Dukung Dirjen Pembiayaan Perumahan, APPERINDO Tawarkan Konsep Rumah Bersubsidi Setengah Harga

SIDIKPOST| Jakarta – Rumah merupakan kebutuhan hidup setiap manusia berkeluarga. Ada yang mempunyai kemampuan membangun sendiri, ada yang mempunyai kemampuan membeli perumahan dari pengembang baik secara tunai maupun secara kredit, dan ada yang mempunyai kemampuan membeli dengan fasilitas KPR.

Bagi masyarakat yang memiliki kemampuan cukup maka ia bisa membangun di tempat yang diinginkan dengan bentuk dan model serta tipe rumah sesuai kemampuan.

Namun bagi masyarakat yang mempunyai kemampuan terbatas maka yang bersangkutan dapat memiliki rumahnya dengan cara KPR baik KPR Komersil maupun KPR Subsidi. Pada kesempatan ini tentu tidak perlu dibahas masyarakat yang mempunyai kemampuan untuk membangun sendiri, membeli tunai, membeli dengan cara KPR Komersil, dan atau membeli dengan cara KPR Subsidi.

Namun ada hal yang lebih besar yang perlu diberikan solusi untuk dapat memiliki rumah hunian yang layak dan terjangkau sekecil-kecilnya adalah rumah type 36 yakni adalah masyarakat yang mempunyai pendapat terbatas diataranya adalah masyarakat yang pendapatannya tidak pasti dan atau masyarakat yang pendapatannya maksimal hanya Rp. 3.000.000,- perbulan serta masyarakat yang pendapatannya tersisa tinggal sedikit, yang hanya mempunyai kemampuan angsuran maksimal Rp. 750.000,- perbulan (apabila KPR).

“Oleh karenanya masyarakat seperti ini belum mampu membeli rumah dengan cara KPR Subsidi maupun KPR Komersil maupun membeli rumah dengan cara tunai bahkan sampai membangun sendiripun juga belum memiliki kemampuan. “Ujar Ketum APPERINDO TUKIRIN SURYO ADINAGORO, SE.

lanjutnya, Dikarenakan keterbatasan pendapatan, keterbatasan gaji, keterbatasan sisa pendapatan, dan keterbatasan sisa gaji. Sampai dengan hari ini belum ada rumah ataupun perumahan yang dibangun oleh pengembang maupun oleh pihak selain pengembang yang layak dan terjangkau. Baik itu rumah type 36 KPR Komersil maupun rumah type 36 KPR Subsidi

” Untuk itulah kami dari Asosiasi Pengusaha Perumahan Indonesia (APPERINDO) menawarkan konsep BANGUN RUMAH BUKAN BANGUN PERUMAHAN, BELI RUMAHNYA SAJA TIDAK PERLU BELI FASILITASNYA sehingga dapat menekan harga sampai dengan 1/2 dari harga rumah subsidi tanpa harus mengurangi kwalitas sedikitpun yakni rumah siap huni type 36.

Kalaupun harus di KPRkan hanya cukup dengan angsuran maksimal Rp. 750.000,- perbulan Didasarkan pada kebutuhan rumah masyarakat yang sangat membutuhkan rumah dengan kemampuan yang sangat terbatas terutama adalah pekerja informal, karyawan honor, honorer, pedagang kecil maupun karyawan, ASN, PNS, TNI, POLRI yang masih tinggal di rumah dinas milik Negara maupun yang masih tinggal di rumah dinas milik perusahaan serta yang masih mengontrak oleh karena pendapatan gajinya tersisa tinggal sedikit ” Tuturnya kembali.

Maka kami APPERINDO menawarkan konsep Rumah Type 36 hanya 1/2 Dari Harga Rumah Subsidi dan atau dengan KPR sebesar angsuran maksimal Rp. 750.000,- perbulan. Hal ini dapat diwujudkan apabila pembangunan dilakukan di atas tanah sendiri dan atau pembangunan dilakukan di atas tanah pemerintah/ Pemda yang sudah lengkap dengan fasilitas.

Konsep ini yakni BANGUN RUMAH DI ATAS TANAH SENDIRI, BELI RUMAHNYA SAJA TIDAK PERLU BELI FASILITASNYA akan memiliki banyak nilai positif diantaranya adalah harga yang sangat terjangkau, angsuran yang sangat terjangkau oleh seluruh elemen masyarakat bawah terutama masyarakat yang berpenghasilan kecil, berpenghasilan tinggal sedikit, pekerja informal, karyawan honorer, honorer, dan pedagang kecil sehingga dapat mewujudkan kepemilikan rumah yang layak dan terjangkau.

