Danrem 174 Merauke Brigjen TNI Bangun Nawoko Kunjungi Kodim 1711/BVD

SIDIKPOST| (Merauke. Kamis, 16 Juli 2020). Komandan Korem 174/Anim Ti Waninggap (Danrem 174/ATW) Merauke Brigjen TNI Bangun Nawoko.

Di dampingi Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Koorcab Korem 174/ATW Ny. Renny Bangun Nawoko melaksanakan kunjungan kerja ke wilayah Kodim 1711/BVD yang terletak di Kecamatan Mandobo, Kabupaten Boven Digoel, Papua, Rabu (15/7/2020).

Kunjungan kerja Danrem 174/ATW Merauke Brigjen TNI Bangun Nawoko beserta rombongan ke wilayah Komando Distrik Militer 1711/Boven Digoel (Kodim 1711/BVD) menggunakan pesawat udara.

Baca juga Prajurit TNI Satgas Yonif 754 Ajari Anak Pedalaman Papua Cara Mandi Bersih

Setibanya di Bandar Udara Tanah Merah, Danrem 174 Merauke beserta rombongan disambut langsung oleh Komandan Kodim (Dandim) 1711/BVD Letkol Inf Candra Kurniawan, S.E.

Bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta Ketua Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Kabupaten Boven Digoel.

Lagi Rame ” Dansatgas Indobatt Sambut Kunjungan Komandan Spanbatt ke Markas Indobatt

Acara penyambutan kedatangan Brigjen TNI Bangun Nawoko dilaksanakan secara adat dengan  tarian  Suku Mandobo. Selanjutnya, Danrem 174 Merauke beserta rombongan menuju ke Makodim 1711/BVD.

Sesampainya di Makodim, Danrem 174 Merauke menerima jajar kehormatan oleh regu jaga Makodim 1711 dan di sambut oleh seluruh anggota Kodim beserta Ibu-ibu Persit Kodim 1711/BVD.

dilanjutkan menerima paparan dari Dandim 1711/BVD Letkol Inf Candra Kurniawan.

Dalam kesempatan tersebut, Danrem 174/ATW Merauke Brigjen TNI Bangun Nawoko menekankan, pelihara terus sinergitas yang selama ini sudah berjalan dengan baik .

jaga semangat anggota dalam melaksanakan tugas serta jaga keharmonisan dan kerukunan di lingkungan Kodim 1711/BVD.

(Penrem 174/ATW)

Warga Natabui dan Toweta Dapat Bibit Tanaman dan Sembako Dari Satgas TMMD Kodim 1709

SIDIKPOST| (Papua).  Sebagai upaya mencegah kerusakan ekosistem hutan dan mengembalikan fungsi alam.

Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-108 Komando Distrik Militer 1709/Yapen Waropen (Kodim 1709/Yawa).

Dengan membagikan bibit pohon pinang kepada warga Kampung Natabui dan Toweta, sebagai bentuk gerakan penghijauan di lokasi TMMD, Rabu (15/7/2020).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Perwira Seksi Teritorial (Pasiter) Kodim 1709/Yawa Kapten Inf Albertus Ansanai.

Baca juga Ibu-Ibu di Perbatasan Indonesia-Papua Nugini Dibekali Keahlian Membuat Kue

Selain membagikan 150 bibit pohon pinang, dalam kegiatan ini juga turut dibagikan bibit sayur-sayuran seperti bibit cabai, tomat, sawi, kacang panjang, dan sayuran lainnya.

Pasiter Kodim 1709/Yawa menuturkan bahwa kegiatan pembagian bibit pohon kepada warga Natabui dan Toweta di lokasi TMMD ini.

sebagai upaya untuk mengurangi dampak pemanasan global, kerusakan alam dan mencegah terjadinya bencana alam yang sekaligus juga mendukung program pemerintah dalam gerakan penghijauan.

“Kami bekerjasama dengan Dinas Kehutanan dan Dinas Pertanian Kepulauan Yapen, yang mana dalam kegiatan ini kami bagikan 150 bibit pohon pinang dan juga bibit sayuran kepada warga sebagai bentuk gerakan penghijauan di lokasi TMMD ke-108 Kodim 1709/Yawa,” jelasnya.

Kapten Inf Albertus Ansanai menambahkan bahwa selain membagikan bibit pohon dan sayuran.

