Jaga Kebugaran Tubuh, Kapolres Kukar Pimpin Senam di Ruang Catur Prasetya

SIDIKPOST| kukar – Cuaca hujan tak mengurangi semangat para personil Polres Kukar untuk melaksanakan olahraga pagi bersama, Jum’at (26/06/2020) Pagi.

Olahraga berupa senam yang berlangsung di Ruang Catur Prasetya, dihadiri langsung oleh Kapolres Kukar AKBP Andrias Susanto Nugroho bersama PJU Polres Kukar dan turut diikuti oleh seluruh personil dan ASN Polres Kukar.

Kapolres Kukar mengatakan, kegiatan olahraga di hari Jum’at ini telah menjadi rutinitas seluruh personil Polres Kukar sesuai dengan program Kapolres Kukar AKBP Andrias Susanto Nugroho.

“Sebisa mungkin luangkan untuk olahraga bersama, baik senam maupun lari pagi ataupun sorenua guna tetap menjaga kebugaran tubuh personil dari padatnya aktivitas,” katanya.

Nampak para personil pun terlihat begitu energik dan bersemangat menggerakkan badannya, mengikuti setiap gerakan yang diberikan sang instruktur.

“Selain untuk menjaga kebugaran tubuh, melalui momen olahraga bersama ini diharapkan dapat pula mempererat rasa kebersamaan dan keakraban antar personil”, tutur Kapolres. ( *).

Satgas TNI RDB Berhasil Damaikan Pertikaian 3 Suku Desa Kashege Kongo

SIDIKPOST| (Pen Satgas Konga XXXIX-B Munosco. Jumat, 26 Juni 2020). Satuan Tugas (Satgas) TNI Kontingen Garuda (Konga) XXXIX-B Rapid Deployable Battalion (RDB) Mission de lOrganisation des Nations Unies pour La Stabilisation en République Démocratique du Congo (MONUSCO) berhasil mendamaikan pertikaian 3 suku di Desa Kashege, Kalemie Provinsi Tanganyika, Republik Demokratik Kongo, Kamis (25/6/2020).

Damainya pertikaian 3 suku tersebut, ditandai dengan menyerahnya 27 orang milisi yang terdiri dari 12 orang dari Kelompok Milisi Persi Kaomba pimpinan Mr. Mukonga Faliala, 7 Orang dari kelompok Milisi Aleluya pimpinan  Bilenge Shindano dan 8 orang dari Kelompok Apa Napaledi pimpinan Mr. Kisidja Mwenge Salumu serta penyerahan 24 senjata api yang terdiri dari  21 pucuk senjata jenis AK-47, 3 Pucuk Senjata Api Rakitan, 15 buah magazen, 51 busur panah beserta 63 anak panah.

Komandan Satgas TNI Konga XXXIX-B RDB Monusco Kolonel Inf Daniel Lumbanraja menyampaikan bahwa penyerahan  24 (dua puluh empat)  pucuk senjata api dan puluhan panah oleh tim Long Range Mission (LRM) Kompi Bravo Indo RDB yang dipimpin oleh Kapten Inf Nuzul Sudjatmiko dan Letda Inf Eka Rahmat Malpura.

Staf Monusco dalam hal ini Disarmament Demobilization Reintegration (DDR) yang juga dihadiri oleh Head of Office (HoO) Monusco wilayah Kalemie sebagai bentuk kesepakatan perdamaian antara tiga kelompok yang selama ini bertikai untuk memperebutkan kekayaan alam yang ada di daerah tersebut.

Kolonel Inf Daniel Lumbanraja mengatakan bahwa keberhasilan tim LRM Satgas TNI Konga XXXIX-B Monusco memperoleh 24 (dua puluh empat) pucuk jenis AK-47 tersebut merupakan bentuk pelaksanaan dari mandat PBB yaitu Protection of Civilian (POC) atau perlindungan warga sipil serta kepercayaan dari ex-combatan kepada Satgas TNI.

“Keberhasilan ini bekerjasama dengan tokoh adat baik itu kelompok Perci Kaomba, Perci Aleluya maupun kelompok Apa Napaledi wilayah Area of Responsibility COB  Kompi Bravo Indo RDB yang dipimpin Mayor Inf Dikdik Sukayat,” ujarnya.

