Direktur SMSI Dhoni Martien: Penguatan Reformasi Polri yang Ditekankan Wakapolri Sudah Tepat dan Sejalan dengan Kajian Akademik

SIDIKPOST| Jakarta — Pernyataan Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo mengenai pentingnya reformasi kultural dan evaluasi menyeluruh proses rekrutmen Polri mendapat dukungan akademik dari Direktur LBH Serikat Media Siber Indonesia (SMSI), Assoc. Prof. Dr. Dhoni Martien, S.H., M.H.. Ia menilai langkah yang ditegaskan Wakapolri sejalan dengan prinsip-prinsip reformasi kelembagaan modern dan memiliki dasar kuat dalam teori administrasi publik serta teori budaya organisasi.

Wakapolri sebelumnya menekankan bahwa pembenahan terbesar Polri justru berada pada aspek kultural—yakni perubahan mentalitas, nilai, dan pola kerja internal kepolisian—yang selama ini menjadi sorotan masyarakat. Dedi juga menyampaikan bahwa evaluasi rekrutmen dan pendidikan Polri merupakan fondasi agar institusi mampu menghasilkan anggota kepolisian yang berintegritas dan profesional.

Dhoni menilai pernyataan Wakapolri tersebut tidak hanya tepat, tetapi juga mencerminkan pemahaman strategis mengenai reformasi kelembagaan. Menurutnya, dalam kajian akademik, perubahan kultural adalah inti dari reformasi institusi penegak hukum, karena budaya yang sehat akan melahirkan perilaku organisasi yang berintegritas.

“Pandangan Wakapolri bahwa reformasi kultural adalah PR terbesar Polri sangat tepat. Secara akademik, perubahan struktur tidak akan berarti jika mentalitas organisasi tidak ikut berubah. Kultural adalah pondasi moral institusi. Tanpa itu, reformasi hanya kosmetik,” tegas Dhoni.

Ia juga menguatkan pandangan Wakapolri bahwa rekrutmen berkualitas adalah kunci. Dalam perspektif hukum administrasi, proses rekrutmen yang baik menentukan kualitas aparatur negara, terutama aparat penegak hukum yang memiliki otoritas besar.

“Ketika Wakapolri menyampaikan bahwa rekrutmen dan pendidikan yang baik akan menciptakan personel yang baik, itu benar secara konseptual. Rekrutmen adalah gerbang utama. Jika gerbangnya dibenahi, kualitas institusi ikut naik,” ujar Dhoni.

Dhoni menilai langkah Polri yang melakukan evaluasi sebelum maupun sesudah demonstrasi besar Agustus–September 2025 adalah indikator bahwa institusi sedang bertransformasi secara adaptif. Menurutnya, kritik publik atau tekanan sosial merupakan bagian alami dari dinamika negara hukum, dan Polri menunjukkan kesiapan untuk belajar dan berbenah.

“Dalam teori legitimasi publik, institusi besar harus adaptif. Ketika Polri merespons kritik masyarakat dengan mempercepat evaluasi, itu bukan kelemahan, tetapi bentuk kecerdasan institusional. Respons seperti ini memperkuat kepercayaan publik,” ujar Dhoni.

Ia juga mendukung arahan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo agar Polri tidak berhenti memperbaiki diri. Menurutnya, reformasi yang bersifat berkelanjutan (continuous improvement) adalah ciri institusi modern dan menjadi syarat agar Polri mampu menjawab tuntutan masyarakat yang terus berkembang.

Dhoni menegaskan bahwa empat fokus transformasi Polri—organisasi, operasional, pengawasan, dan pelayanan publik—adalah kerangka reformasi yang sudah sesuai standar internasional bagi lembaga kepolisian di negara modern. Ia menilai implementasi empat fokus tersebut dapat memperkuat profesionalitas Polri dalam jangka panjang.

“Empat fokus itu merupakan framework reformasi yang lengkap. Jika dijalankan konsisten, Polri dapat menjadi organisasi modern yang akuntabel dan humanis. Dari sudut pandang akademik, arah reformasi yang disampaikan Wakapolri sudah berada di jalur yang benar,” katanya.

Sebagai penutup, Dhoni menilai bahwa pernyataan Wakapolri mencerminkan kesadaran mendalam atas kebutuhan reformasi Polri secara struktural dan kultural. Ia berharap langkah ini terus dijalankan dengan konsistensi dan dukungan seluruh elemen bangsa. (*)

Proyek Embung Penting untuk Cegah Banjir, Publik Kritik Tertutupnya Dinas SDA DKI Terkait Proyek Embung

SIDIKPOST| JAKARTA – Upaya media memperoleh keterangan resmi dari Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA/SDA) Provinsi DKI Jakarta mengenai rencana pembangunan embung di Cakung Barat kembali menemui hambatan. Pada Senin (24/11/2025), beberapa awak media yang mendatangi kantor dinas tersebut tak berhasil mendapatkan penjelasan yang seharusnya menjadi hak publik.

