SMSI Banten Juga Tolak Pasal Yang Mengekang Kebebasan Pers, Dukung Dewan Pers Tunda RUU Cilaka

SIDIKPOST| – Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Provinsi Banten mendukung pernyataan Dewan Pers, agar pemerintah bersama DPR menghentikan pembahasan RUU KUHP dan RUU Cipta Lapangan Kerja (Cilaka) .

Hal ini ditegaskan Junaidi , Ketua SMSI Banten bersama Pengurus lainnya dalam siaran persnya, Selasa 21 April 2020.
SMSI Banten dengan ratusan anggotanya mendukung penuh pernyataan Ketua Dewan Pers Mohammad Nuh yang menolak dilanjutkan pembahasan RUU KUHP dan RUU Cilaka oleh Pemerintah dan DPR RI
“Tidak ada urgensinya pemerintah dan Baleg DPR RI melanjutkan pembahasan RUU Cilaka itu ditengah bencana pandemi virus Corona Covid-19, sangat tidak elok pemerintah memaksakan sesuatu dan terkesan seperti mencari kesempatan dalam kesempitan. Sebaiknya pemerintah dan DPR RI fokus saja bagaimana menanggulangi Virus Corona Covid -19,” ujar Junaidi, seraya menambahkan mestinya seluruh menteri fokus membantu Presiden agar masyarakat dapat tenang dan menjamin kebutuhan pokok tersedia apalagi menjelang menyambut datangnya bulan suci Ramadhan saatnya melakukan ibadah puasa bagi umat muslim pemeluk agama Islam bagian terbesar penganut agama di Indonesia,ingat negara tanpa rakyat apalah jadinya.

Junaidi melanjutkan bahwa pemerintah harus memperhatikan keberatan Dewan Pers yang mewakili unsur pers dalam berdemokrasi, untuk menunda pembahasan Rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (RUU KUHP) dan Rancangan Undang-Undang (RUU Cilaka), dalam rapat kerja di tengah pandemi Covid-19 sekarang ini.

Diberitakan sebelumnya Firdaus, Ketua Umum Serikat Media Siber Indonesia (SMSI), bahwa Dewan Pers di dukung oleh organisasi perusahaan media beranggotakan 600 media online di Indonesia. “Kami mendukung apa yang disampaikan Ketua Dewan Pers Muhammad Nuh yang berorientasi pada kemerdekaan pers” tegasnya.

“Terhadap sikap Dewan Pers ini, kami SMSI Provinsi Banten mendukung penuh agar DPR dan pemerintah stop dulu pembahasan kedua RUU ini,sudah jelas apa yang dilakukan oleh Menteri Hukum dan Hak Azazi Manusia (Menkumham )Yasonna Laoly sudah banyak mendapat kritik dan ditentang dimasyarakat ketika melepaskan puluhan ribu narapidana ditengah penularan Covid-19 dan mereka ternyata banyak yang kembali melakukan kejahatan ,”tegas Junaidi.

Sebagaimana diketahui komisi III DPR RI dan Menkumham Yasonna Laoly memutuskan untuk melanjutkan pembahasan, Rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (RUU KUHP) dalam rapat kerja, tanggal 4 April 2020 lalu.

Tidak hanya itu, pemerintah juga telah mengirimkan draft Rancangan Undang-Undang Cipta Kerja ke DPR RI.
Menyikapi hal itu Ketua Dewan Pers Muhammad Nuh mendesak DPR dan pemerintah untuk menyetop pembahasan berbagai rancangan perundangan, termasuk RUU KUHP dan RUU Cilaka tersebut, sampai dengan kondisi yang lebih kondusif, sehingga pelaksanaan proses legislasi dapat berjalan secara layak, memadai dan memperoleh legitimasi, saran, dan masukan yang baik dari masyarakat sipil maupun komunitas pers secara maksimal.

Dewan Pers tetap mengapresiasi langkah-langkah pemerintah dalam upaya menanggulangi pandemi global Covid-19. Oleh karenanya mendesak agar perhatian semua pihak termasuk DPR RI dicurahkan kepada upaya kolektif menangani pandemi dan dampak-dampaknya pada seluruh sektor dan aspek kehidupan masyarakat.

“Pemerintah dan DPR harus dapat menjadi tauladan bagi publik dalam hal upaya pencegahan penyebaran Covid-19 dan tidak melakukan tindakan-tindakan yang mengakibatkan gejolak di masyarakat,” ujar M. Nuh dalam rilisnya.

