MASYARAKAT MERAUKE ANTUSIAS NAIK KRI BANJARMASIN 592

Jakarta, 1 OKTOBER 2018 ——-  KRI Banjarmasin 592 yang sandar di pelabuhan Yos Sudarso, Kabupaten  Merauke, memberikan kesempatan kepada masyarakat dan pelajar untuk naik ke atas kapal dalam rangka open ship. Kegiatan ini dilaksanakan 28 September hingga 4 Oktober 2018, tujuan nya untuk memberikan edukasi kepada para pelajar dan masyarakat Merauke tentang alusista TNI AL, apalagi menjelang Peringatan HUT TNI ke-73.

Menurut beberapa pelajar Merauke yang mengikuti open ship ini mengatakan mereka sangat senang bisa di beri kesempatan untuk naik dan melihat kapal perang milik TNI AL. Sementara warga masyarakat Merauke lainnya juga antusias dengan membawa keluarga untuk datang ke KRI Banjarmasin 592 untuk dijadikan acara rekreasi.

“Kami warga Merauke sangat senang bisa melihat dari dekat dan bisa merasakan naik di atas kapal perang TNI AL” ujarnya. Sedangkan Salah satu pengunjung yang membawa keluarganya, sengaja datang dari pagi agar bisa mendapatkan kesempatan naik ke atas kapal. Sengaja saya  datang pagi- pagi biar tidak terlalu berebut dengan pengunjung yang lain” kata salah satu pengunjung. 

Sebelum naik ke atas kapal para pengunjung diberi penjelasan singkat oleh salah satu perwira KRI Banjarmasin 592. Selanjutnya pengunjung secara bergiliran naik ke atas kapal dengan di dampingi oleh awak  kapal dan diberi informasi bagian-bagian kapal dan kemampuan dari KRI Banjarmasin 592. Sekedar informasi bahwa KRI Banjarmasin 592 adalah kapal yang  dibuat di PT. PAL Indonesia, Surabaya.

KRI Banjarmasin 592 yang dikomandani Letkol Laut (P) Nur Rochmad Ibrahim, S.T., M.Tr. (Hanla), M.Si. merupakan salah satu dari 13 kapal perang milik Kolinlamil yang berfungsi sebagai pengangkut kapal pendarat pasukan, operasi amfibi, pengangkut tank, pengangkut personel, juga untuk operasi kemanusiaan dan penanggulangan bencana serta pengangkut helikopter.

KRI Banjarmasin 592 sendiri merupakan kapal LPD yang memiliki panjang 125 meter, lebar 22 meter, berat 7.300 ton. Kapal perang yang dapat melaju maksimal hingga 15,4 knot ini mampu mengangkut 344 personel, 13 unit tank, 2 unit Landing Craft Vehicles, 3 unit helikopter. Kapal ini juga dipersenjatai dengan meriam kaliber 57 mm dan kaliber 40 mm.

KAPOLRES METRO JAKARTA UTARA PIMPIN UPACARA KENAIKAN PANGKAT ANGGOTANYA

 Bertempat di Lantai 3 Ruang Kerja Kapolres Metro Jakarta Utara, Polres Metro Jakarta Utara telah dilaksanakan ​UPACARA KOPRS RAPORT KENAIKAN PANGKAT PENGHARGAAN ANGGOTA POLRI A.N R. DJUANDA DARI AIPTU KE IPDA,​ Anggota SPKT Polres Metro Jakarta Utara., Senin( 01/10/2018).

Yang Bertindak Selaku ​Inspektur Upacara Adalah KAPOLRES METRO JAKARTA UTARA KOMBES POL REZA ARIEF DEWANTO, S,iK,​ dan dihadiri oleh ​7​ Personil Pejabat Utama Polres Metro Jakarta Utara.

“Saya ucapkan selamat kepada anggota Polres Metro Jakut yang sudah naik pangkat maka dari itu Saya mengapresiasi kinerja bapak yang telah mengabdi kepada Negara dan Masyarakat untuk Selalu Bersikap Profesional Dan Mengutamakan Pelayanan Serta Mengayomi Masyarakat Dengan baik Guna Terciptanya Jakarta Utara Aman Damai dan terkendali,” tegas Kapolres Metro Jakut.

Selesai upacara Korps Rapor kenaikan pangkat, Kapolres Metro Jakut didampingi seluruh pejabat utama Polres Metro Jakut memberikan ucapan selamat kepada seluruh personel yang naik pangkat. ( lisin/ls).

