BERLAYAR TANPA DOKUMEN, KRI TELUK LAMPUNG 540 TANGKAP TUG BOAT

SIDIKPOST| Jakarta, 22 Februari 2019 —— KRI Teluk Lampung 540 menangkap kapal yang diduga melakukan pelanggaran pelayaran di perairan Pontianak, Kalimantan Barat, Jumat (22/2). Kapal diduga melakukan pelayaran tanpa dilengkapi dokumen sesuai ketentuan undang-undang.
Kapal perang Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil) di bawah Satuan Lintas Laut Militer Surabaya ini awalnya akan menuju posisi lego jangkar di perairan Pontianak dalam rangka melaksanakan dukungan angkutan laut bagi pasukan TNI AD purna tugas Satgas Pamtas RI-Malaysia.
“KRI Teluk Lampung 540 menangkap Satu unit Kapal tug boat TB. Tetra Octa/TK. Jeem Transport di Perairan Pontianak pada Jumat (22/2) yang diduga melakukan pelayaran tanpa dilengkapi dokumen yang seharusnya.” ujar Komandan KRI Teluk Lampung 540, Mayor Laut (P) Bambang Purnomo.
Kapal tersebut ditangkap KRI Teluk Lampung-540 pada posisi 00 04 29 U – 109 02 57 T, sekitar 3 nm barat daya buoy MPMT alur Pontianak. Komandan KRI awalnya mendapati kapal tug boat itu dengan gerak yang mencurigakan.
“Kontak radar jarak 3 nm yang diketahui dari hasil komunikasi bahwa kontak tersebut adalah TB. Tetra Octa/TK. Jeems Transport, selanjutnya pada pukul 03.15 WlB, tim VBSS (Visit Board Search and Seizure) melaksanakan pemeriksaan meliputi dokumen kapal, muatan, personel dan kelengkapan dokumen lain” ungkapnya.
Saat dilakukan pemeriksaan Tug Boat yang sedang menarik Tongkang tersebut, tidak dapat menunjukan dokumen sesuai ketentuan sehingga patut diduga melakukan pelanggaran pelayaran.
“Setelah cukup bukti awal, kapal kami kawal menuju Lantamal XII Pontianak untuk proses lebih lanjut,” tutur Komandan KRI Teluk Lampung 540.
Panglima Kolinlamil Laksda TNI Heru Kusmanto,S.E.,M.M. sangat mengapresiasi dan merasa bangga atas prestasi yang ditunjukan oleh anak buahnya itu. Hal ini sesuai dengan perintah Pangkolinlamil untuk tetap menjalankan fungsi penegakan hukum selama melaksanakan operasi pergeseran pasukan maupun logistik.
KRI Teluk Lampung ini melaksanakan operasi pergeseran logistik berupa kaporlap Dopusbekbar sekaligus mendukung penarikan prajurit TNI AD, yang purna tugas sebagai pasukan pengamanan perbatasan darat di Kalimantan. ( Red).

Sumber (Dispen Kolinlamil).

Kemeriahan Acara Launching Lomba Film Pendek (LFP) Bertema “Pemilu Damai Dan Kampanye Anti Hoax” Di Tugu Adipura Tangerang Kota

SIDIKPOST| Kasat Lantas Bersama Kasubag Humas Polres Metro Tangerang Kota Hadiri Kegiatan Acara Launching Lomba Film Pendek (LFP) Dengan Tema “Pemilu Damai Dan Kampanye Anti Hoax ,Pada Minggu Jam 07:30 Wib Bertempat Di Tugu Adipura Jl. Veteran Blok B 12 No.1, Sukasari, Kec. Tangerang, Kota Tangerang, Banten. (24/02/19)

Dalam Rangka Launching Lomba Film Pendek LFP Bertema Pemilu Damai Dan Kampanye Anti Hoax, Dilaksanakan Pada Minggu 24 Februari 2019 Jam 07:30 Wib, Bertempat Di Tugu Adipura Jl. Veteran Blok B12 No.1, Sukasari, Kec. Tangerang, Kota Tangerang, Banten. Turut Dihadiri Oleh Kasat Lantas Restro Tangerang Kota, AKBP Juang Andi Priyanto, S.IK., M.Hum, Kasubag Humas Restro Tangerang Kota, Kompol Abdul Rachim, Ketua KPUD Kota Tangerang, Ahmad Syaelendra, Ketua Bawaslu Kota Tangerang Agus Muslim, Ketua Pokja WHTR Imam Fauzi. Selanjutnya Rundown Acara Diawali Dengan Sambutan Dari Kasubag Humas Sebagai Ketua pelaksana Kemudian Sambutan Dari Ketua KPUD Kota Tangerang Dan Sambutan Dari Ketua Bawaslu Kota Tangerang Serta Sambutan Sekaligus Launching Oleh AKBP Juang Andi Priyanto, SIK, MHum Mewakili Kapolres Metro Tangerang Kota. Kemudian Setelah Acara Selesai, AKBP Juang Dalam Pernyataanya Menyampaikan Kepada Awak Pers Menyerukan Kepada Seluruh Peserta Yang Nanti Akan Ikut Serta Dalam Lomba Film Pendek Agar Visinya Dapat Memberikan Edukasi Serta Memberikan Pelajaran Kepada Penonton Dan Juga Teladan Sebagaimana Hidup Damai Dan Rukun Agar Tidak Ada Permusuhan Apapun Dalam Bangsa Ini, Selanjutnya Acara Selesai Pada Jam 08.00 Wib Dalam Keadaan Aman Dan Kondusif, Ucap AKBP Juang Andi Priyanto S.IK. M. HUM., Kasat Lantas Polres Metro Tangerang Kota.