Dewan Pers juga menolak pembahasan RUU KUHP terkait dengan pasal-pasal yang dapat mempengaruhi kemerdekaan pers antara lain Pasal 217-220 (Tindak Pidana Terhadap Martabat Presiden dan Wakil Presiden), Pasal 240 dan 241 (penghinaan terhadap Pemerintah), Pasal 262 dan 263 (penyiaran berita bohong), Pasal 281 (gangguan dan penyesatan proses peradilan), Pasal 304-306 (tindak pidana terhadap agama), Pasal 353-354 (Penghinaan terhadap Kekuasaan Umum dan Lembaga Negara), Pasal 440 (pencemaran nama baik), dan Pasal 446 (pencemaran terhadao orang mati) serta pasal-pasal lainnya (draft RUU KUHP 15 September 2019).
Dewan pers juga menolak pembahasan RUU Cipta Lapangan Kerja khususnya adanya upaya perubahan terhadap Pasal 11 dan Pasal 18 UU Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

Fokus Melawan Covid-19
Ketua Umum SMSI, Firdaus menyampaikan permohonan kepada pemerintah dan DPR agar dapat menahan diri, dan bisa bersama-sama fokus dalam melawan Covid-19.
“Karena tidak ada ahli yang dapat menjamin bahwa Covid-19 hanya akan menyerang dalam satu gelombang serangan. Mungkin dapat 2, 3 gelombang atau bahkan lebih?,” kata Firdaus.

Firdaus mengajak berpikir ulang apakah strategi pemerintah dalam memerangi covid-19 ini sudah tepat? Jangan-jangan pemerintah ragu dengan kebijakannya tersebut.
“Jika benar begitu, mengapa tidak kita bergerak bersama membangun herd immunity, karena jika sudah terbangun herd immunity, kemungkinan wabah ini akan berahir,” ujarnya lagi.

Badan Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan bahwa Covid-19 sebagai pandemi global pada Rabu, 11 Maret Hingga 20 April 2020 WHO mencatat 213 negara yang terpapar virus Covid-19

Polisi Peduli, Kapolsek Cengkareng Bagikan Dan Borong Gado Gado Bu Suciati

SIDIKPOST| Jakarta, Tugas polisi salah satunya mengayomi masyarakat terlebih saat situasi di tengah pandemi virus Covid-19.

Sudah sejatinya Polisi membantu Pemerintah dalam menjaga ketertiban masyarakat.

Seperti halnya yang dilakukan Kapolsek Cengkareng Polres Metro Jakarta Barat Kompol H Khoiri yang didampingi Kapolsubsektor Rawa Buaya Iptu H Munadi melaksanakan kegiatan Bansos pembagian makanan gado-gado sebanyak 95 bungkus kepada warga masyarakat di Jalan H Selong Duri Kosambi Kec. Cengkareng Jakarta Barat.

Kapolsek Cengkareng, Kompol H Khoiri mengatakan, pembagian makanan gado-gado kepada warga masyarakat tersebut bertujuan untuk membantu meringankan beban warga masyarakat ditengah merebaknya wabah virus corona covid-19 ini.

“Makanan gado-gado tersebut dibagikan kepada para warga masyarakat maupun pengendara ojol yang melintas di Jl. H. Selong. Kegiatan ini juga sebagai upaya preventif dari Polri dalam mencegah gangguan Kamtibmas,” kata Kompol H Khoiri, Senin (20/04/2020).

Ia juga mengatakan, secara khusus Polisi juga berpatroli mengunjungi berbagai wilayah untuk memastikan masyarakat patuh tidak keluar rumah untuk mencegah penyebaran virus corona.

Sementara, Ibu Suciati pedagang gado-gado mengucapkan banyak terima kasih dan sangat senang sekali dagangannya siang ini habis diborong oleh Bapak Kapolsek.

Ia mengatakan, sejumlah pedagang yang berjualan sempat mengeluhkan sepinya pembeli dan penghasilan yang berkurang akibat pandemi Corona.

“Alhamdulillah dagangan saya diborong untuk bagi-bagi di warga sini,” Imbuhnya. ( Humas).

TNI Laksanakan Operasi Militer Selain Perang Tangani Wabah Covid-19

SIDIKPOST| (Puspen TNI).  Operasi Militer Selain Perang yang dilaksanakan TNI untuk menangani Covid-19 saat ini melibatkan seluruh matra. Operasi yang dilaksanakan seperti penanganan medis, pengamanan wilayah dan pengamanan perbatasan, serta dukungan yang diberikan juga harus terintegrasi dengan Kementerian dan Lembaga terkait.

