Dinsos Antisipasi Maraknya PMKS Jelang Ramadhan

Jelang bulan Ramadhan, Petugas Pelayanan, Pengawasan, dan Pengendalian Sosial (P3S) Dinas Sosial DKI Jakarta gelar Apel Antisipasi Maraknya Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) Jalanan pada Jumat (11/5) di Kantor Dinas Sosial DKI Jakarta Jl. Gunung Sahari 2, Jakarta Pusat.

Maraknya PMKS musiman di Ibukota Jakarta ketika Ramadhan mendorong petugas P3S di lima wilayah kota administrasi DKI Jakarta untuk meningkatkan intensitas penjangkauan di beberapa titik rawan. Total saat ini ada 284 titik rawan PMKS yang biasa didatangi PMKS jalanan.

“Apel antisipasi ini rutin kami lakukan untuk terus menekan jumlah PMKS jalanan yang ada di Ibukota khususnya PMKS musiman yang kerap datang ke ibukota,” kata Masrokhan Kepala Dinas Sosial DKI Jakarta.

Masrokhan mengatakan, berdasarkan mapping yang pihaknya lakukan, telah terjadi pergeseran sebaran PMKS yang telah berpindah ke pemukiman dan tempat-tempat umum sepeti tempat ibadah, jembatan penyeberangan orang, tempat pemakaman umum, pasar tradisional, mall hingga pusat keramaian lainnya.

“Untuk antisipasi itu salah satunya petugas kami telah berkoordinasi dengan DKM Masjid untuk melakukan penjangkauan jika ada PMKS yang mengganggu kenyamanan beribadah warga,” ujar Masrokhan.

Ia juga melanjutkan, penjangkauan PMKS jalanan ini akan dilakukan dengan cara yang humanis, simpatik, dan kondusif. Penanganan PMKS itu dilakukan harus dengan cepat, tepat, dan terkoordinatif.

Pihaknya berupaya melakukan penjangkauan secara terus menerus untuk memastikan PMKS jalanan tidak nyaman dan bebas berkeliaran di Ibukota. Dengan begitu, warga dapat leluasa untuk melakukan aktivitasnya tanpa ada gangguan dari PMKS tersebut. nb

Selain itu, berdasarkan data jumlah PMKS Jalanan yang telah dijangkau petugas, pada tahun 2017 di bulan Januari hingga April sebanyak 3.217 orang. Sedangkan jumlah PMKS yang telah dijangkau pada tahun 2018 di bulan Januari hingga April sebanyak 1.751 orang. Terjadi penurunan 54 persen pada tahun 2018 dibandingkan tahun 2017.

“Ini di samping karena tingginya intensitas petugas dalam melakukan penjangkauan, juga karena adanya kebijakan pemerintah pusat dalam menangani permasalahan sosial di daerah. Sehingga warga daerah tidak banyak yang berbondong-bondong ke Jakarta menjadi PMKS,” ungkap Masrokhan.( Lsn/MH).

Saat melepas Rombongan, Kapolsek Cengkareng : Titip Do’a

Kapolsek Cengkareng Polres Metro Jakarta Barat Kompol H Khoiri SH MH melepaskan 30 orang rombongan jamaah wisata rohani di Mapolsek Cengkareng, Kamis (10/05/18)

Dengan dipimpin H Aan Samsudin, rombongan tersebut rencananya akan menjalani wisata rohani ziarah ke Provinsi Banten, sebelum keberangkatan, para rombongan menunaikan sholat ashar bersama di ruang tunggu SKCK, dilanjutkan dengan pembacaan surat yasin serta berdoa bersama untuk keselamatan para rombongan ziarah juga berdo’a untuk keselamatan dan kesehatan terhadap Kapolsek Cengkareng agar dimudahkan dalam melaksanakan tugas

Dalam sambutannya, Kompol H Khoiri mengatakan, keberangkatan kali ini merupakan wisata rohani yang diharapkan untuk menambahkan keimanan.

“Perjalanan ke makam para penyebar agama Islam juga diharapkan dapat menambah wawasan serta mengenal lebih dekat jejak turunan Rasulullah SAW yang ada di Indonesia,” Tutur H Khoiri

Selain itu juga, H Khoiri meminta do’a restu dan didoakan untuk kebaikan dirinya khususnya untuk masyarakat cengkareng pada umumnya.

