Kapolda ” Satgas Mafia Tanah Peka dan Tegas Karena Banten Penyangga Ibukota”

SIDIKPOST|SERANG – Banten sebagai penyangga Ibu Kota Jakarta dengan luasan lahan yang masih terbuka dikembangkan, membuat banyak yang meminatinya. Menyadari akan hal itu, Polda Banten dan jajaran sepeka mungkin mencium keberadaan mafia tanah yang bakal berusaha memetik untung dengan mengorbankan rakyat.

“Begitu Presiden dan Kapolri menginstruksikan, segera kami buka Posko Pengaduan dan membentuk Satgas mafia Tanah. Terbukti efektif, sejumlah praktik mafia tanah terungkap,” tegas Kapolda Banten, Irjen Pol. Dr. Rudy Heriyanto Adi Nugoroho, S.H., M.H., M.B.A., Kamis (25/3/21) di Serang, Banten.

Banyak pihak mengapresiasi kerja-kerja Polda Banten mengungkap praktik-praktik mafia tanah di daerah ini. Dengan begitu, kata Irjen Pol. Rudy, Satgas Mafia Tanah Polda Banten secara moral makin terdukung dan tak mau terlena.

Terakhir, dalam konfrensi pers di hari yang sama Direskrimum Polda Banten, Kombes Pol. Martri Sonny mengatakan, Subdit II/ Harta Benda (Harda) yang berada di bawahnya telah menangkap empat orang yang berperan dalam praktik mafia tanah di Desa Bojongpandan, Kabupaten Serang.

“Modusnya pemalsuan surat tanah atau penipuan. Berawal dari laporan masyarakat, Satgas Mafia Tanah Subdit Harda membongkar perbuatan pidana keempat tersangka,” kata Martri yang didampingioleh Kasubdit II/ Harda, AKBP Dedy D dan Kaur Penum Bidhumas, AKP E. Yudhiana.

Ke-4 tersangka yakni MRH (55), warga Kota Baru, Kota Serang, CJ (38) warga Pontang, Kabupaten Serang, AD (46) warga Sumurpecung Kota Serang, dan S (55), warga Warunggunung kabupaten Lebak.
Para tersangka itu memiliki latar belakang profesi. MRH adalah mantan tenaga honorer Kantor Pelayalan Pajak Pratama Serang. Tersangka CS (38) dan AD (46) sekuriti di KPP Pratama Serang, sedangkan S adalah mantan tenaga honorer pada salah satu kecamatan di Serang.

Diungkapkan, pada Februari 2021, korban berceriteria kepada U tentang permasalahan tanah peninggalan orangtuanya di desa Bojongpandan, Kabupaten Serang, yang ada SPPT tahun 1992 namun tanpa girik.

Oleh U hal tersebut disampaikan kepada S. “Ketika dipertemukan dengan korban. kemudian S menyanggupi akan mengambilkan girik di kantor KDL dengan biaya Rp 12 juta rupiah,” urai Martri.

Rencana pembuatan girik masuk dalam persekongkolan. S menemui AH dan CJ yang kemudian menghubungi tersangka MRH untuk menyerahkan SPPT sebagai dasar pembuatan girik. “Setelah selesai pembuatan, girik asli tapi palsu tersebut diserahkan kepada korban,” terang Martri.

Rupanya, kemudian korban melakukan pengecekan girik tersebut ke Kantor Desa. Terungkaplah persekongkolan S dan kawan-kawan. Girik tersebut tidak terdaftar (tidak tercatat) dalam buku Leter C Kantor Desa Bojongpandan.

“Merasa tertipu, korban melapor ke Satgas Mafia Tanah Harda Ditreskrimum Polda Banten pada (23/3) lalu. Kami tindak lanjuti dengan melakukan penyelidikan, dan terungkaplah perbuat keempat tersangka ,” ungkap Kombes Martri

Keempatnya, sambung Kabid Humas Polda Banten, Kombes Edy Sumardi P., S.I.K., M.H., kini telah diamankan di Mapolda Banten. Mereka disangkakan sesuai peran masing-masing.

MRH dikenakan pasal 263 ayat 1 KUHPidana dengan ancaman maksimal hukuman penjara enam tahun. Tersangka CJ, AH dan S, kata Edy, yang terklasifikasi “turut serta membantu tindak pidana” dikenakan pasal 378 KUHPidana dengan ancaman maksimal hukuman empat tahun penjara.

Ditemukan, Puluhan Girik Palsu

Kapolda Rudy memuji ‘ketajaman penciuman dan kejelian’ anak buahnya. Dengan dugaan keras bahwa keempat kawanan ini telah beroperasi secara terkoordinir satu sama lain, mereka tak berhenti pada kasus lahan di Desa Bojongpandan.

