Kapolsek Ciledug Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW dan Kukuhkan 92 Orang Dai Kamtibmas

Sidikpost.com-Tangerangkota——Polsek Ciledug melaksanakan Pengukuhan Dai Kamtibmas diwilayah hukum Polsek Ciledug, sebanyak 92 orang Dai Kamtibmas yang terpilih, selain itu juga di adakan  peringatan Maulid Nabi besar Muhammad .Saw serta santunan anak yatim, Senin ( 26/11/2018). sekitar Pukul 20.00 WIB.

“Dalam pengukuan Dai kamtibmas tersebut sebagai ketua Dai KH.Drs.Amin Munawar dan sebagai Wakilnya Ustad Rahmatulloh serta Sebagai Sekretaris Ustad  Karsa.” Kata Kapolsek Ciledug Kompol Supiyanto SH

Lanjut nya, Kegiatan ini sendiri dihadiri oleh :
1.Kasat Binmas AKBP NEZIM .SH
2.Danramil Ciledug
3.Camat ciledug larangan dan camat Karang tengah.
4. Ketua MUI.kec.Ciledug.larangan dan kec.Karang tengah
5.Ibu ibu bayangkari Polsek Ciledug
6.Para tokoh agama dan Tomas wilayah Ciledug larangan dan kec.Karang tengah.

“Sebagai Penceramaah Maulid Nabi besar Muhammad S.aw adalah KH.Drs.Amin munawar dan Pembaca alquran adalah  Iptu Tambunan SH, Kegiatan ini baru saja selesai sekitar jam.22.30 wib dan  berlangsung dalam keadaan aman dan kondusif” . Pangkas Kapolsek Ciledug Kompol Supiyanto.SH

Polres Kepulauan Seribu Beri Bantuan Penangkapan Buronan Polda D.I Yogyakarta

Sidkpost.com —Unit 3 Sat Reskrim Polres Kepulauan Seribu dibawah pimpinan Kanit 3 IPTU P.V. IDAR MALAU,SE,MM berhasil mengamankan 1 orang DPO Polda Yogyakarta  terkait Kasus Pencurian Mobil, Senin ( 26/11/2018).

“Pelaku ini di tangkap di ciracas Jakarta timur  berdasarkan Laporan Polisi : LP /93/III/2017/DIY/Res Sim/Sek Dpt tanggal 5 Nopember 2018 dan surat Perintah Penangkapan : Sprin-Kap/49/XI/2018/Sek.Dpk.Tmr, dengan  TKP ( tempat Kejadian Perkara ) di Jl. Nangka Karangnongko Maguwoharjo Depok Sleman Yogjakarta” Kata IPTU P.V. IDAR MALAU,SE,MM

Lanjutnya, Pelaku ini Berinisial MR usia 40 Tahun dan Kasus Ini sendiri Berawal Tanggal 5 Maret 2017 jam 21.40 Wib, Pelaku Melakukan  Tindak Pidana Penggelapan 1 unit Mobil jenis Isuzu Panther warna biru silver,Th 1993,Nopol E 8553 PH, Nokia MHCTBR52FPC 034004,Nosin : A 034004,  dengan STNK Atas nama  TARMIDI  dengan Alamat di  desa anjatan Utara Rt 004/002 Kec. Anjatan Kab.Indramayu, dengan perkiraan kerugian sebesar Rp. 40.000.000.- (Empat Puluh Juta Rupiah).

“lalu Pada Hari Minggu Tanggal 25 Nopember 2018 pukul 23.00 wib Sat Reskrim Polres Kepulauan Seribu mendapatkan informasi dari Polsek Depok Timur Polda D.I. Yogyakarta bahwa Pelaku yang  buron atas nama  MR berada di Jakarta.” Ujar Kanit tim 3 Polres kepulauan seribu ini.

Selanjutnya anggota Sat Reskrim Polres Kepulauan Seribu merespon dan langsung melakukan penyelidikan. Dari hasil penyelidikan, Pelaku diduga berada di Ciracas Jakarta Timur. Kemudian Pada hari Senin, 26 November 2018 Pukul 04.30 Wib anggota Sat Reskrim Polres Kepulauan Seribu Berhasil DPO yang Berinisial MR tersebut.

Selain Itu Juga Polisi Berhasil Mengamankan Barang Bukti berupa Handphone Nokia Type TA-1034
dan Buku Tabungan BCA a.n MARWI ARDIANTO

“Selanjutnya DPO dan barang bukti dibawa kekantor perwakilan Polres Kepulauan Seribu guna penyidikan lebih lanjut.” IPTU P.V. IDAR MALAU,SE,MM .( ls/is).