“Hati-hati, jaga keselamatan sampai tujuan, titip do’a untuk Cengkareng,” Katanya

Kegiatan ziarah yg di lakukan oleh warga serta tokoh agama dan tokoh masyarakat ini merupakan program kerja Polsek Cengkareng tahun 2018 dalam rangka menjalin siraturahmi dan sekaligus memperkenalkan diri sebagai Kapolsek Cengkareng dalam memberikan pelayanan yang sebaik-baiknya kepada masyarakat. ( Lsn/ls/idn).

Tim Pemburu Preman Sita Puluhan Dus Miras dan Miras Oplosan

Tim Pemburu Preman (TPP) Polres Metro Jakarta Barat dibawah pimpinan Bripka Empry berhasil mengamankan puluhan dus yang berisikan minuman keras (miras) berbagai merk yang terdapat di kawasan Jelambar, tepatnya di sekitaran Rumah Duka Jelambar, Jakarta Barat, selasa (08/04)

Ketika dikonfirmasi, Katim 3 TPP, Bripka Empry mengatakan, dirinya bersama tujuh anggotanya mengamankan puluhan dus miras di dua penjual pada lokasi yang sama berdasarkan laporan masyarakat adanya penjualan miras di sebuah warung jamu yang berada di depan rumah duka Jelambar.

” Selain itu juga, pemberantasan miras ini kami lakukan untuk menyambut datangnya bulan suci Ramadhan,”Kata Bripka Empry, Rabu (09/05/18)

Dari hasil razia tersebut, petugas berhasil menyita puluhan dus miras dari berbagai merk.

“Kami menyita puluhan dus miras antaranya 3 botol Intisari, 3 botol rajawali, 14 botol anggur merah dan 8 botol arak orang tua.

Ada juga yang kami sita 24 bungkus miras oplosan,” Tambahnya

Selanjutnya penjual berikut barang bukti miras di serahkan ke Polsek Tanjung Duren Polres Metro Jakarta Barat guna pemeriksaan lebih lanjut.( Lsn/Ls/AZ).

Pangarmabar Pimpin Sertijab Tiga Jabatan Strategis di Jajaran Koarmabar

Jakarta, 9 Mei 2018,– Panglima Komando Armada RI Kawasan Barat (Pangarmabar) Laksamana Muda TNI Yudo Margono, S.E., M.M., memimpin Serah Terima Jabatan (Sertijab) tiga jabatan strategis di jajaran Koarmabar, bertempat di Gedung Yos Sudarso Markas Komando Koarmabar, Jalan Gunung Sahari, Jakarta Pusat, Rabu (9/5).

Adapun jabatan yang diserahterimakan yaitu Asrena Pangarmabar dari Kolonel Laut (P) Retiono Kunto H, S.E., kepada Kolonel Laut (P) Achmad Wibisono, S.E., Kadiskesarmabar dari Kolonel Laut (K) Dr. Dwi Adang Iskandar Sp.B. kepada Kolonel Laut (K) Dr. Gigih Imanta Jayantri, Sp.Pd dan Kadiskuarmabar dari Kolonel Laut (S) Ida Bagus Rahyudodiputra, S.E., kepada Kolonel Laut (S) Anas Yusuf Panjaitan, S.E.

Pangarmabar dalam amanatnya mengatakan bahwa serah terima jabatan dalam organisasi TNI Angkatan Laut pada hakekatnya merupakan bagian yang tidak terpisahkan dalam upaya pengembangan dan pembinaan organisasi, serta pemberian kesempatan bagi personel untuk mengembangkan diri dan karier. Hal tersebut merupakan upaya untuk lebih mendinamisasikan kinerja dan gerak organisasi agar senantiasa memiliki kualitas penampilan yang semakin baik dari waktu ke waktu dan merupakan wujud kepercayaan serta kehormatan dari pemimpin dalam rangka pengembangan jiwa kepemimpinan, kreativitas dan kemampuan konsepsional sebagai bagian dari upaya pembinaan personel secara menyeluruh.

