Berita Foto:Jenazah Pelda Anumerta Rama Wahyudi Diberangkatkan ke Tanah Air

SIDIKPOST| (Puspen TNI. Kamis, 2 Juli 2020). Pelepasan Pelda Anumerta Rama Wahyudi personel Satgas Kizi TNI Konga XX-Q/Monusco yang gugur akibat serangan milisi bersenjata saat menjalankan tugas misi sebagai pasukan perdamaian PBB di wilayah Republik Demokratik Kongo dilaksanakan secara militer yang dipimpin oleh Force Commander Monusco Lieutenant General Ricardo Augusto Fereirra Costa Neves sebagai inspektur upacara, bertempat di Bandara Mavivi, Kongo, Afrika, pada hari Jumat 26 Juni 2020 yang lalu.

Saat ini jenazah sudah diberangkatkan ke tanah air dengan menggunakan pesawat Emirate EK 730 dengan rute Entebe-Dubai, dilanjutkan dengan pesawat Emirat EK 358 dengan rute Dubai-Jakarta. Pesawat diperkirakan tiba pada hari Kamis, 2 Juli 2020, pukul 22.00 WIB di Bandara Soekarno Hatta.

Autentikasi:

Kabidpeninter Puspen TNI Kolonel Laut (KH) H. Agus Cahyono

Pasukan Garuda Gelar Latihan Batalyon Mobile Reserve di Blue Line

SIDIKPOST| (Pen Konga XXIII-N. Kamis, 2 Juli 2020).  Prajurit TNI yang tergabung dalam Satgas Batalyon Mekanis (Yonmek) TNI Konga XXIII-N/UNIFIL atau Indobatt menggelar latihan kesiapsiagaan Batalyon Mobile Reserve (BMR) dari Kompi Delta secara langsung ke lokasi Blue Line di TP 35 dan TP 36 yang sering terjadi ketegangan di wilayah Kompi Alpha, Al Adaysseh Lebanon Selatan, dimana dinilai dapat mencegah ketegangan yang semakin memanas serta menjamin keselamatan jiwa personel Satgas Indobatt.

Penilaian situasi tersebut dinyatakan dengan Alert Status oleh United Nations Interim Force In Lebanon (UNIFIL), melalui latihan BMR oleh Konga XXIII-N/UNIFIL, baik Kompi Delta di United Nations Potition (UNP) 7-1, Adshid Al Qusayr maupun Kompi Alpha yang berada di UNP 9-63, Selasa (30/6/2020).

Latihan yang dilaksanakan dalam bentuk drill teknis hingga drill taktis, untuk menentukan siapa dan berbuat apa pasukan BMR pada saat di lokasi kejadian. Latihan BMR yang digelar sekaligus menguji kepiawaian driverdalam mengawaki kendaraan tempur jenis Vehicule de l’Avant Blinde (VAB) buatan Prancis di medan Lebanon Selatan yang terdiri bukit bebatuan yang terjal dan curam.

Dansatgas Yonmek TNI Konga XXIII-N Letkol Inf Prasetyo Ari Wibowo, S.Sos., M.I.Pol. menyampaikan, tujuan dari Latihan yang dilaksanakan selama dua hari tersebut diharapkan mampu melatih para pasukan Konga XXIII-N/UNIFIL lebih mawas diri dalam mempersiapkan personel dan materiil secara cepat, apabila terjadi hal menonjol serta personel BMR mengetahui hot spot yang sering terjadi ketegangan di Area Of Responsibility (AOR) Kompi Alpha, sehingga lebih memahami tugas dan tanggung jawab sebagai pasukan peacekeepersdalam menjaga perdamaian dunia.

Ditambahkan oleh Dansatgas bahwa kesuksesan latihan tidak terlepas dari skenario yang telah disiapkan oleh Kasi Ops Mayor Chk Sator Sapan Bungin, S.H. sebagai Komandan latihan. Dalam skenario tersebut diperanggapkan bahwa situasi keamanan di Lebanon Selatan, khususnya di TP 36 dan TP 35. Dimana ketegangan terjadi antara Lebanon Armed Force (LAF) dengan Israel Defence Force (IDF).

“Sehingga tim Quick Reaction Team (QRT) dari Kompi Alpha membutuhkan bantuan personel dari Peleton BMR Kompi Delta untuk mencegah ketegangan yang semakin memanas dan menjamin keselamatan personel Indobatt dari Kompi Alpha yang bertugas di lapangan,” ujarnya.

