Dit Samapta Polda Banten Mengajak Masyarakat Hindari Paham Radikal dan Anti Toleransi.

SIDIKPOST| SERANG – Dit Samapta Polda Banten laksanakan Patroli dialogis program Quick Wins Triwulan 1 tentang penertiban dan penegakan hukum bagi organisasi Radikalisme dan anti toleransi di Jalan Kamalaka, Kelurahan Panggung Jati, Kecamatan Taktakkan, Kota Serang, Provinsi Banten, Kamis (27/06/2019) pukul 08.00 WIB

Kapolda Banten Irjen Pol Drs Tomsi Tohir Msi melalui Dir Samapta Kombes Pol Jondrial mengatakan, bahwa kegiatan ini merupakan patroli dialogis dengan mengendarai kendaraan bermotor R2 melalui rute dari Mako Polda Banten menuju Kecamatan Taktakkan, Kota Serang, Provinsi Banten,

Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan mengunjungi dan berdialog dengan warga, terkait keberadaan organisasi yang berfaham radikal dan anti pancasila. Setelah itu menghimbau warga Kecamatan Taktakkan, Kota Serang, Provinsi Banten, agar tidak terpengaruh jika ada orang dari suatu organisasi yang menyebarkan faham radikalisme dan anti Pancasila.

“Kita mengajak warga Desa Margaluyu untuk bekerjasama dengan pihak Kepolisian dalam hal penertiban dan penegakan hukum, apabila ditemukan adanya orang dari suatu organisasi yang menyebarkan paham radikal dan anti Pancasila demi terwujudnya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif serta terjaganya keutuhan NKRI,” terang Jondrial.

Dir Samapta Polda Banten menjelaskan, kegiatan ini bertujuan agar masyarakat tidak terpengaruh paham radikalisme dan anti pancasila. Selama kegiatan tidak ditemukan adanya orang (organisasi-red) yang sedang menyebarkan faham Radikalisme dan anti Pancasila.

“Alhamdulillah patroli dialogis kali ini, tidak ditemukan adanya orang / organisasi yang sedang menyebarkan faham Radikalisme dan anti Pancasila,”tutup Jondrial. (Ary/BidHum)

Sambut Hari Bhayangkara,Polsek Sangasanga Selenggarakan Bhakti Sosial Donor Darah

SIDIKPOST| Polsek Sangasanga telah dilaksanakan kegiatan Donor darah dalam rangka menyambut hari Bhayangkara ke 73 tahun 2019, kegiatan tersebut bekerjasama dengan PMI Kab kukar. Kamis ( 27/06/2019)

Hadir dalam kegiatan tersebut Gunawan, Spd.,MAP ( Camat Sangasanga ), Iptu H.M.Afnan. S.Sos.MM ( Kapolsek Sangasanga )
dan Muh Idris ( PMI Kukar dan Tiem ) serta para peserta Donor Darah yang terdiri dari Anggota polsek sangasanga, Skurity PT Pertamina, warga masyarakat kec. sangasanga sebanyak 48 orang memenuhi syarat menurut Tiem dari PMI.

Kapolres Kukar AKBP Anwar Haidar, S.I.K., M.Si. yang melalui Kapolsek Sangasanga memberikan sambutan terkait pelaksanaan kegiatan Donor Darah yang dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke 73. Donor Darah di Prakarsai oleh Polsek Sangasanga, bekerjasama dengan PMI kab Kukar, Donor Darah merupakan rangkaian kegiatan Bakti sosial yang dilaksanakan oleh jajaran Polsek se Kabupaten Kukar, puncak giat Bhakti Sosial akan dilaksanakan di Polres Kukar, sedangkan pelaksanaan upacara Peri garam Hari Bhayangkara ke 73 akan dilaksanakan di Polsek Loa Janan. Semoga kegiatan Donor Darah ini dapat bermanfaat bagi masyarakat yang memerlukan, karena setetes Darah yang akan kita donorkan sangat membantu nyawa mereka yang memerlukan,” tambahnya

Dalam sambutannya Camat Sangasanga
memberikan apresiasi yang sebesar – besarnya kepada jajaran Polsek sangasanga atas kegiatan Bakti Sosial Donor Darah semoga kegiatan ini membawa berkah dan dapat membantu kepada warga yang membutuhkan Donor Darah karena setetes darah kita bermanfaat bagi mereka yang membutuhkan, kata Camat dalam mengakhiri sambutannya. ( Red).