Lebih lanjut Pangarmabar mengatakan, jabatan yang baru saja diserahterimakan merupakan jabatan unsur pembantu pimpinan dan pelaksana pusat yang memegang peranan penting dalam kelangsungan organisasi TNI Angkatan Laut khususnya di Koarmabar. Srena Koarmabar yang bertugas melaksanakan pengkajian, evaluasi dan perencanaan strategis yang matang sekaligus menyusun sistem akuntabilitas kinerja Koarmabar dan menyalurkan serta mengendalikan anggaran yang telah dialokasikan oleh komando atas, melalui RKAKL yang diajukan sebelumnya serta tugas-tugas tambahan lainnya dalam mendukung tercapainya tugas Koarmabar. Selanjutnya Diskes Koarmabar yang mempunyai tugas sebagai unsur pelaksana pusat tingkat Koarmabar dalam menyelenggarakan, menyusun, merumuskan kegiatan dan pelayanan di bidang kesehatan. Sampai saat ini Diskes Koarmabar mampu melayani dukungan kesehatan dengan baik sesuai dengan program telah direncanakan dan menjadi satu-satunya satuan kesehatan di jajaran TNI Angkatan Laut yang mampu memberikan rujukan pelayanan digital subtraction angiography (DSA) di RSPAD Gatot Subroto bagi Perwira.

Sedangkan Disku Koarmabar yang mempunyai tugas melaksanakan administrasi keuangan kepada Organisasi Pengguna Anggaran (OPA) yang berada di lingkungan Koarmabar dan mengawasi, mengendalikan serta mengevaluasi pelaksanaan program yang telah direncanakan oleh organisasi di lingkungan Koarmabar dan sampai saat ini pelaksanaan distribusi dan rekapitulasi daya serap anggaran satker-satker jajaran Koarmabar berjalan tepat waktu sesuai jadwal yang telah ditentukan.

Disampaikan Pangarmabar bahwa keberhasilan yang telah diraih oleh Koarmabar saat ini karena adanya integrasi usaha dan sinergi pemikiran antar satker yang bersifat lintas fungsi dengan tingkat akurasi yang tinggi dalam nuansa kekompakan, kebersamaan dan kekeluargaan tanpa mengabaikan keberadaan fungsi dan peran masing-masing satker walaupun dengan segala keterbatasan yang ada, satuan kerja tersebut telah dapat melaksanakan fungsinya dengan baik.

Mengakhiri amanatnya Pangarmabar memberikan beberapa penekanan untuk dipedomani diantaranya bina serta pimpinlah satker dengan baik berlandaskan keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa serta berpedoman pada Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan Trisila TNI Angkatan Laut, laksanakan tugas secara profesional dan proporsional sesuai orgaspros yang telah ditetapkan dengan diawali oleh jiwa yang tulus dan ikhlas serta berikan yang terbaik untuk Koarmabar, adakan jam komandan untuk pembinaan moral anggota agar tidak melakukan tindakan-tindakan yang merugikan nama baik pribadi maupun satuan dan laksanakan check and recheck terhadap pelaksanaan kegiatan maupun tugas yang direncanakan sebelumnya demi tercapainya tugas organisasi yang lebih baik. Kepada seluruh Perwira Staf Srena, Diskes dan Disku, saya instruksikan untuk mendukung sepenuhnya terhadap pelaksanaan tugas pejabat yang baru.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Komandan Guspurlabar Laksamana Pertama TNI Irvansyah, Komandan Lantamal III Jakarta Laksamana Pertama TNI Denih Hendrata, S.E., M.M., serta para Pejabat Utama Koarmabar.( lsn)

Ingin Ikut KLJ, Lansia Dapat Mendaftarkan Diri atau Didaftarkan ke Kelurahan

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyerahkan KLJ secara simbolis saat acara Pendistribusian Kartu Lanjut Usia (KLJ) tahap pertama di Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Pulo Gundul, Tanah Tinggi, Johar Baru, Jakarta Pusat pada Selasa, 8 Mei 2018.

Jumlah penerima KLJ tahap pertama sebanyak 12.141 lansia yang disalurkan pada Selasa 8 Mei 2018. Sedangkan Tahap kedua akan disalurkan menjelang Hari Raya Idul Fitri kepada 2.379 lansia, sehingga jumlah keseluruhan mencapai 14.520 lansia, dengan jumlah nominal sebesar Rp. 600.000,- per bulan yang diberikan terhitung mulai bulan April 2018.

“Kami berharap semuanya bisa tuntas dalam waktu yang cepat,” kata Anies Baswedan.

Lansia penerima KLJ merupakan penduduk DKI Jakarta yang telah terdaftar dan ditetapkan dalam Basis Data Terpadu pada desil dengan kondisi status sosial/ekonomi terendah atau desil 1. Lansia penerima KLJ juga bertempat tinggal atau berdomisili di DKI Jakarta.

