Pelonggaran PSBB, Kapolsek Neglasari Tinjau Penerapan Protokol Kesehatan Kegiatan Keagamaan

Kota Tangerang – Merespon pelonggaran tempat ibadah pada Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) tahap tiga di Kota Tangerang, unsur tiga pilar kecamatan Neglasari meninjau penerapan protokol kesehatan di tempat-tempat ibadah yang berada di wilayah tersebut, Minggu (7/6/20).

Dalam pemaparanya terhadap para jamaah, Kapolsek Neglasari Kompol R. Manurung mengatakan, kehadiran pihaknya bersama tiga pilar itu untukmenyampaikan himbauan, pengamanan dan pendataan terhadap Gereja yang melaksanakan Ibadah agar mematuhi protokol kesehatan.

Selain itu, orang nomor satu di jajaran Polsek Neglasari itu menegaskan, kegiatan juga dalam rangka memberikan rasa aman dan nyaman kepada Jemaah Gereja yang melaksanakan Ibadah ditengah Pandemi COVID-19.

“Mari kita patuhi peraturan pemerintah seputar Protokol Kesehatan Tatanan Baru (New Normal) Covid-19. Jaga kesehatan, cuci tangan, memakai Masker dan jaga jarak (Fysical Distancing),” himbaunya disambut antusias para jamaah di lokasi kegiatan.

Sementara itu, Waka Polsek Neglasari AKP Mulyono yang turut hadir dalam kegiatan menambahkan, dalam kegiatan ini pihaknya meninjau Gereja Pantekosta Di Indonesia (GPDI) Selapajang Jaya, Gereja Kristen Setia Indonesia (GKSI) Neglasari, Gereja Mawar Sharon Neglasari.

“Termasuk Gereja Pantekosta Di Indonesia (GPDI) di Karangsari dan Gereja Pantekosta Di Indonesia (GPDI) Mekarsari. Giat ini melibatkan sepuluh personil gabungan dari Polsek Neglasari, Sat Pol PP dan Pegawai kecamatan,” tukasnya.

Hadir dalam kegiatan, Kanit Binmas Iptu Sapuan, Binmas Neglasari Aiptu Slamet, Binmas Selapajang Jaya Aiptu Hardono, Binmas Kedaung wetan Bripka Marhadi, Binmas Mekarsari Bripka A. Gani.

Sementara itu, menanggapi hal tersebut salah satu jamaah Gereja menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas pesan bermanfaat dari tiga pilar. Menurutnya, hal itu sangat direspon positip oleh seluruh jamaah.

“Kami mengucapkan ribuan ucapan terima kasih, dengan kehadiran dan pesan bermanfaat dari tiga pilar, kami merasa aman dan nyaman dalam beribadah,” tukasnya didampingi rekan sejawatnya. ( Humas).

DPD KAI Jawa Timur Berikan Bingkisan Sembako Ke Warga Terdampak Covid-19

SIDIKPOST| Jawatimur— Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Ke-12, Kongres Advokat Indonesia (K.A.I) Pimpinan Adv. Erman Umar, SH melalui Pengurus Dewan Pimpinan Daerah Kongres Advokat Indonesia (DPD K.A.I) Provinsi Jawa Timur melaksanakan kegiatan sosial dengan memberikan bingkisan sembako kepada masyarakat terdampak pandemi Covid-19 di Sidoarjo, Jum’at. 6/06/2020.

Ketua DPD K.A.I Provinsi Jawa Timur, Adv. Roni Wahyono, S.H.,M.H menjelaskan, apa yang dilakukan pihaknya, merupakan rasa kepedulian Kongres Advokat Indonesia kepada masyarakat terdampak pandemi Covid-19, khususnya masyarakat yang ada disekitar Sidoarjo. Kegiatan ini menurut Roni, merupakan atas kerjasama DPD K.A.I seluruh Indonesia yang disepakati pada saat perayaan Hari Ulang Tahun Kongres Advokat Indonesia Ke-12 secara Virtual dengan diikuti oleh seluruh Dewan Pimpinan Daerah (DPD) di seluruh Indonesia pada 30 Mei 2020 lalu, namun penyalurannya dilakukan oleh Pengurus DPD K.A.I Provinsi Jawa Timur di sekitar Sidoarjo.
“Selain sebagai bentuk rasa syukur atas Kongres Advokat Indonesia yang telah hadir dan diterima masyarakat diusianya yang ke -12 tahun, kegiatan ini juga sebagai bentuk kepedulian K.A.I berkaitan dengan pandemi Covid-19 yang mewabah di Indonesia dan berdampak terhadap segala sektor kehidupan, dan kegiatan ini merupakan atas kerjasama dengan DPD K.A.I seluruh Indonesia dibawah pimpinan Bapak Erman Umar”, ungkap Roni

Mash menurut Roni, pihaknya bersama jajaran pengurus dan anggota berkeliling membagikan bingkisan berisi sembako kepada masyarakat, diantaranya kepada para juru parkir, penarik becak, petugas kebersihan, hingga petugas keamanan di sekitaran Kota Sidoarjo.
“Sengaja kami pengurus dan anggota menyempatkan berkeliling karena kami ingin larut dengan masyarakat dan bisa membagikan bingkisan ini langsung kepada masyarakat luas,” ujar Roni.