Kantor Dinas SDA yang berlokasi di Jalan Taman Jati Baru No. 1, Tanah Abang, Jakarta Pusat itu awalnya menerima kedatangan para jurnalis melalui petugas keamanan di gerbang. Kemudian diarahkan ke ruang Humas, di mana mereka ditemui oleh Samudra, staf honorer pada bagian tersebut.

Namun, Samudra menegaskan bahwa ia tidak memiliki mandat untuk memberikan pernyataan resmi terkait isu pembangunan embung di Cakung Barat.

Ia menyatakan perlu melakukan koordinasi dengan Kepala Subbagian Umum sebagai atasan langsung Humas. Kendati demikian, pejabat tersebut disebut tidak berada di tempat pada saat media meminta konfirmasi.

“Saya tidak bisa memberikan statement resmi untuk saat ini. Tapi akan saya koordinasikan dengan Kasubag Umum,” ujar Samudra singkat saat ditemui.

Kondisi tersebut memunculkan kritik dari kalangan jurnalis maupun masyarakat yang sejak awal menginginkan informasi jelas mengenai rencana pembangunan embung yang digadang sebagai solusi pengendalian banjir di wilayah Cakung Barat.

Minimnya keterbukaan dinilai tidak sejalan dengan prinsip pelayanan publik, terlebih di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat akan informasi terkait program mitigasi banjir.

Sejumlah pihak menilai, Dinas SDA semestinya mampu memberikan penjelasan dasar mengenai progres kajian, kesiapan anggaran, atau kerangka waktu perencanaan, meski keputusan final masih menunggu proses teknis internal.

Keterbukaan informasi dianggap penting agar warga tidak terus terombang-ambing oleh ketidakpastian realisasi proyek strategis tersebut.

Sebelumnya, warga, ketua RT setempat, Lurah, Camat, Walikota dan jajaran pemerintah kota Jakarta Timur telah menyampaikan dukungan terhadap pembangunan embung sebagai langkah penanganan banjir jangka panjang.

Namun hingga kini, belum ada penjelasan resmi dari dinas yang memiliki kewenangan penuh dalam penganggaran dan penyusunan kajian teknis.

Dengan mandeknya akses informasi hari ini, publik mendesak Dinas SDA DKI Jakarta segera membuka kanal komunikasi yang jelas dan dapat diakses media.

Keterangan resmi mengenai status rencana, hasil kajian, hingga timeline implementasi dinilai krusial agar pembahasan embung Cakung Barat tidak berhenti pada wacana, melainkan bergerak menuju langkah konkret dalam memperkuat mitigasi banjir di ibu kota.( Rls)

Kepala Kejari Jakarta Timur Dedy Priyo Handoyo,SH.MM, Lantik Timbul Mangasih, SH sebagai Kepala Sub Bagian Pembinaan

SIDIKPOST| JAKARTA — Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Jakarta Timur, Dedy Priyo Handoyo, S.H., M.M., resmi melantik dan mengambil sumpah jabatan Timbul Mangasih, S.H. sebagai Kepala Sub Bagian Pembinaan Kejari Jakarta Timur, dalam sebuah acara internal yang berlangsung pada Selasa (25/11/2025).

Pelantikan ini digelar untuk mengisi kekosongan jabatan yang telah cukup lama terjadi pada struktur pembinaan. Dalam sambutannya, Kajari Dedy Priyo Handoyo menegaskan pentingnya penguatan koordinasi serta peningkatan kualitas organisasi melalui fungsi pembinaan yang efektif.

Sinergi Antar-Seksi Jadi Kunci

Dedy menyampaikan bahwa jabatan Kasubbag Pembinaan memiliki peran strategis sebagai penopang utama operasional kejaksaan, khususnya dalam memastikan kinerja sumber daya manusia berjalan selaras dengan kebutuhan organisasi.

Pengisian jabatan ini sangat penting untuk mengembalikan sinergi antar-seksi yang selama ini sempat terhambat akibat kekosongan. Dengan hadirnya pejabat baru, kami berharap kolaborasi internal dapat kembali optimal,” ujar Dedy.

