Kapolres Kutai Kartanegara Bersama Unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Tinjau RSDC Wisma Atlet

SIDIKPOST|Kukar – Kapolres Kutai Kartanegara (Kukar) AKBP Arwin Amrih Wientama bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD) Kabupaten Kukar, meninjau Rumah Sakit Darurat Covid-19 (RSDC) Wisma Atlet Tenggarong Seberang, Senin (14/2/22).

AKBP Arwin mengatakan, peninjauan itu dimaksudkan untuk mengecek kondisi RSDC Wisma Atlet, sebagai langkah cepat sekaligus mengantisipasi lonjakan pasien Covid-19 varian baru (Omicron) khususnya di Tenggarong, dan pada umumnya Kabupaten Kukar.

Kapolres Kukar mengimbau seluruh masyarakat Kukar agar memperketat penerapan protokol kesehatan (Prokes), untuk mencegah penyebaran omicron. Serta meminta kepada para orang tua atau lanjut usia (Lansia), dan anak-anak (umur 6 – 11 tahun) untuk segera melakukan vaksinasi di tempat yang telah di tentukan para Tenaga Kesehatan setempat.

“Sebagai upaya kita mencegah omicron, mari kita disiplin menerapkan Prokes dan ikut vaksinasi, ” ajaknya.

Untuk diketahui juga turut hadir dalam acara tersebut, Bupati Kukar Edi Damansyah, Dandim 0906 Kutai Kartanegara (KKR) Letkol Inf Jeffry Satria, PN Kukar Asep Koswara, Keala Badan Kesbangpol Kukar Rinda Desianti, Kaban BPBD Kukar Marsidik, dan Kabag Prokompim Setkab Kukar Ismed. ( SDP).

Kunjungan Pangkogabwilhan I ke RSD Wisma Atlet Kemayoran

SIDIKPOST|Jakarta, (Kogabwilhan I). Pangkogabwilhan I Laksdya TNI I Nyoman Gede Ariawan, S.E., M.M. didampingi Kepala Staf Kogabwilhan dan para Asistennya, mengunjungi RSD Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, Senin (27/7/2020).

Dalam lawatannya ke Wisma Atlet disambut oleh Kapuskes TNI Mayjen TNI  Dr. dr. Tugas Ratmono, Sp.S., MARS, M.H., Wapangkogasgabpad Brigjen TNI M. Saleh Mustafa dan Asops Kasdam Jaya Kolonel Inf Yudhi Prasetiyo, S.I.P.

Setibanya di Wisma Atlet langsung menuju posko tower satu lantai 2, Wapangkogasgabpad Brigjen TNI M. Saleh Mustafa menjelaskan tentang situasi dan perkembangan RSD Wisma Atlet diantaranya gangguan tower-4 yaitu jaringan listrik terkendala


Baca Juga



Sehingga mengganggu dalam proses penanganan pasien yang sedang berjalan dan rencana dengan adanya pemindahan pasien dari tower-4 pindah ke tower-6 dalam waktu dekat

sistem pengamanan Wisma Atlet dan repatriasi / pemulangan WNI dari Luar Negeri terutama dari Arab Saudi, Taiwan dan Abudabi.

Adanya klaster-klaster baru diantaranya dari perkantoran, pasar tradisional, perumahan kumuh dan lain-lain, sehingga menimbulkan peningatan di wilayah DKI pada umumnya.

Kapuskes TNI Mayjen TNI  Dr. dr. Tugas Ratmono, Sp.S., MARS, M.H. juga menjelaskan tentang kondisi pasien hingga saat ini terus meningkat dikarenakan dengan adanya pengiriman pasien dari puskesmas-puskesmas yang ada di wilayah DKI dan sekitarnya, tentang obat-obatan, relawan dan tenaga medis lainnya yang hingga saat ini tidak ada relawan dan tenaga medis di RSD Wisma Atlet yang terpapar Covid-19.