Kejurnas Ski Air dan Wakeboard Piala Pangkoarmada I Hari Kedua Mempertandingkan Enam Kategori Lomba

Jakarta, 26 November 2018,– Memasuki hari kedua pelaksanaan lomba Kejurnas SKI Air dan Wakeboard Piala Pangkoarmada I dalam rangka memperingati Hari Armada RI Tahun 2018 di Danau Sunter Jakarta Utara, mempertandingkan 6 (enam) kategori lomba.

Pada hari kedua mempertandingkan kategori lomba Seri 1 Slalom Putri, Seri 1 Slalom Putra, Kualifikasi Wakeboard Putra, Seri 2 Trick Putri, Seri 2 Trick Putra, dan Wakeboard LCQ Putra.

Hasil pertandingan kategori lomba Seri 1 Nomor Slalom Putri diikuti 8 peserta dengan hasil : Safira Ratriandari Widodo atlet Jawa Timur nilai 1.50/55/16.00, Ummu Thoyibhatus Sholikah atlet DKI Jakarta nilai 2.00/55/18.25, Emilia Guliva Hampp atlet DKI Jakarta nilai 6.00/52, Ni Eka Dewi Ambarawati atlet Jawa Barat nilai 4.00/52, Nur Alimah Priambodo atlet Jawa Timur nilai 6.00/46, Desti Fitria atlet Sumatera Selatan nilai 2.50/46, Endar Pupul Giritya atlet Jawa Timur nilai 2.00/46, dan Sari Wiwin Purnama atlet Gorontalo nilai 0.50/46.

Kategori lomba Seri 1 Nomor Slalom Putra diikuti 11 peserta dengan hasil : Guruh Dwi Samudra atlet Jawa Timur nilai 0.50/58/14.25, Ade Hermana Kadir atlet DKI Jakarta nilai 0.50/58/14.25, Alexander Dustin Wangka atlet DKI Jakarta nilai 3.00/58/16.00, M. Agung Sulaksono atlet DKI Jakarta nilai 2.50/58/16.00, Ardy Trilaksana Jaya atlet Jawa Timur nilai 5.00/58/18.25, Tommy Surya Vega atlet DKI Jakarta nilai 5.00/58/18.25, Rangga Maula atlet DKI Jakarta nilai 3.00/58/18.25, Muhammad Zahidi Putra Pranoto atlet Jawa Timur nilai 0.50/58/18.25, Ongky M. Fataah atlet Jawa Barat nilai 3.00/55/18.25, dan M. Rafi Yanuresta atlet Jawa Timur nilai 1.00/55/18.25.

Kualifikasi Wakeboard Putra diikuti 41 peserta yang dibagi dalam 8 heat dengan hasil, Heat 1 : Surdinsya atlet DKI Jakarta nilai 60.33, Anto Fahri Ramadhan atlet Kalimantan Timur nilai 34.56, Irfan Dicky atlet Kepulauan Riau nilai 22.00, Rendy Amir Hasan atlet Kalimantan Timur nilai 17.45, M. Farhan atlet Kalimantan Selatan nilai 16.23. Heat 2 : Anto atlet DKI Jakarta nilai 40.44, Masani Fauzi atlet Gorontalo nilai 38.78, Raihan Pasha Fadhilah atlet DKI Jakarta nilai 32.78, Edi Saputra atlet Kalimantan Timur nilai 24.11, M. Ardy Murthado atlet Kalimantan Selatan nilai 20.78, M. Irfan Rusady atlet Kalimantan Selatan nilai 16.00. Heat 3 : Adenda atlet Jawa Barat nilai 34.45, Dicky Mario Pratama atlet Jawa Timur nilai 32.22, Arga Nurcahyo atlet DKI Jakarta nilai 31.00, Fauzan Fernandes atlet Kepulauan Riau nilai 15.67, Yapto Septino atlet Sumatera Utara nilai 10.00. Heat 4 : Alpin Dinata atlet Riau nilai 39.45, M. Rafly atlet Riau nilai 34.45, Agus Revaldo atlet Kalimantan Selatan nilai 20.34, Billy Indra Perdana atlet Kalimantan Timur nilai 15.89, M. Adi Saputra atlet Sumatera Selatan nilai 15.00. Heat 5 : Aviriano Aussie Irshadi atlet Jawa Timur nilai 37.89, Reski Okta Saputra atlet Kepulauan Riau nilai 29.23, Naufal Luftha Pandega atlet DKI Jakarta nilai 19.34, Hendra Julistiadi atlet Kalimantan Timur nilai 18.01, M. Rizky Mubarak atlet Kalimantan Selatan nilai 13.78, April Adiansyah atlet Sumatera Selatan nilai 12.00. Heat 6 : Robi Hamid atlet Riau nilai 42.56, Sipa Rosyadi atlet Kalimantan Selatan nilai 22.90, Kevin Gladian atlet Sumatera Utara nilai 17.67, Beni Tenguh Adiguna atlet Kalimantan Selatan nilai 15.00, Nova Novrianto atlet Sumatera Selatan nilai 9.90. Heat 7 : Suprianto atlet Riau nilai 56.45, Yudhistira atlet DKI Jakarta nilai 22.45, Ahmad Chabibullah atlet Banten nilai 20.00, M. Imam Muslim atlet Kalimantan Selatan nilai 18.01, Agus Hermawan atlet Sumatera Selatan nilai 10.00. Heat 8 : Alex Hanif atlet Kepulauan Riau nilai 63.34, Akbar Fadillah atlet Kalimantan Selatan nilai 24.67, Risqan Ananda atlet Kalimantan Selatan nilai 13.00, Fachrurozi atlet Sumatera Utara nilai 3.89.