Selanjutnya Kolonel Inf Daniel menjelaskan bahwa selain menjalankan misi tersebut juga digelar kegiatan Civil Military Coordination (CIMIC) yang meliputi pelayanan kesehatan gratis, psikologi lapangan dan perpustakaan mini serta dilaksanakan pertemuan dengan Kepala Suku maupun Tokoh Adat setempat.

Hingga saat ini Satgas TNI Konga XXXIX-B RDB Monusco telah memasuki bulan ketujuh dalam menjalankan tugas di daerah misi yaitu di Republik Demokratik Kongo dan telah berhasil mengumpulkan sebanyak 74 pucuk senjata yang terdiri dari  69 pucuk senjata api jenis AK-47, 2 pucuk jenis FAL, 3 pucuk senjata rakitan, 436 butir  munisi, 1 buah granat tangan, 75 busur dan 80 anak panah serta 233 orang milisi.

Autentikasi :

Papen Satgas TNI Konga XXXIX-/RDB MOnusco, Lettu Laut (KH/W) Lilia Budiyanti

Presiden Puji Upaya Prakondisi Menuju Tatanan Baru Sektor Pariwisata Banyuwangi

SIDIKPOST| Presiden saat meninjau Villa So Long dan Pantai So Long di Kabupaten Banyuwangi, Provinsi Jawa Timur, Kamis (25/6).

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengunjungi Villa So Long dan Pantai So Long di Kabupaten Banyuwangi, Provinsi Jawa Timur, dalam rangka meninjau persiapan prakondisi menuju adaptasi kebiasaan baru.

Menurutnya, Banyuwangi merupakan salah satu daerah yang paling serius membenahi sektor pariwisata di tengah pandemi agar nantinya dapat kembali bergerak dan memastikan keamanan serta keselamatan para pengunjungnya.

“Sore hari ini saya melihat secara langsung persiapan prakondisi Banyuwangi dalam rangka menyiapkan menuju tatanan baru di sektor pariwisata,” ujarnya, Kamis (25/6). Kemaren

Pemerintah Kabupaten Banyuwangi memang tidak main-main dalam mematuhi protokol kesehatan di sektor pariwisata mereka. Sejumlah upaya dilakukan untuk menjalankan hal itu seperti salah satunya penerapan teknologi yang dapat mengatur kapasitas destinasi wisata.

Wisatawan yang nantinya akan mengunjungi satu destinasi tertentu diharuskan untuk memesan tiket secara online kemudian sistem secara otomatis akan langsung menghentikan proses apabila kapasitas destinasi tersebut telah mencapai batas kunjungan sesuai protokol jaga jarak aman.

Pemerintah setempat juga melakukan sertifikasi dan uji kompetensi protokol kesehatan bagi para pemandu wisata dengan melibatkan para ahli kesehatan. Para pemandu juga akan dilatih secara khusus mengenai protokol kesehatan.

“Saya melihat di lapangan Banyuwangi adalah daerah yang paling siap menyiapkan prakondisi menuju normal baru,” kata Presiden.

Dalam kunjungan tersebut, Presiden tampak mengenakan masker dan pelindung wajah serta mencuci tangan terlebih dahulu sebelum memasuki area Villa So Long untuk mendengarkan paparan Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengenai persiapan prakondisi sektor pariwisata setempat.

Selain itu, sektor pariwisata di Banyuwangi juga melibatkan dan memberi porsi kepada masyarakat setempat untuk turut bergerak mendukung sektor pariwisata.

Di kabupaten tersebut, misalnya, hotel-hotel bertaraf serupa bintang tiga ke bawah seperti rumah singgah atau homestay merupakan ceruk pasar warga setempat sehingga perizinannya hanya diperuntukkan bagi rakyat kecil.

“Hotel-hotel misalnya bintang tiga ke bawah semuanya diberikan pada rakyat, yang bintang empat lima dan seterusnya diberikan kepada investor,” kata Presiden.

Kepala Negara mendukung penuh apa yang dilakukan pemerintah Kabupaten Banyuwangi dalam menggerakkan sektor pariwisatanya, utamanya dalam hal prakondisi menuju adaptasi kebiasaan baru.

“Kita mendukung penuh apa yang dilakukan pak Bupati dan Gubernur dalam menyiapkan prakondisi menuju tatanan normal baru sehingga nantinya saat timing yang tepat dibuka kembali, masyarakat terutama sektor pariwisatanya betul-betul sudah siap,” tandasnya.