Kendy

Kebersamaan PP PAC Kec Kosambi Melaksanakan Giat Baksos Tahap Pertama Bersih Bersih Sampah Di Kali Kosambi

SIDIKPOST| Kebersamaan Dan Keakraban Antara Pemuda Pancasila PAC Kec Kosambi Dalam Rangka Melaksanakan Kegiatan Baksos Bersih Bersih Sampah Sehingga Tercipta Lingkungan Yang Bersih Dan Sehat, Dilaksanakan Pada Minggu 24 Februari 2019 Jam 08:00 Wib Yang Diadakan Di Kali Kosambi Kel Kosambi Barat Kec Kosambi Kab Tangerang. (24/02/19)

Bong Jun That Kabid Hankam MPC Kec Kosambi Menyampaikan Bahwa Kegiatan Baksos Tersebut Dalam Rangka Kebersamaan Serta Saling Menjaga Kebersihan Di Lingkungan Dan Juga Bersama Sama Dalam Membersihkan Sampah Dan Bersama PP PAC Kec. Kosambi Marilah Kita Bersama Sama Melaksanakan Kegiatan Baksos Bersih Bersih Sampah Di Kali Kosambi. Dan Kegiatan Tersebut Dihadiri Oleh H Benny Benteng HJS Ketua PAC Kec Kosambi, Bong Jun That Kabid Hankam MPC Kec Kosambi, M Tasin Kepala Bidang Ekonomi PAC Kec Kosambi, H Yasin Lurah Kosambi Barat, Nurdin Koordinator Lapangan Di TPST Salembaran Asri Kel Salembaran Jaya Kec Kosambi, Asmawi HN Sekjen PAC Kec Kosambi, M Rosid Kabid OKK PP PAC Kec Kosambi. Dan Kegiatan Baksos Juga Turut Hadir Para Ketua Ranting PP PAC Kec Kosambi Diantaranya Dores Beker Ketua Ranting Kosambi Barat, Subi Bendahara, Mimin Sekretaris, Jaka Wakil Sekretaris Beserta Anggota Diantaranya Bayong, Robi, Danil, Rohmat, Jaya, Mintang, Amin, Simin, Andi, Yayan, Murdini, Rudi, Eki, Asep, Sandria, Rani, Andi Debleng, Wahid, Arab Iwan, Rohayan Selanjutnya Kaman Ketua Ranting Cengklong, Guntur Sekretaris, Ade Saputra Bendahara Beserta Anggota Diantaranya Renaldi, Ayuda, Dewa, Dzikri Fajar, Adis Saputra, Anjas, Amarkhan, Wardi, Indra, Triyanto. Selanjutnya M Sang Sang Ketua Ranting Jatimulya, Supriyatna Sekretaris, M Nur Wakil Sekretaris, Entong Gabet Bendahara Beserta Anggota Diantaranya Priyatna, Fery, Aldi. Selanjutnya Jayadih Ketua Ranting Belimbing, Sudin Sekretaris, Kaming Bendahara Beserta Anggota Diantaranya Bento, Roy Efendi, Suhendri. Selanjutnya Juga Hadir Para Koti Diantaranya Sahrul/Moncos, Sepi Yanto, M Sepri Dan Ridi Bodong.

H Benny Benteng HJS Ketua PAC Kec Kosambi, Menyampaikan Ucapan Terimakasih Kepada Seluruh Ketua Ranting Beserta Para Anggota Yang Telah Hadir ,Sekitar ± 150 Anggota, Dalam Rangka Mewujudkan Kebersihan Lingkungan Agar Bersih Dari Sampah Agar Masyarakat Sekitarnya Dapat Terhindar Dari Penyakit DBD Serta Penyakit Muntaber Dan Kegiatan Tersebut Dilaksanakan Dalam Rangka Giat Baksos Tahap Pertama ” Bersih Bersih Sampah Di Sekitar Kali Kosambi Kec Kosambi Kab Tangerang “.

Kendy

Buku Karya Bambang Saputra Prof. Termuda Di Asia Dengan Judul “Kado Anak Negeri Untuk Sang Presiden” Mendapat Tanggapan Positif Dari Nara Sumber Dan Publik

SIDIKPOST | JAKARTA,  — Acara bedah buku karangan Prof. Dr. Bambang Saputra, SH,. MH dengan judul Kado Anak Negeri untuk Sang Presiden yang diselenggarakan di Jakarta Convention Center, 11 Februari 2019. 

