Istighosah Akbar “Do’a Untuk Bangsa” & Ngaji Kebangsaan Mendapat Pengamanan Polsek Sukosewu

SIDIKPOST| Bojonegoro – Giat Istighosah Akbar “Do’a Untuk Bangsa” & Ngaji Kebangsaan bertempat di Lapangan Desa Sukosewu Kecamatan Sukosewu Kabupaten Bojonegoro pada Minggu (24/02/2019) pkl. 08.30 wib mendapat pengamanan serta pengaturan oleh Personil gabungan Polsek Sukosewu, Ramil 0813/21 Sukosewu, Satpol Pp Sukosewu dan Pagar Nusa ranting Sukosewu.

Personil yang terlibat dalam giat pengamanan Istighosah Akbar tersebut sejumlah 20 personil dengan dipimpin langsung oleh Kapolsek Sukosewu AKP H. PUJIONO, SH.

Pihak penyelenggara kegiatan Istighosah Akbar “Do’a Untuk Bangsa” & Ngaji Kebangsaan yaitu fihak MWCNU Kecamatan Sukosewu Kab. Bojonegoro dalam rangka memperingati Harlah NU (Nahdlatul Ulama) Ke. 93 tahun 2019.

Yang sedianya giat tersebut akan dihadiri oleh beliau Bupati Bojonegoro, Kapolres Bojonegoro dan Dandim 0813 Bojonegoro dan karna ada sesuatu kegiatan lain yang tidak bisa ditinggalkan maka beliau tidak berkenan hadir dalam kegiatan.

Pemberi ceramah atau tausyiah dalam Istighosah Akbar “Do’a Untuk Bangsa” & Ngaji Kebangsaan yaitu KH. ADNAN ANWAR (Pengurus PBNU – Instruktur Nasional PKPN) yang dengan dihadiri kurang lebih 2.000 (Duaribu) jamaah.

Sebelum dilaksanakanya ceramah oleh beliau KH. ADNAN ANWAR terlebih dahulu dilaksanakan peragaan beladiri tradisional oleh Organesasi Pencak Silat Pagar Nusa.

Dalam ceramahnya beliau KH. ADNAN ANWAR mengajak kepada seluruh jamaah yang hadir dalam Istighosah Akbar tanpa terkecuali untuk selalu mendekatkan diri kepada Alloh SWT dengan menjalankan printah printahNYA dan menjauhkan segala larangan laranganNYA serta berbuat baik atau rukun terhadap sesama umad dan jangan saling caci mencaci serta membedakan suku yang satu dengan suku yang lainya.

Fihak penyelenggara haturkan ucapan trimakasih atas pelaksanaan pengamanan dan pengaturan sehingga dlm kegiatan aman tertib lancar dan kondusuif, ucap fihak penyelenggara.

(Hms Sukosewu.- red).

Hadir Dalam Acara Kopdar PSTI, Kapolres Kampanyekan Keselamatan Berlalu Lintas

SIDIKPOST| Bojonegoro – Hadir dalam acara Kopdar atau Anniversary Perkumpulan Supir Truk Indonesia (PSTI) wilayah Jawa Timur pada hari Minggu (24/02/2019) siang di Gedung Serba Guna Jalan KH. Mas Mansyur Kota Bojonegoro, Kapolres Bojonegoro AKBP Ary Fadli, SIK., MH., M.Si kampanyekan keselamatan berlalu lintas kepada peserta yang hadir. Selain dihadiri oleh Kapolres Bojonegoro acara yang digelar memperingati tahun ke 4 terbentuknya PSTI juga dihadiri oleh pengurus PSTI serta beberapa kumintas supir truk yang wilayah basecampnya berada di Kabupaten Bojonegoro serta perwakilan korwil PSTI dari Propinsi lain.

Dalam sambutannya, Kapolres Bojonegoro pertama-tama mengucapkan selamat datang kepada para Ketua Korwil PSTI Bojonegoro, Ketua Pusat PSTI dan perwakilan PSTI dari propinsi lain. Selain itu juga Kapolres mengkampanyekan keselamatan berlalu lintas serta serta mengajak untuk tertib berlalu lintas dan mengajak untuk menjadi mitra kamtibmas Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban di masyarakat.

“Selamat atas terselenggaranya kopdar aniversary PSTI ke 4, dan selamat datang seluruh peserta Kopdar PSTI di Kabupaten Bojonegoro”, ucap Kapolres.

