JAJARAN SATLINLAMIL SURABAYA MENERIMA SOSIALISASI KESEHATAN

Jakarta, 2 November 2018 ——- Prajurit dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) jajaran Satuan Lintas Lintas Laut Militer (Satlinlamil) Surabaya menerima sosialisasi kesehatan tentang penyakit jantung dari Rumkital dr. Ramelan Surabaya di Lobby Gedung Laut Jawa, Mako Satlinlamil Surabaya, Jumat (2/11).

Kegiatan yang dihadiri Wakil Komandan Satlinlamil Surabaya Letkol Laut (P) M. Nizarudin ini berlangsung interaktif. Para prajurit yang hadir sangat antusias untuk menyampaikan pertanyaan seputar penyakit jantung.

Orang nomor dua dijajaran Satlinlamil Surabaya itu mengungkapkan, ceramah kesehatan yang digelar, merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan dengan tujuan memberikan pemahaman dan kesadaran pentingnya kesehatan sekaligus media sosialisasi tentang hal-hal yang berkaitan dengan bidang kesehatan.

Lebih lanjut Wakil Komandan juga menjelaskan dipilihnya materi jantung pada sosialisasi kali ini. “Materi tentang jantung dan pencegahannya sangat bermanfaat dalam upaya memberikan pengetahuan, wawasan, kesadaran dan pemahaman kepada seluruh prajurit maupun PNS Satlinlamil Surabaya akan pentingnya menjaga dan memelihara serta meningkatkan kesehatan diri dan keluarga,” ujarnya.

Sementara itu, penceramah Kolonel Laut (K) dr. Benny Jovie, Sp. JP, dari RSAL Ramelan Surabaya memaparkan tentang fungsi jantung bagi tubuh manusia, penyebab, ciri-ciri, akibat serta tindakan preventif agar terhindar dari penyakit jantung.

Kolonel Laut (K) dr. Benny Jovie, Sp. JP. menyebutkan, penyakit tersebut sangat berisiko bagi prajurit. Sebab, bisa menyebabkan kematian dini apabila tidak diperhatikan. ”Gejalanya tidak terlihat. Dan seringkali diabaikan prajurit, misalnya nyeri dada,” jelasnya. Untuk itu, dia menyarankan agar prajurit memeriksakan kesehatan secara rutin.” tandasnya

Waspadai , Aksi Pencurian Modus Pecah Kaca Mobil Pakai Serbuk Busi

Para pemilik kendaraan perlu waspada, karena pencurian dengan modus memecahkan kaca mobil menggunakan serbuk busi muncul lagi. Seperti yang terjadi dan menimpa korban bernama Jeremia (30 tahun), warga Jati Asih, Kota Bekasi, pada Selasa (30/10/2018) malam.

Aksi ini berlangsung cepat, tidak sampai satu menit. Untungnya, aksi pencurian ketahuan korbannya, sehingga satu dari dua pelaku berhasil ditangkap.

Kepala Unit Reserse Kriminal (Kanit Reskrim) Polsek Jati Asih, Inspektur Satu (Iptu) Yusron mengatakan, tersangka Ariyanto (41 tahun) ditangkap korbannya, Jeremia, bersama warga di Jalan Wibawa Mukti I pada Selasa malam, 30 Oktober 2018.

“Korban sedang makan bakso, diberitahu seseorang kalau kaca mobilnya dipecah orang tak dikenal,” kata Iptu Yusron, Kamis, 1 November 2018. Jeremia yang melihat pelaku membawa tas ransel berisi komputer jinjing miliknya segera mengejar pelaku sambil berteriak “maling”.

Warga yang mendengar teriakan Jeremia ikut mengejar. Hasilnya, tak jauh dari lokasi kejadian satu dari dua pelaku, Ariyanto, ditangkap warga. Pelaku diserahkan ke polisi.

“Satu pelaku berinisial S masih kami buru,” kata Iptu Yusron.

