PRT Tewas Setelah Terjun Dari Apartemen Majikannya Di Pademangan

Seorang wanita berprofesi Pembantu Rumah Tangga (PRT) tewas terjun bebas dari lantai 10 apartemen majikannya di Pademangan, Jakarta Utara, Senin (3/9/2018) subuh.

Tubuh SA (19 tahun), melayang dan terhempas ke pelataran apartemen posisi tertelungkup dengan kondisi mengenaskan. Kepala nyaris remuk, kedua kaki patah dan wajahnya hancur berdarah.

Jasad PRT (pembantu rumah tangga) asal Brebes, Jawa Tengah ini setelah diperiksa Tim Inafis Satreskrim Polres Jakarta Utara dan Polsek Pademangan dibawa ke RSCM

“Dugaan kuat melompat dari lantai 10 di apartemen tempat dia dan keluarga majikannya tinggal,” ungkap Kanit Reskrim AKP Made Oka.

Sedangkan motif bunuh diri dengan melompat seperti itu, AKP Made menduga ada persoalan hidup yang menghimpit korban. “Soal apa masalahnya, masih kami selidiki. Sebab ponselnya belum kami periksa, begitupula majikan dan ketiga anaknya belum dimintai keterangan karena mereka masih berduka. Asal korban dan majikan sama-sama dari Brebes. Suaminya dokter sedangkan istrinya hanya ibu rumah tangga,” jelasnya.

Adalah Bezisokhi (29 tahun), petugas sekuriti apartemen yang mendapat laporan dari penghuni di kamar di lantai 10. “Saat sekuriti itu sedang jaga di lobi apartemen, datang seorang perempuan penghuni apartemen memberitahu bahwa ada orang yang jatuh,” ucap AKP Made Oka.

Sekuriti kemudian mengecek informasi tersebut. Dia kaget mendapati PRT dari sebuah keluarga di unit lantai 10 tewas telungkup dengan kondisi mengenaskan. Dia kemudian melapor ke Polsek Pademangan yang kemudian anggotanya berdatangan melakukan olah TKP. ( lisin/ls/AR).

Polsek Metro Tamansari Gelar press release Terkait Pria WN Palestina Pelaku Penipuan Pelatih Tinju UEA yang Ikut Asian Games 2018

Pelatih tinju asal Uni Emirat Arab, Muhamed Ibrahim Mawad Nasr ditipu oleh seorang warga Palestina berinisial MMH. Pelatih tinju yang merupakan bagian dari kontingen Asian Games UEA itu dijanjikan akan diajak berkeliling Jakarta, tapi justru barang miliknya dibawa kabur pelaku.

“Kami dapat aduan dari seseorang WN Mesir. Yang bersangkutan pelatih boxing Negara Uni Emirat Arab, bagian dari kontingen Asian Games,” kata Kapolsek Metro Taman Sari, AKBP Ruly Indra di Mapolsek Taman Sari, Senin (3/9/208) kemarin.

Peristiwa itu terjadi pada Kamis (30/8/2018). Saat itu, Ibrahim tengah berjalan-jalan di kawasan bazar Taman Lokasari, Tamansari, Jakarta Barat. Saat tengah mencari gerai ponsel untuk mengisi baterai ponsel, Ibrahim bertemu dengan pelaku. Saat itu, pelaku menawarkan diri untuk mengajak Ibrahim keliling Jakarta. Pelaku meminta Ibrahim menitipkan barang bawaan di salah satu gerai ponsel, termasuk ponsel yang tengah diisi baterainya.

Keduanya sempat berkeliling sejenak di kawasan Taman Lokasari, hingga akhirnya mengajak Ibrahim naik taksi untuk menuju ke tempat hiburan malam di kawasan tersebut, tapi ditolak oleh Ibrahim. Sebagai gantinya, pelaku meminta uang USD 100 dengan alasan untuk membayar taksi.

