Peringatan Hari Sumpah Pemuda Polsek Muar Muntai Gelar Lomba Lari Marathon dengan jarak 7,3 Km

KUKAR- Dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda ke 90 tahun 2018, Kapolsek Muara Muntai AKP SALAMUN, SH gelar Lomba Lari Marathon dengan jarak tempuh kurang lebih 7,3 Km melintasi Jembatan Ulin.

Minggu (28/10/2018) jam 08.00 wita.

Bertempat dilapangan Sepak Bola Srimuntai jalan KH. Dewantara Rt.8 Desa Muara Muntai Ulu Kecamatan Muara Muntai Kabupaten Kukar, telah dilaksanakan kegiatan Lomba Lari Marathon yang diberi judul adalah :
” Kapolsek Muara Muntai Cup 2018 ” dengan menempuh jarak kurang lebih 7,3 Km dan melintasi Jembatan Ulin.

Hadir dalam kegiatan tersebut :
1. M.Dahlan, SH Camat Muara Muntai.
2. AKP Salamun, SH Kapolsek Muara Muntai.
3. Kapten Arm B. Gunawan Danramil Muara Muntai.
4. IPDA Ristio Budi Wakapolsek Muara Muntai.
5. Tairan Noor Ketua KONI Kec. Muara Muntai.
6. Andri Sopian Dani Ketua KNPI Kec. Muara Muntai.
7. Nanang Bahtiar Toga Ma. Muntai.
8. Sopan Sopian Tomas Ma. Muntai.
9. Khainur Anwar Ka. Upt Peternakan Kec. Muara Muntai.
10. Kades jajaran Kec. Muara Muntai.

Menindak lanjuti Pesan dan Arahan Kapolres Kukar AKBP ANWAR HAIDAR, S.IK, M.SI, melalui Program POLRES KUKAR ” SIGAP ” kegiatan Lomba Lari Marathon ini merupakan wujud kepedulian dan perhatian POLRI dalam meningkatkan Olahraga dan mengolahragakan masyarakat guna mencari Bibit Olahragawan khususnya di Kecamatan Muara Muntai, dan untuk memeriahkan Hari Sumpah Pemuda ke 90 Tahun 2018 dimana dengan Semangat Sumpah Pemuda kita jaga Persatuan dan Kesatuan Bangsa khususnya wilayah Polsek Muara Muntai ucap Salamun.

Adapun Route Lomba Marathon Kapolsek Muara Muntai Cup 2018 adalah sbb :
Jalan KH. Dewantara Desa Muara Muntai Ulu ( START ) dan melewati
Jln P.Antasari Desa Muara Muntai Ulu
Jln R.A Kartini Desa Muara Ulu
Jln F.X Tobing Desa Nuaraa Muntai Ilir
Jln F.X Tobing Desa Kayu Batu
Jln Dewi Sartika Desa Kayu Batu
Jln Gajah Mada Desa Muara Muntai Ilir, Jln Jend Sudirman Desa Muara Muntai Ulu, Jln Jend A. Yani Desa Muara Muntai Ulu, Jln KH. Dewantara Desa Muara Muntai Ulu ( FINISH ).

Jumlah peserta Lonba Lari Marathon kurang lebih 500 orang putra dan putri yang kesemuanya merupakan Pelajar SMP dan SMA Kec. Muara Muntai.
Keluar sebagai Juara :
A. Tim Putra :
1. Ahmad Syahrizal.
2. Toni.
3. Akhmad Rifai.
B. Tim Putri :
1. Agustiari.
2. Devi Amanda.
3. Mahmudali.

Kegiatan Lomba Lari Marathon ini sangat diapresiasi oleh Muspika dan mendapat sambutan yang antusias dari warga masyarakat Kec. Muara Muntai ungkap Salamun lagi.
Seluruh rangkaian kegiatan selesai pada jam 11.30 wita dalam keadaan aman dan lancar.( lisin/ls/idn/Aba-007 ).