Demikian amanat tertulis Panglima TNI Marsekal TNI Dr. (H.C) Hadi Tjahjanto, S.I.P. yang dibacakan oleh Dansesko TNI Marsdya TNI Dedy Permadi, S.E., MMDS pada pembukaan Pendidikan Reguler ke-47 Sesko TNI Tahun Anggaran  2020 yang dilaksanakan secara virtual melalui video conference di Sesko TNI, Bandung, Jawa Barat, Senin (20/4/2020).

Panglima TNI mengatakan bahwa saat ini sinergi dan kerja sama lintas Kementerian dan Lembaga semakin mengemuka, dimana setiap komponen masyarakat memiliki pengaruh dan peranan. Untuk itu, tiap-tiap matra (AD, AL, AU) memiliki bagian pada setiap operasi dan di masa yang akan datang hal itu akan semakin menonjol.

Menurut Panglima TNI, globalisasi kehidupan manusia yang selama ini membuka peluang ekonomi yang besar, telah menjadi bumerang dengan memungkinkan penyebaran virus secara masif, luas, dan cepat. Menjadi tantangan bagi TNI dan seluruh perwira sebagai calon-calon Pimpinan TNI, untuk dapat membaca perkembangan dunia dan menjadikan TNI siap dan mampu melaksanakan tugas pokoknya dengan paripurna.

Situasi saat ini sesungguhnya menjadi ujian bagi sistem pertahanan semesta yang dianut TNI. Virus Corona atau Covid-19 yang menjadi pandemi ini sebenarnya sudah diperkirakan sejak beberapa dasawarsa yang lalu, namun karena tidak tampak nyata, dunia tidak siap saat Covid-19 muncul.

Panglima TNI menegaskan bahwa institusi TNI harus siap dalam menghadapi setiap spektrum ancaman yang dapat terjadi di masa mendatang. Perwira TNI khususnya siswa Sesko TNI Angkatan ke-47 yang merupakan calon pemimpin TNI masa depan, harus professional dan berwawasan luas, adaptif serta inovatif.

Pembukaan Sesko TNI Angkatan ke-47 dilaksanakan secara virtual dikarenakan adanya wabah pandemi Covid-19 yang menuntut TNI beradaptasi. Namun sesungguhnya tuntutan adaptasi tersebut tidak akan berhenti walaupun pandemi sudah dapat diatasi.

Panglima TNI mengatakan bahwa nantinya bukan hanya pembukaan pendidikan Sesko TNI saja yang berbeda namun format pendidikannya nanti akan dilaksanakan dalam bentuk yang berbeda. TNI sebagai organisasi harus terus beradaptasi dan TNI harus dapat membaca setiap potensi ancaman yang akan dihadapi serta harus menyiapkan diri untuk menghadapinya.

Pendidikan Reguler ke-47 Sesko TNI Tahun Anggaran  2020 diikuti oleh 170 Perwira Siswa (Pasis) peserta, terdiri dari TNI AD 74 Pasis, TNI AL 39 Pasis, TNI AU 36 Pasis, Polri 17 Pasis dan 4 Pasis Mancanegara (AD Filipina, AU India, AU Pakistan, AD Singapura).

Autentikasi:
Kabidpenum Puspen TNI, Kolonel Sus Taibur Rahman

Relawan Jabar Bergerak Kota Banjar Bagikan Sembako dan Masker Gratis ke Masyarakat

SIDIKPOST| Pandemi virus Corana atau Covid-19 yang saat ini semakin mengakhawatirkan. Sebab bukan hanya menghambat segala aktifivitas masyarakat tapi wabah ini juga telah memakan ratusan korban jiwa di Indonesia bahkan ribuan nyawa telah melayang dari belahan penjuru dunia.
Ditengah Pandemi penyebaran wabah Virus Covid-19 (Corona) sebagian warga banyak kehidupan perekonomian sangat memperihatinkan dari dampak wabah virus Corona ini, bahkan banyak warga yang tidak dapat menjalankan aktifitas seperti biasa, belum lagi yang di PHK dan secara otomatis mereka kehilangan mata pencarian.

Dengan adanya hal tersebut, maka Relawan Jabar Bergerak Kota banjar ditengah kehidupan yang sangat prihatin dampak virus tersebut, pada senin siang memberikan bantuan sembako pada masyarakat senin (20/4).

Teknis pemberian paket sembako dilakukan dengan mendatangi rumah-rumah warga (door to door), hal ini untuk mencegah dari kerumunan warga yang bisa menyebabkan penyebaran penularan virus Corona (Covid-19).