Kecurigaan mereka terbukti benar. Di kediaman MRH ditemukan ratusan dokumen terkait tanah berikut 57 girik palsu. “Sebenarnya, semua itu sudah siap didistribusikan kepada para pemesan, tapi keburu ketangkap Satgas,” seperti diungkap Martri.

Pemalsuan girik oleh sindikat tersebut, hampir-hampir sempurna. Para tersangka memiliki blanko girik, jenis dokumen tanah, dokumen girik tahun 70 hingga 80an.

Dalam modusnya, mereka ”cermat” mengumpulkan contoh tanda tangan pejabat-pejabat tanah di masa lalu. “Jadi, seolah-olah pejabat tahun dulu itu yang bertanda tangan, bahkan ada 24 kopi lebar girik dari Tangerang tahun 80 hingga 83,” ungkap Martri.

Berbagai barang bukti lainnya yang berhasil dikumpulkan yaitu blanko kosong girik, ratusan ‘blanko c’ desa, dan buku daftar nama wajib pajak di 83 desa se-Banten. Selain itu juga ditemukan stempel palsu Desa berbagai tahun dari berbagai daerah, serta mesin ketik hingga peta tanah.

Selain kasus tersebut, Polda Banten dan jajaran juga tengah menangani sebanyak lima kasus mafia tanah dengan penetapan tersangka, dan dua kasus dengan empat tersangka.

Diketahui Polda Banten saat ini telah membuat Posko Layanan Pengaduan masalah tanah dan membentuk satuan tugas (satgas) khusus penanggulangan mafia tanah. Pengaduan terhubung langsung secara online dengan pihak Kantor Wilayah ATR/BPN Provinsi dan Kantor Kabupaten/ Kota dalam wilayah hukum Polda Banten.

Terkait penanggulangan kasus-kasus serupa di masa lalu, di tahun 2020, Polda Banten dan jajaran telah mengungkap sebanyak empat kasus mafia tanah. Ketika itu, KemenATR/BPN menilai Polda Banten berhasil menyelamatkan seluas kurang lebih 150 ha lahan sehingga rakyat selamat dari kerugian. Utuk itu, KemenATR/BPN memberikan penghargaan kepada Polda Banten.

Lembaga Kajian Strategis Kepolisian Indonesia (Lemkapi) mengapresiasi komitmen Polda Banten yang tegas menghadapi mafia tanah di wilayahnya.

“Kami melihat komitmen Kapolda Banten sangat jelas dan tegas untuk memberantas para mafia tanah di wilayahnya, demi melindungi harta benda masyarakat,” ujar Direktur Eksekutif Lemkapi Edi Hasibuan usai memberikan pengharagaan yang diterima Kapolda Banten, Irjen Pol. Rudy, Februari 2021 Minggu (21/2).

Apresisasi dari berbagai pihak tersebut, kata Rudy, tentu memberi kekuatan moral bagi Polri. Namun, ia mengingatkan kepada segenap jajarannya mulai dari Polda, Polres/ta, hingga ke lini terdepan di Polsek-polsek untuk tetap jeli melihat persoalan tanah di wilayah masing-masing.

“Jangan lengah. Buka telinga dan respon setiap ada kecurigaan yang berdasar demi rasa terayominya rakyat sebagai pemilik tanah,” seru Irjen Rudy.

Rudy juga mengingatkan masyarakat untuk segera memanfaatkan fasilitas yang disediakan oleh Pemerintah untuk sertifikasi tanah agar aman status hak kepemilikannya. ( Hms/ red)

Lanal TBA Bersama Unsur Forkopimda Tebar Benih Udang Diposal Bandar Khalifah

SIDIKPOST|(Pen Lanal Tanjung Balai Asahan). Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Tanjung Balai Asahan (TBA) bersama Forkopimda Serdang Bedagai dan Tebing Tinggi melaksanakan penebaran benih udang ditambak yang berlokasi di Posal Bandar Khalifah Kabupaten Serdang Bedagai (Sergei), Sumut, Kamis (25/03/2021).

Danlanal TBA Letkol Laut (P) Robinson Hendrik Etwiory, S.E. menyampaikan, Sumber Daya Ekonomi Maritim, keberadaannya sangat strategis dalam memberikan kontribusi besar terhadap pembangunan nasional, stakeholder serta segenap komponen masyarakat.