Sebagai acara yang bergengsi dan di hadiri oleh berbagai kalangan dan juga para akademisi dan guru besar diantaranya, Prof. Dr. Triyuni Sumarsono, Prof. Dr Juhaya S. Praja, Drs Jajang Suherman, MM, MSc, Dharmawati P. Sari, ST. MSc dan Andi Rina Hata, S.Sos, S.Psi, M.Psi, juga banyak yang lainnya para cendikiawan berbagai disiplin ilmu dan juga pejabat Pemerintah, relawan pendukung Capres Cawapres No. 1 dan No 2.dan elemen masyarakat lainnya yang juga advokat muda Weldy Jevis Saleh, SH, MH.

Acara tersebut di buka oleh Dr. Johno Supriyanto dari Kemenkumham RI selain yang menarik tentang isi buku yang sangat berkualitas dari sisi ilmiah dan populer terkait momentum Politik saat ini juga yang menarik bedah buku tersebut di isi dengan pemutaran film pendek yang berbicara tentang anak negeri dan pembangunan di Indonesia yang juga Bambang Saputra sosok Profesor termuda di Asia ini ikut sebagai pemerannya.

Acara bedah buku yang dikemas dengan DIALOG KEBANGSAAN juga di isi dengan baca puisi oleh Prof. Bambang Saputra yang juga hasil karyanya, yang menarik lagi para narasumber yang berbobot dengan berbagai keahlian dan disiplin ilmu dan pengalaman, yaitu hadir narasumber sosok Kaspudin Nor seorang akademisi dan berpengalaman dibidang praktisi hukum selaku advokat senior yang juga mantan komisioner komisi Kejaksaan RI dan sekarang juga sebagai komisi pengawas advokat Pusat Perhimpunan Advokat Indonesia PERADI dan juga anggota Komisi Hukum Perundang-Undangan MUI Pusat dan Ketua Satgas Reformasi Hukum dan Advokasi perlindungan anak LPAI Pusat yang telah banyak dikenal publik mengenai pandangan kebangsaannya.

Menurut Kaspudin bahwa isi buku selain sangat berkualitas baik dibidang kajian ilmiahnya juga buku karangan Prof.


Bambang Saputra berisi pesan moral kepada anak bangsa dan khususnya pemimpin di negeri ini agar dalam tugasnya kembali dengan dasar nilai-nilai keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan sebagai bentuk kebersamaan dalam berbangsa dan bernegara. 

Menurut Kaspudin juga penulisnya Prof. Bambang Saputra adalah sosok anak bangsa selain cendikiawan, seniman dan rohaniawan. Kajian terhadap buku ini juga dibahas dengan kajian yang ilmiah dan pengalaman impirik secara mendalam oleh narasumber yaitu Prof. Dr. Faisar A. Arfa. SH, MH. dengan ulasannya, yaitu:

Buku ini ditulis dan dipublish dalam momentum yang tepat sehingga terkesan bahwa buku ini dapat berfungsi sebagai bacaan acuan bagi para pemimpin negeri ini secara umum dan Presiden secara khusus dalam memahami tentang karakter anak bangsa ini yang mayoritasnya memiliki karakter kecenderungan terhadap nilai nilai religiusitas yang tinggi dalam kehidupan bernegara dan berbangsa yang mereka peragakan sehari hari. 

Buku ini kalau ditinjau dari kepustakaan Islamic studies mungkin dapat dikategorikan sebagai buku yang ditulis dengan pendekatan fenomenologis yang berharap mampu mencerminkan eidetic vision dari sang penulis meskipun sisi epoche penulisnya mungkin masih bisa dipertanyakan. 

Buku ini mungkin juga dapat mewakili sebuah karya yang bernuansa Postmodernisme yaitu satu kondisi yang melampaui modernisme yang dianggap gagal dalam memenuhi ekspektasi manusia di dalam meraih kehidupan yang sejahtera sehingga terkesan dibutuhkan lompatan yang cukup radikal untuk mengubah wajah dunia dengan tawaran baru yang dapat disebut sebagai Postmodernisme.

Tantangan postmodernisme ternyata tetap mengarahkan pelurunya kepada agama terutama agama Islam yang selalu dipahami secara stagnan oleh para pengikutnya sehingga terlihat tertatih tatih dalam menghadapi tantangan modernitas apalagi post modernisme ini. Buku ini mungkin menawarkan kepada pembacanya bagaimana membaca fenomena yang ada dengan kacamata agama terutama Islam dalam merespon kehidupan anak bangsa yang berdasarkan Pancasila. 

Buku ini secara berani mengaktualisasikan bahwa ajaran dan nilai nilai Islam yang terkandung dalam Alquran merupakan nilai nilai yang intrinsik dalam masyarakat Indonesia sejak berabad abad yang lalu dan nyaris tenggelam ke dasar yang dalam ketika kehidupan anak bangsa mendapat ancaman yang cukup serius dari perkembangan moralitas dunia yang bersifat pragmatis dan hedonis

Buku ini seperti mencoba membangkitkan batang yang terendam tapi dengan metode yang cukup canggih sehingga pembacanya mendapat kesan, buku ini seperti Pelita yang dinyalakan di tengah kegelapan meskipun kecil tapi upaya ini patut diapresiasi daripada terus menerus hanya nyinyir terhadap kegelapan yang terjadi


Mengangkat dua istilah yang sangat Islami dan merupakan inti dari ajaran Islam jelas bukan pekerjaan yang mudah karena buku ini akan sangat cepat dijudge sebagai tulisan yang sangat fundamentalis, satu istilah yang kebanyakan dari anak bangsa alergi mendengarnya. Begitu pun karena dikemas dalam bahasa yang populis kedua istilah tersebut dapat menyentuh relung hati semua pembacanya apa pun nama agamanya kecuali mungkin yang atheis, Kedua istilah tersebut merupakan antonim satu sama lain yakni TAUHID DAN SYIRIK. 

