Polsek Muara Kaman Bongkar Jaringan Besar Narkoba, Setengah Kilogram Sabu dan Ganja Disita

SIDIKPOST| Kukar – Genderang perang terhadap narkotika ditabuh kencang oleh jajaran Polsek Muara Kaman. Dalam sebuah operasi berantai yang berlangsung dramatis selama dua hari, tim Opsnal Unit Reskrim Polsek Muara Kaman berhasil menggulung jaringan pengedar narkoba lintas kabupaten. Tak tanggung-tanggung, total barang bukti yang diamankan mencapai lebih dari setengah kilogram sabu dan paket ganja.

Kapolres Kutai Kartanegara AKBP Khairul Basyar melalui Kapolsek Muara Kaman, Iptu Herwin, mengonfirmasi bahwa operasi besar ini bermula dari informasi masyarakat yang resah akan aktivitas mencurigakan di Desa Menamang Kanan.

Drama dimulai pada Senin (13/04/2026) sore sekitar pukul 18.30 WITA. Petugas meringkus tersangka pertama, H (38), di kediamannya. Sempat berkelit, H akhirnya tak berkutik saat petugas menemukan 20 poket sabu seberat 6,54 gram yang disembunyikan secara rapi di sela-sela atap pintu masuk rumah walet miliknya.

Di lokasi yang sama, polisi juga mengamankan A (39). Dari hasil interogasi cepat, terungkap bahwa A berperan sebagai perantara yang mengambil barang haram tersebut dari seorang bandar di wilayah distrik perusahaan sawit.

Tak ingin kehilangan momentum, malam itu juga pukul 20.30 WITA, petugas melakukan pengejaran ke Mess RPK Distrik 32 Sebulu PT. Surya Hutani Jaya (SHJ). Di sana, polisi menyergap SF (35).

Penggeledahan di kamar SF membuahkan hasil mengejutkan, petugas menemukan 65 poket sabu siap edar seberat 25,7 gram yang disembunyikan dalam kaleng wafer, lengkap dengan timbangan digital dan alat hisap (bong). SF mengakui bahwa seluruh barang haram tersebut dipasok oleh seorang pria di Muara Bengkal, Kutai Timur.

Puncak drama terjadi pada Selasa (14/04/2026) subuh. Menembus batas kabupaten, tim bergerak cepat menuju Desa Muara Bengkal Ulu untuk mengepung kediaman A. Meski tersangka Awin berhasil meloloskan diri dan kini berstatus DPO (Daftar Pencarian Orang), petugas yang disaksikan ketua RT dan orang tua pelaku melakukan penggeledahan teliti di kamar tersangka.

Hasilnya mencengangkan. Polisi menemukan gudang penyimpanan narkoba berupa 10 bal sabu seberat 512,48 gram, dua paket tambahan seberat 10,53 gram, serta dua paket ganja seberat 19,01 gram.

Dalam operasi maraton ini, Polsek Muara Kaman berhasil mengamankan total barang bukti sabu dengan berat kotor mencapai lebih dari 550 gram. Para tersangka kini terancam dijerat Pasal 114 ayat (1) jo Pasal 132 ayat (1) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, serta pasal penyesuaian dalam UU No. 1 Tahun 2026.

“Kami tidak akan berhenti. Ini adalah peringatan keras bagi siapa saja yang berani bermain narkoba di wilayah Muara Kaman. Jaringan ini akan kami usut hingga ke akar-akarnya,” tegas Iptu Herwin.

Ketiga tersangka beserta barang bukti berupa sabu, ganja, timbangan digital, hingga unit kendaraan motor kini telah diamankan di Mapolsek Muara Kaman untuk proses hukum lebih lanjut. Kepolisian pun kini tengah melakukan pengejaran intensif terhadap tersangka A yang identitasnya telah dikantongi petugas. (*)

Cegah Kemacetan Pagi Hari, Polisi Lakukan Penertiban Lalu Lintas di Neglasari

SIDIKPOST| Tangerang Kota — Dalam rangka Kegiatan Kepolisian Yang Ditingkatkan (KKYD), jajaran Polsek Neglasari melaksanakan penertiban pelanggaran parkir serta pengaturan arus lalu lintas di Jalan Buroq, Kelurahan Karang Anyar, Kecamatan Neglasari, Rabu (15/4/2026) pagi.

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 07.30 WIB tersebut dipimpin langsung oleh Kanit Lantas Polsek Neglasari Iptu Agung PD, SH. Petugas memberikan teguran dan imbauan secara humanis kepada pengendara yang memarkirkan kendaraannya di area larangan parkir yang berpotensi menimbulkan kemacetan.