Pada kesempatan ini juga Satgas TMMDke-108 Kodim 1709/Yawa bekerja sama dengan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Kepulauan Yapen membagikan 150 paket sembako kepada warga di lokasi TMMD.

Kegiatan tersebut sebagai bentuk kepedulian dalam mengurangi beban warga ditengah masa pandemi Covid-19.(Penrem 174/ATW).

Kondisi Jalan Setapak, Licin dan Berlumpur, Satgas TMMD Bersama Warga Angkut Material Dengan Berjalan Kaki

SIDIKPOST| (Papua. 14 Juli 2020). Kampung Toweta dan Kampung Natabui merupakan dua kampung yang berada di wilayah Kabupaten Kepulauan Yapen dengan jarak kurang lebih 80 kilometer dari Kota Serui, ibukota Kabupaten Kepulauan Yapen. Untuk mengakses ke dua kampung itu, dapat di tempuh melalui perjalanan darat dengan waktu mencapai 4-5 jam dengan menembus hutan, ditemani jalan terjal berbatu dan licin.

Masyarakat Kampung Toweta dan Natabui hingga saat ini kurang tersentuh oleh pembangunan, sehingga masyarakat sangat antusias kala kampungnya dijadikan obyek sasaran TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-108 di tahun 2020.

Salah satu pemuda di Kampung Natabui Epianus Arampayai, mengaku bersyukur dengan adanya pembangunan 13 unit rumah permanen untuk masyarakat yang dilakukan dalam program TMMD ke-108 tahun ini. Dari ke-13 rumah yang di bangun, 10 rumah dibangun di Kampung Natabui dan 3 (tiga) rumah dibangun di Kampung Toweta.

Selain membangun rumah kehadiran TMMD di Kampung Toweta dan Kampung Natabui, Satgas TMMD ini juga membuatkan bak penampungan air bersih untuk warga kampung tersebut yang sebelumnya mengambil air bersih harus ke mata air di sungai terdekat dengan berjalan kaki 2 kilometer.

Dalam proses pengerjaan 13 rumah warga, serta perbaikan sumber air bersih bukan tanpa kendala dengan dihadapkan kondisi geografis wilayah tersebut. Pendistribusian material bangunan terpaksa harus diangkut secara manual sebab kondisi jalan licin dan berlumpur serta harus melalui jalan setapak menuju lokasi pembangunan, sehingga sangat menyulitkan menggunakan kendaraan untuk mengangkut material.

Danramil 1709 Yapen Waropen, Distrik Yapen Barat, Kapten Yeremias Ayomi yang memimpin pendistribusian material menyebutkan, bahan bangunan harus dipikul para prajurit yang tergabung dalam Satgas TMMD dengan bantuan warga setempat. “Warga memikul material bangunan dengan noken (Tas khas Papua) yang dipakai sebagai untuk menyimpan keperluan sehari-hari dialihfungsikan untuk mengangkut bahan material seperti batu bata dan lain-lainya,” jelasnya.

Melihat hal tersebut, Kapten Yeremias terharu dengan perjuangan warga selama ini yang tinggal di dua kampung itu. Sebab dengan segala keterbatasan dan sulitnya jalan tembus ke kampungnya, warga tetap berjuang demi adanya perubahan. “Perjuangan warga ini yang membuat segala kesulitan TMMD tak pernah dirasakan lagi. Terlebih warga di dua kampung sangat antusias dalam mendukung TMMD,” ungkapnya.

Selain kegiatan fisik berupa pembangunan 13 rumah kegiatan TMMD 108 di Kampung Toweta dan Kampung Natabui juga menyasar kegiatan non fisik seperti pengobatan gratis kepada warga yang digelar pada salah satu ruang kelas SD YPK Natabui.  Dengan mengandeng para petugas di Puskesmas Pembantu Ansus yang di dampingi oleh dokter Matheis J. Tanati memeriksa kesehatan warga, sebagai wujud kepedulian sosial terhadap kondisi kehidupan masyarakat hingga pelosok kampung.

Terdapat 117 orang yang mengikuti periksa kesehatannya di pengobatan gratis. Hasil dari pemeriksaan kesehatan ini, kebanyakan warga mengalami gangguan infeksi saluran pernapasan akut atau ISPA, lalu batuk dan pilek. “Masyarakat diberikan obat dan vitamin, serta diminta untuk tetap menjaga kesehatan dan lingkungan sekitar. Semoga masyarakat di kampung tetap sehat dan kuat,” kata Matheis.