Seri 2 Nomor Trick Putri diikuti 14 peserta, dengan hasil : Nisrina Nailah Komarudin atlet DKI Jakarta nilai 620, Annisa Anastasia atlet Kalimantan Timur nilai 280, Devira Adyanie Warrouw atlet Kalimantan Timur nilai 200, Nur Sopia Putri atlet Kalimantan Selatan nilai 60, Dina Nurhaliza atlet Kalimantan Selatan nilai 60, Desti Fitria atlet Sumatera Selatan nilai 40, Anida atlet Kalimantan Selatan nilai 0, Neneng Agustina atlet Sumatera Selatan nilai 0, Yolanda Febria Citra atlet Sumatera Selatan, Silvi Wulandari atlet Sumatera Selatan, Akila atlet Sumatera Selatan, Laila Rahmawati atlet Sumatera Selatan, Astri Nabila atlet Riau, Sari Wiwin Purnama atlet Gorontalo.

Seri 2 Nomor Trick Putra diikuti 16 peserta, dengan hasil : Agus Hermawan atlet Sumatera Selatan nilai 780, Muhammad Efrian atlet Kalimantan Timur nilai 570, M. Ardy Murthado atlet Kalimantan Selatan nilai 360, Suprianto atlet Riau nilai 360, M. Rafly atlet Riau nilai 290, M. Farhan atlet Kalimantan Selatan nilai 200, M. Adi Saputra atlet Sumatera Selatan nilai 80, Nova Novrianto atlet Sumatera Selatan nilai 0, Robi Hamid atlet Riau, Bahrudin Aliyu atlet Gorontalo, Edi Saputra atlet Kalimantan Timur, Sarito atlet Riau, Yadi Hendra Juliasti atlet Kalimantan Timur, Indra Hardinata atlet Sumatera Selatan, April Sumatera Selatan.

Nomor Wakeboard LCQ Putra diikuti 8 peserta dibagi dalam dua heat dengan hasil, Heat 1 : Fauzan Fernandes atlet Kepulauan Riau nilai 33.23, Hendra Julistiadi atlet Kalimantan Timur nilai 19.90, Beni Tenguh Adiguna atlet Kalimantan Selatan nilai 13.00, M. Imam Muslim atlet Kalimantan Selatan nilai 9.34. Heat 2 : Billy Indra Perdana atlet Kalimantan Timur nilai 24.67, Edy Saputra atlet Kalimantan Timur nilai 20.89, Rendy Amir Hasan atlet Kalimantan Timur nilai 20.12, Fachrurozi atlet Sumatera Utara nilai 9.00. ( ls).

Ini Fakta Baru, Pembunuhan”CIP” Pemandu lagu Cantik Yang Di bunuh Dalam Lemari

sidikpost.com ——Polres Metro Jakarta Selatan menemukan fakta-fakta terbaru terkait pembunuhan CIP, wanita yang ditemukan tewas dalam lemari di kamar kosnya di Mampang Prapatan 8, Jakarta Selatan, Selasa (20/11/2018) lalu. Pembunuhan itu dilakukan oleh Yustian atau YAP (24 tahun) dan NR (17 tahun).

Keduanya ditangkap di Merangin, Jambi, saat hendak melarikan diri ke Padang. Penangkapan dilakukan setelah berkoordinasi dengan jajaran Polres Merangin.

Fakta terbaru pembunuhan CIP terungkap setelah Polres Metro Jakarta Selatan menggelar proses pra-rekonstruksi kasus pembunuhan CIP di Tempat Kejadian Perkara (TKP), Jumat (23/11/2018).

Pra Rekonstruksi dipimpin Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol Indra Jafar.

Terdapat 13 adegan rekonstruksi yang dilakukan Yustian dan NR.

1. Alat Pembunuhan

Dalam rekonstruksi, Yustian melakukan reka ulang penganiayaan terhadap CIP hingga korban tewas. Ia membunuh CIP pada Minggu (18/11/2018) malam sekitar pukul 20.00 WIB. Diketahui, Yustian menganiaya korban menggunakan palu. Ia memukulkan palu pada kepala korban sebanyak satu kali. Palu tersebut telah ada di kamar kos korban. Korban dan tersangka biasanya menggunakan palu itu untuk memperbaiki benda-benda yang rusak. Yustian juga menjerat leher korban menggunakan tali sweater untuk memastikan korban benar-benar tewas.