Dengan adanya lonjakan pasien ini semoga kedepan cepat dapat kita atasi dan dicari solusinya. “Banyak komunikasi di media sosial tapi tidak  melihat orangnya makanya hari ini kita bisalangsung tatap muka,” ucap Laksdya TNI I Nyoman Gede Ariawan, S.E., M.M.

“Ucapan terima kasih kepada seluruh petugas atas kerjasamanya dan jangan bosan untuk mengingatkan kepada seluruh petugas seperti tenaga medis, relawan, pasien  untuk disiplin agar kita tidak terpapar,” ucap Pangkogabwilhan.

Autentikasi   :

Penerangan Kogabwilhan I Kolonel Marinir Aris Mudian

Panglima TNI Tinjau Kesiapan Wisma Atlet Menjadi Rumah Sakit Darurat Penanganan Covid-19

SIDIKPOST| (Puspen TNI).  Panglima TNI Marsekal TNI Dr. (H.C) Hadi Tjahjanto, S.I.P. bersama Menteri Kesehatan (Menkes) DR. dr. Terawan Agus Putranto, Sp. Rad., Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir dan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Doni Monardo, meninjau sekaligus mengecek fasilitas dan kesiapan Wisma Atlet yang dijadikan Rumah Sakit Darurat  Corona (Covid-19) di Kemayoran, Jakarta Utara, Minggu (22/3/2020).

Panglima TNI di hadapan awak media pada saat konferensi pers menyampaikan bahwa Wisma Atlet Kemayoran siap dijadikan sebagai Rumah Sakit Darurat Penanganan untuk menampung pasien Virus Corona atau Covid-19. Sarana-sarana lain terus dilengkapi, Rumah Sakit ini dapat menampung kurang lebih 2.500 pasien dan tentunya akan diklasifikasi, mana yang harus masuk di ruang isolasi dan ruang observasi.

Ada beberapa gedung yang sudah di-upgrade menjadi tempat perawatan pasien Covid-19, diantaranya ada empat gedung. Khusus  gedung atau tower  6 dan 7 dilengkapi peralatan seperti laboratorium dan ruang radiologi akan digunakan untuk menerima pasien yang diindikasi positif kemudian dilakukan pemeriksaan. Di tower 6 dan 7 tersebut juga telah disiapkan ruang isolasi (ICU maupun non ICU) untuk merawat pasien Corona. Semua ruangan dilengkapi dengan AC dan telah dimodifikasi bertekanan negatif. Setelah di cek, semua peralatan sudah lengkap dan diharapkan segera mungkin bisa dioperasionalkan untuk perawatan bagi yang terjangkit Covid-19.

Panglima TNI mengatakan bahwa untuk pendukung medis telah disiapkan ruangan di tower 3. Para tenaga medis terdiri dari tenaga medis TNI, Polri, BUMN termasuk dari rumah sakit swasta dan kelompok yang memiliki kemampuan untuk memberikan tenaganya terkait dengan perawatan Covid-19. Selain itu, ada juga tower yang digunakan oleh anggota Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid 19 termasuk di dalamnya dari pihak TNI, Polri, BNPB dan kelompok relawan. 

Panglima TNI menambahkan bahwa TNI juga memiliki 109 rumah sakit mulai dari tingkat satu, dua, tiga dan empat yang ada di seluruh Indonesia, sudah dan sedang dipersiapkan sebagai ruang isolasi yang mampu menampung 10 sampai 30 pasien Covid 19  setiap rumah sakit. Apabila ada masyarakat di seluruh wilayah Indonesia yang dinyatakan positif atau ada gejala mengarah kepada Corona bisa masuk langsung ke rumah sakit TNI. 

Disamping itu, Menteri BUMN juga sudah menginventarisir rumah sakit milik BUMN yang bisa digunakan untuk menampung pasien terpapar Covid-19 dan tentunya semua rumah sakit, termasuk  rumah sakit darurat yang ada di Pulau Galang maupun di Wisma Atlet ini. Semuanya di bawah kendali dari Kepala Gugus Pusat maupun Daerah.

Autentikasi:
Kabidpenum Puspen TNI, Kolonel Sus Taibur Rahman