Komandan Kodim 1709/Yawa Letkol Inf Leon Pangaribuan menuturkan, sinergitas Satgas TMMD dan warga setempat sangat akrab dan kompak dalam mendukung pengerjaan TMMD. “Kami harap sinergitas tak putus sampai disini, walau TMMD nantinya selesai dilakukan,” ucapnya.

Program TMMD dilakukan, guna mengatasi kesulitan masyarakat di suatu daerah yang tertinggal, terisolasi, dan berada di pinggiran, serta terbelakang yang jauh dari jangkauan pembangunan. Harapan dilakukan TMMD 108 pada daerah itu, dapat menghadirkan percepatan pembangunan desa dengan melibatkan TNI, serta lintas sektoral di pemerintah daerah.

“Mudah-mudahan pembangunan cepat selesai dengan sinergitas yang dibangun antara TNI dan masyarakat. Senyum bahagia menghiasi wajah masyarakat. Dengan adanya program TMMD ini tak akan ada lagi jarak yang jauh untuk mengambil air bersih dalam pemenuhan kebutuhan harian masyarakat,” harapnya.

Terlebih tak ada lagi udara dingin yang menusuk hingga tulang, ketika hujan deras mengguyur dua kampung itu. “Inilah secercah harapan nyata dari TMMD untuk dua kampung terpencil di Kepulauan Yapen, Papua,” ungkap Letkol Inf Leon. (Penrem 174).

Bersama Masyarakat Dari Tiga Kampung, Satgas 754 Kostrad Ajak masyarakat Aroanop Bersihkan Gereja

SIDIKPOST| (Papua). Mengajak masyarakat dari tiga kampung dalam menjaga kebersihan sarana ibadah yang ada, Satgas Yonif 754/ENK/20/3 Kostrad ajak masyarakat bersihkan Gereja Betlehem kampung Omponi distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika Papua,Minggu (12/7/2020).

Kegiatan yang diikuti oleh masyarakat Omponi, Ombani dan Anggigi ini merupakan inisiatif dari Letda Inf Cighra selaku Danpos Aroanop.

Dansatgas Letkol Inf Dodi Nur Hidayat dalam keterangan tertulisnya di Timika mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu sarana untuk meningkatkan kesadaran masyarakat untuk sama – sama menjaga kebersihan lingkungan. “Kegiatan ini merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan,” ujarnya. 

“Kegiatan ini melibatkan masyarakat dari 3 kampung yang ada di wilayah sekitar pos aroanop yang dilakukan oleh Letda Inf Cighra dan personel pos Satgas yang lainnya,” tambah Dansatgas.

Letkol Inf Dodi Nur Hidayat juga mengatakan, walaupun masyarakat yang ikut hanya beberapa ini di karena masih banyak masyarakat yang berada di Timika dan belum kembali ke kampung mereka. 

“Hal ini selain bertujuan untuk membersihkan gereja Betlehem kegiatan ini juga di manfaatkan oleh personel Satgas untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kebersihan bagi kita semua,” tutup Dansatgas.

Sementara itu, Kepala Kampung Ombani Amos Janampa (54) memberikan pendapat mengenai kegiatan yang dilakukan oleh anggota Satgas ini sebagai wujud kepedulian terhadap mereka dan kepedulian terhadap gereja mereka. “Ini merupakan kegiatan yang baik karena menciptakan suasana yang bersih, indah dan nyaman di gereja kami,” ujarnya.

Autentikasi :

Papen Satgas Yonif 754/ENK/20/3 Kostrad, Letda Inf Rochmadian Perwira Putra

Pengobatan Massal TMMD 108 Kodim 1709/Yawa, Diserbu Ratusan Warga Natabui

SIDIKPOST|(Papua). Dalam rangka kegiatan non fisik TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-108Kodim 1709/Yawa, Poliklinik Kesehatan (Polkes) Kodim 1709/Yawa dibawah pimpinan Serma Saidi bekerjasama dengan dr. Matheis J. Tanati dan juga Puskesmas Pembantu Ansus, menggelar kegiatan pengobatan massal di Kampung Natabui, Distrik Yapen Barat, Kab. Kepulauan Yapen,tepatnya SD YPK Natabui, Jumat (10/7/2020).