Menurut Iptu Yusron, tersangka Ariyanto berperan sebagai eksekutor, yaitu memecahkan kaca, lalu mengambil barang di dalam mobil. Adapun tersangka S bertindak sebagai joki serta membuat kaca mobil menjadi retak.

“Kaca dibuat retak lebih dulu, karena dipecahkan,” kata Iptu Yusron.

Tersangka Ariyanto menuturkan benda yang dipakai untuk meretakkan kaca mobil adalah serbuk hasil gilingan beling pada busi. Beling yang halus itu dikunyah lalu dihantamkan ke kaca mobil menggunakan tangan.

“Ketika sudah retak, tinggal mendorong saja, kaca langsung pecah,” ujar Ariyanto.

Iptu Yusron menambahkan, bunyi kaca pecah tak begitu keras, sehingga modus ini jarang terdengar oleh warga maupun korban.

Kepada polisi, tersangka mengaku baru tiga kali mencuri dengan modus tersebut di antaranya di Gunung Putri dan Bantargebang. Adapun sasarannya adalah barang berharga yang ditinggal di dalam mobil.

Akibat pencurian dengan modus pecah kaca, tersangka kini mendekam di sel tahanan Polsek Jati Asih. Ariyanto dijerat dengan Pasal 363 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana tentang pencurian berat, dengan ancamannya hukuman penjara selama tujuh tahun. Barang bukti disita berupa tas berisi laptop dan serpihan kaca.( Lisin/ ls).

Daeng Jamal pembina Porwarta “Berita RPTRA Kalijodo Jadi Tempat Pesta Miras” Adalah Hoaxs

Jakarta-Suasana malam hari di RTH kalijodo selalu ramai oleh pengunjung yang ingin melepas lelah dan santai di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Kalijodo.

Hampir setiap hari dari sore hingga malam hari RTH Kalijodo di gunakan untuk kegiatan positif seperti senam aerobik yang bertempat di aula RTH dan senam aerobik di ikuti oleh puluhan kaum wanita.

Daeng Jamal selaku pengelola RTH kalijodo selalu mengadakan kegiatan yang fositif dari acara lomba hingga acara olah raga yang selalu di adakan di RTH Kalijodo.

Untuk antisipasi keamanan Daeng jamal memerintahkan Anggota Garda Bintang Timur untuk Melakukan patroli serta melakukan pemeriksaan terhadap barang bawaaan pengunjung yang masuk ke RTH Kalijodo.

Menepis Pemberitaan di sebuah media online yang berjudul”RPTRA Kalijodo Jadi Tempat Pesta Miras”

 

Daeng Jamal mengatakan itu tidak benar dan Hoax,justru kami disini dan anggota garda bintang Timur mencengah masuknya Miras,Senjata tajam,serta obat-obatan terlarang,bagi yang kedapatan membawa miras maka akan di musnahkan di tempat,dan bagi yang kedapatan membawa senjata tajam dan narkoba akan kami proses mereka secara hukum Tegas Daeng jamal.

Daeng Jamal juga mengatakan semua ini kami lakukan agar pengunjung yang datang kesini (RTH-red) merasa nyaman dan aman dan alhamdulilah RTH Kalijodo hingga saat ini masih ramai di kunjungi apalagi hari sabtu dan minggu Tutup Daeng Jamal.

Berbela Sungkawa, Kapolsek Cilincing Ta,ziah ke Almarhumah Istri Anggota Nya Yang Meninggal Dunia

Kapolsek Cilincing Kompol Sarwono SH MM beserta staf dan anggota melaksanakan ta’ziah dan menyampaikan bela sungkawa atas meninggalnya Almarhumah Ny. Tuti Amalia Ali / Istri dari Ipda Alimudin Akbar, SSos Kapolsubsektor Cilincing Polsek Cilincing Polres Metro Jakarta Utara pada hari Rabu (31-10-2018) kemarin.

 

” almarhum Meninggal Di rumah duka Komplek Asrama PJKA Tg. Priok Jakarta Utara.dan  Meninggal Dunia karena sakit.” Tukas Kompol Sarwono SH MM.( 1/11/2018).