Tumpahan Semen Readymix Dapat Membahayakan Bagi Pengguna Jalan

SIDIKPOST| Gotong royong / Bhakti Sosial dalam rangka sambut Hari Bhayangkara ke 73 tahun 2019 dilaksanakan oleh personil Polsek Loa Janan dengan cara membersihkan tumpahan Semen Readymix di Gunung Loa Duri Jl.Gerbang DayaKu Rt.35 Dusun Loa Ranten Desa Loa Janan Ulu Kec. Loa Janan Kab. Kukar, Kamis ( 27/06/19)

Kapolres Kukar AKBP Anwar Haidar, S.I.K., M. Si. Melalui Waka Polsek Loa Janan Iptu Widadi Hariyanto, S.H. menghimbau kepda pengusaha Semen Readymix untuk mperhatikan terkait Semen Readymix yang diangkut menggunakan Truk Molen sering tumpah atau tercecer pada saat di tanjakan Gunung Loa Duri, sehingga dapat membahayakan pengguna jalan lainya. Disamping memberikan himbauan personil Polsek Loa Janan yang di kendalikan oleh Waka Polsek sebanyak16 personil dan juga di bantu oleh Relawan Rescue Sengkotek Loa Janan.

Melalui gotong royong dapat menjaga kekompakan dan kebersamaan antara POLRI dengan Masyarakat ” Ujar Wdadi ( Red).

Desa Puncel Salah Satu Desa Penerima Program TMMD

SIDIKPOST| Pati – Ada dua desa yang mendapatkan prioritas dalam progran TMMD Sengkuyung Tahap II Kodim 0718/Pati. Desa tersebut adalah Desa Wateshaji Kecamatan Pucakwangi dan Desa Puncel Kecamatan Dukuhseti. Kedua desa tersebut mendapatkan program TMMD yang akan dilaksanakan pada tangal 10 Juli 2019 nanti.

Program TMMD diwilayah Kabupaten Pati ini dilaksanakan selama tiga kali dalam satu tahunnya, setiap pelaksanaan ada dua desa yang mendapatkan program ini. Untuk TMMD Sengkuyung Tahap II kali ini Desa Wateshaji Kecamatan Pucakwangi dan Desa Puncel Kecamatan Dukuhseti mendapatkan prioritas setelah dari tim melaksanakan survey ke dua desa tersebut

Desa Wateshaji dengan program makadam Jalan desa dengan spesifikasi Panjang 900 M, lebar 3 M serta rehap 2 unit rumah milik Ibu Sami 55 Th (janda) Dukuh Wates RT 02/01 Desa Wateshaji pekerjaan buruh tani dan rumah Bapak Suraman 53 th Dukuh Kemisik RT 01/02 Desa Wateshaji pekerjaan buruh tani dari Baznas Pati.
Sedangkan di Desa Puncel program Pengaspalan jalan desa dengan ukuran Panjang 1.000 M, Lebar 2,50 M dan tinggi 0,025 M serta rehap 2 unit rumah milik Bapak Sugiyono bin Rusman umur 73 th Dukuh Krajan RT 03/I pekerjaan buruh tani dan rumah Bapak Sapani bin Karmijan umur 72 th Dukuh krajan RT 02/III Desa Puncel dari Disperkim Kabupaten Pati.

Kades Puncel Bapak Sutiyono mengatakan program TMMD kali ini memang berada di desanya. TMMD dengan pengaspalan jalan ini untuk menghubungkan Dukuh Krajan Desa Puncel ke Dukuh Ngarengan Desa Puncel dan ke Desa Tegalombo. Kecamatan Dukuhseti.
“ Dengan adanya program ini kami selaku perangkat desa berharap agar nantinya jalan inibisa dimanfaatkan oleh warga dengan baik agar dapat memperlancar perekonomian masyarakat desa kami terutama warga Dukuh Ngarengan,” Ungkap Sutiyono.

Babinsa Desa Puncel Koramil 10/Dkst Kodim 0718/Pati Pelda Nurkamid dalam keseharian yang mendampingi warga sangat mengapresiasi semangat warga dalam pelaksanaan program ini. Dengan semangat warga dan anggota Koramil bersama bergotong royong untuk mewujudkan jalan yang layak untuk warga sekitar. (sol)

SMPN 189 Jakarta Gelar Pentas Seni Dan Bazar

Jakarta- Acara pentas seni dan Bazar yang dilaksanakan oleh Siswa – siswi SMPN 189 Jakarta, dengan tema ” Ekspresikan Bakat dan Kemampuanmu.

Sepuluh stand bazar turut meramaikan acara pentas seni SMPN 189 Jakarta, dengan beberapa macam makanan dan minuman yang dijual di setand tersebut, salah satunya makanan tahu isi dan sepageti yang menjadi paporit para siswa – siswi SMPN 189 Jakarta.

Kegiatan yang dihadiri kepala sekolah SMPN 189 Drs.Edi Kerisyanto, S,Pd, para siswa – siswi dan guru serta tamu undangan orang tua murid.