“Mari kita mendukung program pemerintah bidang ketahanan pangan, tingkatkan kepedulian memanfaatkan lahan kosong menjadi lebih produktif. Sebanyak 100.000 ribu ekor benih udang kita tebar hari ini di tiga tambak secara bersamaan,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Sergei melalui Kadis Kelautan dan Perikanan mengatakan, permohonan maaf atas akses jalan yang jelek menuju Posal Bandar Khalifah dan berharap agar program ketahanan pangan ini sukses.

Turut hadir dalam acara tersebut, Kapolres Tebingtinggi AKBP. Agus Sugiyarso, S.IK., Bupati diwakili Kadis Perikanan dan Kelautan Sri Wahyuni Pancasilawati, Dandim 0204/DS diwakili Danramil Bandar Khalifah Lettu Ikhwan Manulang, Kapolres Sergai diwakili Kasat Binmas AKP Sarifuddin, Camat Bandar Khalifah M. Khairi, S.sos., Kapolsek Bandar Khalifah AKP Sairik Panjaitan, para Kades Kecamatan Bandar Khalifah. BPD, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama dan Tokoh Pemuda Kecamatan Bandar Khalifah.(red)

Para Kanit Reskrim Polsek Jajaran Polres Kukar Hadiri Sosialisasi Instrumen Hukum Tentang Restorative Hukum Justice Perkara Narkoba

SIDIKPOST|Kukar – Sat Reskoba Polres Kukar menggelar pelaksanaan Sosialisasi Instrumen Hukum tentang Restorative Hukum Justice Perkara Narkoba bertempat di Ruang Sat Reskoba Polres Kukar, Kamis (25-3-2021) Siang.

Pada kegiatan tersebut dihadiri oleh Para Kanit Reskrim Polsek Jajaran Polres Kukar dengan dipimpin langsung oleh Kasat Reskoba Polres Kukar IPTU Encek Indrayani didampingi oleh para perwiranya.

Sosialisasi ini dilaksanakan guna memberikan pemahaman lebih kepada para Kanit Polsek Jajaran sehingga dalam pelaksanaan tugas dapat terlaksana sebagaimana mestinya.

Kasat Narkoba IPTU Encek Indrayani saat berikan sosialisasi mengatakan bahwa Restorative Justice (Keadilan Restotatif) pada perkara Narkotika ini memiliki dasar hukum yang kuat.

“Untuk itu pada penerapannya, pendekatan keadilan restoratif ini hanya dapat diterapkan terhadap pecandu, penyalahguna, korban penyalahgunaan, ketergantungan narkotika dan narkotika pemakaian 1 hari”.( Hms/ Red )

Siswa Polri Pengiriman Polres Kukar Ikuti PBM dan Vaksinasi

SIDIKPOST|Kukar – Para siswa Polri pengiriman Polres Kukar, yang melaksanakan Proses Belajar Mengajar (PBM) dengan metode Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) ikuti penerimaan vaksin Sinovac, yang dilaksanakan di Ruang Catur Prasetya Polres Kukar, Jum’at (26/3/2021) Pagi.

Kapolres Kukar AKBP Irwab Masulin Ginting melalui Kabag Sumda Polres Kukar Kompol Teguh Joko Sriyono, mengatakan kegiatan pemberian vaksinasi anti Covid-19 ini dilakukan untuk mencegah penularan Covid-19, mendukung Program Pemerintah dalam penanggulangan Covid-19 dan memastikan seluruh siswa sebelum melaksanakan pendidikan secara tatap muka sudah dilakukan vaksinasi.

Menurutnya, proses pembelajaran jarak jauh secara virtual yang dilakukan oleh para siswa SPN Balikpapan Polda Kaltim yang sementara waktu dikembalikan dari SPN Balikpapan Polda Kaltim kepada orang tuanya masing-masing sudah berakhir dan akan masuk kembali ke SPN Balikpapan Polda Kaltim oleh sebab itu sebelum masuk ke dalam SPN terlebih dahulu diberikan vaksinasi Covid-19.

“Dari 91 siswa Polri yang diberikan vaksinasi, 1 Siswa Polri belum bisa mengikuti kegiatan vaksin dikarenakan masih isolasi mandiri”, pungkasnya.( Red )

Jadi Guru Mengaji, Personel Satgas Yonif 512 Tanamkan Nilai Agama

SIDIKPOST|Keerom – Satgas Yonif Mekanis 512/QY mengajarkan anak-anak agar taat untuk beribadah dan mengaji sejak dini, agar dapat mencegah hal-hal yang negatif yang dapat merusak penerus bangsa di perbatasan, kegiatan ini dilakukan oleh anggota Pos Arso XIII di mushola Al-Anwar Kampung Naramben Distrik Skanto, Kabupaten Keerom, Papua.