Lanjutnya , Semoga amal ibadahnya diterima oleh Allah SWT, diampuni dosa-dosanya dan bagi keluarga yang ditinggal diberi kekuatan, kesabaran, dan ketabahan.” Pangkas Nya dengan Nada sedih. ( lisin/ls).

Kapolres Metro Jakarta Utara Pimpin Sertijab Kasat Reskrim dan Kapolsek Koja

Jabatan Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara dan Kapolsek Koja, diserahterimakan dari pejabat lama AKBP Febriansyah SIK, kepada pejabat baru Kompol Ach. Imam Rifai, SH, SiK, M.Pict, MISS. dan dari pejabat lama Kompol Effendi, SH kepada Kompol Budi Cahyono, SH, MH. Upacara serah terima jabatan (sertijab), dilaksanakan di ruang serbaguna lantai 6 Mapolres Jakarta Utara, Kamis, (01/11/18).

Adapun jumlah peserta yang hadir dalam kegiatan tersebut sebanyak 50 personil. Upacara sertijab dipimpin Kapolres Metro Jakut Kombes Pol Reza Arief Dewanto SIK dengan ditandai dengan pelepasan tanda jabatan dari Kasat Reskrim dan Kapolsek Koja lama, untuk kemudian dikenakan pada pejabat baru, serta penandatanganan berita acara sertijab, yang dilakukan oleh pejabat lama dan pejabat baru.

Kapolres Metro Jakut Kombes Pol Reza Arief Dewanto SIK menyatakan, pejabat lama Kasat Reskrim Polres Metro Jakut AKBP Febriansyah SIK mendapat tugas baru menjadi Kapolres Bondowoso Jawa Timur sedangkan pejabat lama Kapolsek Koja Kompol Effendi, SH menjadi Kapolsek Kelapa Dua Tangerang Selatan dan Pejabat baru Kasat Reskrim Kompol Ach Imam Rifai, SH, SiK, M.Pict, MISS sebelumnya sebagai Penyidik Madya Ditreskrimsus PMJ sedangkan Kompol Budi Cahyono SH MH sebelumnya sebagai Kanit 2 Subdit 2 Ditresnarkoba PMJ.

Kapolres dalam amanatnya, menyatakan, pergantian jabatan adalah sesuatu yang wajar dalam organisasi Polri yang bersifat dinamis, untuk menghadapi perubahan, demi memelihara kelangsungan estafet kepemimpinan.

“Juga menjadi langkah pembinaan karier bagi anggota, guna meningkatkan motivasi dan dedikasi yang tinggi dalam pelaksanaan tugas. Yang muaranya untuk peningkatan kualitas pelayanan Polri kepada masyarakat,” tandas Kapolres.

Kepada pejabat lama, Kapolres mengucapkan terima kasih atas dedikasi dan pengabdiannya selama bertugas di Polres Metro Jakut. ”Saya banyak terbantu, karena itu perkenankanlah saya mengucapkan terima kasih,” ujar Kapolres.

Kepada pejabat yang baru, Kapolres mengucapkan selamat datang bertugas di Polres Metro Jakut. ”Kami senang untuk bergabung di Polres Metro Jakut, semoga kita bersama dapat membawakan perubahan dan kebaikan.( lisin/ls)

Tidak Kurang Dari 24 jam, Pelaku Tawuran Pelajar Yang Mengakibatkan 1 Orang Tewas di Ringkus Polsek Pesanggrahan

Polsek Pesanggrahan Polres Metro jakarta Selatan Melakukan pengembangan Terkait Tawuran Pelajar yang Mengakibatkan  Satu Orang tewas Rabu, 31 Oktober 2018 Jam 21.00 Wib (dilaporkan jam 22.45 Wib) Di Kolong Tol Deplu Raya Kel. Bintaro Kec. Pesanggrahan – Jakarta selatan.