Dan ada pula nilai positif yang lain yakni dapat menekan dan menahan adanya pertumbuhan Urbanisasi memungkinkan adanya Ruralisasi memadatkan area permukiman penduduk dalam kota, memadatkan area permukiman penduduk pinggiran kota, memadatkan area permukiman penduduk pedesaan, memadatkan area permukiman penduduk perkampungan, meningkatkan pembangunan dan perekonomian daerah pedesaan dan perkampungan.

” Serta yang paling utama adalah dapat menekan dan mengurangi kebutuhan lahan yang dapat menyebabkan hilangnya lahan-lahan pertanian, dan atau berkurangnya lahan-lahan pertanian.” Pangkas TUKIRIN SURYO ADINAGORO, SE. ( *).

Peduli Penyebaran COVID-19, Para Istri Prajurit Bagikan Masker di Pasar Mandonga

SIDIKPOST| Sultra-Tidak saja wujud kepedulian, pembagian masker yang dilakukan para Istri Prajurit di Pasar Mandonga juga untuk melindungi warga Sulawesi Tenggara (Sultra) dari penyebaran COVID-19.

Hal itu dikatakan Kapenrem 143/HO Mayor Arm Sumarsono dalam rilisnya, Kendari Sabtu (27/6/2020).

Diungkapkan Kapenrem, Istri prajurit yang juga berada dibawah organisasi Dharma Pertiwi Koorcab Sultra Daerah G bersama dengan Yayasan Batik Indonesia membagikan masker kepada masyarakat yang berada di Pasar Mandonga, Kota Kendari, Sultra.

“Pasar merupakan pusat aktivitas yang cukup rentan terhadap penyebaran virus Corona, sehingga ibu-ibu Dharma Pertiwi di sini, dipimpin istri Danrem (Ny. Vera Jannie Siahaan), selaku ketua Dharma Pertiwi Koorcab Sultra Daerah G, membagikan masker kepada warga yang ada di pasar,”ujar Sumarsono

Dikatakannya lebih lanjut, masker yang dibagikan pada hari Jumat (26/6/2020) itu sejumlah 150 pieces dan diserahkan langsung oleh ketua dan pengurus Persit KCK Koorcab Rem 143/HO, Jalasenastri Cab. 3 Koorcab VI DJA Lanal Kendar dan Pia Ardhya Garini Cab. 8/D II Lanud HO.

“Karena kondisi seperti saat ini, jumlah personel yang dilibatkan juga terbatas hanya 30 orang dan mewakili 3 angkatan yang berada di Kendari,”tegas Sumarsono.

Sementara itu, di tengah pembagian masker kepada warga, Ny. Vera Jannie Siahaan selaku Ketua Dharma Pertiwi Koorcab Sultra Daerah G menyatakan bahwa kegiatan berbagi masker ini merupakan wujud kepedulian para istri prjaurit yang berada di Sultra, dalam upaya pemutusan mata rantai penyebaran virus Covid 19.

“Dimasa pandemi sekarang ini, Dharma Pertiwi melalui gerakan berbagi masker ingin terjun langsung dalam mendukung upaya pemerintah dalam memutus mata rantai penyebaran Virus Covid 19 serta bentuk kepedulian terhadap masyarakat Sulawesi Tenggara,” kata Vera Jannie.

Lebih lanjut Istri dari Brigjen TNI Jannie Aldrin Siahaan, S.E., M.B.A., ini pun menjelaskan bahwa mereka memilih pasar Mandonga karena menjadi pusat aktivitas orang banyak.

“Kita berharap, ini bisa mengajak banyak masyarakat untuk menggunakan masker untuk melindungi diri sendiri dan orang disekitarnya serta patuh dengan protokol kesehatan tentang Covid 19” pungkasnya.