Selain melaksanakan tugas pokoknya dalam menjaga keamanan di wilayah perbatasan, anggota satgas Yonif Mekanis 512/QY juga melaksanakan kegiatan pembinaan teritorial dengan berbagai metode seperti membantu mengajar di sekolah, memberikan pengobatan, melakukan komunikasi sosial dengan masyarakat, hingga menjadi guru mengaji bagi anak-anak.

Hal tersebut disampaikan oleh Dansatgas Yonif mekanis 512/QY Letkol Inf Taufik Hidayat dalam rilis tertulisnya. Kamis (25/03/2021)

“Saya mendapat laporan dari Danpos Arso XIII Lettu Inf Suwandi bahwa anak-anak yang beragama muslim di kampung tersebut sangat antusias untuk belajar mengaji di mushola Al-Anwar, setiap hari jumlah anak-anak yang ingin belajar mengaji semakin bertambah, meskipun dengan keterbatasan sarana dan prasarana tidak mengurangi semangat anak-anak untuk belajar mengaji” terang Dansatgas.

“Kegiatan yang dilakukan oleh kami, yakni Kopda Supriadi untuk menjadi guru mengaji membaca Al-Qur’an dan bacaan Iqro bagi anak-anak muslim lantaran masih minimnya guru mengaji di kampung tersebut’’ imbuhnya.

Kegiatan tersebut juga diterima dengan baik oleh Nur hidayat (32) selaku pengurus di Mushola Al-Anwar dan para orang tua dari anak-anak tersebut, masyarakat di Kampung Naramben mengucapkan terima kasih terhadap kegiatan belajar mengaji yang dilakukan oleh anggota TNI.

“Kami semua senang dan sangat berterima kasih dengan adanya bantuan dari pak Tentara yang mau menjadi guru ngaji bagi anak-anak di Kampung kami, saya melihat anak-anak sangat semangat untuk belajar mengaji dengan pak tentara” ucap Nur Hidayat.( Red )

Kadislitbangad Tinjau Produksi Rantis P6 ATAV – Gen III

SIDIKPOST|JAKARTA–Kepala Dinas Penelitian dan Pengembangan TNI AD Brigjen TNI Terry Tresna Purnama.,S.I.Kom.,M.M, didampingi Perwira Ahli Material Utama Kolonel Inf Slamet Riyanto.,S.Ag.,M.M. meninjau Workshop produksi kendaraan taktis (Rantis) P6 ATAV Generasi III yang diproduksi oleh PT. Sentra Surya Ekajaya, di Tanggerang pada hari tanggal 25 Kamis (25/3/2021).

Dalam sambutannya, Kadislitbangad Brigjen TNI Terry Tresna Purnama.,S.I.Kom.,M.M, merasa kagum dan bangga bahwa begitu pentingnya penelitian dan pengembangan secara adaptif.

Disampaikan Kadislitbangad bahwa Dislitbang TNI AD memiliki 150 alat uji yang canggih dan telah disiapkan oleh pimpinan TNI AD, di mana dalam proses pengujiannya melalui mekanisme dan prosedur yang berlaku dan telah ditentukan apapun bentuk bahan yang akan diuji.

Dengan tersedianya alat uji yang ada di Dislitbangad dalam pengembangannya tidak bisa lepas dari mitra, terlebih mitra PT. Sentra Surya Ekajaya (PT. SSE), industri pertahanan (Idhan) alutsista bidang kendaraan militer yang merancang dan memproduksi Ranpur, Rantis dan Ransus yang selalu berinovasi tanpa henti dan mengikuti perkembangan teknologi pada setiap tahunnya.

Kadislitbangad mengatakan, perkembangan teknologi ini agar senantiasa dapat mengikuti perkembangan jaman dan kebutuhan tuntutan serta tantangan tugas ke depan. Dislitbangad yang bersinergi dengan mitra akan dapat mengakselerasi kemajuan dan kemampuan industri militer di dalam negeri.

“Dengan demikian, hasil penelitian Dislitbang tidak hanya sebatas penelitian dan pengembangan tanpa adanya tindak lanjut sedangkan kebutuhan alutsista militer semakin berkembang mengikuti perkembangan jaman sesuai tuntutan dan tantangan tugas ke depan yang semakin komplek dan adaptif, “ ujar Kadislitbangad.

Dalam penerimaan kunjungan yang dihadiri oleh Direktur Utama PT. SSE, Eka Suryajaya, menyampaikan apresiasinya kepada Kadislitbangad atas waktunya dapat berkunjung ke PT.SSE ini.