Ketua panitia, menyampaikan, semoga minat bakat kreasi beserta semangat untuk tampil lebih berani dan diharapkan bisa menjaga nama baik sekolah SMPN 189.
Bazar ini adalah kereasi anak – anak kita sudah menganalisis mengajari menejemen dan siswa harus tau apa yang akan dijual dia harus mengerti.” ujar panitia pensi laily safitri.MM…( Nisin).

Sambut HUT Bhayangkara ke 73, Polsek Pakuhaji Gelar Baksos

Tangerang- Menyambut HUT Bhayangakara ke 73 oleh Jajaran Polsek Pakuhaji pimpinan Kapolsek Tangerang AKP SUYATNO, S.H untuk warga masyarakat wilayah Hukum Polsek Pakuhaji tepatnya di halaman Musholah  Darul Ulum Kp. Rawa kepuh Rt.01/01 Desa Buaran Bambu, Kamis ( 27/06/2019).

Kegiatan diawali dengan melaksanakan Apel Jajaran yang di pimpin Polsek Pakuhaji yang di pimpin Kapolsek Pakuhaji AKP SUYATNO.S.H

Dalam arahannya Kapolsek  Pakuhaji mengatakan bahwa Pembagian tugas untuk pelaksanaan kegiatan harus sesuai dengan apa yang sudah direncanakan dan silahkan menempati posisi masing-masing.

” Sambut dan arahkan dengan baik untuk warga yang mengikuti kegiatan tersebut” Ucap AKP Suyatno.

Lanjutnya, Acara Inti pembagian sembako gratis, Santunan Anak yatim dan pengobatan gratis yang secara otomatis diikuti oleh warga masyarakat yang sudah mendapatkan kupon.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kapolsek Pakuhaji AKP. SUYATNO,SH,CAMAT PAKUHAJI ,Ujat sudrajat. S.sos.MT,H. Karma mewakili Tokoh Masyarakat kp. Rawa kepuh, Ustd. Haerudin,Para Kanit dan anggota Jajaran Polsek Pakuhaji,Ibu-Ibu Bhayangkari Polsek Pakuhaji pimpinan Ny. Indah Suyatno, Toga, Tomas dan Toda desa buaran bambu,Warga Masyarakat kp. Rawa kepuh, Wartawan yang tergabung dalam POKJA Wartawan Kab Tangerang.

Dalam sambutan nya Kapolsek Pakuhaji AKP Suyatno  mengucapkan terimakasih kepada masyarakat atas apresiasinya dengan kinerja POLRI Khsususnya Polsek Pakuhaji

“kegiatan Perbaikan tempat ibadah , Baksos pembagian sembako, santunan anak yatim dan pengobatan kesehatan ini merupakan bentuk rasa syukur Polri di HUT ke 73 yg diimplementasikan dengan saling berbagi kepada masyarakat ,
Diharapkan juga kedepan akan terjalin hubungan yang lebih harmonis antara Polri dan masyarakat.” Tukas Kapolsek.

Selain itu juga, Kapolsek juga minta maaf bila sampai saat ini belum bisa memberikan pelayanan terbaik dan maksimal kepada masyarakat,
Semoga kekurangan tersebut menjadi bahan evaluasi untuk perbaikan yang akan datang.

Kapolsek pakuhaji juga mengingatkan kepada warga untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas yang kondusif dan meminta doa agar POLRI terus semakin baik dan baik lagi

Selain itu juga , Sambutan Tokoh Agama
di pakuhaji mengucapkan terima kasih kepada pihak kepolisian khusunya Polsek Pakuhaji atas perhatiannya kepada warga masyarakat dan semoga apa yang diberikan Polsek Pakuhaji menjadi ladang ibadah.

Dan  Sambutan  terakhir Tokoh Masyarakat mengucapkan HUT Bhayangkara ke 73 semoga POLRI semakin Jaya dan semakin di Cintai Masyarakat

“Selanjutnya kegiatan tersebut dilanjutkan dengan pemberian sembako gratis oleh Kapolsek Pakuhaji  untuk warga masyarakat yang sudah mendapatkan kupon” Pangkasnya. ( Red).

Kapolres Metro Tangerang Kota Hadiri Seminar Nasional Di Unis Tangerang

SIDIKPOST| Tangerang- Kapolres Metro Tangerang kota Kombes Pol Abdul Karim menghadiri  seminar nasional bertema Komunikasi Sehat di Era Digitalisasi Untuk  Menangkal Hoax di Auditorium Lt. 6 UNIS Tangerang Jl. Maulana Yusuf No. 10 Kel. Babakan Kec. Tangerang, Kamis ( 27/06/2019).