 

Operasi Nila Jaya 2018 Polda Metro Jaya dan Jajaran Polres, Ungkap 444 Kasus dan 539 Tersangka

Polda Metro Jaya dan Polres Jajarannya menggelar Operasi Nila Jaya 2018 di kawasan hukum Polda Metro Jaya sejak 12-26 September 2018. Hasilnya, 539 pelaku penyalahgunaan narkotika pun diringkus dan ditetapkan sebagai tersangka.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan, Operasi Nila Jaya 2018 itu dilakukan dalam rangka menekan angka penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba di Wilayah Hukum Polda Metro Jaya.

Adapun dalam Ops Nila itu, ada 444 kasus diungkap. “Jumlah tersangka ada 539 orang, terdiri dari 2 produsen, 3 bandar, 490 pengedar dan 44 pemakai,” ujar Kabid Humas di Jakarta, Senin (1/10/2018).
Wakapolda Metro Jaya Brigjen Wahyu Hadiningrat memberikan keterangan tangkapan narkoba selama Operasi Nila Jaya 2018. (ilham)
Menurut Kabid Humas, ada 47 orang yang menjadi target operasi, yang mana kesemuanya itu berhasil ditangkap polisi. Adapun ratusan tersangka itu, 103 orang diamankan Ditresnarkoba Polda Metro Jaya, sisanya diamankan tiap Polres yang ada di wilayah hukum Polda Metro Jaya.

“Total barang bukti yang disita dalam Operasi Nila ini, shabu sebanyak 7,09 kg, ganja 6,72 kg, ekstasi 13.954 butir, heroin 68,21 gram, H-5 14 Butir, Tembakau Gorilla 62,76 gram, baya 1.141 butir, dan ketamin 8,80 gram,” katanya.( lisin/ls).

Dua pekan gelar operasi Nila Jaya 2018 Polres Metro Bekasi Ciduk 34 Pengedar Narkotika

Selama dua pekan menggelar Operasi Nila Jaya 2018, Polres Metro Bekasi mengamankan 34 pengedar narkotika di wilayahnya. Dalam operasi itu, petugas menyisir sejumlah kafe semi permanen di wilayah Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi.

Kasat Narkoba Polres Metro Bekasi, AKBP Arlon Sitinjak, mengatakan, kasus yang paling menonjol adalah saat penyidik menangkap lima pengendar yang telah menjadi target operasi. Kelima pelaku berinisial EB (36 tahun), TW (37 tahun), ASD (24 tahun), SF (25 tahun), dan AR (20 tahun).

”Beberapa tersangka itu ditangkap di tempat berbeda,” ujar AKBP Arlon.

Menurutnya, tersangka EB diamankan di Kampung Buwek, Desa Tridaya Sakti, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi. Dalam penangkapan itu, penyidik menyita barang bukti berupa sabu seberat 25,67 gram.

“Penangkapan EB berdasarkan keterangan rekannya S yang lebih dulu kami amankan beberapa waktu lalu. Mereka diamankan tanpa perlawanan,” katanya.

Selanjutnya, kata dia, penyidik mengamankan TW bersama dua rekannya ASD dan SF saat bersembunyi di sebuah rumah kontrakan di daerah Desa Serang, Kecamatan Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi. Dari tangan mereka, penyidik menyita barang bukti berupa 10 paket sabu dengan total berat 4,7 gram.

Polisi kemudian menggali keterangan tersangka, hingga berhasil menciduk pelaku buron terakhir berinisial AR.

Dia (AR) diamankan di pinggir jalan di Desa Cibatu Kecamatan Cikarang Selatan saat bertransaksi dengan JS (25 tahun). “Saat digeledah, kami menemukan satu paket sabu seberat 12,94 gram di tubuh AR,” jelas AKBP Arlon.

Kasubbag Humas Polres Metro Bekasi, Kompol Sukrisno menambahkan, penyidik juga menangkap tiga penjual obat keras berinisial S (27 tahun), SB (57 tahun), dan ibu rumah tangga O (60 tahun). Dari tangan mereka polisi mengamankan 940 butir pil excimer, 679 pil tramadol serta 350 butir pil trihexyphenidyl.

Akibat perbuatannya, para tersangka bakal dijerat dengan pasal 112 ayat 1 Undang-undang No 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman penjara di atas 10 tahun. (lisin/ls)

Gerebek Judi Sabung Ayam di duga bocor , Polsek Bantargebang Amankan 5 Ekor Ayam Aduan

Sejumlah pria pemasang judi sabung ayam berhasil kabur di Kampung Mustikasari RT 02/01, Kelurahan Mustikasari, Kecamatan Mustikajaya, Kota Bekasi pada Minggu (30/9/2018) pagi. Hingga saat ini, mereka masih diburu anggota Unit Reskrim Polsek Bantargebang.