“Mudah-mudahan dapat meningkatkan kerja sama di bidang penelitian dan pengembangan terutama bidang Indhan alutsista kendaraan militer pada perancangan dan produksi Ranpur, Rantis dan Ransus secara inovatif dan kreatif dengan menggunakan tenaga ahli orang Indonesia asli yang mayoritas lulusan ITB, “ tuturnya.

PT. Sentra Surya Ekajaya merupakan perusahaan produsen kendaraan Armored milik swasta terkemuka yang berkomitmen dalam mengembangkan keahlian dan teknologi bidang produk militer Indonesia.
Sejak didirikan PT. Sentra Surya Ekajaya telah berkomitmen dan berhasil memproduksi dan mengembangkan berbagai jenis kendaraan tempur dan taktis multi misi untuk memenuhi kebutuhan kendaraan militer baik konsumsi untuk TNI AD khususnya, juga untuk TNI pada umumnya secara adaptif.

PT. Sentra Surya Ekajaya (PT SSE) adalah Indhan alutsista di bidang Kendaraan Militer yang merancang dan memproduksi Ranpur, Rantis dan Ransus diantaranya type P2 Komando, P2 APC serta P2 KM dan P6 ATAV dengan aneka variantnya yang kini sudah dipergunakan serta menjadi peralatan pertahanan TNI.

Dalam kegiatan kunjungan tersebut PT. SSE memaparkan aktivitasnya serta berdiskusi mengenai pencapaian saat ini serta pengembangan untuk menuju industri pertahanan dalam negeri masa depan yang maju serta strategis.

Usai paparan, Kadislitbangad berkesempatan mengunjungi fasilitas engineering, berdiskusi mengenai engineering and design method, product development processes hingga implementasinya pada fase analisis dan perancangan serta pengolahan data untuk proses manufacturing.

Selanjutnya peninjauan fasilitas manufakturing PT. SSE, yang meliputi peninjauan keseluruhan kegiatan fabrikasi mulai dari parts inspection, pembuatan komponen, perakitan akhir hingga quality inspection produk jadi. Di dalam rangkaian kunjungan fasilitas itu pula Kadis Litbang meninjau beberapa prototipe P2 APC, P2KM, P6 ATAV V3 serta melihat proses pengembangan P2 APC dalam fase full scale mock-up.

Harapan ke depan produk unggulan untuk produk unggulan – P6 ATAV, – P2 Rantis/APC, – P2 KM, di mana P6 – ATAV All Terrain Assault Vehicle merupakan kendaraan militer pasukan khusus yang mampu melakukan berbagai misi cross over.

P6 ATAV dirancang untuk memungkinkan awak bersenjata dengan kecepatan tinggi, kuat dan cepat intervensi kendaraan jarak jauh 4×4 untuk respons cepat terhadap situasi taktis dengan keunggulan kritis di semua medan penaklukan dan dapat diangkut dengan Helikopter underslung atau di dalam Hercules C130 serta P2 – KM Armoured Reconnaissance Vehicle merupakan kendaraan pengintai lapis baja kemampuan manuver luar biasa, dilengkapi dengan stasiun senjata jarak jauh untuk senapan mesin 7,62 mm – 12,7 mm dan berbagai optronic untuk misi pengintaian.

Hadir dalam kunjungan peninjauan Kadislitbangad ke PT. SEE, Direktur Utama Eka Suryajaya, Direktur Teknologi Yusuf Nurdin, Manager Procurement Billy Sanjaya dan Engineer Budhi Murniawan. ( Dispenad/RED)

Silahturahmi ke Habib Syech, Kapolri Bicara Soal Penanganan Covid-19 dan Program Vaksinasi Nasional

SIDIKPOST|JAKARTA – Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo melanjutkan kunjungan silahturahminya ke ulama-ulama. Kali ini, Sigit menyambangi Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf di Solo, Jawa Tengah, Kamis (25/3/2021).

Pada kesempatan itu, Sigit membahas soal penanganan Covid-19 dan program vaksinasi skala nasional untuk memutus mata rantai virus corona di Indonesia.

“Pemulihan Covid-19 berpengaruh terhadap pemulihan ekonomi, dan masih ada polarisasi yang masih ada di masyarakat semenjak Pilpres dan Pilkada,” kata Sigit.

Oleh sebab itu, Sigit berharap kepada Habib Syech agar membantu Pemerintah dan aparat kepolisian untuk menyampaikan pesan kepada masyarakat terkait dengan program tersebut.

“Agar pesan yang diberikan oleh polisi bisa dibantu dengan bahasa ulama agar mudah diterima oleh umat,” ujar Sigit.

