sipayung, ia mengatakan untuk saling menjaga kekompakan dan kebersamaan sehingga tercipta situasi kamtibmas yang kondusif.

Pada kesempatan tersebut, 3 Pilar Kecamatan Grogol Petamburan memberikan bantuan kepada pengurus Masjid Jami’ Nurul Islam.

Kegiatan diakhiri dengan pembacaan Doa yang di pimpin oleh Ketua MUI Kecamatan Grogol Petamburan Ustd. H. Drs. Abdurahman Ma’ruf, dilanjutkan ramah tamah dengan sarapan pagi bersama. ( is).

Babinsa Koramil 03/GP Sinergi Bersama Lurah, Bhabinkamtibmas dan Komponen Masyarakat Monitoring Lingkungan

SIDIKPOST| JAKARTA BARAT – Lurah Kota Bambu Utara Ibu Ina Ariyani, SKM melakukan monitoring siskamling dari lingkungan RW01 hingga RW09 Kota Bambu Utara bersama Tiga Pilar Babinsa Serda Abd. Rohman, Bhabinkamtibmas Polsek Palmerah Aiptu Sriyanto dan Kasatpol PP Hendri Priyanto. Salah satunya saat menyambangi Pengurus dan warga RT012/RW 02 yang sedang melaksanakan ronda di Pos Kamling RT012/RW02 Kelurahan Kota Bambu Utara (KBU), Kecamatan Palmerah, Jakarta Barat, Sabtu (30/03/2019) Dinihari.

Dalam kunjungannya tersebut, Lurah KBU mengapresiasi atas kekompakan warga dalam menjaga keamanan lingkungan. “Pelaksanaan Siskamling di wilayah Kelurahan KBU dilaksanakan untuk keamanan dan ketertiban menjelang Pemilu 2019 dan antisipasi tawuran warga,” pungkas Lurah Kota Bambu Utara Ina Ariyani, SKM kepada awak media melalui pesan singkat.

Lurah Kota Bambu Utara didampingi Tiga Pilar Kota Bambu Utara, Babinsa Koramil 03/GP Serda Abd. Rohman, Bhabinkamtibmas Polsek Palmerah Aiptu Sriyanto, Ketua & anggota Satpol PP pimpinan Hendri Priyanto, RT, RW, LMK, FKDM, Mitra Jaya, Citra Bhayangkara dan warga masyarakat. Kegiatan siskamling dilaksanakan secara serentak di Kelurahan Kota Bambu Utara yang mecakup 9 RW dan 108 RT dalam rangka pengamanan jelang Pemilu serentak 2019.

Sementara itu di tempat yang sama, Ketua RT012/RW02 Bapak Syachrul Ramdhani menuturkan, “Atas nama Pengurus & Warga RT012/RW02, kami mengucapkan terima kasih atas kunjungan Ibu Lurah Kota Bambu Utara”.

Di tempat yang sama, Babinsa Kota Bambu Utara Serda Abdur Rohman mengungkapkan kegiatan monitoring siskamling Kelurahan Kota Bambu Utara.

“Kami bersama Tiga Pilar KBU alhamdulillah melakukan monitoring siskamling se-Kelurahan KBU guna memastikan wilayah aman dan kondusif terutama jelang malam libur panjang dan jelang Pemilu 2019,” tandas Babinsa KBU Serda Abd. Rohman kepada awak media di Makoramil 03/GP.

Pelaksanaan monitoring siskamling di wilayah Kelurahan Kota Bambu Utara berjalan aman, tertib dan kondusif. (Jecko Umbrella)

Sholat Subuh Berjamaah di Masjid Nurul Islam Grogol Dihadiri Tiga Pilar Kec. Gropet

SIDIKPOST|JAKARTA BARAT – Sinergitas Tiga Pilar Kecamatan Grogol Petamburan terlihat saat melaksanakan sholat subuh berjamaah bersama Ulama dan Masyarakat yang digelar di Masjid Nurul Islam, Jalan Dr. Semeru Raya RT04/RW10 Kelurahan Grogol, Kecamatan Grogol Petamburan, Jakarta Barat, Sabtu (30/03/2019) Subuh.

Tiga Pilar Kecamatan Gropet yakni dari Pemprov DKI Jakarta terdiri Camat Gropet Drs. H. Didit Sumaryanta yang didampingi Kasie Kesra H. Syakban A.L, S.Sos, Lurah Grogol Henni Agustini, SKM, MA beserta Sekkel Iwan Setiawan & Kasipem Kelurahan Grogol. Dari TNI yaitu Danramil 03/GP Kapten Inf. Jefriansen Sipayung, SE yang didampingi Bati Tuud Pelda Edi Rustandi, Babinsa Sertu Hayat, Serda Ade Syafrudin dan Serda Abdhi Amrizal serta dari Polri yaitu Kapolsek Tanjung Duren Kompol Lambe Patabang Birana, SIK yang didampingi Wakapolsek AKP Risris Priyatna, SH, Kapospol Grogol Ipda Alamsyah, Humas Polsek Aiptu Zakaria, Bhabinkamtibmas Grogol Aiptu Sadiran beserta para Bhabinkamtibmas Polsek Tanjung Duren.