“Kemudian korban ke money changer. Di situ menjadi kesempatan bagi pelaku untuk kembali ke lokasi tepat penjualan charger lokasi ponsel dan barang bawaan korban dititip. Dengan alasan disuruh korban, akhirnya barang diberikan kepada pelaku,” jelas AKBP Ruly.

Ibrahim yang sudah selesai menukarkan uangnya lalu kembali ke taksi untuk membayar, tapi pelaku sudah tidak ada. Keduanya terkendala bahasa sehingga Ibrahim tak tahu ke mana pelaku kabur. Dia lalu kembali ke gerai ponsel tempat barang-barangnya dititipkan. Semua barang itu sudah dibawa kabur pelaku. Ibrahim lalu melaporkan kejadian itu ke Polsek Metro Taman Sari.

Setelah mendapat laporan itu, polisi langsung bergerak cepat. Penyelidikan menunjukkan pelaku terekam kamera CCTV. Polisi lalu mengkonfirmasi sosok pelaku kepada Ibrahim. Tak lama kemudian, pelaku berhasil ditangkap.

“Kita amankan di Lokasari. Kita tahu ciri-ciri yang bersangkutan dari CCTV yang ada. Ternyata ada CCTV, jadi terlihat jelas. Kita komunikasikan dengan korban, ternyata betul itu orangnya. Kita lidik di wilayah Tamansari, ketemu sama orangnya, dan langsung kita amankan,” ucap Kapolsek.

Atas perbuatannya itu, kini pelaku ditahan di Polsek Metro Taman Sari dan dikenakan Pasal 378 juncto Pasal 363 KUHP. Polisi juga menyita uang dolar sebanyak 300 USD, telepon genggam kemudian jaket milik korban.( lisin/ls).

AKP Bambang Legowo Pimpin Serah Terima Piket pagi Di Polsek Cileduk

Tangerang kota——AKP Bambang Legowo Pimpin Apel Pagi  , Kegiatan ini rutin di lakukan untuk memperkuat Disiplin Anggota dalam melaksanakan tugas sehari-hari yang merupakan kewajiban dan harus di laksanakan oleh seluruh Angota Pri Aktif.

Ajun Komisaris Polisi Bambang Legowo melakukan hal demikian untuk menyemangati jajaran Kepolisian khususnya Sektor Ciledug. Selasa (04/09/2018), pukul 08.30 Wib.


” Kemudian dilakukan serah terima tugas jaga yang di pimpin Pawas Akp.Merry.SH, dan di lanjutkan pemeriksaan tahanan dan ruang tahanan agar terkontrol baik Administrasi maupun ruang-ruang urgent yang memang menjadi perhatian Khusus.” Ungkap AKP  Bambang Legowo.

menurut AKP Bambang Legowo kegiatan ini sesuai arahan dari Kapolsek Ciledug Polres Metro Tangerang Kota  Kompol Supiyanto.SH, selaku penanggung jawab agar selalu memberikan arahan – arahan kepada Anggota, untuk selalu siap dalam melaksanakan tugas sehari – hari. (Lisin/Is)

Binmas Tanjung duren Utara “Aiptu Sunarno.SH ” Dampingi Siswa Sespima dari singapura kunjungan ke warga

jakarta Barat—-Anggota Binmas Kelurahan Tanjung Duren Utara Aiptu Sunarno.SH melaksanakan  Kegiatan Dalam rangka untuk mendekatkan diri antara Polisi dan Masyarakat, sesuai dengan perintah Kapolsek Tanjung Duren Kompol Lambe Patabang Birana.Sik.

Bhabin Kelurahan Tanjung Duren Utara Aiptu Sunarno.SH bersama Kanit Bhimas Ipda GK Putra, dan KBO Bhimas Iptu Arso mendampingi Siswa Sespima dari Singapura untuk melakukan  kunjungan ke warga HI.Salak Timur V Rt.04/05 Tanjung Duren Utara, Jakarta Barat. Senin (02/09/2018), sekitar pukul 16.30 Wib.


” Kegiatan ini dilaksanakan guna untuk mengetahui cara kerja Polisi di kewilayahan di Indonesia. ” pungkas Aiptu Sunarno.SH.