NR tidak ikut membunuh CIP. Namun, ia menyarankan menyimpan jenazah CIP di dalam lemari untuk menghilangkan jejak.

“Pelaku (NR) memang sementara ini tidak melakukan apa-apa, tetapi ada saran darinya untuk menyimpan jasad korban di lemari,” ujar Kapolres, Jumat.

Selain itu, mereka juga berupaya menghilangkan jejak pembunuhan dengan cara membersihkan lantai dari bercak darah menggunakan kain.

“Kelihatan dari tindakan mereka ingin menghilangkan jejak, seperti membersihkan lantai dengan kain yang ada dan baju yang kini menjadi barang bukti,” kata Kapolres.

2. Motif Pembunuhan

Kapolres menyebut korban dan tersangka sering terlibat cekcok lantaran korban sering mengucapkan kata-kata kasar untuk mengusir mereka dari kosnya. Namun, mereka memutuskan tidak pindah lantaran belum mempunyai cukup uang untuk menyewa sebuah tempat tinggal.

“Sebelumnya korban ini memang sempat cekcok (dengan tersangka). Ketika dia pulang sampai kos, ada perkataan mereka disuruh pergi saja karena mengganggu kehidupan dia,” kata Kapolres.

Kedua tersangka diketahui menginap selama sepekan di kos korban. Yustian mengenal korban melalui Facebook, sedangkan NR merupakan rekan kerja korban di tempat karaoke. Sebagai teman, CIP pun mengizinkan kedua tersangka tinggal bersamanya karena mereka belum mendapatkan tempat kos di Jakarta.

Kedua tersangka berencana pindah dari kos korban setelah mendapat uang tip dari seorang pelanggan senilai Rp 1,8 juta yang dititipkan kepada korban. Namun, korban hanya memberikan uang senilai Rp 500.000 kepada korban. Hal itu semakin membuat tersangka merasa kesal kepada korban.

“Ya intinya mereka ingin mendapatkan uang lebih dari itu kalau mereka ingin keluar dari kos (CIP). NR ini merasa bahwa ada perjanjian atau mungkin ada juga informasi bahwa dia akan mendapatkan sejumlah uang Rp 1,8 juta itu,” ujar Kapolres.

Kapolres menyebut polisi akan terus melakukan investigasi terkait apakah ada latar belakang lainnya yang memicu pembunuhan pada CIP.

3. Saksi Kunci

Polisi telah mengantongi dua nama yang menjadi saksi kunci pembunuhan CIP. Mereka adalah teman perempuan CIP yang keluar bersama korban dan NR pada Sabtu malam, sehari sebelum pembunuhan itu terjadi.

Nantinya, lanjut Kapolres, saksi kunci tersebut akan dipanggil untuk memberikan keterangan terkait peristiwa yang terjadi antara CIP dan NR.

“Saksi kunci sekarang lagi kami cari. Sudah ada dua nama yang sudah kami kantongi untuk kami panggil, yang keluar pada saat malam minggu itu,” kata Kapolres di Mapolda Metro Jaya.

Selain itu, polisi juga memburu pelanggan yang disebut NR menjanjikan uang tip sebesar Rp 1,8 juta. Pelanggan itu merupakan tamu tempat karaoke dimana NR dan CIP bekerja. Pelanggan itu menitipkan uang tip kepada CIP untuk diberikan kepada NR. Namun, CIP hanya memberikan uang senilai Rp 500.000.

“Itu (tamu) yang belum. Nanti kalau sudah kami temukan yang bersangkutan, baru kami cek yang sebenarnya dia janjikan. Karena menurut pengakuan dia (NR), dia hanya mendapatkan Rp 500.000 dari tamu itu,” kata Kapolres.

4. Transportasi Online

Sebuah perusahaan aplikasi transportasi online akan diperiksa polisi untuk melacak jejak perjalanan CIP dan NR pada Sabtu (17/11/2018) malam. Diketahui, CIP dan NR mengunjungi sebuah tempat hiburan di mana tempat hiburan tersebut bukan tempat mereka bekerja. Mereka pergi ke tempat hiburan itu mulai Sabtu pukul 21.30 WIB hingga Minggu pukul 07.00 WIB. Berdasarkan hasil pemeriksaan, NR mengaku tidak mengetahui lokasi tempat hiburan yang dikunjunginya.

“Kami mencoba memanggil beberapa saksi, termasuk beberapa ada perusahaan aplikator juga karena mereka selama ini menggunakan jasa transportasi umum salah satu aplikator,” kata Kapolres. ( ls/is).