Sementara itu, Habib Syech menyambut baik maksud dan tujuan dari kedatangan Kapolri Sigit. Ia pun siap mendukung untuk menyukseskan seluruh program guna memutus mata rantai virus corona.

“Kami Ksemua bekerja sama dengan tujuan satu, masing masing mempunyai tugas yang ka.i kerjakan di negeri yang indah ini. Ayo kita sama-sama kerjasama sebaik-baiknya manusia menjadi manfaat manusia lain,” ucapnya. ( red )

Sidak ke Pertandingan Piala Menpora 2021, Kapolri Menyaksikan Protokol Kesehatan Diterapkan Ketat

SIDIKPOST|SOLO – Disela-sela kuinjunganya ke Jawa Tengah, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Stadion Manahan Solo, Kamis (25/3/2021). Orang nomor satu di Korps Bhayangkara itu ingin melihat langsung bagaimana kondisi dan situasi pertandingan antara Persikabo melawan PSIS Semarang dalam perhelatan Piala Menpora 2021.
 
Kapolri kemudian melakukan swab antigen dan diberi tanda gelang dari kertas di pergelangan kanan. Saat mantan Kabareskrim Polri itu tiba, muncul Menpora Zainudin Amali dan ketua PSSI Muchamad Iriawan di stadion tersebut. Hadir pula Wali Kota Solo Gibran Rangkabuming.

“Dari hasil sidak, tidak ada penonton, semua pemain dan official sudah di vaksin, para pemain cadangan menggunakan masker dan duduk di bangku berjarak. Persiapan protokol kesehatan dengan petugas kesehatan dan mobil ambulan juga sisah siap,” kata Sigit dalam keterangannya.

Sigit berharap itdak ditemukan pelanggaran prtokol kesehatan di cabang olah raga sepak bola ini karena akan menjadi rule model di pertandingan yang lainnya.
 

Seperti diketahui, Piala Menpora 2021 bergulir mulai Minggu, 21 Maret 2021. Mabes Polri memberikan izin turnamen tersebut dengan beberapa catatan, yakni semua laga tanpa kehadiran penonton di stadion yang disiarkan secara langsung oleh stasiun televisi dan media daring. Panitia harus membatasi jumlah pemain, ofisial, panitia, petugas keamanan, undangan, dan awak media di area pertandingan maksimal 299 orang. Penyelenggaraan pertandingan dilaksanakan di stadion pada wilayah zona hijau Covid-19.
 
“Arahan Pak Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo kegiatan kepemudaan dan keolahragaan harus dilakukan dengan kedisiplinan dan adanya komitmen dari seluruh pihak dalam menerapkan protokol kesehatan,” kata Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono sebelumnya. ( Red )

Puluhan Girik Aspal Berhasil Diamankan Satgas Mafia Tanah Polda Banten

SIDIKPOST|SERANG – Subdit II Harda Ditreskrimum Polda Banten kembali mengungkap kasus mafia tanah yang merugikan masyarakat. Hal itu diungkap dalam press conference yang digelar di Aula Bidhumas Polda Banten, Kamis (25/03/2021).

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Dirreskrimum Polda Banten Kombes Pol Martri Sonny yang didampingi oleh Kasubdit II Harda Polda Banten AKBP Dedy Darmawansyah dan staf serta Kaur Penum Bidhumas Polda Banten AKP E. Yudhiana.

Kapolda Banten Irjen Pol Dr. Rudy Heriyanto melalui Dirreskrimum Polda Banten Kombes Pol Martri Sonny mengatakan bahwa Satgas Mafia Tanah dalam hal ini Subdit II Harda Ditreskrimum Polda Banten berhasil mengungkap mafia tanah yang merugikan masyarakat.

“Ya, berdasarkan laporan dari masyarakat, Satgas mafia tanah langsung melakukan penyelidikan dan berhasil membongkar tindak pidana pemalsuan surat dan atau penipuan. Dan kami berhasil menetapkan 4 orang tersangka sesuai dengan perannya masing-masing,” kata Martri Sonny.

“Ke empat orang tersangka itu yaitu MRH (55) warga Kota Baru kota Serang, CJ (38) warga Pontang kabupaten Serang, AH (46) warga Sumurpecung kota Serang dan S (55) warga Warunggunung kabupaten Lebak,” lanjut Martri Sonny.

Martri Sonny juga menjelaskan awal mula terungkapnya kasus ini.

“Pada bulan Februari 2021, korban bertemu dengan U dan bercerita tentang masalah tanah peninggalan orang tuanya di desa Bojongpandan kabupaten Serang yang tidak ada girik nya, yang ada hanya SPPT tahun 1992. Kemudian U menyampaikan hal ini kepada tersangka S dan yang akhirnya dipertemukan dengan korban. Kemudian S menyanggupi akan mengambil girik di kantor KDL dengn biaya Rp. 12 juta rupiah,” jelas Martri Sonny.

