Satgas Yonif RK 751 VJS Gelar Patroli Simpatik

SIDIKPOST|(Papua). Dalam menjaga situasi keamanan didaerah yang dianggap rawan agar tetap kondusif

Banyak hal yang dapat dilakukan seperti yang dilaksanakan oleh personel Yonif RK 751/VJS diantaranya dengan menggelar patroli simpatik.

Hal tersebut disampaikan Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) Pengamanan Daerah Rawan (Pamrahwan) Yonif RK 751/VJS Letkol Inf Dedy Dwi Cahyadi, S.I.P dalam rilis tertulisnya, Kamis (4/11/2021).

Lebih lanjut Dansatgas mengatakan bahwa kegiatan patroli yang dilaksanakan oleh personel satgas merupakan kegiatan rutinas dalam usaha menjaga wilayah penugasan agar tetap aman.

Patroli Simpatik Bagikan Nasi

“Dalam patrol simpatik tersebut personel Yonif 751 sambil membagikan

makanan berupa nasi bungkus kepada warga yang dianggap membutuhkan,” ujarnya.

“Saya selaku Dansatgas selalu mengingatkan kepada prajurit Yonif 751

agar selalu tetap melaksanakan kegiatan yang sudah direncanakan saat akan melaksankan tugas pengamanan daerah rawan,” ungkapnya.

Dansatgas berharap dengan kegiatan tersebut selain dapat tetap menjaga keamanan juga dapat merebut hati rakyat. 

(Pen Satgas Pamrahwan Yonif RK 751/VJS)

Satgas TNI Yonif 751 Mengajak Warga Meriahkan HUT RI ke-76

SIDIKPOST | Jayawijaya-Papua. Dalam rangka menjelang dan memeriahkan peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-76 tahun 2021, Satgas Pamrahwan Yonif RK 751/VJS bersama warga saling bergotong royong memasang bendera Merah Putih di Distrik Walesi, Kab. Jayawijaya, Papua, Jumat (13/8/2021).

Dansatgas Pamrahwan Yonif RK 751/VJS Letkol Inf Dedy Dwi Cahyadi, S.I.P. menuturkan bahwa kegiatan pemasangan bendera Merah Putih, umbul-umbul, dan pembersihan lingkungan yang di inisiasi oleh Satgas adalah wujud antusias Satgas TNI bersama warga masyarakat Distrik Walesi dalam menyambut peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-76 tahun 2021.

“Tujuan diadakannya kegiatan ini adalah untuk menjalin kekompakan antara TNI dengan warga juga menumbuhkan rasa nasionalisme kepada generasi muda Papua,” kata Dansatgas.

Kegiatan yang dipimpin oleh Pasiter Satgas Letda Inf M. Ali Sirait melibatkan para pemuda yang ada dilingkungan Pos Walesi. Dalam persiapannya, Satgas berkordinasi dengan Tokoh Pemuda bapak Said Asso untuk membantu mengumpulkan para pemuda yang ada di Kampung Walesi, sehingga kegiatan ini bisa berjalan dengan lancar.

Sementara itu, bapak Said Asso selaku Tokoh Pemuda Kampung Walesi mengungkapkan rasa bangganya bisa bersama-sama dengan Satgas TNI untuk mempersiapkan perayaan HUT RI ke-76. “Saya mewakili masyarakat, khususnya pemuda Walesi mengucapkan terima kasih kepada anggota Pos Walesi Satgas Pamrahwan Yonif RK 751/VJS yang sudah peduli dengan lingkungan kami,” ucapnya.

“Semoga kegiatan semacam ini benar-benar dapat menumbuhkan rasa nasionalisme dibenak pemuda kami,” kata bapak Said Asso. (SDP/ Pen Satgas Yonif RK 751/VJS)

Dansatgas Pamrahwan Yonif 751 Kunjungi Distrik Bolakme Kabupaten Jayawijaya

SIDIKPOST | (Papua). Komandan Satgas Pengamanan Daerah Rawan (Dansatgas Pamrahwan) Batalyon Infanteri Raider Khusus 751/Vira Jaya Sakti (Yonif RK 751/VJS) Letkol Inf Dedy Dwi Cahyadi, S.I.P. mengunjungi wilayah Distrik Bolakme, Kabupaten Jayawijaya, Papua, Rabu (30/6/2021).

Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua, merupakan salah satu wilayah penugasan bagi Prajurit Satgas Pamrahwan Yonif 751/VJS selain Kabupaten Lanny Jaya, Kabupaten Tolikara, Kabupaten Yalimo, Kabupaten Yahokimo, Kabupaten Mamberamo Tengah, Kabupaten Mamberamo Raya, Kabupaten Sarmi dan Kabupaten Nduga.

Dansatgas mengatakan bahwa menciptakan dan menumbuhkan keserasian sosial karena adanya keberagamaan mulai dari etnis, sub etnis, adat-istiadat, kelompok, bahasa, dan bahkan sistem kepercayaan ditambah dengan keragaman agama serta keberagaman adalah keniscayaan bagi masyarakat Indonesia yang bersifat alamiah dan merupakan sumber kekayaan bangsa Indonesia sejak nenek moyang kita dulu.

Secara historis keberagaman di Indonesia sudah ada sejak dahulu kala dan secara eksistensi keberagaman itu dikonkritkan dengan semboyan Bhinneka Tunggal Ika.  “Keunikan dalam tiap-tiap wilayah daerah khususnya Papua kita wajib mengedepankan pola interaksi sosial yang berlangsung dinamis dan karena itu pola tersebut dapat berubah-ubah sesuai dengan kondisi-kondisi tertentu, mulai nilai dari yang paling serasi (asimilasi) sampai pada kurang serasi (konflik),” ungkap Dansatgas.

Menurut Dansatgas melihat beragam permasalahan yang ada di wilayah Papua hendaknya kita selalu mengutamakan pendekatan mediasi, komunikasi dan interaksi yang efektif, sehingga keserasian dan keharmonisan hidup masyarakat dan TNI yang sedang melaksanakan tugas dapat terwujud dengan baik. “Masyarakat yang tumbuh dan besar dari masyarakat harus dapat memahami kendala dan kesulitannya agar tercipta kondisi yang aman, damai juga harmonis,” tutupnya. (Red / Pen Satgas Yonif 751/VJS)