Satgas TNI RDB MONUSCO Selamatkan Sandera Enam Warga Sipil Lainnya Dari Perampok Bersenjata di Kongo

SIDIKPOST| (Pen Satgas RDB Monusco. Selasa, 22 Desember 2020). Satuan Tugas (Satgas)  TNI Kontingen Garuda (Konga) XXXIX-B Rapid Deployable Battalion (RDB)/Mission de l’Organisation des Nations Unies pour La Stabilisation en République Démocratique du Congo (MONUSCO) kembali berhasil menyelamatkan enam korban sandera lainnya usai menyelamatkan empat warga sipil dari perampok bersenjata. Upaya penyelamatan sandera tersebut berada di desa Kitupa merupakan wilayah tanggung jawab Combat Operation Base (COB) Bendera dari Satgas Indo RDB, Kongo, Senin (21/12/2020).

Penyelamatan enam sandera warga sipil lainnya diawali dari berhasilnya penyelamatan empat warga sipil bermotor oleh tim patroli COB Bendera Satgas Indo RDB. Saat itu telah diketahui identitas pelaku perampok bersenjata yaitu berasal dari kelompok Aigle Alelluya.

Setelah Tim Patroli Satgas Indo RDB kembali ke COB Bendera, baru diketahui masih ada warga yang belum kembali dan menjadi korban perampokan juga. Setelah berita ini tersiar di Desa Crispin, warga desa setempat melaporkan lagi kepada Satgas Indo RDB yang berada di COB Bendera bahwa masih ada rekannya yang diculik oleh perampok bersenjata.

Menindaklanjuti laporan warga tersebut, Komandan Kompi (Danki) COB Bendera Mayor Inf Ismail Taruna Vijaya mendapat perintah langsung dari Komandan Satgas (Dansatgas) Indo RDB Kolonel Inf Daniel Lumbanraja untuk mempimpin tim patroli yang berjumlah 40 orang. Patroli ini bermaksud untuk melaksanakan pencarian secara intensif tentang keberadaan enam warga yang diculik.

Dalam waktu kurang dari 24 jam, tim patroli mendapatkan informasi dari kepala Desa Kitupa bahwa pelaku perampokan tersebut adalah dari kelompok yang sama yaitu Aigle Alelluya di bawah pimpinan Mr. Kalinde Takataka. Tim patroli pun berhasil mengetahui kontak Kalinde Takataka.

Dengan dibantu oleh eks milisi dari kelompok yang sama, proses negosiasi dimulai dengan permintaan uang tebusan sebagai jaminan dilepaskannya enam sandera tersebut. Namun Dantim Patroli Mayor Inf Vijaya berusaha memberikan pengertian dan pemahaman bahwa hal yang dilakukan oleh para penyandera tersebut adalah tidaklah benar.

Mayor Inf Vijaya menawarkan pilihan untuk bekerjasama dengan baik,  maka MONUSCO dalam hal ini Satgas Indo RDB akan memfasilitasi salah satu program PBB yaitu memberikan lapangan pekerjaan seperti para eks milisi yang sudah menyerahkan diri dan bergabung menjadi masyarakat sipil.

Upaya negosiasi yang alot dan panjang membuahkan hasil yang baik. Dantim Patroli dapat menyadarkan para penyandera dan menunjukkan keberadaan warga sipil yang di sandera. Dengan sigap, tim patroli bergerak menuju lokasi yang telah disebutkan, kemudian melakukan pembebasan para sandera dengan aman dan selamat. Selanjutnya keenam warga sipil tersebut diserahkan kembali kepada keluarganya yang berada di desa Crispin.