Mayat tanpa identitas di Temukan Di Perairan Timur Pulau G Kepulauan Seribu

Sidikpost.com—-mayat pria tanpa identitas ditemukan di Perairan Pesisir Jakarta, tepatnya di perairan sebelah timur Pulau Reklamasi Pulau G, Kabupaten Kepulauan Seribu, Jakarta. Mayat tersebut ditemukan oleh seorang ABK Kapal HY-7, Azhari Annas (32 tahun) pada Minggu (25/11/2018) siang kemarin sekira pukul 14.00 WIB. Azhari kemudian langsung melaporkan temuannya kepada anggota Polres Kepulauan Seribu.

Hal itu dibenarkan Kapolres Kepulauan Seribu AKBP Jefri R.P. Siagian, Sik saat dikonfirmasi, Senin (26/11/2018).

Kapolres mengatakan, mayat pria tanpa identitas itu saat ditemukan mengenakan baju koko berwarna hijau dan celana bahan hitam panjang. Diperkirakan, mayat pria yang memiliki tinggi 165 sentimeter itu berumur 35 tahun.

“Laki-laki, tinggi 165 cm usia diperkirakan 35 sd 40 tahun,” kata Kapolres dalam keterangannya.

Kasat Reskrim Polres Kepulauan Seribu IPTU Fahmi Amrullah, Sik menambahkan, saat ditemukan mayat pria tanpa identitas itu masih dalam kondisi badan yang utuh. Namun, keadaannya sudah membengkak (membusuk).

“Keadaan badan, kaki, tangan, dan kepala utuh, namun kondisi sudah membengkak,” terangnya.

Usai dievakuasi, mayat langsung dibawa ke RS Cipto Mangunkusumo untuk divisum. Sementara itu, penyebab kematian masih dalam penyelidikan anggota Polres Kepulauan Seribu.( ls/is)

Tak Terima Sopir Odong-odong Goda Istrinya, Jumadi Bacok Pria Yang Melerainya Saat Mengejar

Sidikpost.com—-Jumadi, pelaku pembacokan terhadap seorang warga bernama Muhammad Idris, berhasil diringkus Polsek Metro Cilincing, Jakarta Utara. Jumadi membacok Muhammad Idris lantaran tak terima karena dilerai korban saat mengejar sopir odong-odong yang telah menggoda istrinya di tikungan jalan wilayah RW. 12 Kelurahan Kalibaru, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara, pada Sabtu (24/11/2018).

Barang Bukti Pisau yang diamankan Polisi dari Jumadi, pelaku pembacokan di Cilincing

“Korban MI mengalami sabetan pisau di bagian kepala. Awal mula kejadian ada keributan antara pelaku Jumadi dengan pengemudi Kereta Odong odong (belum di ketahui namanya) yang diduga akibat cemburu karena istri pelaku ngobrol dengan pengemudi Kereta Odong odong,” ujar Kabid Humas Polda Mero Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono, Minggu (25/11/2018).

Kabid Humas melanjutkan, dalam kondisi mabuk pelaku Jumadi mengejar pengemudi Kereta Odong odong, melihat kejadian tersebut, seorang warga yang kini menjadi korban yakni Muhammad Idris mencoba melerai mengingat pelaku Jumadi membawa sebilah pisau.

“Tidak terima dilerai lalu pelaku Jumadi menyabetkan pisau ke arah korban Muhammad Idris dan mengenai bagian kepala serta lengan, melihat korban jatuh tersungkur selanjutnya warga korban ke Rumah Sakit Koja dan Polsek Metro Cilincing langsung membekuk Jumadi,” jelas Kabid Humas. ( Ls/is).

Ini tiga Inovasi Polda Metro jaya Di Bidang Lalu Lintas

Sidikpost.com-Jakarta——Polda Metro Jaya melalui Direktorat Lalu Lintas  meluncurkan tiga program berbasis teknologi di bidang lalu lintas. Program yang diluncurkan di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta, Minggu 25 November 2018, dimaksudkan untuk efisensi, transparansi, dan akunbilitas penegakan hukum Direktorat lalu lintas.

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusuf mengatakan, tiga program itu adalah electronic traffic law enforcement (E-TLE) atau tilang elektronik, Integrated vehicle dan Identification System atau (IVRIS), dan SMSinfo 8893.

Kombes Yusuf menjelaskan secara singkat electronic traffic law enforcement (E-TLE) atau tilang elektronik merupakan sistem penegakan hukum di bidang lalu lintas. Sistem ini menggunakan teknologi elektronik berupa kamera ANPR (Automatic Number Plate Recognition). Kamera itu dapat mendeteksi tanda nomor kendaraan bermotor secara otomatis yang kemudian merekam dan menyimpan bukti pelanggaran tersebut untuk bisa dipergunakan sebagai barang bukti pada saat dilakukan penindakan.

Kemudian, lanjut Kombes Yusuf, IVIS adalah sistem regident Ranmor yang terintegrasi antara BKPB dan STNK sehingga satu kali input data di BPKB pada penerbitan STNK dilaksankan verifikasi dengan sistem baracode.