Selain melakukan peneguran, personel kepolisian juga melaksanakan pengaturan arus kendaraan guna mengantisipasi kepadatan lalu lintas pada jam sibuk aktivitas masyarakat di pagi hari.

Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Dr. Raden Muhammad Jauhari, S.H., S.I.K., M.Si., menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk kehadiran Polri dalam memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat.

“Kegiatan ini merupakan upaya preventif kepolisian untuk menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas. Kami mengedepankan pendekatan humanis melalui edukasi dan imbauan kepada masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa kepatuhan masyarakat terhadap rambu lalu lintas menjadi faktor utama dalam mencegah kemacetan maupun potensi kecelakaan di jalan raya.

“Kami mengimbau seluruh pengguna jalan agar tidak parkir sembarangan dan selalu mematuhi aturan lalu lintas demi kenyamanan serta keselamatan bersama,” tambahnya.

Melalui kegiatan KKYD tersebut, Polres Metro Tangerang Kota berharap tercipta situasi lalu lintas yang aman, tertib, dan kondusif di wilayah hukum Polsek Neglasari, khususnya pada titik-titik rawan kepadatan kendaraan. (*)

Polsek Sebulu Sambangi Warga Desa Melalui Patroli Dialogis

SIDIKPOST| Kukar – Guna menekan ruang gerak pelaku kejahatan dan mempererat silaturahmi dengan masyarakat, jajaran Polsek Sebulu melaksanakan Patroli Dialogis di sejumlah titik rawan pada Selasa (14/04/2026) malam. Kegiatan yang dimulai pukul 20.30 WITA ini menyasar empat desa sekaligus untuk memastikan situasi Kamtibmas tetap kondusif.

Dipimpin oleh Aiptu Syarifuddin bersama enam personel lainnya, tim patroli menyambangi pemukiman warga di Desa Sebulu Ilir, Desa Sebulu Modern, Desa Sebulu Ulu, hingga Desa Segihan.

Kapolsek Sebulu, Iptu Edi Subagyo, menjelaskan bahwa patroli tatap muka ini mengedepankan komunikasi dua arah antara kepolisian dan masyarakat.

“Kami hadir langsung di tengah warga untuk memberikan rasa aman sekaligus menggali informasi terkait situasi keamanan di lingkungan mereka. Fokus utama kami adalah mencegah niat dan kesempatan para pelaku kejahatan, terutama pada jam-jam rawan malam hari,” ujar Iptu Edi Subagyo.

Dalam pertemuan tersebut, personel Polsek Sebulu memberikan imbauan khusus terkait antisipasi kejahatan konvensional yang dikenal dengan 3C, yakni Pencurian dengan Pemberatan (Curat), Pencurian dengan Kekerasan (Curas), dan Pencurian Kendaraan Bermotor (Curanmor). Selain itu, kewaspadaan terhadap bahaya peredaran narkoba juga menjadi poin penting yang disampaikan petugas.

Warga diingatkan untuk selalu jeli memerhatikan kehadiran orang tidak dikenal yang menunjukkan gerak-gerik mencurigakan di lingkungan mereka.

“Partisipasi aktif masyarakat sangat kami harapkan. Jika melihat potensi gangguan keamanan atau tindakan pidana, jangan ragu untuk segera melapor ke Mapolsek Sebulu atau menghubungi layanan Call Center 110 agar dapat segera kami tindak lanjuti,” tambahnya.

Selain berfungsi sebagai langkah preventif, patroli ini juga bertujuan untuk menutup ruang gerak para pelaku tindak pidana melalui kehadiran polisi berseragam di lapangan. Sinergi antara Polri dan masyarakat di empat desa tersebut dinilai sangat krusial untuk menciptakan wilayah Sebulu yang aman dan harmonis.

Polsek Sebulu berkomitmen akan terus menjalankan agenda rutin ini sebagai bentuk dedikasi Polri dalam memberikan perlindungan dan pelayanan terbaik bagi seluruh lapisan masyarakat di wilayah hukum Polres Kutai Kartanegara. (*)

Kapolsek Sanga Sanga Tekankan Pentingnya Kemandirian Ekonomi Desa

SIDIKPOST| Kukar – Kapolsek Sanga Sanga, Iptu Wahid, menghadiri langsung prosesi peletakan batu pertama pembangunan gedung Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih yang berlokasi di Jalan Budiyono, RT.06, Kelurahan Sanga Sanga Muara, Selasa (14/04/2026). Kehadiran pimpinan Polri di tingkat kecamatan ini menegaskan komitmen Polsek Sanga Sanga dalam mengawal setiap program pembangunan yang berdampak positif bagi kesejahteraan masyarakat.

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Sekda Kabupaten Kutai Kartanegara Drs. H. Sunggono, Danramil Sanga Sanga Kapten Leonardo, serta jajaran perangkat kecamatan dan kelurahan setempat.