Turut mendampingi Presiden saat meninjau Pantai So Long antara lain, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud Md., Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusubandio, Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Doni Monardo, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, dan Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas.

Presiden Minta Masyarakat Ikut Serta Memutus Mata Rantai Penyebaran Covid-19

SIDIKPOST| Ungkapan Presiden Joko Widodo Pandemi Covid-19 tengah kita hadapi bersama dengan 215 negara lainnya. Jangan sampai ada yang masih memiliki perasaan bahwa kita sedang normal-normal saja sehingga ke mana-mana tidak pakai masker, lupa cuci tangan sehabis kegiatan, masih berkerumun yang tidak perlu. Ini berbahaya sekali.

Sekali lagi, masyarakat turut berperan dalam upaya memutus rantai penyebaran Covid-19 di berbagai wilayah di Indonesia.

Dan bentuk dukungan yang dapat dilakukan masyarakat adalah dengan berdisiplin menerapkan protokol kesehatan dalam kegiatan sehari-hari.

Selain soal kesehatan, Indonesia dan sebagian besar negara lainnya juga berupaya keras untuk mempertahankan perekonomiannya.

Sejumlah lembaga memperkirakan bahwa pertumbuhan ekonomi global akan tumbuh negatif tahun ini. Artinya apa? Permintaan akan terganggu, lalu pasokan akan terganggu, dan akhirnya produksi juga akan terganggu.

Maka itu, kebijakan kesehatan dan pemulihan ekonomi sejatinya harus berjalan beriringan dengan penuh kecermatan dan kehati-hatian. ( * ).

Sambut HUT Ke 59 Kolinlamil, Satlamil Surabaya Gelar Donor Darah

SIDIKPOST| JAKARTA, 26 Juni 2020 ——- Satya Wira Jala Dharma. 120 prajurit Satuan Lintas Laut Militer (Satlinlamil) Surabaya melaksanakan kegiatan sosial dengan menyumbangkan darahnya dalam rangka Peringatan HUT ke-59 Komando Lintas Laut Militer yang jatuh pada 1 Juli mendatang.


Kegiatan donor darah ini dilaksanakan di Mako Satlinlamil, Surabaya, Senin (25/6). Komandan Satlinlamil Surabaya, Kolonel Laut (P) Hery Prihartanto mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan wujud kerja sama antara pihak PMI wilayah Surabaya dengan Satlinlamil Surabaya dalam mencapai target penyediaan 200 kantong darah.
“Setetes darah yang disumbangkan, sangatlah berarti dan berguna bagi yang siapapun yang membutuhkan,” jelas Komandan Satlinlamil Surabaya.
Donor darah yang ada ini sebagai stok darah untuk digunakan dalam transfusi darah membantu bagi saudara kita yang sedang menderita Covid-19.
Dalam kondisi pandemi Covid-19, Satlinlamil Surabaya juga akan terus berupaya untuk melakukan hal positif dan bermanfaat bagi masyarakat. Salah satunya adalah aksi donor darah.
Mengingat kegiatan dilangsungkan di tengah pandemi Covid-19, Panglima Kolinlamil Laksda TNI Abdul Rasyid, S.E., M.M. menekankan kepada panitia agar menerapkan aturan protokol kesehatan bagi seluruh peserta donor darah.
“Selain menjadi cara ampuh dalam mencegah meluasnya penularan Covid-19, mengikuti protokol kesehatan juga menjadi cara mensosialisasikan kehidupan normal baru (New Normal) bagi prajurit dan PNS di lingkungan Kolinlamil,” tandas Panglima Kolinlamil.
Kegiatan bakti kesehatan donor darah seperti ini, sehari sebelumnya juga dilaksanakan di Mako Kolinlamil, Jakarta yang diikuti oleh hampir seluruh prajurit dan PNS Mako Kolinlamil beserta anggota Jalasenastri.. (Dispen Kolinlamil)

Kapolres Kukar Melalui Kasat Binmas AKP M. Afnan Cek Kampung Tangguh Di Desa Loa Janan Ulu Kukar

SIDIKPOST| kukar – AKBP Andrias Susanto Nugroho yang dalam hal ini diwakilkan oleh Kasat Binmas AKP M. Afnan melaksanakan pengecekan kesiapan kampung tangguh di Desa Loa Janan Ulu Kec. Loa janan, Kamis (25/06/2020).