Autentikasi :

Papen Satgas TNI Konga XXXIX-/RDB MOnusco, Lettu Laut (KH/W) Lilia Budiyanti 

Satgas TNI RDB Monusco Kembali Ukir Prestasi Menurunkan 43 Milisi Beserta 32 Pucuk Senjata

SIDIKPOST| (Pen Satgas Konga XXXIX-B Munosco. Selasa, 6 Oktober 2020). Satuan Tugas (Satgas) Kontingen Garuda (Konga) XXXIX-B Rapid Deployable Battalion (RDB) Mission de lOrganisation des Nations Unies pour La Stabilisation en République Démocratique du Congo (MONUSCO) kembali mengukir prestasi di tanah Afrika dengan menurunkan 32 pucuk senjata jenis AK-47 beserta 43 orang milisi bersenjata secara sukarela melalui pendekatan persuasif dan dialog dengan para pemangku adat di desa Nsela hingga Mapanda, Afrika, Senin (5/10/2020). 

Disela-sela kegiatannya, Komandan Satgas Kolonel Inf Daniel Lumbanraja menyampaikan bawah perolehan senjata tersebut bukanlah hal yang didapat begitu saja, namun melalui proses yang cukup panjang dengan berbagai kegiatan patroli oleh prajurit Satgas TNI RDB dalam menjaga perdamaian dan keamanan di daerah misi.

Lanjut dikatakannya bahwa untuk saat ini situasi dan kondisi di daerah misi dalam keadaan aman terkendali, akan tetapi masih ada beberapa wilayah lainnya yang rawan tindakan kriminal seperti perampokan dan penyerangan oleh kelompok bersenjata terhadap 60 warga sipil dan 7 orang FARDC yang mengakibatkan 4 orang meninggal dan 3 orang luka-luka yang terjadi di desa Nsela,  belum lama ini. 

Untuk itu, dengan sigap Komandan Satgas TNI RDB memerintahkan Wadansatgas Mayor Inf Yossy  Buanan untuk segera merencanakan operasi pemutihan di wilayah COB Bendera yang dipimpin Mayor Inf Ismail Taruna Vijaya sebagai komando pelaksana di lapangan.  Operasi yang diberi nama “Operasi Kuda Putih” ini melibatkan 80 personel Satgas yang terbagi menjadi 4 Tim pelaksana yaitu Tim Pencari Informasi, Tim Cimic dan 2 Tim Pengamanan. 

Monusco dalam hal ini Indo RDB dan CLA menjalin komunikasi dengan para pemimpin local N’Sela dan sekitarnya untuk menghubungi beberapa pemimpin kelompok bersenjata dan satu faksi MMAP yang diyakini selama ini selalu bermusuhan.

Dalam kurun waktu yang tidak singkat melalui berbagai kegiatan patroli rutin disertai kegiatan Civil Military Coordination (CIMIC) di wilayah Area of Resposibility (AoR) Indo RDB akhirnya operasi ini membuahkan hasil positif yaitu berhasil meyakinkan para milisi untuk kembali ke masyarakat beserta menyerahkan peralatan perangnya kepada Monusco dalam hal ini Indo RDB disaksikan Komandan FARDC Batalyon 222 Bendera, Kepala N’Sela dan pemimpin local lainnya di daerah tersebut.

Sampai dengan saat ini Satgas TNI RDB Konga XXXIX-B Monusco Kongo telah berhasil menyadarkan sebanyak 329 orang milisi bersenjata dan 133 pucuk senjata api dengan 436 butir munisi.

Apresiasi luar biasa telah diberikan oleh masyarakat Demokratik Republik Congo (DRC), khususnya pemerintah DRC dan Monusco atas rentetan prestasi yang dicapai oleh Satgas TNI RDB Konga XXXIX-B Monusco dalam rangka meningkatan kesejahteraan masyarakat DRC melalui berbagai kegiatan cimic terpadu dan aksi-aksi heroik dalam rangka melaksanakan mandatnya sebagai pasukan pemelihara perdamaian PBB dengan menjalankan Protection of Civilian (POC).

Autentikasi : Papen Satgas TNI Konga XXXIX-/RDB MOnusco, Lettu Laut (KH/W) Lilia Budiyanti