Dalam kesempatan tersebut, Iptu Wahid bersama Sekda Kukar dan unsur Muspika lainnya secara simbolis meletakkan batu pertama sebagai tanda dimulainya konstruksi gedung koperasi. Kapolsek menyampaikan bahwa peran Polri tidak hanya terbatas pada pemeliharaan keamanan, tetapi juga mendukung penuh terciptanya ketahanan ekonomi di tingkat desa atau kelurahan.

“Kami hadir untuk memastikan pembangunan infrastruktur ekonomi seperti Koperasi Merah Putih ini berjalan lancar. Jika ekonomi masyarakat kuat dan mandiri, maka secara otomatis potensi gangguan kamtibmas dapat ditekan. Kesejahteraan warga adalah fondasi keamanan yang utama,” tegas Iptu Wahid.

Selain partisipasi aktif dalam seremoni, Iptu Wahid juga mengerahkan jajaran Bhabinkamtibmas dan Kanit Binmas untuk memastikan koordinasi antara kepolisian, pemerintah kelurahan, dan pengelola koperasi berjalan harmonis. Kapolsek berharap koperasi ini nantinya dapat dikelola dengan transparan dan menjadi motor penggerak ekonomi bagi warga di 11 RT yang ada di Kelurahan Sanga Sanga Muara.

“Polsek Sanga Sanga akan selalu siap mendampingi dan mengawal proses pembangunan ini hingga selesai. Kami ingin memastikan kehadiran negara, melalui Polri, benar-benar dirasakan manfaatnya dalam setiap lini kehidupan masyarakat, termasuk sektor pemberdayaan ekonomi,” tambahnya.

Acara yang dihadiri oleh berbagai tokoh agama, perwakilan perusahaan (PT Equalindo, PT Poma PHM, PT MMP), serta kader PKK dan Posyandu ini berlangsung dengan penuh kekeluargaan. Melalui pengawalan dari personel Polsek Sanga Sanga, seluruh rangkaian kegiatan peletakan batu pertama berjalan dengan aman, tertib, dan lancar hingga berakhir pada siang hari.

Dengan dimulainya pembangunan ini, Kapolsek Sanga Sanga berharap jalinan silaturahmi antara kepolisian dan masyarakat semakin erat, demi mewujudkan wilayah Sanga Sanga yang aman, maju, dan sejahtera. (*)

Wakapolres Kukar Hadiri Rakor Satgas PKH di Kantor Bupati

SIDIKPOST| Kukar – Wakapolres Kutai Kartanegara, KOMPOL Izdiharuddin Faris Raharja Putra, menghadiri rapat koordinasi (rakor) dan sosialisasi strategis terkait penertiban kawasan hutan di wilayah Kabupaten Kutai Kartanegara. Kegiatan yang diinisiasi oleh Satuan Tugas Penataan Kawasan Hutan (Satgas PKH) ini berlangsung di Ruang Executive Kantor Bupati Kukar, Selasa (14/03/2026) siang.

Kehadiran Wakapolres dalam pertemuan tingkat tinggi ini menegaskan komitmen Polres Kutai Kartanegara dalam mengawal kebijakan nasional di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, khususnya terkait pengamanan aset negara dan pemulihan fungsi kawasan hutan.

Rapat koordinasi tersebut dihadiri oleh sejumlah pejabat teras, di antaranya Sekda Kab. Kukar Drs. Sunggono, M.M., Kepala Tim Satgas PKH Kamtib Prov. Kaltim Kombes Pol M. Dharma Nugraha, S.I.K., serta unsur pimpinan dari TNI dan Kejaksaan Negeri.

Dalam kesempatan tersebut, KOMPOL Izdiharuddin Faris menyimak secara saksama pemaparan dari Satgas PKH mengenai progres penertiban yang telah berhasil mengamankan aset negara senilai Rp31 triliun secara nasional. Fokus penertiban di wilayah Kutai Kartanegara sendiri menyasar sejumlah sektor besar, termasuk 10 Izin Usaha Pertambangan (IUP) dan beberapa perusahaan perkebunan raksasa seperti PT Multi Harapan Utama dan PT Alamjaya Barapratama.

Salah satu poin krusial yang mengemuka dalam rapat tersebut adalah rencana pembentukan Satgas PKH Kamtibmas Daerah. Satuan tugas baru ini nantinya akan diketuai langsung oleh Kapolres Kutai Kartanegara untuk menangani berbagai dinamika dan permasalahan pasca-penertiban lahan di lapangan.