Masih kata Martri Sonny, “Lalu tersangka S menemui tersangka AH, CJ dan akhirnya menghubungi tersangka MRH untuk memberikan SPPT tersebut sebagai dasar pembuatan girik. Setelah selesai pembuatan, girik yang asli tapi palsu tersebut diserahkan kepada korban”.

Martri Sonny menambahkan, “Usai girik diterima oleh korban, korban kemudian menanyakan ke kantor desa setempat tentang keabsahan girik yang dimilikinya. Ternyata girik tersebut tidak terdaftar/tercatat. Karena merasa tertipu, akhirnya korban melapor ke Satgas Mafia tanah Polda Banten pada (23/3) lalu”.

Sementara itu, Kabidhumas Polda Banten Kombes Pol Edy Sumardi mengapresiasi keberhasilan Satgas Mafia Tanah Polda Banten.

“Saya mengapresiasi keberhasilan yang dicapai Satgas Mafia Tanah Polda Banten dalam hal ini Subdit II Ditreskrimum Polda Banten. Satgas Mafia Tanah ini sesuai dengan kebijakan bapak Presiden dan perintah Bapak Kapolri kepada Jajaran untuk segera membentuk Satgas mafia tanah dan membuka posko-posko pelayanan pengaduan agar masyarakat yang merasa dirugikan ataupun ditipu bisa mengadu disini,” tutur Edy Sumardi.

“Saat ini tersangka dan sejumlah barang bukti sudah diamankan di Mapolda Banten untuk pemeriksaan lebih lanjut. Untuk para tersangka dikenakan pasal sesuai dengan perannya masing-masing. MRH dikenakan pasal 263 ayat 1 KUHPidana dengan ancaman hukuman penjara 6 tahun, sedangkan tersangka CJ, AH dan S karena turut serta membantu tindak pidana dikenakan pasal 378 KUHPidana dengan ancaman hukuman penjara 4 tahun,” tutup Edy Sumardi. (Bidhumas/Red)

Tim Wasev Mabes TNI AD Tinjau Lokasi TMMD ke-110 Kodim Boven Digoel di Distrik Kawagit

SIDIKPOST|(Boven Digoel). Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) Mabes TNI AD melaksanakan kunjungan kerja ke Kampung Kombay, Kawagit dan Wanggom di Distrik Kawagit, Kabupaten Boven Digoel, Provinsi Papua, Rabu (24/3/2021).

Kunjungan Tim Wasev Mabes TNI AD yang dipimpin oleh Kolonel Inf Muhammad Bakri, S.I.P., M.M. (Irut-4/Komsos Itter Itum Itjenad) beserta Letkol Inf Muhammad Ridha S.S., S.I.P., M.I.PoI., (Pabandya-3/Binturjuk Spaban I/Ren Sterad) didampingi Danramil 1711-03/TMR, dalam rangka meninjau langsung lokasi TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-110 Kodim 1711/Boven Digoel.

Tim Wasev Mabes TNI AD juga melaksanakan pengawasan dan evaluasi kegiatan sasaran fisik dan non fisik pada program TNI Manunggal Membangun Desa ke-110 yang dilaksanakan oleh Kodim 1711/Boven Digoel di Distrik Kawagit.

Setibanya dilokasi TMMD, Kolonel Inf Muhammad Bakri, S.I.P., M.M., beserta rombongan disambut oleh Pasiter Kodim 1711/Boven Digoel Kapten Inf Warsito, Dan SSK Kapten Inf Zabir, aparat Kampung Kawagit, Wanggom, Kombay serta sejumlah pejabat lainnya.

Sebelum meninjau sasaran fisik TNI Manunggal Membangun Desa ke-110, Tim Wasev Mabes TNI AD terlebih dahulu menuju Posko TMMD, dilanjutkan dengan pemeriksaan administrasi.

Selanjutnya Tim Wasev Mabes TNI melaksanakan peninjauan secara langsung sasaran fisik TMMD ke-110 Kodim 1711/Boven Digoel yakni pembangunan 8 unit rumah di Kampung Kombay, Kawagit dan Wanggom, dilanjutkan menuju Kantor Distrik Kawagit guna beramah tamah bersama anggota satgas serta masyarakat setempat. (Penrem 174 Merauke/Red).