Menurut kasubag humas Polres Metro Tangerang kota Kompol Abdul Rachim mengatakan Selaku narasumber yang mengisi material  KOMBES POL. ABDUL KARIM, S. IK, M. Si (Kapolres Metro Tangerang Kota) , Drs. H. AMAL HERAWAN BUDHI, MM, M.Pd (KOMINFO Provinsi Banten) , H. SUHAYA  Wakil Rektor III Bid. Kemahasiswaan, FAISAL TOMI SAPUTRA S.Ikom, M. Si (Dosen Unis Tangerang) , Moderator Sdr. EKO FEBRIANTO, M.Ikom (Produser Seputar Indonesia RCTI).

“Turut hadir dalam kegiatan tersebut AKBP. JUANG ANDI P S.IK, SH (Kasat Lantas) Restro Tangerang Kota, AKBP DICKY YUSTISIANTO, S.Ik, MH (Kasat Reskrim). AKBP. SUPARMIN ARI SAPUTRO, SH, MH (Kasat Intelkam Polres Metro Tng Kota) dan KOMPOL. INDRA KESUMA, SH (Kasat Samapta).” Ucap Kasubag.

Lanjutnya, Kegiatan diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, dilanjutkan dgn pembacaan ayat suci Al qur’an.

Selain itu ,Sambutan Ketua Panitia RIAN Ramadhan mengatakanTerimakasih atas kehadiran peserta seminar, Terimakasih kepada Narasumber yang bersedia meluangkan waktunya untuk berbagi pengalaman dengan peserta seminar dan Diharapkan Kegiatan seminar ini dapat bermanfaat bagi kita semua.

Sedangkan H. SUHAYA Wakil Rektor III Ujis Tangerang mengatakan bahwa
Ikuti seminar dengan baik sebagai bekal mahasiswa, Semoga mahasiswa Unis bisa bermanfaat bagi masyarakat.

Dalam waktu dekat Unis  akan terus mengembangkanakan terus mengembangkan Kampus Unis 2 akan dibangun di tigaraksa” ujarnya.

Di tempat yang sama Drs. H. AMAL HERAWAN BUDHI, MM, M.Pd (KOMINFO Provinsi Banten mengatakan bahwa Komunikasi sehat di era digital, Waspadai pesan yang beredar di media sosial dan Mari kita bersama memberantas hoax dengan lebih teliti dalam menerima pesan yang beredar dari media sosial.

Sedangkan  Kapolres Tangerang Kota KOMBES POL. ABDUL KARIM, S. IK, M. Si (Kapolres Metro Tangerang Kota) mengatakan Kejahatan cybercrime sudah saya banyak menangani dinamika cybercrime.

“.Kejahatan yang menggunakan Internet sudah banyak dilakukan dan dalam bermedia sosial kita betul-betul  bisa mencermati informasi dan menyaring.” Pangkas Kapolres.

Lanjutnya, Dampak hoax dapat mengganggu keamanan serta Diharapkan lebih bijak dalam menggunakan media sosial, saring sebelum sharing.

Menurut FAISAL TOMI SAPUTRA S.Ikom, M. Si (Dosen Unis Tangerang) mengatakan bahwa  Seputar mengenai hoax dalam pemberitaan, ada beberapa hoax yang bisa kita saksikan dalam pemberitaan, untuk pembelajaran kita.

” Generasi saat ini banyak yang menggunakan media sosial dan mudah juga di pengaruhi hoax dan  Perlu peran serta generasi muda saat ini untuk membantu memberantas hoax.” Pungkasnya. ( Red).

Polsek Neglasari Gelar Penyekatan Pengamanan Massa PHPU

Neglasari- Puluhan aparat kepolisian dari Polsek Neglasari Polres Metro Tangerang Kota menggelar pengamanan penyekatan massa yang mengarah ke Mahkamah Konstitusi (MK) terkait Putusan Sidang Perselisihan Hasil Pemilu 2019 (PHPU) Pilpres 2019. Kamis (27/06/19)

Pengamanan nampak di pimpin langsung oleh Wakapam Objek AKP. Umi Wibawaningsih (Wakapolsek Neglasari) dan diikuti oleh 29 Personil Polsek Neglasari.

Kapolsek Neglasari, Kompol R. Manurung, SH, mengatakan, lokasi penyekatan Massa di wilayah hukum Polsek Neglasari, diantaranya, terowongan Selapajang Jaya atau pintu masuk Parimeter Utara Jl. M Suryadharma Kelurahan Selapajang Jaya, Kecamatan Neglasari Kota Tangerang yang dipimpin oleh masing masing Perwira Pengendali (Padal).