Pengecekan dilakukan dengan melihat langsung lokasi ketahanan pangan, peninjauan pos Karhutla dan posko Covid-19.

“Sebagai objek penilaian di antaranya, kesiapan posko, ketahanan pangan yakni gudang penyimpanan padi, ketahanan lingkungan seperti tersedianya pos keamanan dan petugas pos,” ucapnya.

Kasat Binmas AKP M. Afnan mengatakan dengan keberadaan kampung tangguh ke depannya Desa Loa Janan Ulu dapat mandiri dari segi ketahanan pangan, kesehatan maupun lingkungannya yang aman.

“Kampung Tangguh Nusantara memiliki 3 Aspek Penting di dalamnya yakni dari segi ketahanan pangannya, Kesehatannya dan dari Aspek Keamanannya”, Pungkas AKP Afnan.

Rekrut Prajurit Raider, TNI AD Test Psikologi 35 Prajurit Yonif 725

SIDIKPOST| Konsel,– Proses rekrutmen menjadi prajurit Raider tidaklah mudah dan harus melalui seleksi yang ketat, seperti halnya tes psikologi yang dilakukan oleh TNI AD terhadap 35 prajurit Yonif 725/Wrg.

Hal ini diungkapkan oleh Kapenrem 143/HO Mayor arm Sumarsono dalam rilisnya Kamis (26/6/2020).

Diungkapkan Kapenrem, jalan menjadi seorang Prajurit berkualitas Raider memang tidaklah mudah, bukan hanya memiliki kemampuan fisik dan kesehatan yang prima. Untuk meraih itu harus melewati beberapa tahapan seleksi yang cukup ketat tak terkecuali dengan tes psikologi yang diikuti oleh 35 orang prajurit Yonif 725/Woroagi dalam seleksi rekrutmen prajurit Raider.

“Tahapan ini sangat penting dikaitkan dengan kesiapan mental prajurit dalam menempuh pendidikan Raider nantinya di Pusdikpassus, Batujajar,” imbuhnya.

Untuk diketahui pelaksanaan tes psikologi pendidikan Raider langsung diawasi oleh Tim Dinas Psikologi Angkatan Darat (Dispsiad) yang diketuai oleh Letkol Inf Namr Djalil, S.Psi., M.Tr.Han. yang dilaksanakan di Mako Yonif 725/Wrg, Desa Rambu Rambu Jaya, Konawe Selatan, Sultra.

“Rangkaian seleksi perekrutan prajurit Raider memang melalui beberapa tahapan yang harus diikuti, selesai dinyatakan lulus tes psikologi akan mengikuti tes kesehatan sebelum masuk mengikuti pendidikan Raider selama 5 bulan,” terang Sumarsono.

Pada kesempatan terpisah Serda Saharuddin salah satu prajurit yang mengikuti seleksi mengatakan rasa bangga apabila bisa lulus dan terpilih mengikuti pendidikan Raider.

“Menjadi seorang prajurit Raider merupakan kebanggaan, memang jalannya tidak mudah untuk menggapainya moga saya bisa lulus dan terpilih untuk menjadi seorang prajurit Raider,” tegasnya.

Pada kesempatan yang sama Prada Muhammad Nawawi menambahkan bahwa menjadi Prajurit Raider itu adalah panggilan hati dan harus memiliki kemauan yang cukup kuat.

(Penrem143)

Menteri Edhy Ingin Jamin Keselamatan & Kesejahteraan Nelayan Kecil

SIDIKPOST| Serang-Selamat di laut, sejatera di darat. Itulah konsern Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo dalam memperjuangkan nasib nelayan di Tanah Air. Dia ingin menjamin keselamatan nelayan saat laut, sekaligus memastikan tangkapan mereka melimpah ruah dan tentunya terserap maksimal di pasar.

Hari ini Menteri Edhy mengunjungi perusahaan peranti teknologi yang memproduksi peralatan smart fishing, seperti alat monitoring dan pengawasan kapal perikanan, khusus untuk kapal-kapal kecil berkapasitas di bawah 30 gross ton (GT), bernama Vessel Multi Aids (VMA).

Seperti halnya perangkat surveilans yang digunakan kapal-kapal bermuatan di atas 30 GT (VMS), VMA juga memiliki fungsi serupa. Perbedaan mencoloknya berada pada transmiternya. VMS berbasis satelit sementara VMA berbasis gelombang radio (VHF).