Anies Baswedan juga menyampaikan pemerintah DKI akan terus melakukan pemutakhiran data agar tak ada lansia yang terlewat mendapat KLJ. Menurut Anies Baswedan, lansia yang tak mampu, mengidap penyakit menahun, dan telantar masuk kriteria untuk diberikan bantuan ini.

Kepala Dinas Sosial DKI Jakarta Masrokhan mengemukakan, pemberian KLJ bertujuan untuk membantu lansia agar dapat memenuhi kebutuhan dasar dan mengakses pelayanan dasar secara wajar, meningkatkan kesejahteraan lanjut usia, dan
pengentasan kemiskinan.

“Agar dapat menerima program KLJ, lansia warga DKI harus terdaftar dalam BDT. Bagi yang belum terdaftar dan ditetapkan dalam BDT, dapat secara aktif mendaftarkan diri atau didaftarkan melalui Lurah atau SKPD/UKPD terkait dalam pelaksanaan pemutakhiran BDT,” terang Masrokhan.

Ia juga melanjutkan, pendistribusian selanjutnya akan dilakukan di wilayah Jakarta Utara, Jakarta Barat, Jakarta Selatan, dan Jakarta Timur. Dia mengatakan proses bertahap ini disesuaikan dengan kemampuan Bank DKI dalam mendistribusikan kartu.

Direktur Utama Bank DKI Kresno mengatakan para penerima lansia tak perlu khawatir perihal akses terhadap mesin anjungan mesin tunai (ATM). Menurut Kresno, ATM Bank DKI sudah tersebar di seluruh kelurahan dan kecamatan di lima wilayah Kota Jakarta.

Dia pun menyarankan warga mendatangi kelurahan atau kecamatan terdekat untuk bertransaksi. “Itu tempat yang paling aman, paling diketahui masyarakat sekitar,” ujar Kresno.( Lsn/MH).

Polsek Kebun Jeruk Ikuti Kegiatan Lomba Da,i Dan Da,iyah

Polsek Kebon Jeruk, warga masyarakat kumpul mulai dari orang dewasa sampai anak remaja untuk mengikuti kegiatan Lomba Da’i dan Da’iyah Kamtibmas dalam rangka menyambut datangnya bulan Suci Ramadhan dan Santunan Anak yatim Piatu., Rabu (09/05/2018).

Dalam kegiatan ini dihadiri dibuka oleh Kapolres Metro Jakarta Barat yang diwali oleh Kasat Binmas Polres Metro Jakarta Barat AKBP Lili Haryati, dan Kapolsek Kebon Jeruk Kompol M. Marbun dan jajaran Anggota Polsek Kebon Jeruk, Ketua MUI Kebon Jeruk KH.Saadi, Ketua LDII Jakarta Barat H.Jasa Darmawan, Ketua DMI Rohadi SPDi, dan Tokoh Masyarakat dan Tokoh Agama. Ketua Pelaksana H. M Dahlan,S,Ag.

Lomba Da’i dan Da’iyah Kamtibmas Polsek Kebon Jeruk peserta yang mengikuti lomba sebanyak 85 peserta dari berbagai Sekolahan dan Pondok Pesantren yang ada diwilayah Hukum Polsek Kebon Jeruk Jakarta Barat..

Lomba Da’i dan Da’iyah Kamtibmas Polsek Kebon Jeruk Jakarta Barat Bertemakan “Jadikanlah Bulan Suci Ramadhan Sebagai Momentum Untuk Meningkatkan Kepedulian Terhadap Sesama”.

Kapolssk Kebon Jeruk Polres Metro Jakarta Barat Kompol M. Marbun Menjelasankan kepada Awak Media “kegiatan lomba Da’i dan Da’iyah Kamtibmas Polsek Jebon Jeruk ini untuk mengalih kreatifitas dan inspirasi berfikir positif Remaja yang ada diwilayah Kebon Jeruk menjelang bulan Suci Ramadhan” – tuturnya Kapolsek.

Sambung Kapolsek, “Peserta dalam kegiatan pada awalnya menyapai 125 Peserta ini ikuti oleh Sekolah dan Pesantren yang ada diwilayah Kebon Jeruk dan dari hasil seleksi kurang lebih perserta 85 Peserta dan pemenang lomba Da’i dan Da’iyah akan mendapat hadiah uang pembinaan dan piala tropy ” – ungkap Kompol M.Marbun.