Menurut Kapolsek Pesanggrahan Kompol Maulana J Karepesina,  Korban Aksi Tawuran antar Pelajar ini berjumlah 3 orang Yang pertama Muhammad Kindy,  usia 17 Tahun (Meninggal Dunia akibat Luka Bacok Leher, Lengan Bahu Kiri dan Pinggang Kiri serta Luka Kedua Jempol, Telunjuk) Kelas III Jur.Tehnik Jaringan Komputer STM SASMITA JAYA Pamulang Alamat Jl.Bakti No.27 Rt.003/07 Kel.Ciputat Tangsel. (Meninggal Dunia di RS.Suyoto Bintaro Jaksel).

” Korban yang Kedua  Riko Ferdiansyah, Pelajar Kelas 1 SMK Sasmita Jaya beralamat Gunung Sindur Rt.001/07 Kel.Rawa Kalong Bogor (Luka dipinggang Kanan akibat sabetan senjata tajam) sekarang dirawat RS.Fatmawati. serta korabn yang ketiga  Artur Alamsyah, Pelajar kelas 3 SMK Averus Pdk.Pinang Jaksel Alamat : Jl.H.Batong II Tarogong Cilandak Jaksel (Luka Leher Kanan akibat sabetan benda tajam)sekarang masih  di rawat RS.Fatmawati.” kata Kompol Maulana J Karepesina.( 1/11/2018).

Dalam Pengembangan Kasus Tawuran ini, Anggota Polsek Pesanggrahan bekerja keras dan Tak kurang dari 24 jam, Polisi Sudah berhasil mengamankan 8 orang yang di duga pelaku Pengeroyokan tersebut.

Lanjutnya Pelaku berjumlah 8 orang yang yang mempunyai peran masing-masing yaitu ”

Pelaku yang di duga akan di jerat dengan  pasal 170 KUHP:
1. FR  Mempunyai  Peran: Membacok bagian punggung korban.                                                        2. RAS  mempunyai Peran: Melukai bagian leher dan punggung.                                                       3. RD mempunyai  Peran: Melukai bagian punggung dengan golok.                                                   4. BWTRS  mempunyai Peran: memukul korban sampai terjatuh.                                                      5. MFN  berperan menendang korban.


Sedangkan 3 orang di duga mempunyai  Kepemilikan Senjata Tajam :

1.inisila  MF kepemilikan  Senjata Celurit.

2.inisial  BRM Kepemilikan . Senjata Gergaji Sisir

3.inisial  RI Kepemilikan . Senjata Pedang.

Masih dikatakan Kapolsek Pesanggrahan bahwa Tawuran bermula ketikaanak murid sekolah gabungan dari sekolah SMK AVERUZ Pondok Pinang Kebayoran Lama dan SMA SASMITA Pamulang Tangerang selatan merencanakan tawuran dengan anak murid dari gabungan sekolah SMA Negeri 12 Tangerang, SMA 5 Tangerang, SMK Budi Mulia, SMA dan SMK Mega Bangsa.

” Mereka merencanakan melalui Akun instagram (tidak resmi) sekolah SMK Averuz dan SMA 12 tangerang di Kolong tol Deplu Raya Bintaro, Pesanggrahan, Jaksel, kejadian tawuran berlangsung selama lebih kurang 10 menit tepat pukul pukul 22.00 wib, dan mengakibatkan korban meninggal atas nama  Muhammad Kindy, serta 2 orang luka berat atas nama  Riko Ferdiansyah dan Artur Alamsyah.” Tutur Kompol Maulana J Karepesina.