Terkahir, SMS Info dan USSD adalah invoasi Diltantas Polds Metro Jaya dalam bentuk pelayanan masyarakat melalui pesan singkat yang bertujuan untuk menginformasikan data ranmor, pajak ranmor, pajak remider, info SIM keliling dan info samsat keliling.

“Ini dalam rangka mewujudkan program Kapolri. Kami implementasikan program Promotor dalam bentuk tiga program tersebut,” ucap Kombes Yusuf, di Jakarta, Minggu (25/11/2018).

Sementara itu, Menteri PAN RB Syafruddin menyambut baik inovasi yang dilakukan Polri di bidang lalu lintas. Langkah ini diharapkan dapat ditiru daerah lain.

“Saat ini semua orang ingin tahu apa yang dilakukan oleh pemerintah. Dan salah satunya. Dengan begini masyarakat bisa melihatnya,” ujar dia

Dalam acara tersebut dihadiri, Menteri PAN RB Syafruddin, Wakapolri Komjen Pol Ari Dono, Kepala Korps Lalulintas Irjen Pol Refdi Andri, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Idham Azis, dan Gubernur Anies Baswedan. ( is)

Panglima TNI : Teritorial TNI Miliki Peran Penting Dalam Penguatan Pertahanan Negara

Sidikpost.com—- Fungsi teritorial TNI adalah sebagai jembatan pertahanan untuk selalu berkomunikasi dan berkoordinasi di masa damai, sehingga pada akhirnya akan siap dan saling mendukung serta membutuhkan. Hal ini sejalan dengan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 34 Tahun 2004 tentang TNI, dimana salah satu tugas TNI AD adalah melaksanakan pemberdayaan wilayah pertahanan di darat dan memberdayakan wilayah pertahanan beserta dengan sumber dayanya untuk mendukung pertahanan Negara.

Hal tersebut disampaikan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. di hadapan 510 peserta Apel Danrem Dandim Terpusat TA. 2018, dengan tema “Kebijakan TNI Bidang Teritorial”, di Gedung Kartika Eka Paksi, Markas Pusat Persenjataan Infanteri (Mapussenif) Kodiklat TNI AD, Jl. Supratman No. 58, Cihapit, Kota Bandung, Jawa Barat, Senin (26/11/2018).

Di sisi lain Panglima TNI menyampaikan bahwa peran satuan wilayah sangat penting dalam menjaga proses Pemilu berjalan dengan lancar, aman dan tentunya TNI harus menjaga netralitasnya tanpa berpihak pada kontestan manapun. Untuk itu, saya instruksikan kepada prajurit TNI dimanapun berada diantaranya sebagai berikut :

Pertama, laksanakan fungsi teritorial dengan baik di wilayah masing-masing, agar Pemilu 2019 dapat berjalan dengan aman dan lancar, sehingga secara tidak langsung TNI juga turut serta dalam membina sistem demokrasi yang berkualitas.

Kedua, tetap jaga netralitas TNI dalam pelaksanaan Pemilu mulai dari tahap kampanye sampai dengan selesai penghitungan suara, sehingga tidak terjadi benturan sedikit pun yang akhirnya memiliki penilaian negatif terhadap TNI.

Ketiga, terus pertahankan kesiapsiagaan komando kewilayahan dan aparat teritorialnya, sehingga akan selalu siap mengatasi berbagai macam permasalahan, seperti bencana alam yang terjadi akhir-akhir ini.

Keempat, terus bersinergi baik ke atas ke bawah dan ke samping dengan sesama satuan TNI, Polri, pemerintah daerah maupun swasta serta seluruh masyarakat, karena sinergi pada dasarnya adalah sinkron nice energy atau energy dari berbagai pihak yang disinkronisasikan untuk mencapai satu tujuan yaitu kejayaan dan keselamatan NKRI.

Turut hadir pada acara tersebut diantaranya Asintel Panglima TNI Mayjen TNI Anjar Wiratma, Asops Panglima TNI Ganip Warsito, S.E., M.M., Aster Panglima TNI Mayjen TNI George Elnadus Supit, S.Sos. dan Kapuspen TNI Mayjen TNI Santos G. Matondang, M.Tr. (Han). ( nia)

Autentikasi :Kabidpenum Puspen TNI, Kolonel Sus Taibur Rahman

Presiden Jokowi Ingatkan TNI Harus Jaga Netralitasnya.

Sidikpost.com—Presiden Joko Widodo mengingatkan kembali akan pentingnya netralitas TNI dalam politik nasional. Hal itu disampaikan Presiden saat memberikan pengarahan kepada peserta Apel Danrem-Dandim Terpusat TA 2018 yang digelar di Gedung Graha Yudha Wastu Pramuka yang berada di Pusat Persenjataan Infantri (Pussenif), Kodiklat TNI AD, Kota Bandung, Provinsi Jawa Barat, pada Senin, 26 November 2018.