“Dalam kegiatan lomba Da’i dan Da’iyah Kamtibmas Polsek Kebon Jeruk mendapat Dukungan Positif oleh Masyarakat, MUI, DMI, LDII, Tokoh Agama ” – terangnya Kapolsek.

Untuk pemenang lomba Da’i dan Da’iyah Kamtibmas Polsek Kebon Jeruk diusulkan akan di lombakan di tingkat yang lebih tinggi lagi.

Kegiatan Lomba Da’i dan Da’iyah Kamtibmas berlangsung keadaan kondusif dan berjalan dengan lancar. (Lisin/Is)

Kapolsek Tamansari release pencurian dengan kekerasan di Alfamart Gajahmada

Kapolsek  Metro Tamansari AKBP Ruly Indra Wijayanto,SIK,Msi., Wakapolsek, Kanit Reskrim AKP Rango Siregar, SIK, Kasubnit IV AKP Antonius,SH., berserta Jajarannya telah merilis kasus Pencurian Dengan Kekerasan sebagimana dimaksud dalam Pasal 365 KUHP yang terjadi pada Hari selasa 08 Mei 2018 pukul 0015 Wib di Depan Alfa Mart Jalan Gajah Mada, Kel.Krukut, Kec.Tamansari, Jakarta Barat. Korban bernama RTY (28thn), dalam keterangan Pers di Halaman Polsek Metro Tamansari Jakarta Barat, (07/05/2018).

Pelaku yang berhasil diamankan di Polsek Metro Tamansari berinisial DS (23 thn), dan ZAN (28 thn) dengan Barang Bukti berupa : 1 (satu) sepada motor Honda Scoopy Nopol B36XXXXX, 1 (satu) Unit Handpone merek Oppo, 1(satu) Bilah senjata tajam Jenis ganchu es.

“Kapolsek Metro Tamansari AKBP Rully Indra Wijayanto,SIK,Msi., menjelaskan kronologis tersebut, pada hari selasa tanggal 08 Mei 2018, pukul 00.02 Wib, korban keluar dari tempat tinggalnya bermaksud mencari makan dan mencari ATM BRI dengan mengedarai sepeda motor Beat Seorang diri, pada saat melintas di Jln.Gajah Mada persisnya didepan Telesindo, tiba-tiba dari arah belakang samping kiri datang dua orang yang tak dikenal dengan mengedarai sepeda motor Scoopy memepet korban, tepat didepan Alfamart salah satu tersangka yang dibonceng langsung mengambil HP korban yang berada di dasbord sepeda motor sambil mengacungkan ganchu ke arah korban, untuk mengancam korban.

Pada saat bersamaan Anggota Subnit Buser di bawah pimpinan AKP Rango dan Kasubnit IV AKP Antonius yang sedang observasi wilayah mendapat informasi tersebut langsung melakukan pengejaran terhadap pelaku.

“Pada saat dilakukan pengejaran terjadi upaya – upaya perlawanan dari pelaku, sehinga Anggota kita melakukan tindakan tegas melumpuhkan pelaku dengan cara menembakan ke arah kaki pelaku,” – jelas Kapolsek.

Kapolsek menambahkan, setelah dilakukan pemeriksaan pelaku mengaku sudah menjalankan aksinya kurang lebih lima kali dimalam hari diwilayah Tamansari dan pelaku juga pernah melakukan aksinya di dua wilayah lainnya dengan modus yang sama. Dari tindakan yang dilakukan pelaku kerugian kurang lebih lima puluh juta. – Tutur Kapolsek Metro Tamansari Polres Metro Jakarta Barat AKBP Rully Indra Wijayanto,SIK,Msi. (Lisin/Is)

Laskar merah putih minta kasus ny Riana di bebaskan dari tuntutan hukum

Jakarta barat—- Anggota laskar merah putih Melalukan orasi di depan Pengadilan Negeri Jakarta barat, Menurut pantauan awak media ( 9/5/2018).

Orasi yang di pimpin oleh ketua LMP  Jakarta barat H.Pendi HT, Menuntut agar kasus Ny. Riana yang berusia 62 tahun segera bisa di Bebaskan dar segala tuntutan hukum .
” Kasus Ny.Riana ini penuh dengan rekayasa, nenek ini sudah berusia 62 tahun, dia memiliki tanah tersebut, dan dia juga di penjarakan karena tuduhan memalsukan materai, kita harus peduli , kasus seperti ini bisa menimpa siapa saja di negeri ini,kita minta keadilan kepada ketua pengadilan Negeri Jakarta Barat” ujar Pendi HT.