Dari pengembangan kasus dan Hasil penyelidikan , Polisi Berhasil Menemukan barang Bukti Yaitu

– 26 Buah Handphone
– 4 buah Celurit
– 1 buah Mandau
– 1 buah Pedang
– 1 buah Gergaji sisir
– 12 unit motor, sbb:
– Honda Vario 150 B-4993-SEC Putih
– Honda Astrea B-4141-NP Hitam
– Yamaha Mio B-6682-BET Hitam
– Yamaha Mio B-4342-SAY Hitam
– Honda Beat B-3906-SOY Putih
– Honda Beat B-4134-SAM Putih Biru
– Honda Scoopy B-3708-SRS Hitam Cream.
– Honda Beat B-3259-SIC Putih
– Honda Beat B-6976-VPA
– Honda Beat B-6471-UJX
– Honda Beat B-4929-BBA
– Honda Beat B-6652-PIJ

” Dari jumlah 36 orang pelajar yang kami amankan dan dilanjutkan dengan pemeriksaan Peran masing – masing, maka Jumlah Tersangka sebanyak 8 orang yang kami tetapkan sebagai Tersangka dengan perincian sebagai berikut  :  Pasal 170 KUHP jo UU darurat 1951 (sajam) sebanyak 5 orang dan Tersangka kepemilikan sajam berjumlah 3 orang yg terlibat saat itu namun tidak  mengenai sasaran korban.” pangkas nya. ( lisin/ls).

Monitor Warga yang ikut Dalam aksi Aksi Bela Tauhid II Di Monas, Kapolsek Pademangan Sambangi Ketua FPI

Demi Menjaga Situasi kamtibmas yang aman Kapolsek Pademangan  Melakukan silturrahmi dengan tokoh masyarakat, tokoh agama dan Warga Masayarakat di lingkungan Wilayah Hukum Polsek Pademangan Polres Metro Jakarta Utara.

Di dampingi  Brigadir Didik Gunawan Selaku Bhabinkamtibmas kelurahan  Ancol Polsek Pademangan  Polres Metro Jakarta Utara ,  Kapolsek Pademangan Kompol Yulianthy,S.H,MH , dan Kanit Intel Ipda Saharudin,SH Kanit Bimas Iptu Legiso,SH Butir Provos Melaksanakan kegiatan Sambang dan Patroli Dialogis,Ke Masjid ITTIHADUL MUSLIMIN Jl Lodan Dalam II Rt04/08 Kelurahan  Ancol Kecamatan Pademangan jakarta Utara , Kamis (1/11/2018).

 

” Dalam Kunjungan ini kami Bertemu dengan Ketua FPI Jakarta Utara H. Iqbal dan MeMonitoring Keberangkatan Massa FPI ke Monas., Untuk Massa Besok Berangkat Kurang Lebih 10 Orang, keberangkatan dari Kediaman Masing-Masing dengan Kendaraan Bermotor.” Kata Kompol Yulianthy,S.H,MH

Menurutnya Kegiatan ini juga untuk bersilaturahmi,agar menjalin Hubungan Yang Harmonis di lingkungan Polsek Pademangan.

” Selama  kegiatan ini di berjalan, dan situasi terkendali aman dan kondusif ” Pangkas Kompol Yulianthy,( lisin/ls)

Pangkoarmada I Lepas 2 Unsur KRI Dalam Rangka PORT VISIT 2018

Jakarta, 1 Nov 2018–Pangkoarmada I Laksamana Muda TNI Yudo Margono, S. E,. M. M,. melepas keberangkatan 2 Unsur KRI Operasi Jala Gardapati-18 yaitu KRI I Gusti Ngurah Rai-332 Koarmada II dan KRI Bung Tomo-357 Koarmada I di dermaga JICT II Tangjung Priok, Kamis (1/11).

Sesuai dengan pasal 9 undang-undang no. 34 tahun 2004 tentang Tentara Nasional Indonesia, TNI AL memiliki 5 tugas dimana salah satunya yaitu melaksanakan tugas diplomasi Angkatan laut dalam rangka mendukung kebijakan luar negeri yang telah ditetapkan oleh Pemerintah . Aplikasi pelaksanaan tugas Diplomasi Angkatan Laut dilaksanakan dalam berbagai bentuk kegiatan dan satu diantaranya adalah dengan menyelenggarakan kegiatan Port Visit yaitu kunjungan oleh alutsista TNI AL khususnya kapal perang (KRI) ke negara-negara sahabat secara periodik.