(Penrem143)

Desa Lemo Terima Bantuan Sembako 450 Paket Dari Presiden Jokowi

SIDIKPOST| Kepala Desa Lemo Mengucapkan Terima Kasih Dan Selamat Ulang Tahun Ke-59 Kepada Ir H Joko Widodo Presiden RI

450 Paket Sembako Bantuan Dari Presiden RI Melalui Kemensos RI Telah Kembali Di Terima Oleh Pemerintah Desa Lemo Melalui Karang Taruna (Putra Lemo) Desa Lemo , Pelaksanaan Kegiatan Acara Bantuan Presiden RI Melalui Kemensos RI Untuk Diberikan Kepada Anak Yatim Dan Para Pondok Pesantren. Bertempat Di Desa Lemo Kecamatan Teluknaga.(27/06/20)

Pelaksanaan Acara Pemberian Paket Sembako Bantuan Dari Presiden RI Melalui Kemensos RI Untuk Diberikan Kepada Anak Yatim Dan Para Pondok Pesantren Diwilayah Desa Lemo, Turut Dihadiri Oleh H Satria S.Ip.,Kepala Desa Lemo, M Arun Arasid Ketua Karang Taruna Beserta Staf Desa Lemo.

M Arun Arasid Ketua Karang Taruna Desa Lemo, Mengatakan Bahwa Pelaksanaan Acara Pemberian Paket Sembako Bantuan Dari Presiden RI Melalui Kemensos RI Untuk Diberikan Kepada Anak Yatim Dan Para Pondok Pesantren Diwilayah Desa Lemo.

KH Yayun Wahyudi SE.M.Pd., Pemilik Pondok Pesantren Al Risalatul Ilmi ,Mengucapkan Rasa Terima Kasih Kepada Ir H Joko Widodo Presiden RI Atas Pemberian Bantuan Paket Sembako Yang Diberikan Langsung ,Melalui Ketua Karang Taruna Desa Lemo , Semoga Dapat Bermanfaat Bagi Pondok Pesantren Al Risalatul Ilmi Bertempat Di Kp Lemo Rt 02/Rw 05 Desa Lemo Kecamatan Teluknaga.

H Satria S.Ip.,Kepala Desa Lemo Mengucapkan Rasa Terima Kasih Kepada Ir H Joko Widodo Presiden RI Atas Bantuan Presiden RI Melalui Kemensos RI Yang Diberikan Kepada Anak Yatim Dan Para Pondok Pesantren Diwilayah Desa Lemo. Selanjutnya Kepala Desa Lemo Mengucapkan Selamat Ulang Tahun Ke-59 Presidenku Ir H Joko Widodo Presiden RI, Semoga Panjang Umur Dan Sehat Selalu Dan Indonesia Semakin Maju ,Ucap H Satria S.Ip., Kepala Desa Lemo “.

Kendy

Pria Yang Ceburkan Diri Ke kanal Barat Di Temukan Sudah Tak Bernyawa

SIDIKPOST| Jakarta – Pencarian terhadap seorang warga yang tenggelam menceburkan diri ke Kali Ciliwung akhirnya ditemukan tim SAR gabungan pada sabtu (27/6) siang ini dalam keadaan meninggal dunia.

Korban yang bernama Munir (48) ditemukan dalam keadaan meninggal dunia sekitar pukul 10.40 WIB kurang lebih pada radius 12 meter dari lokasi kejadian.

“Berkat kerjasama tim SAR gabungan akhirnya pagi menjelang siang tadi korban dapat kita temukan dalam keadaan meninggal dunia dan langsung dievakuasi menuju rumah duka.” tegas tegas Hendra Sudirman, S.E., M.Si., Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta selaku SAR Mission Coordinator (SMC) dalam operasi SAR.

Ia juga mengungkapkan turut berbelasungkawa atas kejadian yang menimpa diri korban dan terima kasih kepada seluruh unsur SAR gabungan yang telah melakukan upaya pencarian terhadap korban hingga akhirnya korban dapat ditemukan.

Sebelumnya pada pagi tadi puluhan personil SAR gabungan melakukan upaya pencarian tehadap korban yang terdiri dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta, Damkar Jakarta Barat, Polsek Penjaringan, BPBD DKI Jakarta, SAR MTA, KCR, CAT Rescue, Satpol PP, Potsar DIY, JKU Polmas, IEA, RIT, dan masyarakat setempat

. Tim SAR gabungan melakukan upaya pencarian dengan membagi area pencarian menjadi 3 (tiga) dimana SRU pertama melakukan penyisiran menggunakan perahu karet dari lokasi kejadian hingga Jembatan Tol Sedyatmo sejauh 2 Km, kemudian SRU kedua melakukan pencarian secara visual dari lokasi kejadian hingga sejauh 1 KM, dan SRU ketiga akan melakukan penyelaman apabila kondisi arus memungkinkan dengan radius 10 meter dari lokasi kejadian.