Sebenarnya dua istilah ini bukanlah domain bagi satu agama tertentu tapi merupakan Domain Agama Allah yakni Islam substantif bukan Islam simbolik. Agama yang diturunkan Allah kepada Rasulnya yang berjumlah 25 orang itu sama yakni Perintah untuk menTAUHIDkan Allah sebagai satu satunya Tuhan semesta alam dan larangan untuk berlaku SYIRIK yaitu mempercayai ada kekuatan yang mampu menandingi sang KHALIK. 

Para Rasul dimulai dari Nabi Nuh, Nabi Ibrahim, Nabi Musa, Nabi Isa, dan Nabi Muhammad semua mereka mengajarkan kepada Umatnya untuk menyembah dan mengabdikan hidup hanya kepada Tuhan Yang Satu Tuhan sesmesta alam Rabul Alamin dan Melarang umatnya untuk bersikap musyrik menyembah BERHALA. 


Penulis buku ini secara sadar mencoba untuk merevitalisasi ajaran Tuhan yang sangat esensil yakni menyadarkan manusia sebagai makhluk individu bahwa mereka diciptakan oleh Tuhan Yang satu Tuhan yang sama karena kalau mereka melihat satu sama lain dan berbaris lurus ke belakang hanya akan terlihat satu kesatuan yang jelas dan utuh bahwa ternyata wajah mereka sama. 

Letak komposisi wajah mereka sama mulai dari letak mata, hidung, mulut dan telinga serta anatomi tubuh mereka yang sama, letak kepala dan kaki mereka sama dengan sangat jelas mengatakan bahwa Tuhan Yang Menciptakan mereka Satu dan sama Itu lah TAUHID


Begitu pun penulis ini tidak bicara ini sebagai konsep yang bersifat individual. Dengan kecerdasan dan keberanian yang luar biasa dia berani memasukkan kedua konsep ini ke dalam realita kehidupan Komunal dan menyeretnya ke dalam kehidupan Politik. 

Bagian Pertama dari outline buku ini bicara tentang Menguak Kemusyrikan Yang Tersamarkan, satu bahasan yang merangsang pembacanya untuk menuju halaman ketika sang penulis menggambarkan betapa syirik itu bisa punya pesona dalam dunia modern. 


Para pelakunya yang justru terkadang mengaku sangat bertuhan itu tanpa sadar mereka terjebak dalam rutinitas syirik yang tersamarkan oleh gemerlapnya cahaya modernitas. Bagian kedua dari buku ini malah mendiskripsikan kembali Reinkarnasi Berhala Sosial di Era Modern.

Pembahasan ini menjadi menarik karena Orang orang yang hidup di zaman al-An menganggap berhala itu masa lalu milik kaum Jahiliah.

Namun penulis buku ini dengan kepiawaiannya berhasil meunjukkan bahwa berhala itu bukan benda tapi konsep. Hanya kalau zaman jahiliyah bentuknya Patung latta Uzza dan Manat di zaman Modern ini berhala manusia bisa dalam bentuk Spiritual, Pengetahuan, Media Hiburan Kapitalisme Hedonisme dan Egoisme.

Bagian ketiga buku ini Last but not least dan menjadi sentral dari pemikiran sang penulis adalah upayanya dalam Membongkar Berhala Sosial-Politik di era Indonesia Modern.

Dengan sangat gamblang dan berani namun tetap santun sang penulis menunjukkan kepada para pelaku politik yang terdiri para profesional di bidangnya masing masing termasuk militer, sipil, pengusaha, Agamawan dsb, bahwa tingkah laku mereka dalam berpolitik sangat berpotensi menghancurkan masa depan negeri ini bila mereka memberhalakan segala sesuatu dan menyembahnya seperti menyembah tuhan dalam mencapai ambisi dan tujuan politik mereka yakni Kekuasaan.

Penulis mencoba menyadarkan para politikus negeri ini bahwa meskipun politik itu penuh intrik dan kekuasan itu cenderung korup tapi mereka diingatkan bahwa ada dimensi ibadah dalam melakukan kegiatan tersebut sehingga mereka perlu memperbaiki Nawaitu mereka dalam berpolitik memajukan negara dan bangsa bukan individu dan kelompok sendiri. 

Kemudiaan penulis menjelaskan tentang kriteria sang pemimpin menurut Kitab Suci yang mengesankan bahwa Pemimpin itu adalah Wakil Tuhan di muka bumi yang bertugas mensejahterakan ummat manusia secara keseluruhan bukan hanya anak bangsa yang memilihnya


Ajaran Tauhid kembali dihidupkan penulis untuk menekankan pentingnya ajaran tersebut menjadi dasar kebijakan dari semua Pemimpin yang caranya adalah dengan menegakkan keadilan dalam semua sektor kehidupan masyarakat seperti keadilan ekonomi dan keadilan hukum dua keadilan yang sangat fundamental dalam masyarakat dan negara.