“Pintu M1 Bandara Soekarno Hatta Jl. M. Suryadharma Kelurahan Selapajang Jaya Kecamatan Neglasari, dipimpin oleh Padal IPTU H. Sapuan, SH (Kanit Binmas), Jalan Parimeter Selatan Bandara Soekarno Hatta/ Jembatan Serong Kelurahan Karangsari Kecamatan Neglasari oleh Padal IPTU Tursino (Kanit Lantas) dan Terowongan Selapajang Jaya/ Pintu Parimeter Bandara Soekarno Hatta Jl. Suryadharma Selapajang Jaya oleh Iptu Hadi Subroto (Kanit Intelkam)

Sementara Massa mengarah MK Nihil, situasi aman dan kondusif,” tandasnya. ( Red).

Lebaran Kedua Sempatkan Acara Temu Kangen Plus Reuni Sekolah SMPN 2 Pundong Alumni 2000

SIDIKPOST| Yogyakarta – SMPN 2 Pundong adalah Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri yang berlokasi di Propinsi DI Yogyakarta Kabupaten Bantul dengan alamat Menang Srihardono Pundong Bantul. Perjalanan masa remaja menuju kedewasaan semenjak kurang lebih 20 Tahun silam khususnya angkatan 2000 Kelas F mengadakan reuni sebagai ajang temu kangen dan menjalin kembali tali silaturahmi yang sempat terputus. Dalam acara Reuni dilakukan di Pantai Depok dan terpilih sebagai Ketua alumni sebut saja dengan nama sapaan akrab Mas Yunus atau sering di panggil Simbah karena memang usianya yang paling Tua diantara rekan – rekan seperjuangan SMP, Mas Yunus sendiri mempunyai Usaha dibidang Otomotif Modifikasi Motor Honda Pitung menjadi Motor Kekinian Zaman Now tepatnya di Desa Wonolopo. Pantai Depok 4/6/2019.

Memasuki Hari Lebaran Kedua di tahun 2019 menjadi moment tersendiri bagi alumni 2000 SMPN 2 Pundong dikarenakan padatnya kegiatan dan banyaknya rekan yang merantau mencari sesuap nasi. Ternyata banyak manfaat lain dari reuni SMPN 2 Pundong antara lain sebagai pengubah status di KTP (Ciee yang KTPnya sudah berubah eeee). Seorang teman saya akhirnya berhasil melepas status jomblo setelah menghadiri reuni SMP. Dan harapannya kedepan teman saya yang lain juga melepas status barangkali sudah ada yang Janda/Duda setelah bertemu lagi dengan kawan SMPnya di acara reuni ini.

Bonus panah asmara tentu menjadi pemanis tersendiri acara memorabilia tersebut. Tetapi, banyak juga orang yang datang ke reuni murni sekadar untuk menyapa teman bolos di SMP atau teman nongkrong di kantin sekolah. Terkadang kita sendiri lebih suka menghadiri reuni-reuni kecil, misalnya dengan teman-teman pengasuh majalah dinding di masa SMP. Apa pun alasannya, setiap orang senang mengenang masa lalu dalam momen yang manis dan penuh kebersamaan.

Beberapa sahabat terdekat saya sekarang adalah sahabat sejak masa sekolah. Mungkin begitu pula dengan Anda, teman terlama dan terdekat berasal dari masa kuliah atau sekolah. Terdapat salah satu sumber kepuasan manusia adalah hubungan pertemanan, dan hubungan pertemanan yang relatif mendalam biasanya dengan teman-teman masa sekolah. Sebab, masa sekolah adalah waktu yang cukup panjang untuk menjalin kebersamaan dan membangun beragam momen tumbuh bersama.

Namun, siklus kehidupan membuat kita harus mengejar masa depan, karier, kehidupan berkeluarga, dan lain-lain. Para sahabat yang dulu bagaikan saudara sedarah dan seperguruan perlahan merenggang, karena fokus hidup kita berubah. Namun, tanpa disadari, semakin tua umur kita, sumber kesejahteraan dan fokus utama kita pun berubah lagi. Pertemanan kembali menjadi salah satu elemen kebutuhan hidup yang penting. “Teman-teman sejak saya berusia 16 tahun adalah pelipur lara”. Ujar Yunus.

Reuni memberikan iklim pertemanan yang kita butuhkan. Reuni juga ajang untuk mengkonfirmasi kembali hubungan pertemanan: “Yes, you are my friend!” Seperti kata Yunus. Konfirmasi pertemanan dalam reuni memberikan kesejahteraan emosi yang membuat kita bahagia. Bertemu lagi dengan kawan-kawan lama yang dulu menorehkan kenangan masa remaja yang konyol, sedih, dan bahagia membuat kita merasakan kembali kebersamaan itu. Dan bila tali silaturhami yang manis itu kembali terjalin, kita akan mendapat tambahan penguatan emosi. Apalagi, bagi wanita usia 35-an, pertemanan menjadi salah satu kebutuhan emosi terbesar.