Korban diduga mengalami depresi berdasarkan info dari warga setempat dan sering melamun di pinggir kali hingga akhirnya korban menceburkan dirinya pada jumat (26/6) sekitar pukul 10.00 WIB tepatnya di kawasan Banjir Kanal Barat, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara. ( Humas Jakarta ).

Polres Kukar Bagikan 207 Paket Sembako dan 150 Masker

SIDIKPOST| Kukar – Disaat New normal dan meringankan beban masyarakat yang terdampak COVID-19, Polres Kukar membagikan 207 paket sembako dan 150 masker. Penyerahan bantuan dilakukan dalam rangka Hari Bhayangkara Ke-74 di Desa Sebulu Ulu Kecamatan Sebulu Kabupaten Kutai Kartanegara, Jumat (26/06/2020).

Kapolres Kukar, AKBP Andrias Susanto Nugroho menyalurkan bantuan sembako kepada warga korban kebakaran dan Warga yang terdampak Covid 19 di Desa Sebulu.

Pemberian bantuan sembako ini dalam rangka menyambut HUT Bhayangkara ke-74 yang jatuh pada tanggal 1 Juli.

Selain itu, penyaluran bantuan ini sebagai wujud kepedulian Polres Kukar terhadap warga yang terdampak Covid-19.

Orang nomor satu di jajaran Polres Kukat ini mengatakan, pemberian sembako ini sebagai wujud kepedulian dan sebagau sarana untuk mempererat tali silaturrahmi menjelang Hari Bhayangkara Ke 74.

”Kami ada untuk saudara kita, apalagi di kondisi seperti ini maka kami berkewajiban untuk saling membantu terhadap saudara kita ” kata Kapolres.

Kapolres juga menjelaskan, pembagian ratusan paket sembako yang diberikan kepada Warga korban yang terkena musibah kebakaran dan terdampak Covid 19 diharapkan sedikit meringankan beban perekonomian.

Ia berharap bantuan sembako yang diberikan pihaknya ini dapat bermanfaat dan berguna untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

“Walaupun tidak seberapa, semoga bisa bermanfaat”, tutup Kapolres. ( *).

Dan PMPP TNI: Gugurnya Prajurit TNI Dalam Melaksanakan Tugas Misi PBB Akibat Serangan Milisi Bersenjata

SIDIKPOS| (Puspen TNI). Gugurnya satu prajurit TNI atas nama Serma Rama Wahyudi dan terlukanya Pratu M. Syafii Makbul dalam melaksanakan tugas misi PBB diakibatkan oleh serangan kelompok bersenjata di wilayah Makisabo, Kongo, Afrika.

Demikian dikatakan oleh Komandan PMPP TNI Mayjen TNI Victor H. Simatupang M.Bus., didampingi oleh Kapuspen TNI Mayjen TNI Sisriadi dalam Konferensi Pers bertempat di Balai Wartawan Puspen TNI, Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Jumat (26/6/2020).

Dan PMPP TNI menjelaskan kronologis gugurnya Serma Rama Wahyudi bahwa kejadian penyerangan Milisi bersenjata tersebut terjadi pada tanggal 22 Juni 2020. Satu tim dari Satgas Kizi TNI Konga XX-Q/Monusco yang berjumlah 12 orang di bawah pimpinan Serma Wahyudi berangkat dengan menggunakan kendaraan Prime Over Nissan, Tangki Air, Dumptruck ke daerah Halulu dalam rangka melaksanakan tugas pergeseran pasukan, dukungan logistik dan perbaikan alat berat. Tim tersebut dikawal oleh dua APC Malawi Batalyon dengan melaksanakan konvoi selama tiga jam perjalanan hingga sampai tujuan dengan selamat.

Usai melaksanakan tugas, dalam perjalanan kembali ke Central Operation Base (COB) di Mavivi, sekitar pukul 15.45 LT terjadi penghadangan dengan dihujani tembakan ke arah konvoi kendaraan. Serangan mendadak tersebut mengakibatkan Komandan Tim (Dantim) Serma Rama Wahyudi mengalami luka tembak di bagian dada dan perut, sedangkan pengemudi kendaraan Pratu M. Syafii Makbul mengalami luka sobek akibat serpihan tembakan dan pecahan kaca. Sementara itu, para prajurit TNI lainnya bersama dua personel Malawi Batalyon berhasil menyelamatkan diri dengan belari ke dalam kendaraan pengawal APC.