Kapolres Kukar melalui Wakapolres KOMPOL Izdiharuddin Faris menyampaikan bahwa Polri siap memberikan dukungan penuh, baik dari sisi pengamanan maupun penegakan hukum, guna memastikan proses transisi pengelolaan lahan hutan berjalan tanpa gangguan kamtibmas.

“Kami hadir untuk memastikan bahwa sinergi lintas sektoral ini berjalan lancar. Peran Polri, khususnya Polres Kukar, adalah memastikan bahwa langkah-langkah penertiban oleh Satgas PKH didukung oleh situasi keamanan yang kondusif, sehingga program penataan kawasan hutan dan pemulihan aset negara ini dapat memberikan manfaat nyata bagi daerah,” ujar perwakilan pimpinan Polres Kukar tersebut.

Selain langkah eksekusi, rakor ini juga menekankan pentingnya sosialisasi kepada masyarakat adat dan pekebun rakyat, khususnya di wilayah Muara Kaman dan Loa Kulu. Hal ini bertujuan agar masyarakat memahami skema legalitas dan tidak terjebak dalam aktivitas ilegal di kawasan hutan.

Dengan adanya koordinasi yang intensif antara Pemkab Kukar, Satgas PKH, dan Polres Kutai Kartanegara, diharapkan penyelesaian sengketa lahan dan perizinan di Kutai Kartanegara dapat tuntas sesuai dengan regulasi yang berlaku. (*)

Kawal Program Asta Cita, Polsek Loa Kulu Dampingi Petani Distribusikan 2,95 Ton Jagung ke BULOG

SIDIKPOST| Kukar – Dukungan terhadap ketahanan pangan nasional terus diperkuat oleh jajaran Kepolisian di tingkat kewilayahan. Pada Jumat (10/04/2026), dua personel Polsek Loa Kulu turun langsung mengawal distribusi jagung hibrida hasil panen petani lokal menuju Gudang BULOG Cabang Samarinda.

Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 09.00 WITA hingga sore hari tersebut dipimpin oleh Kanit Binmas Aipda Sugeng Rianto bersama Bhabinkamtibmas Aipda Erwin Efendi. Kehadiran Polri di tengah petani ini bertujuan untuk menjamin keamanan serta kelancaran distribusi hasil bumi agar sampai ke tangan negara tanpa kendala.

Hasil panen yang didistribusikan berasal dari Kelompok Tani Al Amin, Desa Jembayan, Kecamatan Loa Kulu. Tercatat sebanyak 2.950 kg (2,95 ton) jagung pipil berhasil dikumpulkan dan ditimbang secara transparan. Kontribusi tersebut berasal dari tiga petani setempat, yakni Sdr. Kuat (1.400 kg), Sdr. Kasman (600 kg), dan Sdr. Nor (950 kg).

Kapolsek Loa Kulu AKP Hari Supranoto menyampaikan bahwa pengawalan ini merupakan implementasi nyata dari program Asta Cita Ketahanan Pangan Nasional.

“Kehadiran personel kami di lapangan bukan sekadar menjaga keamanan, tetapi juga memastikan rantai distribusi berjalan adil. Dengan mendistribusikan langsung ke BULOG, petani mendapatkan kepastian harga yang layak dan terhindar dari praktik tengkulak yang merugikan,” ujar Kapolsek.

Langkah strategis ini disambut antusias oleh para petani di Desa Jembayan. Dengan adanya pendampingan dari Bhabinkamtibmas, proses penimbangan dan pengangkutan menggunakan truk berjalan tertib. Hal ini memberikan rasa aman bagi petani bahwa hasil jerih payah mereka terserap secara optimal oleh pemerintah.

Selain memastikan aspek keamanan, kegiatan ini menjadi sarana silaturahmi yang efektif antara Polri dan masyarakat. Pendekatan yang hangat dari personel kepolisian membangun kepercayaan diri para petani untuk terus meningkatkan produktivitas lahan mereka di musim tanam berikutnya.

Keberhasilan distribusi ini diharapkan menjadi pemicu bagi desa-desa lain di Kecamatan Loa Kulu untuk mengoptimalkan potensi pertanian mereka.

Polsek Loa Kulu berkomitmen akan terus mendampingi warga dalam setiap tahapan program ketahanan pangan, mulai dari penanaman hingga proses distribusi, demi mewujudkan kemandirian pangan di wilayah Kabupaten Kutai Kartanegara. (*)

Warga Desak Pemerintah Usut Dugaan Tiang Tower Tak Berizin Usai Timpa Rumah di Kembangan Utara

SIDIKPOST | JAKARTA — Robohnya tiang proyek menara telekomunikasi di Jalan KH Hasyim Pondok Cabe No.55, RT 06/RW 01, Kembangan Utara, Jakarta Barat, pada Sabtu (11/4/2026) pagi, tidak hanya menimbulkan kerusakan fisik pada permukiman warga, tetapi juga memicu tuntutan keras masyarakat agar pemerintah segera mengusut dugaan proyek tersebut tidak memiliki izin resmi.