Kapolsek Bantargebang, Kompol Siswo menyatakan, penyidik telah menggali keterangan dari masyarakat setempat. Namun mereka tidak mengetahui pemilik lima ekor ayam aduan yang diamankan penyidik. “Saat digrebek kami hanya mengamankan lima ekor ayam aduan, sementara pemiliknya berhasil kabur,” kata Kapolsek, Senin (1/10/2018).

Kapolsek menduga, rencana penggerebekan yang dilakukan penyidik telah bocor. Karena itu, setibanya anggota di sana petugas tidak menemukan satu pun pelaku pemasang judi sabung ayam tersebut.

“Kita tidak tinggal diam, meski pelaku kabur kami akan terus mencarinya,” ujar Kapolsek.

Menurut Kapolsek, kasus ini terungkap berdasarkan laporan masyarakat. Saat itu, warga resah dengan adanya judi sabung ayam di lokasi setempat. Kapolsek beserta jajarannya kemudian bergegas ke lokasi untuk menggerebek tanah kosong yang dijadikan lokasi sabung ayam. Selain mengamankan lima ekor ayam aduan, penyidik juga menyita barang bukti berupa sehelai kain yang dibentuk persegi empat untuk dijadikan arena pertandingan ayam.

“Informasi sementara pelakunya berasal dari luar wilayah Bantargebang,” katanya. Apabila tertangkap, pelaku akan dijerat pasal 303 KUHP tentang perjudian dengan hukuman penjara lima tahun.( lisin/ls)

Duta Buku Kunjungi Pojok Baca Polsek Kebon Jeruk dan Berikan Apresiasi

Ruangan tempat membaca atau biasa disebut Pojok Baca yang ada di Mapolsek Kebon Jeruk Polres Metro Jakarta Barat mendapat nilai positif dari Balai perpustakaan DKI jakarta

Hal ini diungkapkan setelah Kasie Perpustakaan dan Arsip DKI, Sarah, yang didampingi dua orang Duta Buku Tingkat Provinsi DKI Jakarta yakni Duta Buku dari SMAN 78 Jakarta Aguila dan Duta Buku dari SMAN 84 Jakarta Haikal mendatangi Mapolsek Kebon Jeruk, Senin (01/10/18)

Sarah, selaku Kasie Perpustakaan dan Arsip DKI mengatakan, Pojok Baca yang dibuat oleh Polsek Kebon Jeruk sangat membantu masyarakat agar dapat giat membaca ditambah lagi tempatnya yang nyaman, sehingga masyarakat yang membaca buku di sini (Polsek ) dapat nyaman

“Tempatnya bagus, nyaman, buku-bukunya juga banyak serta beraneka macam bacaan untuk dibaca, sehinga dapat membantu masyarakat agar gemar membaca,” Ujar Sarah

Sementara, Kapolsek Kebon Jeruk Kompol M Marbun SH MM mengatakan, diadakannya pojok baca ini juga atas atensi dari pimpinan Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Hengki Haryadi SIK MH agar masing-masing kewilayahan untuk dibuat ruang atau tempat membaca atau biasa disebut Pojok Baca

“Untuk meningkatkan niat baca anak-anak dan masyarakat yang hadir atau berkunjung Ke Kantor Polisi,” Katanya. ( lisin/ls).

Anggota DPRD DKI Reses,Bhabinkamtibmas Tanjung Duren Utara Beri Pengamanan

Dalam rangka menjaga ketertiban, keamanan masyarakat dan pemantauan, sesuai perintah Kapolsek Tanjung Duren Kompol Lambe Patabang Birana.Sik.

Bhabinkamtibmas Tanjung Duren Utara Aiptu Sunarno.SH, melaksanakan pengamanan dan pemantauan Reses Anggota DPRD DKI ke 3 (H.Hamidi AR), di SDN 06 Tanjung Duren Utara, Jakarta Barat, Senin (01/10/2018), pukul 14.00 Wib.


Dalam Reses tersebut, di hadiri oleh : Lurah Tanjung Duren Utara (Bapak Iskandar.SST.MPH), Kepala Sekolah (Ibu Nurhayati Masud.MPD), Para Guru, dan Masyarakat sekitar 100 orang.