Sementara itu, warga yang menerima bingkisan berupa sembako menyampaikan ucapan terima kasih kepada pengurus dan jajaran DPD KAI Jatim. Karena di masa pandemi Covid-19 ini, bantuan tersebut sangat bermanfaat.

“Alhamdulillah, lelah dan panasnya terik matahari terasa terlunaskan melihat antusias masyarakat. Mudah-mudahan yang kami sampaikan bisa bermanfaat,” Pungkasnya”.

Jelang NewNormal,Kapolsek Bekasi Kota Gelar Sambang Dialogis

SIDIKPOST| BEKASI – Kapolsek Bekasi Kota Kompol Armayni dan anggotanya melakukan patroli dengan meyambangi warga dengan dialogis.

Giat patroli yang dijalani Kapolsek
sejak sabtu malam dan dini hari didampingi Danramil Bekasi Kota Mayor Sali, kemudian menyambangi ke kelurahan Jaka Sampurna Bekasi Barat dan langsung diterima lurah Edy Jayadi.

Armayni dalam giatnya menghimbau para warga dan pemuda yang nongkrong agar membubarkan diri untuk kembali ke rumahnya masing masing.

Hal ini untuk mengantisipasi tawuran remaja serta balap liar, curat, curas, narkoba, sajam, miras, dan kafe yang masih buka hingga larut malam.

Patroli terus dilakukan mobile dan mendatangi pasar pagi Bintara, Bekasi Barat.

” Kegiatan ini kami lakukan dengan 3 pilar, agar Bekasi Kota aman, kondusif dan terjaga Khamtibmas nya, selain itu kami terus menghimbau bagi warga yang giat diluar rumah selalu memakai masker, minggu (7/6).” ucap Armayni.

Lanjut,” selain itu untuk memasuki jelang New Normal, Wilayah Bekasi Kota agar warga ikuti peraturan pemerintah dengan melakukan protokol kesehatan, Sosial Distancyng harus dijalani.”tutup Armayni.(*).

Prajurit Pamtas RI-PNG Jadi Guru Ngaji

SIDIKPOST| (Merauke). Tak hanya melaksanakan tugas utamanya dalam menjaga perbatasan RI-PNG sektor selatan, prajurit Satgas Pamtas Yonif MR 411/Pdw Kostrad juga turut serta menjadi guru ngaji bagi anak-anak di Kampung Baidub, Distrik Ulilin.

Dansatgas Pamtas RI-PNGYonif MR 411/Pdw Kostrad Mayor Inf Rizky Aditya S.Sos., M.Han., dalam rilis tertulisnya di Merauke, Papua, Sabtu (6/6/2020)mengungkapkan, berbagai kegiatan pembinaan teritorial di perbatasan terus digiatkan oleh prajurit Satgas Pamtas disamping tugas utamanya, seperti kegiatan karya bakti, pengobatan keliling, bakti sosial, hingga menjadi guru mengaji bagi anak-anak disekitar pos.

Seperti yang dilaksanakan oleh anggota Pos Bupul 12 yakni Pratu Kotibul dan Pratu Faisal Asmi yang menjadi guru mengaji di Masjid Al Muhajirin bagi anak-anak di Kampung Baidub, Distrik Ulilin, Kab. Merauke, Papua, Jumat(5/6/2020). “Dua anggota Pos Bupul 12 turut membantu menjadi guru ngaji setiap sore hari, hal ini dikarenakan adanya keterbatasan guru ngaji untuk anak-anak muslim di kampung tersebut,” ucapnya.

Menurutnya, anak-anak belajar mengaji yakni membaca Alquran dan juga Iqra serta bacaan surat-surat pendek. Tahap demi tahap tingkat demi tingkat, diperlihatkan oleh Dias Saputra (9 th) beserta teman-temannya yang memiliki semangat belajar mengaji.

Dansatgas menuturkan, melihat minat anak-anak yang tinggal di kampung perbatasan itu cukup antusias untuk belajar mengaji. Kegiatan seperti ini merupakan wujud kepedulian Satgas dibidang pendidikan sejak awal bertugas Juli 2019.

Salah satu pengurus Masjid Al Muhajirin Ustad Nahyudin (40 th) menyampaikan ucapan terimakasih dan sangat terbantu dengan adanya bantuan guru ngaji dari personel Satgas Yonif MR 411/Pdw Kostrad.“Kami semua senang dan berterima kasih dengan adanya bantuan dari personel Pos Bupul 12 menjadi guru ngaji bagi anak-anak kami, terlihat anak-anak pun semangat untuk belajar dengan Bapak-bapak TNI,”tuturnya.