Akhirnya penulis membahas tentang hubungan antara agama Islam dengan kekuasaaan, sebab agama tidak mungkin tanpa kekuasaan, keadilan tidak mungkin tegak tanpa adanya kesungguhan para pemuka agama dan pemegang kekuasaan. Namun semua ini baru bisa tercapai bila semua pihak tidak Memberhalakan kekuasaan sehinga melakukan apa yang disebut THE END JUSTIFIES THE MEAN, seperti menyebar fitnah dan hoax. 

Narasumber lainnya, yaitu: Dr. Arrary Hasym, MA, Drs. Aminudin Yaqub, MA, Vasco Ruseimy. ST, Jalal Mardhani yang tentunya memberikan pandangan – Pandangan yang juga sangat mengapresiasi dari sudut bahasa dan perbandingan-perbandingan dari landasan berpikir dari tokoh terkemuka yang intinya buku karangan Prof. Bambang Saputra yang di beri judul KADO ANAK NEGERI UNTUK SANG PRESIDEN enak di baca dan patut direnungkan dan di wujudkan bagi anak bangsa dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Acara bedah buku ini di pandu oleh Kang Herry Suherman, SH yang dalam memandu acara tersebut sangat hidup dan menarik walau acara tersbut nemakan waktu hampir 3 jam namun seakan tidak cukup waktu. ( SDP)

Polsek Tanjung Duren Lakukan Pengamanan Kegiatan Ibadah di Gereja-gereja

SIDIKPOST| Polsek Tanjung Duren Polres Metro Jakarta Barat melakukan kegiatan rutin patroli sambang dan pengamanan kegiatan Ibadah di Gereja – gereja yang berada di Kecamatan Grogol Petamburan, Minggu (24/02/19).

Kapolsek Tanjung Duren Kompol Lambe Pitabang Birana SIK mengatakan, piket fungsi hari ini melakukan kegiatan rutin patroli dan sambang ke tempat ibadah. Selain kegiatan patroli sambang, personil Polsek Tanjung Duren bersama tiga pilar juga melakukan pengamanan kegiatan kebaktian di Gereja – gereja yang berada di Kecamatan Grogol Petamburan.

“Dalam pelaksanaan pengamanan tersebut, Personil 3 pilar berkoordinasi dengan petugas keamanan Gereja untuk bersama – sama melaksanakan kegiatan pengamanan dengan mengawasi para jemaat yang datang. Mengatur parkir kendaraan, mengingatkan agar melepas penggunaan jaket dan menghimbau kepada para jemaat agar membawa barang seperlunya, tidak usah membawa tas besar,” Ujar Kompol Lambe.

Pada saat personil Polsek Tanjung Duren melakukan pengamanan, juga memberikan pesan-pesan Kamtibmas kepada  petugas Security untuk lebih meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan dalam melaksanakan tugas di sekitar lingkungannya dan bila ada sesuatu yang membutuhkan penanganan Polri segera hubungi Polsek Tanjung Duren dengan telepon 021-5664810,”.

“Kegiatan rutin sambang dan pengamanan tempat ibadah sebagai bentuk antisipasi terkait ancaman teror yang sewaktu – waktu bisa timbul di manapun lokasinya, yang dilakukan oleh orang tidak bertanggung jawab,” Katanya. ( Red).

CIPTAKAN PEDULI KEBERSIHAN, SERMA WITO BABINSA KORAMIL 03/GP, GANDENG PETUGAS JAGA WADUK

SIDIKPOST| JAKARTA BARAT Kodim 0503/JB – Wilayah DKI Jakarta terutama di Kelurahan Wijayakusuma Kecamatan Grohol Petamburan Jakarta Barat sudah mengantisifasi langkah untuk antisifasi bahaya kebanjiran. Babinsa Serma Wito beserta warga masyarakat binaannya dan di bantu juga oleh Petugas Dinas Kebersihan wilayah dan Tata Air, membersihkan waduk yang berada di Kelurahan Wijayakusuma Jakarta Barat. Minggu (24/2/19)

Selain pemantauan dengan mengajak para warga Masyarakat untuk peduli lingkunagan, Serma Wito juga ikut memberikan penekanan, arahan agar warga masyarakat dapat mengerti tentang indahnya kebersihan lingkungan. Jangan membuang sampah sembarangan, bila cuaca akan turun hujan maka akan terjadi banjir. Kedepan Waduk ini harus dapat di jadikan sebagai Wisata daerah, karena Waduk sudah bersih dan jernih. Ikan pun akan kita tanam di sana, Ungkap Serma Wito

Berikan penekanan, arahan kepada warga agar sampah tidak masuk ke dalam mesin penyedot air, supaya jalannya air dapat lancar,” kata Babinsa Kelurahan Wijayakusuma, saat bersama Petugas Jaga Waduk Bapak Wahyu dan Budi.