Setelah bergabung, jumlah personel yang ada ternyata kurang satu yaitu Serma Rama Wahyudi. Selanjutnya tim TNI bersama Malawi Batalyon kembali untuk menjemput Serma Rama Wahyudi. Dalam waktu 10 menit tim berhasil mengevakuasi korban yang ditemukan dalam kondisi tertembak tidak sadarkan diri, sedangkan senjata dan perlengkapan lainnya berhasil dibawa lari oleh milisi yang diduga Allied Democratic Forces (ADF), milisi bersenjata dari Uganda yang masuk ke wilayah Kongo.

Saat ini proses pemulangan jenazah Serma Rama Wahyudi memasuki tahap pemeriksaan Covid 19 dan akan diterbangkan ke Rumah Sakit United Nation (UN) di Uganda untuk dilakukan Otopsi dan proses Administrasi. Diperkirakan tanggal 1 Juli 2020 jenazah akan di berangkatkan ke Tanah Air dengan menggunakan pesawat Qatar Air atau Euthopia Air. Kemungkinan jenazah akan tiba tanggal 2 Juli 2020 dan rencana akan dimakamkan di Pekanbaru, yang merupakan kediaman almarhum dan sesuai permintaan keluarga almarhum. Sementara itu kondisi Pratu M. Syafii Makbul yang mengalami luka sobek dapat segera pulih kembali dengan menjalani perawatan di Rumah Sakit UN di Goma.

Pada kesempatan yang sama Kapuspen TNI Mayjen TNI Sisriadi menyampaikan ucapan turut berduka cita dan rasa belasungkawa kepada keluarga Almarhum Serma Rama Wahyudi. Peristiwa tersebut tidak diharapkan dan sangat disesali, karena sebagai pasukan misi penjaga perdamaian PBB yang melaksanakan misi kemanusian di Kongo mendapat serangan dari milisi bersenjata. Kedepan, hal ini akan menjadi bahan evaluasi untuk penugasan berikutnya khususnya dalam hal pengamanan.

Kapuspen TNI juga menjelaskan bahwa prajurit TNI yang gugur di medan tugas akan mendapat hak-haknya berupa Asabri maupun santunan sesuai dengan Peraturan Pemerintah No. 39 Tahun 2010. Disamping itu juga akan mendapat santunan dari PBB yang dinilai dari hasil investigasi, jika dinyatakan bukan kesalahan yang bersangkutan maka setiap prajurit peacekeeper yang gugur dalam tugas mendapat bantuan dari UN.

Autentikasi:

Kabidpeninter Puspen TNI Kolonel Laut (KH) H. Agus Cahyono

Revitalisasi Selesai, Sarana dan Prasarana Rampal Diresmikan

SIDIKPOST|  Kota Malang,- Setelah melewati proses rehabilitasi, akhirnya
sarana dan prasarana yang berada di Lapangan Brawijaya Rampal, Kota
Malang, memasuki tahap peresmian.

             Peresmian itupun, dilakukan langsung oleh Komandan Korem
083/Baladhika Jaya, Kolonel Inf Zainuddin. Jumat, 26 Juni 2020 siang.

             Danrem menuturkan jika pembangunan itu, tak akan berhasil
tanpa ada campur tangan dari semua ppihak yang secara sukarela membantu
pelaksanaan rehabilitasi sarana dan prasarana yang ada di lapangan
tersebut.

             “Fasilitas itu, diperuntukkan bagi masyarakat Kota Malang.
Diharapkan, bisa menjadi potensi bagi Malang Raya. Untuk itu, kenapa
saya membangun fasilitas bermain anak-anak di tempat ini. Sebab,
lapangan ini merupakan ikon dan pusat olahraga,” jelas Kolonel
Zainuddin.

             Selain menjadi taman bermain anak-anak, menurut Danrem,
keberadaan beberapa fasilitas yang berada di lokasi itu, diharapkan bisa
menjadi suatu lookasi edukasi dalam mengembangkan kemampuan motorik
anak. “Untuk memacu kreatiftas serta inovasi anak-anak,” ujarnya.

             Untuk diketahui, selain sarana dan prasarana bermain anak.
Lapangan itu juga dilengkapi dengan adanya bio pori atau resapan air.
Resapan air itu, sangat berguna dan bermanfaat untuk menjaga kelestarian
air tanah.