Hari Kedua PSBB Di Kab Tangerang, Polisi Tegur 431 Pelanggar

SIDIKPOST| Tangerang, Banten – Pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Tangerang Raya yang meliputi Kota Tangerang, Tangerang Selatan, dan Kabupaten Tangerang saat ini memasuki hari ke3 Senin (20/4/2020)

Dalam pelaksanaan PSBB hari ke2 di wilayah Kabupaten Tangerang yang merupakan wilayah hukum Polda Banten ditemukan adanya peningkatan pelanggaran yang dilakukan oleh masyarakat yang belum mentaati sesuai dengan ketentuan atau aturan dalam penerapan PSBB

Kapolda Banten Irjen Pol Drs. Agung Sabar Santoso,S.H,M.H melalui Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Edy Sumardi kepada awak media menyampaikan hasil evaluasi kegiatan PSBB di Kabupaten Tangerang di hari ke2 untuk volume kendaraan yang keluar masuk melalui 6 check point mengalami penurunan yang saat ini tercatat sebanyak 35.345 unit dibandingkan di hari sebelumnya sebanyak 35.380 unit yang masuk ke wilayah hukum Polresta Tangerang Polda Banten, kemudian adanya peningkatam dalam upaya pencegahan covid-19 yang telah dilaksanakan sebanyak 598 dibandingkan di hari pertama sebanyak 328 kegiatan

Lanjut Edy Sumardi, hasil pemeriksaan atau pengecekan dalam 6 lokasi check point tercatat sebanyak 431 meningkat di hari sebelumnya yang tercatat 262 warga yang mendapat teguran simpatik karena melakukan pelanggaran terkait aturan atau ketentuan yang berlaku dalam penerapan pelaksanaan PSBB

“Pelangaran yang ditemukan saat pelaksanaan PSBB yang dilakukan warga adalah, tidak memakai masker, konfigurasi jumlah dan posisi orang dalam kendaraan mobil, serta pengendara sepeda motor yang berboncengan berbeda domisili,” kata Edy Sumardi

Bagi masyarakat yang melanggar dan tidak mengindahkan aturan yang tercantum dalam pelaksanaan PSBB kata Edy Sumardi, pihaknya akan memberikan teguran atau sanksi yang sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang ada, baik itu KUHP maupun peraturan perundang-undangan yang lain

“Penegakan hukum atau pemberian sanksi kepada pelanggar adalah ultimum remedium, atau upaya terakhir setelah dilakukan imbauan, teguran, dan sebagainya,” tegas Edy Sumardi

Sambung Edy Sumardi, bahwa pihak Kepolisian Polda Banten bersama TNI, Dishub, Satpol PP, Dinas Kesehatan dan stakeholder terkait yang melaksanakan penanganan atau pelaksanaan PSBB akan terus memberikan imbauan dan peringatan kepada masyarakat guna menumbuhkan kesadaran agar dapat mematuhi peraturan PSBB dalam upaya percepatan penanganan Covid-19. (Bid Humas)

RNPO Bersama GBT Salurkan Sembako Secara Door To Door

Jakut-Ditengah Pandemi penyebaran wabah Virus Covid-19 (Corona) sebagian warga banyak kehidupan perekonomian sangat memperihatinkan dari dampak wabah virus Corona ini, bahkan banyak warga yang tidak dapat menjalankan aktifitas seperti biasa, belum lagi yang di PHK dan secara otomatis mereka kehilangan mata pencarian.

Dengan adanya hal tersebut, maka Rembuk Nasional Pengemudi Online (RNPO) ditengah kehidupan yang sangat prihatin dampak virus tersebut, pada senin siang memberikan bantuan sembako pada masyarakat pengemudi yang memiliki aplikasi RNPO bekerja sama dengan Telkom, senin (20/4).

Teknis pemberian paket sembako dilakukan dengan mendatangi rumah-rumah warga (door to door), hal ini untuk mencegah dari kerumunan warga yang bisa menyebabkan penyebaran penularan virus Corona (Covid-19).

Sebelum pembagian 4600 paket sembako kepada para penerima, terlebih dahulu dilaksanakan pembagian paket sembako secara simbolis oleh Prof. Jimly Asshiddiqie selaku penasehat Pembina RNPO di RTH Kalijodo yang di dampingi Jaha Nababan selaku Ketua juga Pembina RNPO, Daenk Jamal Ketua Garda Bintang Timur (GBT).

Dalam penyerahan secara simbolis tersebut, Prof. Jimly menjelaskan dengan singkat, Pokoknya dibenahi dan diatur saja kalau keadaan darurat seperti ini. pastinya akan kacau tapi jangan gara-gara soal teknis pembagian menjadi ribut dan nantinya tidak fokus untuk menyelamatkan warga.

“Keselamatan keluarga adalah hukum yang paling tinggi dan itu diprioritaskan dulu, kita perbaiki sambil jalan, jangan saling menyalahkan,” jelasnya.