Autentikasi :
Pasi Intel Satgas Yonif MR 411/Pdw Kostrad, Lettu Inf Asep Saepudin, S.T. Han.

Camat Rajeg Klarifikasi Viral Warga Berkerumun Saat Pembagian Bansos JPS Covid-19

SIDIKPOST| Kab Tangerang,–Camat Rajeg Kabupaten Tangerang H. Ahmad Patoni klarifikasi terkait viralnya warga berkerumunan saat pembagian Bantuan Sosial Tunai (BST)
Jaring Pengaman Sosial (JPS) Covid-19 dari Pemerintah Provinsi Banten untuk masyarakat Kelurahan Sukatani yang dilaksanakan di SMA Negeri 14 Kabupaten Tangerang, Rajeg, Sabtu (6/06/20).

“Saya perlu meluruskan berita viralnya warga berkerumunan saat pembagian Bantuan Sosial Tunai (BST) Kelurahan Sukatani Kecamatan Rajeg,” ujar Ahmad Patoni kepada humas gugus tugas percepatan covid-19 Kabupaten Tangerang

Dilanjutkan Ahmad Patoni, berdasarkan data warga yang menerima BST Kelurahan Sukatani Kecamatan Rajeg Kabupaten Tangerang sebanyak 4.003 Keluarga Penerima Manfaat (KPM), pihak BJB membuat jadwal satu hari untuk pembagian..

“Bank BJB membuat jadwal satu hari untuk pembagian sebanyak itu. Idealnya satu hari sekitar 500 KPM, dan kelurahan Sukatani sudah mengatur jadwal undangan per RW. Namun karena antusias masyarakat yang tinggi sejak shubuh sehingga berdampak adanya kerumunan warts di lokasi,” ujar Patoni

Katanya selama proses pelaksanaan petugas dari jajaran TNI/Polri/Pol PP juga turut mengatur jalanya acaranya, sesuai standar protokol kesehatan covud-19, masyarakat menggunakan masker saat pembagian.

Lurah Sukatani Kecamatan Rajeg Kabupaten Tangerang M. Husni Thamrin yang hadir langsung mengawal pembagian BST Jaring Pengaman Sosial (JPS) Covid-19 menjelaskan bahwa jumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kelurahan Sukatani sebanyak 4.003 KPM adalah yang terbanyak di Kecamatan Rajeg.

“Kelurahan Sukatani mendapat bantuan sosial sebanyak 4.003 KPM dari Pemprov Banten. Ini berkat kerja keras para aparatur kelurahan, Forum RW dan RT yang maksimal dalam pendataan dan pengusulan Bansos ini. Kelurahan Sukatani mendapatkan Bansos tertinggi Se-Kecamatan Rajeg,” ucap M. Husni Thamrin

Lanjut, Husni Thamrin menjelaskan bahwa pemilihan lokasi SMAN 14 Kab. Tangerang merupakan hasil musyawarah dimana diharapkan menjadi tempat yang representatif untuk penyelaluran BST. Namun tersiar kabar dan foto di media online terjadinya kerumunan di lokasi penyaluran BST tersebut.

“Jadi waktu pagi hari hingga siang, masyarakat tertib, namun setelah siang hari sekitar waktu Dzuhur masyarakat mulai tidak sabar, kurang disiplin mematuhi protokol kesehatan untuk menjaga jarak saat proses pencairan. Kami sudah menyiapkan petugas kesehatan, dan tidak ada korban dalam acara hari ini,” ujar Husni.

Hal tersebut tentunya sebagai salah satu upaya menekan angka penularan Covid-19 dalam penerapan Pembatasan Sosial Bersekala Besar (PSBB).

Ia melanjutkan, pihaknya sudah berupaya mengerahkan semuanya dari jajaran TNI, Polri, Satpol PP dan Forum RT/RW untuk menertibkan warga agar tetap menjaga jarak, namun apa daya, jumlah petugas tidak sebanding dengan jumlah warga yang ribuan datang untuk mengambil BST.

“Kami dari pihak kelurahan sudah bekerjasama dengan unsur TNI dan Polri untuk mengamankan jalannya pembagian bansos ini. Undangan pun sudah mengatur jadwal jam datang. Tapi tetap saja jumlah warga yang mencapai ribuan sangat sulit untuk kami kendalikan,” ungkapnya.

Husni menambahkan, sebanyak 4.003 warga dijadwalkan menerima BST. Untuk menghindari kerumunan warga yang banyak, pihaknya membagi menjadi dua waktu, yakni pukul 07.00-11.00 WIB dan 12.00-16.00 WIB.