Peristiwa sekitar pukul 08.00 WIB itu mengakibatkan tiga unit rumah kontrakan rusak berat dan menimbulkan korban luka. Insiden ini sekaligus membuka dugaan adanya kelalaian serius, baik dari aspek perizinan, keselamatan kerja, maupun pengawasan proyek di kawasan padat penduduk.

Salah satu korban, Ahmad Sumardi, mengalami luka di bagian kepala dan telinga setelah tertimpa material bangunan.

“Waktu kejadian saya lagi di dalam rumah, tiba-tiba ada suara keras lalu bangunan ambruk. Saya tidak sempat menyelamatkan diri. Sampai sekarang masih pusing dan trauma,” ujarnya.

Korban lain, Langgeng, kehilangan tempat tinggal akibat rumah kontrakannya hancur. Ia mengaku selain kerugian materiil, juga mengalami trauma mendalam.

“Rumah saya hancur, barang-barang ikut rusak. Kami sekarang tidak tahu harus tinggal di mana. Ini membuat kami takut dan trauma,” katanya.

Sejumlah warga menegaskan bahwa sejak awal tidak pernah ada sosialisasi maupun pemberitahuan resmi terkait pembangunan tower tersebut. Hal ini memperkuat kecurigaan warga bahwa proyek diduga tidak melalui prosedur perizinan yang semestinya.

“Kami tidak pernah diberi tahu. Tiba-tiba sudah ada pembangunan. Kalau memang ada izin, mana buktinya? Kami minta pemerintah usut ini,” tegas salah satu warga.

Warga kini secara terbuka mendesak pemerintah daerah dan aparat terkait untuk tidak hanya fokus pada penyebab robohnya tiang, tetapi juga menginvestigasi legalitas proyek, termasuk izin mendirikan bangunan, izin lingkungan, serta persetujuan warga sekitar.

Pernyataan Ketua RW 01, Abdul Roji yang menyebut proyek telah mengantongi izin justru memicu polemik. Sebab, sejumlah warga mengaku tidak pernah dilibatkan dalam proses persetujuan lingkungan, yang seharusnya menjadi bagian penting dalam pembangunan di kawasan permukiman.

Perbedaan keterangan ini semakin memperkuat tuntutan warga agar pemerintah turun tangan secara transparan dan membuka seluruh dokumen perizinan proyek tersebut.

Proyek pembangunan menara telekomunikasi itu diketahui milik Tower Bersama Group yang dikerjakan oleh vendor PT Martumbur Bersama Abadi. Namun hingga kini, kedua pihak belum memberikan keterangan resmi terkait insiden tersebut maupun legalitas proyek yang sedang berjalan.

Ketiadaan penjelasan dari pihak perusahaan membuat warga semakin resah dan berharap ada tindakan tegas dari pemerintah, termasuk kemungkinan penghentian proyek jika terbukti melanggar aturan.

Sementara itu, aparat dari Polsek Kembangan telah mengamankan sejumlah pekerja proyek untuk dimintai keterangan. Meski demikian, warga menegaskan bahwa penegakan hukum tidak boleh berhenti pada pekerja lapangan, melainkan harus menyasar pihak-pihak yang bertanggung jawab dalam perencanaan dan perizinan proyek.

Menanggapi peristiwa ini, tokoh pemuda dan pengamat kebijakan publik, Mulih, S.H., M.H., menilai bahwa insiden tersebut harus menjadi pintu masuk bagi pemerintah untuk melakukan audit menyeluruh terhadap proyek menara telekomunikasi di wilayah permukiman.

“Kalau benar ada dugaan tidak berizin atau prosedur yang dilanggar, maka ini harus diusut tuntas. Jangan sampai masyarakat jadi korban akibat lemahnya pengawasan,” ujarnya, Minggu (12/4/2026).

Ia juga menegaskan bahwa lurah dan camat perlu memberikan penjelasan terbuka kepada publik terkait proses perizinan proyek tersebut, guna menghindari spekulasi dan menjaga kepercayaan masyarakat.

“Transparansi itu penting. Pemerintah harus hadir dan memastikan semua prosedur dijalankan sesuai aturan,” tegasnya.