Jaha Nababan selaku ketua RNPO menambahkan, sebagai pelaku industri online roda empat dan roda dua, perlu masyarakat tahu bahwa pihaknya tidak hanya menuntut tapi bisa berbagi.

“Kita ambil peran serta membantu pemerintah, bahkan ini nggak semuanya untuk driver online yang mendapatkan, ada tuna netra ada keluarga lansia, ada pekerja lepas harian,” tambahnya.

Masih dikatakanya, Tidak bener itu kalau ada orang bilang ojol itu kerjaannya cuman nuntut. buktinya saat ini berbagi dan juga mengambil peran yang cukup penting dalam distribusi ini agar tidak terjadi kerumunan.

“Jadi ini semua kita antar ke rumahnya masing-masing menggunakan aplikasi yang didukung oleh Telkom. Jadi bukan aplikasi yang biasa tapi aplikasinya netral sehingga bisa diaudit. Dan inilah bagian dalam memperbaiki nama driver online dan ojol saat ini,” pungkasnya. ( GBT-01).

Hari Ke 2 Bupati Tangerang Pantau Beberapa Titik Check Point Di Pantura

SIDIKPOST| A Zaki Iskandar Bupati Tangerang Pada Hari Kedua Pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Dalam Rangka Penekanan Dan Penangganan Angka Penyebaran Covid-19 Diwilayah Kabupaten Tangerang. Diantaranya Terus Memantau Beberapa Lokasi Check Point Diantaranya Diwilayah Kosambi Pospol Kosambi Jalan Raya Prancis Desa Jatimulya Kecamatan Kosambi Kabupaten Tangerang. Minggu Siang (20/04/20)

Untuk Lokasi Pertama Yang Dikunjungi Oleh Bupati Tangerang Adalah Check Point Diwilayah Teluknaga (Simpang Bojong Renged) Jalan Raya Kampung Melayu Yang Berbatasan Langsung Dengan Tangerang Kota Kemudian Dilanjutkan Menuju Ke Check Point Kosambi (Pospol Kosambi) Jalan Raya Prancis Desa Jatimulya Kecamatan Kosambi Kabupaten Tangerang.

Pemantauan Check Point Ini Dilakukan Dengan Memberikan Sosialisasi Kepada Masyarakat , Khususnya Kepada Pengguna Jalan Untuk Menggunakan Masker Dan Menjaga Jarak (Physical Distancing) Oleh Para Petugas Diantaranya Dari Kepolisian , TNI ,Dishub , Satpol-PP , BPBD ,Dinkes , Aparatur Kecamatan , PMI Dan Ormas.

A Zaki Iskandar Bupati Tangerang Mengatakan Bahwa Pada Hari Kedua Ini Dirinya Memberikan Sosialisasi Kepada Masyarakat Terutama Kepada Pengguna Jalan Yang Melintas Agar Selalu Menggunakan Masker Kemudian Jaga Jarak Dan Yang Terpenting Dan Mengingatkan Kembali Agar Masyarakat Lebih Baik Tinggal Di Rumah Saja. Dihari Pertama Dan Kedua Relatif Aman Dan Lenggang Dijalankan Dikarenakan Akhir Pekan ,Akan Tetapi Untuk Hari Senin Kan Hari Kerja Dan Jalanan Relatif Agak Ramai Dan Itu Yang Butuh Penjagaan Dan Pengawasan Ekstra Dari Petugas.

Selanjutnya Petugas Juga Memberhentikan Para Pengendara Yang Tidak Menggunakan Masker Dan Oleh Petugas Untuk Memberikan Masker Dan Sebelum Kembali Melanjutkan Perjalanan Dan Kembali Mengingatkan Agar Masyarakat Untuk Terus Mengikuti Protokol Kesehatan Agar Dapat Memutus Mata Rantai Penularan Covid-19. Dan Kita Sosialisasikan PSBB Ini Terlebih Dahulu ,Kalau Satu Minggu Ada Yang Melanggar Terpaksa Kita Lakukan Tindakan Tugas.

Bupati Tangerang Berharap Melalui Check Point Ini Masyarakat Bisa Lebih Meningkatkan Kesadaran Terhadap Upaya Pemutusan Mata Rantai Covid-19 Di Wilayah Kabupaten Tangerang. Dan Semoga Pandemi Ini Bisa Segera Berlalu Dan Kita Semua Optimis Pandemi Covid-19 Ini Segera Berakhir ,Namun Itu Semua Tidak Akan Terwujud Tanpa Bantuan Dan Dukungan Dari Semua Elemen Masyarakat Untuk Disiplin ,Ucap A Zaki Iskandar Bupati Tangerang “.