LASKAR MERAH PUTIH MENGECAM PEMBAKARANBENDERA TAUHID

Ketua Umum LMP, H. Adek Erfil, Manurung, SH, mengatakan peristiwa pembakaran Bendera yang bertuliskan kalimat Tauhid LAILA HAILLALLAH MUHAMMADARRASULULLAH oleh oknum Banser di Garut pada tanggal 22 Oktober 2018 bertepatan dengan Hari Santri Nasional, sangat kami Kecam keras.

Video kejadian yang berdurasi 02.05 menit itu sampai kepada kami Markas Besar Laskar Merah Putih. Dalam video tersebut kami melihat dan mempelajari, adanya unsur kesengajaan dari sekelompok oknum Banser untuk melakukan pembakaran. Walaupun maksud dari tujuan sebenarnya lain atau ingin meninggalkan pesan terhadap kelompok lain, sungguh ini tidak dibenarkan.
Kemarahan Umat Islam baik dari dalam maupun dunia Internasional khususnya dari Negara Islam lainnya akan sangat memalukan Negara kita, yang konon katanya umat islam terbesar di dunia. Tidak seharusnya oknum Banser melakukan hal tersebut, terlebih yang mereka tujukan ormas HTI jelas tidak tepat sasaran.
Bendera dengan tulisan lafatz tauhid yang dibakar merupakan simbol bagi umat Islam di seluruh dunia. Apalagi simbol itu merupakan panji panji Islam yang sering dipakai di jaman Rasulullah SAW, sebagai simbol perjuangan untuk ajakan kepada agama Allah.
Bagi setiap anak bangsa tidak boleh ada melarang atau menghalang halangi, atau menyebarkan ajaran kebencian terhadap kelompok lainnya, begitu juga dengan HTI. Negara juga seharusnya berada di posisi yang netral untuk menjaga ketentraman umat, khususnya umat Islam.
Oleh karenanya Laskar Merah Putih meminta kepada Aparat Penegak Hukum dalam hal ini Kepolisian Republik Indonesia untuk bersikap bijak dan adil. Segera menindak tegas pelaku pembakaran, dan memproses dengan Hukum yang berlaku di Negara kita.
Laskar Merah Putih juga meminta Kepolisian untuk Memanggil Para Tokoh, baik itu Tokoh Banser ataupun Tokoh Agama yang telah melakukan provokasi kebencian terhadap kelompok lainnya. Dengan memberi persamaan antara bendera dengan Tulisan Tauhid dan bendera HTI. Seharusnya sebagai Pimpinan Ormas atau
Kelompok, apalagi beliau sebagai Ulama yang dihormati dapat memberikan ketenangan kepada umat, bukan malah sebaliknya memprovokasi Umat Islam lainnya untuk saling mengajarkan kebencian.
Kepada Ketua Umum Banser untuk segera meminta maaf dan segera mengakhiri polemik yang terjadi. Tidak perlu mencari kambing hitam, atau mencari dalil untuk pembenaran atas apa yang telah dilakukan oleh oknum Banser tersebut.
Dalam suasana tahun politik ini, sekecil apapun celah akan dimanfaatkan oleh orang orang yang tidak bertanggung jawab. Dan ini akan mengganggu ketentraman umat dan ketertiban di tengah tengah masyarkat. Dan kita tidak ingin NKRI terpecah belah, akibat keteledoran dan kelalaian terhadap diri kita sendiri.
Laskar Merah Putih dengan tegas, meminta kepada Pemerintah, Mengkopolhukam, Kapolri & MUI untuk menyelesaikan hal ini dengan sebaik baiknya dan segera memberi ketenangan kepada umat, khususnya umat Islam yang mulai marah di berbagai tempat di seluruh tanah air, tentu dengan cara yang bijaksana, melalui media ini juga, Laskar Merah Putih memohon kepada Umat Islam untuk dapat menahan diri dan tidak mudah terprovokasi dengan melakukan pembalasan. Kita serahkan semuanya kepada Aparat Penegak Hukum untuk menindak lanjuti temuan pembakaran tersebut. Mari sama sama kita jaga Negara kita ini dengan sebaik baiknya. Tindakan anarkis tidak perlu kita balas dengan tindakan anarkis lainnya. Bila itu sampai terjadi maka Laskar Merah Putih sangat tidak setuju, dan berharap Indonesia dapat kembali damai seperti sedia kala. Setiap anak bangsa bisa saling menghormati, dan saling menjaga perdamaian. Sehingga kita bisa membangun Negara dan Bangsa kita menuju pada Negara yang aman, damai dan mampu memberikan kesejahteraan dan kemakmuran bagi seluruh rakyatnya sesuai yang diamanatkan didalam Pancasila dan UU 1945.
Demikian Press release Ketua Umum Markas Besar Laskar Merah Putih H. Adek Erfil Manurung.SH disampaikan. Dengan harapan semua dapat diselesaikan dengan cara yang Bijak dan adil.sehingga Negara kita kembali dapat melanjutkan pembangunan dan fokus pada program program yang lebih bermanfaat bagi seluruh rakyat Indonesia.

