Satgas Yonif 413 Bromoro Peringati Tahun Baru Islam Gelar Khitanan Massal dan Pengobatan Massal

SIDIKPOST|(Jayapura). Dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1442 Hijriah, Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Mekanis Raider 413 Kostrad menggelar khitanan massal dan pengobatan gratis.

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Pamtas RI-PNG Yonif MR 413 Kostrad Mayor Inf Anggun Wuriyanto, S.H., M.Han dalam rilis tertulisnya di Distrik Muara Tami, Kota Jayapura, Minggu (23/08/2020).

Dansatgas mengatakan bahwa makna perayaan Tahun Baru Islam ini dapat diimplementasikan dengan perubahan akhlak atau sifat dari yang sebelumnya menjadi pribadi yang lebih baik.

“Sebagaimana peristiwa yang dialami Nabi Muhammad SAW berhijrah atau berpindah dari Mekkah ke Madinah serta membawa perubahan paradigma Pemerintahan yang lebih baik, begitupun dalam hidup ini kita harus berupaya menjadi pribadi yang lebih baik dari sebelumnya,” ungkap Dansatgas.

“Itulah mengapa penghijrahan Nabi Muhammad SAW dijadikan momen sebagai peringatan Tahun Baru Islam,” tambahnya.

Menurut Mayor Inf Anggun, pengobatan gratis dan khitanan massal merupakan wujud aplikasi perbaikan diri dengan memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan, khususnya di wilayah perbatasan yang jaraknya relatif jauh dari pusat pelayanan kesehatan.

Namun dalam pelaksanaan khitanan massal yang digelar, ada hal unik dirancang oleh Dokter Satgas Yonif 413 Kostrad.

Ialah alat sunat listrik berbahan dasar solder yang ia modifikasi sedemikian sederhan, namun memiliki kemampuan efektif dan efisien yang diberi nama Morocutter.

Dokter Satgas mengatakan bahwa dalam waktu 10 detik alat sudah panas dan siap untuk memotong ujung kulit pada kemaluan.

Proses Khitan pun sangat singkat dalam kurun waktu 5 menit sudah dapat memberhentikan aliran darah. “Bahkan dalam waktu 90 menit pasien sudah dapat berjalan kaki kembali,” ujarnya.

Sedikitnya seratus warga Skouw mendatangi Pos Satgas untuk berobat dan Khitan. Salah satu warga atas nama Bapak Ilyas (42) menyampaikan ucapan terima kasih kepada Satgas Yonif MR 413 Kostrad atas pengobatan dan Khitanan massal yang digelar.

“Saya berterima kasih karena telah mendapatkan pelayanan kesehatan, selain itu juga putra bungsu saya ikut dalam Khitan massal yang digelar saat ini,” ucap Ilyas.

Sekilas cerita singkat alat modifikasi Khitan yang dirancang oleh Prajurit Yonif MR 413 Kostrad.

Hal tersebut dibuat semata-mata dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat khususnya yang berada di Perbatasan Provinsi Papua Sektor Utara yang merupakan daerah penugasan operasi Satgas Pamtas RI-PNG Yonif MR 413 Kostrad.

Autentikasi : Pen Satgas Yonif Mekanis Raider 413/Bremoro

Hadiah HUT RI Ke 75, Satgas Bremoro Berikan Tongkat Merah Putih Morokrek Untuk Bapak Frans

SIDIKPOST|JAYAPURA- Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Mekanis Raider 413 Kostrad memberikan hadiah Tongkat Krek Merah Putih kepada Masyarakat Kampung Yowong

Bapak Frans (50) yang sudah 3 bulan terbaring akibat kecelakaan motor yang pernah dialami sebelumnya.

Dalam menyambut Hari Ulang Tahun ke 75 Kemerdekaan Republik Indonesia

Komandan Pos Skamto Satgas Yonif 413 Bremoro Kapten Inf Senopati Senin (3/8/2020),

Menginisiasi pembuatan Tongkat Krek Merah Putih kepada salah satu warga Kampung Yowong Distrik Arso Kabupaten Keerom

Yang berjarak 300 meter dari Pos tersebut

Lanjut dikatakan Kapten Inf Senopati, Ialah Bapak Frans (50) yang sejak seminggu lalu mendapatkan perawatan khusus dari Pos Satgas Skamto pada kaki kanannya yang mulai membusuk akibat luka infeksi serta mengeluarkan cairan nanah pada kakinya. 

“Frans sendiri mengaku kesulitan untuk pengobatan kakinya, dimana jarak antara rumah dan Puskesmas mencapai 8 km. Sedangkan ia sendiri tidak memiliki kendaraan pribadi serta belum dibuatnya kartu fasilitas pelayanan kesehatan untuk dirinya,” ujarnya.

Melihat perkembangan kesehatan Bapak Frans, Kapten Senopati terinspirasi untuk membuat Krek sebagai alat bantu jalan kaki bapak Frans.

Apalagi momen menjelang perayaan Hari Ulang Tahun ke 75 Kemerdekaan Republik Indonesia

tongkat krek yang diberi nama “Morokrek” tersebut diberikan sebagai hadiah istimewa kepada Bapak Frans.

“Morokrek diambil dari nama Satuan kita Yonif 413 Bremoro, sehingga harapan kami, tongkat tersebut sebagai pengingat Bapak Frans terhadap Satgas ini.

Selain itu, juga dalam masa perawatan, akan terus kami pantau perkembangan Kaki Bapak Frans,

Semoga bisa kembali berjalan seperti sedia kala” ucap Komandan Pos dengan disaksikan oleh Bapak Ancelmus Tafer selaku Kepala Kampung Yowong.

Sementara itu, Frans menyampaikan, beruntung dengan kehadiran Satgas Pamtas RI-PNG Yonif MR 413 Kostrad yang hadir ditengah masyarakat Kampung Yowong yang intensif memberikan pengobatan keliling kepada masyarakat setempat. 

“Mulai seminggu yang lalu luka ini telah dibersihkan oleh Pos hingga saat ini

yang awalnya saya hanya terbaring kini bisa berdiri” ujarnya

Di sisi lain, saat menerima laporan dari Kapten Senopati, Dansatgas Mayor Inf Anggun Wuriyanto S.H., M.Han. mengapresiasi yang telah dilakukan oleh Satgas Pos Skamto.

“Kreativitas seperti apa yang dilakukan oleh Kapten Inf Senopati beserta pasukannya bisa menjadi contoh untuk Pos lain agar selalu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Papua yang kita cintai ini”

 ungkapnya saat menyampaikan hal tersebut di Apel Jaring Radio Satgas.(AF)