Autentifikasi

Kapenrem 083/Baladhika Jaya, Mayor Inf Prasetya, H. K

MI Raudhotul Ulum Gelar Acara Perpisahan Dan Pelepasan Siswa Kelas VI Tahun Pelajaran 2019/2020

SIDIKPOST| Jakarta – Madrasah Ibtidaiyah Raudhotul Ulum menggelar acara perpisahan dan pelepasan siswa-siswi kelas VI tahun ajaran 2019/2020, di Hotel Indrayanti, Puncak, Bogor.

Wakil Kepala Sekolah MI Raudhotul Ulum, Abdul Hakim, M.Pd mengatakan, kegiatan ini dilakukan agar para siswa siswi bisa melepas penatnya usai ujian.

“Kami laksanakan sebagai bahan acuan yang dapat membangkitkan semangat belajar anak – anak dalam pandemi covid 19 yang sempat membuat lemah sehingga turun semangat belajar,” ujarnya.

Kegiatan yang dilaksanakan tanggal 23-24 Juni 2020 ini juga diisi dengan materi motivasi untuk para siswa siswi agar lebih bersemangat belajar di jenjang pendidikan SMP.

“Jadi dalam kegiatan perpisahan dan pelepasan siswa yang telah dirancang dan diberikan materi akhir agar para peserta didik kelak di bangku tingkat pertama semangat kembali belajar dan tetap fokus pada pendidikan,” jelasnya.

Rombongan ini terdiri dari 96 siswa dengan 30 guru. Mereka menggunakan 10 unit mobil semi bus. “Protokol kesehatan tetap kita jaga dalam kegiatan ini,” tandasnya.(Nisin)

Hasil Rapat Pleno SMSI “Jangan Mengganggu Pancasila”

SIDIKPOST| Jakarta – Pancasila yang selama ini menjadi dasar negara yang melandasi kehidupan berbangsa dan bernegara tetap harus dipertahankan. Jangan ada pihak-pihak yang mengganggu, melemahkan, atau berniat mengubah Pancasila melalui cara apapun.

Demikian kesimpulan rapat pleno Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) yang berlangsung Jumat sore (26/6/2020) melalui aplikasi Zoom yang dihadiri para pengurus SMSI. Rapat pleno yang antara lain membahas rencana rapat kerja nasional dan persoalan bangsa terkini, termasuk soal Pancasila dipimpin oleh Ketua Umum SMSI Firdaus, didampingi Sekretaris Jenderal SMSI HM Untung Kurniadi.

Sebagai pengurus SMSI, organisasi Siber terbesar yang kini beranggotakan lebih dari seribu perusahaan media siber yang tersebar di seluruh Indonesia, merasa terganggu dengan adanya Rancangan Undang-Undang Haluan Idiologi Pancasila (RUU HIP). “jika Pancasila diubah, mau jadi apa negara ini? Pancasila selain menjadi landasan negara, juga menjadi sumber hukum. SMSI yang azaznya berlandaskan pancasila, jika Pancasila diubah, mau dikemanakan arah organisasi ini,” kata Firdaus yang disambut para peserta pleno dengan kata sepakat, “Cabut RUU HIP”. Itulah sebabnya SMSI bersikap dengan menyerukan kepada seluruh pengurus untuk mensosialisasikan keputusan SMSI Pusat ini kepada seluruh Pengurus, anggota dan pemuka agama serta masyarakat diseluruh tanah air.

Selain itu, Firdaus mengatakan “kita mendiskusikan keselamatan dan keberlangsungan bisnis media itu penting, tetapi menyelamatkan Pancasila sebagai dasar negara itu lebih penting. Untuk itu, kita minta kepada pemerintah pembahasan RUU HIP dihentikan. Pemerintah fokus saja menangani masalah covid-19 dan dampaknya”.

Pada ahir pleno SMSI menyampaikan rasa keprihatinannya kepada lembaga legislatif.

Pertama Prihatin terhadap produk DPR yang hanya meninmbulkan polarisasi dan perpecahan dalam masyarakat.
Kedua Prihatin dengan sikap DPR yang lebih mendahulukan kepentingan politik, ketimbang masalah bangsa yang sangat mendesak, yaitu penanganan pandemi Covid dengan segala dampak negatifnya.

RUU HIP kontroverial ini sedikitnya ada beberapa poin di dalamnya yang paling banyak digugat oleh berbagai kalangan. Pertama, tidak dicantumkannya TAP MPRS soal pelarangan PKI dan komunisme dalam konsideran.