“Intinya saya menyampaikan netralitas TNI itu betul-betul harus dijaga. Netralitas TNI harus terus dijaga,” kata Presiden selepas acara.

Presiden juga mengingatkan para Komandan Resor Militer (Danrem) dan Komandan Distrik Militer (Dandim) untuk menjaga stabilitas politik dan keamanan untuk mendukung pembangunan nasional.

“Yang namanya stabilitas politik dan keamanan itu sangat perlu dalam pembangunan kita, baik sekarang, jangka menengah, maupun panjang,” tuturnya.

Selain itu, dalam arahannya, Kepala Negara menyinggung profesionalitas dan gerak cepat TNI menghadapi perubahan global. Menurutnya, perubahan global yang begitu cepat saat ini memerlukan respons cepat pula dari TNI.

“Mestinya dengan ada perubahan besar, baik perubahan politik global maupun ekonomi global, itu harus direspons dengan sebuah strategi besar juga. Terutama di bidang anggaran,” ucapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden tak lupa menyampaikan ucapan terima kasih atas upaya Danrem dan Dandim mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan di wilayah mereka serta mendukung jalannya acara-acara besar yang diselenggarakan pemerintah.

“Saya ingin menyampaikan ucapan terima kasih, penghargaan, dan apresiasi kepada para Danrem dan Dandim atas kerja kerasnya menjaga stabilitas keamanan di wilayah masing-masing dan juga dalam memastikan event-event besar yang kita laksanakan: Asian Games, Asian Para Games, dan pertemuan IMF-World Bank Annual Meeting,” ujar Presiden.

Turut hadir mendampingi Presiden, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, dan Menteri Sekretaris Negara Pratikno. ( nia)

Autentikasi : Bey Machmudin  ( Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden )

 

Guskamla Koarmada I Dan F1QR Lantamal IV Tangkap Kapal Transhipment Ilegal

Sidikpost.com-Jakarta, 26 November 2018,– Tim Gabungan Gugus Keamanan Laut (Guskamla) Koarmada I, Fleet One Quick Respon (F1QR) Lantamal IV dan Lanal Batam dengan KRI Siwar-646, KAL Mapor dan KAL Nipa telah melaksanakan penangkapan terhadap Kapal MT AN KANG, Bendera Singapura di Perairan TSS Teritorial Indonesia pada posisi koordinat 01° 15’ 503” U – 104° 05’ 171” T, Rabu (21/11).

Penangkapan berawal dengan adanya informasi masyarakat bahwa adanya kapal yang melaksanakan STS (Ship to Ship) di Perairan TSS teritorial Indonesia. Selanjutnya dilaksanakan pengamatan oleh Puskodal Guskamla Koarmada I, informasi yang sudah matang diteruskan kepada Tim Gabungan Guskamla Koarmada I dan F1QR IV dengan menggunakan unsur gabungan melaksanakan patroli dan penyekatan di beberapa titik yang kemungkinan akan dilalui oleh kapal tersebut.

Berdasarkan informasi tersebut, Tim Gabungan F1QR IV dan KAL Mapor pada saat melaksanakan patroli penyekatan mendapati kontak visual MV An Kang berbendera Singapura yang sedang melaksanakan transhipment bekul makanan dan store yaitu Provision (4 Valer 2 box) dan store (4 Valet 2 kontainer) ke kapal MT. Pu Tuo San berbendera Singapura di Perairan TSS. Selanjutnya KAL Mapor melaksanakan pemanggilan lewat radio CH 16 serta dilanjutkan dengan peran pemeriksaan dan penggeledahan kemudian merapat ke lambung kiri MV An Kang yang sedang melaksanakan bongkar muat di TSS posisi 01 15 503 LU – 104 05 171 BT, dilanjutkan dengan pemeriksaan terhadap personil dan dokumen barang muatan.

Selanjutnya KAL Mapor memerintahkan untuk menghentikan seluruh kegiatan bongkar muat barang, selanjutnya KAL Mapor mengamankan dokumen kapal MV An Kang dan memerintahkan kapal untuk menuju perairan Lanal Batam, namun kapal tersebut masih melaju ke arah Timur, dan dilaksanakan pengejaran oleh KAL Mapor dan MV An Kang berhasil dihentikan dan selanjutnya MV An Kang di adhoc ke Lanal Batam.

Dugaan tindak pidana yang dilakukan oleh kapal MV An Kang yang ditemukan oleh KAL Mapor adalah kapal melaksanakan bongkar muat (transfer provision dan spare) di TSS wilayah Teritorial Indonesia, tidak dapat menunjukkan dokumen manifest MV An Kang (Port Clearence menyatakan ZERO freight tonnes cargo namun terdapat valet untuk ditransfer kepada 2 kapal), tidak dapat menunjukkan dokumen ijin melaksanakan aktivitas bongkar muat di laut serta tidak mematuhi ketentuan “Tata Cara Berlalu Lintas” yaitu Melaksanakan Bongkar Muat dalam pelayaran (Transfer Provision dan Store di TSS Wilayah Teritorial Indonesia) dimana keseluruhannya melanggar Undang-Undang No 17 Tahun 2008 tentang Pelayaran.

