Sidikpost.com-Kukar– Entah apa yang menjadi penyebab SP, seorang kakek berusia 62 tahun nekat menghabisi nyawanya sendiri. SP ditemukan tewas tergantung di sebuah gedung sarang walet di Jalan Rambutan RT 05 Desa Mekar Jaya, Kecamatan Sebulu, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Minggu (25/11/’2018) pagi sekitar pukul 07.30 wita.
Jasad SP pertama kali ditemukan oleh SR (55) warga setempat. SR adalah buruh bangunan yang membangun gedung sarang walet yang belum rampung tersebut. Saat bersiap-siap melanjutkan pekerjaannya, SR kaget melihat SP sedang terbaring di lantai 2 gedung tersebut.
“ Awalnya saksi (SR,Red.) mengira korban sedang tidur. Setelah didekati oleh saksi, ternyata tali tambang yang biasa digunakan saksi untuk menarik bahan bangunan terlilit dileher korban dan terikat ke atas,” kata Kapolres Kukar AKBP Anwar Haidar, didampingi Kapolsek Sebulu AKP Zainal, melalui Kaur Inafis Aiptu Dian Heri Wahyudi kepada harian ini, Senin (26/11/2018).Sontak saja SR bergegas memberitahukan kejadian itu kepada menantu dan anak SP. Pasalnya, gedung berukuran 4×8 meter setinggi 3 lantai yang dibangun oleh SR adalah milik menantu SP. Setelah itu, petugas dari Polsek Sebulu dibantu Tim Inafis Polres Kukar dibantu warga langsung mengevakuasi jasad SP untuk dibawa ke Puskesmas Sebulu.
“ Saat kami visum, tidak ada tanda-tanda kekerasan. Korban murni tewas karena gantung diri,” ungkap Dian.
Mengenai penyebab SP nekat gantung diri, beber Dian, masih dalam penyelidikan. Dari keterangan pihak keluarga, SP tidak ada mengalami permasalahan di dalam keluarga. Malahan saat di Sebulu, SP datang dari Kecamatan Rantau Pulung, Kabupaten Kutai Timur (Kutim) untuk menemui anak dan menantunya.
“ Dari keterangan keluarga, korban sudah tiga minggu di Sebulu menemui anaknya. Dan harusnya Sabtu (24/11/2018) kemarin, korban sudah pulang ke Kutim setelah diantarkan menantunya ke terminal di Sebulu. Tapi malah besoknya (Minggu,Red.) korban ditemukan tewas tergantung,” urai Dian, lagi.( Ls/is).
Salah satu terobosan utk memberikan solusi dalam permasalahan tersebut adalah pengadaan Binmas Online Sistem ( BOS ) untuk para Bhabinkamtibmas yang bertugas di desa-desa.
Seperti ruang kelas memadai, pengajar yang kompeten, serta materi pelatihan berdasarkan evidence-based practice dan pelatihan kurikulum standar oleh Pusat Pelatihan Sumber Daya Manusia Kesehatan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (PPSDM Kemenkes RI).
Menurut Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Harry Kurniawan, S.Ik, MH yang didampingi oleh Kasat Lantas AKBP Ojo Ruslani dan Kasubbag Humas Kompol Abdul Rachim ketika memberikan keterangan kepada awak media saat melakukan konferensi pers bahwa, kecelakaan tersebut selain diakibatkan oleh fungsi rem yang tidak sempurna juga diakibatkan overload atau kelebihan muatan, dimana saat kecelakaan mobil tersebut mengangkut 23 orang santri, sementara kapasitas mobil tersebut hanya 700 kg, sehingga saat melewati jalan yang menurun dan menikung sang sopir yang tidak memiliki SIM dan KTP kehilangan kendali hingga mobil terbalik dan semua penumpang terpental.
” Barang bukti yang diamankan antara lain satu potong bagian tubuh satwa yang dilindungi diduga cula badak dengan diameter 28 cm dan berat kurang lebih 200 gram, dua unit HP masing-masing merek Nokia dan Samsung serta satu unit mobil Avanza dengan No. Pol. BD 1175 W.” Kata Kombes Pol Dra. Sulistyaningsih.
Selain Kapolres, turut hadir Wakapolres Pandeglang Kompol Hari Wahyu M, Kapolsek Padeglang Kompol Giyarto SH.MH, Kasat Intel AKP SUTOYO. “Alhamdulillah saya dapat berkunjung ke rumah pimpinan Ponpes Al – Hikmat. Kunjungan saya dalam rangka silaturahmi dan menjalin sinergitas kemitraan,”terang Kapolres
“Materi yang kita sampaikan adalah masalah kenakalan remaja yang meliputi Penyalahgunaan Narkoba, ketertiban berlalu lintas, Sex Bebas di kalangan remaja, Bullying, dan tawuran pelajar serta ujaran kebencian dan masalah hoax,” Ucap Aslan, Rabu (28/11/18).
Ditambahkan Ipda Mirga Nurjuanda berdarkan pengakuan tersangka Budi, selain di perkebunan PTPN dia juga melakukan pencurian sepeda motor di wilayah Pekon Datarajan Kecamatan Ulu Belu Tanggamus. “Pengembangan untuk TKP Ulu Belu, berhasil diamankan sepeda motor diamankan sepeda motor Yamaha dan terhadap korban masih dikoordinasikan dengan Polsek Pulau Panggung,” imbuhnya.
” Patroli Pemantauan ini melakukan Pemeriksaan terhadap Pengendara sepeda motor dan mobil yang nongkrong di GREENLAKE Meetland City Kelurahan Pondok Bahar Kecamatan Karang Tengah Kota Tangerang,” kata kapolsek Ciledug Kompol Supiyanto SH.
Kedatangan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto beserta rombongan disambut antara lain oleh Kasal Laksamana TNI Siwi Sukma Adji S.E., M.M., Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Arif Rahman, M.A., Pangarmatim Laksda TNI Didik Setiyono, S.E., M.M., Dankodiklat TNI Mayjen TNI Benny Indra Pujihastono serta Kasgartap III/Sby Brigjen TNI (Mar) Lukman Hasyim, S.T., M.Si (Han).
Mengawali pertemuannya, Ibu Dra Zulfikar Syaiful Sulun mewakili Ketua Umum Piveri Ibu Dewi Rais Abin mengucapkan terima kasih dengan berkenannya Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menerima kunjungannya.
Kabidhumas Polda Banten AKBP Edy Sumardy menjelaskan Dengan dilaksanakannya Patroli Bertujuan untuk Memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat, sehingga situasi keamanan di wilayah banten menjadi kondusif.