 

Ia juga menegaskan bahwa Subbag Pembinaan menjadi ruang penting dalam membangun kultur kerja yang sehat, memperkuat sistem administrasi, dan menjaga hubungan antara personel di setiap bidang.

Perkuat Kolaborasi Internal–Eksternal

Dalam sambutannya, Dedy menekankan bahwa pembinaan tidak hanya menyangkut aspek administratif, melainkan juga menyangkut dimensi manusia” di tubuh kejaksaan. Ia mengingatkan bahwa pengelolaan SDM harus dilakukan secara profesional, transparan, dan berorientasi pada pelayanan publik.

Bidang pembinaan bukan hanya mengurus administrasi. Ia mengurus manusia, mengurus hubungan antar-personel, menjaga ritme organisasi, dan memastikan sinergi internal maupun eksternal berjalan seimbang,” ungkapnya.

 

Penegasan Soal Akuntabilitas dan Pemeriksaan Auditor

Dedy juga menyoroti pentingnya pembinaan dalam kaitannya dengan pemeriksaan auditor pemerintah. Menurutnya, Subbag Pembinaan berperan memastikan seluruh kegiatan, penggunaan anggaran, dan administrasi Kejari berstandar akuntabilitas tinggi.

Kita harus siap menghadapi pemeriksaan auditor pemerintah. Oleh karena itu, peran Kasubbag Pembinaan sangat vital untuk memastikan seluruh proses berjalan sesuai ketentuan,” tegasnya.

Harapan untuk Pejabat Baru

Mengakhiri sambutannya, Dedy Priyo Handoyo berharap Timbul Mangasih dapat segera beradaptasi dan menjalankan tugasnya dengan penuh integritas.

Saya percaya Saudara Timbul Mangasih mampu membawa energi baru bagi Kejari Jakarta Timur. Bekerjalah dengan komitmen, integritas, dan semangat kolaboratif untuk memperkuat institusi ini.”

 

Dengan pelantikan ini, Kejaksaan Negeri Jakarta Timur berharap struktur organisasi kian solid dan pelayanan publik di bidang penegakan hukum dapat semakin optimal.

 

Penulis : Jafaruddin

Editor : redaksi

PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk Apresiasi Guru Lewat Program Tiket Gratis di Hari Guru Nasional 2025

SIDIKPOST |  PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung dunia pendidikan melalui program apresiasi khusus bagi para pendidik di Hari Guru Nasional 2025.

Melalui inisiatif “Program Tiket Gratis Hari Guru Nasional”, Ancol membuka kesempatan bagi Guru dan Tenaga Pengajar untuk menikmati berbagai destinasi rekreasi secara cuma-cuma.

Program ini menjadi bentuk penghargaan terhadap peran vital guru sebagai garda terdepan dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.

Dengan menyediakan ribuan tiket gratis, Ancol berharap momen rekreasi dapat menjadi ruang penyegar bagi para pendidik yang selama ini mengabdikan hidup untuk proses belajar-mengajar.

Direktur Operasional PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk, Eddy Prastiyo, menyampaikan bahwa apresiasi ini merupakan wujud terima kasih perusahaan kepada para pahlawan tanpa tanda jasa.

“Merupakan kebanggaan bagi Ancol dapat memberikan apresiasi kepada Guru dan Tenaga Pengajar yang telah mendedikasikan hidupnya untuk pendidikan. Semoga momen rekreasi ini menjadi penyegar semangat serta bentuk ucapan terima kasih kami atas kontribusi mereka bagi kemajuan bangsa,” ujarnya.

Dalam program ini, peserta dapat memilih salah satu dari lima unit rekreasi populer di kawasan Ancol, yakni:

  1. Dufan Ancol
  2. Sea World Ancol
  3. Samudra Ancol
  4. Atlantis Ancol
  5. Jakarta Bird Land Ancol

Seluruh tiket disediakan secara gratis dengan kuota terbatas, yakni 2.025 tiket untuk seluruh unit rekreasi.

Agar pendaftaran dan pemanfaatan fasilitas berjalan tertib, Ancol menetapkan sejumlah ketentuan, antara lain:

  1. Pendaftaran dibuka 25 November 2025 mulai pukul 09.00 WIB melalui tautan resmi: https://bit.ly/HariGuru-Ancol2025
  2. Program hanya berlaku bagi Guru/Tenaga Pengajar yang melakukan pendaftaran mandiri melalui tautan tersebut.
  3. Klaim tiket gratis dilakukan pada 29–30 November 2025, melalui link khusus yang dikirimkan ke email peserta pada 28 November 2025.
  4. Setiap peserta hanya dapat memilih 1 tiket gratis untuk 1 unit rekreasi yang tersedia.
  5. Periode kunjungan berlaku pada 1–12 Desember 2025.
  6. Pendamping mendapatkan diskon 20% pembelian tiket reguler (maksimal 4 tiket) dengan memasukkan kode voucher yang tercantum dalam email.
  7. Tiket gratis tidak termasuk tiket masuk kawasan Ancol, baik untuk orang maupun kendaraan.