Dengan adanya perkumpulan atau persatuan para supir ini, Kapolres berharap wadah perkumpulan ini tidak hanya menjadi sarana untuk menjalin silaturrahmi serta persatuan komunitas, namun juga berkomitmen untuk menjaga keamanan jalan dan menghormati sesama pemakai jalan sehingga dapat terwujudnya ketertiban berlalulintas di jalan raya.

“Dengan tertib berlalu lintas, kita juga telah berkontribusi untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas”, ungkap Kapolres.

Memasuki tahun Politik, dimana pada bulan April nanti melakukan pencoblosan pemilihan anggota DPR RI, PDD RI, DPRD Propinsi, DPRD kabupaten atau Kota serta pemilihan Presiden dan Wakil Presiden, Kapolres berharap kepada seluruh anggota PSTI untuk ikut serta mensukseskan penyelenggaraan pesta demokrasi tersebut. Selain itu juga agar tetap menjaga kamtibmas dilingkungan masing agar tetap kondusif hingga pelaksanaan Pemilu selesai.

“Pilihan boleh beda, tapi tetap seduluran sak lawase jangan mau diadu domba dengan berita Hoax”, pesan Kapolres.

Sementara itu, Ketua panitia penyelenggaraan Kopdar PSTI Kukuh Wibisono dalam sambutannya mengatakan bahwa terselenggaranya acara kopdar PSTI dalam rangka anniversary ke 4 PSTI merupakan sebuah anugrah yang tidak terhingga dari Tuhan Allah SWT kerena diberikan kesehatan, sehingga bisa bersama-sama hadir dalam acara. Selain itu juga, mengucapkan selamat datang kepada seluruh anggota PSTI dan Kapolres Bojonegoro yang telah memberikan waktu luang untuk menghadiri acara serta memberikan ijin diselenggarakan acara.

“PSTI bukan organisasi, akan tetapi perkumpulan Supir truk seluruh Indonesia beserta keluarga guna menjalin persaudaraan yang bertema seduluran sak lawase”, kata Kukuh.

Ketua pengurus PSTI pusat yaitu Arif yang juga hadir dan memberikan sambutan mengucapkan terimakasih kepada Polres Bojonegoro yang telah membantu pelaksanaan terselenggaranya kopdar PSTI yang ke 4 dan terimakasih kepada seluruh korwil di Indonesia yang telah hadir. Selain itu juga berharap agar mudah-mudahan PSTI semakin solid saling bisa membantu dan menjaga satu sama di manapun berada.

“Setelah ini, kedepannya acara PSTI akan dilaksanakan di Makassar”, ucap Arif.

Acara Kopdar dalam rangka Anniversary PSTI Jawa Timur ke 4, untuk wilayah Bojonegoro terdapat beberapa komunitas sopir truck antara lain CMC (Cah Mbeling Community) yang Basecamenya di Wilayah Dusun Mbeling Desa Betet Kecamatan, KSR (Komunitas Sobo Ratan) yang Basecamenya di Pasar Baureno Kecamatan Baureno, PSD (Paguyuban Sosial Driver) yang Basecamenya di wilayah Desa Sroyo Kecamatan Kanor, PWB (Paguyuban Wong Bojonegoro), SWB (Seduluran Warga Bojonegoro), MB (Media Bojonegoro), PSB (Paguyuaban Sosial Bojonegoro) serta FKOB (Forum Komunitas Otomotif Bojonegoro)

Sedangkan acara Kopdar dalam rangka Anniversary PSTI Jawa Timur ke 4 juga dihadiri undangan dari luar Bojonegoro antara lain STC (Semanding Truck Community) yang basecamenya di wilayah Kecamatan Semanding Kabupaten Tuban, TUMIC (Truck Umplung Mania Indonesia Community) yang basecamenya di wilayah Kabupaten Tegal Jawa Tengah, RSTI (Romansa Sopir Truck Indonesia) yang basecamenya di wilayah Kabupaten Tuban, RMIC (Ragaza Mania Indonesia Community) yang basecamenya di wilayah Surabaya, LTMC (Lamongan Truck Mania Community) yang basecamenya di wilayah Kabupaten Lamongan dan MRTL (Malang Raya Truck Lovers) yang basecamenya di wilayah Kota Malang.