Bapak Wahyu petugas waduk Wijayakusuma juga menambahkan, bahwa Waduk saat ini dalam pengerukan lumpur dan masih dalam proses pembersihan oleh Petugas Dinas Tata Air  dengan menggunakan alat berat eksavator. Sehingga, diharapkan bisa menampung jumlah air lebih besar karena curah hujan diprediksi tiap hari makin tinggi,” pungkasnya.
(Jecko Umbrella- Red)

Bersama Warga Jelambar Baru Serda Parno Babinsa Koramil 03/GP ajak Tokoh Masyarakat jaga wilayah

SIDIKPOST|JAKARTA BARAT Kodim 0503/JB – Babinsa Koramil 03/GP Kelurahan Jelambar Baru Kecamatan Grogol Jakarta Barat Serda Parno melaksanakan Komunikasi Sosial  (Komsos) bersama Bapak Jajang salah satu tokoh masyarakat beserta dengan Bapak Suherman Ketua RW 03 Kelurahan Jelambar Baru. Minggu siang (24/2/19)
                                   
Pada kesempatan Komsos tersebut Babinsa Jelambar Baru Serda Parno, memberikan arahan dan himbauan serta pembinaan dalam hal cegah dan deteksi dini kejahatan yang dapat timbul di wilayah Kelurahan Jelambar Baru sehingga lingkungan/ Wilayah masyarakat menjadi aman dan nyaman. Saling tegur dan sapa kepada orang yang belum di kenal, untuk menghindari kejahatan di wilayah binaannya.

Kami juga mengajak agar warga senantiasa dapat menumbuhkan rasa nyaman dan cinta terhadap tanah air sehingga tercipta rasa persatuan dan kesatuan bangsa dan penuh dengan rasa kebersamaan. Hal ini dapat dibuktikan drngan kegiatan karya bhakti membersihkan lingkungan khususnyadi lingkungan RW.03 Kelurahan Jelambar Baru. Ciptakan rasa aman dan ajak para warga agar peduli terhadap lingkungan sehingga masyarakat merasa nyaman tinggal di wilayahnya, Ucap Serda Parno.

 Meningkatkan Siskamling dan peduli terhadap kebersihan adalah salah satu program di Rw.03 Jelambar Baru. Bapak Jajang selaku tokoh Masyarakat juga mengucapkan banyak terimakasih kepada Babinsa Serda Parno yang telah ikut memonitor dan  berpartisipasi dengan masyarakat, sehingga semangat para warga masyarakat tercipta dan kembali bangkit kembali. (Jecko Umbrella- Red).

Kapolres Serang, Semarakkan Jalan Santai Dan Senam Kolosal

Kabupaten Serang – Banten.Kapolres Serang AKBP Indra Gunawan hadir dalam kegiatan Agenda Millenial Road Safety Festival (MRSF) Satuan Lalu Lintas Polres Serang. Bersama masyarakat yang utamanya siswa – siswi sekolah generasi millenial, kegiatan berlokasi di kawasan Modern Cikande, Minggu, (24/02/2019).

Kapolres Serang Polda Banten, AKBP Indra Gunawan, dalam sambutanya, menyampaikan,
Agenda Millenial Road Safety Festival (MRSF) diadakan mulai dari tanggal 2 Februari hingga tanggal 31 Maret 2019

“MRSF dilaksanakan dengan sasaran umur paling utama adalah umur 17 sampai 35 tahun yang disebut kaum millenial. Bahwa, data korban kecelakaan yang paling besar adalah di umur 17 sampai 35 tahun, yakni pelajar, mahasiswa dan pekerja. Dimana saat menggunakan atau mengendarai kendaraan dengan tingkat kecelakaan lalu lintas paling tinggi,” jelas AKBP Indra Gunawan.

Lanjut, AKBP Indra Gunawan, bagaimana ke depannya untuk mewujudkan millenial cinta lalu lintas menuju Indonesia gemilang.

“Kegiatan hari ini yang sudah dilaksanakan yaitu gerak jalan santai bersama, kemudian akan dilanjut pembacaan ikrar ataupun penandatanganan ikrar dan yang terakhir kegiatan senam kolosal bersama,” kata AKBP Gunawan.

Tambah, AKBP Indra Gunawan, mengatakan, selain kampanye untuk keselamatan berlalu lintas, agenda MRSF hari ini juga dibarengi dengan kegiatan yang gembira, agar peserta dapat memahami pentingnya keselamatan berkendara atau yang biasa disebut road safety atau biasa disebut juga dengan safety riding. Sebelum berkendara agar menyiapkan perlengkapan dalam berkendara. Skill atau kemampuan dalam berkendara dan mengutamakan keselamatan juga penting dan ingat selalu memakai helm.

“Ucapan terima kasih kepada panitia penyelenggara dan peserta yang telah dapat hadir untuk melaksanakan atau meramaikan kegiatan hari ini. Himbauan dari saya agar terus menggelorakan arti keselamatan berkendara. Terima kasih,” tutup Kapolres Serang AKBP Indra Gunawan.