“Karena terlalu banyak kita bagi jadi dua kelompok. Tapi antusias warga yang sangat tinggi untuk menerima bansos ini jadi semua sudah datang sejak shubuh tadi dan tidak mematuhi jadwal yang sudah diatur,” pungkasnya.

Karena permasalahan tersebut, jadwal penyaluran menjadi tidak efektif bahkan hingga Pukul 19.00 WIB diputuskan dihentikan, karena petugas dari Bank BJB sudah kelelahan dan masih ada jadwal lainnya pada esok hari.

Petugas dari Bank BJB sangat lelah dan juga kurang disiplinya warga jadi tidak bisa melanjutkan, maka untuk Kelurahan Sukatani baru terealisasi 3.018 KPM. Sisanya masih menunggu koordinasi dan evaluasi dengan Kecamatan Rajeg dan Dinsos Provinsi Banten.

“Karena ada kelompok warga yang kurang disiplin berdampak terhadap penundaan penyaluran”, ungkap Lurah Husni melalui sambungan telepon seller. ( *).

Desa Jatimulya Realisasi 155 KK Penerima BLT Dana Desa Tahap I

SIDIKPOST|Kab Tangerang- Poniman SH.,Kepala Desa Jatimulya Didampingi Oleh Amat Sahuri.,Sekdes Jatimulya Beserta Bripka Azis Amri Bhabinkamtibmas Desa Jatimulya (Polsek Teluknaga) Beserta Serda Mansur Babinsa Desa Jatimulya (Koramil 01/Teluknaga), Melaksanakan Pengawasan Dan Penyaluran BLT (Bantuan Langsung Tunai) Dana Desa Tahap I Bulan April Sebanyak 155 KK Yang Bersumber Dari Dana Desa APBDes Desa Jatimulya Tahun Anggaran 2020 Sebesar Rp 600.000,- (Setiap 1 Bulan Sekali Selama 3 Bulan). Pelaksanaan Acara Tersebut Bertempat Di Aula Kantor Desa Jatimulya Kecamatan Kosambi Kabupaten Tangerang.(06/06/20)

Pelaksanaan Kegiatan Pengawasan Dan Penyaluran BLT (Bantuan Langsung Tunai) Dana Desa Tahap I Bulan April Sebanyak 155 KK Yang Bersumber Dari Dana Desa APBDes Desa Jatimulya Tahun Anggaran 2020, Sebesar Rp 600.000,- (Setiap 1 Bulan Sekali Selama 3 Bulan). Dan Acara Tersebut Turut Dihadiri Oleh Poniman SH.,Kepala Desa Jatimulya, Amat Sahuri.,Sekdes Jatimulya, Endang Sutisna (Pendamping Desa Kecamatan Kosambi) Beserta H Buang (Pendamping Lokal Desa Jatimulya) Dan Turut Hadir Bripka Azis Amri Bhabinkamtibmas Desa Jatimulya (Polsek Teluknaga) Beserta Serda Mansur Babinsa Desa Jatimulya (Koramil 01/Teluknaga).

Selain Itu Acara Tersebut Turut Di Hadiri Oleh H Manan Kasi Pemberdayaan Masyarakat, M.Karim Kaur Perencanaan Desa Jatimulya, Rukhiyat Ridwan Operator Desa Jatimulya, Naji Ketua BPD, Andan Anggota LPM, Endin Anggota Karang Taruna Desa Jatimulya Beserta Dasuki Anwar Staf Desa Jatimulya Dan Ketua RT/RW Dan Mandor Dan Turut Hadir 155 KK Penerima BLT Dana Desa Tahap I Bulan April Tahun 2020.

Poniman SH.,Kepala Desa Jatimulya .,Mengatakan Pada Saat Pelaksanaan Kegiatan Pengawasan Dan Penyaluran BLT (Bantuan Langsung Tunai) Dana Desa Tahap I Bulan April Sebanyak 155 KK Yang Bersumber Dari APBDes Desa Jatimulya Tahun Anggaran 2020. Dirinya Menyampaikan Himbauan Kepada Masyarakat Desa Jatimulya Agar Tetap Selalu Menggunakan Masker Dan Rajin Mencuci Tangan Dengan Sabun (Hand Sanitizer) Kemudian Tetap Menjaga Jarak Dan Hindari Berkerumun Kemudian Patuhi Semua Himbauan Yang Telah Diberikan Oleh Pemerintah Untuk Kebaikan Kita Bersama. Dan Mari Kita Memutus Mata Rantai Penyebaran Virus Covid-19 Dengan Dimulai Dari Diri Kita Sendiri Dengan Saling Menjaga Kebersihan Lingkungan Dan Saling Menjaga Kesehatan Tubuh Kita Dan Pemerintahan Desa Jatimulya Telah Menyediakan Tempat Mencuci Tangan (Hand Sanitizer).