Hingga kini, warga terdampak masih menunggu kejelasan dan langkah konkret dari pemerintah, seraya berharap adanya pertanggungjawaban dari pihak perusahaan serta jaminan bahwa kejadian serupa tidak akan terulang kembali  di lingkungan mereka. (*)

Tiga Pengedar Diringkus, Puluhan Paket Sabu Disita

SIDIKPOST| Kukar – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Kutai Kartanegara (Kukar) berhasil menggulung jaringan peredaran gelap narkotika di wilayah Kecamatan Sebulu dalam serangkaian operasi pada Jumat (10/04/2026). Petugas mengamankan tiga orang tersangka, termasuk seorang ibu rumah tangga, dengan total puluhan paket sabu siap edar.

Kapolres Kutai Kartanegara melalui Kasat Resnarkoba AKP Yohanes Bonar Adiguna, mengonfirmasi penangkapan beruntun ini dilakukan di dua desa berbeda, yakni Desa Tanjung Harapan dan Desa Sanggulan.

Operasi pertama menyasar seorang ibu rumah tangga berinisial RI (27) di kediamannya di Desa Tanjung Harapan sekira pukul 17.30 WITA. Penangkapan dilakukan setelah petugas melakukan penyelidikan intensif selama tiga hari dan melakukan penyamaran (undercover).

“Dari tangan RI, petugas menyita 3 paket sabu seberat 1,26 gram, bong, pipet kaca, serta uang tunai. Tersangka tak berkutik saat petugas menemukan barang bukti yang disembunyikan di dalam rumahnya,” ujar AKP Yohanes Bonar.

Hampir bersamaan, tim lainnya berhasil mengamankan seorang pria berinisial YI (27) di pinggir jalan Pasar Sanggulan. YI tertangkap tangan membawa satu paket sabu seberat 0,55 gram menggunakan sepeda motor Yamaha N-MAX.

Hasil interogasi cepat terhadap YI membawa petugas pada nama besar lainnya. YI mengaku mendapatkan barang haram tersebut dari seorang pria bernama JA (34). Bergerak cepat, polisi langsung menggerebek rumah JA yang berada di Jalan Erlian, Desa Sanggulan.

“Di lokasi kedua (rumah JA), tim menemukan barang bukti yang lebih besar, yakni 21 poket sabu dengan berat kotor 6,80 gram, timbangan, serta uang tunai Rp2.000.000 yang diduga hasil penjualan,” jelas Kasat Resnarkoba.

Ketiga tersangka kini telah mendekam di sel tahanan Mapolres Kukar untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut. Polisi juga menyita barang bukti pendukung lainnya seperti ponsel, alat hisap, dan kendaraan bermotor.

Para tersangka dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) jo Pasal 112 ayat (2) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, serta merujuk pada ketentuan pidana terbaru dalam UU No. 1 Tahun 2026. Mereka terancam hukuman penjara minimal 5 tahun hingga maksimal hukuman mati atau seumur hidup.

“Keberhasilan ini adalah bentuk komitmen kami dalam memberantas narkoba hingga ke pelosok desa. Kami mengapresiasi masyarakat yang berani melapor dan membantu Polri dalam menjaga situasi Kamtibmas di Kutai Kartanegara,” tegas AKP Yohanes Bonar. (*)

Kapolres Kukar Pastikan Tabligh Akbar Ustadz Ucay Berjalan Aman dan Khidmat

SIDIKPOST| Kukar – Kapolres Kutai Kartanegara (Kukar), AKBP Khairul Basyar, hadir langsung mengawal jalannya kegiatan Tabligh Akbar dan Halal Bihalal di Halaman Kantor Bupati Kukar, Sabtu (11/04/2026) malam. Kehadiran Kapolres di tengah ribuan jemaah ini menjadi simbol kesiapan Polri dalam menjamin keamanan kegiatan keagamaan berskala besar di wilayah Kutai Kartanegara.

Sejak sore hari, AKBP Khairul Basyar telah menginstruksikan jajaran personelnya melalui Surat Perintah Khusus untuk melakukan pengamanan ketat namun humanis. Hal ini dilakukan demi memberikan rasa aman bagi sekitar 1.000 warga yang datang dari berbagai penjuru untuk mendengarkan tausiyah dari Ustadz Anugrah Cahyadi (Ucay).

Dedikasi Kapolres Kukar dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah hukumnya mendapat sorotan khusus dari penceramah tamu, Ustadz Ucay. Di sela-sela ceramahnya, Dai asal Medan tersebut melontarkan pujian atas kesiapsiagaan pihak kepolisian.

“Kalau tidak ada Bapak Kapolres, mungkin acara malam ini tidak akan berjalan dengan aman dan lancar. Mari kita doakan bersama, semoga beliau selalu diberi kesehatan dan kekuatan dalam menjaga keamanan daerah kita,” ujar Ustadz Ucay yang diamini oleh seluruh jemaah yang hadir.