Berikut Release yang di sampaikan kepada awak media:
” Sehubungan dengan adanya kasus hukum  yang akan  di putuskan  oleh Pengadilan Negeri Jakarta Barat  dengan dugaan tindak pidana pemalsuan materai dan merk  pasal 262 & 263  KUHP Yang terjadi pada bulan Agustus 2016 di Polda Metro Jaya  kepada Ny haji Riana usia 62 tahun, Maka Laskar merah putih  wajib membela hak hak masyarakat kecil yang tidak di berlakukan adil oleh hukum yang berlaku di negeri ini.

Dalam hal ini  Ketua Markas Cabang Jakarta Barat H.Pendi HT menjelaskan bahwa Uraian dari keterangan Ny haji Riana usia 62 tahun , kami menilai  sejogyanya pihak hakim  Pengadilan Negeri  Jakarta Barat dengan ini bisa menjelaskan dan menimbang  terhadap seorang nenek nenek, yang di anggap  memalsukan materai di wilayah hukum Polda Metro Jaya ,  kami anggap hal ini adalah Rekayasa tentunya pihak kami laskar merah putih perlu membela hak hak warga negara yang tidak adil dan penuh rekayasa , maka dengan ini kami Laskar Merah Putih  menyampaikan  dan menyatakan sikap bahwa :

1. Mendesak kepada Ketua Pengadilan Negeri  Jakarta Barat segera  membebaskan segala tuntutan hukum  terhadap Ny haji Riana.

2.  Mendesak Ketua Pengadilan Negeri Jakarta barat  agar meniliti lebih lanjut terkait hukum dan pasal pasal yang di sangka yaitu pasal 262 dan & 263   kepada Ny haji Riana.

3. Mendesak kepada Ketua Pengadilan Negeri Jakarta Barat  agar  tidak melakukan rekayasa hukum terhadap Ny haji Riana

Demikianlah pernyataan sikap kami, semoga Ketua Pengadilan Negeri  Jakarta Barat dan hakim yang memimpin kasus hukum Ny haji Riana bisa memahami dan punya hati nurani ,sebab   Pengadilan Negeri  Jakarta Barat ini adalah tempat  terakhir kami mengadu untuk menegakkan kebenaran dan keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia.

Demikianlah isi press release yang kami buat dan kami  Laskar merah putih akan selalu membela hak- hak warga negara yang tertindas.

Ketua Laskar Merah Putih Cabang Jakarta Barat
H.Pendi HT.” (Lsn).

Aniaya Korban, Pria Ini Diamankan Unit Reskrim Polsek Cengkareng

Seorang pria yang berprofesi sebagai tukang tambal ban dan pedagang bensin eceran di kawasan Daan Mogot Rawa Buaya Cengkareng Jakarta Barat terpaksa harus berurusan dengan pihak berwajib. MS (40) warga Jalan Pulo Nangka Rawa Buaya, Cengkareng diamankan jajaran unit Reskrim Polsek Cengkareng Polres Metro Jakarta Barat lantaran menganiaya korban (RH). Senin (07/05) kemarin

Kapolsek Cengkareng Kompol H Khoiri SH MH menerangkan, awal mula kejadian tersebut pada saat korban baru saja turun dari mobil angkot lalu duduk dekat tambal ban dan bensin eceran milik pelaku.

Kemudian ada pengendara motor mau mengisi bensin (membeli) ditempat pelaku dan korban mengatakan ” HOI… BENSIN. Mendengar perkataan tersebut, pelaku emosi dan tersinggung lalu mengambil golok dari tempat tambal ban dan mendekati korban sambil mengayun ayunkan golok terhadap korban yang awal niatnya hanya untuk menakut nakuti korban

Namun korban tidak takut dan seolah – olah menantangnya. Merasa ditantang, dengan emosi pelaku mendekati korban sambil memegang golok dengan mengangkat badan korban dengan tangan kiri, sementara tangan kanan masih memegang golok. Pada saat posisi tersebut korban memegang golok bagian tengahnya yang dipegang tangan kanan pelaku, pelaku menarik golok yang dipedang bagian gagangnya sementara korban memegang bagian tengahnya sehingga mengakibatkan jari – jari korban terluka (telunjuk, tengah, manis dan kelingking).