” Semoga Dengan Adanya Pelaksanaan Kegiatan Penyaluran BLT Dana Desa Tahap I Bulan April Sebanyak 155 KK Yang Bersumber Dari Dana Desa APBDes Desa Jatimulya Tahun Anggaran 2020, Sebesar Rp 600.000,- (Setiap 1 Bulan Sekali Selama 3 Bulan) Untuk Di Berikan Kepada Warga Desa Jatimulya Di Desa Jatimulya ,Semoga Dapat Bermanfaat Bagi Warga Masyarakat Khususnya Di Desa Jatimulya Kecamatan Kosambi, Ucap Poniman SH.,Kepala Desa Jatimulya “.

Bripka Azis Amri Bhabinkamtibmas Desa Jatimulya (Polsek Teluknaga) ,Mengatakan Dan Memberikan Himbauan Serta Mengingatkan Kepada Warga Masyarakat Desa Jatimulya Agar Menggunakan Masker Dan Mencuci Tangan Dengan Sabun (Hand Sanitizer) Dan Tetap Menjaga Jarak Serta Hindari Berkerumun, Pada Saat Mengantri Penyaluran BLT (Bantuan Langsung Tunai) Dana Desa Tahap I Bulan April Sebanyak 155 KK Yang Bersumber Dari Dana Desa APBDes Desa Jatimulya Tahun Anggaran 2020, Bertempat Di Aula Kantor Desa Jatimulya Kecamatan Kosambi.

Kendy

Polres Kukar Ingatkan Aturan Protokol Kesehatan PSBB Kepada Para Pelaku Usaha

KUKAR — Penegakan Disiplin Terpadu Protokol Kesehatan Pencegahan Covid-19 di wilayah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar).

Polres Kukar bersama Tim Penegak yang tergabung dari Kodim 0906/Tgr dan BPBD memberikan teguran dan mengingatkan
pelaku usaha untuk membantunya mensosialisasikan protokol kesehatan. Jum’at (5/6/2020).

“Pembeli agar senantiasa memakai masker, mencuci tangan di air yang mengalir, menghindari keramaian dan mengatur jarak 1 hingga 2 meter dan menghimbau agar warung atau rumah makan hanya menyiapkan 1 meja untuk 2 kursi saja,” ujar Tim Penegak kepada pelaku usaha.

Di tempat terpisah, Kapolres Kukar AKBP Andrias Susanto Nugroho melalui Kasubbag Humas AKP Urip Wododo mengatakan, protokol Penanganan Kesehatan akan tetap dilakukan apalagi dalam fase new normal nanti.

Dan kami mempercayakan kepada para pelaku usaha, perbankan dan perkantoran serta kesadaran masyarakat tetap malaksanakan aktivitas sesuai dengan prosedur protokol Kesehatan Covid-19.

“Pertokoan yang ada di Kota Tenggarong juga diharapkan agar mengikuti aturan yang sesuai dengan protokol kesehatan yang sudah diterapkan oleh pemerintah Kabupaten Kukar,” pungkasnya. ( * ).

PSBB Tahap Tiga, Unsur Tiga Pilar Neglasari Gelar Pertemuan

Kota Tangerang – Seiring di longgarkanya tempat ibadah untuk peribadahan masyarakat oleh pemerintah kota Tangerang dalam kebijakan pembatasan sosial bersekala besar (PSBB) tahap tiga, unsur tiga pilar atau musyawarah pimpinan tingkat kecamatan (Muspika) Neglasari menggelar pertemuan dan menyamakan persepsi bersama para tokoh agama.

Pertemuan yang pelaksanaanya menerapkan protokol kesehatan serta dibingkai dalam tema ‘Silaturahmi Tiga Pilar Kecamatan Neglasari dengan FKUB, MUI dan Tokoh Agama se Kecamatan Neglasari Dalam Rangka Menyongsong Tatanan Baru yang Produktif dan Aman Covid-19’ itu, berlangsung di Meeting Room Aeropolis Jalan Suryadarma, Neglasari, Kota Tangerang, Sabtu (6/6/2020) pagi.

Kapolsek Neglasari, Kompol R. Manurung dalam pemaparanya mengatakan, dengan adanya pertemuan dan silaturahmi tersebut dapat terjadi harmonisasi antar umat beragama. Ia berharap, apabila terjadi permasalahan dapat diselesaikan dengan musyawarah secara kekeluargaan untuk mendapatkan mufakat yang baik.

“Saat PSBB tahap 3 sedang dilaksanakan, ada beberapa kegiatan yang sudah dilonggarkan, maka dikegiatan ini saya mohon adanya saran dan masukan dari pihak-pihak terkait. Semoga pada saat PSBB tahap 3 ini, situasi semakin membaik dan dinyatakan siap menyambut New Normal,” paparnya, disambut antusias oleh para peserta kegiatan.