Port Visit ini merupakan kegiatan rutin tahunan TNI AL dalam rangka memelihara hubungan antar negara khususnya dengan negara-negara yang memiliki hubungan bilateral dengan Indonesia, atau yang memiliki kerjasama dengan TNI/TNI Angkatan Laut maupun negara-negara yang berpotensi sebagai pasar bagi industry pertahanan strategis Indonesia serta negara-negara yang berpotensi besar bagi promosi pariwisata Indonesia.

Pada Port Visit tahun 2018 ini, TNI AL mengirimkan 2 unsur kapal perang yaitu KRI Bung Tomo-357 dan KRI I Gusti Ngurah Rai-332 untuk melaksanakan kunjungan ke 4 negara yakni Changi (Singapura), Lumut (Malaysia), Sattahip (Thailand) dan Bandar Seri Begawan (Brunei Darussalam). Kegiatan ini dilaksanakan mulai tanggal 30 Oktober s.d. 14 Desember 2018. Rangkaian kegiatan yang dilaksanakan selama berada di Singapura, Malaysia, Thailand dan Brunei Darussalam antara lain Courtesy Call, Cocktail Party, dan olahraga bersama.( lisin)

KOLAT KOARMADA I UJI KEMAMPUAN PRAJURIT LANAL BANDUNG

Jakarta, 1 Nopember 2018,– Prajurit Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) Bandung menggelar latihan Gladi Tugas Tempur (Glagaspur) Pangkalan 1 (P1) dan Pangkalan 2 (P2) di Markas Komando (Mako) Lanal Bandung, Jalan Aria Jipang No. 8 Bandung. Kamis (1/11).

Guna meningkatkan profesionalisme kemampuan Prajurit dalam mencapai tugas pokok Pangkalan dan menguji kesiapsiagaan Pangkalan Angkatan Laut Bandung, selama 2 hari dari tanggal 31 Oktober 2018 hingga 1 November 2018. Uji Terampil Glagaspur Pangkalan 1 meliputi Tes Tulis Akademik, Tali Temali, Pluit, PBB, PDD Khas TNI AL, Bongkar Pasang Senjata, Menembak, Renang Militer, dan Semapur. Sedangkan Uji Terampil P2 meliputi Pertahanan Pangkalan (Hanlan), Penanggulangan Kebakaran (PEK)/Nubika, dan Pengendalian Huru Hara (Dakura).

Komandan Kolatarmada I Kolonel Laut (P) Fauzi SE, M.M., yang diwakili Katim 2 Kolat Koarmada I Letkol Laut (P) Nugroho Putro Suwarwanto dalam sambutannya mengatakan bahwa tugas pokok Pangkalan TNI Angkatan Laut adalah menyelenggarakan dukungan logistik dan administrasi bagi unsur-unsur , Satuan dan Kotama TNI Angkatan Laut serta melaksanakan pembinaan potensi maritim menjadi kekuatan pertahanan negara dilaut dan tugas-tugas lainnya. Didalam pelaksanaan tugas pokok tersebutPangkalan TNI Angkatan Laut dituntut untuk memiliki kemampuan seperti halnya, kemampuan dukungan logistik dan administrasi, kemampuan pembinaan intelejen, kemampuan pengamanan laut, kemampuan penyelenggaraan bantuan operasi pada otoritas sipil, kemampuan pertahahan pangkalan dan kemampuan K4IPP. Untuk mengukur dan menilai tingkat kesiapan pangkalan dalam mencapai tugas yang diembannya diperlukan evaluasi secara bertingkat dan berlanjut.