Latihan BMR ditutup dengan evalusi dan kajian ulang oleh Komandan Latihan, dilanjut apel penutupan yang dipimpin oleh Wadansatgas Mayor Inf Ucok Prihantoro dalam waktu setempat.

Autentikasi :

Perwira Penerangan Konga XXIII-N Unifil, Kapten Laut (KH) Dony Raemana

Satgas TNI RDB Berhasil Damaikan Pertikaian 3 Suku Desa Kashege Kongo

SIDIKPOST| (Pen Satgas Konga XXXIX-B Munosco. Jumat, 26 Juni 2020). Satuan Tugas (Satgas) TNI Kontingen Garuda (Konga) XXXIX-B Rapid Deployable Battalion (RDB) Mission de lOrganisation des Nations Unies pour La Stabilisation en République Démocratique du Congo (MONUSCO) berhasil mendamaikan pertikaian 3 suku di Desa Kashege, Kalemie Provinsi Tanganyika, Republik Demokratik Kongo, Kamis (25/6/2020).

Damainya pertikaian 3 suku tersebut, ditandai dengan menyerahnya 27 orang milisi yang terdiri dari 12 orang dari Kelompok Milisi Persi Kaomba pimpinan Mr. Mukonga Faliala, 7 Orang dari kelompok Milisi Aleluya pimpinan  Bilenge Shindano dan 8 orang dari Kelompok Apa Napaledi pimpinan Mr. Kisidja Mwenge Salumu serta penyerahan 24 senjata api yang terdiri dari  21 pucuk senjata jenis AK-47, 3 Pucuk Senjata Api Rakitan, 15 buah magazen, 51 busur panah beserta 63 anak panah.

Komandan Satgas TNI Konga XXXIX-B RDB Monusco Kolonel Inf Daniel Lumbanraja menyampaikan bahwa penyerahan  24 (dua puluh empat)  pucuk senjata api dan puluhan panah oleh tim Long Range Mission (LRM) Kompi Bravo Indo RDB yang dipimpin oleh Kapten Inf Nuzul Sudjatmiko dan Letda Inf Eka Rahmat Malpura.

Staf Monusco dalam hal ini Disarmament Demobilization Reintegration (DDR) yang juga dihadiri oleh Head of Office (HoO) Monusco wilayah Kalemie sebagai bentuk kesepakatan perdamaian antara tiga kelompok yang selama ini bertikai untuk memperebutkan kekayaan alam yang ada di daerah tersebut.

Kolonel Inf Daniel Lumbanraja mengatakan bahwa keberhasilan tim LRM Satgas TNI Konga XXXIX-B Monusco memperoleh 24 (dua puluh empat) pucuk jenis AK-47 tersebut merupakan bentuk pelaksanaan dari mandat PBB yaitu Protection of Civilian (POC) atau perlindungan warga sipil serta kepercayaan dari ex-combatan kepada Satgas TNI.

“Keberhasilan ini bekerjasama dengan tokoh adat baik itu kelompok Perci Kaomba, Perci Aleluya maupun kelompok Apa Napaledi wilayah Area of Responsibility COB  Kompi Bravo Indo RDB yang dipimpin Mayor Inf Dikdik Sukayat,” ujarnya.

Selanjutnya Kolonel Inf Daniel menjelaskan bahwa selain menjalankan misi tersebut juga digelar kegiatan Civil Military Coordination (CIMIC) yang meliputi pelayanan kesehatan gratis, psikologi lapangan dan perpustakaan mini serta dilaksanakan pertemuan dengan Kepala Suku maupun Tokoh Adat setempat.

Hingga saat ini Satgas TNI Konga XXXIX-B RDB Monusco telah memasuki bulan ketujuh dalam menjalankan tugas di daerah misi yaitu di Republik Demokratik Kongo dan telah berhasil mengumpulkan sebanyak 74 pucuk senjata yang terdiri dari  69 pucuk senjata api jenis AK-47, 2 pucuk jenis FAL, 3 pucuk senjata rakitan, 436 butir  munisi, 1 buah granat tangan, 75 busur dan 80 anak panah serta 233 orang milisi.

Autentikasi :

Papen Satgas TNI Konga XXXIX-/RDB MOnusco, Lettu Laut (KH/W) Lilia Budiyanti

Diserang Kelompok Bersenjata, Prajurit TNI Gugur Dalam Tugas Misi Perdamaian PBB di Kongo

SIDIKPOST| (Puspen TNI). Satu prajurit TNI yang tergabung dalam Satgas Kizi TNI Konga XX-Q/Monusco gugur saat menjalankan tugas misi sebagai pasukan perdamaian PBB di wilayah Republik Demokratik Kongo, Afrika.