Aiptu Sunarno.SH Juga menjelaskan Kepada awak media ini ” Siswa Sespima dari singapura tersebut  mengadakan interaksi dengan warga yang di kunjunginya  serta  memberikan Bantuan Sembako kepada Warga di akhir kunjungan.” pangkasnya . (Lisin/Is)

anggota Polsek Loa kulu Berhasil menangkap terduga penyalaguna Narkoba

Kukar—Polsek Loa Kulu Berhasil  melakukan pengungkapan peredaran penyalahgunaan narkoba di Wilayah hukum polsek loa kulu di RT. 001 Desa Sumber Sari Keamatan  Loa Kulu Kab. Kukar ,Pelaku yang bernama IMAM MUSLIH Bin SUTARNO ini berasal  dari Dusun Triharjo RT. 006 Kelurahan Bukit Biru Kec.Tenggarong Kabupaten  Kukar  ( 03/08/2018).

Pengungkapan kasus penyalagunaan narkoba ini bermula ketika petugas piket mendapat informasi dari masyarakat bahwa di RT. 001 Desa Sumber Sari Kec. Loa Kulu Kab. Kukar, sering terjadi transaksi Narkoba.

Berdasarkan informasi tersebut petugas piket melaksanakan penyelidikan sampai akhirnya sekira jam 17.00 wita, petugas  mencurigai seseorang yang melintas di RT. 001 Desa Sumber Sari Kec. Loa Kulu Kab. Kukar, kemudian petugas melakukan penangkapan dan penggeledahan.

Kecurigaan petugas akhirnya terbukti dengan ditemukannya  1 bungkus rokok merk dunhill yang sempat dibuang oleh pelaku  tersebut ”  setelah diperiksa petugas menemukan 1 buah pipet kaca dan 10 (sepuluh) paket kecil Narkotika yang diduga shabu disimpan didalam bungkus rokok merk dunhill tersebut” Ungkap AGUS INDRATMO, S.Sos anggota Kepolisian Polsek Loa Kulu.

Selain itu juga petugas menemukan barang bukti berupa  :
1. 10 (sepuluh) paket kecil Narkotika yang diduga shabu dengan berat kotor 3,8 Gram.
2. 1 (satu) buah HP Merk Nokia warna Oranye.
3. 1 (satu) buah pipet kaca.
4. 1 (satu) buah pembungkus rokok merk dunhill.
5. Uang tunai sebesar Rp. 200.000,- (dua ratus ribu rupiah).

” Saat di periksa pelaku mengakui bahwa barang tersebut adalah milik nya sehingga atas kejadian tersebut pelaku di jerat dengan Pasal 114 Jo 112 UU RI No 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika.” tutur AGUS INDRATMO, S.Sos

AGUS INDRATMO, S.Sos  juga mengatakan saat ini pelaku diamankan di Polsek Loa Kulu  untuk diproses sesuai dengan hukum yang berlaku serta keberhasilan pengungkapan terduga pelaku penyalaguna narkoba ini tak lepas dari  Surat Telegram Kapolres Kukar Nomor STR/71/VIII/OPS.1.3/2018 Tanggal 30 Agustus 2018 tentang  Operasi Antik Mahakam II Thn 2018″ Pangkasnya kepada awak media . ( lisin/ls).

Divisi Humas Polri Gelar Workshop Media Sosial dan Media Online di Jawa Tengah

Divisi Humas Polri selenggarakan kegiatan Workshop “Penguatan Tim Media Sosial dan Media Online di Wilayah Hukum Polda Jawa Tengah” bertempat di Hotel Grand Candi, Semarang, pada Senin (03/09/2018).

Kegiatan tersebut dibuka oleh Kepala Divisi Humas Polri Irjen. Pol. Drs. Setyo Wasisto, S.H., yang diwakili oleh Kombes. Pol. Sulistyo Pudjo Hartono, S.I.K., M.Si., serta Kapolda Jateng yang dihadiri oleh Kabid Humas Polda Jateng, Kombes. Pol. Agus Triatmaja S.H., S.I.K.