Penyelenggaraan uji Glagaspur Pangkalan Tingkat P1 dan P2 merupakan salah satu fungsi Komando yang harus dilaksanakan untuk menentukan tingkat kesiapan Pangkalan TNI Angkatan Laut . Uji terampil Glagaspur Pangkalan TK 1/P-1 dititik beratkan pada kesiapan perorangan dan kelompok dalam menggunakan perlatan/persenjataan masing-masing bagian, sedangkan uji terampil Glagaspur Pangkalan TK 2/P-2 merupakan kesiapan Pangkalan dalam melaksanakan tugas yang dilaksanakan bersama-sama baik secara teknis maupun taktis sesuai dengan situasi dan kondisi yang dihadapi. Melalui upaya pengukuran tingkat kesiapsiagaan dan profesi tentunya akan dapat menentukan tindak korektif yang diperlukan untuk mempertahankan serta meningkatkan tingkat kesiapan operasional satuan khususnya Pangkalan.

Sementara itu Komandan Lanal Bandung Kolonel Laut (P) Sunar Solehuddin, S.H.,yang diwakili Palaksa Lanal Bandung Letkol Laut (P) Taufik Ramdhan, ST., menyampaikan kegiatan uji terampil Glagaspur Pangkalan Kolat Koarmada I tahun 2018 akan berlangsung dalam dua hari, meliputi Glagaspur Pangkalan setingkat P-1 dan P-2 kepada seluruh prajurit Lanal Bandunguntuk dapat dijadikan uji kesiapan dan uji kemampuan hasil binaan personel selama ini. Mengingat pentingnya acara ini, agar seluruh prajurit Lanal Bandung melaksanakan kegiatan Glagaspur Pangkalan P-12 dan P-2 dengan memahami tugas dan tanggung jawab serta perannya masing-masing, sehingga semua rencana dan skenario yang sudah disusun dapat dilaksanakan oleh Lanal Bandung secara maksimal dan tepat waktu agar tingkatketerampilan setiap personel dapat terukur dengan jelas.

Lebih lanjut Komandan Lanal Bandung mengatakan kegiatan uji terampil ini diharapkan hasil pelaksanaanya dapat memacu dan meningkatkan keterampilan serta profesionalisme personal Pangkalan, yang sudah teruji dan terukur, maka diharapkan semua tugas pokok Pangkalan sesuai yang dipersyaratkan dapat tercpai. Mengahiri amatnya Komandan Lanal Bandung memberikan beberapa penekanan antaralain utamakan zero accident keselamatan personel dan material, patuhi segala perintah dari tim Kolat Koarmada I agar kegiatan tersebut berjalan dengan lancar, laksanakan kegiatan ini dengan penuh semangat tertib dan penuh rasa tanggung jawab.( lisin).

CEGAH PENYALAHGUNAAN NARKOBA, LANAL PALEMBANG LAKSANAKAN TES URINE MENDADAK

Jakarta, 1 November 2018,— Komandan Pangkalan TNI AL (Lanal) Palembang Kolonel Laut (P) Dwi Prasetyo R.N. secara mendadak memerintahkan kepada seluruh Prajurit dan PNS Lanal Palembang untuk melaksanakan tes urine di ruang Serba Guna Mako Lanal Palembang. (29/10)
Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka meneruskan Program Pimpinan untuk mengetahui apakah ada penyalahgunaan Narkoba yang dilakukan oleh personel Lanal Palembang. Hal ini sesuai dengan misi Komandan Lanal Palembang dalam memberantas peredaran Narkoba terhadap personel Lanal Palembang bebas dari ancaman bahaya Narkotika dan Obat-obatan terlarang (Narkoba).
Lebih lanjut Komandan Lanal Palembang Kolonel Laut (P) Dwi Prasetyo R.N. mengatakan, jika diketahui terbukti ada personel Lanal Palembang yang kedapatan menggunakan Narkoba akan ditindak tegas dan diproses sesuai hukum yang berlaku saat ini.
Kegiatan tes urine tersebut dilaksanakan oleh seluruh personel Lanal Palembang mulai dari Perwira, Bintara, Tamtama dan PNS Lanal Palembang dengan menggunakan Multi Drug Screen Tes. Dari hasil tes urine tersebut personel Lanal Palembang dinyatakan negatif dan tidak ditemukan adanya personel yang terlibat sebagai pengguna.( lisin).