Menurut Pasiter Kodim 1709/Yawa Kapten Inf Albertus Ansanai, kegiatan pengobatan massal ini selain sebagai kegiatan non fisik dalam TMMD Ke-108 juga merupakan salah satu wujud kepedulian sosial terhadap kondisi kehidupan masyarakat, khususnya bagi masyarakat di wilayah pelosok yakni dengan memberikan pelayanan kesehatan secara gratis.

Pengobatan massal yang dilakukan secara gratis ini pun mendapat sambutan dan animo positif dari warga setempat. Hal ini terbukti dengan hadirnya ratusan warga yang langsung menyerbu posko guna memeriksakan kondisi kesehatannya.

Pada kesempatan yang sama,Serma Saidi yang juga menjabat sebagai Kepala Poliklinik Kesehatan (Kapolkes) Kodim mengatakanbahwa ada sekitar 117 warga yang memeriksakan kesehatannya di posko pengobatan massal ini. Selain orang dewasa, ada juga lansia, ibu hamil serta anak-anak yang datang berobat.

Dari sekian banyak warga yang hadir, rata-rata keluhan kesehatan yang dialami warga adalah Infeksi Saluran Pernapasan Akut atau ISPA, diantaranya adalah batuk dan pilek. “Alhamdulillah persediaan obat-obatan yang kami siapkan cukup untuk mengatasi keluhan kesehatan warga,” tuturSerma Saidi. (Penrem 174/ATW).

Pupuk Jiwa Nasionalisme di Tanah Papua, Satgas pamtas Ajarkan Wawasan Kebangsaan

SIDIKPOST|   Boven Digoel, Papua- Satgas Pamtas Yonif 516/CY berupaya untuk terus
meningkatkan jiwa nasionalisme dan patriotisme di perbatasan
Indonesia-Papua Nugini.
        Itu dibuktikan, dengan adanya pembekalan wawasan kebangsaan yang
diberikan pada anak-anak di daerah perbatasan tersebut.
        Dansatgas Pamtas, Letkol Inf Muhammad Radhi Rusin mengatakan jika rasa
nasionalisme, harus ditanamkan sejak dini. “Karena, anak-anak adalah
generasi penerus bangsa yang nantinya mempertahankan setiap jengkal
tanah NKRI,” kata Dansatgas. Jumat, 03 Juli 2020.
        Selain rasa nasionalisme, kata Letkol Radhi, pembekalan wasbang juga
sangat efektif dalam menumbuhkan kecintaan pada negara, khususnya
Indonesia.
        “Kami akan pupuk semangat anak-anak di daerah perbatasan ini, agar ke
depannya bisa mencintai NKRI,” tegasnya.

Autentifikasi

Dansatgas Pamtas Yonif 516/CY, Letkol Inf Muhammad Radhi Rusin, S. I. P

Prajurit TNI Satgas Yonif 754 Ajari Anak Pedalaman Papua Cara Mandi Bersih

SIDIKPOST| (Papua). Prajurit TNI yang tergabung dalam Satgas Pamrahwan Yonif 754/ENK/20/3 mengajari anak pedalaman Papua menjaga kebersihan diri dengan cara mandi bersih. Kegiatan ini bertujuan agar anak-anak selalu terbiasa hidup sehat yang diawali dengan mandi bersih, sehingga dirinya tetap sehat dan terbebas dari penyakit khususnya penyakit kulit.

Dansatgas Yonif 754/ENK/20/3 Letkol Inf Dodi Nur Hidayat mengatakan bahwa kebersihan merupakan salah satu hal yang penting dalam kehidupan sehari-hari, karena akan berpengaruh langsung terhadap kualitas kesehatan yang kita miliki. “Hal inilah yang di ajarkan oleh prajurit Satgas Pamrahwan Yonif 754/ENK/20/3 Kostrad untuk menjaga kebersihan diri kepada Yusuf Kudiai (5 th) di Distrik Bouwbado, Kabupaten Deiyai, Papua, Jumat (26/6/2020).

Menurut Dansatgas, anak-anak merupakan aset masa depan bangsa sehigga sudah tentu mengajarkan kebersihan kepada anak-anak merupakan salah satu upaya untuk menjaga kesehatan diantaranya dengan mengajarkan cara mandi bersih.  “Kegiatan tersebut juga memberikan pengetahuan dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya kebersihan itu sendiri sedari dini,” ucapnya.