Di bawah pemantauan langsung Kapolres, pengamanan acara dimulai dengan apel kesiapan yang dipimpin oleh AKP Joko Sutomo. Personel Polres Kukar disebar di titik-titik vital, mulai dari pengaturan lalu lintas di area parkir hingga pengamanan area panggung utama.

Kapolres Kukar tampak berbaur dengan jajaran Forkopimda lainnya, seperti Bupati Kukar Aulia Rahman Basri dan Ketua DPRD Ahmad Yani, menunjukkan sinergitas kuat antara kepolisian dan pemerintah daerah.

Bagi AKBP Khairul Basyar, kehadiran Polri dalam kegiatan keagamaan merupakan bagian dari upaya Cooling System untuk menjaga kesejukan di tengah masyarakat. Ia memastikan bahwa seluruh rangkaian acara, termasuk pembagian doorprize umroh dan penampilan Dai Cilik, berjalan tertib tanpa gangguan keamanan.

“Kehadiran kami di sini untuk memastikan bahwa masyarakat dapat menyerap ilmu agama dengan nyaman dan tenang. Sinergi antara ulama, umaro (pemerintah), dan Polri adalah kunci menjaga Kukar yang religius sekaligus kondusif,” tegas Kapolres. (*)

Polsek Muara Wis Perkuat Keamanan Lewat Patroli Dialogis

SIDIKPOST| Kukar – Guna memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) tetap kondusif, personel Polsek Muara Wis melaksanakan kegiatan Patroli Dialogis secara serentak di wilayah hukumnya pada Sabtu (11/04/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WITA ini menyasar empat desa sekaligus, yakni Desa Muara Wis, Desa Sebemban, Desa Lebak Mantan, dan Desa Lebak Cilong. Patroli ini dipimpin oleh tim gabungan yang terdiri dari Aiptu Didik W., Aipda Rudi W., Bripka Suri H., Brigpol Arifin, Brigpol Toni T., dan Bripda Dodi R.

Kapolsek Muara Wis AKP Al Anas menyatakan bahwa patroli tatap muka ini bertujuan untuk membangun komunikasi dua arah antara Polri dan warga. Dalam kesempatan tersebut, petugas secara intensif menyampaikan imbauan terkait kewaspadaan terhadap potensi kejahatan konvensional serta bahaya peredaran narkoba yang mengintai lingkungan desa.

“Fokus kami adalah mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap keamanan lingkungan masing-masing. Ini merupakan langkah preventif untuk menutup ruang gerak para pelaku kejahatan, khususnya aksi 3C (Curat, Curas, dan Curanmor),” ujar salah satu personel tim patroli.

Selain memberikan edukasi rutin, petugas juga menekankan pentingnya kewaspadaan terhadap kehadiran orang asing yang menunjukkan gerak-gerik mencurigakan. Polri meminta masyarakat tidak ragu untuk segera bertindak apabila menemukan potensi gangguan keamanan.

“Kami mengimbau warga untuk segera melapor melalui layanan Call Center 110 jika melihat atau mengalami tindakan pidana. Informasi cepat dari warga sangat krusial agar kami dapat merespons gangguan tersebut secara efektif,” tambahnya.

Melalui dialog langsung ini, pihak kepolisian juga menggali berbagai informasi dan aspirasi dari masyarakat sebagai bahan evaluasi tugas di lapangan. Langkah ini diharapkan mampu menekan niat jahat pelaku kejahatan, terutama pada jam-jam rawan.

Hingga kegiatan berakhir, situasi di empat desa tersebut terpantau aman dan kondusif. Patroli dialogis ini menjadi bukti nyata komitmen Polsek Muara Wis dalam memberikan perlindungan dan rasa aman bagi seluruh lapisan masyarakat di wilayah Kabupaten Kutai Kartanegara. (*)

Bhabinkamtibmas Polsek Anggana Hadiri Pembukaan MTQ Ke-39 Tingkat Desa

SIDIKPOST| Kukar – Semangat religius terpancar dalam pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-39 tingkat Desa Anggana yang digelar di Gedung BPU Desa Anggana, Kecamatan Anggana, Kabupaten Kutai Kartanegara, pada Kamis (09/04/2026) pagi.

Hadir mewakili Kapolsek Anggana Iptu I Komang Mahendra Putra, Bhabinkamtibmas Desa Anggana Aipda Dwi Cahyadi turut menyaksikan langsung prosesi pembukaan ajang syiar Islam tersebut. Kehadiran personel Polri ini merupakan bentuk nyata dukungan kepolisian terhadap kegiatan positif kemasyarakatan di wilayah hukum Polsek Anggana.

Dalam kesempatan tersebut, Aipda Dwi Cahyadi menyampaikan bahwa kehadirannya bertujuan untuk memberikan motivasi kepada para peserta sekaligus mempererat tali silaturahmi dengan masyarakat.