Kadiv Humas Polri menyampaikan pada sambutannya bahwa saat ini perkembangan teknologi informasi berkembang dengan cepat. “Oleh sebab itu Polri harus menyesuaikan dengan perkembangan tersebut. Dengan manajemen media, diharapkan Polri dapat menekan berita hoax baik di media sosial dan media online,” ujarnya.

 

 

Sementara Kapolda Jateng menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya workshop dari Divhumas Polri. Kapolda Jateng berharap, dengan workshop ini dapat meningkatkan kemampuan personel Polda Jateng dalam mengelola Media Sosial dan Media Online.

Kapolda menambahkan kegiatan Penguatan Tim Media Sosial dan Media Online oleh Divisi Humas Polri ini sangat dibutuhkan Polda Jateng jelang Pileg dan Pilpres 2019. “Polda Jateng juga memiliki program untuk menyebarkan prestasi Polri dan keberhasilan pengungkapan kasus seluas-luasnya di di media sosial,” ujarnya.

Kegiatan yang diikuti oleh para Kasubbaghumas Polres di Jawa Tengah, admin media sosial, dan personel jajaran Polda Jateng berisikan tentang strategi pengelolaan media sosial dan media online yang baik.

Polsek Metro Kramatjati Berhasil Menangkap Pelaku Terduga Kasus Pembunuhan Di jalan Remaja Jakarta Timur

Petugas Reskrim Polsek Metro Kramatjati meringkus pelaku pembunuhan yang terjadi pada 8 Agustus lalu di Jalan Remaja, Jakarta Timur. Tersangka yang dibekuk di Palembang, Sumatera Selatan, itu mengaku hanya ikut membalaskan dendam rekannya.

Tersangka Budi Agus Rifai (32 tahun) ditangkap petugas di rumah kerabatnya di Musi Banyuasin, Sumatera Selatan. Ia menjadi salah satu pelaku yang dengan keji menghabisi nyawa Bonar alias Kate (28 tahun). Satu pelaku lain, Slamet Riyadi (50 tahun) sudah ditangkap terlebih dahulu.

Kapolsek Metro Kramatjati, Kompol Nurdin Ar Rahman, mengatakan penangkapan melalui proses panjang. “Sejak awal kejadian saya minta kasus ini dituntaskan, makanya petugas bekerja ekstra keras,” katanya, Minggu (2/9/29018) kemarin.

Menurut Kapolsek, pengungkapan dipimpin Kanit Reskrim Polsek Metro Kramatjati, Iptu Heru Sugiarto, awalnya menyasar Semarang. Namun, begitu petugas tiba di lokasi, pelaku sudah kabur ke Cilacap. “Sampai di Cilacap, pindah lagi ke Purbalingga,” ujar Kapolsek.

Pengejaran dilajutkan ke Purbalingga, namun kembali tak membuahkan hasil. Pasalnya, Agus lari ke Palembang. Tim pun bergerak ke Palembang. Di daerah itu, tim berkoordinasi dengan Polsek Sungai Lilin agar buronannya tak kabur.

Akhirnya, pengejaran yang dilakukan hampir 2 pekan itu membuahkan hasil.

“Tanpa perlawanan pelaku kami tangkap dan kami bawa ke Jakarta untuk pemeriksaan lebih lanjut,” imbuhnya.

Dalam pemeriksaan, Agus mengaku ikut mengeroyok. Ia juga mengaku ikut-ikutan mengeroyok membantu membalaskan dendam tersangka Slamet karena anaknya beberapa waktu lalu dibacok korban.

“Pengakuannya hanya ikut membantu pelaku yang pertama, namun ia yang membacok lebih banyak,” pungkasnya.

Bonar alias Kate ditemukan berlumuran darah di rumah kosong di Jalan Remaja, Rabu (8/8/2018). Ia tewas dengan luka bacok di tangan, kaki, hingga pinggang.( lisin/ls).