KRI Teuku Umar-385 Koarmada I Gagalkan Penyelundupan 194 Ton Rotan Ke Malaysia Di Perairan Natuna

Jakarta, 27 Oktober 2018,– Keberhasilan Unsur KRI Jajaran Koarmada I dalam memberantas kegiatan ilegal serta menegakkan hukum di laut terus membuahkan hasil. Kali ini KRI Teuku Umar-385 berhasil mengagalkan dan menangkap Kapal Layar Motor yang berusaha melakukan penyelundupan rotan di Perairan Natuna, Sabtu (27/10).

Pangkoarmada I Laksamana Muda TNI Yudo Margono menyampaikan bahwa pada Sabtu 27 Oktober 2018, saat KRI Teuku Umar-385 melaksanakan patroli di Perairan Natuna pada posisi 02 06.226 U – 108 26.007 T tepatnya di Perairan Pulau Pulau Natuna Selatan mendapatkan kontak sebuah kapal sedang yang melintas, selanjutnya KRI Teuku Umar-385 melaksanakan prosedur Pengejaran, Penangkapan, dan Penyelidikan (Jarkaplid) terhadap kapal tersebut dan dilanjutkan dengan peran pemeriksaan dan penggeledahan terhadap personel, muatan dan dokumen.

Dari hasil pemeriksaan diketahui bahwa kapal memiliki nama Kapal Layar Motor (KLM) Berdikari 09, Jenis Kapal Layar Motor, Kebangsaan Indonesia, Pemilik PT. Budi Satria Persada, Jumlah ABK 7 orang, dengan Muatan Rotan sebanyak 194.520 Kg.

Berdasarkan hasil pemeriksaan tersebut, KLM. Berdikari 09 diduga melakukan pelanggaran diantaranya tidak memiliki beberapa dokumen yaitu Tidak memiliki Sertifikat Garis Muat (Melanggar Pasal 117 UU Pelayaran Nomor 17 Tahun 2008), Buku Pelaut Nahkoda ABK atas nama B sudah lewat masa berlakunya (Melanggar Pasal 310 jo Pasal 135 UU Pelayaran Nomor 17 Tahun 2008), Tidak memiliki Sertifikat Keselamatan Radio (Melanggar Pasal 131 UU Pelayaran Nomor 17 Tahun 2008), Tidak memiliki Surat Ijin Trayek (Melanggar Pasal 28 jo Pasal 288 UU Pelayaran Nomor 17 Tahun 2008), Diduga melakukan pemalsuan dokumen Daftar Hasil Hutan Bukan Kayu (DHHBK) dan Faktur Angkutan Hasil Hutan Bukan Kayu (FA-HHBK) (Melanggar Pasal 137 ayat 4 UU Pelayaran Nomor 17 Tahun 2008), serta diduga akan melaksanakan deviasi rute/penyelundupan rotan ke Malaysia berdasarkan pemeriksaan riwayat track pada GPS KLM. Berdikari 09.

Atas dasar dugaan pelanggaran tersebut, maka KLM. Berdikari 09 dikawal menuju Lanal Ranai guna pemeriksaan lebih lanjut.( Lisin).

Curi motor Jual di Medsos, Pelaku di ringkus Polsek neglasari

Aparat kepolisian dari Polres Metro Tangerang kota melalui Polsek Neglasari berhasil mengamankan para pelaku curanmor (pencurian kendaraan bermotor) yang selama ini meresahkan warga di wilayah hukumnya, para pelaku hanya  mampu tertunduk lesu ketika digelandang petugas untuk mempertanggung jawabkan perbuatanya di mata hukum.

Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Harry Kurniawan SIK. MH, melalui Kapolsek Neglasari Kompol R Manurung SH, yang terkenal dekat dengan tokoh Agama, Pemuda, Masyarakat dan warga ini, membenarkan pihaknya berhasil mengamankan para terduga pelaku curanmor yang meresahkan warga di wilayah hukumnya.

“Berhasil mengamankan pelaku pencurian dengan pemberatan (pasal 363 KUHP) inisial CG (18), KS (18), ZS (18) yang terjadi Minggu (2/10) sekitar pukul 02.00 WIB, dengan TKP, Jalan Marsekal Suryadarma, Kampung Sindangsari, RT 04, RW 03, Kelurahan Mekarsari, Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang,” Ungkapnya.

Lebih lanjut, perwira melati satu asal Sumatera utara bermarga Manurung ini, menambahkan, pencurian berawal ketika korban memarkirkan sepeda motornya di depan warung sembako miliknya, beselang tak lama datang para pelaku yang membeli kopi dan rokok, seusai melayani pesanan pelaku dan pelaku meninggalkan warungnya, korban melihat kendaraanya surah raib.

“Pelapor memasak air dan menyiapkan kopi, setelah kopi diberikan anak muda tersebut pergi, tidak lama kemudian pelapor  melihat sepeda motor miliknya yang diparkir di sudah tidak ada. Keesokan harinya pelapor hendak membeli motor bekas melalui grup jualbeli butuh di facebook.

Ternyata pelapor kaget karena ada akun atasnama Oscar Diningrat II menjual sepeda motor milik pelapor yang sebelumnya hilang, dan pelapor melihat foto dari profil akun Oscar Diningrat II adalah anak muda yang pada Minggu (2/10) membeli kopi diwarungnya, atas kejadian tersebut pelapor melaporkan ke Polsek Neglasari guna pemeriksaan lebih lanjut,” terangnya.

Masih kata orang nomer satu di jajaran Polsek Neglasari (Kapolsek) ini, berbekal laporan dari korban pihaknya melakukan penyelidikan dan
berhasil mengamankan para pelaku inisial CH yang berlanjut menangkap kemabli KS dan ZS ditempat berbeda.

“Hasil dari penyelidikan anggota (Polisi) berhasil mengamankan pemilik (akun,red) inisial CH pada Sabtu (27/10) sekitar pukul 21.00 WIB, di Jalan Arya Metta, setelah di interogasi CH mengakui mengambil sepeda motor jenis Yamaha Mio J di TKP bersama pelaku lain inisial KS dan ZS.

Dari hasil keterangan tersebut sekitar pukul 23.00 WIB, dilakukan penangkapan kembali terhadap KS dan ZS di gang Mustang, Neglasari, kemudian ke tiga tersangka dibawa ke Polsek Neglasari guna pemeriksaan lebih lanjut,” Bebernya.

Terpisah, Kasi humas Polsek Neglasari yang akrab disapa publik dengan sapaan Bripka Rifa’i, menambahkan, selain berhasil mengamankan para pelaku, pihaknya berhasil mengamankan berbagai barang bukti (BB) dari para Pelaku.

“Barang bukti yang berhasil diamankan dari tersangka, 1 STNK Sepeda Motor, 1 Kunci Kontak, 1 Unit sepeda motor Honda Beat Pop warna Merah, akibat ulah para pelaku, korban di perkirakan mengalami Rp 5.000.000; (kerugian lima juta rupiah),” tutupnya.( L

Peringati hari Sumpah Pemuda, Kapolsek Neglasari Gelar jalan sehat Aeropolis 2018

Dalam rangka memperingati hari Sumpah Pemuda yang jatuh pada tanggal 28 Oktober, Polsek Neglasari bersama unsur Muspika dan pihak pengembang Aeropolis menggelar jalan sehat Aeropolis 2018 yang berlangsung di lapangan Sport club Aero polis, Kecamatan Neglasari, Kotamadya Tangerang, Banten. Minggu (28/10) pagi.