Nah, di balik undangan reuni bertubi-tubi yang mungkin beberapa tidak kita hiraukan, siapa tahu ada kabar baik dari partner in crime anda di masa sekolah dulu yang bisa membuat hidup Anda lebih ceria. Dan siapa tahu bisa dilanjutkan dengan acara ngopi rutin pasca reuni. (Red)

Catatan Dari Ajang World Taekwondo Grand Prix di Roma, Italia

SIDIKPOST| Pada 3–12 Juni 2019 berlangsung Seri Grand Prix Taekwondo Dunia dan untuk pertama kalinya Grand Prix Poomsae dipertandingkan di Foro Italico Arena, Roma, Italia. World Taekwondo Grand Prix 2019 ini diikuti sebanyak 255 atlet taekwondo berperingkat tertinggi di dunia dari 53 negara di empat kategori kelas putra dan empat kelas putri olimpiade.

Para atlet yang hadir di ajang ini juga termasuk empat peraih medali emas dari Kejuaraan Taekwondo Dunia Manchester 2019 bulan Mei 2019 lalu, antara lain Simone Alessio dari Italia, Jang Jun dari Korea Selatan, Jade Jones dari Inggris dan Jingyu Wu dari Cina.

Menurut Presiden Taekwondo dunia (World Taekwondo) Choue Chung-won, Grand Prix Poomsae perdana akan didemonstrasikan bersamaan dengan Grand Prix Roma 2019. Menurutnya, diikutsertakannya Poomsae di Kejuaraan Dunia Taekwondo Grand Prix ini juga adalah untuk memperluas konsep Grand Prix dan sebagai bagian dari komitmen World Taekwondo (WT) untuk berinovasi dan mengembangkan olahraga taekwondo untuk kepentingan atlet dan penggemarnya.

Presiden Taekwondo Dunia Choue Chung-won mengatakan,“Kami sangat senang karena Grand Prix Dunia Taekwondo kali ini terasa lebih dipenuhi drama, kegembiraan dan banyaknya aksi-aksi spektakuler, terutama dari para tlet yang bertandung di kategori poomsae.” Ujarnya, beberapa waktu lalu.

Lebih lanjut Choue juga menambahkan bahwa “Taekwondo sangat populer di Italia dan dirinya tidak ragu bahwa orang-orang Roma akan kembali ke arena untuk menciptakan suasana fantastis bagi para atlet elit taekwondo di berbagai negara. Apalagi menjadi lebih baik tahun ini karena karena WT juga menyelenggarakan Grand Prix Poomsae perdana yang akan menampilkan yang terbaik dari disiplin non-Olimpiade.” Katanya.

Keikusertaan Taekwondo Indonesia
Grand Prix Dunia Taekwondo terus berkembang seiring dengan perkembangan dan peraturan baru dalam taekwondo sejak pertama kalinya kejuaran ini di gelar pada Desember 2013 lalu dan telah dengan kuat memantapkan pengaruhnya sebagai kejuaraan resmi yang paling bergengsi sebagai bagian inti dari kalender olahraga World Taekwondo.

Taekwondo Indonesia di ajang ajang World Taekwondo Grand Prix 2019 kali ini memang tidak mengirimkan atletnya di nomor kyorugi. Namun Taekwonedo Indonesia engirim atletnya atas nama Eman yang turun di kategori freestyle poomsae dan seorang wasit Internasional (International Referee) atas nama Ina Febriana Sari.

Menurut Ina Febriana Sari, walaupun atlet kita belum dapat berbicara banyak di ajang tersebut, namun tentu saja sangat bermanfaat untuk menimba pengalaman internasionalnya. Selain itu, tentu saja partisipasi atlet dan wasit asal Indonesia menjadi catatan penting bagi Taekwondo Indonesia. Hal tersebut disebabkan karena baru pertama kalinya poomsae masuk di kategori nomor yang dipertandingkan di Grand Prix ini.

Menjadi istimewa menurut Ina karena bagi taekwondo Indonesia, wasit internasional yang terpilih memimpin pertandingan di ajang Grand Prix ini adalah wasit yang dinilai 10 besar terbaik di dunia, dan Indonesia terpilih menjadi salah satunya yang diwakili oleh Ina Febriana Sari. “Poomsae Grand Prix adalah ajang poomsae untuk bisa masuk di Olympic setelah Asian Games. Dan Indonesia diwakili oleh 1 atletnya di nomor freestyle. Untuk peserta poomsae Grand Prix adalah hanya undangan yang masuk 8 besar dunia hasil dari kejuaraan dunia poomsae di China Taipe.” Ujar Ina, di Jakarta, Rabu (26/6).