Komandan Satkat Koarmada I Buka Latihan Operasi Matra Laut Renang Militer Periode Triwulan III TA 2018

Jakarta, 3 September 2018,– Komandan Satuan Kapal Cepat (Satkat) Koarmada I Kolonel Laut (P) Sirilus Arif Susbintoro, S.E., membuka kegiatan Latihan Operasi Matra Laut Renang Militer Periode Triwulan III TA 2018 di Lapangan Apel Satkat Koarmada I Tanjung Uban, Senin (3/9).

Pelaksanaan latihan akan dilaksanakan selama 5 hari mulai tanggal 3 sampai dengan 7 September 2018, untuk hari pertama setelah upacara pembukaan dilanjutkan pelajaran di kelas dengan instruktur dari Personel Kopaska Lantamal IV Tanjung Pinang. Sedangkan untuk pelaksanaan praktek berenang di laut dilaksanakan pada hari kedua sampai dengan hari terakhir.

Dalam sambutannya, Komandan Satkat Koarmada I mengatakan bahwa tujuan dari diselenggarakannya Latihan Operasi Matra Laut ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan dan kemampuan Prajurit Satkat Koarmada I khususnya dalam renang militer sehingga memiliki kesiapan dan keyakinan diri serta kemampuan teknis dalam melaksanakan tugas-tugasnya. Oleh karena itu dalam latihan kali ini mengambil tema “Melalui Latihan Renang Militer Satkat Koarmada I Triwulan III TA 2018, Kita Ciptakan Prajurit Yang Tanggap, Tanggon dan Trengginas Guna Mendukung Pencapaian Keberhasilan Pelaksanaan Tugas Pokok”.

Komandan Satkat Koarmada I menekankan agar peserta latihan melaksanakan setiap tahapan latihan dengan penuh kesungguhan untuk mencapai hasil latihan yang optimal. Memperhatikan keamanan latihan dengan mentaati semua prosedur yang telah ditetapkan dengan perhitungan dan pertimbangan yang tepat agar tercipta Zero Accident.

Dalam upacara pembukaan latihan turut hadir para Komandan KRI dan Perwira Staf di jajaran Satkat Koarmada I.( Lisin).

Asah Naluri Tempur Prajurit, Satfib Koarmada I Gelar Latihan VBSS

Jakarta, 3 September 2018,– Komandan Satuan Kapal Amfibi (Satfib) Koarmada I Kolonel Laut (P) Bambang Trijanto diwakili oleh Pasops Satfib Koarmada I Letkol Laut (P) Endra Kusuma, S.T., secara resmi Latihan Visit Board Search And Seizure (VBSS) Satfib Koarmaa I Tahun 2018 di Aula Satfib Koarmada I, Pondok Dayung, Jakarta Utara, Senin (3/9).

Disampaikan oleh Komandan Satfib Koarmada I Kolonel Laut (P) Bambang Trijanto dalam amanatnya yang dibacakan oleh Pasops Satfib Koarmada I Letkol Laut (P) Endra Kusuma, S.T., mengatakan bahwa pelaksanaan latihan akan dilaksanakan pada tanggal 3 sampai dengan 6 September 2018, latihan ini bertujuan meningkatkan kemampuan dan keterampilan Personel KRI dibawah Jajaran Satfib Koarmada I agar memiliki kemampuan dan keterampilan yang profesional dalam melaksanakan tugas serta dapat dilaksanakan dengan baik dan berdaya guna dalam rangka terwujudnya kesiapsiagaan operasional Satuan Jajaran Satfib Koarmada I.

“Sasaran yang ingin dicapai pada latihan ini adalah peningkatan profesionalisme pengawak KRI Unsur Satfib Koarmada I menghadapi berbagai tindak kejahatan dan terorisme di laut serta segala kemungkinan kontijensi yang terjadi”, ujar Dansatfib.