Kendy

Polres Majalengka Gelar Simulasi Pemulasaraan Jenazah korban Covid-19

SIDIKPOST| Majalengka – Bertempat di Lapangan Apel Mapolres Majalengka dilaksanakan Simulasi Pemulasaraan Jenazah korban Covid-19, dan Pembagian Baju APD serta Masker kepada 65 Personel Tim Pemulasaran Jenazah Covid-19 Polres Majalengka, Senin ( 20/4).

Apel dipimpin langsung oleh Kapolres Majalengka, AKBP Dr. Bismo Teguh Prakoso, S.H., S.I.K., M.H dan dihadiri Wakapolres Majalengka, Para PJU Polres Majalengka, Para Kapolsek Jajaran, dan Tim antisipasi pemakaman masyarakat terpapar Covid 19 sebanyak 65 personil dari Polres Majalengka dan Polsek Jajaran.

Kapolres Majalengka, AKBP Dr. Bismo Teguh Prakoso, S.H., S.I.K., M.H dalam sambutanya mengatakan terima kasih atas giat simulasinya sudah berjalan baik.

“Giat ini adalah sebagai antisipasi apabila hal tersebut terjadi diwilayah kita,” ujar Kapolres Majalengka.

Ditambahkan Kapolres Majalengka,
Agar dalam pelaksanaannya nanti dipedomani prosedur Pemulasaraan sesuai prosedur yang telah dilatihkan / Prosedur Pemulasaraan jenazah Terpapar Covid 19.

Dalam Pelatihan ini, Personel melaksanakan simulasi yaitu :
a. Tim cuci tangan lebih dahulu
b. Memakai sarung tangan
c. Memakai baju APD lengkap
d. Penyemprotan disinfektan kepada tim yang akan melaksanakan pemulasaran jenazah diduga terpapar Covid_19.

Selanjutnya simulasi Penanganan Evakuasi jenazah diduga terpapar Covid 19 ditemukan dijalan yaitu :
a.Muka jenazah ditutup tisu basah, lalu ditutup plastik, disemprot cairan disinfektan.
b.Seluruh tubuh jenazah dibungkus plastik dan disemprot cairan disinfektan kembali.
c. Selanjutnya dibungkus kantong mayat dan disemprot cairan disinfektan.
(Agar diminimalisir untuk memegang tubuh jenazah)
d.lalu dibawa ke mobil ambulan menuju Rumah sakit.

Terakhir Simulasi Pemakaman Jenazah terpapar Covid 19 :
a.Siapkan Peti tebal 3 cm dan lokasi pemakaman yang jaraknya 50 meter dari sumber air dan pemukiman masyarakat.
b.Posisi jenazah yang sudah ditutup sesuai prosedur di rumah sakit dimasukan ke dalam peti jenazah, lalu jenazah dan petinya disemprot cairan disinfektan.
c.Jenazah diwudhukan secara tayamum lalu disholatkan oleh tim.
d.Selanjutnya jenazah dimakamkan oleh tim. ( Ls).

Tanggap Wabah Corona, Yonif 411 Kostrad Perketat Patroli Keamanan di Perbatasan RI-PNG

SIDIKPOST| (Merauke).  Selain menjaga kedaulatan NKRI serta mencegah meluasnya penyebaran Virus Corona atau Covid-19 di wilayah perbatasan RI-PNG, Prajurit TNI Satgas Pamtas Yonif Mekanis Raider 411/Pdw Kostrad memperketat patroli keamanan di wilayah perbatasan.

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Pamtas RI-PNG Yonif Mekanis Raider 411/Pdw Kostrad Mayor Inf Rizky Aditya S.Sos., M.Han., dalam rilis tertulisnya di Merauke, Papua, Minggu(19/4/2020).

Dansatgas menjelaskan bahwakegiatan patroli keamanan terus dilakukan oleh personel pos-pos jajaran Satgas Yonif  411 Kostrad yang merupakan tindak lanjut pencegahan penyebaran wabahVirus Corona akibat dari lalu lintas orang di jalan-jalan masuk kedua negara, terutama pada jalur-jalur tikus yang dapat dijadikan akses oleh kegiatan pelintas batas ilegal.

Seperti pada Minggu (19/4/2020) pagi, tujuh personel Pos Kout Sota dipimpin oleh Serka Danang Saputra melaksanakan patroli keamanan di jalan-jalan tikus perbatasan RI-PNG di Kampung Sota, Distrik Sota. Kegiatan patroli tersebut merupakan salah satu upaya dalam mencegah pelintas batas ilegal.