“Pelaku awalnya hanya menakuti korban namun korban malah menantangnya,” Terang Kompol Khoiri, Selasa (08/05/18)

Kompol H Khoiri menambahkan, pada saat yang bersamaan, Panit Reskrim IPTU Rahmad Kurniantoro beserta anggota Buser yang sedang observasi wilayah melihat kejadian tersebut. Petugas langsung mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan mengamankan pelaku (MS)

“Barang bukti sebilah golok yang digunakan pelaku untuk melukai korban sudah dibuang ke kali besar,” Tambah Khoiri

Atas kejadian tersebut, korban langsung dilarikan ke RSUD Cengkareng untuk diberikan pertolongan serta dilakukan visum

“Tersangka sudah kami amankan dan akan dijerat Pasal 351 tentang Penganiayaan,” Tandasnya. ( lsn/Ls/AZ).

Danposmat TNI AL Bengkayang Lantamal XII Latih Basic Safety Training (BST) Di SUPMN Pontianak

Jakarta, 08 Mei 2018– Komandan Pos Pengamat (Danposmat) TNI Angkatan Laut Bengkayang Serka Kom Fransiskus melaksanakan Pelatihan Basic Safety Training (BST) dan Praktek Personal Survival Technic (PST) di Sekolah Usaha Perikanan Menengah (SUPM) Negeri Pontianak, Jalan Pembangunan Nipah Kuning, Kalimantan Barat, Senin (7/5).

Pelatihan Basic Safety Training (BST) mempraktekkan cara memadamkan api kecil, api sedang dan api besar, cara melempar selang pemadam, cara menggulung, cara mencampur Foam A, B dan C Tabung Briting Apparatus. Kegiatan ini dimaksudkan untuk memastikan bahwa pelaut sadar akan bahaya dari bekerja pada kapal dan dapat merespons dengan cepat dalam keadaan darurat. Pelatihan atau Basic Safety Training (BST) merupakan pelatihan darurat dirancang untuk personel kelautan berniat untuk bekerja pada instalasi lepas pantai di sektor maritim dan merupakan bagian dari proses umum lepas pantai keselamatan induksi.

Pelatihan Basic Safety Training (BST) ini mempraktekkan penyelamatan diri atau cara bertahan di laut pada saat darurat dan peran peninggalan kapal yang menjelaskan tentang cara penggunaan life bouy dan melemparnya, cara pemakaian life jacket, cara terjun meninggalkan kapal, cara mengapung membentuk lingkaran, cara renang berbanjar, cara renang membawa evakuasi korban, cara menjatuhkan life craft, cara membalikkan life craft yang terbalik, cara naik dan masuk life craft, cara keluar life craft, prosedur menurunkan life boat model close dari dewi-dewi kapal, menggunakan isyarat kasat mata (Life Smoke Signal, Rocket Parachute Flare dan Red Hand Flare), cara memakai baju cebur (Immersion Suit) dan cara terjun ke laut yang benar.

Harapan Para Instruktur agar semua pelaut-pelaut mendapatkan ilmu Basic Safety Training (BST) sehingga mengatasi kedaruratan di laut tidak salah lagi mengutamakan Zerro Acciedent dan mahir dalam menggunakan alat-alat keselamatan yang wajib ada diatas kapal.( Lsn).

Lanal Cirebon Beserta Pemda Kota Cirebon Menyerahkan Sarana Bermain Anak-Anak Di Situs Lawang Sanga

Jakarta, 08 Mei 2018— Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) Cirebon yang merupakan salah satu Pangkalan dibawah jajaran Komando Armada RI Kawasan Barat (Koarmabar) dengan Komandan Letkol Mar Yustinus Rudiman, M.Tr. Hanla., M.Tr (Han), bersama Walikota Cirebon DR. H. Dedi Taufik, M.Si., secara simbolis menyerahkan sarana bermain buat anak-anak berupa perahu bebek-bebekan sebanyak 5 buah di Situs Lawang Sanga RT. 09 RW. 02, Kelurahan Kasepuhan, Kecamatan Lemahwungkuk, Kota Cirebon, Selasa (8/5).

Penyerahan sarana bermain tersebut merupakan bentuk perhatian dari Pemerintah Kota Cirebon dan Lanal Cirebon terhadap situs budaya yang merupakan suatu sejarah peradaban yang ada pada jaman dahulu agar masyarakat mau menjaga lingkungan dan situs sejarah dalam hal ini Lawang Sanga supaya bisa menjadi objek wisata religi di Kota Cirebon.