Dalam latihan ini, peserta diberikan berbagai materi pelajaran yang ingin dikembangankan antara lain Mission Planning (Penyusunan rencana), Hook And Climb (Latihan memasang tangga dan memanjat diatas geladak), Ship Movement (Latihan teknik bergerak di geladak kapal), Markmanship (Menembak), Close Quarter Combat (Latihan pertempuran dalam ruangan), Prisoner Handling (Latihan penanganan musuh yang tertangkap), dan Medical Evacuation (Latihan penanganan terhadap korban yang terluka/tertembak).

Lebih lanjut disampaikan bahwa latihan ini hendaknya dilaksanakan dengan sebaik-baiknya dan berpedoman pada standar operasi prosedur agar tujuan serta sasaran latihan dapat tercapai dengan maksimal. Perhatikan dan utamakan keselamatan personel berikut material yang digunakan sehingga program Zero Accident dapat tercapai. Peserta latihan agar serius dan bersemangat dalam mengkikuti semua kegiatan sehingga dapat meningkatkan keterampilan sebagai Prajurit Matra Laut guna tercapainya sasaran latihan ini.( Lisin).

Lanal Dumai Tangkap Kapal Muat Bawang Merah Asal Malaysia

Jakarta, 3 September 2018,– Pangkalan TNI AL Dumai berhasil menggagalkan upaya penyeludupan ± 300 kampit Bawang Merah asal Malaysia yang dibawa dengan menggunakan KM. Aulia Jaya GT. 07, pada hari Jumat tanggal 31 Agustus 2018 pukul 10.00 WIB di Sungai Desa Apiapi Kabupaten Bengkalis.

Ditangkapnya KM. Aulia Jaya GT. 07 yang membawa muatan ± 300 kampit bawang merah asal malaysia, diawali informasi yang diterima oleh Unit Intel Lanal Dumai pada hari Kamis tanggal 30 Agustus 2018 pukul 23.00 WIB, bahwa akan ada sebuah speed boat dari Malaysia masuk ke sekitar perairan apiapi selat Bengkalis yang membawa muatan Narkoba.

Menindaklanjuti informasi tersebut, Lanal Dumai membagi 2 tim yaitu tim darat dan tim laut. Tim Laut yang terdiri dari unsur Patroli Sea Rider 1dan Sea Rider 2 melaksanakan penyisiran dan pencegatan di sekitar perairan sepahat sedangkan Sea Rider 2 melaksanakan penyisiran dan pencegatan di perairan Apiapi Selat Bengkalis. Sampai dengan hari berikutnya patroli Lanal Dumai belum dapat menemukan target. Selanjutnya pada tanggal 31 Agustus 2018 ketika akan bergerak kembali menuju pangkalan diterima informasi bahwa tim Darat menemukan sebuah kapal yang diduga bermuatan illegal yang sandar di Sungai Desa Apiapi Kabupaten Bengkalis.

Tepat pukul 10.00 WIB Sea Rider 1 telah tiba dilokasi kapal sandar. Setelah dilaksanakan pemeriksaan didapati nama kapal KM. Aulia Jaya GT. 07 dengan muatan 300 kampit Bawang Merah asal Malaysia yang tidak disertai Dokumen yang sah dan saat dilaksanakan pemeriksaan Nakhoda dan ABK sudah tidak berada di Kapal. Diduga kapal sengaja ditinggal karena mengetahui kedatangan petugas potroli Lanal Dumai. Dan untuk indikasi adanya barang terlarang/narkoba yang merupakan target operasi tidak ditemukan. Selanjutnya KM. Aulia Jaya GT. 07 ditarik menuju Dermaga KAL Lanal Dumai untuk dilaksanakan penyelidikan dan proses hukum lebih lanjut.

Banyaknya pelabuhan-pelabuhan tikus diwilayah kerja Lanal Dumai sering dimamfaatkan Kapal-kapal dan Speed Boat dari Malaysia untuk menyeludupkan Narkoba dan barang-barang terlarang masuk ke perairan Dumai dan Wilayah kerja Lanal Dumai lainnya. Luasnya Wilayah kerja Lanal Dumai yang harus diamankan, menuntut Lanal Dumai untuk lebih bekerja keras untuk mendalami informasi sekecil apapun terkait para pelaku penyeludupan di wilayah kerja Lanal Dumai guna memberantas para pelaku penyeludupan.