Mandi bersih yang diajarkan tersebut diantaranya saat mandi harus menggunakan sabun serta menggosok badan, menggosok gigi dan mencuci rambut paling tidak satu kali dalam seminggu. “Satgas juga memberikan alat mandi kepada Yusuf sehingga dia bisa menerapkan apa yang kita ajarkan dan juga selalu menerapkan hidup yang bersih,” tutup Dansatgas.

Neni Kudiai (28 th) ibu dari Yusuf Kudai mengucapkan terima kasih kepada personel satgas yang sudah peduli untuk membantunya mengajarkan kebersihan pada anak pertamanya. “Kami terima kasih sekali kepada personel satgas yang sudah mau membantu mengajarkan anak saya membersihkan diri dan sudah memberikan alat mandi,” katanya.

Autentikasi :
Papen Satgas Yonif 754/ENK/20/3 Kostrad, Letda Inf Rochmadian Perwira Putra

Satgas Yonif 125/Simbisa Bagikan Masker dan Pakaian Layak Pakai Kepada Warga Pedalaman Papua

SIDIKPOST| (Merauke. Senin, 22 Juni 2020).  Sebagai  bentuk kepedulian terhadap sesama, prajurit Satgas Yonif 125/Simbisa membagikan masker dan pakaian yang masih layak pakai kepada masyarakat Kampung Bupul, Distrik Elikobel, Kabupaten Merauke, Provinsi Papua.

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Yonif 125/Simbisa, Letkol Inf Anjuanda Pardosi dalam rilis tertulisnya di Kabupaten Merauke, Papua, Minggu (21/6/2020).

“Kegiatan pembagian masker dan pakaian layak pakai tersebut dilakukan oleh Pos Kalimaro yang dipimpin Danki A Satgas Yonif 125/Simbisa Lettu Inf Rhadi Yanuar Hadian beserta tujuh orang anggotanya,” tambahnya.

Dansatgas mengatakan bahwa pembagian masker dan pakaian layak pakai dilakukan dengan cara mendatangi langsung rumah warga (door to door). Hal ini dilakukan untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus dapat memberikan edukasi kepada warga tentang pentingnya kepedulian satgas untuk mencegah penyebaran Covid-19.

“Penanggulangan penyebaranCovid-19 ini sangat bergantung pada tingkat kesadaran dan kepedulian kita semua,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Kampung Bupul Vasvikus Mengkujae mewakili warganya menyampaikan ucapan terimakasih kepada Satgas Yonif 125/Simbisa atas bantuan yang diberikan. “Terimakasih bapak-bapak TNI atas bantuannya dan selamat bertugas di kampung kami,” ucapnya.

Autentikasi :
Papen Satgas Yonif 125/Simbisa, Lettu Chk Juspindeli Girsang

Dwi Cahyono Putra Asli Papua Bernama Jawa Lulus Seleksi TNI AD

SIDIKPOST| (Merauke. Rabu, 27 Mei 2020). Dwi Cahyono, salah satu pemuda dari Suku Auyu, Kabupaten Mappi, Papua, diumumkan lulus menjadi Prajurit Tamtama PK TNI AD Gelombang I Tahun 2020 binaan Koramil 1707-07/Keppi Kodim 1707/Merauke.

Pada Sidang Parade Pantukhir Calon Tamtama Prajurit Karier, salah satu Calon Prajurit Tamtama PK membuat Danrem 174/ATW Merauke Kodam XVII/Cenderawasih Kolonel Inf Bangun Nawoko merasa bangga dan terkejut ada putra Papua tapi namanya Jawa. Selain itu, Dwi Cahyono juga pandai berbicara dengan menggunakan Bahasa Jawa.

Dwi Cahyono putra asli Papua dengan nama Jawa merupakan anak yatim yang diasuh oleh pasangan Mardi Santoso dengan Ibu Parinten sejak umur tiga hari hingga sampai saat ini lulus seleksi menjadi Calon Prajurit TNI AD. Dwi Cahyono dilahirkan dari pasangan Agustinus Hemi Kumuda dan Yulita Pari Ku Muda (Suku Auyu).

Menurut Mardi Santoso, Selasa (26/5/2020), Dwi Cahyono memang bercita-cita menjadi tentara sejak duduk di bangku Sekolah Dasar (SD). Setelah tamat SMK, Dwi Cahyono mendaftar masuk tentara di Koramil dan selanjutnya dibina oleh Koramil 1707-07/Keppi. “Pada kesempatan pertama, dia sempat mengalami kegagalan di penerimaan Tamtama PK Gelombang II sumber pedalaman tahun 2019 karena terkendala oleh alokasi,” ucapnya.