Seperti diketahui, Grand Prix Kyorugi adalah suatu seleksi tertinggi atlet kelas dunia yang akan tampil diajang Olympiade, dan hasilnya dapat menentukan Tingkatan Rangking Dunia. Sementara untuk Poomsae Grand Prix adalah suatu ajang Ujicoba FreeStyle Poomsae untuk masuk eksibisi dalam Olympiade yang akan datang. Jadi ini adalah sejarah karena Poomsae ajang ini adalah event pertama Poomsae di dalam World Taekwondo Grand Prix.

Wasit Internasional (IR) yang terlibat memimpin pertandingan di ajang World Taekwondo Grand Prix untuk kategori Kyorugi sebanyak 34 wasit yang merupakan hasil seleksi wasit olimpiade yang terpilih di Wuxi – China beberapa waktu yang lalu untuk ajang Olympiade Tokyo 2020. Sementara untuk wasit Internasional yang memimpin kategori poomsae terpilih hanya Top 10 Wasit Internasional Poomsae dari segala penjuru dunia, yaitu; Korea, Netherland, Canada, Australia, Indonesia, Thailand, Lebanon, Croasia, Japan dan USA.

PBTI Kirim Wasitnya di Program Seleksi dan Training Camp WT untuk Paralympic Games Tokyo 2020

SIDIKPOST| Jakarta – World Taekwondo (WT) mengundang sebanyak 140 Wasit Internasional terbaik dari segala penjuru dunia untuk mengikuti seleksi dan pelatihan untuk persiapan mereka bertugas di Paralimpic Games, di Tokyo Jepang 2020 mendatang. Paralimpic Games adalah pesta olahraga olimpiade yang diperuntukkan bagi para atlet yang berkebutuhan khusus. Kegiatan yang diberi nama “2020 Tokyo Paralympic Games International Referee Selection & Training Camp” ini berlangsung pada tanggal 27 – 29 Mei 2019 lalu di Moscow, Rusia.

PBTI mengirim salah satu International Referee (IR) terbaiknya Ina Febriana Sari Hard Putri. Selain memiliki lisensi sebagai wasit Internasional, Ina adalah pemegang DAN tertinggi wanita di Indonesia . Selain pemegang DAN VIII Kukkiwon, saat ini Ina menjabat sebagai ketua komisi kepelatihan PBTI. Dirinya menjabat sejak periode kepengurusan Ketua Umum PBTI Bapak Marciano Norman 2014 – 2019, dan saat ini menjabat diposisi yang sama di era kepengurusan Ketua Umum PBTI yang dipimpin Bapak M. Thamrin Marzuki 2019 – 2023.

Keikutsertaan Ina Febriana Sari merupakan undangan World Taekwondo (WT) yang telah menyeleksi para IR berdasarkan hasil monitoring kinerja dan kompetensi IR diseluruh dunia. Menurut Ina Febriana, para wasit internasional hanya diundang oleh WT yang berbasis dari referee Commite & World Taekwondo Sport.

WT tidak main-main dalam mengirimkan undangan ke negara yang menjadi member WT. Sama dengan kualifikasi wasit yang akan berlaga di Olimpiade, di ajang Paralimpic Games ini, WT hanya menugaskan mereka yang sangat berpengalaman dan berkinerja baik sebagai wasit Internasional.

Menurut Ina, selain di undang secara khusus oleh WT Sport Department, mereka yang dundang adalah yang memiliki lisensi PARA, pernah mengikuti Para Refresher Course tahun 2018/2019, mengikuti Kejuaraan Dunia Para 2018/2019 dan wasit internasional yang memiliki skill Bahasa Inggris yang sangat baik “Undangan dari WT memang dasarnya atas penilaian lembaga tersebut terkait dengan kompetensi dari hasil monitoring, pemetaan dan kinerja wasit Internasional yang dimiliki World Taekwondo” Ujar Ina, di Jakarta, Rabu (26/6).

Program seleksi dan training camp kali ini, akan memilih Wasit Terbaik sejumlah 50 orang dari 5 benua yang tergabung menjadi, Pan America sebanyak 10 wasit, Eropa, sebanyak 16 wasit, AFrika sebanyak 6 wasit, Asia & Oceania sebanyak 18 wasit.. Dari 50 wasit internasional tersebut, mereka akan akan dipilih untuk menjadi Center Referee (Wasit Tengah), Corner Judge (Wasit Pinggir) dan Review Jury (Penentu Keputusan Final).