Hadir dalam kegiatan, Danramil 02 diwakili Serma Khoiri, Head Project Aeropolis Toton Lafonase, Wakapolsek Neglasari AKP Mulyono, Pengurus MUI Neglasari Ustaz, para Kanit, Panit, anggota Polsek Neglasari dan para Ketua Rumah Ibadah Agama Islam, Kristen, Budha, Konghucu se Kecamatan Neglasari.

Masih dalam kesempatan yang sama, Camat Neglasari, Tubagus Sanny Soniawan menjelaskan, saat ini Pemerintah kota Tangerang telah melaksanakan PSBB tahap 3 yang nantinya akan dievaluasi pada akhir pelaksanaan, apakah hasilnya telah siap untuk tahap New Normal atau sebaliknya.

Selain itu, Tubagus juga menjelaskan, pada PSBB sebelumnya ada pembatasan beberapa kegiatan masyarakat, salah satunya peribadahan. Hal tersebut, menurut Tubagus, bukan untuk melarang orang beribadah, namun mengatur orang beribadah demi memutus mata rantai Covid 19 (virus Corona).

“Pada Peraturan walikota nomor 34 tahun 2020 sudah ada perubahan pembatasan, antara lain pelaksanaan ibadah yang sudah bisa dilaksanakan di masing-masing tempat ibadah yang berada di zona hijau dengan memperhatikan protokol kesehatan,” terang Tubagus.

Menurut Tubagus, dalam tata cara pelaksanaan kegiatan peribadahan telah diatur sesuai dengan arahan Ketua Gugus tugas Covid 19. Ia mengatakan, pengajuan protokol kesehatan dari masing-masing RW akan diajukan ke Camat. Tata cara pelaksanaan peribadahan, lanjut Tubagus, berbeda dengan tata cara pembangunan tempat ibadah baru.

“Peraturan rumah ibadah diantaranya, menyiapkan sarana pengukut suhu, fasilitas cuci tangan dan sabun, melakukan pembatasan jarak dalam pelaksanaan ibadah. Tujuanya, untuk menghindari hal yang tidak diinginkan dari Covid-19,” kata Tubagus.

“Diharapkan tempat ibadah, ada pintu masuk dan keluar agar tidak berkerumun. kapasitas rumah ibadah dibatasi hanya lima puluh persen dari jamaah yang biasa hadir. Apapun kendala yang kita temui, kita musyawarahkan,” ujar Tubagus, menambahkan.

Sementara itu, menanggapi hal tersebut, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Neglasari, Sutisna merespon positif serta menyampaikan apresiasi atas kebijakan PSBB ketiga oleh Pemkot Tangerang dalam antisipasi Covid-19. Ia juga menyebut, sangat mendukung program tersebut untuk kebaikan umat beragama di Neglasari.

“Pelonggaran Peribadahan oleh pemerintah yang saat ini dilakukan patut kita apresiasi, tetapi kita harus tetap memperhatikan protokol kesehatan sehingga tidak terjadi kluster pandemi baru. Pemerintah melakukan pembatasan ibadah untuk melindungi warganya dari pandemi Covid 19. Kami mengajak seluruh umat, mari kita berpikir positip maka hidup kita akan psitip,” tandasnya.

Kapolres Jakbar Hadiri Peresmian Kampung Tangguh

SIDIKPOST| Jakarta, berbagai upaya yang dilakukan oleh masyarakat dalam rangka mencegah kampungnya / tempat tinggal agar terhindar dari penularan covid 19, salah satunya dengan mencanangkan Kampung Tangguh atau Kampung merdeka yang merupakan gagasan dari Tiga Pilar Jakarta Barat, Sabtu ( 6/6/2020 ).

Dalam peresmian Kampung Merdeka Covid 19 yang berlokasi di Rw 05 Tanjung Duren Utara grogol petamburan jakarta barat dihadiri oleh wali kota jakarta barat H Rustam Effendi, Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Audie S Latuheru, dan dandim 0503 jb kolonel Kav Valian Wicaksono.

Peresmian tersebut di awalin dengan memukul pentongan oleh tiga pilar jakarta Barat sebagai awal dimulainya Kampung Merdeka

Walikota Jakarta Barat H Rustam Effendi mengatakan dipilihnya Kampung merdeka covid 19 itu lantaran di kawasan tersebut dinyatakan bebas dari virus Covid 19

Dimana Kampung merdeka ini merupakan hasil inisiasi gagasan dari kami bertiga yaitu Walikota, Kapolres dan Dandim

Di Rw 05 Tanjung Duren Utara grogol petamburan jakarta barat merupakan Kampung pertama yang diresmikan sebagai Kampung merdeka covid 19

” Artinya dikampung tersebut merupakan 1 dari 26 Rw di jakarta Barat yang sudah dinyatakan bebas dari virus covid 19 dan sudah menerapkan protokol kesehatan untuk memutus rantai penyebaran virus covid 19 ” Ujarnya

Saya harapkan dengan dipilihnya kampung ini dapat menjadikan contoh atau inspiratif bagi Kampung lainnya

Sementara Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Audie S Latuheru mengatakan bahwa kampung merdeka hasil inisiatifnya mencontoh Polda Jawa Timur.