Danrem 174 Merauke Brigjen TNI Bangun Nawoko Terima Kunjungan Bupati Mappi

SIDIKPOST| (Merauke). Komandan Korem (Danrem) 174/ATW Merauke Brigjen TNI Bangun Nawoko didampingi para Kepala Seksi Korem 174 Merauke menerima kunjungan Bupati Kabupaten Mappi Bapak Kristosimus Yohanes Agawemu, bertempat di  ruang transit Makorem 174 Merauke, Distrik Tanah Miring, Kabupaten Merauke, Provinsi Papua, Selasa (23/3/2021).

Dalam pertemuan tersebut, Brigjen TNI Bangun Nawoko menyampaikan ucapan terima kasih atas kunjungan Bapak Kristosimus Yohanes Agawemu, dimana selama ini sudah terjalin sinergitas yang sangat baik antara Korem 174/ATW Merauke dengan Pemerintah Kabupaten Mappi, Provinsi Papua.

Pertemuan antara Danrem Merauke dan Bupati Kabupaten Mappi berlangsung dengan penuh keakraban dan dalam suasana kekeluargaan. Hal ini menunjukkan sudah terjalinnya hubungan yang harmonis antara Korem 174 Merauke dan Pemerintah Kabupaten Mappi.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Kabupaten Mappi menyampaikan terimakasih kepada Korem 174 Merauke terutama dalam penerimaan Calon Prajurit TNI AD putra dan putri Orang Asli Papua (OAP).

Menurut Bapak Kristosimus Yohanes Agawemu, saat ini sudah menjadi prioritas dan mendapatkan alokasi kuota yang cukup besar bagi putra dan putri Orang Asli Papua bila dibandingkan dengan kuota Non  OAP/ pendatang, sehingga putra dan putri OAP mempunyai kesempatan dan peluang besar dalam setiap seleksi penerimaan Calon Prajurit TNI AD.

“Untuk para putra dan putri  Orang Asli Papua yang sudah lulus menjadi prajurit TNI AD dapat kembali bertugas membangun daerahnya guna kemajuan masa depan Papua yang aman dan sejahtera,” harapnya.

Bupati Mappi juga menyampaikan keinginannya kepada Danrem agar di Kabupaten Mappi dibentuk Kodim baru serta kedepan tetap dilaksanakan kerjasama dengan Korem 174 Merauke guna membantu  meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Mappi. (Penrem 174 Merauke/Red).

Panglima TNI Menerima 130.000 Vaksin AstraZeneca dari Menteri Kesehatan Untuk Prajurit TNI

SIDIKPOST|(Puspen TNI). Awal Covid-19 masuk ke Indonesia, TNI telah terlibat dan bahkan menjadi salah satu gardan terdepan dalam penanganan Pandemi Covid-19 di bumi pertiwi hingga saat ini.

Dimulai dari penjemputan WNI di Wuhan, menerjunkan tenaga kesehatan TNI untuk penanganan Covid-19, penyiapan RSKI di Pulau Galang, RSDC-19 Wisma Atlet, penegakkan protokol kesehatan, membantu pemerintah dalam PPKM.

Saat ini, TNI di bawah Komando Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P., langsung memerintahkan pelaksanaan serbuan 130.000 Vaksin Covid-19 AstraZeneca yang diberikan oleh Pemerintah melalui Menteri Kesehatan bagi seluruh Prajurit TNI yang belum mendapatkan Vaksin di 10 Provinsi.

Serbuan Vaksin Covid-19 AstraZeneca bagi Prajurit akan dilaksanakan Jum’at (27/03/21) serentak di 10 Provinsi pada pukul 08.00 waktu setempat, yaitu DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, NTT, Maluku, Sumatera Utara, Sulawesi Utara dan Papua. Diharapkan pelaksanaan Vaksin tersebut akan selesai dalam satu hari.

Hal ini dilaksanakan semata untuk mempercepat pencapaian herd immunity, sehingga program pemerintah ke depan dapat terwujud dengan cepat dan baik, menuju Indonesia sehat, bebas Covid-19. TNI melibatkan 10.000 lebih personel yang bertugas sebagai tenaga Vaksinator untuk membantu masyrakat dalam melaksanakan Vaksinasi Covid-19.

Direncanakan esok hari, Panglima TNI langsung membuka, memonitor dan bahkan turun langsung memantau di lapangan pelaksanaan Vaksin kepada Prajurit TNI. 

Diharapkan Para Prajurit setelah menerima Vaksin, tetap melaksanakan Protokol Kesehatan dan Para Babinsa bersama Babinkamtibmas terus membantu Pemerintah untuk melaksanakan Tracing.

Autentikasi :Kabidpenum Puspen TNI, Kolonel Laut (KH) Dr. Drs. Edys Riyanto, M.Si.