Program apresiasi ini diharapkan mampu menjadi bentuk dukungan nyata bagi para guru yang selama ini menjalankan tugas di tengah berbagai tantangan pendidikan.

Ancol menegaskan bahwa penghargaan tersebut bukan semata pemberian fasilitas rekreasi, tetapi pengakuan atas kontribusi besar mereka dalam membangun masa depan generasi muda.

Dengan suasana liburan yang menyenangkan, para guru diharapkan dapat mengisi kembali energi positif sebelum kembali melanjutkan tugas mulia mencerdaskan bangsa.

Penulis : Jafaruddin

Editor : Redaksi

22 Peserta Magang Siap Tawarkan Gagasan Segar dan Inovasi Baru di Rutan Kelas IIB Serang

SIDIKPOST| Serang, 25 November 2025 — Suasana baru terasa di Rutan Kelas IIB Serang. Sebanyak 22 peserta magang resmi memulai perjalanan profesional mereka di lingkungan pemasyarakatan, membawa semangat tinggi serta tekad kuat untuk berkontribusi melalui ide dan inovasi.

Program ini merupakan bagian dari Pemagangan Nasional Batch 2 Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) yang dibuka pada awal November 2025. Menariknya, Rutan Kelas IIB Serang kembali menjadi lokasi favorit bagi para peserta magang di bawah naungan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (DitjenPas) Wilayah Banten.

Kepala Rutan Kelas IIB Serang, Rangga Permata, menyatakan bahwa pihaknya siap memberikan pengalaman magang yang bermakna dan berbobot.

“Kita akan berikan pelatihan dan pengalaman kerja yang sesuai dengan jurusan mereka. Harapannya, mereka dapat tumbuh menjadi generasi penerus bangsa yang berkompeten,” ujar Rangga.

Untuk memaksimalkan potensi peserta, ke-22 peserta magang tersebut akan ditempatkan berdasarkan kebutuhan sumber daya manusia (SDM) di beberapa bagian strategis, mulai dari Subseksi Pelayanan Tahanan, Pengamanan Rutan, hingga Pengelolaan Kepegawaian.

Rangga menambahkan bahwa penempatan ini dilakukan dengan penuh pertimbangan.

“Ada yang akan kita tempatkan di bagian kesehatan, pengamanan, pelayanan tahanan, serta pengelolaan kepegawaian. Dengan penempatan yang tepat, kami berharap ide-ide baru dan inovasi kreatif dapat muncul untuk kemajuan Rutan Serang,” jelasnya.

Kehadiran para peserta magang ini diharapkan tidak hanya menambah tenaga, tetapi juga memberi warna baru melalui pemikiran segar dan semangat muda yang mampu mendorong peningkatan kualitas layanan pemasyarakatan.

Penulis : Rls

Editor : Redaksi

Satlantas Polres Kukar Gelar Ramcek Kendaraan Angkutan Barang dan Orang di PT Gasindo dan PT Harapan Jaya

SIDIKPOST| Kukar – Personel Satgas Preventif Operasi Zebra Mahakam 2025 Polres Kutai Kartanegara melaksanakan kegiatan audit dan inspeksi keselamatan kendaraan (ramcek) terhadap armada angkutan barang dan orang milik PT Gasindo dan PT Harapan Jaya, Selasa (18/11/2025).

Kegiatan yang berlangsung pukul 08.30 hingga 11.00 Wita di Kecamatan Tenggarong Seberang ini dilakukan sebagai upaya preventif untuk memastikan kelayakan operasional kendaraan serta meminimalisasi risiko kecelakaan lalu lintas.

Dipimpin Ipda NurAllam Setyo Nugroho, pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari kondisi fisik kendaraan seperti lampu, wiper, ban, sistem transmisi, hingga kelengkapan peralatan keselamatan. Petugas juga memeriksa kelengkapan administrasi kendaraan, termasuk STNK, surat uji KIR, kartu izin muatan, serta SIM para pengemudi. Pemeriksaan dilakukan dengan pendekatan dialogis agar pengemudi merasa nyaman dan memahami tujuan utama kegiatan, yakni meningkatkan keselamatan bersama.