Kegiatan yang berlangsung meriah dan menyedot animo ribuan warga sekitar ini, dihadiri langsung Kapolsek Neglasari Kompol R Manurung SH, Danramil 02/Batu ceper Mayor Arm Bambang Heriyanto, unsur muspika Neglasari, Managemen Aeropolis, tokoh pemuda, masyarakat dan tokoh Agama dan ribuan masyarakat.

Terpantau awak media di lokasi, ribuan warga bersama unsur Muspika nampak antusias dan larut dalam dentuman musik senam yang menghadirkan instruktur ternama dari Kotamadya Tangerang dalam mengawali kegiatan, yang berlanjut dengan pemotongan pita dari manajemen Aeropolis, serta jalan sehat yang dipimpin Kapolsek Neglasari dan Danramil 02/Batu ceper memutari jalan sekitar.

Sembari jalan sehat, para peserta nampak dibekali kantong plastik dan memunguti sampah yang berada di seputar jalan yang dilintasi peserta, hal tersebut mengacu pada Tema kegiatan ” Lingkungan Sehat, Hidup Lebih Sehat ” berlanjut dengan penyampaian kata sambutan serta pembagian doorprise kepada peserta yang hapal kalimat sumpah pemuda.

Dalam sela kegiatan, Danramil 02/Btc Mayor Arm Bambang, menyampaikan, kegiatan jalan sehat tersebut merupakan peringati hari Sumpah pemuda, yang menurutnya terkandung  makna persatuan dan kesatuan dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika, dan berharap, melalui momen hari sunpah pemuda 2018 ini.

“Diharapkan melalui hari sumpah pemuda 2018 ini, senantiasa menjaga dan meningkatkan persatuan dan kesatuan dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika,” Paparnya.

Masih ditempat yang sama, hal senada disampaikan ,oleh Kapolsek Neglasari Kompol R Manurung SH, menurutnya melalui hari sumpah Pemuda 2018 ini, tetap berbangsa satu bangsa Indonesia dan berbahasa satu bahasa Indonesia.

“Melalui hari sumpah pemuda yang telah dilahirkan puluhan tahun yang lewat, mari kita  Pelihara dan jaga persatuan dan kesatuan bagi seluruh elemen warga masyarakat di Neglasari, berbangsa satu bangsa Indonesia, berbahasa satu bahasa Indonesia,” Ujarnya.( Lisin/ls/ RF) .

Geger, Petugas kebersihan Temukan Peluru Laras Panjang Di Citra 2 Kalideres

Warga Perumahan Citra 2 Blok A RW 19 Kelurahan Pegadungan Kecamatan Kalideres Jakarta Barat mendadak geger. Pasalnya seorang saksi mata (Fajar) yang juga petugas kebersihan wilayah setempat menemukan beberapa amunisi senjata api laras panjang.

Kapolsek Kalideres Polres Metro Jakarta Barat Kompol Pius Ponggeng SH melalui Kanit Reskrim AKP Syafri Wasdar SH menerangkan, penemuan terhadap amunisi tersebut berawal ketika pada hari Jumat (26/10) sekira pukul 11.00 WIB ketika Saksi Fajar yang sedang membersihkan sampah di sekitar lokasi menemukan sebuah bungkusan kertas.

Ketika bungkusan kertas tersebut dibuka, ternyata isinya amunisi senjata api laras panjang. Mengetahui hal itu, Fajar langsung memberitahukan kepada rekannya kemudian menghubungi pihak Polsek Kalideres guna penyelidikan lebih lanjut.

“Saksi ini saat membersihkan sampah menemukan Amunisi senjata api laras panjang sebanyak 68 butir,” Ujar Syafri, Sabtu (27/10/18).

Masih dikatakannya, pihaknya hingga kini masih melakukan penyelidikan terkait adanya penemuan amunisi tersebut.

“Kita lakukan penyelidikan terkait kepemilikan amunisi itu,” Katanya.( Lisin/ls).