“Saya pikir ini potensi yang baik untuk kita sampaikan ke nelayan. Karena selama ini nelayan kita melaut belum ada jaminan keamanan yang pasti tentang bagaimana perolehan ikannya, bagaimana keamanan dia di laut. Ini PR kami yang akan segera kami laksanakan,” kata Menteri Edhy di Kantor PT Unggul Cipta Teknologi, Cikande, Serang, Banten, Kamis (25/06-2020).

Menteri Edhy berharap, teknologi ini bisa menjadi solusi untuk nelayan kecil dalam meningkatkan kesejahteraan mereka. Sebab selain sebagai alat monitoring, VMA juga telah menyediakan teknologi pendeteksi daerah penangkapan ikan.

“Teknologi ini akan memberi kepastian kepada keluarga (nelayan) dan hasil tangkapannya juga akan diketahui berapa,” sambung Edhy.

Dengan telah diketahuinya keberadaan ikan, lanjut dia, nelayan di tengah laut juga bisa melaporkan kepada nelayan di daerah lain. Tujuan akhirnya, data potensi ikan di seluruh Indonesia dapat diketahui dan tidak terjadi disparitas produksi yang akan berdampak buruk pada serapan dan anjloknya harga.

“Intinya pendapatan nelayan kita akan bisa ditingkatkan dan yang paling penting keselamatan jiwa dan raganya,” ujarnya.

“Yang jelas nelayan enggak harus beli (alat ini). Kita yang akan beli dan akan bagikan ke nelayan. Saya enggak mau teknologi ini sekadar untuk PR, atau untuk opini ngomong baik tapi faktanya tidak. Karena Pak Presiden tidak suka dengan anak buahnya yang hanya menyenangkan,” tutup Menteri Edhy.

Sementara itu, CEO PT Unggul Cipta Teknologi Lee Youngwoo mengklaim teknologi ini sebagai sistem yang dapat mengefisienskan kerja nelayan. VMA, kata dia, merupakan sebuah alat smart fishing yang bisa meningkatan penghasilan dan sekaligus menjamin keselamatan nelayan.

Fitur-fitur yang disediakan alat ini, meliputi komunikasi data antar darat ke laut dengan menggunakan jaringan khusus yang telah mendapat lisensi dari Kemkominfo, bisa melakukan pesan darurat (SOS), menyediakan informasi cuaca laut (BMKG), memperkiraan posisi ikan, kompas & navigasi laut (peta laut Indonesia, fasilitas chat untuk mengirim pesan kepada keluarga nelayan di darat, dan e-Logbook online (sertifikat SDI, KKP).

“Kami ingin membantu nelayan kecil, meningkatkan pendapatan. Juga membantu Kementerian Kelautan dalam penyediaan pangkalan data. Karena Vessel Multi Aids ini fungsinya sangat beragam,” kata Lee. ( *).

Tekad Kuat Rachmat Tri, Anak Wartawan Ingin Mengabdi Jadi Prajurit TNI

SIDIKPOST| Kendari– Gelar sarjana hukum dan statusnya sebagai anak seorang wartawan di televisi plat merah, tidak menyurutkan tekad Rachmat Tri Syachrial ,S.H. (23) untuk mengabdikan dirinya sebagai prajurit TNI.

Hal ini disampaikan Kapenrem 143/HO dalam rilisnya, Kamis (26/6/2020)

Diungkapkan oleh Kapenrem, tekad dan kemauan Rachmat Tri untuk menjadi tentara tidak terlepas dari bimbingan dan arahan orang tuanya yang selalu menekankan arti sebuah kedisiplinan.

“Keinginan saya untuk menjadi prajurit TNI ini timbul dari hati saya sendiri, dan berkat bimbingan orang tua saya semakin yakin jalur inilah yang saya pilih untuk mengabdikan diri kepada Negara yang saya cintai ini,” ujarnya.

“Tekad saya pun semakin kuat, setelah saya mengikuti sosialisasi psikologi yang diselenggarakan kemarin,”tambah Rahmat Tri.

Anak dari Bambang Dwi Rachmad Sarjanato (wartawan TVRI) ini berharap agar kegiatan seperti itu bisa sering dilaksanakan, karena menurutnya dapat membantu para calon prajurit seperti dirinya.