Disana Polda Jawa Timur menetapkan kampung mana saja yang bebas Covid-19 sehingga dapat menjadi contoh bagi kampung lainnya.

“Kami apresiasi program Polda Jawa Timur dan kami terapkan di Jakarta Barat tentunya disesuaikan dengan kebijakan Pemprov DKI Jakarta,” jelasnya.

Audie menjelaskan untuk di Jakarta sendiri, program kampung merdeka Covid-19 kemungkinan baru diterapkan di wilayah Jakarta Barat.

Ia berharap kampung Merdeka Covid-19 di Jakarta Barat dapat menjadi contoh untuk seluruh wilayah Polda Metro Jaya.

“Harapnya tentu ini dapat menjadi inspirasi bagi kita semua. Agar kita tahu bagaimana langkah-langkah terbebas dari Pandemi Covid-19,” tandasnya.

( Humas Polres Metro Jakarta Barat )

Video Conference Danrem 083/Bdj beserta Forkopimda Jatim Dalam Evaluasi Menuju Era New Normal

SIDIKPOST| Kota Malang- Betempat di Ruang NCC (Ngalam Command Center) Pemkot Malang Jl. Tugu 1 Kec. Klojen Kota Malang Danrem 083/Bdj Kolonel Inf Zainuddin melaksanakan kegiatan Video Conference dengan Gubernur Jatim (Ibu Khofifah Indar Parawansah) beserta Forpimda Prov. Jatim dalam rangka rapat evaluasi masa transisi menuju era normal baru di Malang Raya dengan unsur Forpimda Malang Raya.

Dalam kesempatan ini Gubernur Jatim Ibu Khofifah Indar Parawansah menyampaikan Kesepakatan bersama setelah PSBB dengan melakukan transisi menuju New Normal selama 7 hari. Rapat terbatas ini bertujuan utk mengambil keputusan bersama dalam penanganan Covid 19 setelah PSBB menuju masa transisi, dalam kesempatan tersebut Gubernur juga menyampaikan, bahwa kampung tangguh diwilayah Malang Raya harus selalu ditangguhkan serta menjadi referensi kampung-kampung tangguh lainya di Indonesia dalam penanganan Covid 19.

Perubahan kultur warga butuh waktu yg cukup lama, penambahan masa transisi periode kedua mulai tanggal 7 Juni 2020 selama 7 hari kedepan, imbuh Gubernur Jatim.

Selanjutnya Pangdam V/Brw Mayjend Widodo Iryansyah juga menyampaikan, terkait tentang masalah evaluasi petugas di Malang Raya sudah mampu mengcover titik-titik keramaian di Malang Raya, tempat keramaian sudah mulai tertib dengan pelaksanaan protokol Covid 19. Secara kualitas, petugas sudah paham akan tugas dan tanggung jawabnya masing-masing namun masih perlu ditingkatkan lagi secara humanis.

Dalam Rapat evaluasi ini Danrem 083/Bdj Kolonel Inf Zainuddin menegaskan Penegakkan disiplin harus lebih ditingkatkan dalam kehidupan bermasyarakat secara umum, jajaran Korem 083/Bdh mengerahkan petugas penegak disiplin sejumlah 2.743 orang yang telah di sebar di beberapa titik keramaian di Malang Raya di harapkan dengan kemampuan serta edukasi petugas penegak disiplin Protokol kesehatan dari aparat gabungan, kesadaran masyarakat tentang proteksi diri serta kebersihan semakin meningkat, saya menjumpai beberapa pasar-pasar tradisional serta tempat keramaian sebagian tidak menggunakan masker, inilah yang akan menjadi perhatian kami dalam SOP Protokol kesehatan dan physical distancing.

Kesiapan pengelola objek yang dirasa belum optimal dalam mengubah pola bisnis, Himbauan banner dan pengeras suara belum disiapkan, pedagang di pasar tradisional masih ada sebagian yang tidak menggunakan masker dan jarak antar lapak cukup dekat, imbuh Danrem. (*).

Peduli, Kapolsek Neglasari Distribusikan Beras Bantuan Covid-19 dari Polres Metro Tangerang Kota

NEGLASARI – Tak lepas dari semboyan Polri yang melayani, melindungi dan mengayomi seluruh elemen masyarakat baik suka maupun duka, di masa pandemi Covid-19 Polsek Neglasari mendistribusikan bantuan bahan pangan Beras terhadap warga  kalangan pra sejahtera dari Polres Metro Tangerang Kota.