Hasil pemeriksaan menunjukkan sebagian besar kendaraan dalam kondisi laik jalan dengan kelengkapan surat-surat yang memenuhi standar. Namun, beberapa temuan perlu segera ditindaklanjuti, di antaranya ban belakang habis pada bus Mitsubishi KT 8639 NF dan truk serupa di PT Harapan Jaya, segitiga pengaman yang rusak, serta tabung APAR yang sudah kedaluwarsa. Temuan ini langsung diberikan kepada pihak manajemen sebagai rekomendasi untuk dilakukan perbaikan agar seluruh kendaraan kembali memenuhi standar keselamatan.

Satgas Preventif Polres Kukar juga memberikan himbauan kepada pengemudi dan pihak perusahaan untuk memastikan setiap kendaraan diperiksa sebelum beroperasi serta terus mematuhi aturan berlalu lintas. Melalui kegiatan ramcek yang bersifat edukatif dan humanis ini, Satlantas Polres Kukar berharap dapat meningkatkan kepedulian pelaku usaha transportasi terhadap keselamatan, sekaligus mendukung terciptanya kamtibcar lantas di wilayah Kutai Kartanegara selama Operasi Zebra Mahakam 2025.

Penulis : Rls

Editor : Redaksi

Bhabinkamtibmas Batuah Ajak Siswa SMKN 1 Loa Janan Lebih Disiplin dan Hormati Guru

SIDIKPOST | Kukar — Upaya mempererat sinergi antara Polri dan lembaga pendidikan kembali diwujudkan melalui kegiatan pembinaan di sekolah. Pada Senin pagi (24/11/2025), Bhabinkamtibmas Desa Batuah, Aipda M. Fatchur Rasyid, didaulat sebagai Pembina Upacara Bendera di SMKN 1 Loa Janan yang berlokasi di Jalan Soekarno Hatta Km 17, Dusun Tani Maju, Desa Batuah.

Upacara diikuti oleh seluruh siswa, guru, serta staf sekolah. Dalam amanatnya, Aipda Fatchur menekankan pentingnya menghormati guru sebagai fondasi pembentukan karakter dan masa depan pelajar. Ia mengingatkan bahwa peran guru tidak hanya mengajarkan ilmu, tetapi juga membentuk pribadi siswa menjadi generasi yang berkarakter.

“Guru adalah pahlawan dalam kehidupan kalian. Tanpa mereka, tidak ada masa depan yang bisa kalian bangun. Hargai, hormati, dan patuhi setiap arahan mereka,” ujarnya di hadapan peserta upacara.

Aipda Fatchur juga mengarahkan para pelajar untuk membiasakan disiplin dalam segala aspek—mulai dari waktu, belajar, hingga kepatuhan terhadap aturan sekolah. Menurutnya, disiplin menjadi modal utama bagi siswa dalam menggapai cita-cita.

Selain itu, ia mengajak siswa untuk menjaga tanggung jawab diri sendiri, lingkungan sekolah, serta menjauhi pergaulan negatif yang dapat merusak masa depan.

“Kalian adalah generasi penerus yang akan membawa perubahan bagi daerah ini. Lindungi diri kalian dari pengaruh buruk dan jadilah kebanggaan bagi keluarga dan sekolah,” pesannya.

Kegiatan upacara berlangsung tertib dan penuh antusiasme. Pihak sekolah mengapresiasi hadirnya Polri dalam kegiatan pembinaan tersebut karena dinilai memperkuat kedisiplinan dan moral pelajar.

Melalui kegiatan seperti ini, Polsek Loa Janan terus berupaya menanamkan nilai positif kepada generasi muda, demi terciptanya lingkungan sekolah yang aman, berkarakter, dan kondusif.

Penulis : Rls

Editor : Redaksi

Sidokkes Polres Kukar Gelar Pemeriksaan Kesehatan untuk Personel Operasi Zebra Mahakam 2025

SIDIKPOST|Kukar — Mengutamakan keselamatan dan kesiapan personel, Sidokkes Polres Kutai Kartanegara melaksanakan dukungan kesehatan bagi Pejabat Utama (PJU) serta anggota yang terlibat dalam Operasi Zebra Mahakam 2025 pada Senin pagi (24/11/2025). Kegiatan berlangsung di Mako Polres Kukar mulai pukul 09.00 Wita.