” (Ini) sangat membantu saya, secara pribadi dan tentunya bagi semua rekan yang ingin mendaftarkan diri menjadi seorang TNI,” imbuh Rachmat.

Untuk diketahui Rahmat Tri, yang merupakan putra pasangan Bambang Dwi Rachmad Sarjananto dan Hj. Ria Devitasari ini tinggal di Kendari dan menempuh perjalanan cukup jauh menuju lokasi pembekalan psikologi di Yonif 725/Wrg.

“Dia merupakan salah satu peserta yang mengikuti sosialisasi psikologi yang dilaksanakan oleh Dispsiad bersama Korem 143/HO yang diselenggarakan kemarin di Mako Yonif 725/Wrg dan saat ini telah selesai menempuh pendidikannya di tahun 2018 sebagai mahasiswa di salah satu Universitas di Sulawesi Tenggara, yaitu Universitas Sulawesi Tenggara (Unsultra) jurusan Hukum,” ujar Sumarsono.

“Tahun ini akan mencoba mengikuti seleksi Calon Perwira Prajurit Karir TNI AD (CAPA PK) tahun 2020, semoga cita-cita mulianya ini dapat tercapai, Aamiin,” pungkas Sumarsono penuh harap.

(penrem143)

Naik KRI Banda Aceh, Nenek Sumiyati Pulang Kampung Bersama Satgas Yonif 411

SIDIKPOST| (Merauke). Sosok Nenek Sumiyati atau akrab di panggil Mbah Ompong yang sempat Viral Di Youtube Channel Buletin TNI AD, akhirnya tercapai keinginannya yaitu ingin kembali ke kampung halaman di Kabupaten Kediri bersama Satgas Pamtas Yonif MR 411/Pdw Kostrad yang akan kembali ke Home Base.

Dansatgas Yonif MR 411/Pdw Kostrad Mayor Inf Rizky Aditya S.Sos., M.Han., dalam rilis tertulisnya di Merauke, Papua, Kamis (25/6/2020) menyampaikan bahwa cerita Nenek Sumiyati (57) yang dirawat selama tiga bulan oleh anggota Satgas Yonif MR 411/Pdw Kostrad Pos Kout Sota, karena hidup sebatang kara di daerah perbatasan RI-PNG tepatnya di Jalur 2 B Kampung Sota, Distrik Sota, Kabupaten Merauke, Papua menjadi viral di Youtube Channel Buletin TNI AD.

Lanjut dikatakan Dansatgas bahwa mengetahui hal tersebut Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Andika Perkasa melalui Danrem 174/ATW Brigjen TNI Bangun Nawoko dapat mengabulkan keinginan Nenek Sumiyati yang ingin pulang ke kampung halamannya di Kabupaten Kediri bersama dengan Satgas Yonif MR 411/Pdw yang akan kembali ke Jawa.

“Untuk mengabulkan keinginan nenek, Brigjen TNI Bangun Nawoko selaku Dankolakops Satgas Pamtas RI-PNG Sektor Selatan berkoordinasi dengan Komandan Lantamal XI Brigjen TNI (Mar) Lukman, S.T., M.Si (Han)., agar dapat membantu Satgas membawa Nenek Sumiyati kembali ke kampung halamannya,” terang Rizky.

“Permohonan Danrem 174/ATW kepada Danlantamal XI Merauke pun disetujui, bahwa Nenek Sumiyati dapat dibawa pulang bersama anggota Satgas Yonif MR 411/PDW Kostrad yang akan berlayar menggunakan KRI Banda Aceh-593,” pungkas Dansatgas.

Hal ini merupakan wujud kepedulaian TNI AD terhadap berbagai kesulitan rakyat seperti Nenek Sumiati yang hidup sebatang kara tanpa sanak saudara. Dimana pada saat dirawat oleh tetangga sekitar rumahnya dan anggota Satgas dirinya ingin ikut pulang ke Jawa bersama bapak-bapak tentara agar bisa kembali ke kampung halamannya.

Nenek Sumiati sendiri telah merantau bersama suaminya pada tahun 2009 di Kab. Merauke, Papua. Dan harus hidup seorang diri tanpa ada keluarga, sejak suaminya wafat pada bulan Februari 2020 lalu dengan kondisi kesehatan yang terganggu sehingga menghambat aktifitasnya sehari-hari.