Salah satu peserta dari SMA N 1 Cikande, Rani, mengatakan, acaranya seru banget, banyak undian hadiahnya, juga sosialisasi tentang keselamatan berkendara kekinian banget. Terima kasih Polres Serang.( AdmBidHms- Red)

Begini Cara Ditsamapta Polda Banten Laksanakan Patroli R4

SIDIKPOST| SERANG – BANTEN. Agar memberikan rasa aman dan nyaman terhadap masyarakat, satuan Ditsamapta Polda Banten Rutin melaksanakan kegaiatan Patroli R4 di beberapa tempat yang menjadi pusat keramaian masyarakat, pada Sabtu (23/02/2019) pukul 08.00 WIB.

Patroli Rutin ini, bersifat dialogis yang dilaksanakan disekitar lokasi pusat keramaian, yaitu disekitar PCI Cilegon, Perumahan Mata Raya dan RSUD Banten.

Kapolda Banten Irjen Pol Drs Tomsi Tohir Msi, melalui Dirsamapta Kombes Pol Jondrial menyebutkan patroli ini merupakan wujud kehadiran Polisi di tengah tengah masyarakat, dalam memberikan rasa aman dan kenyamanan bagi masyarakat, dalam menjalankan aktifitas sehari hari. Seperti, berkomunikasi warga yang di temui saat berpatroli, duduk di warung untuk berikan pesan pesan kamtibmasy, dan kepada petugas keamanan RSUD Banten untuk menanyakan situasi Kamtibmas di lingkungan Perusahaan.

Selanjutnya, petugas menyampaikan pesan Khamtibmas dengan cara menghimbau kepada petugas keamanan agar selalu waspada dan berhati-hati saat sedang bertugas dan melaporkan kepada kantor kepolisian setempat jika ada hal yang mencurigakan.

“Alhamdulillah situasi lokasi dan jalur yang dilalui regu patroli aman terkendali dan tidak ditemukan adanya tanda kriminalitas serta kejahatan jalanan,”tutup Jondrial (Ary/BidHum- red)

Antisipasi Kejahatan Jalanan dan Tawuran di Malam Libur, Polsek Tanjung Duren Gelar Patroli Biru

SIDIKPOST |Kapolsek Tanjung Duren Polres Metro Jakarta Barat Kompol Lambe Patabang Birana SIK, memimpin pelaksanaan apel gabungan Operasi Cipta Kondusif dan “Patroli Biru” yang diikuti oleh 60 Personil gabungan terdiri dari unit terbuka maupun tertutup personil Polsek Tanjung Duren sebanyak 30 personil, Koramil Grogol Petamburan 10 personil dan dari Citra Bhayangkara 20 personil, Minggu (24/02/19) dini hari.

Dalam pelaksanaan Apel, Kapolsek menyampaikan, pelaksanakan operasi cipta kondusif kali ini di wilayah Tanjung Duren untuk antisipasi tawuran warga di wilayah perbatasan dengan wilayah Tambora, Penjaringan serta antisipasi rawan curat, curas maupun curanmor.

“Kita mengintensifkan giat patroli, antisipasi terjadinya 3 C ( curat,curas dan curanmor ), geng motor dan kejahatan jalanan lainnya,” Tutur Kompol Lambe.

Dalam plaksanakan Operasi cipta kondusif dilanjutkan “Patroli Biru” dengan sasaran rawan perkelahian antar Kelompok, rawan 3 C ( Curat Curas Curanmor ), Balapan Liar dan kejahatan jalanan lainnya di wilayah Polsek Tanjung Duren.

“Bila kedapatan ada yang kumpul-kumpul, agar dilakukan pemeriksaan serta penggeledahan dan diarahkan untuk segera pulang jangan sampai tawuran,”Lanjut Kapolsek

Masih dikatakannya, pelaksanaan Patroli Biru yang bertujuan untuk antisipasi tempat rawan, gesekan warga, 3C dan Guantibmas lainnya, agar lampu rotator jangan lupa dinyalakan agar langit diwilayah Jakarta Barat, khususnya Tanjung Duren terlihat membiru, dan masyarakat tahu kehadiran Polisi.

“Kegiatan Patroli Biru ini kita menyusuri ke sejumlah wilayah sepi dan rawan terjadinya aksi tindak kejahatan dengan mengendarai mobil patroli dan menghidupkan lampu rotator dan strong point tempat rawan tawuran dan lokasi yang rawan terjadinya jambret, begal maupun kejahatan jalanan,”Katanya

Pada saat pelaksanaan patroli, personil juga memperhatikan situasi dan kondisi dengan seksama. Jika mendapati orang yang mencurigakan, agar segera dilakukan pemeriksaan.

“Selain patroli, personil juga menyempatkan diri menghampiri lokasi obyek vital yang rawan terjadinya tindak kejahatan. Hal tersebut dilakukan sebagai antisipasi terjadinya pelaku kejahatan 3C (curas, curat dan curanmor) serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang sedang melintas dan beraktifitas pada malam hari,” Tutup Kapolsek Tanjung Duren Kompol Lambe P Birana SIK. ( is/ Red).

Kapolres Metro Jakpus Lantik kepengurusan Remaja Masjid Cut Mutiah

SIDIKPOST| Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Harry Kurniawan melantiik kepengurusan Remaja Masjid Cut Mutiah. Total, ada 30 pemuda yang mendaoat amanah sebagai pengurus baru.