Pemeriksaan dipimpin oleh IPTU Supriadi Nurdin, didampingi tenaga kesehatan Brigpol Dendi Dwi Ashari, Brigpol Imam Bhakti Laksono, dan Bripda Rifqi. Seluruh personel yang mengikuti operasi mendapat layanan pengecekan kesehatan meliputi tekanan darah, kondisi fisik, dan konsultasi kesehatan umum.

IPTU Supriadi menjelaskan bahwa dukungan kesehatan ini menjadi langkah penting untuk memastikan seluruh personel dalam kondisi bugar sebelum melaksanakan tugas dengan intensitas tinggi di lapangan.

“Operasi Zebra Mahakam memerlukan kesiapan fisik yang baik. Kami memastikan seluruh personel dalam kondisi sehat sehingga mereka dapat memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya.

Suasana pemeriksaan berlangsung tertib dan humanis. Para petugas Sidokkes memberikan pelayanan yang komunikatif, sementara personel tampak antusias menjalani pemeriksaan kesehatan. Selain itu, Sidokkes juga memberikan imbauan mengenai pola hidup sehat, konsumsi makanan bergizi, serta pentingnya istirahat cukup selama pelaksanaan operasi.

Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan performa dan kewaspadaan personel selama Operasi Zebra Mahakam berlangsung, sekaligus memperkuat aspek keselamatan dalam pelaksanaan tugas kepolisian.

Polres Kukar menegaskan bahwa dukungan medis internal akan terus dimaksimalkan sebagai bentuk perhatian institusi terhadap kesejahteraan dan kesehatan anggotanya.

Penulis : Rls

Editor: Redaksi

Rumah Warga di Kota Bangun Ulu Terbakar Dini Hari, Polsek Kota Bangun Bergerak Cepat Lakukan Penanganan

SIDIKPOST| Kukar — Kebakaran hebat menghanguskan sebuah rumah warga di RT 021 Desa Kota Bangun Ulu, Kecamatan Kota Bangun, pada Senin (24/11/2025) sekitar pukul 03.30 Wita. Rumah berbahan kayu tersebut ludes dilalap api, dengan total kerugian ditaksir mencapai Rp500 juta. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Kapolsek Kota Bangun IPTU Asnan Rusmawan menjelaskan, pihaknya segera menuju lokasi setelah menerima laporan. Personel langsung melakukan pengamanan area, membantu warga yang melakukan upaya awal pemadaman, serta berkoordinasi dengan unit pemadam kebakaran.

“Setibanya di lokasi, api sudah membesar karena material rumah seluruhnya berbahan kayu. Kami bersama warga melakukan pengamanan awal sambil menunggu unit damkar tiba. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 04.30 Wita,” ungkap Kapolsek.

Kebakaran pertama kali diketahui oleh seorang warga bernama Gozali yang melihat asap tebal saat sedang mengecek kondisi listrik di area Wisata Pemancingan Tanjung Benanga pascapemadaman. Menyadari adanya kebakaran, ia langsung melapor dan menghubungi pemadam kebakaran.

Hasil olah TKP yang dilakukan Unit Reskrim Polsek Kota Bangun menemukan sisa kabel yang terbakar serta puing bangunan, sehingga dugaan sementara mengarah pada korsleting listrik sebagai pemicu api. Pada saat kejadian, rumah dalam kondisi kosong.

IPTU Asnan mengimbau warga agar rutin memeriksa instalasi listrik di rumah masing-masing untuk mencegah peristiwa serupa. Ia juga menekankan pentingnya kewaspadaan mengingat banyak bangunan warga yang masih berbahan kayu sehingga mudah terbakar.

Polsek Kota Bangun memastikan akan terus meningkatkan kecepatan respons serta pelayanan terhadap setiap peristiwa di wilayah hukumnya.

Penulis : Rls

Editor : Redaksi

Bangunan Diduga Tak Berizin Marak di Kota Tangerang, Warga Minta Penegakan Yustisi Diberlakukan

SIDIKPOST| Kota Tangerang — Sejumlah warga di Kota Tangerang mengeluhkan maraknya bangunan yang diduga tidak memiliki izin lengkap di beberapa wilayah kota. Ketiadaan penerapan sanksi tegas dinilai membuat para pelanggar tidak merasa jera dan justru semakin berani melakukan pembangunan tanpa mengikuti ketentuan tata ruang.

Di kawasan Cikokol, misalnya, warga menyebut terdapat bangunan-bangunan yang menurut mereka tidak sesuai ketentuan. Namun hingga kini tidak terlihat adanya tindakan penertiban yang bersifat yustisi ataupun pemberian denda administratif.