Selain itu Lanal Dumai juga senantiasa melaksanakan pendekatan kepada masyarakat sebagai sumber informasi di tempat-tempat yang dicurigai sering digunakan sebagai lokasi pembongkaran muatan kapal yang diduga merupakan barang-barang seludupan dan tidak menutup kemungkinan barang yang dibawa adalah narkoba, untuk itu lanal Dumai tetap waspada terhadap kapal-kapal yang masuk dari Malaysia.

Terkait proses hukum terhadap KM. Aulia Jaya GT. 07 yang membawa muatan ± 300 kampit bawang merah asal malaysia yang tidak dilengkapi Dokumen Karantina tersebut, berdasarkan pasal 5 Undang-undang RI Nomor 16 tahun 1992 Tentang Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan jo Pasal 2 Peraturan Pemerintah RI Nomor 14 tahun 2002 tentang Karantina Tumbuhan. Untuk mempermudah proses Hukumnya sebelum diserahkan ke Pihak Karantina, Lanal Dumai masih akan terus melaksanakan penyelidikan guna mengungkap siapa pemilik Kapal, nahkoda dan pemilik muatan ± 300 kampit bawang Merah seludupan tersebut.( Lisin).

Dua Orang Pelaku Jambret Jalanan Dibekuk Polresta Pekanbaru

PEKANBARU – Satuan Reskrim Polsek Bukitraya Polresta Pekanbaru bekuk pelaku tindak pidana Pencurian dengan Kekerasan (Jambret, red) yang terjadi di Jalan Sapta Taruna, Kelurahan Tangkerang Utara, Kecamatan BukitRaya beberapa hari yang lalu.

Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Susanto SIK SH MH diwakili Wakapolresta AKBP Edy Sumardi P SIK dalam Press Realease di halaman Mapolsek Bukitraya, Senin pagi (09/03/2018) pukul 10.00 WIB menyebutkan penangkapan 2 orang pelaku jambret atas nama RP alias AS (17) dan PA alias PD (21) warga Tenayan Raya Pekanbaru.

Edy menjelaskan, kedua orang pelaku sudah melakukan aksinya sebanyak 21 tempat di wilayah hukum Polresta Pekanbaru. Diantaranya, di Kecamatan Bukitraya 5 lokasi, Kecamatan Tenayan Raya ada 11 lokasi dan Kecamatan Lima Puluh sebanyak 5 tempat kejadian.

Dari kedua orang pelaku berhasil diamankan barang bukti berupa 1 buah kotak Handphone mrek Oppo, 1 lembar kwitansi ponsel monica pembelian satu unit HP F3 seharga Rp 4.099.000. Terus 1 unit sepedamotor mrek honda jenis matic dengan nomor polisi BM 3616 XX, 1 buah helm warna merah mrek GM Evolution, 2 pasang pakaian lengkap (Celana dan Baju, red) dan topi gaya warna hitam mrek adidas.

Penangkapan kedua orang pelaku berdasarkan adanya laporan dari korban atas nama Santi Oktavia (24) ke Polsek Bukitraya. Seminggu setelah kejadian tim Reskrim Polsek Bukitraya mendapat informasi bahwa kedua orang pelaku berada di sebuah hotel Jalan Mustafa Yatim Pekanbaru. Tanpa pikir lama pihak Kepolisian lansung ke hotel tersebut dan berhasil mengamankan kedua orang pelaku tersebut.

“Setelah kita melakukan pemeriksaan terhadap kedua orang tersangka, mereka mengaku telah melakukan pencurian dengan kekerasan (Jambret,red) sebanyak 21 kali. Terhadap pelaku dikenakan pasal 365 KUHP dengan ancaman sembilan tahun penjara,”tutup Edy ( lisin/ari).