Saat ini sang nenek telah bersama-sama dengan Satgas Yonif MR 411/PDW Kostrad yang sedang dalam perjalanan kembali ke satuan asal di Kota Salatiga, Jawa Tengah, dengan menggunakan KRI Banda Aceh-593.

Autentikasi :

Pasi Intel Satgas Yonif MR 411/Pdw Kostrad, Lettu Inf Asep Saepudin, S.T. Han.

Desa Pangkalan Salurkan 11.584 Paket Bantuan Sembako Dari Presiden

SIDIKPOST| Kab Tangerang-Pemerintah Desa Pangkalan Menyalurkan (Paket Sembako) Sebanyak 11.584 Bantuan Dari Presiden RI Melalui Kemensos RI Dan Acara Pelaksanaan Penyerahan Bantuan Dari Presiden RI Melalui Kemensos RI. Dan Langsung Diberikan Kepada Warga Masyarakat Desa Pangkalan Sebagai Penerima Bantuan Yang Terdiri Dari 11 RW Dari 7 Kemandoran Se Desa Pangkalan Dan Pelaksanaan Kegiatan Acara Tersebut Dilaksanakan Langsung Oleh Ahmad Muhrim., Kepala Desa Pangkalan Didampingi Oleh Aswana S.Pd.,Ketua TP PKK Desa Pangkalan Beserta Bripka Willy Bhabinkamtibmas Desa Pangkalan (Polsek Teluknaga) Dan Serda Ayub Babinsa Desa Pangkalan (Koramil 01/Teluknaga).

Acara Tersebut Bertempat Di Halaman SDN Pangkalan 1 Desa Pangkalan Kecamatan Teluknaga Kabupaten Tangerang.(25/06/20)

Pelaksanaan Kegiatan Acara Penyaluran (Paket Sembako) Sebanyak 11.584 Bantuan Dari Presiden RI Melalui Kemensos RI. Acara Tersebut Turut Dihadiri Oleh Ahmad Muhrim.,Kepala Desa Pangkalan, Aswana S.Pd.,Ketua TP PKK Desa Pangkalan, Bripka Willy Bhabinkamtibmas Desa Pangkalan (Polsek Teluknaga), Serda Ayub Babinsa Desa Pangkalan (Koramil 01/Teluknaga).

Selain Itu Acara Tersebut Turut Dihadiri Oleh Sekpri Beserta Buang Asmadi Sekdes Pangkalan Dan BPD, LPM, Karang Taruna Dan Para Staf Desa Pangkalan Beserta Mandor Dan Ketua RT/RW ,Linmas Dan Trantib Desa Pangkalan.

Ahmad Muhrim Kepala Desa Pangkalan ,Menyampaikan Himbauan Agar Selalu Menggunakan Masker Dan Rajin Mencuci Tangan Dengan Sabun (Hand Sanitizer) Kemudian Tetap Menjaga Jarak Saat Menerima (Paket Sembako) Bantuan Dari Presiden RI Melalui Kemensos RI Yang Dilaksanakan Di Halaman SDN Pangkalan 1 Desa Pangkalan Kecamatan Teluknaga.

Pembagian (Paket Sembako) Bantuan Dari Presiden RI Melalui Kemensos RI ,Terdiri Dari (10 Kg Beras ,12 Bungkus Mie Instan, 2 Bungkus Minyak Goreng 2 Liter, 1 Kaleng Sarden, 3 Kaleng Kornet Dan 1 Botol Sambal, Bantuan Dari Presiden RI Melalui Kemensos RI Yang Dilaksanakan Oleh Pemerintahan Desa Pangkalan Untuk Disalurkan Kepada Warga Masyarakat Desa Pangkalan Sebagai Penerima Bantuan Yang Terdiri Dari 11 RW Dari 7 Kemandoran Se Desa Pangkalan Kecamatan Teluknaga.

Ahmad Muhrim.,Kepala Desa Pangkalan Beserta Aparatur Desa Pangkalan Mengucapkan Rasa Terima Kasih Kepada Ir H Joko Widodo Presiden RI Atas Bantuan Dari Presiden RI Melalui Kemensos RI Untuk Diberikan Kepada Warga Masyarakat Desa Pangkalan Kecamatan Teluknaga.