Muhammad Husein pun dipercaya sebagai Ketua RICMA (Cut Mutiah) yang baru.

Kegiatan ini sekaligus mendekatkan unsur Kepolisan dengan umat.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Harry Kurniawan mengatakan, pengurus periode 2019-2021 yang baru saja di lantik, agar selalu amanah dalam menjalankan tugasnya.

“Sebagai the next leader dan generasi muda, harus bisa bersama-sama menjaga keutuhan NKRI,” jelas Kapolres dalam keterangan nya, Sabtu (23/02/19).

Kapolres mengingatkan, bahwa di tahun 2019 ini merupakan tahun politik dimana rakyat Indonesia akan memilih calon pemimpin.

”Untuk itu mari kita sukseskan pelaksanaan nya,” pesan Kapolres yang mengenakan peci hitam ini.

Para remaja Masjid, lanjut Kapolres, diminta agar mampu membantu TNI-Polri untuk menjaga keamanan dan ketertiban. Serta berperan aktif menjaga Pemilu yang aman dan damai.

“Jangan mudah di hasut dan terpengaruh oleh isu-isu menyesatkan yang dapat memecah belah Persatuan dan Kesatuan Bangsa,” pesan Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Harry Kurniawan didepan para Pengurus Masjid.

Sementara, Husein menegaskan bahwa dirinya dan anggotanya siap mendukung kerja Polres Metro Jakarta Pusat untuk menciptakan keamanan dan ketertiban. Ia mengaku berterima kasih karena sinergi keduanya berjalan baik sehingga gangguan keamanan dapat diminimalisir. (Kendy/Is)

Guru SD Cabuli 12 Siswa di Kecamatan Kota Bangun, Kabupaten Kutai Kartanegara

SIDIKPOST| KUKAR – Dunia pendidikan kembali tercoreng Seorang oknum guru agama di salah satu sekolah dasar (SD) negeri di Kota Bangun, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur (Kaltim) tega mencabuli siswi-siswinya. Mirisnya lagi, aksi tercela itu dilakukannya disaat jam pelajaran sedang berlangsung.

Oknum guru tersebut berinisial Bs (57) warga Desa Kota Bangun . Saat ini Bs sudah diamankan, Kamis (21/2/2019) malam lalu dan telah ditetapkan sebagai tersangka di Mapolsek Kota Bangun.

“ Sudah kita tetapkan sebagai tersangka. Pelaku dijerat dengan pasal perlindungan anak dengan ancaman penjara maksimal 15 tahun,” kata Kapolres Kukar AKBP Anwar Haidar, didampingi Kapolsek Kota Bangun AKP Subari, melalui Kanit Reskrim Ipda Heri Kuswadi saat ditemui awak media, Sabtu (23/2/2019) siang.

Menurut informasi, Bs diduga telah melakukan pencabulan terhadap 12 siswi kelas 2 SD yang berada dalam satu kelas. Namun saat ini pihak kepolisian baru menerima laporan dari tiga orang tua korban.

“ Yang sembilannya masih saksi. Sementara ini baru tiga korban yang melapor melalui orang tuanya,” terang Kanit Reskrim.

Dari hasil pemeriksaan, Bs mengakui telah melakukan hal itu. Namun dia membantah kalau telah mencabuli sebanyak 12 siswi.

“ Ngakunya sih dua saja, tapi dari keterangan para korban, terdapat 12 siswi yang pernah dicabuli pelaku. Sehingga kasus ini masih kita dalami lebih lanjut,” jelas Kanit, lagi.

Mengenai pencabulan itu memang dilakukan Bs di dalam kelas saat jam pelajaran berlangsung.

Bs dengan sengaja memperlihatkan video tak senonoh di depan siswi, kemudian dicabulinya dengan memasukkan tangan ke dalam rok.

Bahkan perbuatan itu telah dilakukan Bs sejak akhir tahun 2018 lalu dan terakhir bulan Februari 2019.

“ Disayangkan lagi, pelaku melakukan pencabulan itu disaksikan langsung oleh siswa-siswi yang ada di dalam kelas. Ada korban yang dimasukkan hingga ke dalam celana, ada juga yang hanya di raba-raba dari luar rok saja,” urainya.

Terungkapnya kasus ini berawal saat salah seorang korban menceritakan ulah Bs kepada orang tuanya, Selasa (19/2/2019) lalu.

Karuan saja orang tua tersebut langsung bertanya kepada semua orang tua lain apakah anak-anaknya juga mengalami hal serupa.

Ternyata dari pengakuan para orang tua, anak-anak yang rata-rata masih berusia 8 hingga 9 tahun itu juga menjadi korban Bs.

Sehingga hal ini dilaporkan ke Polsek Kota Bangun.

“ Saya hanya masukkan sedikit jari saja. Nggak tahu kenapa saya nekat melakukannya. Mungkin karena ada dorongan kuat yang susah untuk saya tolak,” kata Bs saat dimintai keterangan.

Atas perbuatannya, Bs yang berstatus pegawai negeri sipil (PNS) ini mengaku sangat khilaf.

“ Biasanya di rumah saya membaca istigfar 100 kali, tapi di dalam (sel), saya membaca istigfar 1.000 kali. Saya minta maaf,” akunya.