Simpan Miras di Motor, Seorang Pemuda Ditegur Team Pemburu Preman

Seorang pemuda diamankan Tim Pemburu Preman Polres Metro Jakarta Barat lantaran kedapatan membawa minuman keras (miras) yang disembunyikan di balik jok motor

Ipda Ngurah, Kepala Tim 2 TPP Polres Metro Jakarta Barat menjelaskan, Ngurah bersama enam personel anggotanya saat melakukan observasi wilayah rutin di Jalan Latumenten, Jelambar Tambora Jakarta Barat mendapati seorang pemuda dengan mengendarai motor dengan kecepatan tinggi. Kemudian ia bersama anggotanya memberhentikan dan langsung menggeledah motor dan pemuda tersebut.

“Saat kita geledah ditemukan minuman keras yang disembunyikan di balik jok motornya,” Ucap Ngurah, Sabtu (27/10/18).

Masih katanya, pihaknya pun memberikan himbauan kepada pemuda itu untuk tidak membawa minuman keras disaat mengendarai sepeda motor.

“Kita himbau agar tidak mengulanginya lagi karena dapat membahayakan. Kami menghimbau kepada masyarakat yang lain juga agar jangan membawa ataupun pengaruh miras atau lainnya, sayangilah keluarga anda di rumah,” Katanya.( Lisin/ls).

Penampilan PBB dan Variasi Senjata oleh Pocil Polsek Kebon Jeruk di Hadapan Kapolda Metro Jaya

Polsek Kebon Jeruk Polres Metro Jakarta Barat melalui Kanit Binmas Iptu Suparman bersama Bhabinkamtibmas Kelurahan Kelapa Dua Aiptu Sujarwanto mendampingi Polisi Cilik (Pocil) Polsek Kebon Jeruk ke Polda Metro Jaya, Sabtu (27/10/18).

Kapolsek Kebon Jeruk Kompol M Marbun SH MM melalui Kanit Binmas Iptu Suparman mengatakan, pendampingan terhadap Pocil Polsek Kebon Jeruk ini dalam rangka pembukaan perlombaan PBB tingkat SLTA/SMK sederajat yang dilaksanakan oleh Polda Metro jaya.

“Pocil Polsek Kebon Jeruk Polres Metro Jakarta Barat menampilkan gerakan PBB dan variasi senjata dihadapan Kapolda Metro Jaya,” Ujar Suparman

Dalam kegiatan itu, katanya, Pocil Polsek Kebon Jeruk dari SDN 01 Kelapa Dua mendapat kehormatan dalam mengisi pembukaan tersebut.

“Dalam hal ini Pocil kebanggaan Polsek Kebon Jeruk telah tampil dengan baik saat pembukaan, dan mendapat ucapan selamat dan bangga dari Bapak Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Drs Idham Azis dan juga dari Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Hengki Haryadi,” Katanya.( Lisin).

Kapolsek Neglasari Hadiri Pengajian Bulanan MUI

Neglasari—— Kapolsek Neglasari Kompol R. Manurung, SH hadiri Pengajian bulanan Majelis Ulama Indonesia (MUI) tingkat Kecamatan Neglasari bertempat di Aula Kantor Kelurahan Karanganyar, Jalan Nyimas Melati, Karang Anyar, Neglasari, Kota Tangerang. Sabtu (27/10/2018)

“Saya mengucapkan selamat datang kepada guru, orang tua kita Ketua MUI Kota Tangerang KH. Edi Junaidi Nawawi dan terima Kasih atas waktu yang diberikan,”- Ujar Kapolsek Neglasari Kompol R. Manurung mengawali Sambutannya.

Sementara Pengajian bulanan yang mengambil tema “Untuk Mempererat Ukhuwah Islamiah dan Ukhuwah Wathoniyyah (Kebangsaan)” diselenggarakan oleh MUI Kecamatan Neglasari dihadiri sebanyak 100 oran Jamaah.

Kompol R. Manurung mengatakan, “Kegiatan pengajian ini sangat penting untuk membendung pengaruh buruk hoax di medsos dan bagi warga yang perlu konsultasi mengenai Kamtibmas dan masalah narkoba atau keluarga silahkan komunikasi dengan Binmas atau langsung kepada saya”.