Alhamdulillah ,Warga Masyarakat Desa Pangkalan Merasa Senang Dengan Adanya Acara Pelaksanaan Pembagian Bantuan Sembako Yang Diturunkan Oleh Pemerintah Pusat Melalui Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemensos RI). Dan Kami Akan Salurkan Kepada Masyarakat Desa Pangkalan Yang Belum Mendapatkan Bantuan Darimanapun Dan Mudah Mudahan Dengan Adanya Bantuan Ini Maka Diharapakan Bisa Mengurangi Beban Masyarakat Yang Membutuhkan Ditengah Masa Pandemi Covid-19 Dan Semoga Bantuan Tersebut Dapat Bermanfaat Bagi Masyarakat Desa Pangkalan Kecamatan Teluknaga.

” Saya Sebagai Kepala Desa Pangkalan Beserta Aparatur Desa Pangkalan ,Mengucapkan Rasa Terima Kasih Kepada Ir H Joko Widodo Presiden Ri Atas Bantuan Yang Diberikan Untuk Warga Masyarakat Desa Pangkalan ,Ucap Ahmad Muhrim.,Kepala Desa Pangkalan “.

Kendy

Kapoldasu dan Ketua Bhayangkari Resmikan Kampung Paten di Desa Punden Rejo Cegah Covid-19

SIDIKPOST|DELISERDANG – Penyebaran kasus Covid-19 di Sumatera Utara terus meningkat. Bahkan, penularannya sudah sampai ke desa-desa.

Melihat tingginya angka penyebaran Covid-19 membuat partisipasi warga dibangkitkan dengan membentuk kampung tangguh dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Seperti yang dilakukan warga Desa Puden Rejo, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deliserdang, mendirikan Kampung Paten.

Di sana, setiap orang yang masuk ke desa itu harus diperiksa kesehatannya. Peraturan tersebut berlaku bagi semua masyarakat, aparat kepolisian, hingga TNI.

Hal tersebut pula yang dirasakan Kapolda Sumut Irjen Pol Martuani Sormin, bersama Ketua Bhayangkari Ny Risma Martuani Sormin, Bupati Deliserdang Anshari Tambunan, Kapolres Deliserdang AKBP Yemi Mandagi, beserta pejabat lainnya saat berkunjung ke Kampung Paten, Kamis (25/6) sore.

Saat memasuki kampung itu, Kapoldasu dan rombongan harus menjalani protokol kesehatan terlebih dahulu, mulai dari pengecekan suhu tubuh, penyemprotan handsanitizer dan lainnya.

Setelah dinyatakan aman, Kapoldasu dipersilakan masuk. Selanjutnya, ia meninjau posko Covid-19 yang berfungsi sebagai tempat penyampaian informasi.

Lalu, dilanjutkan dengan meninjau ruangan isolasi dan dapur umum yang didirikan masyarakat. Menurutnya, langkah ini keputusan tepat dilakukan Kepala Desa Punden Rejo bersama masyarakat dalam membentuk Kampung Paten dalam menangani dan mengantisipasi penyebaran Covid-19.

“Didirikannya Kampung Paten di Desa Punden Rejo, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deliserdang dapat menjadi contoh di desa lainnya dalam mencegah penyebaran Covid-19,” ungkap Martuani.

“Ini merupakan kreatifitas yang mampu menyulap suatu kampung menjadi tempat wisata dengan tetap menerapkan protokol kesehatan dalam menuju tatanan hidup baru (new normal life-red),” tutur Kapoldasu.

Sementara itu, Kepala Desa Punden Rejo, Misno, mengaku didirikan Kampung Paten sebagai langkah mencegah penyebaran Covid-19 yang grafiknya terus meningkat.

“Jadi, kami membentuk posko Covid-19 (Kampung Paten-red) mencegah penyebaran pendemi Corona. Di mana, setiap masyarakat yang datang harus dicek suhu tubuh. Tak hanya itu, kami juga mendirikan ruang isolasi serta dapur umur apabila adanya masyarakat yang terpapar Covid-19. Semuanya dilakukan dengan menggunakan dana desa,” bebernya.

Misno juga menambahkan, warga Desa Punden Rejo juga mendirikan Posko Siskamling dalam upaya menciptakan situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif.

“Setiap malamnya sebanyak 15 warga yang bertugas di Posko Siskamling memantau situasi kamtibmas agar tetap kondusif tanpa dipungut biaya iuran,” pungkasnya. ( *).