Pada kesempatan tersebut, Bapak Hamidi (Anggota DPRD DKI) mengatakan, “bahwa Reses ini dilaksanakan untuk menampung aspirasi warga yang belum diakomodasi saat Musrembang. Disini lah tempatnya segala usulan, unek – unek serta masukan untuk di sampaikan kepada Pemerintah Daerah, dan biasanya lewat Reses ini usulan nya mudah di laksanakan karena mendapat pengawasan dari Anggota Dewan secara langsung”. (Lisin/Is)

Bhabinkamtibmas Kelurahan Tomang Beri Arahan Ke Anggota PPSU

Bhabinkamtibmas Kelurahan Tomang Polsek Tanjung Duren Polres Metro Jakarta Barat Aiptu Ismail telah mengarahkan kepada PPSU Tomang dan sekaligus mengambil Apel siang hari di Depan Kantor Kelurahan Tomang Jalan Mandala Selatan IV No.26, RT.0012/04, Jakarta Barat, Senin (01/10/2018), pukul 15.00 Wib.


Bhabin Tomang Aiptu Ismail menyampaikan. Pesan Kamtibmas dan Bhabin melihat kerjaan PPSU dimana kerjanya di jalan dan banyak abu serta teriknya sinar matahari. Bhabin Aiptu Ismail menghimbau, “lakukan kerjaan tersebut dengan Ikhlas karena itu sudah tugas kita, bila letih dan badan terasa kurang enak agar bisa beristirahat. Bekerjalah semampu kita dan kerja kita inikan kerja bersama silahkan semuanya bisa menyesuaikan”.

Bhabin Tomang Aiptu Ismail meminta apabila disaat kerja melihat atau ada yang mencurigakan, agar membantu melakukan pengawasan terutama terhadap orang yang tidak di kenal. Ingat jaga keluarga dari bahaya Narkoba dan minuman keras, terutama anak – anak kita agar kita bisa menjaga dan mengarahkan nya. Adakan komunikasi dengan anak agar anak kita mengerti bahwa apa yang baik harus kita lakukan dan yang tidak baik agar kita tinggalkan. Jangan lupa apapun itu kita tetap bersyukur dan selalu berdoa demi kesehatan dan keselamatan kita bersama.

Atas sambutan Bhabin Kelurahan Polsek Tanjung Duren Polres Metro Jakarta Barat Tomang Aiptu Ismail di ucapkan banyak terimakasih. (Lisin/Is)

Polsek Cileduk Bekuk Para Pelaku Curanmor

Kanitreskrim Polsek Ciledug Polres Metro Tangerang Kota AKP Toto Sanyoto.SH, beserta jajarannya berhasil membongkar jaringan pelaku pencurian kendaraan bermotor.

Kapolsek Ciledug Polres Metro Tangerang Kota Kompol Supiyanto.SH, memberikan apresiasi kepada AKP Toto atas keberhasilan nya mengungkap jaringan sindikat curanmor yang bermula dari laporan Ahmad Sopian korban curanmor.


Pada saat korban pulang kerja memarkir sepeda motornya di depan halaman rumah, kemudian korban masuk untuk mengganti baju selang 5 menit korban keluar dan tiba – tiba motor sudah tidak ada, korban berusaha mencari sepeda motor nya dan korban melihat motor miliknya di kendarai orang lain, kemudian korban membuntutinya sampai di kontrakan pelaku di Jl Tugukarya II Cipondoh, Kota Tangerang.

Selanjutnya Korban langsung melapor Ke Polsek Ciledug dan korban bersama Anggota Resmob Polsek Ciledug Langsung mendatangi rumah pelaku kurang dari 5 jam, kemudian Pelaku datang dan Langsung di bekuk oleh Anggota Resmob Polsek Ciledug.

“Tersangka inisial MS mengaku melakukan kejahatan bersama tersangka berinisial IS. Setelah di lakukan komunikasi dan Pendalamam, tersangka MS berhasil di temui dan melakukan perlawanan pada saat akan di lakukan penangkapan sehingga diambil tindakan tegas dan terukur penembakan pada kaki sebelah kiri. Kemudian tersangka di bawa ke rumah sakit untuk di lakukan perawatan,” kata Kapolsek Ciledug Kompol Supiyanto.SH.

Adapun Barang Bukti (BB) yang berhasil di amankan antara lain : 1 (satu) unit motor Honda Beat, 1 (satu) unit sepeda motor Vario 1 (satu) Set Kunci Leter T, dan 2 (dua) buah HP merk Samsung.