Kegiatan yang dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat itu, tampak dipimpin langsung oleh Kapolsek Neglasari Kompol R. Manurung didampingi Waka Polsek AKP Mulyono, Kanit Binmas Iptu Sapuan, Panit II Binmas Ipda Eko Yulianto di Kampung Kedoya, Kelurahan Kedaung Baru, Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang, Jum’at (5/6/20).

“Pendistribusian Beras dalam rangka Peduli Covid-19 dari Polres Metro Tangerang Kota. Adapun bantuan Beras yang disalurkan sebanyak 150 paket yang berisi 5 Kg per paketnya dan diberikan secara simbolis kepada Ketua RT 02, RW 02 untuk dibagikan ke warga yang belum pernah mendapatkan bantuan dari pihak manapun,” kata Kapolsek Neglasari Kompol R. Manurung, seusai kegiatan.

Selain itu, bertepatan dengan new normal, orang nomor satu di jajaran Polsek Neglasari ini dengan tanpa bosan memberikan himbauan kepada masyarakat di wilayah hukumnya  agar tidak kumpul-kumpul, tidak keluar rumah tanpa ada keperluan mendesak serta berpesan agar selalu memakai Masker.

“Termasuk menjaga kesehatan dan jaga jarak (Physical Distancing) dalam melaksanakan aktifitas untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 sesuai dengan peraturan Kemenkes RI untuk kota Tangerang. Giat ini merupakan atensi dari Kapolres Metro Tangerang Kota untuk memberi rasa aman dan nyaman masyarakat di tengah mewabahnya virus Corona,” tandasnya.

Sementara itu, apresiasi atas kegiatan ini pun nampak hadir berhamburan dari para warga sekitar yang mendapatkan pembagian beras. Hal itu seperti yang diungkapkan langsung oleh Santi yang juga menyebut, kegiatan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat.

“Alhamdulillah, terima kasih kepada Bapak Kapolres Tangerang (Kombes Pol. Sugeng Hariyanto – red), bantuan ini sangat bermanfaat bagi kami sebagai masyarakat. Semoga Menjadi Berkah,” kata Santi yang merupakan Ketua RT setempat.

Luar Biasa, Istri Prajurit TNI Jadi Kepala Kampung di Perbatasan RI-PNG

SIDIkPOST| (Merauke. 5 Juni 2020). Nur Isny Willa salah satu anggota Persatuan Istri Tentara (Persit) Kartika Chandra Kirana Cabang XVIII dari Kodim 1707/Merauke perlu di contoh dan menjadi inspiratif bagi anggota Persit maupun wanita lain pada umumnya. Bagaimana tidak, diusianya yang masih muda, dia kini menjabat sebagai Kepala Kampung di wilayah perbatasan Republik Indonesia dengan Papua New Guinea (RI-PNG).

Nur Isny Willa kelahiran Kupang 1989 adalah istri dari Kopral Dua (Kopda) Seprianus Uli yang merupakan Babinsa Koramil 1707-04/Muting Kampung Andaito, Distrik Muting, Kodim 1707/Merauke.

Sebagai Kepala Kampung Afkab, Distrik Muting, Kabupaten Merauke, yang dilantik sejak 19 Desember 2019, Nur Isny Willa tidak melupakan jati dirinya sebagai seorang Persit serta sebagai ibu rumah tangga. Di sela-sela kesibukannya, berbagai kegiatan Persit selalu diikutinya, bahkan tidak jarang pula, keberadaannya sebagai Kepala Kampung yang memiliki tanggung jawab besar terhadap kesejahteraan masyarakat dikampungnya.

Impian terbesar ingin membangun, menjadikan kampungnya lebih baik dalam artian ingin mensejahterakan masyarakat salah satunya dengan membuatkan rumah bantuan kepada masyarakat yang rumahnya tidak layak huni karena kehidupan yang susah sebagai petani kebun dengan menggunakan dana kampung.

Menurut Nur Isny Willa, keberhasilan yang diraihnya selama ini berbekal kepercayaan serta dorongan dari masyarakat dan tokoh adat setempat untuk maju menjadi salah satu kontestan dalam Pikades. “Tidak kalah pentingnya dukungan besar dari suami dan keluarga. Syukur Alhamdulillah saya terpilih menjadi Kepala Kampung,” ungkapnya.

Sementara itu, Komandan Korem 174/Anim Ti Waninggap (Danrem 174/ATW) Merauke Kolonel Inf Bangun Nawoko menyampaikan rasa bangga, sebagai ibu Persit sekaligus Kepala Kampung dapat memberikan contoh kepada Ibu-ibu yang lain.

Danrem 174/ATW Merauke berharap sebagai Kepala Kampung dan seorang Persit serta memiliki suami sebagai Babinsa, akan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat di kampungnya.

Autentikasi :
Penerangan Korem 174/ATW