Menurut salah seorang warga, Mad Nur (44), kondisi ini membuat masyarakat bertanya-tanya soal efektivitas pengawasan bangunan di Kota Tangerang.

“Bangunan yang tak berizin seharusnya dikenai sanksi tegas. Kalau yustisi diberlakukan, tentu ada PAD yang masuk dan aturan tata ruang bisa berjalan. Tapi di sini, pelanggar terlihat tidak pernah takut,” ujar Mad Nur.(24/11)

Warga Dorong Pemerintah Berlakukan Sanksi yang Jelas

Mad Nur menilai bahwa pemerintah daerah memiliki kewenangan untuk memberikan sanksi administratif, mulai dari penghentian pekerjaan, pembongkaran, hingga denda sesuai aturan yang berlaku. Namun, ia merasa kebijakan tersebut belum diterapkan secara optimal.

Ia menambahkan bahwa kurangnya efek jera dapat berdampak pada tata ruang yang semakin tidak tertib dan menciptakan ketidakadilan bagi warga atau pelaku usaha yang patuh terhadap aturan perizinan.

“Yang tertib izin membayar semua kewajibannya. Yang tidak berizin berjalan begitu saja. Ini yang bikin masyarakat bingung dan merasa tidak adil,” jelasnya.

Harapan Warga untuk Transparansi dan Kepastian Regulasi

Sejumlah warga berharap Pemkot Tangerang memperkuat mekanisme pengawasan bangunan serta memberikan informasi yang jelas terkait penanganan pelanggaran tata ruang. Mereka juga mendorong agar yustisi atau bentuk sanksi terukur lainnya dapat diberlakukan agar pembangunan tidak berjalan semrawut.

Masyarakat menilai bahwa penegakan aturan bukan hanya untuk memberi efek jera, tetapi juga berpotensi meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) jika denda atau sanksi administratif diterapkan sesuai ketentuan perundang-undangan.

(Sampai berita ini diturunkan, warga masih menunggu respons resmi dari Pemerintah Kota Tangerang terkait masukan dan keluhan tersebut.)

Penulis : Anton Teef

Editor : Redaksi

Dorong Peran Pers, Wali Kota Jaktim Jalin Kemitraan dengan Pokja PWI

SIDIKPOST| Jakarta, – Walikota Jakarta Timur, Dr. Munjirin, S.Sos., M.Si menerima kunjungan Kelompok Kerja (Pokja) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jakarta Timur, Rudolf Simbolon beserta jajaran pengurus di kantor Walikota, Jakarta, Senin (24/11/2025).

Dalam kesempatan tersebut, Rudolf Simbolon menyampaikan apresiasi atas sambutan ramah dari Walikota Jakarta Timur dan Sekretaris Walikota Jaktim, Eka Darmawan.

“Terimakasih atas sambutan baiknya Pak Walikota yang sudah bersedia menerima kami Pokja PWI Jakarta Timur,” ucap Rudolf.

Dikatakan Rudolf, Pokja PWI Jakarta Timur saat ini fokus menjalankan program utama yaitu “SINERGI” untuk menghadirkan peran PERS khusunya di wilayah Jakarta Timur. Selain itu Rudolf juga meminta perhatian dari Walikota agar memberikan ruangan sekretariat kepada Pokja PWI Jakarta Timur, katanya.

“Dalam menjalankan tugas organisasi di wilayah Walikota Administrasi Jakarta Timur, Pokja PWI menyusun sebuah program yang kami sebut “SINERGI”. Dimana SINERGI merupakan singkatan dari Sosialisasi, Informasi, Edukasi, Riset, Gerakan, dan Inovasi,” papar Rudolf

Rudolf berharap program SINERGI ini nantinya dapat mendukung kerja pemerintahan di wilayah Jakarta Timur mulai dari tingkat atas hingga ke tingkat bawah maupun SKPD yang berada di lingkungan kantor Walikota Jakarta Timur.

“Kita mengajak Walikota Jakarta Timur, jajaran bersinergi menghadirkan peran pers sebagai bentuk kolaborasi Pentahelix yaitu sinergi antara pemerintah, media, akademisi, dunia usaha, dan masyarakat,” tutup Rudolf

Menanggapi hal itu, Walikota Jakarta Timur, Munjirin menyampaikan apresiasi dan komitmennya untuk terus memperkuat sinergi dengan insan PERS khususnya Pokja PWI Jakarta Timur.

“Terimakasih kami ucapkan atas kunjungan Pokja PWI Jakarta Timur. Bagi kami, PERS adalah sahabat yang harus dijaga bukan musuh yang harus dihindari. Tanpa pemberitaan dari teman-teman media, masyarakat tidak akan tahu apa yang kami kerjakan sehari-hari,” tutur Munjirin.