“Kami hadir untuk memberikan dukungan moral kepada para peserta MTQ. Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan ini sangat penting untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan, khususnya bagi generasi muda di Desa Anggana,” ujar Aipda Dwi Cahyadi mewakili Kapolsek.

Kegiatan yang dihadiri sekitar 200 undangan ini melibatkan tokoh agama, tokoh masyarakat, dan para orang tua peserta. MTQ ke-39 tingkat desa kali ini memperlombakan berbagai cabang bergengsi, di antaranya Tilawah dan Musabaqah Tartil Qur’an kategori anak-anak, Tilawah Remaja, Musabaqah Syarhil Quran (MSQ), Pildacil, hingga cabang Hadist dan Tahfidz Quran.

Acara dibuka secara resmi oleh Sekcam Anggana setelah sebelumnya mendengarkan laporan dari Ketua Panitia dan sambutan Kepala Desa Anggana. Pihak panitia berharap melalui ajang ini dapat menjaring bibit-bibit unggul yang nantinya akan mewakili desa ke tingkat kecamatan maupun kabupaten.

Terpisah, Kapolsek Anggana Iptu I Komang Mahendra Putra menegaskan bahwa pihaknya akan terus mendukung penuh kegiatan keagamaan guna menciptakan lingkungan yang harmonis.

“Melalui kegiatan seperti ini, tercipta sinergi yang baik antara Polri, pemerintah desa, dan masyarakat. Jika keimanan masyarakat kuat dan hubungan silaturahmi terjaga, maka situasi kamtibmas yang aman dan kondusif akan lebih mudah kita wujudkan,” pungkasnya. (*)

Ngopi Kamtibmas di Batuceper, Warga Curhat soal Parkir Liar dan Keamanan Perumahan

SIDIKPOST| Tangerang – Kepolisian terus memperkuat pendekatan humanis kepada masyarakat melalui program Ngopi Kamtibmas. Kali ini, kegiatan digelar di Sekretariat RW 05 Perumahan Simprug, Kelurahan Poris Jaya, Kecamatan Batuceper, Kota Tangerang, Kamis (9/4/2026) sore.

Kegiatan yang dihadiri unsur tiga pilar, tokoh masyarakat, serta warga setempat ini menjadi wadah dialog langsung antara polisi dan masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan.

Wakapolres Metro Tangerang Kota AKBP Eko Bagus Riyadi yang hadir dalam kegiatan tersebut menegaskan pentingnya kolaborasi antara warga dan aparat dalam menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif.

“Kami hadir di tengah masyarakat untuk memperkuat komunikasi dan kolaborasi. Keamanan lingkungan tidak bisa hanya mengandalkan polisi, tapi juga peran aktif warga,” ujar Eko.

Dalam kesempatan itu, ia juga menjelaskan konsep “pilar kamtibmas” yang dimulai dari lingkungan terkecil, yakni keluarga, hingga masyarakat luas.

“Kunci utama ada di lingkungan terkecil, yaitu keluarga. Dari situ akan terbentuk kesadaran menjaga lingkungan, mengenali warga sekitar, hingga meningkatkan kewaspadaan terhadap orang asing,” jelasnya.

Dialog berlangsung interaktif. Salah satu warga, Sinta, mengeluhkan banyaknya kendaraan yang parkir di jalan utama perumahan hingga mengganggu akses keluar masuk.

Menanggapi hal itu, pihak kepolisian berjanji akan berkoordinasi dengan Bhabinkamtibmas dan jajaran Polsek untuk mencari solusi bersama.

“Masukan dari warga akan kami tindak lanjuti bersama pihak terkait agar tidak menimbulkan gangguan di lingkungan,” katanya.

Selain itu, warga juga didorong untuk mengaktifkan kembali sistem keamanan lingkungan seperti pos kamling dan komunikasi melalui grup warga.

“Koordinasi dan kolaborasi adalah kunci. Dengan komunikasi yang baik, setiap potensi masalah bisa diselesaikan tanpa menimbulkan konflik baru,” tambahnya.

Dalam kegiatan tersebut, jajaran Polres Metro Tangerang Kota juga menyerahkan kentongan serta bingkisan kepada petugas keamanan sebagai bentuk dukungan terhadap sistem keamanan lingkungan.

Program Ngopi Kamtibmas ini merupakan bagian dari implementasi program “Jaga Jakarta” yang menekankan pentingnya menjaga lingkungan, warga, aturan, dan amanah secara bersama-sama.

Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergi antara kepolisian dan masyarakat semakin kuat dalam menciptakan rasa aman, nyaman, dan kondusif di wilayah Kota Tangerang. (*)