Selanjutnya Kamis 22 November 2018, dilaksanakan serah terima kapal MV An Kang kepada Lanal Batam, dilanjutkan dengan pemeriksaan dan pengecekan terhadap kapal dan muatan oleh Tim Intel Lanal Batam dan Sintel Guskamla Koarmada I, dengan hasil ditemukan adanya 11 (sebelas) penumpang gelap tidak termasuk dalam crewlist sehingga diduga melanggar Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian. (( is).

KRI Surik-645 Tangkap Kapal Ilegal Di Perairan Tanjung Jabung Jambi

Jakarta, 26 November 2018,– Keberadaan Unsur KRI Jajaran Koarmada I dalam memberantas kegiatan ilegal serta menegakkan hukum di laut terus membuahkan hasil. Kali ini KRI Surik-645 yang sedang melaksanakan patroli sektor di sekitar wilayah Kepri dan sekitarnya berhasil menangkap Kapal MT Lumba Samudra I di Perairan Tenggara Tanjung Jabung Jambi, Rabu (21/11).

Kronologis penangkapan berawal saat KRI Surik-645 melaksanakan patroli sektor di wilayah Perairan Kepri mendapatkan kontak kapal yang sedang melintas pada posisi 01 11 392 S – 104 31 748 T, tepatnya di Perairan Tenggara Tanjung Jabung. Selanjutnya KRI Surik-645 melakukan Pengejaran, Penangkapan dan Penyelidikan (Jarkaplid) dilanjutkan dengan peran pemeriksaan dan penggeledahan terhadap tersebut.

Dari hasil pemeriksaan diketahui nama Kapal MT. Lumba Samudra I, Kebangsaan Indonesia, Jenis Kapal MT, Pemilik PT. Yosindo Jaya Raya, Jumlah ABK 8 orang, Muatan Solar 253 KL.

Dugaan awal Kapal MT. Lumba Samudra I melakukan pelanggaran dan kesalahan yakni tidak dilengkapi Surat Perintah Berlayar (SPB), tidak ada Dokumen Manifest, tidak memiliki Daftar Crewlist, tidak memiliki RPK (Trayek Kapal), SIUPAL tidak tercatat (Dokumen SIUPAL tercatat di RPK), Dokumen Minyak nihil, Dokumen PKL nihil, Klasifikasi Lambung dan Mesin dari BKI nihil sehingga diduga melanggar Undang-Undang No 17 Tahun 2008 tentang Pelayaran.

Berdasarkan pelanggaran tersebut, Komandan KRI Surik-645 Mayor Laut (P) Thomas A. Dhamang S. memerintahkan agar Kapal MT. Lumba Samudra I dikawal menuju pangkalan terdekat dalam hal ini Lanal Bangka Belitung untuk proses lebih lanjut. ( ls)

Komandan Pangkalan Utama TNI AL V Menerima Kunjungan kerja Waasrena Kasal

sidikpost.com—-Komandan Pangkalan Utama TNI AL (Danlantamal) V Laksamana Pertama TNI Edwin,S.H., menerima kunjungan kerja Waasrena Kasal, Laksamana Pertama TNI Rahmat Eko Raharjo di Ruang Komandan Lantamal V, Jl. Laksda M. Nasir No. 56 Tanjung Perak, Surabaya, Senin (26/11).

Kedatangan Waasrena Kasal, disambut langsung Komandan Lantamal V didampingi Wadan Lantamal V Kolonel Marinir C.T.O Sinaga, Aspotmar Danlantamal V, Asrena Danlantamal V, Aslog Danlantamal V, Aspers Danlantamal V, Kafasharkan Surabaya, Dandenma Lantamal V dan Kadispen Lantamal V.

Sementara itu Waasrena Kasal di dampingi Kolonel Laut (T) Taufik Arief (Paban V Dalpro Srena Kasal), Letkol Laut (S) Heru Sukirno, dan Letkol Laut (S) John Muhamaddin beserta dua Staf Srena Mabesal.

“Terimakasih atas penerimaan Komandan Lantamal V dan kami berharap kedepan, hubungan yang telah berjalan baik ini semakin erat dan mutualisme,” terang Waasrena Kasal.

Sedangkan Komandan Lantamal V menyampaikan ucapan terima kasih atas kedatangan Waasrena Kasal beserta staf yang telah meluangkan waktu untuk berkunjung ke Mako Lantamal V ini. Setelah itu pembicaraan dilanjutkan membahas berbagai hal yang berkaitan dengan dukungan fungsi pangkalan. ( is)