Penyerahan bantuan secara simbolis sarana bermain anak-anak oleh Walikota Cirebon diterima oleh Kuncen Lawang Sanga Suwari dan Ketua RT. 09 Rustam dan disaksikan beberapa warga setempat yang menyambut baik pemberian tersebut.

Pada kesempatan itu Walikota Cirebon meninjau lokasi Situs Lawang Sanga dan bersilaturahmi dengan warga sekitar Situs Lawang Sanga dan berpesan kepada warga untuk menjaganya.

Acara ini dihadiri oleh Walikota Cirebon DR. H. Dedi Taufik, M.Si., Komandan Lanal Cirebon Letkol Mar Yustinus Rudiman M.Tr.Hanla, M.Tr (Han), Kasatpol PP Kota Cirebon Andi Anriawan, Kadis KLHK Kota Cirebon Abdul Syukur, Pasintel Lanal Cirebon Kapten laut (S) Arfin Trimedianto, Kaur Silta Lanal Cirebon Lettu Laut (S) Purwanto, Kuncen Situs Lawang Sanga Suwari, Ketua RT. 09 Kelurahan Kasepuhan Rustam, Perwakilan Warga sekitar Situs Lawang Sanga.( lsn)

Posal Kendawangan Lantamal XII Pontianak Evakuasi Kapal Bocor Di Ketapang

Jakarta, Selasa 08 Mei 2018,- Pos TNI AL (Posal) Kendawangan Lantamal XII Pontianak melaksanakan evakuasi terhadap Kapal Layar Motor (KLM) Cahaya Muda yang mengalami kebocoran di Perairan Utara Pulau Cempedak, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, Selasa (08/05).

Kejadian bermula saat Komandan Pos TNI AL Kendawangan Letda Laut (P) Heri Widagdo menerima laporan dari masyarakat setempat tentang informasi adanya situasi darurat kapal yang mengalami kebocoran. Atas informasi tersebut, Prajurit Posal segera bergerak cepat dengan menggunakan sekoci Posal menuju ke lokasi yang berjarak 12 Mil dari Pos TNI AL ke Lokasi Laka Laut KLM Cahaya Muda, yaitu pada Posisi Koordinat : 02 27′ 31.32″ S – 110 07′ 25.58″ T atau sebelah utara Pulau Cempedak.

Sesaat berada pada posisi Laka Laut, Danposal lanjut berkoordinasi dengan Syahbandar termasuk dengan aparat desa setempat yaitu dengan Kepala Desa Pulau Cempedak yang berjarak kurang lebih 200 meter dari lokasi KLM Cahaya Muda kandas. Langsung dilaksanakan evakuasi terhadap ABK KLM Cahaya Muda dibantu masyarakat nelayan Pulau Cempedak. Seluruh Abk kapal dapat diselamatkan berkat kesigapan prajurit Posal dibantu oleh masyarakat setempat. Sementara kapal kandas karena terkena karang sehingga terjadi kebocoran pada lambung kanan, sedang dalam proses penambalan dengan dibantu warga nelayan Pulau Cempedak.

Selanjutnya barang-barang berharga termasuk elektronik diamankan oleh warga setempat dengan membuat posko di kapal warga yang sandar. KLM Cahaya Muda dengan bobot GT : 51 bendera Indonesia di Nahkodai Bapak Agus Hermansyah dengan di bantu ABK 3 orang dalam pelayaran dari Kumai Kalimantan Tengah menuju Pontianak Kalimantan Barat ini dengan muatan karet mentah seberat 80.000 Kg.

Atas dasar kejadian tersebut, Komandan Posal Kendawangan menghimbau kepada para pengguna jalur laut khususnya yang melintas di Perairan Kendawangan supaya memperhatikan keamanan navigasi saat berlayar serta melengkapi peralatan keselamatan yang harus ada diatas kapal dan sesuai dengan jumlah ABK kapal tersebut, melengkapi peralatan navigasi yang terupdate sehingga diharapkan nakhoda segera mengetahui perubahan terkini jalur/track yang akan dilalui serta lebih jeli dalam membaca pasang surut air laut disepanjang perjalanan karena faktor tersebut sangat berpengaruh pada keamanan pelayaran.Hingga berita ini di turunkan kapal masih dalam proses perbaikan kebocoran.( lsn/ls)