Selanjutnya oleh Anggota Unit Reskrim, tersangka dan Barang Bukti (BB) di bawa ke Polsek Ciledug.

“Saat ini Tersangka sudah melakukan kejahatan di wilayah DKI Jakarta dan Tangerang sebanyak 13 kali dan masih di dalami,” pungkas Kapolsek Ciledug Kompol Supiyanto.SH, yang berterima kasih kepada Tim yang Berhasil meringkus tersangka. (Lisin/Is)

Sistem Tilang elektronik akan Mulai Diuji Coba Hari Ini

Sistem tilang elektronik atau electronic traffic law enforcement (ETLE) akan mulai diuji coba Senin (1/10/2018) ini.

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusuf mengatakan, sistem itu mengandalkan kamera closed circuit television (CCTV) berteknologi canggih yang akan memantau pelanggaran lalu lintas.

“CCTV tersebut bisa merekam, meng-capture pelanggaran, pelat nomor kendaraan di lapangan kemudian terkoneksi di back office TMC Polda Metro Jaya. Nanti dari back office ada petugas dari Subdit Gakkum dan Regident yang akan mengecek database tersebut,” ujar dia.

Jika pengendara terbukti melakukan pelanggaran, polisi akan menerbitkan surat tilang.

Jenis-jenis pelanggaran yang dapat terdeteksi sistem itu adalah pelanggaran ganjil-genap, pelanggaran marka dan rambu jalan, pelanggaran batas kecepatan, kesalahan jalur, kelebihan daya angkut dan dimensi, menerobos lampu merah, melawan arus, mengemudi dengan kecepatan melebihi batas, tidak menggunakan helm, tidak menggunakan sabuk pengaman, dan menggunakan ponsel saat berkendara.

Surat tilang akan dikirimkan ke kediaman masing-masing pelanggar dan denda tilang dibayarkan melalui bank.

Selain itu, ada informasi-informasi penting lain yang perlu pengguna jalan tahu tentang uji coba ETLE hari ini, yaitu:

1. Dilakukan di Jalan Sudirman-Thamrin
Kombes Yusuf mengatakan, pihaknya berencana untuk melakukan uji coba sistem ETLE di sepanjang ruas Jalan Sudirman hingga Thamrin, Jakarta. CCTV akan dipasang di sejumlah titik di ruas jalan itu.
Kombes Yusuf mengatakan, jika uji coba di ruas jalan itu berjalan lancar tanpa kendala, ETLE akan diterapkan di seluruh ruas Jalan di Jakarta secara bertahap.

2. Ada 4 CCTV Canggih Dalam uji coba ini
Ada 4 CCTV akan dipasang di empat titik di sepanjang Jalan Sudirman Thamrin. Titik-titik itu antara lain di simpang Sarinah, simpang Patung Kuda, dan Simpang Kebon Sirih.
Kombes Yusuf mengatakan, pihaknya akan melihat akurasi tangkapan gambar dari empat CCTV itu sebelum nantinya akan memasang lebih banyak lagi CCTV. Belum Dilakukan Saat Uji Coba Tilang Elektronik E-TLE

3. Belum Ada Penindakan
Kasubdit Bin Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Budiyanto mengatakan, selama uji coba pihaknya belum melakukan penindakan kepada pelanggar lalu lintas. Selama masa uji coba, pihaknya hanya akan melakukan sosialisasi.
Selain itu, kata dia, polisi dan pihak-pihak terkait akan melakukan uji coba mengenai akurasi tangkapan gambar dan proses evaluasi jenis pelanggaran di TMC Polda Metro Jaya.
Karena tak melakukan penindakan saat uji coba digelar, polisi tak akan mengirimkan foto dan berkas pelanggaran pengendara ke kediamannya.

4. BPKB Wajib Dilengkapi Nomor Hp dan Alamat Email
Per hari ini pemilik kendaraan yang hendak melakukan balik nama kendaraan atau pajak tahunan wajib mencantumkan nomor HP dan alamat email di Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB). Hal ini dibutuhkan untuk memudahkan petugas menghubungi pengendara apabila akan mengirimkan surat tilang jika terbukti melakukan pelanggaran lalu lintas.

5. Dilakukan Selama Sebulan
Kombes Yusuf mengatakan, rencananya uji coba akan dilakukan selama sebulan. Uji coba akan berakhir pada akhir bulan ini. Jika menurut hasil analisis dan evaluasi uji coba dinilai cukup, ETLE akan segera diterapkan di Jakarta. ( lisin/ls/AR).