Namun demikian, hal tersebut tidak menyurutkan keinginan Dwi Cahyono untuk menjadi tentara. “Pada awal tahun 2020, anak saya ini kembali mendaftarkan di Koramil. Syukur Alhamdulillah, saya mendengar kabar bahwa anak saya lulus dan akan menjadi tentara,” ungkap Mardi Santoso.

Sementara itu, Sertu Roil anggota perwakilan Koramil 1707-07/Keppi selaku Pembina sehari-hari menyampaikan bahwa selama di Merauke, anak-anak yang berasal dari Mappi semuanya ditampung di rumahnya dan melakukan pembinaan latihan fisik maupun psikologi di Kodim 1707/Merauke.

Autentikasi :
Penerangan Korem 174/ATW

Wujudkan Mimpi Putra Papua Jadi TNI, Personel Yonif 411 Kostrad Tempa Roni Kabarjay

SIDIKPOST| (Merauke). Dalam rangka mendukung mewujudkan mimpi putra asli Papua menjadi prajurit TNI AD, personel Satgas Pamtas Yonif Mekanis Raider 411/Pdw Kostrad, memberikan pembinaan kepada Yusuf Roni Kabarjay  (20 th) seorang pemuda yatim piatu di perbatasan RI-PNG, warga Kampung Toray, Distrik Sota.

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Pamtas RI-PNG Yonif Mekanis Raider 411/Pdw Kostrad Mayor Inf Rizky Aditya S.Sos., M.Han., dalam rilis tertulisnya di Merauke, Papua, Selasa (21/4/2020). “Pembinaan rutin secara langsung diberikan oleh empat personel Pos Toray dipimpin Danpos Toray Letda Inf Wesly Tanaem kepada Yusuf Roni Kabarjay, yang telah mendaftarkan diri untuk mengikuti seleksi Rekrutmen Tamtama PK TNI AD tahun 2020 bertempat di Ajenrem 174/ATW,” tambahnya.

Dansatgas mengatakan bahwa pembinaan yang diberikan meliputi materi kesegaran jasmani A (lari 12 menit), kesegaran jasmani B (pull up, sit up, push up, shutle run) dan materi test Psikologi. Tujuan dari pembinaan tersebut sebagai bekal dalam mengikuti serangkaian test yang akan dihadapi untuk bisa lulus seleksi menjadi Prajurit TNI AD.

Pembinaan secara khusus diberikan oleh personel Satgas ini sebagai wujud dukungan kepada pemuda-pemudi di perbatasan, yakni warga Papua yang bercita-cita menjadi Prajurit TNI AD, agar dapat bermanfaat dan menjadi bekal untuk menghadapi test.

Menurut Mayor Inf Rizky Aditya, pembinaan  merupakan hal yang penting dalam kesiapan mendaftar jadi prajurit TNI. Selama pembinaan yang dilaksanakan terjadwal sejak jauh-jauh hari itu, diberikan motivasi, latihan fisik serta latihan test psikologi untuk menjadi bekal dalam menghadapi seleksi.

“Sebagai Satgas Pamtas tentunya kita sangat mendukung penuh jika putra-putri Papua ingin menjadi prajurit TNI, dengan senang hati akan kita bantu berikan pembinaan supaya menjadi bekal dalam seleksi serta mudah-mudahan dapat mengantarkannya bisa lulus menjadi prajurit TNI AD,” katanya.

Sementara itu, Yusuf Roni Kabarjay menyampaikan ucapan terima kasih kepada Abang-abang TNI dari Satgas Yonif Mekanis Raider 411/Pdw Kostrad yakni Pos Toray, yang telah memberikan pembinaan dan motivasi untuk mengikuti seleksi menjadi prajurit TNI AD.

“Saya baru pertama kali mendaftarkan diri mengikuti seleksi ini, dengan dibantu oleh abang-abang TNI dari Kostrad, ada banyak sekali ilmu dan materi yang saya peroleh, mudah-mudahan ini dapat menjadi bekal saya untuk mewujudkan mimpi menjadi TNI AD,” ucapnya.

Autentikasi :
Pasi Intel Satgas Yonif MekanisRaider 411/Pdw Kostrad, Lettu Inf Asep Saepudin, S.T. Han.