Polsek Muara Kaman Intensifkan Patroli Dialogis dan Imbauan Cegah Karhutla

SIDIKPOST| Kukar – Guna memastikan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) tetap terjaga, Polsek Muara Kaman melaksanakan “Giat Patroli Dialogis” di berbagai titik vital wilayah Kecamatan Muara Kaman pada Jumat (01/05/2026) siang. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Polri untuk hadir langsung di tengah masyarakat guna memberikan rasa aman serta mencegah potensi tindak kriminalitas.

 

Patroli tersebut dipimpin oleh Aipda Sulistiyono bersama Bripda Aditya Johan dan Bripda Nizaar. Kehadiran petugas di lapangan bertujuan untuk memperkenalkan program-program unggulan Kapolres Kukar sekaligus menyerap aspirasi dan informasi langsung dari warga desa.

 

Ps. Kapolsek Muara Kaman, Iptu Herwin, menjelaskan bahwa sasaran patroli mencakup area publik yang menjadi pusat aktivitas warga.

 

“Personel kami menyisir kawasan Pelabuhan Muara Kaman Ilir untuk meningkatkan kewaspadaan warga, serta melakukan pemantauan rutin di pusat perbelanjaan seperti Indomaret dan warung-warung makan di Desa Muara Kaman Ulu guna mengantisipasi gangguan Kamtibmas pada jam-jam rawan,” ujar Iptu Herwin.

 

Selain aspek keamanan lingkungan, petugas juga memberikan edukasi penting kepada masyarakat mengenai pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla). Polsek Muara Kaman memberikan peringatan keras agar warga tidak membuka lahan dengan cara membakar.

 

“Kami ingatkan kembali bahwa pelaku pembakaran lahan dengan sengaja dapat dijerat Pasal 187 KUHP dengan ancaman pidana maksimal 12 tahun penjara,” tegas petugas saat berdialog dengan warga di RT 06 Desa Muara Kaman Ilir.

 

Di samping itu, warga juga diimbau untuk meningkatkan keamanan mandiri, seperti memastikan pintu dan jendela rumah terkunci rapat saat ditinggalkan, serta menggunakan kunci ganda pada kendaraan bermotor untuk mencegah aksi pencurian.

 

Kegiatan yang berlangsung secara humanis ini berjalan lancar dan tertib hingga selesai. Melalui patroli dialogis ini, Polsek Muara Kaman berharap dapat menciptakan ruang komunikasi yang efektif dengan masyarakat demi terwujudnya wilayah Muara Kaman yang kondusif dan aman bagi semua. (*)

Selesaikan Kasus KDRT Melalui Problem Solving, Polsek Kota Bangun Fasilitasi Perdamaian Pasutri

SIDIKPOST| Kukar – Kepolisian Sektor (Polsek) Kota Bangun berhasil memfasilitasi penyelesaian masalah (problem solving) terkait kasus dugaan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) yang melibatkan pasangan suami istri di wilayah hukumnya. Kegiatan mediasi ini berlangsung khidmat di Ruang SPKT Polsek Kota Bangun pada Jumat (1/5/2026) siang.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Kota Bangun, AKP Asnan Rusmawan, dengan didampingi jajaran personel Polsek Kota Bangun serta Kepala Desa Wonosari, Alexianus Tibo. Mediasi ini mempertemukan pelapor yang merupakan seorang istri dengan suaminya selaku terlapor, guna mencari jalan keluar kekeluargaan atas konflik yang terjadi.

Dalam proses mediasi yang berlangsung secara humanis tersebut, terlapor mengakui kekhilafannya dan menyatakan penyesalan mendalam. Sebagai bentuk komitmen untuk memperbaiki kehidupan rumah tangganya, terlapor menandatangani surat pernyataan untuk kebaikan mereka.

Kapolsek Kota Bangun, AKP Asnan Rusmawan, menekankan bahwa terlapor secara sukarela bersedia diproses sesuai hukum yang berlaku apabila di kemudian hari terbukti melanggar butir-butir perjanjian tersebut.

“Pendekatan problem solving ini kami kedepankan untuk memberikan solusi terbaik bagi keutuhan rumah tangga warga, namun tetap dengan pengawasan ketat. Kami berharap kesepakatan ini menjadi titik balik bagi pasangan tersebut untuk membina keluarga yang lebih harmonis,” ujar AKP Asnan Rusmawan.

Kehadiran perangkat desa dalam mediasi ini juga menunjukkan sinergitas antara Polri dan pemerintah desa dalam menjaga stabilitas sosial di tengah masyarakat. (*)

Jembatan Presisi Kelurahan Timbau Resmi Menjadi ‘Nadi’ Baru Bagi Warga

SIDIKPOST| Kukar – Senyum sumringah terpancar dari wajah warga Jalan Sopoyono, RT 28, Kelurahan Timbau, saat jajaran Polres Kutai Kartanegara meresmikan Jembatan Presisi pada Kamis (30/4/2026) pagi. Jembatan ini bukan sekadar bangunan fisik, melainkan simbol hadirnya kepolisian di tengah kesulitan masyarakat yang merindukan akses jalan yang aman dan nyaman.

 

Acara yang berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan ini dihadiri oleh Kasat Binmas Polres Kukar AKP Sukardi dan Kapolsek Tenggarong AKP Achmad Hanifi. Kehadiran mereka disambut antusias oleh tokoh agama, tokoh masyarakat, serta warga sekitar yang telah menantikan kepastian akses transportasi di lingkungan mereka.

 

Dalam suasana yang akrab, AKP Sukardi menyampaikan bahwa pembangunan jembatan ini berangkat dari kepedulian Kapolres Kutai Kartanegara terhadap keluhan warga. Mengingat jembatan sebelumnya tidak dapat dipergunakan karena kendala hukum, Polri mengambil langkah cepat melakukan survei dan pembangunan agar aktivitas ekonomi serta sosial warga tidak terganggu.

 

“Kami berharap jembatan ini dapat membawa manfaat nyata dan mempermudah urusan bapak ibu semua dalam beraktivitas sehari-hari,” ujar AKP Sukardi saat memberikan sambutan di tengah warga.

 

Apresiasi mendalam juga datang dari pihak Kecamatan Tenggarong. Aji Aldi Soultan, selaku Kasi Trantib yang mewakili Camat, menyebut inisiatif Polri ini sebagai bentuk sinergi yang menyentuh langsung kebutuhan dasar rakyat. Ia juga berpesan agar fasilitas yang dibangun dengan semangat gotong royong ini dijaga bersama oleh seluruh masyarakat.

 

Peresmian ditandai dengan pemotongan pita sederhana namun penuh makna, yang kemudian diikuti dengan doa bersama dipimpin oleh Ketua DMI Tenggarong, H Djafar Sodik. Sesi foto bersama antara petugas kepolisian, TNI, dan warga menutup rangkaian acara yang berlangsung hingga pukul 10.30 WITA dalam suasana yang sangat kondusif.

 

Kini, warga RT 28 Kelurahan Timbau memiliki ‘nadi’ baru untuk melintas, sebuah bukti nyata bahwa seragam Polri hadir untuk mengayomi dan membantu mencari solusi di tengah masyarakat. (*)