“Atas nama DKM Masjid Nurul Islam beserta jamaah mengucapkan ribuan terima kasih atas kehadiran Tiga Pilar Kecamatan Gropet beserta seluruh elemen masyarakat ss-Kecamatan Gropet…Jazakumullah khoiron katsir,” ucap Ketua DKM Masjid Nurul Islam KH. Abdur Rohman Ma’ruf dalam sambutannya.

Selanjutnya adalah pemberian bantuan secara simbolis dari Camat Gropet Drs. H. Didit Sumaryanta kepada Pengurus DKM Masjid Nurul Islam KH. Abdur Rohman Ma’ruf.
Kemudian sambutan yang diberikan oleh Tiga Pilar Kecamatan Gropet.

“Kegiatan sholat subuh berjamaah rutin ini dilaksanakan oleh Polsek Tanjung Duren bersama Tiga Pilar Kecamatan Gropet. Insha Allah Kecamatan Gropet juga akan melaksanakannya namun tidak dilaksanakan di Kantor Kecamatan,” jelas Camat Gropet Drs. H. Didit Sumaryanta.

“Kaitannya tentang Pemilu 2019, logistik Pemilu sudah datang di Gor Kec. Gropet kecuali hanya surat suara untuk DPD. Berdasarkan evalusi jelang Pemilu 2019, Kecamatam Gropet dinilai bagus,” tambah Camat Gropet sambil tak lupa menyampaikan salam dari Camat Gropet terdahulu yaitu H. Achmad Sajidin yang belum sempat pamit kepada para warga Kecamatan Grogol wa bil khusus warga Grogol.

Sementara itu di tempat yang sama, Kapolsek Tanjung Duren menuturkan, “Kegiatan sholat subuh ini rutin dilaksanakan oleh Polsek Tanjung Duren.

“Mohon dukungannnya kepada warga masyarakat agar menjaga kemanan Pemilu yang aman, damai dan sejuk,” pungkas Kapolsek Kompol Lambe Patabang Birana, SIK.

Masih di tempat yang sama, Danramil 03/GP menjelaskan, “Saya Kapten Jefri selaku Danramil 03/GP yang putra asli Tanjung Duren, Grogol merupakan adik kelas KH.Abdur Rohman Ma’ruf saat di SMP dulu”.

“Tak lupa Kami memohon bantuannya kepada warga masyarakat agar menjaga Pemilu 2019 mendatang aman dan damai…setuju…?”, pekik Danramil 03/GP Kapten Inf. Jefriansen Sipayung, SE yang dijawab serempak & antusias oleh para jamaah.

Kegiatan sholat subuh berjamaah diakhiri dengan tausyiah dan do’a bersama oleh KH. abdur Rohman Ma’ruf.

Sholat Subuh berjamaah di Masjid Nurul Islam juga turut dihadiri seluruh elemen Masyarakat dari mulai alim ulama, PPS, RT, RW, LMK, FKDM, Karang Taruna, Kader PKK, Tomas, Toga dan para jamaah Masjid. (Jecko Umbrella)

KRI Halasan-630 mengikuti LIMA ’19 Sea Exercise Langkawi, Malaysia

-Langkawi, 29 Maret 2019,– Salah satu unsur Koarmada I, KRI Halasan-630 bersama KRI Banda Aceh-593 mengikuti LIMA’19 Sea Exercise dalam rangkaian kegiatan Langkawi International Maritime and Aerospace Exhibition di Langkawi, Malaysia.
Latihan dibuka oleh Royal Malaysian Navy Western Fleet Commander, Laksamana Madya Dato’ Rusli bin Ramli dalam Opening Ceremony yang bertempat di Naval Regional 3 Headquaters, Langkawi Jumat (29/3)
Kegiatan ini terbagi dalam dua tahap ; harbour phase dan sea phase, yang dipimpin oleh Commander Task Group 66.1. Laksamana Pertama Khir Junaidi bin Idris dan diikuti 28 kapal perang dari 13 negara peserta .
Dalam tahap harbour phase, disusun perencanaan dari mulai penentuan jaring komunikasi, pembagian divisi, penunjukan komandan divisi serta pergerakan formasi. Setelah itu dilanjutkan dengan tahap pergerakan di laut (sea phase). Kegiatan Sea Exercise yang dilaksanakan di Perairan Langkawi ini, bertujuan untuk meningkatkan profesionalisme kepelautan bagi negara-negara yang berpartisipasi dalam kegiatan LIMA’19.
Dalam amanatnya, Laksamana Madya Dato’ Rusli bin Ramli menyampaikan bahwa pentingnya persahabatan diantara negara-negara peserta, salah satu cara untuk mempererat nya adalah melalui latihan diantara navy. Beliau juga berharap latihan dapat berjalan dengan aman dan lancar tanpa ada hambatan apapun.