Seperti diketahui wasit internasional yang bertugas di ajang kejuaraan bertaraf internasional harus memiliki tiga kriteria yang distandarisasi dengan memiliki sertifikat (Lisences) yakni Wasit Internasional Kyorugi (Sparring/Tarung), Wasit Internasional Poomsae ( Art/Seni beladiri) dan Wasit Internasional Para (Berkebutuhan Khusus).
Diajang Paralympic Games, Tokyo 2020, cabang olahraga Taekwondo adalah cabang olahraga yang pertama kali diikutsertakan dalam olahraga terbesar dunia yaitu olimpiade yang diperuntukan bagi para atlet yang berkebutuhan khusus. Untuk kualifikasi Paragames cabor taekwodo terbagi dalam 4 Klasifikasi kelas kategori, yaitu kelas kategori yang disebut K40 (K=Kyorugi) dan terdiri dari, K41 (tanpa kedua belah tangan sampai bahu), K42 (tanpa kedua belah tangan sampai siku), K43 (tanpa kedua belah tangan sampai pergelangan tangan) dan K44 (hanya memiliki satu tangan atau hanya satu yang berfungsi). Namun kali ini yang akan dipertandingkan di Tokyo Paralympic Games, 2020 hanya 2 (dua) kelas kategori yaitu Kelas K 43 dan Kelas K 44

Dari 140 wasit Internasional yang akan bertugas nanti, Dipastikan wasit asal Indonesia, Ina Febriana Sari akan menjadi bagian dari 50 wasit yang akan bertugas di Paralimpic Games.
Selama dua hari pelatihan, peserta dihadapkan pada jadwal dan materi yang padat, yang membahas tentang, Competition Rules / Review / Hand Signal, Scoring Criteria / Simulation, Penalty, Emergency Situation, Ethics, Practical dan tes evaluasi yang terdiri dari Management Test, Written Test Games, Scoring Test, IVR Test & English Oral Test. ( red).

Universitas Ibn Khaldun, Gelar Harmonisasi Pasca Pemilu

BOGOR – Pemilu 2019 sudah usai, saatnya masyarakat Indonesia bersatu, hal itupun ditunjukkan oleh mahasiswa Universitas Ibn Khaldun, dengan menggelar Harmonis Pasca Pemilu, yang dilaksanakan di Aula Universitas Ibn Khaldun.

Dalam tema Pemilu yang telah usai ini, tentu menjadikan riflash bagi mahasiswa khususnya, untuk mendapatkan nilai-nilai dari pesta demokrasi tahun 2019 ini.

Dalam acara seremonial kali ini, turut diisi oleh Bawaslu Kota Bogor Ahmad Fathoni, Sekjen PCNU Kota Bogor Turmuni Hudri dan Ketua KNPI Kota Bogor Bagus Maulana.

Ketua Pelaksana Harmonis Pasca Pemilu Imadiyah Mulqi mengungkapkan, dalam tema ini bertujuan untuk menyampaikan kepada masyarakat, agar tetap menciptakan keadaan suasana yang damai, kondusif dan harmonis dan agar selalu menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.
“Intinya harus bersatu,” katanya dalam sambutan di depan mahasiswa Universitas Ibn Khaldun, (26/06/2019).

Menanggapi hal ini, Bawaslu Kota Bogor Ahmad Fathoni mengatakan,
setiap tahapan dalam pemilu dipastikan selalu diawasi BAWASLU, yang bertujuan agar tercipta pemilu yang aman dan jujur.

“Dalam pemilu ini siapapun harus berjiwa ksatria, untuk menerima kekalahan, karena ini hanyalah sebuah kompetisi,” katanya.

Hal yang sama diutarakan Sekjen PCNU Kota Bogor Turmuni Hudri menyampaikan, dalam hal ini umat Islam harus memahami sikap yang jelas. Di Indonesia walaupun kita berbeda agama tapi harus bertoleransi terhadap sesama. Ada hal yang tidak boleh dipersoalkan, atau sudah disepakati juga.

“Negara Indonesia merupakan negara ushul atau negara kesepakatan. Karena, adanya Pancasila kita tak boleh Naqdul Mitsaq atau merusak perjanjian sebagai contoh ada orang yang ingin mengubah negara Indonesia dengan sistem Khilafah,” imbuhnya.

Bagus Maulana selaku Ketua DPD KNPI Kota Bogor pun angkat suara, bagaimana perspektif pemuda dalam mengartikan pemilu yang harmonis. Bagaimana masyarakat Indonesia itu harus siap dengan politik yang ada.

Pendidikan di Indonesia harus lebih memperhatikan pendidikan politik dari sejak dini. Karena bagaimana pun Indonesia adalah negara hukum, dengan itu lah salah satu bekal dalam berdemokrasi.

“Saat ini pemuda berperang besar dalam perkembangan bangsa dalam berbagai hal,” tukasnya.