Kedua adanya frasa “Ketuhanan yang berkebudayaan” dalam pasal 7 ayat (1) dan konsep Trisila dan Ekasila dalam pasal 7 ayat (2) yang dinilai mengesampingkan agama. RUU HIP tersebut telah disahkan menjadi RUU inisiatif Dewan Perwakilan Rakya (DPR).

Terlepas ada atau tidaknya hal yang kontroversial,
SMSI menyepakati bahwa rumusan Pancasila sudah final. Pembahasan RUU HIP tersebut harus dihentikan. SMSI juga akan melakukan kajian, apakah gagasan RUU HIP dapat dikategorikan rencana makar? Dan apakah para penggagas RUU HIP ini dapat dipidanakan.(*)

Yakinkan Bebas Covid-19, Pangdam Brawijaya Lepas Personel Satgas Teritorial

SIDIKPOST|  Surabaya,- Sebanyak 219 aparat teritorial dari berbagai
Kodim di wilayah Kodam V/Brawijaya, resmi diberangkatkan oleh Pangdam di
wilayah, perbatasan.

             Selain di wilayah Kodam Kasuari dan Cendrawasih, ratusan
aparat teritorial itu nantinya juga akan disebar di wilayah Kodam
Pattimura.

             Mayjen TNI Widodo Iryansyah memastikan, jika ratusan
personel yang akan disebar itu, terbebas dari serangan virus covid-19.

             “Saya pastikan semua sudah kita rapid test, dan hasilnya
negatif. Disana, mereka akan membantu tiga Kotama untuk,” jelas
Pangdam usai memimpin upacara pelepasan aparat teritorial di Lapangan
Ahmad Yani, Makodam V/Brawijaya. Jumat, 26 Juni 2020 pagi.

             Pangdam berujar jika sebelumnya, ratusan prajurit itu telah
berdinas lama di Kodim maupun Koramil yang berada di jajaran Kodam.
Mayjen Widodo juga menambahkan, jika tak semua prajurit mempunyai
kesempatan untuk melaksanakan tugas yang telah diberikan oleh seorang
pimpinan.

             “Apalagi, proses seleksinya juga cukup ketat. Tidak
main-main. Sebab, mereka nantinya akan ditugaskan di daerah-daerah
rawan,” bebernya.

Autentifikasi

Kapendam V/Brawijaya, Kolonel Arm Imam Haryadi

Dewan Kehormatan PWI Ingatkan Pentingnya Kompetensi dan Penaatan Kode Etik Wartawan

SIDIKPOST| Jakarta- Dewan Kehormatan PWI Pusat kembali mengingatkan pentingnya wartawan memiliki kompetensi dan mematuhi Kode Etik Jurnalistik. “Kami prihatin dengan banyaknya kekeliruan pemberitaan dan pelanggaran kode etik jurnalistik sehingga menurunkan kredibilitas media berbagai platform”, kata Ketua Dewan Kehormatan PWI Pusat Ilham Bintang seusai zoom meeting anggota Dewan Kehormatan PWI Kamis ( 25/6 ) siang.
Hadir dalam rapat tersebut Sekretaris DK PWI Sasongko Tedjo, anggota Suryopratomo, Asro Kamal Rokan, Rossiana Silalahi, Tri Agung Kristanto, Teguh Santosa dan Raja Pane.
Dalam pertemuan secara daring tersebut disoroti kasus pemanggilan terhadap 27 pengelola media online dan media elektronik oleh Dewan Pers, terkait kekeliruan dalam melaporkan putusan Pengadilan Tata Usaha Negara ( PTUN ) Jakarta.
Putusan PTUN Jakarta tertanggal 3 Juni terkait gugatan terhadap kebijakan pemerintah yang memperlambat dan memutus hubungan internet di Papua dan Papua Barat pada masa krisis Papua periode Agustus – September 2019. Gugatan tersebut dikabulkan karena majelis hakim menyatakan tindakan pemerintah tersebut melanggar hukum. Sejumlah media siber segera mengunggah berita dengan menyebutkan PTUN perintahkan Jokowi minta maaf atas pemblokiran internet Papua. Padahal itu tidak ada dalam putusan majelis hakim.
Ilham Bintang mengatakan itu bukan kategori hoaks namun kekeliruan pemberitaan akibat wartawan tidak melakukan cek dan ricek atau klarifikasi secara akurat. “Memang termasuk juga pelanggaran kode etik”, ujarnya.