Waspadai, Aksi Bela Tauhid II Di Duga Hanya Gerakan yang Disusupi Kampanye Pilpres

Aksi Bela Tauhid akan digelar, Selasa (2/11) esok diharapkan besok para Aksi tak ditunggangi kepentingan politik. Sebab, jika sampai dihubung-hubungkan dengan kepetingan Pilpres atau Pemilu, maka sama saja merusak perjuangan Islam.

Aksi menolak politisasi Aksi Bela Tauhid ini didukung oleh beberapa gerakan Islam seperti Gerakan Pemuda Islam (GPI), Forum Syuhada Indonesia (FSI), Forum Umat Islam Bersatu (FUIB), Gerakan Pemuda Jakarta (GPJ), Pelajar Islam Indonesia (PII), Forum Islam Satu (FIS), Forum, Penegak Pancasila (FPP), Perempuan Milenial Indonesia (PERMISI), dan Forum Alumni Afganistan

Ketua Gerakan Pemuda Islam Zulham Arief menilai, menjadi persoalan jika ada oknum yang menggesernya ke ranah politik.

“Kami tak ingin besok itu ada umat atau masyarakat datang, ada hal yang bersifat pengkodisian dan dikondisikan sehingga gerakan keumatan yang harusnya murni membela keumatan, jadi kegiatan politik. Ini menjadi poin penting bagi kami,” kata Zulham saat ditemui di Markas Bersama, Jalan Menteng Raya, Jakarta Pusat, Kamis (1/10/2018).

Zulham melanjutkan, indikasi ada kepentingan politik adalah dimana adanya konsolidasi massa pada aksi Bela Tauhid jilid 1 lalu di Monas.

“Meski tak massif dan keseluruhan, ternyata muncul simbol-simbol yang mengarah kepada munculnya kelompok berkepentingan pada kelompok pada Pilpres 2019. Saya pikin kawan-kawan sudah tau lah,” paparnya.

“Makanya kami tak ingin ada yang dicoreng dengan adanya kegiatan berbau politik,” ungkap Zulham.

Zulham beranggapan, kalau memang murni untuk membela agama, hal itu sah-sah saja.

”Dalam kondisi seperti sekarang, membela agama itu sah-sah saja. Kami harap besok murni membela agama Islam,” ucap Zulham.

Nantinya, mereka akan berkoordinasi dengan panitia untuk memastikan bahwa tak ada kegiatan politik disana.

“Besok itu harus dipastikan jangan ada yang memberikan bola lampung melakukan aksi politik besok. Kalau ada aksi politik disana, pasti itu adalah penumpang gelap, ” katanya.( Lisin/ls/NZ).

Kunjungan Rutin Kamtibmas, Binmas Kel Karang Anyar Himbau Warga Tidak Percaya Berita Hoaxs

Bhabinkamtibmas Kelurahan Karang Anyar Polsek Sawah Besar  Polres metro Jakarta Pusat Aiptu Sucipto melaksanakan kegiatan rutin yaitu kegiatan sambang atau Anjangsana.
Menurut Bhabinkamtibmas Aiptu Sucipto berkunjung ke warga di Jl. Di Kelurahan Karang Anyar , Dirinya ingin bertemu dengan warga bernama Ucup. Kegiatan sambang ini dilakukan untuk menyerap berbagai informasi dari masyarakat serta sarana dalam menyampaikan pesan-pesan Kamtibmas seperti maraknya berita-berita hoax yang beredar di media sosial.
” saya selalu menghimbau warga untuk tidak mudah percaya dengan berita-berita tersebut.” Tutur Aiptu Sucipto
Lanjutnya, Hal ini sesuai dengan arahan Kapolsek Sawah Besar Kompol Mirzal Maulana, SH, SIK, MM, MH yang menginstruksikan anggotanya untuk terjun ke seluruh lapisan masyarakat untuk menyerap dan berbagi informasi dengan masyarakat serta menyampaikan pesan-pesan Kamtibmas.” pangkasnya ( lisin/ls/HR).