“Maraknya penyebaran wabah Covid-19 telah menjadi perhatian utama pemerintah Indonesia saat ini, salah satunya melalui kebijakan Bupati Merauke yang menutup akses sementara di perbatasan RI-PNG, Distrik Sota, sehingga pengamanan wilayah perbatasan kita tingkatkan sebagai salah satu cara untuk mencegah pelintas batas secara ilegal melalui jalur tikus,” kata Dansatgas.

Selanjutnya Dansatgas mengatakan bahwa untuk mencegah meluasnya penyebaran virus ini, pihaknya terus melaksanakan patroli keamanan setiap harinya. Selain untuk menjaga stabilitas keamanan juga mencegah penyebaran Virus Corona yang telah menjadi pandemi dunia.

“Meskipun saat ini, belum ada laporan dari masing-masing pos tentang adanya pelintas batas ilegal, dan apabila didapatkan, maka tindakan yang akan kami lakukan sesuai dengan ketentuan, seperti mendata, memeriksa dan melaporkan kepada komando atas untuk segera diserahkan kepada pihak Imigrasi setempat,” tuturnya.

Mudah-mudahan penyebaran wabah Covid-19 dapat segera diatasi, sehingga masyarakat dapat melakukan kegiatan secara normal kembali, dan tentunya dibutuhkan peran serta dan kerja sama dari seluruh lapisan masyarakat.

Di tempat terpisah, Pasi Intel Satgas Yonif Mekanis Raider411/Pdw Kostrad Lettu Inf Asep Saepudin, S.T.Han. menyampaikan bahwa selain memperketat keamanan di perbatasan, kerjasama dengan lintas sektoral yang ada juga terus ditingkatkan dalam mencegah penyebaran wabah Covid-19 khususnya di wilayah perbatasan sektor selatan ini.

“Tak henti-hentinya sinergitas dengan Lintas Sektoral dan seluruh lapisan masyarakat terus digencarkan oleh pos-pos Satgas Yonif 411 Kostrad, dengan terus mengedukasi dan menghimbau warga binaan untuk disiplin mengikuti arahan yang telah ditetapkan pemerintah,” katanya.

Autentikasi :
Pasi Intel Satgas Yonif Mekanis Raider 411/Pdw Kostrad, Lettu Inf Asep Saepudin, S.T. Han

Sinergitas TNI-Polri Bantu Warga Terkena Dampak Covid-19

SIDIKPOST| (Puspen TNI).  Sinergitas TNI-Polri Peduli Bencana Covid-19, beberapa waktu lalu telah mendirikan dapur umum yang berlokasi di Kelurahan Kapuk, Jalan Kapuk Kamal Raya, Kec. Cengkareng, Jakarta Barat, Batalyon Perbekalan dan Peralatan (Yonbekpal) 1/Marinir, Mako Marinir Cilandak, Jakarta Selatan serta Koramil Cilincing, Jalan Cilincing Landak No. 39, Jakarta Utara.

Dapur Umum TNI-Polri yang dipusatkan di Yonbekpal 1/Marinir, Mako Marinir Cilandak, Jakarta Selatan, setiap harinya mendistribusikan seribu lebih nasi bungkus untuk membantu warga yang terkena dampak Virus Corona atau Covid-19 dan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Komandan Batalyon (Danyon) Bekpal 1/Marinir Letkol Marinir Daniel Tarigan, Minggu (19/4/2020) menyampaikan bahwa kegiatan yang dilaksanakan TNI-Polri dengan mendirikan dapur umum dan mendistribusikan langsung kepada warga masyarakat di wilayah Jakarta Selatan merupakan wujud sinergitas TNI-Polri dalam rangka peduli dampak pandemi wabah Covid-19.

Dalam kegiatan tersebut, personel yang mendukung kegiatan memasak dan mendistribusikan nasi bungkus berjumlah 40 personel secara bergantian yang dipimpin oleh Lettu Marinir Suyanto. Selain itu, personel yang berada di dapur umum wajib mengikuti protokol kesehatan dan memeriksa suhu tubuh sebelum masuk ke lingkungan dapur, termasuk juga menjaga jarak saat sedang memasak.

Danyon Bekpal 1/Marinir juga mengatakan bahwa dalam sehari dapur umum yang berada di Mako Marinir menyediakan makanan siap saji berupa nasi bungkus dengan tiga kali pendistribusian yaitu pagi, siang dan malam hari, untuk dibagikan kepada warga yang berdomisili di Jakarta Selatan di sektor Koramil Tebet, yaitu Tebet, Menteng Dalam, Manggarai dan sekitarnya.