Hal tersebut disampaikan oleh Komandan Satgas Kizi TNI Konga XX-Q/Monusco Letkol Czi M.P. Sibuea, S.H., M.Han, bahwa gugurnya prajurit TNI atas nama Serma Rama Wahyudi dan satu orang prajurit TNI yang terluka diakibatkan oleh serangan kelompok bersenjata di wilayah Makisabo, Kongo, Afrika pada Senin 22/06/2020, 17.30 waktu setempat.

Peristiwa tersebut terjadi pada saat tugas pengiriman ulang logistik ke Temporary Operation Base (TOB) bagi prajurit Satgas Kizi TNI Konga XX-Q/Monusco yang melaksanakan pembangunan Jembatan Halulu sebagai sarana pendukung bagi masyarakat setempat. Ketika perjalanan kembali ke COB (Central Operation Base), terjadi penghadangan dengan dihujani tembakan kearah konvoi kendaraan angkut personel yang dikawal oleh dua unit kendaraan tempur APC Malawi Batalyon di wilayah Makisabo.

Serangan mendadak tersebut diduga dilakukan oleh Allied Democratic Forces (ADF), kelompok bersenjata yang berkonflik dengan pemerintah Republik Demokratik Kongo. Usai kontak senjata, diketahui bahwa Serma Rama Wahyudi meninggal dunia akibat terkena tembakan yang menembus dada atas sebelah kiri, sementara satu prajurit TNI lainnya yang terluka saat ini mendapat perawatan di Rumah Sakit Level III Goma MONUSCO.

Satgas Kizi TNI Konga XX-Q/Monusco merupakan satgas PBB dari Indonesia yang banyak memberikan kontribusi besar dalam pembangunan infrastruktur di daerah misi dan telah mendapatkan apresiasi besar dari Markas PBB, salah satunya adalah program pembangunan dan rehabilitasi jalan Kasinga-Kadidiwe, Kongo.

Autentikasi:

Kabidpeninter Puspen TNI Kolonel Laut (KH) H. Agus Cahyono

PERINGATI 74 TH KEMERDEKAAN RI, SATGAS RDB MONUSCO GELAR BERBAGAI LOMBA, DI REPUBLIK DEMOKRATIK KONGO

SIDIKPOST| Dalam rangka memperingati 74 tahun Kemerdekaan RI tahun 2019, Satuan Tugas (Satgas) Kontingen Garuda (Konga) XXXIX-A Rapidly Deployable Battalion (RDB) Mission de lOrganisation des Nations Unies pour La Stabilisation en République Démocratique du Congo (MONUSCO) menggelar berbagai perlombaan khas Indonesia. Kegiatan tersebut digelar pada tiga tempat yang berbeda, yang pertama adalah di Markas Indo RDB, Soekarno Camp, Kalemie, kedua Kompi B dilaksanakan di Combat Operation Base (COB) Bendera yang terletak di wilayah utara Propinsi Tanganyika dan yang ketiga dilaksanakan di COB Manono tepatnya di wilayah selatan Propinsi Tanganyika, Republik Demokratik Kongo, Rabu (15/8/2019).

Berbagai perlombaan yang digelar tersebut, selain personel satgas juga diikuti oleh warga sekitar COB. Dengan penuh semangat dan antusias yang tinggi warga masyarakat dan personel satgas mengikuti seluruh lomba yang dimainkan. Adapun kegiatan yang dilombakan adalah lari 5-K, balap karung, balap bakiak, pecahkan air dengan penutup mata, kelereng dalam sendok dan masukkan pensil dalam botol. Kemeriahan pelaksanaan lomba terpancar pada warga dan seluruh personel satgas Indo RDB Monusco.

Komandan Satgas Indo RDB Monusco Kolonel Inf Dwi Sasongko, disela-sela kesibukannya di Markas Indo RDB Monusco, Kalemie, Propinsi Tanganyika mengatakan bahwa berbagai lomba tersebut dilaksanakan dalam rangka memperingati Kemerdekaan RI ke-74 tahun. Dengan tujuan untuk meningkatkan kreatifitas dan memperkenalkan kebudayaan Indonesia di Tanah Afrika. Selain itu sebagai sarana untuk membentuk karakter positif dan meningkatkan moril prajurit di daerah misi.