Terkait ruangan yang diminta Pokja PWI Jakarta Timur, Munjirin mengatakan akan segera menyanggupinya. “Nanti kita komunikasi lagi lebih lanjut mungkin dengan Sekodya Jakarta Timur untuk ruangan yang akan ditempati Pokja nantinya” tutup Munjirin

Penulis : Jafaruddin

Editor : Redaksi

Upaya Tiga Hari Berakhir Tuntas: Tim Gabungan Kukar Temukan WNA Malaysia di Sungai Patek

SIDIKPOST| Kukar — Setelah melakukan pencarian intensif selama tiga hari, Tim Gabungan dari Polres Kutai Kartanegara, Polsek Tabang, Sat Polair, Sat Reskrim, INAFIS, Basarnas Kaltim, BPBD Kukar, TNI Koramil Tabang, Damkar, dan relawan masyarakat berhasil menemukan jasad warga negara Malaysia bernama Wong Sie Tuong (65) pada Minggu (23/11/2025) pukul 14.56 WITA. Korban ditemukan di aliran Sungai Patek, tepatnya di kawasan perairan Bisun, Desa Umaq Bekuay, Kecamatan Tabang.

Korban sebelumnya dilaporkan hilang pada Jumat, 21 November 2025, setelah mengalami kecelakaan saat melintasi jembatan hauling KUD Beringin Mulia di KM 32. Wong Sie Tuong merupakan karyawan PT Cahaya Riski Persada, perusahaan kontraktor yang bergerak di sektor perkayuan dan bekerja sama dengan KUD Beringin Mulia.

Pencarian Melibatkan Dua Tim dari Arah Hulu dan Hilir

Operasi pencarian dipimpin Kabag Ops Polres Kukar, Kompol Roganda, bersama Kapolsek Tabang, Iptu Aldino Subroto. Dalam briefing awal, puluhan personel gabungan dibagi menjadi dua tim besar untuk memperluas jangkauan penyisiran di kawasan sungai yang memiliki banyak percabangan serta medan yang sulit ditembus.

Tim Pertama bergerak dari titik awal kecelakaan di KM 32, menyusuri Sungai Patek ke arah hilir. Tim ini melibatkan gabungan personel kepolisian, Basarnas, BPBD, TNI, Damkar, dan relawan masyarakat.

Sementara itu, Tim Kedua bergerak dari muara Sungai Patek menuju hulu, dipimpin seorang warga bernama Jus yang memahami betul karakteristik aliran sungai dan rimbunan di sekitarnya. Tim ini didukung personel Polsek Tabang, Polair, dan Koramil Tabang.

Penyisiran dimulai sejak pukul 09.00 WITA menggunakan kendaraan operasional, longboat, perahu ces, dan jalur darat milik perusahaan untuk mencapai area terpencil.

Korban Ditemukan 15 Km dari Lokasi Terjatuh

Upaya kedua tim akhirnya membuahkan hasil. Pada pukul 14.56 WITA, Tim Kedua menemukan jasad korban di perairan Bisun, salah satu anak Sungai Bengen yang bermuara ke Sungai Patek. Jarak lokasi penemuan dari titik awal kejadian mencapai sekitar 15 kilometer.

Setelah dievakuasi dari air, jenazah dimasukkan ke dalam kantong jenazah dan dibawa menggunakan perahu menuju Desa Sidomulyo. Korban tiba sekitar pukul 18.00 WITA sebelum dipindahkan ke ambulans Puskesmas Tabang. Pada pukul 20.14 WITA, jenazah diberangkatkan menuju RS Bhayangkara Balikpapan untuk menjalani otopsi, sesuai prosedur penanganan kecelakaan air dan administrasi WNA.

Sinergi Lintas Instansi Menjadi Kunci Keberhasilan

Kabag Ops Polres Kukar, Kompol Roganda, mengapresiasi seluruh unsur yang terlibat dalam operasi tersebut.

“Operasi ini merupakan bentuk sinergi penuh antara Polri, TNI, Basarnas, BPBD, pemerintah desa, dan relawan. Meskipun medan sangat sulit, tim tidak berhenti hingga korban berhasil ditemukan dan dievakuasi sesuai prosedur,” ungkapnya.

Hingga laporan ini diterbitkan, proses administrasi dan koordinasi lanjutan dengan pihak Imigrasi serta keluarga korban di Malaysia masih terus berjalan.

Penulis : Rls

Editor : redaksi