Kapospam IPTU Murdiyo memimpin serah terima tugas di POS PAM AMONG RAGA PARA GAME di Hotel Ciputra

Bertempat di POS PAM AMONG RAGA PARA GAME di Hotel Ciputra, Jl. S. Parman, Kel. Tanjung Duren Utara, Kec. Grogol Petamburan, Jakarta Barat, pada Senin (01/10/2018), pukul 09.00 Wib, Kapospam IPTU Murdiyo memimpin serah terima tugas dan tanggung jawab piket pengamanan selama 1 X 12 jam, untuk Padal hari ini IPDA Madi Iswaini.SH.


Apel ini di ikuti oleh Personil :
Polsek Tanjung Duren : 4 Personil.
Polres Metro Jakarta Barat : 2 Personil.
Krimsus PMJ (Polda Metro Jaya) : 2 Personil.

Dalam kesempatan tersebut, Kapospam IPTU Murdiyo mengucapkan terimakasih kepada Petugas lama yang telah melaksanakan tugas dengan baik sehingga tidak terjadi kejadian yang menonjol.

“walaupun untuk sementara belum ada Peserta/Atlit yang menginap di Hotel Ciputra, Personil tetap melaksanakan tugas sesuai dengan Atensi pimpinan dengan penuh rasa tanggung jawab. Apabila ada kejadian menonjol segera di 87 Komando Polsek Tanjung Duren.” Pangkas  IPTU Murdiyo .(Lisin/Is)

Polres Metro Jakarta Pusat Buru Pemasok Ekstasi ke Club Gay di Sunter dan Tetapkan 4 Tersangka

Petugas Polres Metro Jakarta Pusat menetapkan empat orang tersangka yang diduga mengedarkan dan mengkonsumsi narkotika jenis ekstasi saat pesta narkoba di sebuah rumah di Sunter Agung, Jakarta Utara. Polisi juga tengah memburu pemasok ekstasi ke mereka.

Wakapolres Metro Jakarta Pusat, AKBP Arie Ardian Rishadi menyebutkan empat tersangka akan mengedarkan barang haram itu saat pesta lajang (bachelor party). “Empat orang sudah tersangka karena kita dapatkan ekstasi pada empat orang ini,” kata AKBP Arie saat rilis di kantor Polres Metro Jakarta Pusat, Minggu (30/9/2018).

AKBP Arie berujar,  polisi menangkap 23 pria yang kedapatan sedang pesta narkoba di sebuah rumah, Jalan Griya Manis Blok A Nomor 15 RT 005 RW 020, Sunter Agung, Jakarta Utara, pada Minggu, 30 September, sekira pukul 01.30 WIB.

Tes urine 23 orang itu menunjukkan positif mengkonsumsi ekstasi. Empat dari 23 orang ditetapkan tersangka. Keempatnya adalah DS, DL, TM, dan EK.

Menurut AKBP Arie, DS adalah pemilik rumah. Kepada polisi, EK mengaku mendapat 25 butir ekstasi berlogo Casper warna putih dari DS. Dia menerima ekstasi satu hari sebelum pesta digelar.

FN diketahui memasok 100 butir ekstasi kepada DS yang dihargai senilai Rp 31 juta.

Polisi menduga EK akan mengedarkan ekstasi kepada teman prianya saat pesta seharga Rp 400 ribu.

“EK mengedarkan ekstasi tersebut diduga karena DS meminta tolong kepada EK,” ujar AKBP Arie.

Sedangkan tersangka lain, DL, mendapat 10 butir ekstasi dari JF di Dragonfly Bar &Lounge, Jakarta Selatan, pada Maret 2018. JF masuk daftar pencarian orang alias buron.

AKBP Arie berujar salah satu peserta pesta berinisial PR diduga mengkonsumsi satu butir.

“Selanjutnya, TM diduga memperoleh tiga butir ekstasi dari CR di Kuala Lumpur, Malaysia,” ujar AKBP Arie.

Saat ini Polres Metro Jakarta Pusat masih memburu pemasok narkoba jenis ekstasi tersebut, yakni FN, CR dan JF.

Sementara, Kasat Resnarkoba Polres Metro Jakarta Pusat, Kompol France Yohanes Siregar menambahkan pihaknya masih mendalami hubungan empat tersangka ini terkait dengan pesta lajang yang diwarnai konsumsi ekstasi ini. Polisi juga sedang menyelidiki keterlibatan pelaku yang pernah menggelar pesta lajang di Kuala Lumpur.( lisin/ls).