Walaupun Dewan Pers hanya sebatas memberikan sanksi teguran namun sanksi merosotnya kredibilitas terhadap media justru lebih berat dirasakan. Walaupun di sisi lain DK juga menyoroti sistem administrasi peradilan, khususnya PTUN Jakarta, yang tidak diperbarui sesuai perkembangan perkara itu. Juga lambatnya proses penyampaian salinan putusan kepada pihak pihak yang berperkara. Padahal, putusan dan proses administrasi di pengadilan itu menjadi sumber utama pemberitaan media.
Selain masalah kurangnya kompetensi dan penaatan kode etik jurnalistik, Dewan Kehormatan PWI Pusat juga menyoroti berbagai persoalan yang dihadapi wartawan, khususnya cara kerja, model bisnis yang berkembang di dunia media saat ini dan kekuranglengkapan informasi yang diberikan narasumber.
Kasus kekeliruan pemberitaan terkait kegiatan Presiden Jokowi di Bekasi yang diberitakan akan membuka kembali mal juga mendapatkan sorotan masyarakat.
Kondisi ini diperburuk oleh perilaku baru wartawan yang bahkan menjadi model bisnis dari sejumlah media khususnya media siber.
Model kloning atau juga disebut multi level quotes jelas merupakan praktek jurnalistik yang keliru dan mengabaikan persoalan siapa yang bertanggung jawab atas berita yang sudah menyebar luas.

Model bisnis dengan kolaborasi juga memunculkan fenomena tidak sehat dalam konteks profesionalisme media dan wartawan. Di sisi lain saat ini berkembang model bisnis yang menjadikan media siber di daerah sebagai penyedia konten atau content produser bagi media siber di Jakarta. Praktek ini berbeda dengan kantor berita yang selalu disebutkan sebagai sumber sehingga jelas siapa yang bertanggung jawab.
Ilham Bintang menegaskan bahwa semua itu belum dijangkau oleh Undang Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. Dan kalau tidak segera diantisipasi bisa merugikan kredibilitas wartawan maupun media. Sementara praktek jurnalisme yang profesional dan taat kode etik makin diabaikan. ( *).

Jatuh Dari Sepeda Motor, Kakek Mardrai Dilarikan ke Pos Kout Satgas Yonif 125/Simbisa

SIDIKPOST| (Merauke).  Usai melaksanan Sholat Dzuhur di Masjid Nurul Huda, kakek Mardrai mengalami kecelakaan tunggal (jatuh dari sepeda motor) di Jalur 2B Sota, Distrik Sota, Kab. Marauke, Provinsi Papua. Pada saat yang bersamaan, dua orang anggota Satgas Yonif 125/Simbisa yaitu Prada Sayogia dan Prada Odidiyo yang sedang melintas langsung menolong dan membawa kakek Mardrai ke Pos Kout untuk mendapatkan pengobatan.

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Yonif 125/Simbisa Letkol Inf Anjuanda Pardosi dalam rilis tertulisnya di Merauke, Papua, Jumat (26/6/2020).

Dansatgas menjelaskan, akibat dari kecelakaan tersebut kakek Mardrai mengalami luka pada kaki sebelah kanan (tulang kering), sehingga setibanya di Pos Kout kakek Mardrai langsung ditangani oleh Tim Kesehatan Satgas Yonif 125 yakni Sertu Dermawan mulai dari membersihkan luka dan kemudian mengobatinya. “Semoga luka pada kaki kakek Mardrai dapat segera sembuh dan bisa kembali beraktifitas seperti sediakala,” ujarnya.

“Saya berharap, kehadiran Satgas Yonif 125/Simbisa dapat benar-benar bermanfaat bagi masyarakat Kabupaten Merauke pada umumnya,” kata Dansatgas.

Usai melakukan pengobatan, Sertu Dermawan sempat menyampaikan himbauan kepada kakek Mardrai agar tidak usah lagi mengendarai sepeda motor sendirian, mengingat usianya yang sudah cukup tua.

Sementara itu, kakek Mardrai menyampaikan ucapan terima kasih kepada Satgas Yonif 125/Simbisa yang telah memberikan pertolongan kepadanya. “Untung ada bapak-bapak TNI di sini,” ucapnya.

Autentikasi :

Papen Satgas Yonif 125/Simbisa, Lettu Chk Juspindeli Girsang