Pendistribusian nasi bungkus untuk warga dibantu pula oleh Bintara Pembina Desa (Babinsa) dan Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Babinkamtibmas) serta aparat terkait, dilaksanakan secara door to door dengan menerapkan physical distancing (pembatasan fisik) dan social distancing (pembatasan sosial).

Sementara itu, Ketua RW 03 Manggarai Selatan Bapak Bachtiar mengucapkan terima kasih yang sedalam-dalamnya kepada TNI-Polri yang sudah memberikan bantuan berupa nasi bungkus kepada warganya yang terdampak pandemi wabah Covid-19 termasuk yang sedang melaksanakan PSBB di wilayah DKI Jakarta.

Autentikasi:
Kabidpenum Puspen TNI, Kolonel Sus Taibur Rahman

Polsek Neglasari Beserta 3 Pilar Kawal Pembagian Sembako

SIDIKPOST| NEGLASARI – Binmas Polsek Neglasari Polres Metro Tangerang untuk kelurahan Kedaung Baru bersama tiga pilar menggelar pengamanan dan pengawalan pembagian sembako terhadap warga yang mengalami kesulitan ekonomi akibat dampak penyebaran virus Corona.

Binmas Kedaung Baru, Aiptu Sulaiman mengatakan, kehadiran tiga pilar di pemukiman warga dalam rangka melaksanakan tugas sosial kemanusiaan membagikan Beras dan Masker yang didapatkan dari salah satu donatur di kelurahan tersebut, Minggu (19/4/2020).

“Sembako dan Masker didapatkan dari donatur bernama bapak Harto selaku pemilik gudang plastik yang berada di wilayah RT 04, RW 01 Kedaung baru dan telah dibagikan khusus kepada warga sebanyak 170 karung beras 5 kg,” katanya.

Lebih jauh, Ia kembali menghimbau warga yang berada di wilayah binaanya untuk senantiasa mematuhi himbauan pemerintah dan maklumat Kapolri seputar upaya memutus mata rantai penyebaran wabah virus Corona.

“Terapkan pola hidup bersih dan sehat serta lakukan physical distacing, senantiasa menggunakan Masker, serta diam dirumah jika tidak ada keperluan mendesak,” tandasnya.

Terpantau hadir dalam kegiatan tersebut 3 Pilar antara lain Lurah Kedaung Baru Wawan Gunawan, SE, Babinsa Koramil 02 Btc Sertu Asep dan Serda Banobe, Ketua RW. 01 Bapak Subur, dan Ketua RT. 04 Bapak Rohiman. ( Humas).

Polsek Sebulu Selidiki Kapal Tongkang Yang Sruduk 5 Rumah Warga

SIDIKPOST| KUKAR-Polsek Sebulu telah menerima laporan dari warga masyarakat tentang kejadian Kapal tongkang Setria Samudera 06.yang ditarik dengan Kapal Tagboat Setia Samudera 03 telah menabrak 5 (Lima) rumah penduduk di Rt 10 Desa Segihan Kecamatan Sebulu kabupaten Kutai kartanegara opada hari Jumat, (17/04/2020) pukul 02.30 WiTA.

Kapolres Kutai Kartanegara AKBP Andrias Susanto Nurgroho,.S.Ik,.M.Si didampingi Kapolsek Sebulu IPTU Ishaq,.SH menyampaikan “ pada awalnya Tagboat. Satia Samudera 03 dengan gandengan Tongkang Satia Samudera 06 telah berangkat dari jembatan mahkota 2 menuju tanjung karas”.

Selanjutnya Kapolsek juga menambahkan “ Pada waktu berangkat menggunakan pandu resmi dari Pelindo No. 9 untuk melewati jembatan mahakam dan setelah melewati jembatan mahakam pandu diganti oleh pandu alam atas nama Supriadi untuk memandu sampai tanjung karas “.

“ Pada keesokan harinya sekitar pukul 02.30 Wita, posisi melewati kampung bugis desa segihan Kecamatan Sebulu Kabupaten Kutai Kartanegara, Kapal Tongkang Satia Samudera 06 bagian buritan sebelah kanan telah menyenggol rumah penduduk dipinggir sungai mahakam yang mengakibatkan kerusakan sebanyak 5 (lima) rumah milik penduduk “ Ujar IPTU Ishaq.

´Setelah dilakukan penyelidikan oleh Anggota Polsek Sebulu tabrakan tersebut hanya korban Materiil sedangkan untuk korban jiwa tidak ada. “ Imbuh IPTU Ishaq.

“ Saat Ini Petugas Polsek Sebulu sedang melakukan penyelidikan apakah ada unsur kelalaian tabrakan kapal tongkang Setia Samudera 06 yang menabrak 5 (lima) rumah warga tersebut “ tutup Kapolsek.