“Salah satu penyebab meningkatnya kriminalitas adalah kurangnya komunikasi yang baik dalam keluarga, Mari kita jaga komunikasi yang baik dalam keluarga karena kunci keberhasilan dalam keluarga adalah komunikasi”- tuturnya

Dikatakan Kapolsek bahwa Kemajuan teknologi saat ini harus dapat dimanfaatkan secara positif dan bermanfaat.

“Tahun 2019 digelar Pemilu, mari kita bersama sukseskan dan kita jaga situasi Kamtibmas wilayah Neglasari dan Kelurahan Karanganyar lebih aman dan kondusif,”- Ucap Kapolsek

Dari pemantauan awak media, nampak hadir dalam kegiatan antara lain Ketua MUI Kota Tangerang KH. Edi Junaidi Nawawi, Kapolsek Neglasari Kompol R. Manurung, Sekcam Neglasari Ricky Fauzan, Ketua MUI Neglasari Ustadz Cecep Supriadi, Babinsa Kelurahan Karanganyar Serma Hafidz, Ketua RT dan RW Kelurahan Karanganyar serta Ibu ibu majelis taklim Pengajian.

Sementara kegiatan berlangsung, Apresiasi Positif disampaikan Ustadz Cecep selaku Ketua MUI, “Saya Selaku Ketua MUI dan Masyarakat Neglasari mengucapkan terima Kasih atas kehadiran dan himbauan Kapolsek Neglasari, Semoga Wilayah kita tetap aman dan Kondusif sesuai harapan Kita bersama”.( Lisin/ls)

Polres Kuansing Gelar FGD Untuk Bahaya Narkoba

BENAI – – Polres Kuansing menggelar Focus Gruop Discussion (FGD) bahaya penyalahgunaan narkoba di kalangan masyarakat, Jumat, 26 Oktober 2018, sekira pukul 09.00 WIB.

Kegiatan FGD ini dlaksanakan di aula kantor Desa Geringging Baru, Kecamatan Sentajo Raya, Kabupaten Kuansing.

Tiga orang narasumber dihadirkan dalam FGD tersebut, mereka adalah Kasat Binmas Polres Kuansing, AKP Eprion, Kasat Narkoba Polres Kuansing, AKP Sahardi dan Kapolsek Benai, Iptu Dadan Wardan Sulia.

Turut dihadiri Kepala Desa Geringging Baru yang diwakili Tri Hartono, Bhabinkamtibmas Polsek Benai, Ketua Pemuda, tokoh masyarakat dan para undangan berkisar 50 orang.

Dalam sambutannya, Kasat Binmas Polres Kuansing, AKP Eprion menyampaikan agar orang tua mengawasi anak-anaknya jangan sampai terpengaruh oleh Narkoba yang dapat merusak generasi muda.

Kapolsek Benai, Iptu Dadan Wardan Sulia mengucapkan terimakasih kepada Kasat Binmas dan Kasat Narkoba Polres Kuansing yang telah mengadakan kegiatan FGD tentang Kamtibmas dan Narkoba kepada masyarakat Desa Benai.

“Saya sebagai Kapolsek Benai mengapresiasikan kegiatan ini, karena mengingat kita sedang tahap kampanye pemilihan legislatif dan Pemilihan Presiden yang akan diselenggarakan serentak pada bulan April 2019 mendatang,” kata Kapolsek yang akrab bersama masyarakat.

Disamping itu juga mengenai peredaran narkoba, sambung pria akrab disapa Kang Dadan, sudah sangat memprihatinkan sampai ketingkat desa.

“Saya berharap kepada masyarakat Kecamatan Sentajo Raya agar selalu berperan aktif membantu Polri dalam memberantas narkoba serta menjaga kamtibmas yang ada di wilayah Kecamatan Sentajo Raya khususnya Desa Geringging Baru dan Geringging Jaya,” harap mantan Kapolsek Perhentian Raja.

Pria kelahiran tahun 1975 ini, mengimbau kepada para orangtua agar selalu mengawasi anak-anaknya dari hal-hal yang menyimpang, seperti narkoba dan pergaulan.

“Dengan adanya kegiatan penyuluhan tentang Kamtibmas dan narkoba, diharapkan dapat menyampaikan kepada tetangga,’ ujarnya.