Acara kopdar dalam rangka anniversary PTSI Jawa Timur ke 4 ini berjalan dengan aman dan lancar hingga berakhirnya acara dan mendapatkan pengamanan dari anggota Sat Sabhara Polres Bojonegoro serta anggota dari Polsek Bojonegoro Kota. ( Red).

Polres Bojonegoro Beri Pengamanan Unras di Kalitidu dan Gedung DPRD

SIDIKPOST| Bojonegoro – Dalam rangka pengamanan aksi unjuk rasa (unras) damai yang digelar oleh Asosiasi Tenaga Kerja Oil dan Gas Bojonegoro (Astek On GGO), pada Sabtu (09/02/2019), dengan lokasi Lapangan Kedungkeris Blok Cepu di Desa Sukoharjo Kecamatan Kalitidu Kabupaten Bojonegoro dan di halaman Gedung DPRD Bojonegoro, Polres Bojonegoro menerjunkan dua peleton anggota gabungan dari Sat Sabhara dan Dalmas Polsek jajaran.

Kabag Ops Polres Bojonegoro, Komisaris Polisi (Kompol) Teguh Santoso SE, kepada awak media ini menuturkan, aparat kepolisan tidak mau under estimate.

Menurutnya, pengamanan tidak hanya faktor keamanan di sekitar lokasi unjuk rasa saja yang harus dijaga, namun juga faktor ketertiban para peserta unjuk rasa juga harus diperhatikan, sehingga nantinya tidak mengganggu aktivitas masyarakat lainnya, karena lokasi aksi ada di dua tempat, sehingga anggota juga harus melakukan pengawalan dari lokasi unras yang pertama, yaitu di wilayah Kecamatan Kalitidu, dan lokasi yang kedua, di depan Gedung DPRD Bojonegoro.

“Tetap harus over estimate, sehingga giat unras tetap berjalan aman dan tertib,” ucap Kabag Ops, Kompol Teguh Santoso.

Kabag Ops menjelaskan, bahwa dalam pengamanan aksi unjuk rasa tersebut, pihaknya menerjunkan dua peleton anggota gabungan dari Sat Sabhara Polres Bojonegoro dan anggota Dalmas Polsek jajaran.

“Kuat personel dua peleton, untuk pengamanan unras tersebut,” tuturnya mengimbuhkan.

Sementara itu, berdasarkan pantauan awak media ini, massa pengunjuk rasa berjumlah kurang lebih 100 orang, dengan mengendarai kendaraan roda empat dan roda dua, sambil membawa sejumlah alat peraga, antara lain, pengeras suara, bendera dan banner atau sepanduk serta poster, yang dipimpin oleh koordinator aksi, M Kamaluddin.

Dalam orasinya, koordinator aksi menyampaikan sejumlah tuntutan, diantaranya agar operator Lapangan Kedungkeris, ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) beserta maincont dan subcont dalam pengerjaan proyek tersebut agar menyerap tenaga kerja lokal sesuai Perda No 23 tahun 2011 tentang konten lokal. Tuntutan lainnya menolak campur tangan lembaga swadaya masyarakat (LSM) dari luar masyarakat terdampak ring 1 di Blok Cepu, salah satunya adalah Forum Kedaulatan Masyarakat Bojonegoro (FKMB).

“Kami minta Kemenkumham agar mencabut ijin pendirian FKMB, karena tidak sesuai dengan nilai kemasyarakatan yang diperjuangkan masyarakat lokal Bojonegoro, dan kami selaku warga dan pekerja lokal merasa resah.” tutur M Kamaluddin, dalam orasinya.

Usai melakukan aksi damai di Lapangan Kedungkeris di Desa Sukoharjo Kecamatan Kalitidu, massa pengunjuk rasa menuju Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kabupaen Bojonegoro dan dalam perjalanan, mereka mendapatkan pengawalan dari aparat kepolisian.

Dalam orasinya di depan Gedung DPRD Kabupaten Bojonegoro, mereka menyampaikan tutuntan yang sama, yaitu meminta kepada operator Lapangan Kedungkeris, ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) beserta maincont dan subcont dalam pengerjaan proyek tersebut, agar menyerap tenaga kerja lokal sesuai Perda No 23 tahun 2011 tentang konten lokal dan menolak campur tangan LSM dari luar masyarakat terdampak ring 1 di Blok Cepu. ( red).