Selanjutnya, Kepala Desa Geringging Baru yang diwakili Tri Hartono mengucapkan selamat datang dan terima kasih kepada pihak kepolisian yang telah mengadakan acara penyuluhan narkoba dan kamtibmas.

“Saya mewakili kepala Desa mengapresiasikan dengan adanya giat ini terutama kepada Kapolsek Benai yang selalu hadir dan memberikan penyuluhan kamtibmas maupun narkoba disekolah-sekolah yang ada diwilayah Benai dan Sentajo Raya,” ujar Tri Hartono.

“Kami mewakili masyarakat dari dua desa mendapatkan informasi dan pengetahuan penyuluhan bahaya narkoba ini, diharapkan penyuluhan narkoba terus menerus diberikan ke desa-desa lainnya juga,” harap Hartono.

Sementara itu, Kasat Narkoba Polres Kuansing mengajak masyarakat Kecamatan Sentajo Raya untuk serius memberantas narkoba.

“Saya berharap kita yang hadir dalam acara ini untuk dapat meneruskan dan menyampaikan kepada keluarga dan warga disekitar kita tentang bahaya narkoba,” harap Kasat Narkoba Polres Kuansing.

Dengan FGD tersebut diharapkan bisa menyamakan visi misi dan cara pandang bersama antara tokoh masyarakat lintas agama dalam menjaga Kabupaten Kuansing terus aman dan kondusif. Dengan begitu, Kabupaten Kuansing menjadi incaran investor dalam berinvestasi karena kunci utama investasi adalah aman.(Eva Andryani)

Kelelahan dan punya penyakit jantung, Anggota Banser Meninggal di Kantor GP Ansor Jakarta Pusat

Anggota Banser GP Ansor meninggal dunia karena sakit di RSCM Pada hari ini Jumat tgl 26 Oktober 2018 pkl 17.00 Wib

Korban yang berinisial DTJ, Jakarta beralamat Jl. Poseng III Pasar Baru Sawah Besar (Anggota Banser Jakpus)

” Anggota kami meninggal karena kelelahan Saat siaga di GP ANSOR Jl. Kramat Raya Senen Jakpus” ujar Kasat Korwil Banser DKI Jakarta Abdul Mufid, S.Pdi.

Menurutnya pada saat korban berada di Tempat kejadian  korban sudah mengeluh sakit, kemudian terjatuh sempat diberi pertolongan,.

kemudian rekan korban yang melihat langsung membawa korban ke RSCM, pada saat tiba di RSCM hasil pemeriksaan dokter Jaga korban sudah  meninggal dunia, Diduga korban meninggal akibat sakit jantung” pangkas nya.( Lisin/ls).

Binmas Kel Wijaya Kusuma Bersama Tiga Pilar Tertibkan Pedagang Di atas Saluran Air

Bhabinkamtibmas kel. Wijaya kusuma. Bersama  TIGA PILAR, melaksanakan / melakukan penertiban pedagang kaki lima, Yang berjualan di Atas saluran Air, serta yg berjualan tidak pada tempatnya.


” Tindakan yang di lakukan dalam kegiatan tersebut , bersifat himbauan  Dengan cara  tidak melakukan kegiatan/ berjualan di tempat yang sudah dilarang.” Ujar Bripka. M. Mansur.( 26/10/2018).

Menurut nya Kemudian peringatan yang di lakukan bilamana kedapatan dan masih berjualan akan di lakukan exsecusi terhadap barang Disamping itu penertiban juga menyasar pada sepanduk yang mengganggu keindahan .

Personel yang yang ikut dalam kegiatan tersebut; :
–  Cucu ( dari staf kel. Wijaya Kusuma)
–  Ignatius ( ka.satgas pol pp kel. Wijaya Kusuma)
– Bripka. M. Mansur ( Bhabinkamtibmas Wijaya Kusuma)
– Serma. J. Tarigan ( Babinsa kel. Wijaya Kusuma).

” Kegiatan secara umum kondusif lancar terkendali.” Pangkas  BinmasWijaya Kusuma Bripka. M. Mansur.( lisin/ls)